Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Masuk Masa Pensiun, Pangkoarmada 1 Terima Manfaat Tabungan Hari Tua dari ASABRI – Halaman all

    Masuk Masa Pensiun, Pangkoarmada 1 Terima Manfaat Tabungan Hari Tua dari ASABRI – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT ASABRI (Persero) melalui Kantor Cabang Utama (KCU) Jakarta menyerahkan Manfaat Tabungan Hari Tua (THT) dan Pensiun kepada Laksamana Muda TNI (Purn) Yoos Suryono Hadi.

    Penyerahaan Manfaat ASABRI dilakukan langsung oleh Kepala KCU ASABRI Kolonel Laut (Purn) Aris Karyawan yang juga turut dihadiri oleh Kasubdis Sahguna Disminpersal Kolonel Laut Dian Wahyudi dan Kasubdis Sahguna Disminpersal Letkol Eko Budi pada Jumat(11/4/2025).

    “Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola manfaat asuransi sosial bagi prajurit TNI, anggota Polri, ASN Kementerian Pertahanan dan ASN Polri, pada momen berharga untuk memberikan layanan secara langsung kepada Laksamana Muda TNI (Purn) Yoos Suryono Hadi, Tim KCU ASABRI Jakarta juga memberikan penjelasan terkait manfaat, hak, dan kewajiban setiap peserta ASABRI yang memasuki masa pensiun,” ujar Kolonel Laut (Purn) Aris Karyawan dalam pernyataannya, Kamis(17/4/2025).

    Tabungan Hari Tua (THT) adalah tabungan yang bersumber dari iuran peserta dan iuran Pemerintah beserta pengembangannya, yang diselenggarakan dengan tujuan untuk menjamin agar peserta menerima uang tunai pada saat yang bersangkutan berhenti, baik karena mencapai usia pensiun maupun bukan karena mencapai usia pensiun.

    Setiap tetes keringat yang tercurah selama masa dinas adalah bentuk pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara.

    Melalui THT, ASABRI hadir bukan sekadar sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai penjaga harapan. THT menjadi wujud nyata penghargaan atas dedikasi Peserta ASABRI, dan keluarganya.

    Dengan sistem pengelolaan yang profesional dan transparan, ASABRI memastikan bahwa hak peserta akan diterima penuh dan layak, sebagai bekal untuk menjalani masa purna tugas dengan tenang dan bermartabat. Ini bukan sekadar tabungan ini adalah bentuk penghormatan terhadap setiap langkah pengabdian.

    Dengan sistem yang semakin modern dan mudah diakses, ASABRI terus berinovasi agar para pensiunan dapat menjalani masa tua dengan tenang, aktif, dan tetap produktif. Karena setiap pengabdian layak mendapatkan akhir yang sejahtera.

    ASABRI juga hadir dengan teknologi yang memudahkan Peserta ASABRI yaitu ASABRI Mobile. Melalui aplikasi ini Peserta ASABRI dapat mengakses seluruh informasi terkait ASABRI dan juga berbagai fitur penting yang berkaitan dengan hak dan kewajiban Peserta ASABRI.

    Seperti untuk Peserta Pensiun, bahwa setiap Peserta Pensiun diwajibkan untuk melakukan lapor Surat Pernyataan Tanda Bukti Diri (SPTB). Sebelumnya, proses lapor SPTB dilaksanakan secara offline atau datang langsung ke Kantor Cabang ASABRI atau Mitra Kerja Pembayaran (Bank dan Pos). Kini Peserta Pensiun ASABRI dapat lapor SPTB secara digital melalui Aplikasi ASABRI Mobile.

    “Ini adalah salah satu kemudahan, untuk memastikan setiap layanan makin berkualitas, dan makin berdampak,”ujar Kolonel Laut (Purn) Aris Karyawan.

    Terkait hal tersebut Laksamana Muda TNI (Purn) Yoos Suryono Hadi mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada ASABRI atas pelayanan prima yang sudah diberikan kepada dirinya.“Saya memberikan apresiasi, dan terima kasih atas pelayanan prima dan luar biasa yang diberikan oleh KCU ASABRI Jakarta,” ujar Laksamana Muda TNI (Purn) Yoos Suryono Hadi.

    Lebih lanjut, ASABRI juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan waktu, dan memberikan penghormatan atas pengabdian Laksamana Muda TNI (Purn) Yoos Suryono Hadi kepada Indonesia.

    “Keluarga besar PT ASABRI (Persero) mengucapkan selamat memasuki masa purnabakti kepada Laksamana Muda TNI (Purn) Yoos Suryono Hadi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas waktu yang diberikan, sehingga ASABRI bisa hadir dan memberikan layanannya, Ini adalah komitmen kami untuk terus memberikan layanan yang berkualitas, akses yang mudah, dan manfaat yang berdampak kepada seluruh Peserta ASABRI,” ujar Kepala KCU ASABRI Kolonel Laut (Purn) Aris Karyawan.

  • 2 Mesin Incinerator Untuk Atasi Persoalan Sampah Dioperasikan di Kudus

    2 Mesin Incinerator Untuk Atasi Persoalan Sampah Dioperasikan di Kudus

    TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Kehadiran mesin incinerator dinilai sebagai satu cara dalam menangani permasalahan sampah di tingkat daerah. 

    Utamanya sebagai solusi mengatasi sampah anorganik dengan cara dibakar.

    Di Kabupaten Kudus, produksi sampah setiap harinya yang dibuang ke TPA Tanjungrejo mencapai lebih dari 120 ton per hari.

    Terbagi menjadi sampah organik berkisar 60 persen, sisanya kategori sampah anorganik.

    Sampah anorganik yang tidak bisa didaur ulang atau dimanfaatkan untuk mendapatkan nilai ekonomis, bisa dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin incinerator.

    Hanya saja, pengadaan mesin tersebut membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, mengingat produksi sampah di Kabupaten Kudus cukup tinggi.

    Dukungan perusahaan swasta dalam menangani sampah daerah sangat dinantikan.

    Seperti yang dilakukan PT Djarum dengan menyalurkan mesin incinerator kepada desa-desa.

    Hingga awal 2025, PT Djarum telah memberikan dua mesin incinerator kepada Pemerintah Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu dan Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati.

    Incinerator di Kedungdowo sudah bisa dioperasikan, sedangkan mesin incinerator di Jati Kulon ditarget beroperasi pada Mei mendatang.

    Senior Manager Public Affairs PT Djarum, Purwono Nugroho mengatakan, pemberian bantuan incinerator ini menjadi upaya perusahaan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka mengurangi timbunan sampah di TPA Tanjungrejo.

    Dengan bantuan alat tersebut, diharapkan bisa mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Tanjungrejo karena bisa ditangani di tingkat desa secara mandiri yang memiliki nilai ekonomis.

    Sementara sampah organik akan diolah oleh Djarum Foundation Bakti Lingkungan di Djarum Oasis, menjadi kompos.

    Kata dia, bantuan mesin incinerator ini masih kelanjutan program PT Djarum Foundation Bakti Lingkungan.

    Diberikan kepada desa-desa yang ada di sepanjang Kali Gelis.

    Dengan maksud, pemerintah desa dan masyarakat yang berada di bantaran Kali Gelis bisa mewujudkan program penanggulangan sampah dan pencegahan banjir.

    Dengan cara, tidak membuang sampah ke sungai, melainkan mengolah dan mendaur ulang sampah masyarakat secara mandiri.

    “Saat ini sudah ada 2 mesin incinerator yang sudah diberikan dan dioperasikan. Satu mesin di Kedungdowo, dan satunya lagi di Jati Kulon. Di Jati Kulon sudah divalidasi terkait cek emisi alat, siap untuk dioperasikan,” terangnya, Kamis (17/4/2025).

    Purwono Nugroho menuturkan, PT Djarum rencananya bakal menyalurkan delapan mesin incinerator ke desa-desa di Kudus hingga 2026.

    Dua mesin sudah terpasang di Jati Kulon dan Kedungdowo, 3-4 mesin rencananya diberikan pada tahun ini, sisanya dilanjutkan pada 2026.

    Desa yang sudah ditunjuk menerima bantuan incinerator adalah desa yang siap dan berlokasi di bantaran Kali Gelis.

    Yaitu desa yang bersedia dan punya komitmen terhadap pengendalian sampah yang baik.

    Ditunjukkan dengan menyiapkan lahan tempat, SOP pengelolaan, juga sumber daya manusia (SDM). 

    Selain Kedungdowo dan Jati Kulon, ada juga desa Rahtawu, Menawan, dan beberapa desa lainnya.

    “Dua hal yang hendak dicapai, penanganan sampah dan pencegahan banjir. Ini upaya peran dari PT Djarum Foundation. Saat ini baru 2 unit yang sudah ready, selanjutnya menyusul secara bertahap,” tuturnya. (Sam)

  • 2 Mesin Incinerator Untuk Atasi Persoalan Sampah Dioperasikan di Kudus

    2 Mesin Incinerator Untuk Atasi Persoalan Sampah Dioperasikan di Kudus

    TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Kehadiran mesin incinerator dinilai sebagai satu cara dalam menangani permasalahan sampah di tingkat daerah. 

    Utamanya sebagai solusi mengatasi sampah anorganik dengan cara dibakar.

    Di Kabupaten Kudus, produksi sampah setiap harinya yang dibuang ke TPA Tanjungrejo mencapai lebih dari 120 ton per hari.

    Terbagi menjadi sampah organik berkisar 60 persen, sisanya kategori sampah anorganik.

    Sampah anorganik yang tidak bisa didaur ulang atau dimanfaatkan untuk mendapatkan nilai ekonomis, bisa dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin incinerator.

    Hanya saja, pengadaan mesin tersebut membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, mengingat produksi sampah di Kabupaten Kudus cukup tinggi.

    Dukungan perusahaan swasta dalam menangani sampah daerah sangat dinantikan.

    Seperti yang dilakukan PT Djarum dengan menyalurkan mesin incinerator kepada desa-desa.

    Hingga awal 2025, PT Djarum telah memberikan dua mesin incinerator kepada Pemerintah Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu dan Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati.

    Incinerator di Kedungdowo sudah bisa dioperasikan, sedangkan mesin incinerator di Jati Kulon ditarget beroperasi pada Mei mendatang.

    Senior Manager Public Affairs PT Djarum, Purwono Nugroho mengatakan, pemberian bantuan incinerator ini menjadi upaya perusahaan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka mengurangi timbunan sampah di TPA Tanjungrejo.

    Dengan bantuan alat tersebut, diharapkan bisa mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Tanjungrejo karena bisa ditangani di tingkat desa secara mandiri yang memiliki nilai ekonomis.

    Sementara sampah organik akan diolah oleh Djarum Foundation Bakti Lingkungan di Djarum Oasis, menjadi kompos.

    Kata dia, bantuan mesin incinerator ini masih kelanjutan program PT Djarum Foundation Bakti Lingkungan.

    Diberikan kepada desa-desa yang ada di sepanjang Kali Gelis.

    Dengan maksud, pemerintah desa dan masyarakat yang berada di bantaran Kali Gelis bisa mewujudkan program penanggulangan sampah dan pencegahan banjir.

    Dengan cara, tidak membuang sampah ke sungai, melainkan mengolah dan mendaur ulang sampah masyarakat secara mandiri.

    “Saat ini sudah ada 2 mesin incinerator yang sudah diberikan dan dioperasikan. Satu mesin di Kedungdowo, dan satunya lagi di Jati Kulon. Di Jati Kulon sudah divalidasi terkait cek emisi alat, siap untuk dioperasikan,” terangnya, Kamis (17/4/2025).

    Purwono Nugroho menuturkan, PT Djarum rencananya bakal menyalurkan delapan mesin incinerator ke desa-desa di Kudus hingga 2026.

    Dua mesin sudah terpasang di Jati Kulon dan Kedungdowo, 3-4 mesin rencananya diberikan pada tahun ini, sisanya dilanjutkan pada 2026.

    Desa yang sudah ditunjuk menerima bantuan incinerator adalah desa yang siap dan berlokasi di bantaran Kali Gelis.

    Yaitu desa yang bersedia dan punya komitmen terhadap pengendalian sampah yang baik.

    Ditunjukkan dengan menyiapkan lahan tempat, SOP pengelolaan, juga sumber daya manusia (SDM). 

    Selain Kedungdowo dan Jati Kulon, ada juga desa Rahtawu, Menawan, dan beberapa desa lainnya.

    “Dua hal yang hendak dicapai, penanganan sampah dan pencegahan banjir. Ini upaya peran dari PT Djarum Foundation. Saat ini baru 2 unit yang sudah ready, selanjutnya menyusul secara bertahap,” tuturnya. (Sam)

  • Chord Gitar dan Lirik Lagu Listen Beyonce

    Chord Gitar dan Lirik Lagu Listen Beyonce

    Chord Kunci Gitar Listen Beyonce

    TRIBUNJATENG.COM – Chord kunci gitar Listen Beyonce:

    [Verse 1]
    A       E
    Listen
           F#m             C#m7
    To the song here in my heart
     D                  E
    A melody I start but can’t complete
    A       E
    Listen (mmm)
           F#m             C#m7
    To the sound from deep within
         D                    E
    It’s only beginning to find release

            C
    Oh, the time has come
        E7
    For my dreams to be heard
    Am                   G
    They will not be pushed aside and turned
    F                                   E (or E7)
    Into your own, all ’cause you won’t listen

    [Chorus]
    A
    Listen
                    E
    I am alone at a crossroads
                          F#m
    I’m not at home in my own home
             E
    And I’ve tried and tried
           D
    To say what’s on my mind
    E
    You should have known
     
    A                          E
    Oh, now I’m done believing you
     
    You don’t know what I’m feeling
        D/F#               E/G#
    I’m more than what you made of me
      C#m7                F#m
    I found the voice you gave to me
    D/A                      E
    But now I’ve got to find my own  
     
    [Verse 2]

                    A         E
    You should have listened
             F#m            C#m7
    There is someone here inside
        D                              E
    Someone I thought had died so long ago
     
            C
    Oh, I’m screamin out
    E7
    And my dreams will be heard
    Am                    G
    They will not be pushed aside or worse
    F                                   E (or E7)
    Into your own, all ’cause you won’t listen
     
    [Chorus]
    A
    Listen
                    E
    I am alone at a crossroads
                          F#m
    I’m not at home in my own home
             E
    And I’ve tried and tried
           D
    To say what’s on my mind
    E
    You should have known
     
    A                          E
    Oh, now I’m done believing you
     
    You don’t know what I’m feeling
        D/F#               E/G#
    I’m more than what you made of me
      C#m7                F#m
    I found the voice you gave to me
    D/A                      A – G# – G – F# – C  (slide down fret by fret
    But now I’ve got to find my own                then jump to C)

     
    [Bridge]
      C                  E7
    I don’t know where I belong
        Am              G
    But I’ll be moving on
           F             E (or E7)
    If you don’t, if you won’t

    A       E
    Listen
           F#m             C#m7
    To the song here in my heart
     D                    E
    A melody I start but I will complete
     
    [Chorus 2]

    A                          E
    Oh, now I’m done believing you
     
    You don’t know what I’m feeling
        D/F#               E/G#
    I’m more than what you made of me
      C#m7                          F#m
    I found the voice you think you gave to me
    D/A                     E           A
    But now I’ve got to find my own, my own
     
    [Ending]
    A

    (*)

  • Kuda Lumping Raksasa Meriahkan Kirab Budaya HUT Ke-504 Kabupaten Semarang

    Kuda Lumping Raksasa Meriahkan Kirab Budaya HUT Ke-504 Kabupaten Semarang

    TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN – Pelaksanaan kirab budaya dalam rangka HUT ke-504 Kabupaten Semarang di pusat kota Ungaran, Ungaran Timur, berlangsung meriah pada Kamis (17/4/2025) siang hingga sore.

    Para peserta, baik dari kalangan pelajar, kolaborasi kelompok kesenian hingga perwakilan kecamatan di wilayah Bumi Serasi menunjukkan penampilan terbaiknya. 

    Satu di antara peserta, kontingen dari Kecamatan Pringapus menghadirkan tema karnaval yang cukup unik.

    Mereka menampilkan tarian, membawa kuda lumping raksasa dan juga replika Tugu Peringatan Pringapus.

    Penampilan mereka memiliki makna bertema sejarah perjuangan warga Pringapus saat masa Agresi Militer II, 27 Juni 1947.

    Ketua Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LLK) Kecamatan Pringapus, Mamiek Pramudya mengatakan bahwa replika tugu yang dibawa membawa semangat pertempuran kala itu.

    “Kreasi kami membuat tugu peringatan karena memang ada kejadian perundingan yang berakhir pertempuran saat Agresi Militer II.

    Kami juga tampilkan kuda lumping karena pasukan kita, pejuang-pejuang lokal, berkamuflase menjadi petani dan lain-lain sehingga Belanda tidak tahu siasat kita,” kata Mamiek seusai penampilan kirabnya.

    Dia menambahkan, pihaknya ingin menyampaikan pesan ke para penonton bahwa terdapat semangat perjuangan yang tinggi dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

    Penampilan dari kontingen mereka juga dilengkapi dengan narasi-narasi cerita sejarah yang dibacakan oleh panitia.

    “Supaya kita tidak melupakan sejarah, yang dulu muncul agar semangatnya terbawa sampai hari ini.

    Maka narasi yang kami buat juga dibacakan saat penampilan kami,” imbuh Mamiek.

    Titik puncak kemeriahan acara terjadi di sekitar panggung yang menjadi garis akhir pawai tersebut.

    Bupati Semarang, Ngesti Nugraha dan pejabat lain menyambut para peserta dengan bersalaman, ikut menari, dan berfoto.

    Para warga memadati sepanjang rute yang dilalui karnaval.

    Ngesti Nugraha mengungkapkan, kirab ini rutin diadakan dan menjadi satu di antara rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Semarang.

    Menurut dia, antusiasme warga setempat untuk menonton dan bersenang-senang dinilai sangat tinggi.

    Meskipun demikian, terdapat perbedaan jumlah peserta yang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya karena efisiensi anggaran.

    “Yang terpenting, agenda tahunan tetap kami selenggarakan dan rutin karena ini merupakan tradisi.

    Terbukti, meski ada perbedaan ini tidak menyurutkan antusiasme warga yang hadir,” ungkap dia.

    Orang nomor wahid di Kabupaten Semarang tersebut mengaku, pihaknya bisa tetap melestarikan kebudayaan dan kesenian.

    Hal itu seiring dengan adanya seniman di wilayah Bumi Serasi yang berlimpah sebanyak sekitar 4.600 kelompok.

    Pemkab Semarang juga menganggarkan dana bantuan sebanyak Rp10 miliar bagi para seniman untuk kostum, peralatan, serta pementasan.

    “Setiap tahunnya ada 1.000-an kelompok kesenian yang kami bantu, artinya bergilir, serta anggaran untuk pentas seni ini untuk menggerakan seni budaya. 

    Sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, peningkatan UMKM yang ke depan akan semakin berkembang,” pungkas dia. (*)

  • Ihwan Sahab, Pemuda Bekasi Tewas di Kamboja Dengan Tubuh Penuh Luka

    Ihwan Sahab, Pemuda Bekasi Tewas di Kamboja Dengan Tubuh Penuh Luka

    Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

    TRIBUNJAKARTA.COM, BABELAN – Ihwan Sahab (28), pemuda asal Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi tewas di Kamboja dengan tubuh penuh luka. 

    Dijumpai di kediamannya di Villa Gading Harapan, adik korban Subyantoro (23) mengatakan, Ihwan bekerja di luar negeri sejak Februari 2024 lalu. 

    “Bilangnya ke orang tua itu izinnya itu mutasi dari perusahaan lamanya. Tetapi saya juga udah curiga, enggak mungkin gitu kan tiba-tiba pindah ke sana,” kata Subyantoro. 

    Selama bekerja di Kamboja, Ihwan kerap berkomunikasi dengan keluarga khususnya Subyantoro. 

    “Ngasih kabar selama enam bulan, masih baik lah pokoknya waktu itu,” ungkap Subyantoro.

    Komunikasi biasanya dilakukan melalui sambungan telepon, kepada Subyantoro, Ihwan juga cerita dia bekerja di sebuah perusahaan scam (penipuan). 

    “Awal dijanjiin itu buat masuk perusahaan resmi lah.Tapi tau-taunya dia pas kemarin video call itu ngomong kalau dia itu ada di perusahaan scam,” ujarnya. 

    Singkat cerita, keluarga mendapat kabar duka terkait kondisi Ihwan meninggal dunia pada Senin 14 April 2025. 

    “Staf KBRI (Phnom Pen) namanya Pak Dadang, WA saya langsung ngirim foto KTP, foto jenazahnya, sama surat kematian dari rumah sakit. Ternyata itu bener kakak saya,” ucap Subyantoro. 

    Sebelum dikabarkan meninggal dunia, keluarga sempat berkomunikasi dengan pihak rumah sakit yang merawat Ihwan di Kamboja. 

    Ihwan masuk rumah sakit setelah ditemukan di jalan dengan kondisi luka, dia sempat koma lalu sadar usai mendapat perawatan medis. 

    “Tanggal 3 April 2025 itu dikabarin melalui susternya. Tapi susternya menjelaskan kakak saya itu udah koma selama dua hari di rumah sakit, berarti masuk rumah sakit itu sekitar tanggal 28 Maret (2025),” ucapnya. 

    Ihwan sempat video call dengan keluarga setelah sadar dari koma, kondisinya memprihatinkan dengan luka hampir di sekujur tubuhnya. 

    “Lukanya banyak, di muka mata lebam, terus di tangan banyak luka, di kaki di badan itu kayak luka dibakar,” tutur Subyantoro

    Setelah mendapat kabar duka, keluarga tak bisa berbuat banyak termasuk rencana memulangkan jenazah pria berusia 28 tahun tersebut. 

    “Iya, udah sepakat untuk dimakamkan di sana karena masalah biaya itu besar, terus prosesnya itu banyak. Prosesnya memakan waktu banyak,” kata Subyantoro. 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Terkuak Biang Kerok Kemacetan Parah di Jakarta Utara, Pengelola Pelabuhan Priok Bantah Sistem Eror

    Terkuak Biang Kerok Kemacetan Parah di Jakarta Utara, Pengelola Pelabuhan Priok Bantah Sistem Eror

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

    TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK – Terkuak penyebab kemacetan parah yang terjadi lebih dari 12 jam di ruas jalan akses Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (17/4/2025).

    Bukan karena sistem pintu masuk yang eror, ternyata kemacetan ini terjadi lantaran penumpukan kendaraan bongkar muat di area pelabuhan internasional itu.

    Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok M. Takwim Masuku mengungkapkan, peningkatan volume bongkar muat terjadi sejak Rabu (16/4/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

    Menurut dia, ada tiga kapal kargo yang sandar secara berbarengan di terminal peti kemas New Priok Container Terminal 1 (NPCT 1).

    “Itu ada tiga kapal yang bersamaan masuk, sandar di NPCT 1, kegiatan bongkar muat dilakukan secara bersamaan, dengan volume sudah mencapai 4.000 (peti kemas). Sehingga ini yang menjadi pemicu sehingga terjadinya kemacetan sampai dengan hari ini,” ucap Takwim di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis sore.

    Penumpukan volume bongkar muat ini bisa terjadi karena beberapa faktor.

    Takwim bilang, jadwal libur lebaran yang diperpanjang dari akhir Maret ke awal April lalu membuat jadwal operasional bongkar muat ikut berubah.

    Kemudian, secara bersamaan, ada libur akhir pekan panjang berbarengan dengan Hari Raya Paskah pada Jumat (18/4/2025) hingga Minggu (20/4/2025).

    Ini membuat para perusahaan logistik mengejar target untuk menuntaskan aktivitas bongkar muat sebelum libur tiba.

    “Jadi ada dari lebaran kemudian ada memasuki libur panjang besok. Sehingga ada volume peningkatan seperti itu, tambah lagi dengan kegiatan kapal yang bersamaan ada tiga,” katanya.

    Sementara itu, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Adi Sugiri membantah isu yang beredar terkait adanya sistem eror di pintu masuk NPCT 1.

    Adi menegaskan, penyebab kemacetan parah ini karena peningkatan volume bongkar muat di pelabuhan.

    “Kita sudah mengecek ya terkait dengan sistem di gate pass, sudah dipastikan tidak ada error system, namun ini semata-mata memang terjadi peningkatan volume yang cukup luar biasa paska lebaran dan besok menjelang libur panjang, sehingga orang berbondong-bondong melakukan receiving atau delivery,” jelas Adi.

    “Kami juga mohon maaf atas ketidaknyamanan mungkin kepada pengguna jasa pelabuhan dan pengguna jalan di seputaran Tanjung Priok, karena ini imbas kemacetan di Tanjung Priok,” sambungnya.

    Antisipasi kemacetan ke depan, pihak Pelindo dan stakeholder terkait akan membuat SOP bilamana terjadi lonjakan kembali.

    “Tentunya ke depan kita juga sudah akan melakukan antisipasi membuat satu SOP ya pada saat terjadi lonjakan-lonjakan mungkin secara otomatis kita akan lakukan mungkin tadi yang disampaikan oleh Pak KSOP terkait diskresi dan distribusi mungkin nanti dari Kasat Lantas juga akan merekayasa lalu lintas,” pungkas Adi.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Chord Gitar Love on the Brain Rihanna

    Chord Gitar Love on the Brain Rihanna

    Chord Kunci Gitar Love on the Brain Rihanna

    TRIBUNJATENG.COM – Chord kunci gitar Love on the Brain Rihanna:

    [Intro]
    G Am Em D

     
    [Verse 1]
                      G
    And you got me like oh,
             Am
    What you want from me?

    What you want from me?
     Em                                               D
    I tried to buy your pretty heart, but the price too high
                         G
    Baby you got me like oh
                    Am
    You love when I fall apart (fall apart)
               Em
    So you can put me together
                            D
    And throw me against the wall
                         G        Am
    Baby you got me like ah, woo, ah
                   Em
    Don’t you stop loving me (loving me)

    Don’t quit loving me (loving me)
               D
    Just start loving it babe (loving me)

     
    [Pre-Chorus]

            F                           C
    Oh, and babe I’m fist fighting with fire
                G
    Just to get close to you
    Can we burn something babe?
    F               C                   D
      And I run for miles just to get a taste

     
    [Chorus]

                        G
    Must be love on the brain
                  Am
    That’s got me feeling this way
             Em
    It beats me black and blue but it fucks me so good
          D
    And I can’t get enough
                        G
    Must be love on the brain yeah
                 Am
    And it keeps cursing my name
          Em
    No matter what I do

    I’m no good without you
          D
    And I can’t get enough
                          G
    Must be love on the brain

     
    [Verse 2]

               Am
    Then you keep loving me

    Just love me, yeah
    Em
      Just love me
                         D
    All you need to do is love me yeah
                G
    Got me like ah-ah-ah-ow
                      Am
    I’m tired of being played like a violin
              Em                                    D
    What do I gotta do to get in your motherfuckin’ heart?
              G        Am
    Baby like ah, woo, ah
                   Em
    Don’t you stop loving me (loving me)

    Don’t quit loving me (loving me)
               D
    Just start loving me (loving me)

     
    [Pre-Chorus]

            F                           C
    Oh, and babe I’m fist fighting with fire
                G
    Just to get close to you

    Can we burn something babe?
    F               C                   D
      And I run for miles just to get a taste

     
    [Chorus]

                        G
    Must be love on the brain
                  Am
    That’s got me feeling this way
             Em
    It beats me black and blue but it fucks me so good
          D
    And I can’t get enough
                        G
    Must be love on the brain yeah
                 Am
    And it keeps cursing my name
          Em
    No matter what I do
    I’m no good without you
          D
    And I can’t get enough

    Must be love on the brain

     

    (*)

  • Bentrok 2 Kelompok Pecah di Jalan Raya Bogor Depok, Ini Penjelasan Polisi

    Bentrok 2 Kelompok Pecah di Jalan Raya Bogor Depok, Ini Penjelasan Polisi

    TRIBUNJAKARTA.COM – Bentrokan antar dua kelompok masyarakat pecah di Jalan Raya Bogor, Ciledong, Depok, Kamis (17/4/2025).

    Mengutip TribunDepok, bentrokan yang terjadi di depan gerbang RW 17 Kelurahan Sukamaju itu dua kelompok massa saling lempar batu hingga balok.

    Beberapa orang juga membawa senjata tajam.

    Bentrokan yang tumpah ke Jalan Raya Bogor membuat arus lalu lintas macet bahkan lumpuh.

    Saksi mata, Maryono menjelaskan, bentrokan antara dua kelompok massa tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB.

    “Dari kelompok sana ada 25 orang, lawannya banyak banget enggak seimbang,” kata Maryono di lokasi.

    Maryono merasa dirinya dan warga lain di sekitar lokasi sangat terganggu.

    “Macet parah, sangat menggangu warga pokoknya,” ujarnya.

    Aparat kepolisian pun terjun ke lokasi menangani bentrokan itu.

    Sebanyak tujuh orang yang terlibat bentrok diamankan.

    Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra, menjelaskan, pihaknya juga menyita sejumlah senjata yang dibawa saat bentrok.

    “Untuk korban sementara masih nihil, sedang kita dalami juga korbannya ataupun sepertinya tidak ada korban,” kata Rizky di lokasi.

    Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki kronologis kejadian dan motif bentrok antar dua kelompok massa tersebut.

    Rizky menambahkan, pihaknya masih mendalami apakah bentrok tersebut melibatkan organisasi masyarakat (ormas) atau tidak.

    “Iya, dua kelompok ya, namun kita masih dalam penyelidikan apakah dari warga atau ormas,” ujarnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Apa Itu Nafkah Mut’ah Yang Diterima Paula Verhoeven Rp 1 Miliar Setelah Bercerai

    Apa Itu Nafkah Mut’ah Yang Diterima Paula Verhoeven Rp 1 Miliar Setelah Bercerai

    TRIBUNJATENG.COM – Paula Verhoeven resmi bercerai dengan Baim Wong melalui sidang putusan cerai yang dibacakan majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (16/4/2025).

    Dalam putusan cerai itu, Baim Wong diwajibkan membayar nafkah mut’ah kepada Paula Verhoeven sebesar Rp1 miliar sesuai pertimbangan dari majelis hakim.

    Diketahui nafkah mut’ah merupakan pemberian uang atau benda yang diberikan mantan suami kepada mantan istri setelah bercerai.

    “Ditetapkanlah mut’ah termohon selaku istri yang diceraikan oleh pemohon itu berupa uang sejumlah Rp1 miliar,” kata Suryana, Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu, dikutip dari Warta Kota.

    Baim Wong tidak keberatan dengan putusan pengadilan soal nafkah mut’ah sebesar Rp1 miliar.

    Fahmi Bachmid, kuasa hukum Baim Wong menyatakan, kliennya tidak peduli soal uang dalam proses perceraian ini.

    “Uang bisa dicari, itu bukan problem,” kata Fahmi Bachmid.

    Menurut Fahmi Bachmid, Baim Wong hanya peduli soal pembuktian perselingkuhan Paula Verhoeven dan hak asuh anak.

    “Bagi Baim, yang penting terbukti adanya perselingkuhan, anak dalam keadaan trauma, dan terbukti semua apa yang selama ini ada dalam proses persidangan,” kata Fahmi Bachmid.

    Akibat perceraian itu Paula Verhoeven hanya berhak mendapatkan nafkah mut’ah dari Baim Wong.

    Paula Verhoeven dinyatakan tidak berhak mendapat nafkah madhiyah dan nafkah iddah karena terbukti selingkuh dengan pria berinisial NS.

    Bukti perselingkuhan itu membuat Paula Verhoeven dinyatakan sebagai istri nusyuz dalam hukum Islam.

    “Dalam ketentuan kompilasi hukum Islam dalam pasal 149 huruf (b) itu jelas sekali, istri yang diceraikan untuk nafkah, baik nafkah madhiyah atau iddah, itu dengan syarat kalau tidak berlaku nusyuz,” kata Suryana.

    Sementara untuk masalah hak asuh anak, majelis hakim menetapkan Baim Wong dan Paula Verhoeven tetap mengasuh kedua anaknya bersama dan bergantian.

    Sementara itu, Paula Verhoeven melaporkan hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan ke Komisi Yudisial, Kamis (17/4/2025).

    Hal ini menjadi sorotan lantaran aduan ini dilontarkan Paula usai sehari bercerai dengan Baim Wong pada Rabu (16/4/2025).

    Dalam sidang cerai, model itu ditetapkan hakim berselingkuh dari Baim Wong.

    Bahkan hakim menyebutnya istri yang nusyuz atau ‘istri durhaka’.

    Menurut Paula, hal tersebut adalah fitnah.

    Aduan Paula Verhoeven ke Komisi Yudisial terkait dugaan pelanggaran kode etik.

    Didampingi tim kuasa hukumnya, Paula membuat aduan tersebut di Ruang Pengaduan Komisi Yudisial. 

    Dia mengaku merasa dirugikan karena beberapa hal dalam putusan cerai tersebut yang dinilai fitnah.

    “Fitnah ini sudah terlalu jauh, di sini saya punya dua anak laki-laki, dimana suatu hari ketika mereka dewasa mereka akan melihat berita yang saat ini beredar yang begitu masif,” kata Paula Verhoeven seraya menahan tangis.

    Dalam kesempatan itu, Paula lagi-lagi membantah adanya perselingkuhan seperti yang ditudingkan Baim Wong dalam proses perceraian mereka.

    Dia juga berani menjamin bahwa pengakuannya ini bisa dia pertanggungjawabkan.

    “Apa yang saya ucapkan bisa saya pertanggungjawabkan hingga ke akhirat, saya secara tegas mengatakan bahwa selama pernikahan tidak ada perselingkuhan, dan tidak ada juga bukti-bukti perselingkuhan,” lanjutnya.

    Sebagai seorang istri dan seorang ibu, Paula menyadari bahwa dia tidak sempurna.

    Namun, langkah ini harus dia tempuh untuk mencari keadilan demi kebaikan kedua anaknya, Kiano dan Kenzo.

    “Sebenarnya saya manusia biasa, saya tidak luput dalam kesalahan, saya bukan istri yang sempurna tapi dalam pernikahan saya sudah berusaha menjadi istri yang baik,” ujar Paula.

    “Tapi semua tidak bisa saya kontrol, yang saya kontrol hanya yang ada dalam diri saya ya, itu aja yang bisa saya sampaikan,” tandasnya. (*)