Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Dokter Kandungan yang Lecehkan Pasiennya Sudah Ditangkap Tapi Belum Jadi Tersangka, Apa Alasannya?

    Dokter Kandungan yang Lecehkan Pasiennya Sudah Ditangkap Tapi Belum Jadi Tersangka, Apa Alasannya?

    TRIBUNJAKARTA.COM –  Polres Garut belum menetapkan M Syafril Firdaus atau MFS, dokter kandungan di Garut, Jawa Barat (Jabar) yang diduga melecehkan pasien sebagai tersangka. 

    Hal tersebut dikatakan Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin setelah polisi mengamankan MSF di Garut, Selasa (15/4/2025). 

    Ia menyampaikan, MSF diamankan kurang dari 24 jam setelah video dokter kandungan Garut lecehkan pasien tersebar di media sosial. 

    “Saat ini untuk pelaku ada di ruangan khusus untuk dilakukan pemeriksaan intensif,” ujar Joko dikutip dari Antara, Rabu (16/4/2025). 

    Lalu, kenapa polisi belum menetapkan MSF dokter kandungan di Garut sebagai tersangka? 

    Joko menjelaskan, Polres Garut belum menetapkan MSF sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan dokter kandungan karena proses pemeriksaan masih berjalan. 

    Itu artinya, dokter Garut pelecehan tersebut sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi. 

    Joko menambahkan, Polres Garut juga menunggu rekomendasi dari Majelis Disiplin Profesi Kesehatan. 

    “Pasal 308 UU Kesehatan, apabila ada dokter atau tenaga medis dalam melaksanakan profesinya melakukan tindak pidana, harus mendapatkan rekomendasi dari majelis disiplin profesi,” jelasnya dikutip dari Kompas.com, Rabu (16/4/2025). 

    Di sisi lain, pihak kepolisian juga menjalin koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kasus pelecehan dokter kandungan. 

    Joko menuturkan, tim dari Kemenkes akan datang ke Polres Garut untuk meneliti kasus tersebut dalam waktu dekat. 

    “Terduga pelaku diamankan di Garut, motifnya masih kita dalami, masih dalam pemeriksaan,” imbuhnya. 

    STR dokter kandungan Garut ditangguhkan Meski MSF masih berstatus sebagai saksi, Kemenkes telah mengambil tindakan tegas dengan menangguhkan sementara surat tanda registrasi (STR) milik terduga pelaku. 

    Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman belum bisa merinci sampai kapan STR MSF ditangguhkan. 

    Namun, pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat MSF. 

    “Saat ini Kemenkes sudah meminta Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) untuk menonaktifkan sementara STR-nya sambil menunggu investigasi lebih lanjut oleh pihak terkait,” jelas Aji dikutip dari Kompas.com, Rabu (16/4/2025). 

    “Jika ada perkembangan lebih lanjut akan diinfokan lagi,” tambahnya. 

    Korban dokter kandungan di Garut mencapai dua orang 

    Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol Surawan menyampaikan, korban dugaan pelecehan seksual dokter kandungan di Garut untuk sementara berjumlah dua orang. 

    Hal tersebut didasarkan pada jumlah pihak yang melapor sebagai korban kepada kepolisian. 

    Surawan mengatakan, laporan yang disampaikan korban sedang ditangani Polres Garut. 

    “Sementara baru dua orang,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (15/4/2025). 

    Untuk diketahui, kasus dokter kandungan di Garut bermula dari video CCTV yang menunjukkan MSF diduga melecehkan pasien. 

    Video tersebut kemudian tersebar di media sosial dan memicu kemarahan serta kecaman dari warganet. 

    Dalam video yang tersebar, MSF tampak melakukan perbuatan tidak senonoh saat memeriksa pasien dengan metode Ultrasonografi (USG). 

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Duduk Perkara Dapur MBG Kalibata Tak Beroperasi Buntut Rugi Nyaris Rp 1 M, Pihak Yayasan Bersuara 

    Duduk Perkara Dapur MBG Kalibata Tak Beroperasi Buntut Rugi Nyaris Rp 1 M, Pihak Yayasan Bersuara 

    TRIBUNJAKARTA.COM  – Duduk perkara Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan berhenti operasional.

    Dapur MBG untuk kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan itu terakhir kali beroperasi pada akhir Maret 2025 atau sebelum Idulfitri 1446 Hijriah.

    Dapur MBG itu tak beroperasi lantaran Ira Mesra Destiawati, mitra dapur MBG itu mengalami kerugian nyaris Rp 1 Miliar.

    Bahkan, melaporkan yayasan Media Berkat Nusantara (MBN) ke Polres Metro Jakarta Selatan.

    Ira mengaku  telah bekerja sama dengan pihak yayasan dan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) sejak Februari 2025 dan telah memasak 65.025 porsi yang terbagi dalam dua tahap.

    Namun, Ira Mesra belum menerima bayaran dari yayasan. Seluruh biaya operasional dapur MBG juga ditanggung oleh Ira.

    Pihak yayasan MBN pun angkat bicara mengenai pelaporan tersebut.

    Kronologi

    Awalnya, Danna Harly, kuasa hukum Ira Mesra, selaku mitra dari Yayasan MBN dan SPPG, mengungkapkan kliennya telah bekerja sama dengan pihak yayasan dan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) sejak Februari 2025.

    Pihak Ira Mesra telah memasak 65.025 porsi yang terbagi dalam dua tahap.

    Namun, ia menyebut Ira Mesra belum menerima bayaran dari yayasan. Seluruh biaya operasional dapur MBG juga ditanggung oleh Ira.

    “Kita tidak bisa lagi memberikan modal karena dua tahap, 60 ribu porsi. Kita tidak dibayar sepeserpun,” ujar dia.

    Ia menuturkan, pihak yayasan sebenarnya sudah menerima pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebesar Rp 386.500.000.

    Sebagai mitra, Ira juga telah berusaha menagih pembayaran kepada Yayasan MBN. Namun, pihak yayasan disebut berdalih ada kewajiban Ira yang belum diselesaikan.

    “Ketika Ibu Ira hendak menagih haknya kepada pihak yayasan, pihak yayasan malah berkata Ibu Ira kekurangan bayar sebesar Rp 45.314.249, dengan dalih adanya invoice-invoice saat di lapangan yang dibeli oleh pihak SPPG atau yayasan,” ungkap Harly.

    DAPUR MBG KALIBATA – Suasana Dapur MBG Kalibata Jakarta Selatan yang kini telah berhenti beroperasi pada Selasa (15/4/2025). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

    “Fakta di lapangannya, seluruh dana operasional dikeluarkan oleh Ibu Ira. Mulai dari bahan pangan, sewa tempat, kendaraan, listrik, peralatan dapur dan juru masak, itu semua Ibu Ira yang membiayai,” imbuh dia.

    Ia mengungkapkan, total kerugian yang dialami Ira Mesra mencapai hampir Rp 1 miliar.

    “Sejauh ini total kerugian dari ibu Ira itu adalah Rp 975.375.000, baru dua tahap. Makanya kita sekarang coba ngomong ke masyarakat supaya pemerintah aware. Baru dua tahap saja sudah seperti ini, berarti sudah harus ada pembenahan dalam pelaksanaan MBG supaya ke depan tidak lagi seperti ini,” kata Harly.

    Ira Mesra pun melaporkan Yayasan MBN ke Polres Metro Jakarta Selatan.

    Yayasan tersebut dilaporkan atas dugaan penggelapan dana sebesar Rp 975.375.000, sesuai perhituangan kerugian Ira Mesra mengelola MBG.

    “Untuk laporan polisi sudah kita serahkan ke Polres Jakarta Selatan,” kata Harly.

    Laporan dugaan penggelapan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/1160/IV/2025/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya tertanggal Kamis (10/4/2025).

    “Laporan ditujukan ke yayasan dan ada perorangan. Masalahnya dari yayasan ini,” ujar Harly.

    Di sisi lain, Harly berharap Badan Gizi Nasional (BGN) yang menaungi program MBG dapat mengambil langkah tegas terkait kasus ini.

    “Tapi yang paling penting sekarang bagaimana BGN memfasilitasi masalah ini,” ucap dia.

    Pihak Yayasan Bersuara

    Dikutip dari Kompas, Penanggung Jawab Yayasan MBN Yunita membantah pihak Ira tidak dibayar. 

    Yunita mengklaim telah membayarkan kewajiban kepada Ira. Yunita juga mengatakan pihaknya memiliki bukti dan saksi mengenai pembayaran itu.

    ”Banyak yang hubungi saya hari ini. Tanyakan kembali, mana bukti dari dia yang belum dibayar. Kami punya bukti lengkap semua, dan kami punya banyak saksi,” kata Yunita.

    Sedangkan, Ira mengungkapan dirinya mitra dapur dari Yayasan MBN. 

    Ira sejak awal tak ragu untuk terlibat menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto, yakni program MBG.

    ”Saya berpikir, walaupun perjalanannya nanti tidak mungkin pemerintah memberikan sesuatu yang jadi masalah seperti ini. Saya pun sejak hari pertama pelaksanaan, banyak bicara dengan SPPG karena saya ditunjuk SPPG sebagai kepala dapur. Awalnya, saya tidak tahu bahwa kepala dapur itu tanggung jawabnya sejauh apa,” kata Ira.

    DAPUR MBG KALIBATA – Suasana Dapur MBG Kalibata Jakarta Selatan yang kini telah berhenti beroperasi pada Selasa (15/4/2025). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

    Salah satu bentuk tidak kooperatifnya SPPG, kata Ira, adalah tak ada respons serius dari pihak tersebut dalam menyelesaikan urusan administrasi keuangan. 

    Akibatnya, Ira tidak paham kewajiban administrasi yang harus dia penuhi agar haknya dapat dibayar oleh SPPG.

    ”Jadi, antara yayasan dan SPPG mengatur sendiri pertanggungjawaban semua dokumen. Saya dituntut kirim invoice-invoice, tapi invoice-nya selalu salah. Jadi, yang benar itu seperti apa, saya enggak tahu,” tuturnya.

    Diketahui, SPPG di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan memiliki luas 
    dapur mencapai 500 meter persegi.

    Dapur MBG ini dilengkapi peralatan memadai digunakan untuk memasak menu dalam program Makan Bergizi Gratis.

    Namun, seiring pelaksanaan program itu, terjadi persoalan teknis dan administratif yang membebani pihak dapur tanpa koordinasi yang jelas dari pelaksana lapangan.

    Mitra Dapur MBG di Kalibata, Ira Mesra Destiawati menjelaskan, awalnya dirinya hanya berpikir untuk menyukseskan program andalan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini, dalam pengadaan makan bergizi gratis.

    “Jadi, saya berpikir perjalanannya nanti enggak mungkin pemerintah itu memberikan sesuatu yang jadi masalah seperti ini,” ujar Ira, dalam konferensi pers di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2025).

    Wanita berhijab itu mengaku, dirinya ditunjuk menjadi kepala dapur SPPG di Kalibata, tetapi sejak awal tidak ada penjelasan rinci mengenai tanggung jawab sebagai kepala dapur. 

    “Ya sudah, kami kemudian menyediakan makan sampai dengan ke sekolah-sekolah yang ditunjuk, yaitu ada 19 sekolah,” kata dia.

    Dalam proses penyediaan makan bergizi gratis ini, ia sampai memikirkan penyediaan bahan pangan, proses pengolahan atau memasak hingga proses pendistribusian makanan.

    Ira juga mendapat informasi terjadinya perubahan mendadak terkait harga dan porsi makanan. 

    “Tiba-tiba di dalam perjalanan, ada perubahan harga. Awalnya semua anak mendapat jatah Rp15.000, tapi tiba-tiba dibedakan, anak PAUD hingga kelas 3 SD hanya Rp13.000, sementara kelas 4 hingga 6 tetap Rp15.000. Tapi kami tidak diberi tahu bahwa porsinya harus disesuaikan,” jelasnya.

    Bila terjadi kekurangan, Ira mengaku bahwa dirinya serta staf dapur mendapatkan teguran keras.

    “Saya tuh dihina secara fisik, dalam bentuk WA bahwa ‘Bu Ira tidak punya kompeten, tidak bisa membedakan antara beras sama pasir. Jadi harus belajar lebih cara buang airnya. Kenapa larinya ke fisik,” tuturnya.

    Masalah lain muncul saat pencairan dana. Ia menyebut pembayaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) ditransfer ke rekening yayasan tanpa penjelasan. 

    “Kami baru tahu setelah menanyakan langsung. Yayasan mengakui uangnya sudah cair, tapi belum jelas perhitungannya. Kami diminta terus mengirim invoice, tapi tidak ada yang dianggap benar,” katanya.

    “Saya merasa sangat dizalimi. Padahal saya sudah bekerja siang malam demi anak-anak bisa makan dengan layak. Saat test food, kami dipuji. Tapi setelah itu, kami malah diperlakukan semena-mena.”

    Ia berharap BGN bisa mengevaluasi yayasan dan SPPG yang ditunjuk, serta memberikan perlindungan kepada mitra dapur. 

    “Saya masih ingin terlibat dalam program ini karena kontraknya lima tahun. Tapi saya ingin ada keadilan dan perlindungan. Jangan sampai mitra seperti saya menjadi korban sistem yang tidak transparan.”

    Ira juga berharap agar pihak BGN bersikap lebih peka terhadap pelaksanaan di lapangan. 

    “Program ini sangat baik, sayang jika tidak dijalankan dengan hati dan tanggung jawab. Semoga ada solusi terbaik untuk semua pihak.”

    Analisa Pengamat

    Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga mengatakan audit diperlukan agar persoalan kerugian Ira Mesra Destiawati dapat diungkap. 

    Setidaknya Yayasan SPPG bertanggung jawab atas kerugian yang dialami Ira Mesra Destiawati.

    “Kasus tersebut juga sebagai evaluasi bagi BGN agar lebih terbuka dalam kerjasama dengan mitra. BGN harus dapat menjelaskan mekanisme kerjasama dengan mitra kepada masyarakat. Dengan penjelasan yang detail semua mitra akan mengetahui hak dan kewajibannya,” ucap Jamil, Rabu (16/4/2025).

    Jamil mengatakan, jika hal itu dilakukan dengan benar, maka kasus seperti yang dialami Ira Mesra Destiawati tidak akan terjadi. 

    “Untuk itu, BGN harus tegas dan lebih terbuka terkait kerjasama dengan mitra,” ucapnya.

    (TribunJakarta.com/Kompas/Wartakotalive)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Begini Cara Lapor Kehilangan Barang di MRT Jakarta!

    Begini Cara Lapor Kehilangan Barang di MRT Jakarta!

    Ditengah viralnya berita kehilangan sepeda di Stasiun MRT Setiabudi Astra, Jakarta Selatan, kamu juga bisa melaporkan kehilangan barang lainnya di MRT

    Tayang: Rabu, 16 April 2025 12:27 WIB

    WARTA KOTA/YULIANTO

    Warga menaiki moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta, Jumat (3/3/2023). 

    TRIBUNJAKARTA.COM – Ditengah viralnya berita kehilangan sepeda di Stasiun MRT Setiabudi Astra, Jakarta Selatan, kamu juga bisa melaporkan kehilangan barang lainnya di MRT Jakarta.

    Khususnya barang-barang yang tertinggal di dalam gerbong MRT.

    Berikut caranya: 

    1. Temui petugas terdekat atau hubungi call center 1500332 untuk melaporkan barang yang tertinggal

    2. Sebutkan ciri-ciri barang yang tertinggal secara detail beserta waktu dan tempat kejadian, misalnya: kereta jam berapa dan di stasiun apa

    3. Selanjutnya kamu akan diberikan QR Code oleh petugas untuk kemudian di-scan saat pengambilan barang

    4. Jika barang sudah ditemukan, petugas akan menghubungi dan mengarahkan kamu ke stasiun dimana barang disimpan

    5. Tunjukkan QR Code kepada petugas untuk pengambilan barang. Jika sesuai, barangmu akan dikembalikan sesuai prosedur yang berlaku.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jakarta.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’70856′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jakarta.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’70856′,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    Berita Terkini

  • Daya Beli Turun, Pelaku Usaha Ajak UMKM Milenial Keluar dari Zona Nyaman – Halaman all

    Daya Beli Turun, Pelaku Usaha Ajak UMKM Milenial Keluar dari Zona Nyaman – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Maraknya penjualan online di toko daring berdampak signifikan pada pelaku usaha di tengah menurunnya daya beli masyarakat.

    Namun Direktur Utama PT Karya Jaya Sembilan Bersaudara, Ardi Arahman optimistis usaha retail modern di bidang penyediaan kebutuhan rumah tangga tidak terdampak oleh turunnya daya beli masyarakat.

    “Sejak awal dibuka target terpenuhi bahkan lebih dari 30 persen,” kata Ardi di sela pembukaan gerai KJ Perabot di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (15/4/2025).

    Dia mengaku sangat terbantu oleh berbagai platform e-commerce untuk memacu penjualan selain juga media sosial yang menurutnya juga sangat berperan dalam mendorong minat pembeli offline ke tokonya.

    “Era sekarang semua serba digital, tetapi kami tidak meninggalkan pembelian secara langsung. Peran media sosial kami akui memberikan variasi bagi pelaku usaha, sehingga calon pembeli semakin tertarik datang langsung ke gerai kami,” ungkapnya.

    Dia menjelaskan, e-commerce dan marketplace mampu meningkatkan omset penjualan hingga 30 persen. Namun pembeli produk kebutuhan rumah tangga masih lebih banyak didominasi pembeli offline.

    “Pembeli masih lebih suka datang langsung untuk membeli. Mereka bisa melihat langsung, memegangnya dan memilihnya,” bebernya.

    Dia mengingatkan agar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari kalangan milenial harus berani keluar dari zona nyaman demi bisa mempertahankan bisnis.

    Pihaknya juga komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan bisnis UMKM melalui kemitraan dengan berbagai pengrajin dan produsen lokal untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi.

    “Pemenuhan produk kami dari UMKM tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar tetapi juga membantu mengembangkan ekosistem bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.

     

  • Rusia Ingin Ada Penerbangan Langsung dari Moskow ke Indonesia – Halaman all

    Rusia Ingin Ada Penerbangan Langsung dari Moskow ke Indonesia – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Rusia menyampaikan keinginan memperluas kerja sama di sektor transportasi dengan Indonesia.

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keinginan tersebut disampaikan Wakil Perdana Menteri Rusia, Denis Manturov saat bertemu Presiden Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Selasa (15/4/2024).

    “Pihak Rusia berharap bisa menambah jumlah pesawat. Mereka menanyakan destinasi mana yang cocok untuk penerbangan langsung dari Moskow,” kata Airlangga usai mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut.

    Selain sektor transportasi, pembahasan juga mencakup sistem keuangan yang bertujuan untuk mempermudah kunjungan wisatawan Rusia.

    Manturov ingin ada mekanisme keuangan yang disepakati kedua negara untuk mendukung pariwisata dan perdagangan.

    “Kemudian terkait dengan sistem keuangan mereka juga mencari jalan bagaimana supaya turis dipermudah dengan suatu mekanisme yang disepakati oleh kedua negara,” katanya.

    Pertemuan tersebut juga membahas kerja sama di bidang investasi. Rusia tertarik mengembangkan sektor-sektor strategis di Indonesia.

    Salah satu isu utama yang diangkat adalah kelanjutan pembahasan Perjanjian Perdagangan Bebas Eurasia (Eurasian Free Trade Agreement), yang diharapkan mencapai kesepakatan final saat kunjungan Presiden Prabowo ke St. Petersburg.

    “Tadi juga dibahas terkait dengan Eurasia Free Trade Agreement dimana diharapkan pada saat Bapak Presiden ke St. Petersburg seluruh materi di dalam pembahasan Eurasia ini bisa diselesaikan,” kata Airlangga.

  • KRONOLOGI Kehilangan Sepeda di Parkiran Stasiun MRT Setiabudi Astra, Pemilik Lapor Polisi

    KRONOLOGI Kehilangan Sepeda di Parkiran Stasiun MRT Setiabudi Astra, Pemilik Lapor Polisi

    TRIBUNJAKARTA.COM – Kasus kehilangan sepeda di parkiran Stasiun MRT Setiabudi Astra, Jakarta Selatan tengah menjadi buah bibir.

    Pasalnya kasus kehilangan yang diketahui sebagai kasus pencurian ini menimpa seorang wanita berinisial RS (39).

    RS sendiri merupakan figur publik yang memiliki banyak pengikut lantaran kerap keliling Indonesia. Ia juga dikenal dengan nama campervan girl.

    Di media sosial instagramnya (mimi_campervan_girl), ia menceritakan kronologi kejadian ini.

    “Berita buruk nih. Biasanya sepedaku, ku taruh sebelah sini. Hari ini pulang ngantor sepeda sudah hilang, gak ada, tapi securitynya lagi ngecek-in karena ada CCTV. Semoga sepedanya masih ada. Aduh ilang segala,” ujarnya dikutip dari Instagram pribadinya, Rabu (16/4/2025).

    Kemudian pihak MRT membantu dan memperlihatkan CCTV-nya.

    “Tadi udah lihat CCTV dari MRT. Memang ada pelaku yang ngambil sepedanya dan pelakunya itu pakai topi, masker, jaket hitam. Cuma CCTV-nya gak bisa dishare di publik karena itu sifatnya barang bukti, kalau pun mau ambil filenya harus lapor kepolisian,” sambungnya

    Selanjutnya, perempuan berhijab ini membuat laporan ke Mapolsek Setiabudi. Di sini RS membuat bukti kepemilikan berbentuk kwitansi pembelian.

    lihat foto
    Di tengah musim penghujan, tak jarang si kecil terserang batuk dan pilek. Termasuk terhadap balita yang baru memulai makanan pendamping Air Susu Ibu (mpASI). Konselor Menyusui dan PMBA, Dosen Universitas Respati Indonesia (URINDO), Yuna Trisuci mengatakan, saat di kecil batuk dan pilek ada juga beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan seksama.

    Melansir Kompas.com, polisi telah menerima laporan dengan Nomor LP/B/90/IV/2025/SPKT/Setiabudi/Res.Jaksel/Polda Metro Jaya.

    RS juga menjelaskan jika sepeda tersebut dibelinya dengan harga Rp 3,3 juta.

    Namun di akhir videonya ia mengaku mengikhlaskan bila sepeda yang menemaninya keliling Indonesia ini sudah tak ditemukan.

    “Pesimis sih sepeda Polygon gw akan kembali, tapi setidaknya aku berjuang dulu untuk mencari keberadaannya dan siapa yg ngambil, karena banyak banget histori sepeda ini dia menemani gw keliling Indonesia Timur.
    Udah cek CCTV @mrtjkt alhamdulillah cukup membantu tapi proses selanjutnya lapor Polisi.
    ya sudah mari kita iklaskan saja,” tulisnya dalam caption.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Baru Ditangkap, Jukir Liar yang Patok Tarif Rp60 Ribu ke Pengunjung Tak Ditahan Polisi,Ini Alasannya

    Baru Ditangkap, Jukir Liar yang Patok Tarif Rp60 Ribu ke Pengunjung Tak Ditahan Polisi,Ini Alasannya

    TRIBUNJAKARTA.COM – Nasib beruntung dirasakan juru parkir (jukir) liar yang sempat bikin resah pengunjung Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kini ia bisa terbebas dari penahanan polisi.

    Juru parkir liar itu sempat ditangkap polisi di sekitar kawasan Pasar Tanah Abang, pada Selasa (15/4/2025).

    Kini jukir lair itu bisa bernafas lega tak jadi ditahan polisi karena sudah diserahkan kepada Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat.

    Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, Kompol Martua Malau mengatakan, pihaknya tak jadi menahan karena tindakan tersebut tidak memenuhi unsur pidana.

    Hal itu membuat pihak kepolisian menyerahkan juru parkir liar ini kepada Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat. 

    “Kami sudah kasih ke Dinas Sosial, sudah kami limpahkan ke Dinas Sosial kemarin ya,” ujar Martua Malau dikutip dari Kompas.com, Rabu (16/4/2025).

    Martua menjelaskan, pihak kepolisian tak mempunyai dasar untuk menahan juru parkir liar tersebut.

    Sebab, tak ada perbuatan pidana yang dilakukan juru parkir liar tersebut.

    Dishub DKI mengaku kecolongan terkait adanya parkir liar di kawasan Tanah Abang. Pengunjung digetok harga tinggi oleh juru parkir liar Rp60 ribu.

    Hal lainnya yakni pengunjung yang menjadi korban pun tak membuat laporan atas kasus tersebut.

    “Enggak, dia kan bukan perbuatan pidana, itu kan yang menangani Dinas Perhubungan lah ya. Perparkiran,” tegas Martua Malau. 

    Setelah penangkapan, polisi sempat mengundang Tata sebagai korban ke Polsek Tanah Abang. Namun, ia tidak hadir. 

    “Ya sudah, kami data orang tersebut. Tapi, untuk tindak lanjutnya, kami telusuri. Enggak ada tindak pidana yang dilakukan karena korban juga enggak melapor,” ujar Martua.

    Parkir liar memenuhi jalanan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat sehingga membuat kemacetan panjang, Minggu (9/4/2023). (Elga Hikari Putra/TribunJakarta.com)

    Diberitakan sebelumnya, pengalaman tak mengenakan dialami oleh warga bernama Tata Julia Permana (26). 

    Dalam video yang beredar, wanita ini mengaku datang bersama temannya menggunakan kendaraan.

    Begitu tiba di kawasan Pasar Tanah Abang, wanita itu mengaku diarahkan seorang juru parkir untuk parkir di pinggir jalan.

    Setelah wanita itu memarkirkan kendaraannya, sang juru parkir kemudian datang menghampiri dan meminta bayaran di muka.

    “Dengernya cuma Rp10 ribu, pas ngasih uang Rp5.000 dua lembar, ternyata dia minta Rp60 ribu. Hahh! Kata dia parkir di pinggir jalan semuanya Rp60 ribu,” ucap wanita itu dalam video tersebut dikutip Selasa (15/4/2025).

    Meski mengaku syok namun wanita itu akhirnya hanya pasrah dan memberikan uang Rp60 ribu yang diminta juru parkir liat tersebut.

    “Tahu gitu gua parkir di gedung parkir, daripada parkir di pinggir jalan bayar Rp60 ribu,” kata dia.

    Menanggapi video viral tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengaku kecolongan.

    Syafrin berdalih, jajarannya sudah berupaya maksimal untuk mengantisipasi parkir liar dengan melakukan operasi penertiban.

    “Tapi kembali bahwa pada saat petugas tidak ada di lokasi setelah ditertibkan, petugas kembali ke pos, itu terjadi yang namanya timbul 1-2 orang untuk melakukan pengaturan,” kata Syafrin.

    Anak buah Gubernur Pramono Anung ini pun mengaku sudah berkali-kali memberi imbauan kepada masyarakat untuk tidak memarkirkan kendaraannya di parkir liar.

    Kadishub Jakarta, Syafrin Liputo saat meninjau Transjakarta koridor 1 bersama Anggota DPRD Jakarta dan jajaran Transjakarta, Rabu (15/1/2025). (Elga Hikari Putra/TribunJakarta.com)

    Namun, imbauan itu kerap tak diindahkan oleh masyarakat yang lebih memilih parkir liar lantaran lebih mudah keluar-masuk dengan posisi di pinggir jalan.

    “Beberapa kali saya mengimbau kepada masyarakat untuk pertama, jangan parkir di tempat-tempat yang tidak diperbolehkan parkir atau dilarang parkir,” tuturnya.

    “Hanya saja masyarakat kita begitu melihat ada juru parkir liar seolah-olah di sana boleh parkir,” tambahnya menjelaskan.

    (TribunJakarta/Kompas.com)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Jadwal Misa Tri Hari Suci 2025: Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah di Jakarta

    Jadwal Misa Tri Hari Suci 2025: Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah di Jakarta

    TRIBUNJAKARTA.COM – Simak Jadwal Misa Tri Hari Suci 2025 Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci di paroki-paroki Keuskupan Agung Jakarta.

    Tri Hari Suci Paskah penting bagi umat Katolik yang dimulai dari Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci.

    Diketahui, umat Katolik merayakan Hari Minggu Palma sebelum Tri Hari Suci 2025.

    Minggu Palma

    Dikutip dari KAJ.or.id, Minggu Palma sebagai tanda memulai pekan suci menuju Paskah.

    Perayaan ini menandai kedatangan Yesus di Yerusalem sebelum wafat dan bangkit, lambang kemenangan atas maut. Minggu Palma membuka pekan suci, mengarah pada pekan terakhir Yesus di Yerusalem.

    Kamis Putih

    Kamis Putih merupakan hari perjamuan terakhir Yesus dengan para murid-Nya.

    Pesan utamanya adalah tentang cinta dan pelayanan, seperti yang ditunjukkan saat Yesus mencuci kaki para murid-Nya sebagai contoh pelayanan yang rendah hati.

    Jumat Agung

    Jumat Agung mengingatkan umat Katolik akan penderitaan, kematian, dan penebusan Yesus.

    Umat Katolik biasanya berpuasa dan bertobat menjelang Jumat Agung sebagai bentuk persiapan spiritual.

    Sabtu Suci

    Sabtu Suci adalah hari mengenang Yesus yang beristirahat di dalam kubur, menandakan bahwa penebusan dosa umat manusia sudah selesai.

    Tradisi seperti menyalakan lilin dan api serta membunyikan lonceng dilakukan untuk merayakan kemenangan kehidupan atas kematian.

    Jadwal Misa Tri Hari Suci 2025:

    Kamis 17 April 2025: Kamis Putih

    Jumat 18 April 2025: Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung)

    Sabtu 19 April 2025: Sabtu Suci (Vigili Paskah)

    Minggu 20 April 2025 Hari Paskah (Minggu Paskah).

    Jadwal Misa Tri Hari Suci 2025 dari Keuskupan Agung Jakarta: 

    1.Katedral Jakarta 

    Jadwal Misa Kamis Putih

    17 April 2025 pukul 08.00 WIB (Misa Krisma)
    17 April 2025 pukul 16.00 WIB (offline)
    17 April 2025 pukul 18.30 WIB (offline/online)
    17 April 2025 pukul 21.00 WIB (offline)

    Ada Tuguran dua sesi setelah Misa (pukul 21.00 dan 23.00 WIB) 

    Jadwal Ibadat Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 12.00 WIB (offline)
    18 April 2025 pukul 15.00 WIB (offline/online)
    18 April 2025 pukul 18.00 WIB (offline)

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 17.00 WIB (offline/online)
    19 April 2025 pukul 20.30 WIB (offline) 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 08.30 WIB (pontifikal, offline/online)
    20 April 2025 pukul 11.00 WIB (keluarga, offline)
    20 April 2025 pukul 15.30 WIB (lansia, offline)
    20 April 2025 pukul 18.00 WIB (umum, offline/online)

    2.  Paroki Alam Sutera, Gereja St Laurentius 

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 17.00 WIB 

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 08.00 WIB (Tablo)
    18 April 2025 pukul 14.00 WIB (Novena kerahiman)
    18 April 2025 pukul 19.00 WIB (misa Jumat Agung) 

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 17.00 WIB (offline/online)
    19 April 2025 pukul 21.00 WIB (offline) 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 17.00 WIB (misa Paus)

    3.  Paroki Bidara Cina, Gereja St Antonius Padua

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 16.30 WIB
    17 April 2025. pukul 19.30 WIB (Live streaming)

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 12.00 WIB (misa)
    18 April 2025 pukul 15.00 WIB (Live streaming) 

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 16.30 WIB (offline)
    19 April 2025 pukul 20.00 WIB (Live streaming) 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 07.00 WIB (umum)
    20 April 2025 pukul 10.00 WIB (anak dan umum)
    20 April 2025 pukul 16.00 WIB  (lansia)

    4. Paroki Duren Sawit, Gereja St Anna

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 17.00 WIB
    17 April 2025. pukul 21.00 WIB (Live streaming)

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 09.00 WIB (misa)
    18 April 2025 pukul 14.30 WIB dan 18.30 WIB (Live streaming) 

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 17.30 WIB (offline)
    19 April 2025 pukul 21.30 WIB (Live streaming) 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 06.30 WIB (umum)
    20 April 2025 pukul 08.30 WIB (anak)
    20 April 2025 pukul 17.00 WIB  (plus baptis dewasa)

    5. Paroki Jagakarsa, Gereja Ratu Rosari

    JADWAL PEKAN SUCI 2025 – Jadwal pekan suci 2025 di Paroki Jagakarsa.

    6. Misa Paroki Duren Sawit, Gereja St Anna

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 17.00 WIB
    17 April 2025. pukul 20.30 WIB  

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 02.00 WIB
    18 April 2025 pukul 15.00 WIB
    18 April 2025 pukul 19.30 WIB

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 17.00 WIB (offline)
    19 April 2025 pukul 20.30 WIB 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 08.00 WIB (umum)
    20 April 2025 pukul 10.30 WIB (anak)
    20 April 2025 pukul 17.00 WIB  (umum)

    7. Gereja St Yohanes Bosco

    JADWAL PEKAN SUCI 2025 – Jadwal pekan suci 2025 di Gereja Yohanes Bosco.

    8. Paroki Kalideres, Gereja Santa Maria Imakulata 

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 17.00 WIB
    17 April 2025. pukul 21.00 WIB  

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 11.00 WIB
    18 April 2025 pukul 15.00 WIB
    18 April 2025 pukul 19.00 WIB

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 17.00 WIB  
    19 April 2025 pukul 21.00 WIB 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 13.00 WIB
    20 April 2025 pukul 15.00 WIB

    9. Paroki Menteng, Gereja Santa Theresia

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 13.00 WIB  (Bahasa Inggris)
    17 April 2025. pukul 16.00 WIB  
    17 April 2025. pukul 18.30 WIB
    17 April 2025. pukul 21.00 WIB 

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 11.00 WIB (bahasa inggris)
    18 April 2025 pukul 15.00 WIB
    18 April 2025 pukul 18.00 WIB
    18 April 2025 pukul 21.00 WIB

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 14.00 WIB  
    19 April 2025 pukul 18.00 WIB
    19 April 2025 pukul 21.00 WIB

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 14.00 WIB
    20 April 2025 pukul 17.00 WIB
    20 April 2025 pukul 19.00 WIB

    10. Paroki Pasar Minggu 

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 17.00 WIB
    17 April 2025. pukul 20.30 WIB  

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 15.00 WIB
    18 April 2025 pukul 19.00 WIB

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 17.30 WIB
    19 April 2025 pukul 21.00 WIB 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 07.30 WIB
    20 April 2025 pukul 10.00 WIB
    20 April 2025 pukul 17.00 WIB

    11. Paroki Kampung Sawah, Gereja Santo Servatius 

    JADWAL PEKAN SUCI 2025 – Jadwal pekan suci 2025 di Gereja Santo Servatius.

    12. Paroki Kramat Gereja Hati Kudus

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 17.00 WIB
    17 April 2025. pukul 20.00 WIB  

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 15.00 WIB
    18 April 2025 pukul 18.00 WIB

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 17.00 WIB
    19 April 2025 pukul 20.30 WIB

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 07.00 WIB
    20 April 2025 pukul 09.00 WIB
    20 April 2025 pukul 17.00 WIB

    13. Paroki Kotabumi, Gereja St Gregorius Agung 

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 18.00 WIB
    17 April 2025. pukul 21.00 WIB 

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 15.00 WIB
    18 April 2025 pukul 18.00 WIB
    18 April 2025 pukul 20.00 WIB  

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 15.00 WIB
    18 April 2025 pukul 19.00 WIB

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 18.00 WIB
    19 April 2025 pukul 21.30 WIB 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 07.00 WIB
    20 April 2025 pukul 10.00 WIB
    20 April 2025 pukul 17.00 WIB

    14. Paroki Tebet Gereja St Fransiskus Asisi

    Jadwal misa Kamis Putih

    17 April 2025. pukul 16.30 WIB
    17 April 2025. pukul 20.30 WIB  

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 15.00 WIB
    18 April 2025 pukul 19.00 WIB

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 17.00 WIB
    18 April 2025 pukul 21.00 WIB

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 17.00 WIB
    19 April 2025 pukul 21.00 WIB 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 08.30 WIB
     20 April 2025 pukul 17.30 WIB

    14. Paroki Pinang Gereja Santa Bernadet

    Jadwal misa Kamis Putih

     17 April 2025. pukul 17.00 WIB
    17 April 2025. pukul 21.00 WIB  

    Jadwal misa Jumat Agung

    18 April 2025 pukul 14.00 WIB
    18 April 2025 pukul 19.00 WIB

    Jadwal Misa Malam Paskah

    19 April 2025 pukul 16.30 WIB
    19 April 2025 pukul 21.00 WIB 

    Jadwal Misa Hari Raya Paskah

    20 April 2025 pukul 09.00 WIB
     20 April 2025 pukul 16.30 WIB

    (TribunJakarta.com/Wartakotalive)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Saat Prabowo Dihubungi Pemimpin Dunia Gegara MBG, Kondisi Beda Dapur MBG di Kalibata Berhenti Masak

    Saat Prabowo Dihubungi Pemimpin Dunia Gegara MBG, Kondisi Beda Dapur MBG di Kalibata Berhenti Masak

    TRIBUNJAKARTA.COM – Saat Presiden RI, Prabowo Subianto membanggakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), kini kondisi berbanding terbalik ada dapur yang berhenti beroperasi gara-gara tak dibayarkan biaya operasionalnya.

    Prabowo mengaku banyak mendapatkan atensi besar dari pemimpin dunia karena program MBG yang dijalankan.

    Mantan Menteri Pertahanan RI itu menyebut banyak pemimpin dunia yang ingin mencontoh program MBG.

    “Saya kira salah satu program terbesar di dunia dan ini diperhatikan oleh dunia,” ujar Prabowo dikutip dari Tribunnews, Rabu (16/4/2025).

    Ketua Umum Partai Gerindra itu lalu menyinggung banyak pemimpin dunia yang menghubunginya usai melihat program MBG.

    Mereka ingin mencontoh MBG yang sudah bergulir di Indonesia.

    “Banyak pemimpin dunia menghubungi saya ada yang datang ke sini, dan mengatakan ingin mencontoh Indonesia yang berani,” kata Prabowo.

    “Kita berani karena ini adalah sesuatu panggilan sesuatu keharusan, anak-anak kita adalah masa depan kita, anak-anak kita tidak boleh ada yang lapar, anak-anak kita tidak boleh ke sekolah dengan perut  yang kosong,” jelasnya.

    Dishub DKI mengaku kecolongan terkait adanya parkir liar di kawasan Tanah Abang. Pengunjung digetok harga tinggi oleh juru parkir liar Rp60 ribu.

    Disaat bersamaan, kini beredar kabar yang kurang mengenakan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, berhenti beroperasi.

    Dapur MBG di Kalibata, Pancoran itu berhenti beroperasi imbas tidak dibayarnya biaya operasional oleh pihak Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN).

    Danna Harly, kuasa hukum Ira Mesra, selaku mitra dari Yayasan MBN dan SPPG, mengatakan, dapur MBG Kalibata terakhir kali beroperasi pada akhir Maret 2025 atau sebelum Idul Fitri 1446 H.

    PENGGELAPAN MBG – Mitra dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Ira Mesra dan kuasa hukumnya, Danna Harly, menggelar konferensi pers pada Selasa (15/4/2025). TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim (Annas Furqon Hakim/TribunJakarta.com)

    “Di tempat ini dulunya adalah bekas dapur Makan Bergizi Gratis, tapi saat ini sudah tidak berjalan lagi karena sempat ada konflik dengan beberapa oknum,” kata Danna Harly di Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2025).

    Harly menjelaskan, kliennya telah bekerja sama dengan pihak yayasan dan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) sejak Februari 2025 dan telah memasak 65.025 porsi yang terbagi dalam dua tahap.

    Namun, ia menyebut Ira Mesra belum menerima bayaran dari yayasan. Seluruh biaya operasional dapur MBG juga ditanggung oleh Ira.

  • Baru Ditangkap, Jukir Liar yang Patok Tarif Rp60 Ribu ke Pengunjung Tak Ditahan Polisi,Ini Alasannya

    SOSOK Bikin Resah Jukir Liar Pasar Tanah Abang Ditangkap Polisi, Pengunjung Digetok Bayar Rp60 Ribu

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pihak kepolisian berhasil menangkap seorang juru parkir (jukir) liar yang beraksi mematok tarif tinggi ke pengunjung yang parkir di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    Kabar penangkapan jukir liar itu diinformasikan akun Instagram @warungjurnalis, pada Rabu (16/4/2025).

    Dalam video tersebut, tampak juru parkir liar tersebut sempat menolak saat akan ditangkap oleh pihak kepolisian.

    Jukir liar itu tampak dikawal tiga orang polisi berpakaian bebas.

    Kabar penangkapan jukir liar ini pun turut dikonfirmasi Kapolsek Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki.

    “Sudah diamankan,” kata Haris Akhmat Basuki dikutip dari Kompas.com, Rabu (16/4/2025). 

    Haris belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait penangkapan tersebut.

    Namun, ia membenarkan bahwa pelaku sempat mematok tarif parkir sebesar Rp 60.000 untuk kendaraan mobil.

    Dishub DKI mengaku kecolongan terkait adanya parkir liar di kawasan Tanah Abang. Pengunjung digetok harga tinggi oleh juru parkir liar Rp60 ribu.

    “Benar demikian tarif yang dipatok,” ucap Haris.

    Diberitakan sebelumnya, pengalaman tak mengenakan dialami oleh warga bernama Tata Julia Permana (26). 

    Dalam video yang beredar, wanita ini mengaku datang bersama temannya menggunakan kendaraan.

    Begitu tiba di kawasan Pasar Tanah Abang, wanita itu mengaku diarahkan seorang juru parkir untuk parkir di pinggir jalan.

    Setelah wanita itu memarkirkan kendaraannya, sang juru parkir kemudian datang menghampiri dan meminta bayaran di muka.

    “Dengernya cuma Rp10 ribu, pas ngasih uang Rp5.000 dua lembar, ternyata dia minta Rp60 ribu. Hahh! Kata dia parkir di pinggir jalan semuanya Rp60 ribu,” ucap wanita itu dalam video tersebut dikutip Selasa (15/4/2025).

    Meski mengaku syok namun wanita itu akhirnya hanya pasrah dan memberikan uang Rp60 ribu yang diminta juru parkir liat tersebut.

    “Tahu gitu gua parkir di gedung parkir, daripada parkir di pinggir jalan bayar Rp60 ribu,” kata dia.

    Menanggapi video viral tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengaku kecolongan.

    Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

    Syafrin berdalih, jajarannya sudah berupaya maksimal untuk mengantisipasi parkir liar dengan melakukan operasi penertiban.

    “Tapi kembali bahwa pada saat petugas tidak ada di lokasi setelah ditertibkan, petugas kembali ke pos, itu terjadi yang namanya timbul 1-2 orang untuk melakukan pengaturan,” kata Syafrin.

    Anak buah Gubernur Pramono Anung ini pun mengaku sudah berkali-kali memberi imbauan kepada masyarakat untuk tidak memarkirkan kendaraannya di parkir liar.

    Namun, imbauan itu kerap tak diindahkan oleh masyarakat yang lebih memilih parkir liar lantaran lebih mudah keluar-masuk dengan posisi di pinggir jalan.

    “Beberapa kali saya mengimbau kepada masyarakat untuk pertama, jangan parkir di tempat-tempat yang tidak diperbolehkan parkir atau dilarang parkir,” tuturnya.

    “Hanya saja masyarakat kita begitu melihat ada juru parkir liar seolah-olah di sana boleh parkir,” tambahnya menjelaskan.

    (TribunJakarta/Kompas.com)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya