Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • 2 Pelanggaran Netralitas ASN di Masa Kampanye Diteruskan Bawaslu Kota Semarang ke BKN

    2 Pelanggaran Netralitas ASN di Masa Kampanye Diteruskan Bawaslu Kota Semarang ke BKN

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Bawaslu Kota Semarang meneruskan dua pelanggaran netralitas ASN kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada masa kampanye Pilkada 2024. 

    Pelanggaran netralitas ASN berupa memberi tanda like atau suka pada unggahan kegiatan di akun resmi Instagram calon wali Kota Semarang pada Pilwakot Semarang 2024, hingga menghadiri kampanye Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang Tahun 2024.

    Sesuai Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024, kampanye berakhir pada 23 November 2024.   

    Anggota Bawaslu Kota Semarang, Maria Goreti Jutari Risma Hanjayani mengatakan, pihaknya telah meneruskan sejumlah dugaan pelanggaran netralitas ASN kepada BKN pada masa kampanye ini. 

    Tercatat, ada dua dugaan pelanggaran netralitas ASN yang diproses oleh Bawaslu Kota Semarang. 

    “Dugaan pelanggaran netralitas ASN tersebut berasal dari aduan masyarakat di media sosial,” terang Maria kepada Tribunjateng.com, Senin (18/11/2024). 

    Selanjutnya, Bawaslu Kota Semarang melakukan penelusuran dengan meminta keterangan pihak terkait yang kemudian dituangkan dalam laporan hasil pengawasan. 

    Maria menjelaskan, ketentuan mengenai pelanggaran netralitas ASN telah diatur dalam Keputusan Bersama lima Lembaga Negara tahun 2022 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan.

    Serta dikuatkan oleh Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 111 Tahun 2024 tentang Penanganan Isu-Isu Krusial dalam Pengawasan Kampanye Pemilihan. 
     
    “Kami telah mengirimkan laporan hasil pengawasan sekaligus surat penerusan dugaan pelanggaran netralitas ASN kepada Kepala BKN RI pada masa kampanye ini,” terang Maria Goreti Jutari Risma Hanjayani. 

    Maria mengimbau, ASN di Kota Semarang agar berhati-hati dalam setiap bertindak selama penyelenggaraan Pilkada 2024.

    Sebab, banyak pihak yang menyoroti isu netralitas ASN dan banyak ketentuan yang mengaturnya. 

    Lebih lanjut, dia menambahkan, dalam Keputusan Bersama lima lembaga tersebut memuat tentang Tindakan kampanye di media sosial berupa pemberian tanda like, share, dan posting, hingga menghadiri kampanye masuk dalam ketagori pelanggaran displin berat. 

    “Oleh karena itu, sebaiknya ASN berhati hati selama penyelenggaraan Pilkada tahun ini,” imbuhnya. (*)

  • Betrand Peto Nangis Diisukan Aneh-aneh, Singgung Sosok Sarwendah: Aku Butuh Kasih Sayang Ibu

    Betrand Peto Nangis Diisukan Aneh-aneh, Singgung Sosok Sarwendah: Aku Butuh Kasih Sayang Ibu

    TRIBUNJATIM.COM – Betrand Peto diam-diam nangis karena dihujat. 

    Untuk diketahui, Betrand Peto adalah anak angkat Ruben Onsu dan Sarwendah. 

    Kedekatan Betrand Peto dengan ibu angkatnya memang kerap menjadi perbincangan warganet alias netizen. 

    Bahkan Betrand Peto diisukan menjadi penyebab perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah

    Menanggapi isu yang beredar, Betrand Peto biasanya diam. Ruben Onsu dan Sarwendah yang kerap membela putra angkatnya di hadapan publik. 

    Kini terungkap, Betrand Peto diam-diam nangis menghadapi isu kejam tentang dirinya. 

    Bahkan Ruben Onsu dan Sarwendah pun tak tahu Betrand Peto pernah menangis karena dihujat. 

    Momen itu terkuak dalam tayangan program Obrolan Tiap Waktu Trans 7 di akun Tiktok @otwtrans7, Sabtu (16/11/2024).  Saat itu Sarwendah berusaha menanyakan sesuatu padanya.

    “Bunda nggak pernah tahu kalau Onyo nangis karena?” tanya Sarwendah.

    “Nangis waktu aku sama bunda dihujat gitu. Itu Onyo nangis tapi bunda nggak tahu gitu,” jelas Betrand Peto.

    Ia pun mengungkapkan bahwa kedekatannya dengan Sarwendah lantaran dirinya membutuhkan kasih sayang seorang ibu.

    “Aku deket sama bunda karena emang butuh kasih sayang seorang ibu gitu,” ungkap Betrand.

    Lebih lanjut dirinya pun menyayangkan oknum-oknum yang menyebarkan kabar yang merujuk pada fitnah.

    “Kok bisa ada orang kayak gitu. Jadi mikirnya ke mana-mana,” sesalnya.

    Kendati begitu, kini Betrand lebih ingin menjaga hal-hal seperti itu agar tak disalahpahami lagi.

    “Jadi aku kalo sama bunda kaya yang jaga-jaga gitu. Kayak nggak terlalu deket gitu,” tandasnya.

    Betrand Peto beber hal yang membuatnya menangis (Instagram @rumpi_gosip)

    Betrand Peto Jujur Kriteria Pacar Idamannya yang Mirip Sarwendah

    Kini beranjak dewasa, Betrand Peto ternyata sudah punya kriteria pacar idaman.

    Apalagi Ruben Onsu dan Sarwendah sudah memberinya izin berpacaran.

    “Bunda nggak apa-apa cuma akunya aja nanti deh. Bunda selalu tanya ‘Onyo (panggilan Betrand) suka atau kagum sama siapa? Lirik cewe gak?’.

    Aku jawab, ‘Nanti dulu. Ya kalau dia bisa buat nasi goreng enak kayak bunda baru aku lirik, Bun’,” ujarnya.

    Sebab, ia berpikir jika pacaran bakal menganggu kuliah dan pekerjaannya.

    “Aku-nya aja, karena aku takut enggak fokus kuliah kalau pacaran. Aku banyak kerjaan. Ada kuliah, les, nyanyi. Takut berantem-berantem,” sambungnya.

    Anak sulung Ruben tersebut membocorkan bahwa ada beberapa wanita yang berusaha mendekatinya.

    “Ya mungkin ada, cuma akunya enggak mau geer. Mungkin mereka mengagumi aku, jadi akunya welcome aja. Contoh, mereka datang lihat aku main bola, silakan,” beber Onyo.

    Namun, tipe wanita yang diharapkan Onyo adalah wanita yang mirip Sarwendah.

    Yakni sama-sama jago masak.

    “Kalau boleh atau kalau bisa masak lah, jadi bisa masakin aku,” pungkasnya.

    Betrand Peto Kantongi Izin Pacaran dari Ruben Onsu dan Sarwendah

    Betrand Peto kantongi restu untuk berpacaran dari Ruben Onsu dan Sarwendah.

    Betrand Peto membela Sarwendah yang dihujat netizen usai menjalani prosedur operasi plastik di Korea Selatan. (Instagram.com)

    “Aduh kalau itu sebenarnya ayah bunda bilang nggak apa-apa, tapi dari akunya masih terlalu, takutnya nggak fokus kalau pacaran,” ujar Betrand Peto.

    Dikatakan Onyo (sapaannya), Sarwendah kerap menanyakan soal wanita yang ditaksirnya.

    “Bunda juga selalu nanya lagi suka sama siapa, kagum sama orang, lirik cewek, aku bilang nggak dulu, bun,” ujarnya.

    Saat ini Betrand memilih untuk sendiri karena ingin fokus dengan kariernya.

    Selain itu, Betrand juga akan melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah.

    “Aku masih banyak pekerjaan, masih banyak les, entar dia nanya kok nggak telepon aku. Nah nanti deh,” kata Betrang.

    Ia tak menargetkan di usia berapa akan menjalin hubungan asmara.

    “Nggak nge-lan aku umur segini harus ada pacar. Sedapetnya aja umur berapa,” ujarnya.

    Namun jika nantinya sudah miliki pacar, Betrand menyebut pasti akan mempublikasikannya.

    “Mungkin ada, tapi aku nggak terlalu geer. Kalau sudah kenal aku, pasti nyaman deh. Kalau sudah ada pun aku laporan ayah sama bunda.

    Apalagi bunda, nah aku cerita aku lagi suka sama ini, bun. Kalau sekarang lagi nggak ada sih, aku lagi sibuk les, kuliah,” pungkasnya.

    Berita Seleb lainnya

  • Polres Sragen Gelar Pembacaan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Bakomsus Polri

    Polres Sragen Gelar Pembacaan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Bakomsus Polri

    TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Polres Sragen mengikuti zoom meeting bersama Biro SDM Polda Jateng dalam rangka Pembacaan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Panitia, Peserta, dan Orang Tua/Wali Seleksi Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri Tahun Anggaran 2025. 

    Acara ini dipimpin oleh Waka Polda Jateng Brigjen Pol Drs. Agus Suryo Nugroho, di Mapolda Jateng. 

    Sedangkan di Polres Sragen, acara dihadiri oleh Waka Polres Sragen Kompol Muhammad Syuhada sekaligus memimpin acara Pembacaan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Bakomsus Polri T.A. 2025, bertempat di aula Satya Haprabu.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bagian Sumberdaya Manusia (Kabag SDM) Polres Sragen Kompol Mujiyono, perwakilan instansi terkait (Dispendukcapil dan Disdikbud), tokoh masyarakat, LSM, dan perwakilan orang tua/wali peserta serta calon siswa (Casis) Bakomsus Polri T.A. 2025 pendaftar Polres Sragen.

    Acara dibuka dengan menyaksikan pembacaan pakta Integritas oleh panitia seleksi, pengawas eksternal, orang tua/wali, dan peserta seleksi secara daring di Mapolda Jateng, dilanjutkan kegiatan yang sama oleh panitia Bagian SDM Polres Sragen di pimpin Wakapolres. 

    Wakapolres Sragen juga melaksanakan pengambilan sumpah panitia internal, pengawas eksternal, dan peserta seleksi, dilanjutkan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga proses seleksi yang Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

    Sementara itu, dalam amanat Kapolda Jateng yang disampaikan oleh Waka Polda Jateng menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara profesional dan terbuka. 

    “Semua pihak harus berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan seleksi yang jujur dan adil demi mencetak anggota Polri yang kompeten di bidang pertanian, perikanan, peternakan, gizi, dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

    Polres Sragen mendukung penuh pelaksanaan seleksi ini dan siap berperan aktif dalam mewujudkan sistem rekrutmen yang berkualitas, sebagaimana yang disampaikan oleh Karo SDM Polda Jateng Kombes Pol Yohanes Ragil Heru Susetyo dalam paparannya mengisi acara Penandatanganan Pakta Integritas Pengambilan Sumpah Seleksi Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri Bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan Gizi Dan Kesehatan Masyarakat Tahun Anggaran 2025.

    Mari bersama sukseskan Penerimaan Bakomsus Polri T.A. 2025 dengan penuh integritas! (*)

  • Milad ke 112 Muhammadiyah, PDM Wonosobo Teguhkan Komitmen Berkontribusi untuk Kemajuan Bangsa

    Milad ke 112 Muhammadiyah, PDM Wonosobo Teguhkan Komitmen Berkontribusi untuk Kemajuan Bangsa

    TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO – Peringatan Milad ke 112 Muhammadiyah di Wonosobo berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara.

    Senin (18/11/2024) pagi, apel dan penanaman pohon digelar dalam rangka peringatan Milad Muhammadiyah yang berlangsung di halaman RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

    Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Wonosobo, Bambang Wen mengatakan, Milad ke 112 Muhammadiyah mengangkat tema ‘Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua’. 

    “Berbagai rangkaian sebulan sebelumnya kami sudah adakan lomba-lomba, mulai dari olah raga, seni, dan sebagainya,” ucapnya.

    Bambang mengatakan, di usia ke 112 tahun ini, Muhammadiyah telah ikut berkontribusi di berbagai bidang untuk ikut serta memajukan negara.

    Di bidang pendidikan, Muhammadiyah telah menyelenggarakan berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

    Kemudian di bidang kesehatan, Muhammadiyah Wonosobo akan mendirikan klinik pratama di beberapa wilayah untuk melayani masyarakat.

    “Target kami klinik yang kami dirikan sekarang sudah berdiri klinik pratama Kertek, Kepil, dan Sapuran.”

    “Sebentar lagi Selomerto dan di kota.”

    “Jadi 5 klinik periode ini kami dirikan untuk mendukung RS PKU Muhamadiyah ini,” terangnya.

    Peningkatan kompetensi tenaga medis dokter spesialis juga dilakukan untuk mendukung kemandirian rumah sakit.

    “Kami menyekolahkan dokter spesialis di berbagai perguruan tinggi, total ada 17 dokter.”

    “Ada dokter urologi dan dokter obgyn,” imbuhnya. 

    Sementara di bidang sosial, panti asuhan seperti yang ada di Kepil, Sapuran, dan Kota diharapkan dapat memberikan perlindungan, pendidikan, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.

    “Di bidang ekonomi kami bekerja sama dengan Tamziz dalam membantu UMKM, kami berikan kredit modal usaha rumahan agar bisa bangkit usaha ekonomi di Wonosobo,” pungkasnya. (*)

  • 7 Fakta Mahasiswa Jogja Nyetir Sambil Oral Seks Hingga Tabrak Pejalan Kaki Sampai Tewas

    7 Fakta Mahasiswa Jogja Nyetir Sambil Oral Seks Hingga Tabrak Pejalan Kaki Sampai Tewas

    TRIBUNJATENG.COM – Mahasiswa di Jogja menabrak seorang pejalan kaki hingga tewas lalu kabur.

    Kasus ini menjadi sorotan karena pelaku ternyata mengendarai mobil sambil dioral seks oleh teman wanitanya.

    Kini mahasiswa asal Bengkulu itu sudah ditangkap oleh polisi dan terancam pasal berlapis.

    Berikut ini beberapa fakta terkait kecelakaan tabrak lari yang menyita perhatian publik.

    1. Sosok pelaku dan korban.

    Pelaku berinsial MAT (20) seorang mahasiswa asal Bengkulu dan tengah berkuliah di Yogyakarta.

    MAT ditangkap di sebuah asrama di Bantul pada Jumat (15/11/2024).

    MAT mengendarai mobil Expander dengan nopol BG 1759 YF.

    Sedangkan pelaku bernama Santoso (45) warga Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

    2. Kronologi kejadian

    Kecalakaan maut ini terjadi pada Kamis (14/11/2024) sekitar pukul 03.45 WIB.

    Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi bercerita, kronologi tabrak lari itu bermula ketika korban, Santoso (45) warga Sariharjo, Ngaglik berjalan kaki dari arah barat ke arah timur di jalur lambat Ringroad Utara.

    Sampainya di lokasi kejadian, korban ditabrak dari belakang mobil Mitsubishi Expander nopol BG 1759 YF yang dikemudikan tersangka.

    Setelah menabrak, tersangka melarikan diri. 

    Tubuh korban ditemukan meninggal dunia di tepi jalan siang harinya sekira pukul 10.46 WIB. 

    3. Menyetir bersama wanita berinsial N

    Di dalam mobil itu, MAT bersama teman wanitanya berinsial N.

    N pun sudah diamankan oleh polisi.

    Namun tidak ditetapkan sebagai tersangka.

    4. Pelaku baru mengonsumsi minuman beralkohol.

    Sebelum mengendarai mobilnya, MAT mengakui jika dirinya dan N sempat mengonsumsi minuman beralkohol.

    “Kita abis minum alkohol, terus dari arah ini putar balik ke arah flyover, sebelum flyober si N buka resleting saya,” ucap MA.

    5. Oral Seks sambil menyetir

    Selain mengonsumsi minuman alkohol, MAT juga melakukan oral seks sambil menyetir.

    MAT mengakui jika dirinya sempat membuka resleting celana.

    “Saya sempat membuka resleting, terus gak tau dia (teman wanita) langsung melakukan oral seks tersebut,” kata tersangka MAT di Mapolresta Sleman, Sabtu (16/11/2024).

    Hal ini membuat MAT tidak fokus dan menabrak Santoso yang saat itu sedang berjalan kaki di jalur lambat Ringroad Utara.

    “Di sini tersangka bersama rekan wanitanya, berinisial N, di dalam mobil melakukan oral seks, di mana mengganggu konsentrasi pengemudi,” ucap Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Fikri Kurniawan.

    6. Tak sadar tabrak orang

    Sementara itu, dalam pengakuannya, MAT mengatakan jika ia tak sadar telah menabrak orang.

    Ia merasa menabrak tiang listrik sehingga terus melajukan mobilnya.

    “(Kabur) karena enggak tahu, tahunya nabrak tiang atau trotoar. Nggak tahu (telah menabrak orang). Iya (langsung pergi),” ucap MAT dikutip dari Tribun Jogja.

    “(Terduga pelaku) tidak menghentikan kendaraan atau menolong korban. Langsung lari. Kami mendapatkan rekaman CCTV-nya,” kata Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Fikri Kurniawan.

    7. Terancam pasal berlapis

    MAT pun kini sudah ditetapkan tersangka dan diancam pasal berlapis dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan/atau denda Rp 12 juta.

    Tersangka dijerat asal 310 ayat 4 dan pasal 312 UU Nomor 22 Tahun 2009.

    Sedangkan teman wanita MAT, tidak dijadikan tersangka dan hanya berstatus saksi.

    Namun kepolisian mengaku masih berkomunikasi dengan kejaksaan untuk pengembangan kasus tabrak lari hingga tewas ini.

  • Pemprov Jateng Siapkan Komisaris Kompeten untuk BPR BKK

    Pemprov Jateng Siapkan Komisaris Kompeten untuk BPR BKK

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng berkomitmen meningkatkan tata kelola dan pengawasan Bank Perekonomian Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK). 

    Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyiapkan komisaris-komisaris berkompeten untuk mengisi kekosongan, khususnya posisi komisaris utama.  

    Sekda Jateng, Sumarno mengungkapkan bahwa banyak jabatan komisaris di BPR BKK yang saat ini kosong. 

    “Kami sedang menyiapkan calon dari Pemprov Jateng untuk mengisi posisi tersebut.”

    “Mereka mengikuti capacity building dan assessment dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar siap menjalankan tugas sebagai komisaris,” jelasnya dalam Bimbingan Teknis Best Practice Pengawasan PT BPR BKK di Semarang, Senin (18/11/2024).  

    Menurut Sumarno, peran komisaris sangat penting untuk memastikan tata kelola yang akuntabel dan transparan di lembaga tersebut. 

    Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BPR BKK diharapkan tidak hanya mendukung program pemerintah daerah, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian Jawa Tengah. 

    “Kemajuan BPR BKK juga harus memberikan dividen yang signifikan kepada Pemprov Jateng,” tambahnya.  

    Adapun Kepala Bagian BUMD Biro Perekonomian Pemprov Jateng, Agus Prastusio menjelaskan bahwa ada 14 PT BPR BKK dengan jabatan komisaris utama yang kosong. 

    Proses seleksi dan rapat umum pemegang saham (RUPS) telah dilakukan, dan para calon komisaris telah mengikuti uji kelayakan di OJK. 

    Secara konsolidasi, kinerja BPR BKK per Juni 2024 menunjukkan hasil positif dengan aset mencapai Rp12,5 triliun dan laba sebelum pajak Rp111,6 miliar.

     “Capaian ini terus meningkat setiap tahun,” kata Agus. (*)

  • Asyik! Upah Minimum 2025 Naik, Ini Daftar UMK Jawa Tengah 2024, Kota Semarang Tertinggi

    Asyik! Upah Minimum 2025 Naik, Ini Daftar UMK Jawa Tengah 2024, Kota Semarang Tertinggi

    TRIBUNJATENG.COM – Asyik! Upah Minimum 2025 Naik, Ini Daftar UMK Jawa Tengah 2024, Kota Semarang Tertinggi

    Penetapan besaran UMP 2025 akan diumumkan paling lambat pada 21 November 2024.

    Sementara Upah Minimun Kabupaten/Kota (UMK) 2025 akan diumumkan paling lambat pada 30 November 2024.

    Kepastian kenaikan UMP 2025 diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.

    Kendati demikian, Yassierli enggan membeberkan berapa besaran kenaikan UMP 2025.

    Ia memastikan semua pihak yang terlibat terkait pengupahan buruh, telah diajak berdiskusi dan berkolaborasi untuk menemukan rumusan yang tepat.

    “Iya dong (naik), masa ga naik,” kata Yassierli dikutip Tribunjateng.com dari Kompastv.com.

    Saat ditanya mengenai apakah aturan yang mengatur UMP 2025 akan dirilis pada 7 November 2024, ia mengatakan pihaknya tidak ingin tergesa-gesa dan memastikan aturan yang nantinya dikeluarkan mampu menjawab kebutuhan baik buruh maupun dunia usaha.

    “Kita mesti harus benar-benar firm bahwa peraturan menteri ini benar-benar bisa memberikan membantu pekerja yang memiliki penghasilan rendah dengan tetap memperhatikan dunia usaha,” ujarnya.

    Berikut ini daftar UMK di 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah:

    Kabupaten Cilacap : Rp. 2.479.106

    Kabupaten Banyumas : Rp 2.195.690

    Kabupaten Purbalingga : Rp 2.195.571

    Kabupaten Banjarnegara : Rp 2.038.005

    Kabupaten Kebumen : Rp 2.121.947

    Kabupaten Purworejo : Rp 2.127.641

    Kabupaten Wonosobo : Rp 2.159.175

    Kabupaten Magelang : Rp 2.316.890

    Kabupaten Boyolali : Rp 2.250.327

    Kabupaten Klaten : Rp 2.244.012

    Kabupaten Sukoharjo : Rp 2.215.482

    Kabupaten Wonogiri : Rp 2.047.500

    Kabupaten Karanganyar : Rp 2.288.366

    Kabupaten Sragen : Rp 2.049.000

    Kabupaten Grobogan : Rp 2.116.516

    Kabupaten Blora : Rp 2.101.813

    Kabupaten Rembang : Rp 2.099.689

    Kabupaten Pati : Rp 2.190.000

    Kabupaten Kudus : Rp 2.516.888

    Kabupaten Jepara : Rp 2.450.915

    Kabupaten Demak : Rp 2.761.236

    Kabupaten Semarang : Rp 2.582.287

    Kabupaten Temanggung : Rp 2.109.690

    Kabupaten Kendal : Rp 2.613.573

    Kabupaten Batang : Rp. 2.379.702

    Kabupaten Pekalongan : Rp 2.334.886

    Kabupaten Pemalang : Rp 2.156.000

    Kabupaten Tegal : Rp. 2.191.161

    Kabupaten Brebes : Rp 2.103.100

    Kota Magelang : Rp 2.142.000

    Kota Surakarta : Rp 2.269.070

    Kota Salatiga : Rp 2.378.951

    Kota Semarang : Rp 3.243.969

    Kota Pekalongan : Rp 2.389.801

    Kota Tegal : Rp 2.231.628

    (*)

  • Akhir Kisah Bocah SD Kakak Adik di Majalengka Dirantai Ayah Kandung, Warga Sangat Iba

    Akhir Kisah Bocah SD Kakak Adik di Majalengka Dirantai Ayah Kandung, Warga Sangat Iba

    TRIBUNJATENG.COM, MAJALENGKA – Dua bocah berusia sekolah dasar (SD) di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengalami kejadian memilukan.

    Keduanya menjadi viral di media sosial karena leher mereka dirantai dan diborgol oleh ayahnya sendiri. 

    Kini borgol tersebut telah dilepaskan.

    Peristiwa ini juga telah sampai ke tangan polisi.

    Ayah mereka merantai leher karena kedua bocah itu dituduh mencuri alat komunikasi. 

    Sang ayah yang merasa malu mengaku sangat menyesali perbuatannya.

    Perlakuan miris terhadap kedua anak ini terungkap setelah video berdurasi 33 detik sempat viral di media sosial.

    Video ini menyedot perhatian banyak warga karena merasa sangat iba.

    Warga berulang kali membagikan dan mengunggahnya di media sosial masing-masing.

    Kasubsi Sie Humas, IPDA Riyana, menyampaikan pihaknya langsung menelusuri kebenaran video tersebut.

    Pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menemui orang tua sang anak.

    “Kami sudah bekerja sama dengan pemerintah desa setempat. Kami juga sudah bertemu dengan orang tua dan beberapa pihak terkait. Dari situ, kami ketahui kebenaran informasi serta kronologinya,” kata Riyana saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/11/2024) pagi.

    Dari pertemuan itu, orangtua sang anak yang berinisial C mengakui perbuatannya.

    C mendapatkan keluhan dari tetangganya bahwa kedua anaknya, yang merupakan adik-kakak, mengambil alat komunikasi milik tetangga pada Selasa (12/11/2024) siang.

    Setelah diketahui kebenarannya, C langsung menghukum anaknya dengan merantai dan memborgol di bagian leher sebagai efek jera agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

    Namun, warga yang melihat prihatin dan menolong kedua anak sambil melakukan perekaman.

    Video tersebut kemudian tersebar di media sosial.

    Riyana menyebut pihaknya sudah mempertemukan orangtua dan pihak tetangga.

    Mereka semua sepakat berdamai.

    Orangtua adik-kakak itu berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

    Di hadapan Riyana dan pemerintah desa, sang ayah juga mengaku sangat menyesali perbuatannya.

    Dia tidak bermaksud melakukan hal itu hingga ramai, melainkan hanya untuk memberi efek jera kedua anak itu agar tidak mengulangi pencurian tersebut.

    Petugas juga telah melakukan pendampingan kepada kedua anak, adik-kakak tersebut.

    Keduanya kini sudah kembali beraktivitas seperti biasanya. (Kompas.com)

  • Ikhtiar Pusbangdesda Unesa Gali Potensi Lokal Lewat Akademi Desa Berpotensi

    Ikhtiar Pusbangdesda Unesa Gali Potensi Lokal Lewat Akademi Desa Berpotensi

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pusat Pengembangan Desa dan Daerah (Pusbangdesda) LPPM Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sukses menggelar acara Akademi Desa Berpotensi, yang diikuti oleh 137 peserta secara daring dan luring.

    Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu (16/11/2024) di Gedung Rektorat UNESA Lidah Wetan dan dihadiri oleh berbagai pihak dari berbagai daerah, dengan tujuan menggali potensi lokal desa sebagai langkah strategis menuju pembangunan berkelanjutan.

    Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala LPPM UNESA, Prof. Dr. Muhammad Turhan Yani, MA, yang menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan potensi desa.

    Dalam sambutannya, Prof. Turhan mengajak peserta untuk melihat desa sebagai entitas strategis, tidak hanya sebagai tempat yang kaya akan sumber daya alam, tetapi juga sebagai pusat peluang besar untuk pembangunan nasional.

    Selama satu hari penuh, peserta mengikuti empat sesi yang menghadirkan narasumber berkompeten di bidang pembangunan desa. 

    Sesi pertama, yang dibawakan oleh Dr. Ir. Widarjanto, MM, Direktur Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendesa, mengupas tentang strategi pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal desa.

    Dr. Widarjanto menjelaskan bagaimana desa dapat mengoptimalkan potensi yang ada untuk menciptakan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.

    Sesi kedua diisi oleh Dhanny S. Sutopo, M.Si, Sekretaris Pusat Studi Pembangunan Desa Universitas Brawijaya, yang membahas tentang teknik identifikasi dan pemetaan potensi desa.

    Dhanny mengajak peserta untuk lebih memahami langkah-langkah rinci dalam menggali kekuatan lokal desa, serta merancang program pembangunan yang sistematis dan berkelanjutan.

    Setelah istirahat siang, peserta kembali mengikuti sesi ketiga yang dipandu oleh Maghfuri Ridwan, Koordinator TPP Jawa Timur.

    Pada sesi ini, Maghfuri membahas pemanfaatan dana desa untuk pengembangan potensi lokal. Ia menekankan pentingnya transparansi dan efektivitas dalam pengelolaan dana desa, untuk memperkuat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kapasitas masyarakat desa.

    Sesi terakhir diisi oleh Purnawa Ziarohdin, Koordinator Liputan TV9 Nusantara, yang berbagi wawasan tentang strategi branding dan digitalisasi potensi desa.

    Purnawa memaparkan bagaimana desa dapat membangun identitas yang kuat dan memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan potensi lokal kepada pasar yang lebih luas.

    Kegiatan ini ditutup dengan sambutan dari Kepala Pusbangdesda UNESA, Dr. Mufarrihul Hazin, yang mengapresiasi antusiasme peserta. Farih berharap ilmu dan wawasan yang diperoleh selama kegiatan ini dapat diterapkan secara konkret di desa masing-masing untuk mendorong kemajuan daerah.

    “Melalui Akademi Desa Berpotensi ini, kami berharap desa-desa di Indonesia dapat menjadi lebih inovatif, mandiri, dan berdaya saing. Dengan begitu, desa-desa ini bisa menjadi inspirasi bagi desa lainnya dalam membangun perekonomian yang berkelanjutan,” ujar Dr. Mufarrihul Hazin.

    Dengan semangat kebersamaan, Akademi Desa Berpotensi diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menggerakkan pembangunan desa yang berkelanjutan, memperkuat ekonomi lokal, dan membawa perubahan positif bagi Indonesia dari akar rumput. Dari desa, Indonesia bangkit.

  • Tabel Pinjaman BRI NON KUR dan KUR 18 November 2024, Cek Simulasi Cicilan Rp 1-500 Juta

    Tabel Pinjaman BRI NON KUR dan KUR 18 November 2024, Cek Simulasi Cicilan Rp 1-500 Juta

    Tabel Pinjaman BRI NON KUR dan KUR, Brosur Cicilan Bunga Max 1 Persen/Bulan

     

    TRIBUNJATENG.COM – Tahun 2024, bunga KUR BRI sebesar 6 persen per tahun, atau 0,5 persen per bulan. Sementara bunga pinjaman Non KUR BRI adalah 1 persen per bulan.

    Berikut tabel angsuran KUR BRI 2024 :

    1. tabel angsuran KUR BRI 2024 Rp 1-20 Juta

    tabel angsuran KUR BRI 2024 Rp 1-20 Juta (Tribun Jateng)

    2. tabel angsuran KUR BRI 2024 Rp 21-40 Juta

    tabel angsuran KUR BRI 2023 Rp 21-40 Juta (Tribun Jateng)

    3. tabel angsuran KUR BRI 2024 Rp 41-60 Juta

     

    tabel angsuran KUR BRI 2024 Rp 41-60 Juta (Tribun Jateng)

    4. tabel angsuran KUR BRI 2024 Rp 61-80 Juta

    tabel angsuran KUR BRI 2023 Rp 61-80 Juta (Tribun Jateng) (Tribun Jateng)

    5. tabel angsuran KUR BRI 2024 Rp 81-100 Juta

    tabel angsuran KUR BRI 2023 Rp 81-100 Juta (Tribun Jateng)

    Berikut tabel Cicilan NON KUR BRI:

    Tabel pinjaman Non KUR BRI plafon Rp 1 Juta – 20 Juta

    Tabel pinjaman Non KUR BRI 2024, plafon Rp1 juta-20 juta (Tribun Jateng)

     

    Tabel pinjaman Non KUR BRI plafon Rp 21 Juta-100 Juta

    Tabel pinjaman Non KUR BRI 2024, plafon Rp21 Juta – 120 Juta (Tribun Jateng)

    Syarat KUR BRI :

    Fotokopi KTP suami istri,

    Fotokopi KK

    Fotokopi surat nikah

    Surat Keterangan Usaha

    Syarat lengkap:

    Syarat pinjaman KUR BRI, KUR BNI, KUR BCA, KUR MANDIRI, KUR BPD JATENG DLL (Tribun Jateng)

     

    Syarat BPJS Ketenagakerjaan

    Seluruh bank harus mematuhi Peraturan Menteri Ekonomi (Permenko) nomor 1 tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

    Salah satunya, dalam permen itu disebutkan kalau pelaku usaha yang mengajukan KUR harus memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

    “Karena memang diwajibkan setiap yang mengajukan usaha KUR untuk didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan, ” kata Aep kata Wakil Bupati Karawang, seusai menghadiri acara sosialisasi Optimalisisasi Jaminan Ketenagakerjaan (BPJSTK) bagi Penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan Perbankan Karawang, Senin (6/2/2023).

    Aep menilai, dengan pelaku KUR didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan hal tersebut tidak bakal merugikan perbankan. Pelaku KUR yang rata-rata merupakan pelaku usaha kecil, dinilainya akan lebih sejahtera dengan adanya jaminan asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan.

    “Untuk mekanismenya. Nanti tinggal antara perbankan dengan BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu contoh yang sudah itu tadi ada pedagang ayam, dia baru daftar dua bulan. Suaminya itu meninggal dan sudah dicover BPJS Ketenagakerjaan. Tadi cair sekitar Rp42 juta, ” katanya.

    Premi yang harus dibayarkan juga cukup murah, kata Aep, hanya Rp 16. 800 setiap bulannya.

    Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Karawang Imam Santoso mengatakan, dengan aturan Menteri Perekonomian setiap yang mengajukan KUR wajib memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

    Untuk mekanismenya, kata Imam, bisa langsung dibuat di perbankan yang sudah bekerjasama. Preminya sebesar Rp16. 500 perbulan yang mengcover asuransi kecelakaan unlimited dan asuransi kematian sebesar Rp42 juta.

    “Mekanismenya tergantung dari bank, apakah nanti mau bulanan atau langsung satu tahun, ” katanya.

    Alokasi KUR BRI 2023

    Bank BRI telah mendapatkan alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 270 triliun untuk KUR BRI 2023.

    Berdasarkan informasi yang diterima Tribunjateng.com, KUR BRI 2023 rencana akan bergulir Maret 2023.

    Meski demikian, Dirut Bank BRI Sunarso belum menentukan tanggal penyaluran KUR BRI 2023 yang merunut pada tahun sebelumnya disalurkan pada bulan Februari. 

    Sunarso memastikan pihaknya akan kembali menyalurkan KUR BRI 2023.

    “BRI telah mendapatkan alokasi penyaluran KUR tahun 2023 dari Pemerintah sebesar Rp270 triliun dan BRI optimis dapat mencapai target tersebut.

    Hal tersebut tak lepas dari kemampuan BRI dalam memproses dan mencairkan KUR dengan rata-rata Rp.1 triliun per hari,” kata Sunarso dalam siaran persnya, Rabu (8/2/2023).

    Jenis-Jenis KUR dan syarat KUR 

    Terdapat tiga jenis KUR yang disediakan oleh pemerintah untuk masyarakat. Ketiga jenis KUR adalah mikro, retail, dan TKI.

    1. KUR Mikro

    KUR mikro adalah jenis pinjaman untuk pengusaha kecil berskala mikro, dengan besaran maksimal pinjamannya yaitu Rp25 juta. Jumlah ini bisa berbeda tergantung kebijakan bank penyalurnya.

    Modal akan dipinjamkan kepada usaha kecil yang dinilai produktif dan prospektif dari segi profit. Karena, bank penyalur harus mempertimbangkan kesanggupan peminjam dalam memenuhi tanggung jawabnya. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi peminjam atau debitur sebelum mengajukan program KUR.

    Syarat tersebut antara lain keseriusan peminjam dalam menjalankan usahanya, utamanya di 3 bulan terakhir, peminjam pernah mengikuti pelatihan kewirausahaan yang dibuktikan dengan sertifikat, dan usaha yang dijalankan harus masuk kategori usaha produktif.

    Selain itu, ada dua kategori pelunasan pinjaman KUR Mikro, yaitu 3 tahun untuk usaha kredit modal kerja dan 5 tahun untuk usaha kredit investasi.

    2. KUR Retail

    KUR retail adalah KUR yang ditujukan untuk pengusaha kalangan menengah yang berpotensi membayar cicilan dengan bunga flat atau anuitas setara. Batas maksimal pinjaman KUR retail sebanyak Rp500 juta.

    Selain batas maksimal, KUR retail juga menawarkan jangka waktu pengembalian yang cenderung lebih lama. Batas waktu untuk pinjaman pembiayaan modal kerja yaitu 4 tahun dan pembiayaan investasi selama 5 tahun.

    Dari segi syarat, pengajuan KUR retail dan mikro relatif sama. Hanya saja, bagi yang ingin mengajukan KUR retail dituntut untuk memiliki agunan atau jaminan.

    3. KUR TKI

    Selain untuk pengusaha, ternyata sasaran KUR adalah siapapun yang membutuhkan modal awal, termasuk TKI. KUR TKI adalah bantuan permodalan untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin bekerja di luar negeri tetapi tidak memiliki modal awal. Batas maksimal pinjaman untuk jenis KUR ini yaitu Rp25 juta.

    Jangka waktu pengembaliannya paling lama 3 tahun setelah dana cair. Dengan adanya pinjaman jenis ini, masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri tak perlu khawatir jika belum memiliki modal awal.

    Dokumen yang harus dipersiapkan untuk mengajukan KUR TKI adalah KTP, KK, surat keterangan domisili dan surat keterangan sehat dari dokter. Tak lupa cantumkan surat perjanjian kontrak kerja.(*)