Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Seorang Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Kamar Mandi Rumah Bongsari Semarang  

    Seorang Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Kamar Mandi Rumah Bongsari Semarang  

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Seorang pria ditemukan tewas membusuk di dalam rumah  Jl. Dr. Ismangil, Rt.009, Rw.001, Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat, Sabtu (19/4/2025). 

    Identitas jasad pria itu diketahui berinisial D (56). Kejadian itu menggegerkan masyarakat sekitar.

    Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar mengatakan awalnya warga menemukan pria itu meninggal dunia di dalam rumah. 

    Saat didatangi warga mendapati rumah itu dalam keadaan tertutup.

    “Warga mencium bau tak sedap dari dalam rumah. Warga berusaha masuk ke rumah dengan membuka paksa jendela rumah itu,” jelasnya.

    Saat masuk ke rumah warga mendapati jasad pria itu posisi jongkok di kloset tertelungkup di kamar mandi tanpa pakaian. Tubuh jasad pria itu kondisi bengkak-bengkak.

    Polisi menduga pria itu sudah meninggal diperkirakan lebih dari 2 hari. Kemudian disekitar tubuh jasad itu dikerubuti belatung serta mengalami proses pembusukan.

    “Tidak ditemukan bekas tanda – tanda penganiayaan disekujur korban,” ujarnya.

    Ia menuturkan informasi dari keluarga  pria itu memiliki riwayat penyakit gagal ginjal serta komplikasi. Pria itu rutin Cuci darah.  (rtp)

  • Heboh Uang Tumpah di Jalan Ahmad Yani Balangan, Satpol PP hingga Warga Bantu Kumpulkan

    Heboh Uang Tumpah di Jalan Ahmad Yani Balangan, Satpol PP hingga Warga Bantu Kumpulkan

    TRIBUNJATENG.COM, BALANGAN – Warga Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menunjukkan aksi mulia saat menemukan uang puluhan juta rupiah yang tercecer di jalan.

    Kejadian ini terjadi pada Rabu pagi, 16 April 2025, di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di sekitar Masjid Al Akbar, Kecamatan Paringin Selatan.

    Dalam video yang diunggah akun Instagram @infobanjar.id, tampak amplop coklat besar sobek dan uang pecahan Rp50.000 berserakan di tengah jalan.

    Beberapa pengendara yang melintas spontan berhenti dan ikut membantu mengumpulkan uang tersebut. Tak ketinggalan, petugas Satpol PP yang sedang melintas juga turun tangan.

    Salah satu petugas Satpol PP, Erni, mengatakan bahwa ia sedang dalam perjalanan mencari sarapan bersama rekannya saat melihat insiden itu.

    “Kami lihat ada bapak-bapak lari ngejar uang, terus bantu kumpulkan biar tidak mengganggu lalu lintas,” ujar Erni.

    Setelah uang terkumpul, petugas dan warga sekitar berupaya mencari pemilik uang dengan memeriksa CCTV di area terdekat.

    Tak lama berselang, pria pemilik uang datang menggunakan motor trail. Ia mengaku membawa uang dalam tas yang ritsletingnya tidak tertutup rapat.

    “Pas dia datang, uangnya sudah terkumpul. Langsung diambil, tapi tidak sempat dihitung di tempat,” kata Erni.

    Kasi Humas Polres Balangan, Iptu Eko Budi Mulyono, menyebutkan bahwa proses pengembalian uang hanya memakan waktu sekitar 15 menit.

    “Informasi dari warga, total uang yang berhasil dikumpulkan dan dikembalikan sekitar Rp25 juta, dan semua dalam kondisi utuh,” jelas Eko.

    Aksi warga dan petugas Satpol PP ini menuai pujian dari warganet. Kejujuran serta kepedulian masyarakat menjadi contoh nyata nilai-nilai kebaikan yang masih terjaga di tengah kehidupan sosial.

  • Prabowo Titip Pesan ke BP Haji: Jangan Sampai Ibadah Haji Dikorupsi dan Pungli

    Prabowo Titip Pesan ke BP Haji: Jangan Sampai Ibadah Haji Dikorupsi dan Pungli

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR – Badan Penyelenggara (BP) Haji mengungkap pesan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pelaksanaan ibadah haji agar dapat menjadi lebih baik.

    Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Prabowo menginginkan agar pelaksanaan ibadah haji nantinya tidak sekadar menjadi ritual ibadah semata.

    “Presiden menginginkan penyelenggaraan haji tidak berhenti menjadi ibadah ritual. Berangkat, pulang, dapat gelar haji. Tidak sekadar simbolisasi,” kata Dahnil di Asrama Haji Jakarta, Sabtu (19/4/2025).

    Merujuk dari amanat Prabowo itu, BP Haji yang akan menjadi penyelenggara haji terhitung tahun 2026 mendatang menyampaikan sudah merumuskan tiga pilar sukses penyelenggaraan haji,

    Pertama pilar sukses ritual, yakni bagaimana agar penyelenggaraan haji dapat berjalan sesuai syariat Islam, efisien, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah haji Indonesia.

    Efisien yang dimaksud dalam hal ini bagaimana penyelenggaraan haji bebas dari praktik korupsi, bebas pungutan liar (Pungli), dan tidak terjadi manipulasi saat pelaksanaan.

    “Itu yang diingatkan Presiden, jangan sampai ibadah Haji masih dikorupsi, ibadah haji masih dipungli, ibadah haji masih dimanipulasi. Itu yang tidak diinginkan Presiden,” ujarnya.

    KLIK SELENGKAPNYA: Berikut Lokasi Delapan Parkir liar di Jakarta yang Sempat Viral. Terungkap Tarif Parkir liar itu Mulai dari Rp 10 ribu Hingga Rp 300 ribu.

    Dahnil menuturkan pilar sukses kedua yakni sukses ekonomi haji, artinya penyelenggaraan ibadah haji harus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara lebih luas.

    Menurutnya hal ini memungkinkan karena berdasarkan data, total uang jemaah haji yang kini dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) saja tercatat sebanyak Rp179 triliun.

    “Kalau kita mendorong gerakan ekonomi, gerakan ekonomi syariah, ekonomi halal dari sektor perhajian akan cukup bisa membantu mendorong kesejahteraan rakyat Indonesia,” tuturnya.

    Sementara pilar ketiga yakni sukses peradaban dan keadaban, artinya penyelenggaraan ibadah haji dapat meningkatkan kualitas kebangsaan dan memperkuat nasionalisme.

    Penyelenggaraan ibadah haji diharapkan memperkuat Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam, memperkuat Ukhuwah Basyariyah atau persaudaraan sesama manusia.

    “Tidak cukup Ukhuwah Islamiyah tapi juga Ukhuwah Basyariyah, kemanusiaan. Memperkuat juga Ukhuwah Wathaniyah, Ukhuwah kebangsaan. Itu yang diharapkan oleh Presiden,” lanjut Dahnil.

    (TribunJakarta)

  • 5 Hal Penyebab Diet Gagal

    5 Hal Penyebab Diet Gagal

    Sudah Diet Tapi Berat Badan Gak Turun? 5 Hal Ini Mungkin Jadi Penyebabnya

    TRIBUNJATENG.COM – Metode yang paling sering dilakukan orang-orang untuk menurunkan berat badan adalah dengan berdiet dan berolahraga. 

    Namun tak jarang, orang awal mejalani diet secara sembarangan dan dengan cara yang salah. 

    Hanya mengurangi porsi makan bukanlah cara diet yang benar. 

    Atau mengangap lari-lari kecil setiap sore sebagai olahraga dan berharap dapat kurus dalam beberapa minggu atau bulan. 

    Setelah diet ketat dan olahraga dilakukan, namun berat badan tak kunjung turun dan badan tetap tidak berubah. 

    Dalam video di channel SB30 Health, Dr. Sungadi Santoso atau akrab disapa Dr. Sung menjabarkan beberapa alasan yang menggagalkan program penurunan berat badan. 

    Menurut Dr. Sung, ada 5 sebab berat badan tak kunjung turun meskipun sudah diet dan olahraga. 

    Dan ternyata, lima hal penyebab gagalnya program penurunan berat badan itu sangat sepele. 

    Coba ingat kembali dan cek pola makan dan diet yang sedang dijalani, jangan-jangan enam hal ini masih belum diperhatikan.

     1. Asupan Kalori yang Tidak Tepat

    Banyak yang mengeluhkan sudah berolahraga dengan keras namun berat badan tak kunjung turun dan otot tak kunjung terbentuk. 

    Hal ini bisa jadi berasal dari anggapan karena jika sudah berolahraga, maka dapat makan dengan bebas. 

    Padahal, olahraga bukan berarti dapat membakar semua lemak dan kalori dari makanan.

    Walaupun sudah berolahraga, pola makan tetap harus dijaga. 

    Bukan berarti harus mengurangi porsi makan atau tidak makan setelah berolahraga, namun perhatikan makanan yang masuk dan pastikan tidak memiliki kalori yang berlebih. 

    Usahakan makan sebelum jam 19.00 dimana kegiatan tubuh biasanya sudah tak banyak lagi. 

    Pilihlah makanan dengan karbo kompleks daripada karbo simpleks. 

    Karbo kompleks yang berasal dari gandum, kentang, beras merah, dan oats dapat dicerna lebih lama oleh badan dan disimpan sebagai energi. 

    Sedang karbo simpleks seperti nasi putih, gula tambahan, tepung-tepungan, dan minuman bersoda dicerna lebih cepat oleh tubuh, sehingga jika tidak berkegiatan, nutrisinya akan ditimbun sebagai lemak.

    2. Kekurangan Kebutuhan Protein

    Fungsi dari protein adalah untuk menambah masa otot. 

    Bagi yang sedang diet dan berusaha menurunkan berat badan, masa otot sangat diperlukan. 

    Masa otot yang kurang dapat menghambat proses pembakaran lemak. 

    Sehingga, jika masa otot bagus maka proses pembakaran lemak juga akan optimal. 

    Konsumsi makanan beprotein tidak boleh ditinggalkan saat sedang diet. 

    Makanan berprotein hewani adalah daging, telur, susu, keju, dan yogurt. 

    Sedangkan protein nabati dapat diambil dari tahu, bayam, dan kacang arab. 

    3. Tidak Cukup Minum Air Putih

    Kebutuhan air setiap hari bagi setiap orang berbeda, tergantung dari aktivitas dan berat badan masing-masing. 

    Ukuran standarnya adalah 40cc untuk 1 kilogram berat badan. 

    Sehingga, untuk orang dengan berat badan 60kg, kebutuhan air minum mineral dalam sehari adalah 2400 cc. 

    Namun jika menjalani kegiatan yang sangat berat, konsumsi air mineral dapat ditambah mencapai 50cc/kg berat badan. 

    Konsumsi air mineral yang cukup dapat membantu menurunkan berat badan karena dapat membantu metabolisme dalam tubuh. 

    Jika kekurangan air, metabolisme tubuh menjadi tidak maksimal karena tubuh kekurangan cairan. 

    Selain itu, air putih dapat memberikan rasa kenyang dan mengindarkan rasa lapar. 

    Sehingga, saat merasa ingin ngemil, minum air mineral akan menahan keinginan untuk ngemil tersebut. 

    Karena bisa jadi, dorongan untuk ngemil itu bukanlah rasa lapar namun itu sinyal tubuh untuk menambah cairan. 

    4. Makan Banyak Setelah Berolahraga

    Beberapa orang berolahraga dengan keras selama beberapa jam, setelah selesai berolahraga mereka merasa sangat lapar, dan akhirnya makan berlebihan. 

    Hal ini adalah praktek yang salah namun banyak dilakukan. 

    Biasanya hal ini dilakukan oleh orang yang baru  mulai berolahraga. 

    Bagaimanapun, tubuh harus dibiasakan dengan pola olahraga dan pola makan yang imbang. 

    Sehingga setelah olahraga, usahan tetap makan dengan porsi yang wajar dan tidak berlebihan. 

    Dorong dengan air putih agar dapat lebih merasa kenyang. 

    Jika setelah olahraga malah makan dengan berlebihan, tentu saja berat badan akan susah turun. 

    5. Mengalami Stress

    Stress ternyata menjadi satu penyebab dari gagalnya diet penurunan berat badan. 

    Beberapa orang merasa sangat ingin turun berat badan sehingga banyak menghindari makanan-makanan tertentu. 

    Ada yang lalu secara ketat dan ekstrim menghindari segala jenis karbo dan daging, lalu menahan lapar seharian. 

    Yang pada akhirnya memicu stress karena berat badan malah tak kunjung turun atau stress karena terlalu kejam pada diri sendiri. 

    Saat stress, tubuh memproduksi hormon NPY atau Neuropeptide Y.

    Hormon tersebut membuat tubuh susah untuk membakar lemak. 

    Sehingga tubuh cenderung seperti yoyo yang jika turun makan akan cepat naik lagi.

    (*)

  • BLT BBM 2025 Sudah Mulai April, Cek Jadwal dan Kriteria Penerima  

    BLT BBM 2025 Sudah Mulai April, Cek Jadwal dan Kriteria Penerima  

     

    TRIBUNJATENG.COM- BLT BBM 2025 adalah singkatan dari Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak. Program ini merupakan bantuan dari pemerintah Indonesia yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu untuk membantu meringankan beban ekonomi mereka akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

    Penyaluran BLT BBM 2025 dilakukan dalam dua tahap:

    Tahap Pertama: Dimulai pada 6 Januari 2025 dengan besaran Rp300.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

    Tahap Kedua: Dijadwalkan pada April 2025, dengan jumlah bantuan yang sama, yaitu Rp300.000 per KPM.Total bantuan yang diterima setiap KPM selama dua tahap ini adalah Rp600.000.

     

    Kriteria Penerima BLT BBM 2025

    Agar bantuan tepat sasaran, pemerintah telah menetapkan beberapa kriteria penerima BLT BBM 2025, yaitu:

    Masyarakat kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    Warga Negara Indonesia (WNI): Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP yang masih aktif.

    Bukan ASN, TNI, atau Polri: Bantuan ini ditujukan hanya untuk masyarakat sipil yang membutuhkan.

     

    Cara Mengecek Status Penerima BLT BBM

    Untuk memeriksa apakah Anda terdaftar sebagai penerima BLT BBM, ikuti langkah-langkah berikut:

    Kunjungi situs resmi di cekbansos.kemensos.go.id.

    Pilih data wilayah sesuai dengan domisili Anda (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan).

    Masukkan nama lengkap sesuai KTP.

    Masukkan kode verifikasi yang tampil di layar.

    Klik “Cari Data” untuk mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai penerima bantuan.

    Harapan Pemerintah untuk BLT BBM 2025

    Pemerintah berharap bahwa penyaluran BLT BBM 2025 dapat membantu masyarakat yang terdampak oleh kenaikan harga BBM dan menjaga stabilitas perekonomian.

    (*)

  • Kisah Ihwan Sahab, TKI Tewas Jadi Korban Perdagangan Orang di Kamboja

    Kisah Ihwan Sahab, TKI Tewas Jadi Korban Perdagangan Orang di Kamboja

    Kisah Ihwan Sahab, TKI Tewas Jadi Korban Perdagangan Orang di Kamboja

    TRIBUNJATENG.COM- Ihwan Sahab, seorang pemuda asal Bekasi berusia 28 tahun, menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. 

    Ia dilaporkan meninggal dunia pada 14 April 2025 setelah mengalami penyiksaan di tempat kerjanya yang diduga merupakan perusahaan penipuan daring (online scam).

    Pihak keluarga menerima kabar korban meninggal setelah dihubungi oleh salah satu staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Kamboja. 

    “Tanggal 14 April 2025 pagi dikabarin oleh staf KBRI, namanya Pak Dadang,” kata adik korban, Subiyantoro (23) yang tinggal Perumahan Villa Gading Harapan, RT 2/RW 22, Kebalen, Babelan, Kamis (17/4/2025).

     

    Kerja Sejak 2024

    Ihwan Sahab diketahui pamit bekerja ke luar negeri sejak Februari 2024. Kepada keluarga, ia mengaku mendapat mutasi dari perusahaan lamanya di Indonesia.

    Padahal, Ihwan bekerja sebagai admin perusahaan online scam atau penipuan daring di Kamboja.

    “Scam itu perusahaan penipuan, market (targetnya) dia itu orang Indonesia. Itu kayak penipuan-penipuan lewat telepon, lewat link gitu,” jelas Subyantoro.

    Menurut Subyantoro, Ihwan nekat bekerja sebagai admin perusahaan online scam di Kamboja karena ingin memperbaiki ekonomi keluarga.

    Sebab, sejak lulus sekolah, Ihwan sudah menjadi tulang punggung bagi orang tua dan saudara-saudaranya.

    Sejak bekerja di Kamboja, Ihwan sudah membelikan banyak barang untuk keluarganya.

    Dia berangkat itu dia udah baik banget, kayak beliin HP orang tua, beliin mesin cuci orang tua, beliin saya laptop, beliin istri saya kamera, itu udah baik banget,” ungkapnya.

     

    Susah Dihubungi 

    Sejak Januari 2025, Ihwan Sahab susah dihubungi keluarga.

     

    Jatuh Sakit

    Saat dirawat di rumah sakit di Kamboja, Ihwan Sahab sempat bercerita kepada keluarganya, ia disiksa belasan orang karena tak berhasil memenuhi target perusahaan.

    Ihwan mengaku disiksa di sebuah ruangan selama dua hari berturut-turut.

    “Karena enggak target, jadi kayak ditarik gitu terus dimasukin ke ruangan dia bilang gitu,” cerita Subyantoro.

    “Nah terus saya tanya lagi, itu ada berapa orang yang negroyok? Dia bilang, sekitar 15 orang,” imbuhnya.

    Melalui telepon video, keluarga melihat kondisi Ihwan yang penuh luka di hampir sekujur tubuhnya mulai dari kepala, kaki, badan, tangan sampai bokong. 

    “Kemungkinan karena disetrum, kemungkinan besar kebanyakan itu karena disetrum, dipukul gitu,” jelas Subyantoro.

    Setelah tak sadarkan diri, Ihwan diduga dibuang di jalan. Ia ditemukan polisi setempat dengan kondisi tanpa busana, lalu dibawa ke rumah sakit. 

    4 April 2025: P2MI menerima informasi dari Disnaker Bekasi bahwa Ihwan mengalami musibah di Kamboja.

    5 April 2025: Ihwan dirawat di Rumah Sakit Kratie, Kamboja, setelah diduga disiksa karena gagal memenuhi target kerja.

    14 April 2025: Ihwan meninggal dunia. Analisis medis menunjukkan adanya benturan di kepala yang menyebabkan kemungkinan putusnya pembuluh darah di otak.

    Kondisi dan Penanganan
    KBRI Phnom Penh telah mengonfirmasi kematian Ihwan. Namun, karena Ihwan tidak terdaftar secara resmi sebagai pekerja migran, pihak berwenang menghadapi kesulitan dalam menelusuri perusahaan tempat Ihwan bekerja dan meminta pertanggungjawaban.

    Peringatan Pemerintah
    Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri, khususnya di negara-negara seperti Kamboja, Myanmar, dan Thailand, yang sering menjadi lokasi praktik TPPO dan penipuan daring.

    (*)

  • Gempa Baru Saja Terjadi Malam Ini Sabtu 19 April 2025, Warga Berhamburan Keluar, Ini Penjelasan BMKG

    Gempa Baru Saja Terjadi Malam Ini Sabtu 19 April 2025, Warga Berhamburan Keluar, Ini Penjelasan BMKG

    TRIBUNJATENG.COM – Gempa baru saja terjadi pada Sabtu (19/4/2025) malam sempat membuat warga berhamburan keluar rumah.

    Gempa terjadi di Padang Panjang Sumatera Barat dengan kekuatan magnitudo 4,6 Sabtu (19/4/2025). 

    Getaran gempa terasa cukup kuat sehingga warga berlarian keluar rumah.

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis gempa terjadi pada pukul 20.47 WIB.

    Pusat gempa terjadi 6 kilometer timur laut Padang Panjang dengan kedalaman 10 kilometer. 

    Getaran gempa dirasakan hingga ke Bukittinggi, Agam, Tanah Datar dan Sawahlunto.

    “Getaran sangat kuat hingga kami keluar rumah,” kata Jaya (40) warga Padang Panjang yang dikutip dari Kompas.com, Sabtu (19/4/2025).

    Menurut Jaya gempa membuat kaca jendela bergetar, namun hanya sebentar.

    “Cukup keras menghentak. Tapi hanya sebentar. Pas udah di luar rumah tidak terasa lagi,” kata Jaya.

    Sementara Nofri (54) warga Agamjuga merasakan getaran gempa.

    Hanya saja getaran tidak terlalu kuat dan tidak berpengaruh banyak.

    “Iya getarannya tidak terlalu kuat sehingga tidak berpengaruh banyak. Lagian hanya sebentar juga,” kata Nofri.

    Hasil analisis BMKG menunjukkan, episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.44° LS ; 100.45° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km TimurLaut PADANGPANJANG-SUMBAR pada kedalaman 10 km.

    “Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempabumi, gempabumi yang terjadi merupakan gempabumi dangkal akibat adanya aktifitas Sesar Sianok,” tulis Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, dalam keterangan resminya.

    Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempabumi dirasakan di sejumlah wilayah: Padang Panjang, Bukittinggi , Kab Agam merasakan gempa dalam intensitas III – IV MMI (Getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu. Jendela, pintu, atau dinding berbunyi), Kab. Solok, Padang, Kab. Padang Pariaman, Pariaman, Batusangkar, merasakan gempa dalam intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

    Suaidi mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. “Hingga pukul 21.02 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktifitas gempa bumi susulan,” pungkasnya. (*)

  • Bhikkhu Thudong Tiba di Jakarta, Gelar Doa Kebangsaan Sebelum Lanjutkan Jalan Kaki Menuju Borobudur

    Bhikkhu Thudong Tiba di Jakarta, Gelar Doa Kebangsaan Sebelum Lanjutkan Jalan Kaki Menuju Borobudur

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Puluhan bhikkhu yang menjalani ritual thudong dari Thailand telah tiba di Jakarta sebelum mereka melanjutkan berjalan kaki menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

    Diketahui, Thudong adalah perjalanan ritual dengan berjalan kaki sejauh ribuan kilometer.

    Adapun dipilihnya Candi Borobudur karena merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang tentunya begitu sakral bagi umat Buddhis dan dilakukan dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak.

    Total jarak yang dilalui para bhikkhu thudong ini dari Thailand hingga Candi Borobudur yakni sejauh 2.500 kilometer.

    Sabtu (19/4/2025), total 34 bhikkhu yang melakukan ritual thudong ini menghadiri acara keagamaan dan doa bersama di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). 

    Acara ini turut dihadiri ribuat umat Buddha dari berbagai daerah dan perwakilan ormas lintas agama.

    “Saat memulai perjalanan dari Thailand itu ada 39 bhikkhu yang berangkat. Mereka ada juga yang berasal dari Amerika Serikat, Kamboja dan Singapura. 

    Rencana Gubernur Pramono menggelar Silaturahride bersama ratusan pesepeda dapat kecaman. Rombongan pesepeda dijadwalkan melintasi JLNT Casablanca.

    Namun di perjalanan karena prosesnya itu panjang sejak dua bulan lalu, masuk ke Indonesia tersisa 34 bhikkhu,” kata Ketua Thudong Jakarta 2025, Kevin Wu ditemui di lokasi, Sabtu (19/4/2025).

    Kehadiran bhikkhu Thudong di PIK memecahkan rekor, setelah bendera Indonesia sepanjang 780 meter di bentangkan oleh 2.000 santri ditambah dengan umat Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu. 

    Mereka kemudian melakukan pertapaan mendoakan kepada 8.000 umat yang hadir.

    Kevin mengatakan, setibanya di Jakarta, 15 bhikkhu asal Indonesia akan bergabung untuk sama-sama menjalani Thudong menuju Candi Borobudur.

    Adapun jalan kaki menuju Candi Borobudur akan dilakukan para bhikkhu thudong ini pada Minggu (20/4/2025) esok.

    Anggota DPRD DKI Jakarta ini menerangkan, selama perjalanan menuju Candi Borobudur tiap harinya para biksu ini akan berjalan kaki sekira 35-50 kilometer dan menyinggahi sejumlah vihara.

    Dengan begitu diharapkan para bhikkhu ini bisa tiba di Candi Borobudur sesuai jadwal yakni pada 10 Mei 2025 untuk mengikuti sejumlah rangkaian keagamanan di sana atau dua hari sebelum Hari Raya Waisak tahun ini yang jatuh pada 12 Mei 2025.

    Selama di perjalanan puluhan biksu ini akan dikawal oleh umat dan juga ormas lintas agama sebagai bentuk toleransi dan keberagaman di Indonesia.

    Pria yang juga menjabat Ketua Umum Dharmapala Nusantara ini berharap  keberadaan bhikkhu thudong menjadi teladan kepada masyarakat Indonesia untuk lebih tekun dan ulet. 

    Baginya siapapun akan berhasil selama bekerja keras. 

    “Ini adalah pembuktian dari sebuah tekad yang sangat luar biasa. Kalau seseorang bertekad ini bisa mengalahkan kelelahan fisik, mental dengan tujuan yang orang anggap ini tidak mungkin,” kata Kevin.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Pembajak Pesawat Tewas Ditembak Penumpang Setelah Sempat Menikam Dua Orang

    Pembajak Pesawat Tewas Ditembak Penumpang Setelah Sempat Menikam Dua Orang

    TRIBUNJATENG.COM – Seorang pembajak pesawat tewas setelah ditembak penumpang dalam penerbangan di Belize.

    Pembajak itu sempat menikam dua orang sebelum tewas ditembak.

    Upaya pembajakan pesawat kecil yang membawa 14 penumpang digagalkan secara dramatis pada Kamis pagi (17/4/2025), setelah seorang penumpang bersenjata menembak mati pelaku yang mengancam keselamatan penerbangan. 

    Insiden terjadi tak lama setelah pesawat jenis Cessna Grand Caravan milik maskapai Tropic Air Belize lepas landas dari Kota Corozal menuju Pulau San Pedro.

    Menurut pihak kepolisian, pelaku yang belakangan diidentifikasi sebagai Akinyela Sawa Taylor (49), warga negara Amerika Serikat, membawa sebilah pisau dan mengancam pilot agar keluar dari wilayah udara Belize.

    “Pelaku memerintahkan pilot untuk ‘keluar dari negara itu’,” ujar Komisaris Polisi Belize, Chester Williams, kepada Channel 5 News.

    Di tengah situasi darurat, pilot memutuskan memutar arah dan melayang di atas Bandara Internasional Belize City, sambil menunggu waktu yang aman untuk mendarat.

    Namun sebelum pendaratan bisa dilakukan, pelaku sempat menikam dua penumpang lainnya di dalam kabin.

    Seorang penumpang lain yang memiliki izin membawa senjata api kemudian bertindak cepat.

    Ia menembak pelaku hingga tewas di tempat.

    Kepolisian menyatakan bahwa Taylor diduga merupakan veteran militer AS, berdasarkan informasi dari media lokal.

    Meski demikian, latar belakang militernya belum dikonfirmasi secara resmi.

    Sebanyak dua penumpang yang terluka akibat tikaman segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

    Hingga Jumat pagi, belum ada informasi resmi mengenai kondisi terakhir keduanya.

    Kedutaan Besar Amerika Serikat di Belize menyatakan keprihatinan atas peristiwa tersebut, apalagi insiden terjadi menjelang libur panjang akhir pekan Paskah.

    “Ini benar-benar menyoroti pentingnya keselamatan dan keamanan,” ujar Luke Martin, pejabat urusan publik di Kedutaan AS.

    “Kami memiliki hubungan yang kuat dengan penegak hukum Belize, dan di saat-saat seperti ini, kemitraan itu terbukti penting,” lanjutnya, sembari menekankan pentingnya pertukaran informasi antara kedua negara.

    Pihak berwenang masih menyelidiki motif di balik aksi pembajakan yang sempat memicu kepanikan dalam kabin tersebut. (*)

  • Sakit DBD Jelang Nikah, Shendy Tetap Ijab Kabul di Kursi Roda, Infus Masih Menempel di Lengan

    Sakit DBD Jelang Nikah, Shendy Tetap Ijab Kabul di Kursi Roda, Infus Masih Menempel di Lengan

    TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pernikahan pasangan Shendy Purnama (29) dan Umi Kulsum (28) menjadi sorotan setelah berlangsung dalam situasi yang tak biasa.

    Shendy, pasien rawat inap RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, tetap melangsungkan ijab kabul meski tengah berjuang melawan Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Proses pernikahan ini dilakukan secara dramatis di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sambirejo, Senin (14/4/2025). Shendy tampak duduk di kursi roda dengan tangan masih terpasang selang infus.

    Seorang tenaga kesehatan dari rumah sakit setia memegang kantong infus selama prosesi berlangsung. Momen sakral itu diiringi suasana haru dan bahagia dari keluarga kedua mempelai.

    Setelah ijab kabul selesai, Shendy dan Umi hanya punya waktu 15 menit untuk menyapa para tamu di resepsi yang digelar di rumah mempelai wanita di Desa Jetis, Sambirejo.

    Kendati singkat, keduanya memanfaatkan waktu itu untuk berfoto bersama keluarga di pelaminan sebelum Shendy kembali ke RS menggunakan ambulans.

    “Saya nggak nyangka bisa tetap nikah walau kondisi sedang sakit. Rasanya campur aduk,” ujar Shendy dengan nada terharu.

    Ia mengaku mulai merasa demam sejak Rabu (9/4/2025), sempat dirawat di puskesmas, lalu dirujuk ke rumah sakit pada Sabtu (12/4/2025).

    Wakil Direktur Pelayanan dan Mutu RSUD dr Soehadi Prijonegoro, Haris Almac, mengatakan surat izin cuti sakit diberikan setelah mendapat rekomendasi dari dokter spesialis karena kondisi trombosit Shendy menunjukkan perbaikan.

    “Setelah dikonsultasikan dengan dokter, kita keluarkan surat cuti sakit dan antar pasien menggunakan ambulans serta pendamping tenaga kesehatan,” jelas Haris.

    Momen ini menjadi gambaran kuat tentang perjuangan cinta dan dukungan kemanusiaan, bahkan dalam kondisi tidak ideal sekalipun. Rumah sakit pun menunjukkan komitmennya mendampingi pasien di momen penting kehidupannya.