Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Paus Fransiskus Wafat, Anies Baswedan: Indonesia Kehilangan Sahabat

    Paus Fransiskus Wafat, Anies Baswedan: Indonesia Kehilangan Sahabat

    TRIBUNJAKARTA.COM – Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan turut berbela sungkawa atas wafatnya pemimpin tertinggi gereja katolik, Paus Fransiskus. 

    Ia mengenang Paus Fransiskus sebagai sosok pembela kaum papa dan keadilan. 

    Paus kerap bersuara lantang bagi kaum lemah yang tertindas. 

    “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dunia berduka atas wafatnya YM Paus Fransiskus, pemimpin yang melampaui sekat agama, menyapa dunia denganwelas asih, membela kaum papa dengan keteguhan hati, dan menjunjung tinggi martabat keadilan.”

    “Paus Fransiskus bukan hanya gembala bagi umat Katolik, tapi juga suara moral dunia yang bersuara lantang bagi yang lemah dan tertindas. Dari lorong-lorong kumuh kampung halamannya di Buenos Aires, hingga seruan damai untuk Gaza, ia adalah penjaga nilai-nilai kemanusiaan universal,” ujar Anies dikutip dari Instagram resminya pada Senin (21/4/2025). 

    Anies menyebut Paus Fransiskus merupakan sosok yang membela Palestina. 

    Ia mengecam penindasan yang terjadi di sana.

    “Dalam zaman yang sering gaduh oleh kepentingan, Paus Fransiskus berdiri tenang membela Palestina, menyerukan perdamaian, dan mengingatkan bahwa kekuasaan tak berarti jika tak berpihak pada yang lemah.”

    “Indonesia kehilangan sahabat yang lembut tutur, namun tegas sikapnya dalam memperjuangkan kasih dan keadilan. Semoga suara dan teladannya akan terus hidup dalam nurani dunia,” pungkasnya. 

    Sebelumnya diberitakan, 

    Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi dari Gereja Katolik sedunia wafat dalam usia 88 tahun pada Senin (21/4/2025). 

    Ia meninggal dunia setelah menemui ribuan umat yang memadati Alun-alun Santo Petrus, Vatikan. 

    Paus Fransiskus memberikan berkat terakhirnya untuk Kota dan Dunia dari Balkon Basilika Santo Petrus pada Minggu (20/4/2025). 

    Dalam kesempatan tersebut, Paus kembali menegaskan pentingnya membangun dialog demi hadirnya perdamaian di dunia.

    Saat menyapa umat dari balkon, Paus tampak terengah-engah.

    Pada Februari lalu, Paus mendapat perawatan khusus lantaran serangan pneumonia ganda yang serius.

    ”Saudara-saudari terkasih, dengan kesedihan yang mendalam saya harus mengumumkan kematian Bapa Suci kita Fransiskus,” kata Kardinal Kevin Farrell mengumumkan di saluran TV Vatikan.

    ”Pukul 7.35 pagi ini Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa”.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Panduan Memilih Broker Trading Terpercaya di Indonesia – Halaman all

    Panduan Memilih Broker Trading Terpercaya di Indonesia – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Dalam era digital yang semakin maju, aktivitas perdagangan di pasar keuangan atau trading menjadi semakin populer, baik sebagai sumber pendapatan tambahan maupun sebagai profesi utama. Namun, bagi Anda yang ingin memulai trading, salah satu keputusan terpenting yang harus diambil adalah memilih broker trading yang tepat dan terpercaya.

    Broker trading berperan sebagai perantara antara trader dengan pasar keuangan global. Mereka menyediakan akses ke pasar, platform untuk melakukan transaksi, serta layanan pendukung lainnya. Salah memilih broker dapat berakibat pada kerugian yang tidak perlu, baik dari sisi finansial maupun keamanan data pribadi Anda.

    Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dalam memilih broker trading terpercaya di Indonesia, dimulai dari pemahaman dasar tentang platform trading, kriteria penting untuk menilai keandalan broker, hingga pengenalan terhadap 18FX sebagai broker yang legal, aman, dan profesional.

    Jenis-Jenis Platform Trading

    Dalam dunia trading, platform adalah software atau aplikasi yang digunakan untuk menganalisis pasar, menempatkan order, dan memantau transaksi secara real-time. Platform ini disediakan oleh broker sebagai alat utama bagi trader untuk melakukan aktivitasnya. Beberapa platform yang paling umum digunakan antara lain:

    ●      MetaTrader 4 (MT4)

    Platform perdagangan yang cukup populer, selain digunakan untuk bertransaksi, platform ini juga memiliki fitur analisis teknikal yang lengkap dan user-interface sederhana, yang sangat mudah dipahami serta cocok untuk pemula.

    ●      MetaTrader 5 (MT5)

    Versi lanjutan dari MT4 dengan fitur tambahan seperti kalender ekonomi, jenis order lebih beragam, serta dukungan multi-asset. Platform ini lebih cocok untuk trader profesional. Anda bisa download MetaTrader 5 di 18FX!

    ●      WebTrader dari Broker

    Platform broker berbasis web biasanya tidak memerlukan penginstalan, jadi Anda hanya perlu membuka website broker trading Anda lalu melakukan transaksi di sana. Hal ini cukup memudahkan karena Anda bisa mengakses dari berbagai perangkat seperti mobile maupun laptop.

    ●      Aplikasi Mobile dari Broker

    Aplikasi dari broker trading cocok untuk Anda yang ingin memantau pasar dan melakukan transaksi kapan pun dan di mana pun, karena Anda bisa dengan mudah membukanya melalui smartphone atau perangkat mobile. 

    Perlu dipahami bahwa platform seperti MetaTrader bukanlah broker, melainkan tools yang disediakan broker kepada Anda. Broker adalah institusi yang memberikan Anda akses ke platform tersebut dan ke pasar keuangan global. Oleh karena itu, sangat penting memilih broker yang tidak hanya menyediakan platform mumpuni, tapi juga memiliki legalitas dan reputasi yang kuat.

    Kriteria Broker Trading Terpercaya

    Berikut adalah beberapa kriteria utama yang harus Anda perhatikan saat memilih broker trading di Indonesia:

    1. Teregulasi oleh BAPPEBTI

    Broker yang legal dan terpercaya di Indonesia harus memiliki izin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Regulasi ini menjamin bahwa broker beroperasi sesuai dengan standar hukum dan etika yang berlaku. Jangan pernah mempercayakan dana Anda pada broker yang tidak memiliki izin resmi.

    2. Kecepatan Eksekusi dan Stabilitas Sistem

    Trading membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Eksekusi order yang lambat dapat menyebabkan Anda kehilangan peluang atau terkena slippage. Broker yang baik harus memiliki sistem yang stabil, terutama saat terjadi volatilitas tinggi di pasar.

    Sebagai contoh, jika Anda menempatkan order beli di harga 1.2500 dan harga pasar tiba-tiba melonjak ke 1.2515 karena keterlambatan sistem, Anda mengalami slippage sebesar 15 pips. Dalam satu lot (100.000 unit), itu setara dengan $150 kerugian hanya karena sistem yang lambat.

    3. Keamanan Data dan Dana

    Broker terpercaya harus menyediakan sistem enkripsi yang melindungi data pribadi dan keuangan Anda dari akses tidak sah. Selain itu, dana yang Anda depositkan sebaiknya disimpan dalam rekening terpisah (segregated account) agar tidak disalahgunakan.

    4. Transparansi Biaya dan Laporan Transaksi

    Biaya transaksi seperti spread, komisi, dan swap harus dijelaskan secara transparan sejak awal. Selain itu, broker harus menyediakan laporan transaksi yang rinci dan mudah diakses oleh Anda kapan saja. Transparansi ini akan memudahkan Anda dalam menganalisis performa trading dan membuat keputusan lebih bijak ke depan.

    Trading Aman dan Terpercaya bersama 18FX

    Sebagai broker yang berkomitmen terhadap kepercayaan dan kenyamanan klien, 18FX hadir sebagai solusi terbaik untuk Anda yang mencari mitra trading yang legal, aman, dan profesional.

    1. Legalitas Terjamin

    18FX beroperasi dengan izin resmi dari BAPPEBTI, sehingga Anda tidak perlu meragukan aspek legalitas dan keamanannya. Kepatuhan terhadap regulasi lokal menjadikan 18FX sebagai broker yang dapat dipercaya dan tunduk pada pengawasan pemerintah.

    2. Dukungan Platform MetaTrader 5

    18FX menggunakan MetaTrader 5 (MT5) sebagai platform utama. Dengan fitur analisis lanjutan, eksekusi order cepat, dan dukungan multi-asset, MT5 sangat cocok untuk trader dari berbagai tingkat pengalaman.

    3. Teknologi Unggul dan Sistem Stabil

    Server 18FX didukung oleh teknologi terkini untuk memastikan eksekusi order dalam hitungan milidetik dan stabilitas sistem yang maksimal, bahkan di tengah lonjakan aktivitas pasar. Anda dapat trading tanpa rasa khawatir terhadap gangguan teknis.

    4. Keamanan Dana dan Data

    Dana klien disimpan dalam rekening terpisah dan semua transaksi dilindungi dengan sistem enkripsi 256-bit. Ini memastikan bahwa informasi pribadi dan finansial Anda tetap aman dari ancaman eksternal.

    5. Biaya Transparan dan Pelaporan Lengkap

    18FX menjelaskan semua biaya secara terbuka di awal, tanpa biaya tersembunyi. Anda juga akan mendapatkan laporan transaksi secara real-time melalui dashboard dan email, sehingga setiap langkah dapat dipantau secara akurat.

    Sebagai gambaran, jika Anda membuka posisi dengan ukuran 1 lot EUR/USD dan spread-nya 1.2 pips, maka biaya yang dikenakan adalah:

    ●      1.2 pips × $10 (nilai per pip) = $12

    Perhitungan ini dapat dilihat langsung dari sistem MT5 yang digunakan oleh 18FX secara otomatis dan transparan.

    Memilih broker trading yang terpercaya adalah langkah awal yang sangat penting dalam perjalanan Anda di dunia trading. Perhatikan legalitas, kecepatan sistem, keamanan dana, dan transparansi layanan saat memilih broker. Pastikan juga broker tersebut menyediakan platform trading yang andal dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

    Dengan 18FX, Anda tidak hanya mendapatkan akses ke platform profesional seperti MetaTrader 5, tetapi juga jaminan legalitas, keamanan, dan pelayanan prima. Mulailah perjalanan trading Anda dengan cerdas dan penuh perhitungan bersama broker yang sudah terbukti kredibilitasnya.

  • Air Tajin dari Singkong Juga Bisa Atasi Asam Lambung, Begini Cara Buat Ala dr Zaidul Akbar

    Air Tajin dari Singkong Juga Bisa Atasi Asam Lambung, Begini Cara Buat Ala dr Zaidul Akbar

    TRIBUNJAKARTA.COM – Air tajin yang biasanya didapat dari beras, rupanya juga bisa dibuat dari bahan dasar singkong.

    Ahli kesehatan sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar mengatakan air tajin bisa mengatasi asam lambung atau menjaga kesehatan lambung.

    Mulanya, dalam kanal YouTube pribadinya (dr. Zaidul Akbar Official), ada seorang yang bertanya mengenai penyakit gerd dan asam lambung yang dialaminya.

    Ia bertanya kepada alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro cara mengatasi penyakit tersebut. 

    Kemudian, dr Zaidul Akbar menjawab dengan rutin meminum air tajin.

    “Mulai rutin minum air tajin. Kalau di rumah bisa mendapatkan gamat. Gamat tau ya? teripang, timun laut. Nah itu banyak tuh produknya. Dia berbentuk kapsul. Ada yang berbentuk cair. Nanti coba minum tiap hari,” katanya dikutip Tribun Jakarta, Senin (21/4/2025).

    Kendati demikian, dr Zaidul Akbar mengatakan jika membuat air tajin dari beras ada hal yang perlu diperhatikan, yakni denganmencari beras-beras yang bebas residu, pestisida. 

    Beras merah pun boleh diambil air tajinnya. Namun bila harga beras terlampau mahal, bisa juga membuat air tajin dari bahan dasar singkong.

    “Kalau katakanlah belum ada anggaran pakai singkong aja. Singkong ini bisa dibikin air tajinnya juga. Sama bikinnya kayak bikin air tajin juga,” jelasnya.

    “Jadi singkong itu nanti dipanaskan pakai api kecil sampai dia dapatkan air yang kental. Nah itu di minum tiap hari 3 kali lah sehari, boleh campurkan madu. Campurkan garam mineral sedikit, tambahkan sama gamat tadi atau kolagen,” tambahnya.

    lihat foto
    21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini. Selain promo pada moda transportasi, berbagai tempat makan juga memberikan dikson khusus perempuan.

    Sementara itu, mengutip Serambinews.com, berikut langkah yang benar membuat air tajin dari beras ala dr Zaidul Akbar:

    1. Bersihkan beras lalu campur dengan air dan rebus dengan api kecil.

    2. Sduk-aduk beras hingga mengental. Tunggu hingga mendidih dan jika sudah mendidih matikan api lalu angkat air rebusan berasnya.

    3. Tunggu air rebusannya hingga hangat lalu air tajin siap dikonsumsi.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Duka Mendalam, KWI Selalu Teringat 3 Nilai Utama dari Paus Fransiskus

    Duka Mendalam, KWI Selalu Teringat 3 Nilai Utama dari Paus Fransiskus

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG – Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya pemimpin umat Katolik sekaligus kepala negara Vatikan, Paus Fransiskus.

    “Kami dari KWI tentu sangat terkejut atas berita meninggalnya Bapak Suci Fransiskus dan tentu kami juga mengiringi kepergian beliau itu dengan doa-doa untuk beliau semoga jiwa beliau juga boleh mengalami kebahagiaan dalam hidup kekal,” ujar Sekretaris Eksekutif KWI, Romo Paulus Christian Siswantoko ditemui di kantor KWI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025).

    Romo Siswantoko mengatakan, tentunya KWI dan seluruh umat Katolik merasakan kehilangan mendalam atas berpulangnya Paus Fransiskus dalam usia 88 tahun.

    “KWI juga kehilangan sosok pemimpin yang sungguh merakyat pemimpin yang ingin menganggap semua orang sebagai saudara dan sahabat,” tuturnya.

    Dikatakannya, kehangatan dan kesederhanaan Paus Fransiskus terlihat jelas ketika pemimpin Vatikan itu mendatangi langsung kantor KWI saat berkunjung ke Indonesia pada September 2024 lalu.

    “Dan itu tampak dari ketika beliau kunjungan ke Indonesia tujuh bulan yang lalu. Beliau selalu ingin bertemu, ingin bertegur sapa, ingin melambaikan tangan kepada siapapun,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Romo Siswantoko juga masih teringat akan tiga nilai utama yang selalu disampaikan Paus Fransiskus kepada umat.

    “Kami juga teringat juga akan tiga nilai utama yang dibawa oleh beliau ketika ke Indonesia pada bulan September yang lalu itu soal hidup dalam iman, hidup dalam persaudaraan dan hidup untuk berbela rasa.”

    “Nah tiga nilai inilah yang rasanya juga akan menjadi sebuah kenangan sekaligus juga tugas kami semua untuk mewujudkan hidup dalam iman, dalam persaudaraan dan berbela rasa dengan siapapun juga juga termasuk dengan alam semesta,” paparnya.

    Sebagai informasi, 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • TERKUAK Kondisi Sakit Paus Fransiskus Sebelum Meninggal, Pesan Menyentuh Saat di Jakarta Bikin Adem

    TERKUAK Kondisi Sakit Paus Fransiskus Sebelum Meninggal, Pesan Menyentuh Saat di Jakarta Bikin Adem

    TRIBUNJAKARTA.COM – Detik-detik sesaat sebelum Paus Fransiskus meninggal dunia terkuak, ternyata ada penyakit berat yang diderita sampai harus berjuang melawan sakit selama hidup.

    Paus Fransiskus baru saja diinformasikan meninggal dunia pada usia 88 tahun, Senin (21/4/2025) waktu setempat.

    Kabar duka ini telah dikonfirmasi Kardinal Kevin Ferrell, camerlengo Vatikan.

    “Pada pukul 7:35 pagi ini (waktu setempat), Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan Gerejanya,” kata Farrell dalam pengumuman itu, mengutip The Guardian, Senin (21/4/2025).

    “Dia mengajarkan kita untuk menjalani nilai-nilai Injil dengan kesetiaan, keberanian, dan cinta universal, terutama bagi yang termiskin dan paling terpinggirkan.”

    “Dengan rasa syukur yang luar biasa atas teladannya sebagai murid sejati Tuhan Yesus, kami memuji jiwa Paus Fransiskus kepada kasih Allah yang tak terbatas dan penuh belas kasihan,” ucap Kardinal Kevin Ferrell.

    Sebelum diumumkan meninggal dunia, Paus Fransiskus harus berjuang semasa hidup dengan penyakit parah yanga da di tubuhnya.

    Ia menderita penyakit paru-paru kronis.

    Bahkan satu bagian paru-parunya sudah diangkat saat dirinya masih muda berusia 21 tahun. 

    Paus telah hidup dengan menggunakan satu paru-paru selama 67 tahun.

    Dirinya telah lama berjuang melawan masalah kesehatan, terutama serangan bronkitis akut di musim dingin dan telah menggunakan kursi roda ketika beraktifitas di sekitar apartemennya.

    Paus sangat rentan terhadap infeksi paru-paru. Sakitnya pun mengarah pada peradangan di penutup luar tipis paru-paru semakin bertambahnya usia.

    Paus Fransiskus sempat dirawat di Rumah Sakit Gemelli pada 14 Februari 2025 lantaran krisis pernapasan yang berkembang menjadi pneumonia ganda. 

    Dia menghabiskan 38 hari di sana, rawat inap terpanjang dari 12 tahun kepausannya.

    Paus Francis didiagnosis menderita bronkitis pada awal Februari 2025, tetapi terus mengadakan audiensi harian di suite hotel Vatikan, bahkan memimpin Misa di luar ruangan pada hari Minggu 9 Februari.

    Namun dia telah menyerahkan pidatonya pada seorang ajudan untuk dibacakan, lantaran dirinya mengalami kesulitan bernapas.

    Pesan Adem dari Paus Fransiskus

    Sementara itu saat kunjungan ke Jakarta, Paus Fransiskus menitipkan pesan penting yang menyinggung soal perdamaian.

    Pesan yang disampaikan saat misa akbar di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, itu memberikan pesan yang adem.

    “Dengan dibimbing oleh sabda Tuhan, saya mendorong Anda semua untuk menaburkan kasih, dengan penuh keyakinan menempuh jalan dialog,” kata Paus Fransiskus di Stadion GBK, Jakarta Pusat, Kamis (6/9/2024).

    Paus Fransiskus menekankan pentingnya kasih di antara sesama manusia.

    “Terus memperlihatkan kebaikan budi dan hati dengan senyum khas yang membedakan Anda untuk menjadi pembangun persatuan dan perdamaian,” katanya.

    Ia juga juga mengingatkan umat untuk tidak lelah berbuat kebaikan.

    “Saudara dan saudari, saya juga hendak berkata kepada Anda, kepada bangsa ini, kepada Nusantara yang mengagumkan dan beranekaragam ini.”

    “Janganlah lelah berlayar dan menebarkan jalamu, janganlah lelah bermimpi dan membangun lagi sebuah peradaban perdamaian. Beranilah selalu untuk mengimpikan persaudaraan,” pungkasnya.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Paus Fransiskus Tutup Usia dalam Usia 88 Tahun, Berkat Terakhir dari Balkon Basilika Santo Petrus

    Paus Fransiskus Tutup Usia dalam Usia 88 Tahun, Berkat Terakhir dari Balkon Basilika Santo Petrus

    TRIBUNJAKARTA.COM – Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi dari Gereja Katolik sedunia wafat dalam usia 88 tahun pada Senin (21/4/2025). 

    Ia meninggal dunia setelah menemui ribuan umat yang memadati Alun-alun Santo Petrus, Vatikan. 

    Paus Fransiskus memberikan berkat terakhirnya untuk Kota dan Dunia dari Balkon Basilika Santo Petrus pada Minggu (20/4/2025). 

    Dalam kesempatan tersebut, Paus kembali menegaskan pentingnya membangun dialog demi hadirnya perdamaian di dunia.

    Saat menyapa umat dari balkon, Paus tampak terengah-engah.

    Pada Februari lalu, Paus mendapat perawatan khusus lantaran serangan pneumonia ganda yang serius.

    ”Saudara-saudari terkasih, dengan kesedihan yang mendalam saya harus mengumumkan kematian Bapa Suci kita Fransiskus,” kata Kardinal Kevin Farrell mengumumkan di saluran TV Vatikan.

    ”Pukul 7.35 pagi ini Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa”.

    Penyakit pneumonia ganda

    Paus Fransiskus, yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio, baru-baru ini sempat berjuang melawan pneumonia ganda yang serius sebelum akhirnya berpulang.

    “Saudara-saudari terkasih, dengan kesedihan yang mendalam saya harus mengumumkan wafatnya Bapa Suci kita, Fransiskus,” ujar Kardinal Kevin Farrell dalam siaran di saluran TV Vatikan, seperti dikutip dari Reuters pada Senin.

    “Pada pukul 07.35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, telah kembali ke rumah Bapa,” tambahnya. 

    Belajar dari Paus Fransiskus, kenali apa itu pneumonia ganda berikut ini.

    Dikutip dari Medical News Today, pneumonia ganda adalah infeksi yang menyerang kedua paru-paru.

    Penyakit ini disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur yang menginfeksi kantung udara kecil dalam paru-paru yang disebut alveoli.

    Akibat infeksi tersebut, alveoli mengalami peradangan dan terisi oleh cairan atau nanah, sehingga menyebabkan kesulitan bernapas serta berbagai gejala lain.

    Dalam istilah medis, pneumonia ganda kadang disebut sebagai bilateral pneumonia.

    Pneumonia sendiri menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat infeksi di seluruh dunia, terutama pada anak-anak di bawah usia 5 tahun.

    Pneumonia ganda umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur.

    Infeksi ini menyebabkan peradangan di kedua paru-paru. Beberapa penyebab umum di antaranya: 

    Bakteri: Streptococcus pneumoniae merupakan penyebab paling umum pneumonia bakteri
    Virus: Virus influenza menjadi penyebab paling sering pneumonia viral pada orang dewasa, sementara RSV (Respiratory Syncytial Virus) kerap menyerang anak-anak
    Jamur: Biasanya menyerang orang dengan sistem imun lemah.

    Selain itu, faktor risiko seperti usia lanjut (di atas 65 tahun), penyakit paru kronis, merokok, malnutrisi, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah juga meningkatkan kemungkinan terkena pneumonia ganda.

    Gejala pneumonia ganda mirip dengan pneumonia biasa, namun bisa lebih berat karena kedua paru-paru terinfeksi.

    Gejala yang patut diwaspadai meliputi: 

    Demam tinggi, menggigil, atau suhu tubuh yang sangat rendah
    Batuk yang semakin parah
    Batuk disertai dahak kental
    Sesak napas bahkan saat melakukan aktivitas ringan
    Nyeri dada saat batuk atau menarik napas dalam-dalam
    Merasa sangat lemas setelah mengalami infeksi virus, seperti flu

    Mual, muntah, atau diare bersamaan dengan gejala pernapasan Pneumonia ganda dapat menyebabkan komplikasi serius seperti sepsis, abses paru, efusi pleura, pleuritis, bahkan gagal ginjal dan gagal napas jika tidak segera ditangani.

    Wafatnya Paus Fransiskus menandai akhir dari perjalanan seorang pemimpin yang dikenal berani mendorong reformasi dan membela kaum marginal di tengah tantangan internal Gereja Katolik.

    Di balik kabar duka ini, pneumonia ganda yang dideritanya menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit infeksi pernapasan, terutama bagi kelompok rentan. (Kompas.com/Kompas.id)

     

  • Peran 5 Pelaku Pembakaran Mobil Polisi di Depok, Ada yang Teriak-teriak Hasut Warga

    Peran 5 Pelaku Pembakaran Mobil Polisi di Depok, Ada yang Teriak-teriak Hasut Warga

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

    TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU – Polisi membeberkan peran para pelaku pembakaran mobil polisi di Jalan Kampung Baru, Harjamukti, Cimanggis, Depok.

    Dalam kasus ini, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap lima pelaku.

    Empat di antaranya merupakan pengurus ormas berinisial RS, GR alias AR, LA, dan LS. Sedangkan satu pelaku lainnya yaitu warga berinisial ASR.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pelaku RS berperan menutup portal dengan tujuan menghalangi mobil polisi yang membawa tersangka berinisial TS.

    “RS juga memukul petugas atas nama Aipda A,” kata Ade Ary kepada wartawan, Senin (21/4/2025).

    Sementara itu, pelaku GR alias AR berperan membakar mobil Xenia milik petugas kepolisian.

    “Pelaku ASR melawan petugas dan menghalangi petugas untuk mengambil mobil yang ditahan di dalam portal,” ujar Ade Ary.

    Sedangkan pelaku LA ditangkap karena menghasut warga dengan berteriak untuk membakar mobil polisi.

    Ade Ary mengungkapkan, aksi pembakaran mobil polisi itu merupakan atas perintah tersangka TS.

    “Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan para tersangka, ditemukan fakta bahwa yang pertama sekali menyuruh melakukan pembakaran mobil petugas tersebut adalah TS melalui video call,” ungkap Kabid Humas.
     
     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

     

  • Luncurkan Website Kopdes Merah Putih, Menkop Budi Arie: Jadi Sumber Data Tunggal – Halaman all

    Luncurkan Website Kopdes Merah Putih, Menkop Budi Arie: Jadi Sumber Data Tunggal – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi melakukan Kick-Off peluncuran platform kopdesmerahputih.kop.id yang merupakan situs resmi pendaftaran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara self-declare, di Jakarta, Senin (21/4/2025).

    “Satgas Kopdes/Kel Merah Putih sudah bersepakat bahwa website ini menjadi dashboard nasional sebagai sumber data tunggal program tersebut,” kata Menkop Budi Arie dalam keterangannya, Senin (21/4/2025).

    Menkop menambahkan, dashboard ini akan dikelola bersama oleh Satgas dan secara teknis dikelola di bawah Kementerian Koperasi.

    “Dashboard nasional ini bertujuan untuk merekap, serta memantau proses pembentukan Kopdes/kelurahan Merah Putih. Mulai dari sosialisasi, musyawarah desa khusus, rapat anggota, hingga koperasi berdiri,” papar Menkop Budi Arie.

    Menkop memastikan bahwa perkembangan data-data yang terhimpun dalam website tersebut, akan disajikan secara realtime. “Kita semua bisa memantau perkembangan pembentukan Kopdes Merah Putih,” kata Menkop Budi Arie.

    Ke depan, lanjut Menkop, dari data yang ada, akan dikembangkan menjadi Kop-Hub, atau Omnichannel Marketplace. “Fungsinya, untuk memantaj rantai pasok produk-produk desa, serta memonitoring kesehatan Kopdes,” ucap Menkop.

    Menkop mengakui, seluruh desa yang ada memiliki keunikan dan karakteristiknya masing-masing. “Maka, pendekatan kita adalah menyesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing desa. Sampai akhir Juni 2025, kita fokus pada pembentukan Kopdes/Kel,” terang Menkop.

    Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisai Koperasi Kemenkop Henra Saragih memaparkan kanal-kanal yang ada di dalam website kopdesmerahputih.kop.id

    “Di dalamnya mencakup bagaimana membentuk Kopdes/Kel Merah Putih, dari membentuk koperasi baru, mengembangkan yang sudah ada, atau merevitalisasi koperasi yang ada di desa tersebut. Hal itu ditentukan oleh musyawarah desa khusus,” ujar Henra. 

  • Momen Hari Kartini, Pramono Anung Bagikan Tips Harmonis Rumah Tangganya

    Momen Hari Kartini, Pramono Anung Bagikan Tips Harmonis Rumah Tangganya

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membagikan tips harmonis hubungan rumah tangganya bersama sang istri, Endang Nugrahani.

    Hal itu disampaikannya saat dimintai pesan di momen Hari Kartini yang diperingati hari ini tiap 21 April.

    “Secara khusus mengucapkan terima kasih kepada istri saya yang lebih dari 33 tahun mendampingi. Praktis, saya dan istri praktis hampir enggak pernah berantem,” kata Pram di Halte Transjakarta Balai Kota, Senin (21/4/2025).

    Politisi senior PDIP itu mengatakan, rahasia harmonisnya bersama sang istri hingga saat ini yakni saling percaya dalam menjalin hubungan.

    “Tipsnya percaya . Praktis hampir gak pernah (berantem). Sebab kalau sering berantem pasti gak mungkin lah jadi gubernur,” ujar Pram.

    Di akun media sosialnya, Pram pun hari ini juga mengunggah momen kebersamaannya dengan sang istri di depan lukisan besar Bung Karno.

    Di Hari Kartini ini, Pemprov DKI menggratiskan biaya tiket Transjakarta, LRT dan MRT kepada seluruh wanita.

    “Ya karena kami tahu bahwa salah satu persoalan di Jakarta adalah kemacetan. 

    Dan kemacetan itu bisa diatasi kalau kemudian habit masyarakat yang dulunya menggunakan transportasi pribad karena transportasi publik atau umumnya sudah menjadi lebih baik. 

    Maka mereka bersedia untuk berubah di transportasi umum,” paparnya.

    Sementara itu, pada Kamis (24/4/2025) mendatang, Pemprov DKI secara resmi akan menggratiskan tiket transportasi massal untuk 15 golongan serta akan meresmikan Transjabodetabek rute Blok M-Alam Sutera.

    “Sehingga dengan demikian, secara perlahan kami akan membuka ruas-ruas baru, rute-rite baru untuk menghubungkan Transjabodetabek yang sekarang ini secara perlahan akan kita bangun,” kata dia.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • Di Tengah Penerapan AI, Industri Elevator dan Eskalator Tingkatkan Kualitas SDM – Halaman all

    Di Tengah Penerapan AI, Industri Elevator dan Eskalator Tingkatkan Kualitas SDM – Halaman all

    KONE Indonesia meningkatkan kualitas sumber daya tenaga ahli di industri elevator dan eskalator (E&E) yang kian terdigitalisasi.

    Tayang: Senin, 21 April 2025 14:46 WIB

    HO

    KUALITAS SDM – KONE Academy menjadi tempat peningkatan sumber daya manusia di industri elevator dan eskalator (E&E) yang kian terdigitalisasi. Fasilitas ini dirancang khusus untuk membekali karyawan, mitra, dan pelaku industri dengan keterampilan yang mumpuni di era teknologi dan kecerdasan buatan (AI). 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – KONE Indonesia meningkatkan kualitas sumber daya tenaga ahli di industri elevator dan eskalator (E&E) yang kian terdigitalisasi.

    Peningkatan sumber daya manusia ini dilakukan melalui fasilitas pelatihan KONE Academy Jakarta.

    Fasilitas ini dirancang khusus untuk membekali karyawan, mitra, dan pelaku industri dengan keterampilan yang mumpuni di era teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

    Managing Director KONE Asia Tenggara, Edward Loy, mengatakan, selama lebih dari tiga dekade beroperasi di Indonesia, KONE secara konsisten mendukung agenda urbanisasi dan pembangunan nasional.

    “Melalui KONE Academy generasi terbaru ini, kami berharap terus menjadi mitra yang andal bagi Indonesia dalam membangun smart city dan menerapkan transformasi yang berkelanjutan,” tutur Edward dikutip Senin (21/4/2025).

    Sejak pertama kali didirikan pada Maret 2016, KONE Academy Jakarta telah melatih lebih dari 15.000 profesional E&E di Indonesia.

    Managing Director KONE Indonesia, Budi Silaban, menambahkan, manusia adalah fondasi bangsa ini, dan perseroan ingin turut berkontribusi dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini