Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Bejat! Kuli Bangunan di Bekasi Setubuhi 2 Anak Kandungnya Seminggu Sekali Selama 9 Tahun

    Bejat! Kuli Bangunan di Bekasi Setubuhi 2 Anak Kandungnya Seminggu Sekali Selama 9 Tahun

    Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

    TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG – Kuli bangunan berinisial EH (50) di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi tega melecehkan dua anak kandungnya sendiri sejak 2016. 

    Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa, mengatakan, kasus ini terungkap setelah ibu korban melaporkan perbuatan bejat suaminya pada 3 April 2025 lalu. 

    “Pelapor menerangkan bahwa awalnya korban bercerita kepada pelapor (ibunya) bahwa tersangka telah menyetubuhi korban,” kata Musrofa di Mapolres Bekasi. 

    Dari laporan tersebut, penyidik melakukan pendalaman dan memeriksa sejumlah saksi sampai akhirnya EH ditetapkan sebagai tersangka. 

    “Hasil pendalaman terhadap perkara, penyidik menetapkan satu orang tersangka, inisial EH yang merupakan ayah kandung korban,” ungkap Mustofa. 

    Dari hasil pendalaman, fakta mengejutkan terkuak. Aksi bejat EH rupanya sudah dilakukan sejak 2016 terhadap korban berinisial ER (20). 

    ER dilecehkan ayah kandungnya sendiri sejak usia 11 tahun sampai ia dewasa, hal yang sama juga dialami adiknya berinisial SNH yang saat ini baru berumur 13 tahun. 

    Terhadap SNH, pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu mulai melakukan aksi bejat sejak 2023 atau saat korban berusia sekitar 11 tahun. 

    “Pelaku melakukan perbuatan dalam satu minggu bisa satu kali dengan korban yang berbeda. Jadi antara korban pertama dengan korban kedua hampir tiap minggu,” ungkapnya Mustofa.

    EH kini telah mendekam di tahanan Polres Metro Bekasi, dia dikenakan Pasal  81 dan atau Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016. 

    Tentang peretapan peraturan pemerintah mengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Marak Spanduk Liar Membahayakan Penggunaan Jalan, Satpol PP Kota Bekasi Lakukan Penertiban

    Marak Spanduk Liar Membahayakan Penggunaan Jalan, Satpol PP Kota Bekasi Lakukan Penertiban

    Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

    TRIBUNJAKARTA.COM, JATISAMPURNA – Satpol PP Kota Bekasi menertibkan ribuan spanduk liar di sepanjang Jalan Raya Pasar Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kamis (10/4/2025). 

    Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Karto, mengatakan, penertiban spanduk liar melibatkan 48 personel yang menyisir sepanjang jalur protokol tersebut. 

    “Kegiatan penertiban ini bertujuan  meningkatkan keindahan dan ketertiban kota,” kata Karto dalam keterangannya. 

    Spanduk liar yang menjadi sasaran penertiban marak dijumpai di tiang penerangan jalan, pohon dan fasilitas publik lainnya. 

    Pemasangan biasanya dilakukan dengan cara dipaku, diikat menggunakan tali bahkan ada yang sampai membuat rangka bambu sebagai penyangga. 

    Selain merusak estetika kota, spanduk liar yang dipasang sembarangan tanpa izin dan tidak sesuai aturan dapat membahayakan pengguna jalan. 

    “Maraknya spanduk liar dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya. 

    Dia mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga keindahan dan ketertiban kota, salah satunya tidak memasang spanduk sembarangan. 

    “Kami mengimbau kepada masyarakat agar turut bersama menjaga ketertiban demi terwujudnya Kota Bekasi yang nyaman,” kata Karto.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Warga Minta Pemkot Jaktim Bangun Ulang Posko Keamanan yang Dibongkar Kelurahan Batu Ampar

    Warga Minta Pemkot Jaktim Bangun Ulang Posko Keamanan yang Dibongkar Kelurahan Batu Ampar

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI – Warga RW 03, Batu Ampar, Kramat Jati, berharap Pemkot Jakarta Timur membangun kembali teras posko keamanan terpadu di Jalan Batu Ampar III.

    Ketua RW 03 Batu Ampar, Abdullah berharap pembangunan ulang karena setelah pembongkaran dilakukan pihak Kelurahan Batu Ampar posko keamanan terpadu kini tak difungsikan.

    Posko keamanan terpadu yang dibangun warga secara swadaya tersebut dibongkar pihak Kelurahan Batu Ampar dengan alasan kerap digunakan tempat nongkrong dan berjualan PKL.

    “Warga mintanya pos itu biar hidup kembali, bisa dipakai lagi. Karena setelah dibongkar keamanan lingkungan berkurang,” kata Abdullah di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (10/4/2025).

    Dia mencontohkan setelah teras posko keamanan terpadu dibongkar dan tidak lagi difungsikan, tingkat kriminalitas di wilayah RW 03 Batu Ampar meningkat drastis hanya dalam waktu singkat.

    Pada bulan Maret 2025 lalu saja tiga sepeda motor warga RW 03 Batu Ampar digondol maling, kemudian pada Rabu (9/4/2025) seorang warga RW 03 menjadi korban begal hingga terluka.

    Ketiadaan posko keamanan terpadu yang sebelumnya dijaga petugas gabungan tiga pilar dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pokdar Kamtibmas, dan warga membuat para pelaku kejahatan leluasa beraksi.

    “Karena tempatnya strategis sekali untuk menjaga lingkungan. Posko itu ada di RW 03, tapi berdekatan juga dengan RW 04, RW 05, dan RW 02. Jadi warga di RW lain ikut jaga di posko juga,” ujarnya.

    Abdullah menuturkan sebelum pembongkaran, khususnya saat akhir pekan posko keamanan terpadu tersebut selalu jadi tempat pemantauan petugas gabungan tiga pilar.

    Setelah apel di kantor Kelurahan Batu Ampar para petugas akan melakukan patroli wilayah, dan beristirahat sejenak di posko sebelum melanjutkan patroli wilayah hingga pagi hari.

    Tapi setelah pembongkaran dan posko tak lagi difungsikan tak ada penjagaan di lokasi, sehingga warga khawatir tingkat kriminalitas di Batu Ampar akan terus meningkat bila dibiarkan.

    “Pembongkaran (teras posko keamanan) itu perintah dari pimpinan, pak Lurah (Batu Ampar). Ada PPSU, Satpol PP. Saat pelaksanaan dua bulan lalu tidak ada laporan ke RW,” tuturnya.

    Pihak Kelurahan Batu Ampar membenarkan adanya pembongkaran bagian depan teras posko keamanan terpadu untuk mencegah gangguan keamanan di Jalan Batu Ampar III.

    Lurah Batu Ampar, Rusman Rusli mengatakan pembongkaran bagian depan teras dilakukan berdasar aduan warga lewat cepat respon masyarakat (CRM) ke pihak kelurahan.

    “Itu terkait bangunan liar yang berdiri di atas tanah untuk penataan kawasan unggulan Kelurahan Batu Ampar. Atas aduan warga yang mengganggu kenyamanan lalu lintas,” kata Rusli.

    Menurutnya berdasar aduan warga, bagian depan posko keamanan terpadu kerap digunakan untuk tempat nongkrong dan berdagang sehingga mengganggu arus lalu lintas di Jalan Batu Ampar III.

    Pihak Kelurahan Batu Ampar mengklaim pembongkaran bangunan liar bagian depan teras posko keamanan terpadu pun sudah mendapat izin dari tokoh masyarakat sekitar.

    Pernyataan ini berbeda dengan keterangan Ketua RW 03 Batu Ampar, Abdullah yang mengaku bahwa dia dan tokoh agama di wilayah Batu Ampar tidak mengetahui alasan pembongkaran.

    Rusli menuturkan bangunan posko keamanan terpadu di Jalan Batu Ampar III sedianya juga merupakan bangunan liar karena berada di atas saluran air, sebagaimana tempat usaha lain.

    “Saya meminta Poskamdu (posko keamanan terpadu) tidak dibongkar. Tadinya tidak dibongkar (terasnya), tapi karena selalu nongkrong, jualan liar akhirnya saya minta ditata lagi,” tuturnya.

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Dukung Pramono-Rano Semasa Kampanye, Ketum Jakmania Diky Soemarno Kebagian Jatah Stafsus

    Dukung Pramono-Rano Semasa Kampanye, Ketum Jakmania Diky Soemarno Kebagian Jatah Stafsus

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno, kebagian jatah menjadi staf khusus (stafsus) Gubernur Jakarta Pramono Anung.

    Informasi ini diperoleh saat Gubernur Pramono Anung menjamu para pemain dan staf Persija Jakarta di Balai Kota Jakarta siang tadi.

    Selama acara tersebut, Diky terlihat mengenakan tanda pengenal pegawai Pemprov DKI Jakarta.

    Tanda pengenal atau id card itu pun langsung dicopot begitu acara halalbihalal Pramono dengan skuad Persija berakhir.

    Pentolan Jakmania ini pun kemudian mengakui dirinya kini diberi kepercayaan sebagai stafsus Gubernur Pramono Anung.

    Hal ini disampaikan Diky saat dimintai keterangan oleh awak media terkait acara Persija dengan Pramono di Balai Kota siang tadi.

    “Ini sebagai apa dulu? Stafsus apa Ketua Umum Jakmania nih?” ucapnya, Kamis (10/4/2025).

    Meski demikian, Diky tak menjelaskan lebih lanjut posisinya di stafsus bentukan Pramono.

    Sebagai informasi tambahan, selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Pramono bakal dibantu oleh 15 orang stafsus.

    Orang nomor satu di Jakarta ini pun menunjuk pakar lingkungan dan tata kelola air dari Universitas Indonesia, Firdaus Ali sebagai Koordinator Stafsus.

    Beberapa nama, seperti ahli tata kota Nirwono Jogo hingga eks stafsus Menteri Keuangan Sri Mulyani, Prastowo masuk dalam tim kecil yang akan Pramono.

    Meski demikian, baik Pramono maupun Wagub Rano Karno tak pernah mengumumkan secara resmi susunan stafsusnya.

    Diky sendiri semasa kampanye Pilkada Jakarta 2024 memang lebih condong mendukung pasangan Pramono Anung-Rano Karno ketimbang Ridwan Kamil-Suswono maupun Dharma-Kun Wardana.

    Dalam beberapa kesempatan, Diky pun blak-blakan mendukung Pramono-Rano ketimbang kandidat lainnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Singgung Mossad hingga CIA, Rocky Gerung Baca Motif Prabowo Mau Undang Tokoh Indonesia Gelap

    Singgung Mossad hingga CIA, Rocky Gerung Baca Motif Prabowo Mau Undang Tokoh Indonesia Gelap

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pengamat politik Rocky Gerung membaca motif di balik keinginan Presiden Prabowo Subianto mengundang para tokoh yang menyuarakan jargon ‘Indonesia Gelap’ untuk berdiskusi.

    Menurut Rocky, Prabowo menangkap narasi demonstrasi yang memprotes kebijakan pemerintah hingga memprediksi kelamnya Indonesia belum lama ini sebagai suara oposisi.

    “Tentu karena ada pikiran oposisi maka presiden ingin mengetahui secara lebih detail apa itu pikiran oposisi kan,” kata Rocky di channel Youtube Rocky Gerung Official, tayang Kamis (10/4/2025).

    Rocky menganggap Prabowo mengerti akan makna dan fungsi oposisi di negara demokrasi.

    “Kalau soal oposisi tentu presiden tahu bahwa beliau mengerti bahwa dalam demokrasi oposisi itu disediakan justru untuk menghalangi potensi sebuah pemerintahan itu menjadi otoriter,” jelasnya.

    Hanya saja, Rocky membaca, Prabowo ingin mengidentifikasi jenis oposisi yang menyuarakan Indonesia Gelap itu.

    Apakah ada kepentingan asing atau murni keresahan masyarakat yang disuarakan para oposan saat berunjuk rasa.

    Rocky menyadari, Prabowo kerap menunjukkan kewaspadaannya akan kepentingan asing yang ingin mengganggu Indonesia.

    “Yang justru ingin dia kenali adalah ini jenis oposisi apa itu, oposisi asal ngomong asal omon-omon, atau oposisi yang substansial.”

    “Apakah oposisi ini otentik dilakukan untuk mengawasi pemerintah atau oposisi ini disponsori oleh yang dia curigai sebagai asing atau dibayar asing kan,” paparnya.

    Rocky menilai kewaspadaan Prabowo beralasan.

    Sebab, kata Rocky, konstelasi geopolitik di Indo-Pasifik sedang dinamis, dan bisa saja membuat para agen rahasia sejumlah negara melakukan operasi senyap.

    Rocky sampai menyebut Central Intelligence Agency (CIA) badan intelijen Amerika, Mossad badan intelijen Amerika, hingga M16 badan intelijen Inggris.

    “Mungkin kita bisa katakan di awal bahwa ya pasti ada kepentingan global beroperasi di Indonesia hari-hari ini.”

    “Mungkin jumlah agen CIA agen Mossad, agen MI16 sekarang karena ada situasi yang memang sebut aja kritis di Indo-Pasifik dalam kaitan dengan bukan soal tarif Trump aja tapi soal geopolitik.”

    “Karena perbutan sumber daya pasti akan pindah ke Asia. Apalagi Indonesia itu menyediakan segala macam jenis mineral terbaik,” papar Rocky.

    Namun, Rocky sendiri membawa kepentingannya untuk berdiskusi dengan Prabowo.

    “Secara substantif kita kenali bahwa kepentingan mengundang para oposisi ini atau para pencerca pemerintah itu sesuatu yang betul-betul akan jadi satu titik historis untuk mengevaluasi secara sempurna apakah rezim ini mengarah pada Indonesia gelap atau rezim ini memang sedang berupaya untuk meninggalkan Indonesia gelap kan itu sebetulnya,” pungkasnya.

    Prabowo Ingin Diskusi Indonesia Gelap

    Mengutip Kompas.com, Prabowo mengaku ingin bertemu dan berdialog dengan tokoh-tokoh yang menyuarakan ‘Indonesia Gelap’. 

    Prabowo ingin membahas masalah bangsa dan negara bersama tokoh-tokoh itu.

    “Saya juga mau dialog, saya mau ketemulah, mari kita bahas, mungkin tidak usah di publik, ya tokoh-tokoh yang Indonesia Gelap,” kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Harian Kompas, Selasa (8/4/2025).

    Pada kesempatan tersebut, Prabowo ingin bertanya langsung kepada tokoh-tokoh itu apa maksud dari Indonesia Gelap.

    Jika memang ada kegelapan, ia bakal mengajak tokoh-tokoh itu agar menjadikan Indonesia tidak gelap lagi. “Indonesia gelap, maksudnya, oke kalau memang Indonesia gelap, mari kita kerja supaya Indonesia tidak gelap. Ya kan. Kok Indonesia gelap. Kabur saja dulu deh. Ya kan,” urai Kepala Negara.

    Tak sampai situ, Prabowo juga akan mengirimkan sebuah surat hitam di atas putih yang ditujukan kepada tokoh-tokoh aktivis, seperti Refly Harun dan Rocky Gerung.

    Dalam kesempatan itu, Kepala Negara ingin berdiskusi dengan tokoh-tokoh tersebut.

    Prabowo ingin mendengar langsung dari mereka, apa yang salah dari kebijakan yang sudah diambil olehnya selama memimpin Indonesia.

    “Saya bikin hitam di atas putih, saya mau kirimlah ke Refly Harun atau siapa, Rocky Gerung. Tell me what is wrong? Kalau saya mau kasih makan ke anak yang lapar, what is wrong with that?” ungkap Prabowo.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Selain Titiek Puspa, 2 Artis Tanah Air Ini Juga Pernah Mengalami Pendarahan Otak

    Selain Titiek Puspa, 2 Artis Tanah Air Ini Juga Pernah Mengalami Pendarahan Otak

    TRIBUNJAKARTA.COM – Artis sekaligus penyanyi legendaris Indonesia, Titiek Puspa tutup usia pada hari ini, Kamis (10/4/2025).

    Pelantun lagu Kupu-Kupu Malam itu sempat mengalami pingsan hingga harus dibawa ke rumah sakit setelah menyelesaikan syuting tiga episode program Lapor Pak, pada 26 Maret 2025 sekitar pukul 20.00 WIB.

    Kondisi Titiek Puspa berdasarkan pemeriksaan menunjukkan adanya pendarahan otak bagian kiri.

    “Ibu Titiek Puspa, 87 tahun. Ya, memang ada kejadian di tanggal 26 Maret 2025, jam 20.00 WIB ketika Ibu Titiek Puspa sedang menyelesaikan recording di Lapor Pak Trans 7, terjadi pingsan. Dan Alhamdulillah sudah menyelesaikan tiga episode,” ungkap Petty, dilansir Kompas.

    Selain Titiek Puspa, ada sejumlah artis Tanah Air yang pernah mengalami pendarahan otak.

    Mereka adalah Indra Bekti dan Tukul Arwana. Bedanya, kondisi keduanya berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

    Diketahui, Indra Bekti sempat dilarikan ke rumah sakit pada Rabu (28/12/2022) lalu.

    Tepat di hari ulang tahunnya, Indra Bekti mengalami pendarahan di otak hingga tak sadarkan diri.

    lihat foto
    KLIK SELENGKAPNYA: Komedian Nasrullah atau Mat Solar Meninggal Dunia pada Senin (17/3/2025) malam. Pemeran Bajuri itu Belum Dapatkan Hak Tanah yang Diambil Buat Tol.

    Indra Bekti diketahui pingsan di kamar mandi dalam kondisi duduk.

    Padahal saat itu Indra Bekti tengah menjalani aktivitasnya sebagai penyiar di salah satu stasiun radio.

    Indra Bekti pun menjalani dua kali operasi usai mengalami pecah pembuluh darah dan kini kondisinya sudah berangsur membaik.

    Sementara itu, Tukul Arwana dikabarkan mengalami pendarahan otak pada September 2021 lalu.

    Tukul dibawa ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur.

    Dilansir dari Kompas.com, Ega Prayudi, anak Tukul menginformasikan jika kondisi ayahnya sudah cukup membaik.

    Tukul juga sempat menjalani terapi wicara lantaran belum bisa berkomunikasi dengan baik.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Warga Keluhkan Pencurian Hingga Begal Marak Usai Posko Keamanan di Batu Ampar Jaktim Dibongkar

    Warga Keluhkan Pencurian Hingga Begal Marak Usai Posko Keamanan di Batu Ampar Jaktim Dibongkar

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI – Pembongkaran teras posko keamanan terpadu di Jalan Batu Ampar III, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur membuat tingkat kriminalitas meningkat.

    Sejak dua bulan setelah pembongkaran yang dilakukan pihak Kelurahan Batu Ampar, dan kini posko keamanan terpadu tak lagi dijaga petugas gabungan tiga pilar berbagai kasus kejahatan terjadi.

    Ketua RW 03 Batu Ampar, Abdullah mengatakan usai pembongkaran teras posko keamanan terpadu tersebut kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) dan begal terjadi di wilayahnya.

    “Setelah dibongkar kerawanan meningkat. Di wilayah RW 03 itu pas bulan puasa lalu saja ada tiga kasus pencurian sepeda motor, di wilayah RW 04 ada satu,” kata Abdullah, Kamis (10/4/2025).

    Padahal sebelum pembongkaran dan posko masih dijaga petugas tiga pilar dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pokdar Kamtibmas, dan warga hampir tidak ada gangguan keamanan di RW 03.

    Beda dengan sekarang setelah teras posko dibongkar pihak Kelurahan Batu Ampar dengan alasan karena kerap dijadikan tempat nongkrong, dan berjualan pedagang kaki lima (PKL).

    Bahkan pada Rabu (9/4/2025) sekira 05.30 WIB seorang pemuda warga RW 03 menjadi korban pencurian disertai kekerasan atau begal hingga mengalami luka bacok di tangan dan kaki.

    KETUA RW BICARA – Ketua RW 03 Batu Ampar, Abdullah saat memberi keterangan di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (10/4/2025). Abdullah menyinggung soal posko kemanan yang dibongkar pihak kelurahan.

    “Kalau sebelum-sebelumnya enggak ada Curanmor, enggak ada tawuran. Kemarin Rabu pagi saja di Jalan Batu Ampar I, ada warga dibacok tangan sama kakinya, handphone diambil,” ujarnya.

    Abdullah menuturkan hingga kini tidak mengetahui pasti alasan pihak Kelurahan Batu Ampar membongkar teras posko keamanan terpadu di Jalan Batu Ampar III yang dibangun warga secara swadaya.

    Menurutnya sebelum pembongkaran pihak Kelurahan Batu Ampar tidak memberikan informasi apapun kepada pengurus lingkungan, maupun tokoh agama di wilayah RW 03 Batu Ampar.

    Bagi warga pembongkaran teras posko keamanan terpadu tersebut janggal karena selama ini berfungsi sebagai tempat petugas gabungan tiga pilar untuk mencegah gangguan keamanan.

    “Dulu kalau ada anak-anak bawa motor geber-geber lewat pasti langsung ditegur, sekarang bagaimana. Setelah dibongkar posko enggak ada lagi yang jaga, pindah-pindah enggak tentu,” tuturnya

    Pihak Kelurahan Batu Ampar membenarkan adanya pembongkaran bagian depan teras posko keamanan terpadu untuk mencegah gangguan keamanan di Jalan Batu Ampar III.

    Lurah Batu Ampar, Rusman Rusli mengatakan pembongkaran bagian depan teras dilakukan berdasar aduan warga lewat cepat respon masyarakat (CRM) ke pihak kelurahan.

    “Itu terkait bangunan liar yang berdiri di atas tanah untuk penataan kawasan unggulan Kelurahan Batu Ampar. Atas aduan warga yang mengganggu kenyamanan lalu lintas,” kata Rusli.

    Menurutnya berdasar aduan warga, bagian depan posko keamanan terpadu kerap digunakan untuk tempat nongkrong dan berdagang sehingga mengganggu arus lalu lintas di Jalan Batu Ampar III.

    Pihak Kelurahan Batu Ampar mengklaim pembongkaran bangunan liar bagian depan teras posko keamanan terpadu pun sudah mendapat izin dari tokoh masyarakat sekitar.

    Pernyataan ini berbeda dengan keterangan Ketua RW 03 Batu Ampar, Abdullah yang mengaku bahwa dia dan tokoh agama di wilayah Batu Ampar tidak mengetahui alasan pembongkaran.

    Rusli menuturkan bangunan posko keamanan terpadu di Jalan Batu Ampar III sedianya juga merupakan bangunan liar karena berada di atas saluran air, sebagaimana tempat usaha lain.

    “Saya meminta Poskamdu (posko keamanan terpadu) tidak dibongkar. Tadinya tidak dibongkar (terasnya), tapi karena selalu nongkrong, jualan liar akhirnya saya minta ditata lagi,” tuturnya.

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Kronologi ART Infal Curi iPad dan Perhiasan Majikan di Pesanggrahan Jaksel, Kerugian Rp 30 Juta

    Kronologi ART Infal Curi iPad dan Perhiasan Majikan di Pesanggrahan Jaksel, Kerugian Rp 30 Juta

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

    TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN – Warga di Pesangrahan, Jakarta Selatan, bernama Vino mengalami kerugian lebih dari Rp 30 juta setelah barang-barang berharganya dicuri.

    Pelakunya adalah seorang wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) infal atau pengganti saat momen Hari Raya Idulfitri 1446 H.

    “Pembantu infal sih sebenernya, jadi cuma beberapa hari kerja di sini,” ujar Vino saat ditemui di kediamannya di Jalan Damai, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2025).

    Vino mengungkapkan, aksi pencurian itu terjadi pada Kamis (3/4/2025) pagi sekitar pukul 07.15 WIB.

    Ketika itu Vino serta istri dan anak-anaknya tengah berada di lantai dua rumahnya. Sementara itu, sang ibu sedang berbelanja di pasar.

    Pelaku yang berada di lantai satu memanfaatkan kesempatan itu dengan masuk tanpa izin ke salah satu kamar.

    Di kamar itulah pelaku mengambil iPad, handphone (HP), dan sejumlah perhiasan.

    “Nah sebelum pergi, dia (pelaku) masuk ke kamar ibu mengambil beberapa barang elektronik seperti HP dan iPad sama perhiasan,” ungkap Vino.

    “Kalau kerugian sih diperkirakan di atas Rp 30 juta mungkin ya,” imbuh dia.

    Ia mengaku sudah melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polsek Pesanggrahan dan berharap pelaku bisa segera ditangkap.

    “Sudah laporin ke Polsek Pesanggrahan, terus dari Polres Jakarta Selatan sudah datang, dari Polda juga sudah datang untuk membantu kasus ini. Kalau harapan yang jelas polisi bisa ungkap kasusnya dan tertangkap orangnya, ditemukan, dan syukur-syukur bisa kembali barangnya sih,” ujar dia.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Faaris Silva, Anak Pemilik Warkop di Bekasi Perkuat Timnas Indonesia U-17: Mimpi Jadi Kenyataan

    Faaris Silva, Anak Pemilik Warkop di Bekasi Perkuat Timnas Indonesia U-17: Mimpi Jadi Kenyataan

    Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

    TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN – Dadan Hidayat (41), pemilik warkop di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, merasa sangat bangga dengan pencapaian putranya, Faaris Silva Nurhidayat. 

    Faaris berhasil meraih mimpinya menembus skuad Timnas U-17 Indonesia.

    Ia tengah diboyong ke Arab Saudi untuk bertanding di ajang Piala Asia U-17 yang menjadi kualifikasi Piala Dunia U-17.

    Nama Faaris memang belum sesanter Zahaby Gholy, bocah Bekasi yang juga menjadi bagian dari skuad asuhan pelatih Nova Arianto. 

    Dijumpai di warkopnya, Dadan menceritakan perjalanan karir putranya sampai lolos seleksi Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia. 

    “Faaris sebenarnya masih pemulihan cidera pada saat panggilan seleksi timnas, kondisi belum fit baru penyembuhan, tapi Alhamdulilah dia bisa berjuang untuk bisa main untuk Timnas U-17,” kata Dadan. 

    Sama dengan Gholy, Faaris juga memperkuat Persija Jakarta U-20 di level klub. Dia bisa bermain di posisi bek sayap. 

    AYAH PEMAIN TIMNAS DI WARKOP – Dadan Hidayat (41), orang tua Faaris Silva Nurhidayat, pemain Timnas U-17 di ajang Piala Asia U-17 2025 saat dijumpai di warkop miliknya di Jalan Kemakmuran, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (10/4/2025).

    Perjalanan sepak bola Faaris sudah di mulai sejak dini, ayahnya merupakan mantan pesepakbola amatir yang juga sempat melatih di sekolah sepak bola (SSB). 

    Dari usia sekolah dasar, Faaris sudah masuk sekolah sepak bola (SSB) Tunas Prima di Bekasi Utara lalu dilanjut ke SSB Bekasi Jaya. 

    Beranjak remaja, Faaris mulai serius menggeluti dunia sepak bola dengan mengikuti seleksi dan lolos di akademi Persija Jakarta. 

    Di ajang Piala Asia U-17 , Faaris memang belum mendapatkan menit bermain, meski begitu ayahnya tetap bangga dan mendoakan yang terbaik buat putranya. 

    “Terharu, bangga, campur aduk dah enggak nyangka dan kok anak saya sampai di timnas, memang yang dicita-citakan impian dari kecil,” ucapnya. 

    Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan bertanding melawan Afghanistan pada Kamis (10/4/2025) malam, peluang Faaris mendapat menit bermain tampaknya terbuka lebar. 

    Tim asuhan Nova Arianto telah mengunci tiket lolos ke babak delapan besar sekaligus tiket Piala Dunia U-17 setelah menumbangkan Korea Selatan dan Yaman. 

    “Harapannya saya sebagai orang tua mendoakan mudah-mudahan, Faaris mendapat menit bermaian entar malam lawan Afghanistan, mudah-mudahan dia dipercaya dapat menit bermain untuk timnas,” ungkapnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Titiek Puspa Meninggal, Ada Kejadian Besar Pingsan hingga Dibawa ke Rumah Sakit Saat Prosesi Syuting

    Titiek Puspa Meninggal, Ada Kejadian Besar Pingsan hingga Dibawa ke Rumah Sakit Saat Prosesi Syuting

    TRIBUNJAKARTA.COM – Kabar duka menimpa artis senior Titiek Puspa meninggal dunia pada hari ini, Kamis (10/4/2025).

    Pelantun lagu Kupu-Kupu Malam itu meninggal dunia sekitar pukul 16.25 WIB.

    Manager Titiek Puspa, Mia, membenarkan informasi meninggalnya Titiek Puspa.

    “Iya Eyang (Titiek Puspa) baru aja meninggal,” kata Mia, Kamis (10/4/2025).

    “Iya sekitar jam segitu (Pukul 16.25 WIB),” lanjutnya.

    Saat ini jenazah masih berada di Rumah Sakit Medistra Jakarta.

    “Jenazah masih di Medistra,” tandasnya. 

    Sebelum meninggal dunia pada hari ini, kejadian besar pernah menyerang Titiek Puspa saat menjalani prosesi syuting di stasiun televisi Trans 7.

    Titiek Puspa sempat mengalami pingsan hingga harus dibawa ke rumah sakit setelah menyelesaikan syuting tiga episode program Lapor Pak, pada 26 Maret 2025 sekitar pukul 20.00 WIB.

    “Ibu Titiek Puspa, 87 tahun. Ya, memang ada kejadian di tanggal 26 Maret 2025, jam 20.00 WIB ketika Ibu Titiek Puspa sedang menyelesaikan recording di Lapor Pak Trans 7, terjadi pingsan. Dan Alhamdulillah sudah menyelesaikan tiga episode,” ujar Petty di Rumah Sakit Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2025).

    Usai insiden tersebut, pihak Trans 7 langsung membawa Titiek Puspa ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Medistra. 

    Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya pendarahan di otak bagian kiri. 

    “Dan ternyata setelah diperiksa, ada perdarahan otak di sebelah kiri, kepala kiri. Nah itu memang termasuk yang serius karena Ibu Titiek usianya 87 tahun. Dan kami sendiri juga tidak mengerti kenapa terjadi perdarahan,” ucap Petty.

    Petty mengatakan, dua hari sebelum kejadian, kondisi kesehatan ibunya masih baik.

    “Kami tidak tahu kenapa karena saya sih mengharapkan beliau tidak skip obat hipertensi. Saya tidak tahu karena waktu itu memang tugas yang antar ada dua asisten,” ucap Petty. 

    Petty mengatakan, ibunya kemudian menjalani operasi pendarahan otak dengan lancar.

    “Dan hari pertama, kedua, ketiga masalah operasi itu berjalan dengan baik dan termasuk sukses,” ujar Petty. 

    “Ya pada perjalanannya, ya karena usia 87 tahun, kemudian banyak hal-hal yang kita tidak mengerti kenapa itu terjadi, ya memang karena 87 tahun,” lanjut Petty. 

    (TribunJakarta/Kompas/Tribunnews)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya