Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Dadang Kosasih Cerita Alasan Menangis ke Dedi Mulyadi: Bukan karena Nyesel Potong Uang Sopir

    Dadang Kosasih Cerita Alasan Menangis ke Dedi Mulyadi: Bukan karena Nyesel Potong Uang Sopir

    TRIBUNJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertanya alasan pejabat dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih menangis sesenggukan setelah ditelepon Dedi beberapa waktu yang lalu. 

    Video Dadang menangis viral di media sosial dan justru menimbulkan persepsi buruk di mata publik. 

    Tangisan Dadang dinilai publik sebagai ungkapan penyesalan karena terlibat minta ‘jatah preman’ dari sopir angkutan umum.

    Padahal, tidak demikian. 

    Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Umum Dishub Kabupaten Bogor tersebut meluruskan alasan dirinya menitikkan air mata hingga menjadi viral. 

    Saat itu, Dadang mengaku terharu setelah memberikan klarifikasi via telepon dengan Dedi Mulyadi.

    Ia membantah bahwa anggota dishub Kabupaten Bogor terlibat dalam pemotongan kompensasi sopir angkot. 

    Mendengar itu, Dedi Mulyadi mengapresiasi tugas dan pekerjaan Dadang di lapangan.

    Karena itu lah, Dadang merasa terharu hingga menangis sesenggukan setelah berkomunikasi dengan Dedi. 

    “Jadi saya menerima apresiasi dari Pak Gubernur luar biasa, dalam keadaan tertekan siapapun akan merasa terobati sehingga di situ tersentuh hati saya,” ujar Dadang saat berbincang dengan Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan seperti dikutip dari Youtube Channelnya yang tayang pada Selasa (8/4/2025). 

    Apresiasi yang diberikan Dedi kepada Dadang dalam bentuk undangan acara makan malam pada tanggal 12 April besok di Gedung Pakuan, Bandung. 

    Dedi bakal mengundang ratusan personil dishub Kabupaten Bogor untuk menghadiri acara makan malam itu. 

    Ia akan menyiapkan sekitar 7 bus untuk transportasi mereka. 

    “Direspons oleh Pak Gubernur dengan memberikan suatu penghargaan. Silakan anggota dishub tanggal 12 datang ke Pakuan untuk makan bersama,” ujarnya. 

    Disaksikan oleh Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Emen, sopir angkutan umum yang memviralkan kasus tersebut meminta maaf kepada Dadang. 

    Pasalnya, Emen mengaku salah sebut nama sehingga Dadang terkena hujatan publik karena dinilai terlibat dalam kasus tersebut. 

    Emen ngaku salah sebut

    Sopir angkutan umum, Emen, meralat pelaku di balik kasus pemotongan uang kompensasi untuk lebaran 2025 bagi para sopir angkutan umum. 

    Sebelumnya, Emen menyebut bahwa Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor turut terlibat dalam kasus tersebut sehingga membuat pejabat dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, dihujat publik. 

    Namun, belakangan, ia meralatnya. 

    Emen mengatakan bahwa otak di balik kasus pemotongan itu ialah Ketua Kelompok Kerja Sub Unit (KKSU), Nandar. 

    Hal itu diungkapkannya kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, lewat sambungan telepon. 

    “Emen kemarin salah nyebut pak. Yang motong (uang kompensasi) itu KKSU. Cuma waktu itu Emen melihat Dishub sama Organda ada di lokasi pemberian uang kompensasi,” ujar Emen kepada Dedi dikutip dari Youtube Channel Dedi Mulyadi yang tayang pada Senin (7/4/2025). 

    Saat penerimaan bantuan uang kompensasi senilai Rp 1 juta dan sembako senilai Rp 500 ribu itu, Emen melihat anggota Dishub Provinsi Jawa Barat dan Organda turut hadir di lokasi. 

    Ia berasumsi uang kompensasi yang dipotong senilai Rp 200 ribu masuk ke kantong anggota KKSU, Dishub dan Organda yang hadir saat penyerahan. 

    Padahal, uang itu hanya masuk ke kantong KKSU. 

    “Pak Nandar Ketua KKSU (yang minta), bukan Dishub. Dishub enggak ada yang minta. Cuma Emen melihat saat penyerahan (uang) saat itu ada Dishub dan Organda sehingga mengira mereka juga dapat,” lanjutnya. 

    Permintaan uang senilai Rp 200 ribu itu bermula ketika Emen didatangi oleh Nandar setelah menerima bantuan pada hari Jumat.

    Nandar meminta kepada Emen untuk mengumpulkan uang senilai Rp 200 ribu dari teman-temannya sesama sopir angkutan umum. 

    Pada hari yang sama, Emen pun akhirnya mengumpulkan sebanyak Rp 4 juta rupiah dari para anggotanya dan menyerahkan kepada Nandar.

    “Dikumpulkan uang senilai Rp 200 ribu per sopir. Jadi saya mengumpulkan Rp 4 juta ke KKSU,” katanya. 

    Setelah kasus ini diketahui publik dan viral, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Umum Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, lalu meminta agar KKSU mengembalikan lagi uang tersebut. 

    Dadang juga sempat menjadi sasaran hujatan netizen gara-gara Emen yang menyebut anggota dishub terlibat.

    Emen memastikan bahwa dishub dan organda tidak terlibat dalam kasus pemotongan itu. 

    Dadang sempat meradang

    Dadang Kosasih sempat meradang begitu mengetahui instansinya disebut-sebut di dalam kasus pemotongan uang kompensasi Lebaran 2025 untuk sopir angkutan umum di Kabupaten Bogor. 

    Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor langsung mencari batang hidung Emen, sopir angkot yang menyebut nama instansi itu. 

    Hal itu diceritakan oleh Dadang kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang menanyakan terkait dugaan keterlibatan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor dalam pemotongan uang kompensasi. 

    “Saya sebagai penindak (di lapangan) agak sedikit emosional. Udah bekerja sesuai arahan Pak Gubernur, tahunya waktu itu Pak Gubernur diskusi dengan Pak Emen, tertuanglah (nama) Dinas Perhubungan, Kabupaten lagi,” ujar Dadang seperti dikutip dari Youtube Dedi Mulyadi yang tayang pada Minggu (6/4/2025). 

    Saat nama instansinya disebut-sebut, Dadang yang emosi langsung mencari Emen. 

    “Dari situ agak sedikit ini (emosi), mana namanya Emen?! Waktu itu. Tapi (Emen) kooperatif, saya kejar ini (bisa) bahaya. Saya jujur Pak Gubernur namanya pemotongan (uang) itu menghinakan diri Pak Gubernur, saya tidak akan melakukan hal yang tercela,” jelas Dadang. 

    “Saya sangat tidak merasa, makanya saya berontak di situ langsung. Tapi dia kooperatif, sangat kooperatif. Diajak ketemu sama saya,” tambahnya. 

    Sebut KKSU yang minta jatah

    Dadang Kosasih, menjelaskan ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait dugaan pemotongan uang kompensasi untuk sopir angkot di Kabupaten Bogor. 

    Sebelumnya, sejumlah sopir angkot mengaku uang Rp 1 juta sebagai kompensasi untuk tidak beroperasi selama arus mudik yang diberikan Pemprov Jabar, dipotong oleh oknum Dishub Bogor sebesar Rp 200.000.

    Lewat video yang diunggah di akun Youtube Dedi Mulyadi, Dadang membantah anggota Dishub Bogor memotong uang kompensasi seperti isu yang beredar.

    Dadang menjelaskan, awalnya dia melakukan penindakan ke sejumlah sopir angkot yang masih beroperasi.  

    Salah satu sopir angkot kemudian mengatakan bahwa ada pemotongan uang kompensasi yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Sub Unit atau KKSU yang merupakan wadah bagi sopir dan pemilik angkot.

    “Saya tanya ke sopir, kenapa kamu beroperasi. (Dia jawab) ‘kan saya dipungut Rp 200.000. Untuk gantikan Rp 200.000 itu, saya makanya beroperasi’. Baru di situ saya baru punya data siapa yang mungut, ternyata KKSU,” ujar Dadang kepada Dedi Mulyadi.

    “Jadi KKSU (yang pungut)? tanya Dedi.

    “KKSU,” jawab Dadang.

    Dadang kemudian meminta bantuan dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan Dishub Provinsi Jabar untuk memediasi KKSU dan sopir angkot.

    Pada malam hari, KKSU mendatangi Dadang dan mengatakan akan mengembalikan uang tersebut.

    Namun, keesokan harinya, Dedi Mulyadi ternyata mengunggah video obrolannya dengan seorang sopir angkot bernama Emen yang mengaku uang kompensasinya dipotong oleh Dishub Bogor.

    “KKSU sudah oke malam datang ke saya, sopir belum ketemu. Waktu itu keduluan dengan Pak Gubernur. Saya kaget percakapan luar biasa (di video) dan ternyata membuahkan hasil data akurat karena Pak Emen (sampaikan) ada pemotongan,” ujar Dadang.

    Dedi kemudian menanyakan kenapa Emen si sopir angkot bisa menuding bahwa Dishub Bogor melakukan pemotongan.

    Dadang kemudian menjawab Emen diduga tidak mengetahui mana petugas Dishub Bogor dan mana Dishub Jabar yang memang bertugas membagikan kompensasi ke sopir angkot.

    “Karena pembagian itu, dia enggak tahu dishub provinsi dan kabupaten, kan pembagiannya provinsi,” ujar Dadang.

    Dedi lalu memastikan lagi apakah ada petugas Dishub Kabupaten Bogor yang melakukan pemotongan ke Dadang.

    “Ada oknum dishub kabupaten motong?” tanya Dedi.

    “Saya pastikan tidak ada, clear and clean karena kalau misalnya pas mediasi, pasti menyebutkan, ini tidak ada. Tapi saya nitip ke KKSU, tolong balikkan (uang) ke sopir,” ujar Dadang.

    Hanya keikhlasan sopir

    Sebelumnya kepada awak media, Dadang juga menjelaskan bahwa tidak ada pemotongan uang kompensasi sopir angkot, melainkan bentuk keikhlasan dari para sopir sendiri.

    Dadang menyebut bahwa tidak ada paksaan dalam pemberian uang tersebut. Para sopir awalnya secara sukarela menyerahkan uang kepada KKSU.

    “Tadinya sopir memberikan seikhlasnya ke KKSU, tetapi kemudian berkembang, ada pemotongan Rp 200.000,” kata Dadang saat ditemui di Pos Dishub Gadog, Puncak Bogor, Jumat (4/4/2025).

    “Terkait informasi yang di luar yang simpang siur dalam artian dari mulai Organda, Dishub, dengan KKSU, dan pemilik kendaraan kita sudah sepakat bahwa yang tersampaikan oleh kemarin di sampaikan ke Gubernur itu sama sekali tidak benar. Hal ini karena mis komunikasi,” ujarnya.

    Dishub mengeklaim telah menuntaskan persoalan tersebut dengan membantu proses pengembalian uang yang sempat dipotong.

    Total dana sebesar Rp 11,2 juta yang sebelumnya dikumpulkan dari para sopir telah dikembalikan sepenuhnya. (TribunJakarta.com/Kompas.com).

     

     

     

     

     

  • Ayu Aulia Sindir Pengakuan Lisa Mariana Soal Anaknya Lahir Prematur, Bahas Video Panas yang Viral

    Ayu Aulia Sindir Pengakuan Lisa Mariana Soal Anaknya Lahir Prematur, Bahas Video Panas yang Viral

    TRIBUNJAKARTA.COM – Model majalah dewasa Lisa Mariana mengaku melahirkan anaknya prematur.

    Diketahui, isu perselingkuhan Lisa Mariana dan Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil memasuki babak baru.

    Terkini Lisa Mariana memutuskan menunjuk kuasa hukum, Daniel Nababan demi bisa mendapatkan hak anaknya dari Ridwan Kamil.

    Daniel Nababan menerangkan bahwa Lisa Mariana pertama kali berkomunikasi dengan Ridwan Kamil pada bulan Mei 2021.

    Satu bulan kemudian, tepatnya Juni 2021, Lisa Mariana bertemu dengan Ridwan Kamil di sebuah hotel di Palembang, Sumatera Selatan.

    Menurutnya, mereka berdua menginap di hotel tersebut selama tiga hari.

    Dua minggu setelah pertemuan itu, Lisa Mariana mengabarkan ke Ridwan Kamil bahwa dirinya hamil.

    Kata Daniel Nababan, Lisa Mariana melahirkan anaknya pada Januari 2022.

    “Kelahiran anak itu 26 Januari 2022,” katanya seperti dikutip dari Youtube Cumicumi.

    Jika dihitung hari perkiraan lahir atau HPL, hitungan tersebut tidak sampai sembilan bulan.

    “Menurut pengakuan klien kami anaknya lahir lebih dulu alias kayak prematur, 37 minggu, lebih cepat. pengakuannya seperti itu,” kata Daniel.

    Ia memastikan hal itu tertuang dalam bukti otentik.

    “Oh pasti (bukti). Ada akta lahir,” katanya.

    Saat melahirkan di rumah sakit, menurut Daniel, Lisa Mariana mencantumkan satu nama ajudan Ridwan Kamil sebagai ayah.

    “Ayah kandungnya awalnya terlahirnya itu tertulis dari ibu, selanjutnya, tapi waktu di rumah sakit itu atas nama bapaknya itu Randi, inisial R. katanya itu salah satu ajudannya,” katanya.

    Ayu Aulia Membantah

    Selebgram Ayu Aulia tertawa mendengar pengakuan Lisa Mariana yang mengaku anaknya prematur.

    “Mba kamu tiba-tiba bikin pernyataan anaknya premature, awww takut banget,” ucap Ayu Aulia dikutip TribunJakarta.com dari Instagram, pada Senin (7/4/2025).

    Ayu Aulia mengaku dirinya memiliki bukti kalau anak yang dilahirkan Lisa Mariana tidak prematur.

    “Hei ada bukti Anda lahir caesar, rumah sakitnya ada, bukti bayarnya juga ada, dan tidak premature,” katanya.

    Sindiran pedas pun dilontarkan Ayu Aulia kepada Lisa Mariana.

    Ia berseloroh jangan-jangan anak Lisa Mariana, ayah kandungnya adalah pria yang terekam di video panas.

    Sekedar informasi di media social, beredar video panas diduga Lisa Mariana dengan seorang pria.

    “Ketar-ketir ya karena bulannya beda? Atau jangan-jangan langsung mikir ‘Kayanya bukan anak dari Bapak RK atau sama yang di video itu kali’,” ujar Ayu Aulia.

    “Dinilai aja ya sendiri,” imbuhnya.

    Sebut Sudah Hamil 4 Bulan

    Ayu Aulia memastikan kebenaran bahwa Lisa Mariana sudah hamil 4 bulan sebelum bertemu Ridwan Kamil. 

    Dia sendiri lah yang mengantarkan model majalah dewasa itu untuk melakukan pemeriksaan USG. 

    Diungkapkan Ayu Aulia, saat itu sekitar bulan September, Lisa Mariana hamil 4 bulan. 

    “Memang itu bukan anaknya Pak RK,” tegasnya, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (31/3/2025). 

    “Bagaimana caranya Bapak RK bertemu dengan beliau di bulan Juni, tapi bulan September saya USG dia karena rasa kasihan saya.  Tapi itu udah 4 bulan dan Januari sudah lahir,” tandas Ayu. 

    Ayu Aulia menduga, Lisa kini mengungkap kebohongan karena sudah tak memiliki uang. 

    “Motivasinya mungkin dugaan saya karena keuangan yang didaur ulang,” imbuh Ayu. 

    Bahkan, menurut Ayu, Lisa sempat mengirim pesan padanya. 

    “Sebenarnya dia sempet chatting saya. Semuanya ada buktinya di handphone, di laptop saya. Semuanya ada,” tegasnya. 

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

     

  • Prabowo Minta Pertimbangan Teknis Ditiadakan untuk Permudah Arus Impor Barang – Halaman all

    Prabowo Minta Pertimbangan Teknis Ditiadakan untuk Permudah Arus Impor Barang – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Setiap barang yang masuk ke Indonesia, harus memiliki rekomendasi dari kementerian terkait berupa pertimbangan teknis (pertek) untuk bisa masuk ke Indonesia

    Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri untuk menghilangkan pertek untuk memudahkan impor barang dari luar.

    “Saya minta para menteri-menteri jangan ragu-ragu. Saya minta demi rakyat. Kadang-kadang birokrat-birokrat ini ada saja, sudah dikeluarkan Keputusan Presiden dia bikin lagi peraturan teknis (pertek). Kadang-kadang pertek itu lebih galak daripada Keputusan Presiden. Nggak ada lagi pertek-pertek, pokoknya pertek yang diteken oleh kementerian harus se-izin oleh Presiden Republik Indonesia,” kata Prabowo dalam Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    Prabowo berpandangan, bisa jadi dengan kenaikan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi cara agar Indonesia membuat ringkas aturan.

    Selama ini, aturan menyoal impor sering kali dinilai menjadi hambatan untuk industri di dalam negeri untuk memenuhi bahan baku.

    “Bener mungkin kata Pak Purbaya, mungkin sebetulnya Pak Presiden Trump ini membantu kita, dia memaksa kita supaya kita ramping, supaya kita efisien, supaya kita tidak manja. Ini kesempatan, saya minta ada Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan tidak usah ada kuota-kuota. Siapa mau impor daging silahkan boleh impor. Mau impor apa silahkan buka saja. Terakhir kita (konsumen) juga pandai kok. Bikin kuota-kuota, habis itu perusahaan A B C yang hanya ditunjuk yang hanya boleh impor, enak saja,” imbuh Presiden.

    Meski meminta tidak lagi membatasi impor melalui pertek dan kuota, Presiden juga meminta berbagai institusi untuk introspeksi diri.

    “Kita harus introspeksi diri. Institusi-institusi kita harus beres. Dia (institusi) juga harus beres jangan macam-macam lagi cari prosedur yang ada-ada memperlama-lama,” ucapnya.

     

  • Prabowo Soal Kebijakan Tarif Impor Trump: Timbulkan Ketidakpastian Global – Halaman all

    Prabowo Soal Kebijakan Tarif Impor Trump: Timbulkan Ketidakpastian Global – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pengenaan tarif resiprokal yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS) telah menimbulkan ketidakpastian ekonomi global.

    Menurutnya, banyak negara cemas atas kondisi perekonomian dunia. Meski begitu Indonesia dinilai bisa menghadapi dan mengendalikannya.

    “Apa yang terjadi sekarang, goncangan dunia akibat negara ekonominya terkuat membuat kebijakan-kebijakan yang memberikan peningkatan tarif yang begitu tinggi kepada banyak negara. Ini bisa dikatakan menimbulkan ketidakpastian dunia. Banyak negara yang cemas,” kata Prabowo, dalam acara Sarasehan Ekonomi di Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    “Ya, kita akan menghadapi tantangan, tapi saya bicara dengan tim saya ternyata situasinya dapat kita hadapi dan bisa kita kendalikan,” lanjutnya.

    Prabowo mengingatkan bahwa perekonomian di Indonesia harus bisa berdiri sendiri, seperti yang diperjuangkan para pendiri bangsa.

    “Sebenarnya pendiri-pendiri bangsa kita sejak dulu, termasuk saya sejak dulu saya sudah ingatkan mari kita bangun ekonomi kita dengan sasaran berdiri di atas kaki kita sendiri,” jelas Prabowo.

    Dalam kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan beberapa aspek ekonomi Indonesia yang menunjukkan kekuatan.

    Pertama, pertumbuhan ekonomi 2024 sebesar 5,03 persen (c-to-c). Secara spasial ekonomi tumbuh positif di semua wilayah. Pertumbuhan tertinggi di Papua Barat (20,8 persen) dan Maluku Utara (13,7 persen).

    Adapun semua sektor tumbuh positif dengan kontribusi terbesar Industri Pengolahan (18,98 persen PDB). Kedua, inflasi Indonesia yang terkendali. Maret 2025 Indonesia mengalami inflasi 1,65 persen (mtm) dan 1,03 persen (yoy).

    Ketiga, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di level optimis. IKK pada Februari 2025 berada pada level Optimis sebesar 126,4 dibandingkan Januari 2025 sebesar 127,2 atau masih konsisten di level optimis. 

    Keempat, PMI manufaktur di level ekspansif. PMI Maret 2025 sebesar 52,4 dibandingkan Februari 2025 sebesar 53,6, di level ekspansi seiring peningkatan output dan demand di dalam negeri.

    “Dalam laporan terakhirnya, Moody’s melaporkan bahwa dinilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga berkat permintaan domestik yang kuat dan komitmen pemerintah dalam menjaga kredibilitas kebijakan moneter dan fiskal,” ujar Airlangga.

    Adapun Indeks Penjualan Riil (IPR) tumbuh. IPR pada Februari 2025 terkontraksi 0,5 persen yoy namun tetap tumbuh 0,8 persen secara bulanan dipengaruhi kelompok makanan, minuman, tembakau.

    Airlangga bilang, sektor keuangan Indonesia kuat. Hal itu terbukti dengan Neraca Pembayaran (NPI) 2024 mengalami surplus 7,2 miliar dolar AS. Sementara pertumbuhan kredit Februari 2025 10,4 persen (rata-rata 2024 11,3 persen). Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) sedikit meningkat menjadi 5,75 persen.

    Sementara Cadangan Devisa Indonesia tercatat 154,5 miliar dolar AS hingga akhir Februari 2025, setara pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor ditambah pembayaran Utang Luar Negeri Pemerintah.

    “Neraca Perdagangan surplus, di mana pada Februari 2025 surplus 3,12 miliar dolar AS melanjutkan tren surplus 58 bulan berturut-turut,” ungkapnya.

     

  • Ayah Gholy Ungkap Kebiasaan Anaknya Sebelum Bertanding Bela Timnas Indonesia U-17 

    Ayah Gholy Ungkap Kebiasaan Anaknya Sebelum Bertanding Bela Timnas Indonesia U-17 

    Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

    TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN – Pemain Timnas Indonesia U-17, Zahaby Gholy sukses mencetak satu gol dan satu asis dalam laga fase grup Piala Asia U-17 AFC 2025 melawan Yaman pada Senin (7/5/2025). 

    Performa apik pemain Persija Jakarta itu rupanya tak lepas dari dukungan dan doa keluarga, Gholy memiliki kebiasaan rutin sebelum bertanding yang membuatnya terus termotivasi. 

    Hal ini diungkapkan ayah Gholy, Muhammad (39), putranya selalu menyempatkan waktu berkomunikasi dengan keluarga sebelum bertanding bela Timnas U-17. 

    “Alhamdulillah setiap mau bertanding pasti komunikasi, kita kasih support, motivasi, semangat, dan doa,” kata Muhammad di kediamannya di Cikunir, RT 5 RW 3, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (8/4/2025). 

    Muhammad bahkan berpesan, bertanding untuk Timnas Indonesia tak ubahnya prajurit perang yang harus menyerahkan segala kemampuan untuk negaranya. 

    “Kita juga bilang, jangan mundur, NKRI harga mati. Namanya kita perang, ya sama seperti perang di lapangan,” ucapnya. 

    Dia juga selalu memberikan masukan kepada anaknya, mengevaluasi setiap pertandingan agar dapat ditingkatkan di laga berikutnya. 

    Seperti misalnya setelah laga melawan Korea Selatan, Muhammad menilai permainan Gholy sudah cukup baik tetapi kurang ngotot. 

    Gholy kata Muhammad, merasa gugup saat menghadapi Korea Selatan yang merupakan tim besar langganan Piala Dunia. 

    “Pasti ada (masukan), waktu lawan Korea, dia main bagus tapi kurang gereget, kurang ngotot. Mungkin karena nervous lawan tim besar, langganan Piala Dunia,” 

    “Pas sebelum pertandingan semalam, saya kasih motivasi, lawannya Yaman, lebih tenang, fokus, maksimal. Alhamdulillah semalam bisa cetak gol dan satu asis,” ucap Muhammad. 

    Timnas Indonesia U-17 berhasil menang melawan Yaman dengan skor 4-1, hasil ini juga memastikan anak asuh Nova Aarianto lolos ke Piala Dunia U-17 di Qatar 2025.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • Sri Mulyani Kritik Kebijakan Tarif Impor Trump: Murni Transaksional, Tak Ada Landasan Ilmu Ekonomi – Halaman all

    Sri Mulyani Kritik Kebijakan Tarif Impor Trump: Murni Transaksional, Tak Ada Landasan Ilmu Ekonomi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berpendapat, kebijakan tarif resiprokal atau timbal balik oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak berlandaskan ilmu ekonomi.

    Menurutnya, kebijakan itu murni transaksional. Sehingga apa yang dilakukan Donald Trump ini tidak ada dalam disiplin ilmu ekonomi.

    “Itu is purely transactional. Tidak ada landasan ilmu ekonominya. Jadi teman-teman ini ada di ISEI di sini, mohon maaf tidak berguna Pak ilmunya hari-hari ini,” kata Sri Mulyani dalam acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI, Selasa (8/4/2025).

    Bendahara negara mengatakan, tarif timbal balik yang disampaikan Amerika terhadap beberapa negara termasuk Indonesia itu tidak menggambarkan cara perhitungan ekonomi.

    Bahkan, dia menegaskan bahwa ekonom yang sudah lama menggeluti ilmu ekonomi pun sulit memahami kebijakan yang dikeluarkan Donald Trump itu.

    “Tarif resiprokal yang disampaikan oleh Amerika terhadap 60 negara menggambarkan cara penghitungan tarif tersebut yang saya rasa semua ekonom yang sudah belajar ekonomi tidak bisa memahami. Jadi ini juga sudah tidak berlaku lagi untuk ekonomi,” ucap Sri Mulyani.

    “Yang penting pokoknya tarif duluan. Karena tujuannya adalah menutup defisit. Tidak ada ilmu ekonominya di situ, menutup defisit. Itu artinya saya tidak ingin tergantung atau beli kepada orang lain lebih banyak dari apa yang saya bisa jual kepada orang lain,” imbuhnya menegaskan.

    Adapun Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tarif baru sebesar 10 persen terhadap hampir semua barang impor yang masuk ke Amerika, Rabu (2/4/2025). 

    Indonesia pun tercantum dalam daftar tarif timbal balik yang diumumkan oleh Trump tersebut.

    Diketahui Indonesia menerapkan tarif sebesar 64 persen terhadap barang-barang dari Amerika Serikat (AS).

    Kemudian, sebagai respons, AS akan mengenakan tarif sebesar 32 persen terhadap barang-barang Indonesia yang dijual di Amerika. 

    Tarif ini akan mulai berlaku pada Rabu (9/4/2025) mendatang. 
    Nantinya dana dari penerapan tarif ini akan digunakan untuk mengurangi pajak dan membayar utang nasional.

     

  • Dirut Bank DKI Pastikan Transaksi Antarbank Melalui ATM Bank DKI Kini Sudah Kembali Aktif

    Dirut Bank DKI Pastikan Transaksi Antarbank Melalui ATM Bank DKI Kini Sudah Kembali Aktif

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Layanan transaksi antarbank melalui ATM Bank DKI telah kembali beroperasi secara penuh. Nasabah dapat melakukan berbagai transaksi seperti tarik tunai, cek saldo, transfer lintas bank (off us), hingga pembayaran tagihan. 

    Hal ini menyusul selesainya proses pemeliharaan sistem layanan yang dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan penguatan sistem keamanan transaksi.

    Hal ini disampaikan Direktur Utama Bank DKI Agus H Widodo dalam konferensi persnya menanggapi sistem layanan Bank DKI yang tiba-tiba error sejak 29 Maret 2025 lalu.

    Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyaman yang dialami nasabah selama periode berlangsung karena aktivitas pemeliharaan sistem.

    “Namun, hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan keandalan layanan digital Bank DKI,” ujar Agus dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    Selama proses pemeliharaan, keamanan data dan dana nasabah tetap menjadi prioritas utama Bank DKI.

    Agus memastikan setiap permasalahan yang mungkin muncul telah ditindaklanjuti Bank DKI dan diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

    “Fitur pemeliharaan keamanan aktif sebagai langkah proteksi untuk memastikan stabilitas layanan dan keamanan transaksi seluruh nasabah,” ia menambahkan.

    Dalam proses pemeliharaan sistem ini, berbagai proses telah dilakukan, seperti percepatan pemulihan sistem (recovery), koordinasi intensif dengan pihak regulator, audit sistem secara menyeluruh, dan penguatan manajemen risiko sistem teknologi informasi.

    Langkah ini bagian dari mekanisme kontrol internal Bank DKI dalam menjaga integritas sistem perbankan secara menyeluruh.

    Dampak aktivasi sistem pemeliharaan ini adalah pembatasan sementara pada sebagian layanan transaksi antarbank (off us), termasuk transaksi melalui ATM.

    “Sejak awal kejadian, Bank DKI langsung mengaktifkan tim teknis operasional dan layanan nasabah selama 24 jam untuk melakukan evaluasi sistem pemulihan berjenjang, serta menjaga kelancaran layanan prioritas lainnya,” ujarnya.

    Agus memastikan fitur tersebut bekerja bukan karena ada upaya peretasan pada sistem perbankan Bank DKI.

    “Dari hasil itu belum ada indikasi bahwa ini disebabkan serangan siber, hacker, itu belum ada indikasi. Bisa saya pastikan, ini murni masalah di sistem, bukan ada kebobolan,” tuturnya.

    Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan prima, Bank DKI secara rutin melakukan pemantauan dan pengujian sistem untuk memastikan stabilitas operasional dan kelancaran layanan.

    Hal ini mencakup layanan transaksi melalui jaringan ATM Bersama yang kini telah aktif kembali untuk digunakan oleh seluruh nasabah Bank DKI di seluruh Indonesia.

    Saat ini, Bank DKI mengoperasikan lebih dari 750 unit ATM yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, termasuk di kantor kelurahan dan kecamatan, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga lokasi publik lainnya.

    Bank DKI juga memiliki jaringan ATM di kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Semarang, Solo, Gresik, Sidoarjo, hingga Lampung.

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan nasabah.

    “Kami sangat mengapresiasi kesabaran nasabah selama proses pemeliharaan sistem berlangsung. Bagi nasabah yang masih memiliki kendala, kami menyediakan berbagai saluran pengaduan yang dapat diakses dengan mudah, mulai dari Call Center 1500351, kunjungan ke kantor cabang terdekat, hingga pesan langsung melalui kanal media sosial resmi Bank DKI,” jelas Arie.

    Bank DKI mengimbau nasabah untuk selalu waspada terhadap modus penipuan digital dan senantiasa menggunakan kanal resmi Bank DKI untuk mendapatkan informasi dan bantuan layanan. Untuk informasi lebih lanjut, nasabah dapat menghubungi Call Center Bank DKI di 1500351 atau mengunjungi kantor cabang terdekat.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Sri Mulyani Pastikan Semua Program Presiden Prabowo Tidak Bikin APBN Jebol – Halaman all

    Sri Mulyani Pastikan Semua Program Presiden Prabowo Tidak Bikin APBN Jebol – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini dalam kondisi prudent dan sustainable.

    Seluruh program yang menjadi konsen Presiden Prabowo Subianto dengan menggunakan APBN tetap masih bisa dilaksanakan.

    “Banyak yang mengatakan apakah APBN-nya jebol? Tidak. Program-program Bapak Presiden ada di dalam ruang APBN yang ada,” tutur Sri Mulyani dalam Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    Selanjutnya, program kesehatan termasuk pemeriksaan kesehatan gratis itu sudah dianggarkan di dalam APBN. Selain itu, program pendidikan, subsidi sudah terpetakan dalam anggaran APBN.

    Sri Mulyani menyebut, Presiden memang punya banyak program tapi semuanya didesain dalam APBN yang tetap prudent dan sustainable.

    “Jadi ini yang menjadi anchor bagi kita untuk menyampaikan bahwa jangan kita semua menambah keresahan yang tidak perlu untuk hal-hal yang sebetulnya fundamentally masih baik. Saya juga minta untuk para pengamat, para ISE dan yang lain-lain untuk juga membantu,” ucapnya.

    Sri Mulyani menambahkan, postur dari APBN Indonesia sampai dengan akhir Maret sudah dalam situasi yang cukup baik.

    “Kemarin menunda melakukan press conference karena memang datanya masih sangat liquid, masih dinamis karena adanya Cortex, di sisi lain adanya penerapan ter dan juga adanya beberapa perusahaan wajib pajak besar yang melakukan restitusi itu one off, sehingga tidak ingin menciptakan kepanikan market kami melakukan presentasi,” jelasnya.

    Pada bulan Maret penerimaan pajak bruto Indonesia sudah kembali ke tren positif. Yang tadinya pertumbuhannya minus 13 persen pada bulan Januari dan Februari minus 4 persen, Maret sudah tumbuh positif 9,1 persen.

    “Saya ingin memberikan keyakinan bahwa penerimaan pajak masih on track. Dalam sebulan terakhir ini dibuat headline untuk membuat seolah-olah APBN tidak sustainable, APBN tidak prudent dan ini akan menjadi berantakan,” ucap Menkeu.

  • ATM Bank DKI Sudah Normal, Begini Keluhan Nasabah Selama Sistem Error dan Kritik Anggota DPRD DKI

    ATM Bank DKI Sudah Normal, Begini Keluhan Nasabah Selama Sistem Error dan Kritik Anggota DPRD DKI

    TRIBUNJAKARTA.COM – Layanan transaksi antarbank melalui ATM Bank DKI kini sudah dapat diakses kembali.

    Sebelumnya sejumlah nasabah Bank DKI mengeluhkan terjadinya sistem error ketika melakukan transaksi melalui layanan perbankan tersebut.

    “Kami memahami bahwa aktivitas pemeliharaan sistem ini telah memberikan ketidaknyamanan bagi sebagian nasabah. Namun, hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan keandalan layanan digital Bank DKI,” kata Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo, Selasa (8/4/2025).

    Agus menyebut, gangguan yang sempat terjadi karena adanya fitur pemeliharaan sistem keamanan yang aktif sebagai langkah dalam menjaga kualitas pelayanan.

    Sistem keamanan tersebut menjadi proteksi Bank DKI untuk memastikan stabilitas layanan dan keamanan transaksi seluruh nasabah.

    Dalam proses pemeliharaan sistem ini, berbagai proses telah dilakukan, seperti percepatan pemulihan sistem (recovery), koordinasi intensif dengan pihak regulator, audit sistem secara menyeluruh, dan penguatan manajemen risiko sistem teknologi informasi.

    Kini nasabah sudah dapat kembali melakukan berbagai transaksi di ATM Bank DKI, seperti tarik tunai, cek saldo, transfer lintas bank (off us), hingga pembayaran tagihan.

    Agus pun menyampaikan permintaan maaf kepada para nasabah atas gangguan layanan yang sempat terjadi selama periode libur lebaran kemarin.

    “Dapat diinformasikan pula bahwa pada hari ini layanan operasional pada seluruh kantor cabang Bank DKI telah kembali beroperasi secara normal dan dapat diakses nasabah untuk memenuhi kebutuhan layanan perbankan secara optimal,” kata dia.

    Sejumlah nasabah Bank DKI sempat mengeluhkan adanya gangguan ketika melakukan transaksi melalui layanan perbankan Bank DKI, termasuk melalui aplikasi JakOne Mobile.

    Nabila (26) salah satunya. Nabila mengaku sudah menjadi nasabah Bank DKI sejak 2018 silam.

    Ia pun mengalami kendala sistem eror pada aplikasi JakOne Mobile pada Selasa (1/4/20250 ketika dirinya hendak melakukan transfer ke bank lain.

    “Dari awal bulan enggak bisa ngapa-ngapain karena JakOne enggak bisa transfer ke bank lain. Untuk transfer ke sesama Bank DKI bisa,” ujar Nabila, kepada Warta Kota, Senin (7/4/2025).

    Nabila menyebut, bukan hanya rekening Bank DKI yang tak bisa transfer ke bank lain, namun bank lain juga tidak bisa melakukan transfer ke rekening Bank DKI miliknya.

    “Dari bank lain juga enggak bisa transfer ke (Bank) DKI. Jadi yang bisa benar-benar cuman transaksi antara (Bank) DKI aja,” lanjutnya.

    Nabila pun menyayangkan atas gangguan tersebut yang terjadi selama berhari-hari.

    “Bank lain rata-rata kalau maintenance cuman beberapa jam dan di jam malam. Lah ini sampai berhari-hari,” sambung Nabilah.

    Berbeda dengan Nabila, Nur Ihsan nasabah Bank DKI lainnya justru mengeluhkan gangguan yang terjadi sejak hari H Lebaran atau Senin (31/3/2025).

    Bukan cuma gagal melakukan transaksi ke bank lain, Nur Ihsan bahkan juga mengaku tak bisa transaksi meski ke sesama Bank DKI.

    “Pernah saya di resto pas mau bayar (pakai) QRIS-nya, enggak bisa, malu banget,” kata Nur Ihsan.

    Nur Ihsan bercerita, ia sempat gagal ketika melakukan transaksi pembayaran dengan QRIS saat berada di restoran.

    Hal ini membuat ia terpaksa harus meminjam uang cash ke teman untuk membayar biaya makan di restoran tersebut.

    “Pada akhirnya teman ada cash, pinjam (uangnya) dulu,” lanjut Ihsan.

    Pengalaman ini pun ternyata juga dialami nasabah bernama samaran Putri.

    Kepada Wartakota, Putri menuturkan baru menyadari aplikasi JakOne Mobile milik Bank DKI mengalami eror ketika dirinya sedang makan di sebuah restoran.

    Saat ingin membayar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), rupanya transaksinya tak kunjung berhasil.

    Akan tetapi kata Putri, saldonya jusru tetap terpotong meski pihak restaurant tidak menerima pembayaran tersebut.

    “Saya tahu ini eror karena saat saya sedang makan di resto yang hanya menerima pembayaran melalui pindai Qris. Saldo saya terpotong tetapi pihak restoran tidak menerimanya. Sampai beberapa kali itu,” ucap Putri kepada Wartakotalive.com, Senin (7/4/2025).

    Putri mengaku tahu bahwa aplikasi tersebut eror sejak Sabtu (29/3/2025) menjelang Hari Raya Idul Fitri.

    Alhasil, Putri tak berani untuk menggunakan aplikasi JakOne Mobil tersebut untuk melakukan transaksi hingga Senin (7/4/2025) kemarin meskipun dana yang sudah terpotong di restoran itu akhirnya telah dipulihkan beberapa hari kemudian.

    “Iya sampai sekarang jadinya enggak berani pakai. Saya memikirkan betapa repotnya harus menguhubungi Bank DKI untuk mengajukan pengembalian dana. Ternyata beberapa hari kemudian dananya masuk,” ungkap Putri.

    Dapat kritikan dari DPRD DKI Jakarta

    Masalah gangguan layanan yang dialami Bank DKI sejak 29 Maret 2025 ini, menyorot perhatian DPRD DKI Jakarta.

    Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli mengatakan bakal memanggil seluruh Direksi Bank DKI terkait masalah itu.

    Pemanggilan itu, kata Zoelkifli rencananya akan dilakukan pada Rabu (9/4/2025).

    “Kita akan memanggil nih ya Bank DKI jadi besok hari Rabu (9/4/2025), seluruh direksinya ke komisi B DPRD DKI Jakarta,” kata Zoelkifli kepada wartawan, Selasa (8/4/2025).

    Pemanggilan itu dilakukan untuk mendengar penjelasan dari Bank DKI terkait masalah yang sempat terjadi sekaligus sebagai upaya dalam mencari solusi. 

    Dia berpendapat, salah satu kelemahan dari sistem Bank DKI yakni dari segi teknologi yang digunakan. 

    “Karena kan jadi malu-maluin terhadap bank yang lain, yang saya lihat memang kelemahan dari teknologi yang dipakai mungkin oleh Bank DKI sehingga kemudian hal-hal yang sifatnya teknis seperti itu kok enggak bisa terpecahkan,” kata Zoelkifli.

    Ia pun berharap agar solusi dari permasalahan tersebut bisa segera terpecahkan.

    Pihaknya akan menanyakan apakah direksi Bank DKI saat ini masih bisa melaksanakan perbaikan atau mungkin akan dilakukan usulan perubahan direksi.

    “Atau kah kita mengusulkan perubahan direksi atau yang lain, dan saya dengar juga dari gubernur dan wakil gubernur juga sudah berkomunikasi dengan Bank DKI. Mudah-mudahan nanti dari dua sisi,” ucapnya. (TRIBUNJAKARTA/WARTAKOTA).

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsAppChannel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Aplikasi Bank DKI Masih Error, Transfer Antarbank Cuma Bisa Lewat ATM

    Aplikasi Bank DKI Masih Error, Transfer Antarbank Cuma Bisa Lewat ATM

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Direktur Utama Bank DKI Agus H Widodo mengakui, aplikasi JakOne Mobile Bank DKI sampai saat ini belum bisa digunakan untuk transfer antarbank (off us).

    Pemulihan sistem disebut Agus bakal dilakukan secara bertahap dan untuk saat ini, transfer antarbank sudah dapat dilakukan melalui jaringan ATM Bank DKI.

    “Jadi nasabah kalau mau melakukan transfer ke bank lain bisa melalui ATM Bank DKI, itu sudah bisa dilaksanakan,” ucapnya dalam konferensi pers di Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).

    Tak cuma melakukan transaksi antarbank, nasabah juga bisa melakukan tarik tunai, cek saldo, hingga pembayaran tagihan lewat ATM.

    Agus menyebut, saat ini Bank DKI telah mengoperasikan lebih dari 750 ATM yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya.

    Termasuk juga di kantor-kantor kelurahan, kecamatan, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, dan lokasi publik lainnya.

    “Kami juga memiliki jaringan ATM yang berada di beberapa kota besar di luar Jakarta, diantaranya di Bandung, Semarang, Solo, Gresik, Sidoarjo, hingga Lampung,” tuturnya.

    Dalam konferensi pers ini, Agus juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang sudah terjadi sejak 25 Maret lalu.

    Ia pun memastikan pihaknya terus berupaya maksimal mungkin untuk segera memulihkan seluruh layanan Bank DKI.

    “Kenapa proses pemulihan layanan lama? Jadi, pemulihan layanan ini kan melalui berbagai tahapan. Setelah dilakukan perbaikan-perbaikan, kemudian harus dilakukan pengujian dulu,” kata dia.

    “Pengujian ini untuk memastikan bahwa sistem itu sudah stabil dan aman. Nah, proses inilah yang menyebabkan proses perbaikannya berjalan cukup lama,” sambungnya.

    Sistem Error, Bank DKI Diduga Kena Serangan Siber

    Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana blak-blakan mengungkap dugaan adanya serangan siber kepada Bank DKI

    Hal ini diungkapkan Justin setelah mendapatkan aduan soal gangguan layanan bank pelat merah itu sejak tanggal 29 Maret di mana para nasabah kesulitan untuk melakukan transfer antarbank.

    Gangguan ini pun disebutnya masih berlangsung sampai saat ini. Bahkan, nasabah yang ingin melakukan transfer antarbank harus menarik uang mereka terlebih dahulu, baik melalui ATM maupun kantor cabang dan menyetorkannya ke bank tujuan secara manual.

    Justin pun meminta agar pimpinan Bank DKI melakukan langkah-langkah tegas terhadap gangguan hukum yang mungkin sebenarnya terjadi.

    “Momentum gangguan ini menimbulkan tanda tanya tersendiri bagi kami, karena sekitar satu bulan lalu di fraksi kami baru saja menerima aduan masyarakat terkait adanya aktivitas peretasan sistem elektronik perbankan yang merugikan Bank DKI. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan tersebut, nominal kerugiannya juga tidak sedikit,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (3/4/2025).

    Justin menerangkan bahwa pihaknya belum berkesempatan untuk menelusuri lebih lanjut aduan tersebut, akan tetapi, ia meminta pihak Bank DKI untuk segera melaporkan indikasi serangan siber kepada lembaga penegak hukum bilamana hal itu benar terjadi.

    “Kami mendorong Dirut Bank DKI untuk segera melibatkan pihak penegak hukum untuk menyelidiki gangguan tersebut,” ujarny.

    Justin juga menegaskan bahwa Bank DKI tidak semestinya berdiri sendiri bilamana sedang menghadapi serangan siber.

    “Bank DKI tidak berdiri sendirian dalam menghadapi kejahatan siber. Ada rekan-rekan Bank Indonesia, OJK, Polri, dan Kejaksaan yang dapat membantu menguak serta menjerat pihak-pihak mana saja yang terlibat,” lanjutnya.

    Justin mengingatkan pimpinan Bank DKI kalau langkah tegas seperti itu diperlukan untuk menjaga kepercayaan nasabah yang menjadi kunci dalam keberlangsungan dan keberhasilan bisnis perbankan ke depannya.

    “Dalam kasus ini, Dirut Bank DKI beserta jajaran harus ingat bahwa kepercayaan nasabah sangat penting bagi mereka. Pada tahun 2023 lalu, sebanyak 2,23 juta pengguna mengakses aplikasi JakOne Mobile dan mempercayakan uang mereka kepada Bank DKI,” paparnya.

    “Kami khawatir gangguan yang dialami oleh para nasabah akan menurunkan kepercayaan nasabah terhadap Bank DKI. Jangan sampai para nasabah melakukan bank rush atau penarikan uang dalam jumlah besar secara bersamaan, karena jika itu terjadi, maka Bank DKI sendiri yang akan dirugikan,” lanjutnya.

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya