Category: Pikiran-Rakyat.com Nasional

  • Ketua MPR RI Buka Open House, Wamendagri: Tukar Pikiran Persiapan Terkini

    Ketua MPR RI Buka Open House, Wamendagri: Tukar Pikiran Persiapan Terkini

    PIKIRAN RAKYAT – Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menggelar open house atau gelar griya di kediamannya, komplek Widya Chandra III, No 10, Jakarta Selatan. Agenda yang digelar pada hari ketiga Idul Fitri, Rabu 2 April 2025 didatangi sejumlah jajaran menteri hingga pejabat lainnya.

    Pantauan Pikiran-Rakyat.com di lokasi, terlihat hadir Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.

    Hadir pula Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya.

    Tak hanya anggota kabinet, sederet pimpinan MPR RI dan juga anggota DPR RI, seperti Bambang Soesatyo (Bamsoet), Herman Khaeron, jugMenolon menghadiri acara ini.

    Bima arya mengaku obrolan didalam tidak lepas dari pembicaraan mengenai politik. 

    “Ya kalau politisi ketemu, ya nggak mungkin lah kita nggak bicara politik,” ujar Bima Arya. 

    Selain itu, Bima Arya menyebutkan bahwa di dalam sempat bertukar pikiran terkait dengan persiapan kekinian. 

    “Kalau para pimpinan ketemu ya pasti ada juga koordinasi-koordinasi kebijakan ya. Walaupun kita merasa ini ada waktu istirahat, jeda sebentar,” tuturnya.

    “Tapi tanggal 8 kita gaspol lagi gitu ya. Jadi kita tukar pikiran terkait dengan apa yang mau kita akselerasikan ke depan gitu. Saya ngobrol dengan Pak Hasan Nasbi juga, kepala PCO,” ujarnya.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Najwa Shihab Ke Mana? Sempat Diboikot, Diserang, Kini Dicari Netizen

    Najwa Shihab Ke Mana? Sempat Diboikot, Diserang, Kini Dicari Netizen

    PIKIRAN RAKYAT – Nama Najwa Shihab kembali menjadi sorotan publik, terutama di media sosial. Kali ini, bukan karena kritik tajamnya terhadap pemerintah, melainkan karena “ketidakhadirannya” dalam menyuarakan pendapat terkait isu-isu besar yang sedang hangat diperbincangkan.

    Publik, khususnya pengguna media sosial, mempertanyakan keberadaan jurnalis yang dikenal vokal dan kritis ini.

    Kontroversi dan Serangan

    Sebelumnya, Najwa Shihab sempat menjadi sasaran serangan dan boikot di media sosial. Beberapa warganet melontarkan hujatan, bahkan ada yang membakar buku-bukunya.

    Serangan ini diduga dipicu oleh pernyataan Najwa Shihab terkait penggunaan pesawat TNI AU oleh Presiden Joko Widodo.

    “Nggak jadi komersil, sekarang nebeng TNI AU,” ucap Najwa Shihab dalam potongan video yang beredar.

    Hal tersebut disampaikan wanita yang akrab disapa Mbak Nana itu dalam siaran langsung proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pekan lalu.

    Diketahui, Jokowi akan menggunakan pesawat komersil saat pulang ke Solo setelah purna tugas, namun ia akhirnya menaiki pesawat kenegaraan.

    Presiden ke 7 itu bersama sang istri, Iriana Jokowi menaiki pesawat Boeing 737-800 Next Gen, dan dikawal oleh delapan pesawat tempur TNI.

    Hal ini menyebabkan reaksi negatif dan serangan di media sosial. Beberapa warganet mengungkapkan kekecewaan dan kemarahan mereka melalui komentar-komentar pedas di media sosial.

    Bahkan, ada yang melakukan aksi pembakaran buku-buku karya Najwa Shihab, yang diunggah melalui platform TikTok.

    Ia mendapatkan berbagai komentar hujatan, disebut provokator, hingga seorang pengguna TikTok secara terbuka membakar buku-buku sang presenter.

    Deretan hinaan ke Najwa Shihab di TikTok, bahkan ada yang membakar bukunya, simak kronologi lengkapnya. Kolase foto X

    “Boikot Najwa Shihab si provokator!!,” tulis akun Steven Kim.

    “Najwa provokator negara usir dari Indonesia pulangkan ke Yaman,” tulis akun ULINA SHOP.

    “Betul kata opung, Nana ‘apa kontribusimu untuk negara’,” tulis akun Andio69.

    “Biarin aja bang, nenek Najwa emang udah darurat dia…difikir dengan banyak ngomong dianggap pintar kali ya…padahal makin banyak ngomong makin banyak salahnya,” tulis akun SenoChannel.

    Selain mendapatkan serangan penghinaan, karya tulis milik wanita yang juga terjun ke dunia jurnalistik itu pun dibakar oleh netizen.

    Video yang diunggah akun TikTok Yoga Kevan itu memperlihatkan jika dirinya tengah membakar buku yang ditulis oleh Najwa Shihab.

    “Efek cuaca panas, bisa keluar api gini, menyala Mbak Nana,” tulis akun tersebut.

    Absen di Tengah Isu-isu Krusial

    Ketidakhadiran Najwa Shihab dalam menyuarakan kritik terkait isu-isu seperti RUU TNI dan kasus Danantara menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik. Publik merasa kehilangan suara kritis yang selama ini mereka harapkan.

    Publik merasa kehilangan suara kritis Najwa Shihab, yang selama ini dianggap sebagai salah satu tokoh yang berani menyuarakan kebenaran.

    Najwa Shihab, jurnalis yang dikenal dengan ketajamannya dalam mengkritisi isu-isu sosial dan politik, belakangan ini menjadi sorotan publik.

    Ketidakhadiran ini dinilai kontras dengan citra Najwa Shihab sebagai jurnalis yang vokal dan kritis. Berbagai spekulasi muncul terkait alasan “diamnya” Najwa Shihab, mulai dari pertimbangan pribadi hingga tekanan dari pihak tertentu.

    Rekam Jejak Najwa Shihab

    Najwa Shihab dikenal sebagai jurnalis yang memiliki rekam jejak panjang dalam mengkritisi pemerintah. Melalui program “Mata Najwa”, ia seringkali mengangkat isu-isu penting dan melakukan wawancara mendalam dengan para tokoh publik.

    Program “Mata Najwa” menjadi salah satu platform utama bagi Najwa Shihab untuk menyuarakan kritik dan mengangkat isu-isu penting.

    Wawancara-wawancara mendalam dengan para tokoh publik seringkali menghasilkan informasi-informasi krusial.

    Astagfirullah… we’re so doomed ???? pic.twitter.com/T9uYQEVaL0— ayaka ???? (@canelenovsky) October 26, 2024

    Sebagai jurnalis, Najwa Shihab dianggap memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi melalui kritik dan pengawasan terhadap pemerintah.

    Publik berharap Najwa Shihab dapat kembali menyuarakan kritik dan pendapatnya terkait isu-isu krusial yang sedang dihadapi bangsa. Keberadaan jurnalis yang vokal dan kritis seperti Najwa Shihab dianggap penting dalam menjaga keseimbangan dan transparansi dalam pemerintahan.

    Sebagai informasi tambahan, Najwa Shihab sendiri diketahui terakhir kali muncul mengkritisi pemerintah dalam aksi Peringatan Darurat, hingga ikut bersuara dengan mengunggah gambar Burung Garuda berlatar biru.

    Ia menjadi orang pertama yang mengunggah foto Burung Garuda berlatar biru saat adanya demo di DPR yang diduga untuk memuluskan jalan Kaesang maju di Pilgub Jakarta dan Jawa Tengah.

    Lalu, unggahan itu pun banyak digunakan oleh rekan sesama artis, influencer, bahkan pengguna media sosial lain.

    “Ketidakhadiran” Najwa Shihab di tengah isu-isu krusial menimbulkan pertanyaan dan spekulasi di kalangan publik. Namun, rekam jejaknya sebagai jurnalis yang vokal dan kritis tetap melekat di benak masyarakat.

    Publik berharap Najwa Shihab dapat kembali menyuarakan pendapatnya dan menjalankan peran pentingnya dalam menjaga demokrasi.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Donald Trump Sebut Indonesia Penghambat Perdagangan AS, Prabowo Biang Keroknya?

    Donald Trump Sebut Indonesia Penghambat Perdagangan AS, Prabowo Biang Keroknya?

    PIKIRAN RAKYAT – Presiden AS Donald Trump mengungkap Indonesia sebagai salah satu penghambat perdagangan Amerika Serikat. Tak sendirian, ada banyak negara lain yang disebut dengan sebutan serupa.

    Diketahui, Trump menyampaikan hal itu melalui Perwakilan Dagang Amerika Serikat (UTSR). Lembaga itu merilis Laporan Estimasi Perdagangan Nasional Tahunan yang di dalamnya tercantum rata-rata tarif yang diterapkan negara yang bersangkutan sehingga menghambat aktivitas Negeri Paman Sam.

    “Tidak ada Presiden Amerika dalam sejarah modern selain Trump yang menyadari betapa luas dan merugikannya hambatan perdagangan luar negeri terhadap AS. Di bawah kepemimpinan Trump, pemerintahan ini bekerja keras untuk mengatasi praktik tidak adil ini, membantu memulihkan keadilan dan mengutamakan pebisnis AS yang bekerja keras di pasar global,” ujar Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, dilansir dari laman Reuters.

    Indonesia penghambat perdagangan AS, gegara Prabowo?

    Alasan Indonesia, termasuk 57 negara lain, dianggap menghambat perdagangan AS adalah peraturan terkait keamanan pangan dan syarat energi terbarukan. Kebijakan lainnya adalah penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diterapkan di sejumlah negara seperti Meksiko, Argentina, dan Uni Emirat Arab.

    Khusus Indonesia yang kini dipimpin Presiden Prabowo, kebijakan yang membuat AS melabelinya sebagai negara penghambat perdagangan adalah kebijakan impor dan pajak. Selain itu, lisensi impor, produk pertanian, bea cukai, dan akses pasar industri farmasi dinilai menjadi biang keladinya.

    Ada potensi birokrasi yang berbelit terkait peraturan impor barang halal yang diterapkan Indonesia. Hal itu akan semakin menghambat aktivitas perdagangan yang dilakukan Donald Trump.

    “Amerika Serikat khawatir peraturan akreditasi itu menciptakan permintaan dokumen yang berulang-ulang, persyaratan yang semakin memberatkan bagi auditor untuk memenuhi syarat,” demikian menurut dokumen yang dirilis Perwakilan Dagang Amerika Serikat tersebut.

    Presiden Prabowo, Presiden RI. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/sgd/YU

    Daftar negara penghambat perdagangan AS Algeria Angola Argentina Australia Bangladesh Bolivia Brazil Brunei Darussalam Kamboja Kanada Chile China Kolombia Kosta Rika Pantai Gading Republik Dominika Ekuador Mesir El Salvador Ethiopia Ghana Guatemala Honduras Hong Kong India Indonesia Israel Jepang Yordania Kenya Korea Selatan Laos Malaysia Meksiko Selandia Baru Nikaragua Nigeria Norwegia Pakistan Panama Paraguay Peru Filipina Rusia Singapura Afrika Selatan Swiss Taiwan Thailand Tunisia Turki Ukraina Inggris Uruguay Vietnam Liga Arab Uni Eropa Gulf Cooperation Council

    Demikian penjelasan Indonesia pimpinan Prabowo dilabeli negara penghambat perdagangan AS. Sejumlah kebijakan disebut sebagai alasan Donald Trump mengeluarkan kebijakan tersebut.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Arus Balik Lebaran 2025, Kakorlantas Susun Skema Rekayasa Lalin

    Arus Balik Lebaran 2025, Kakorlantas Susun Skema Rekayasa Lalin

    PIKIRAN RAKYAT – Arus balik lebaran 2025 diprediksi akan terjadi pada 5 April mendatang. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho telah menyusun skema rekayasa lalu lintas untuk memastikan arus balik berjalan lancar.

    “Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) memerintahkan untuk merumuskan cara bertindak pada saat arus balik. Arus balik yang rencana prediksinya itu tanggal 5 atau 6 (April), tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalu lintas,” kata dia dalam keterangan yang diterima, Rabu, 2 April 2025.

    Dia menjelaskan, nantinya pihaknya akan melakukan contraflow dari Km 70 hingga Km 47 Tol Jakarta-Cikampek. Namun, jika diperlukan, contraflow akan diperpanjang hingga Km 36.

    Dia menjelaskan bahwa contraflow ini akan melihat parameter-parameter jumlah traffic counting, termasuk visi rasio yang dilihat langsung di lapangan

    Lebih lanjut, apabila terjadi lonjakan jumlah kendaraan pada 3 April, akan dilakukan one way lokal tahap pertama dari Km 188 Palimanan hingga Km 70 gerbang Tol Cikarang Utama.

    “Apabila di tanggal 4 masih ada bangkitan yang cukup deras dari arah timur yang menuju Jakarta, kami akan berlakukan one way tahap dua dari Kilometer 246 hingga Km 188,” kata dia.

    Namun, jika lonjakan masih terasa hingga 5 April, one way lokal akan kembali diperpanjang. Sementara one way nasional akan dilakukan pada 6 April.

    “Mana kala masih terjadi bangkitan, tanggal 5 akan kita perpanjang lagi one way dari, mungkin dari Batang, termasuk juga barangkali dari 414. Karena pada tanggal 6, flag out daripada one way nasional yang akan dilepas oleh Bapak Kapolri dan Pak Menteri Perhubungan itu rencana tanggal 6 pagi,” paparnya.

    Dia memastikan bahwa para petugas juga melakukan pengamanan di jalur arteri hingga tempat wisata saat arus balik Lebaran. Secara keseluruhan Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pihaknya siap memastikan arus balik Lebaran 2025 berjalan lancar.

    “Kami mengimbau kepada pemudik pada saat balik agar betul-betul menyiapkan perjalanan dengan optimal, jaga kesehatan, pastikan kendaraan sehat, sehingga perjalanan reka-rekan selamat sampai tujuan. Dengan pesan dari Bapak Kapolri, tagline operasi ketupat adalah mudik aman, keluarga nyaman. Semoga selamat sampai tujuan,” ujarnya.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Pemimpin Tarekat Ana Loloa Ditangkap, Ajarkan 11 Rukun Iman dan Beli Tiket Surga

    Pemimpin Tarekat Ana Loloa Ditangkap, Ajarkan 11 Rukun Iman dan Beli Tiket Surga

    PIKIRAN RAKYAT – Kasus kontroversial yang melibatkan sebuah kelompok tarekat di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, telah mencapai titik terang.

    Pihak kepolisian telah menangkap pimpinan Tarekat Ana Loloa, yang diduga mengajarkan ajaran menyimpang dan melakukan praktik penipuan dengan menjual “tiket surga”.

    “Ada lima orang di tangkap dan sudah ditahan salah satu di antaranya pimpinannya, Petta Bau,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Maros Inspektur Satu (Iptu) Aditya Pandu dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

    Kasus ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat dan memicu perdebatan tentang batasan kebebasan beragama.

    Ajaran Menyimpang dan Penjualan “Tiket Surga”

    Menurut laporan yang beredar, Tarekat Ana Loloa mengajarkan ajaran yang menyimpang dari ajaran Islam yang umum. Beberapa ajaran yang dianggap menyimpang antara lain:

    – Kelompok ini diduga mengajarkan 11 rukun iman, padahal dalam ajaran Islam yang umum, rukun iman hanya ada 6.

    – Pimpinan tarekat diduga menjual “tiket surga” kepada para pengikutnya, dengan iming-iming jaminan masuk surga setelah kematian.

    – Ajaran ini juga mengajarkan bahwa ibadah haji ke Mekah tidak sah, kecuali dilakukan di Gunung Bawakaraeng.

    – Para pengikut juga dilarang membangun rumah dan diminta menggunakan harta bendanya untuk membeli pusaka sebagai bekal di akhirat.

    “Pengikutnya itu wajib beli pusaka, itu syaratnya karena akan dipakai selama di akhirat nanti. Naik haji katanya tidak sah di Tanah Suci Mekah, kecuali di tanah Gunung Bawakaraeng,” tutur Aditya

    “Alasannya, mau kiamat dan uang mereka untuk dibeli pusaka sebagai bekal di akhirat,” sambungnya.

    Praktik-praktik ini telah menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Maros, yang telah mengeluarkan fatwa bahwa ajaran Tarekat Anna Loa adalah sesat.

    “Awalnya ini dari keresahan masyarakat sekitar terkait aktivitas penyebaran Tarekat Ana Loloa. Setelah ramai diperbincangkan, MUI kemudian mengeluarkan fatwa menyatakan Tarekat Ana Loloa adalah aliran sesat,” papar Aditya.

    Penangkapan Pimpinan dan Proses Hukum

    Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat dan melakukan penyelidikan, pihak kepolisian akhirnya menangkap pimpinan Tarekat Ana Loloa.

    Penangkapan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran ajaran yang lebih luas dan melindungi masyarakat dari praktik penipuan.

    Proses hukum terhadap pimpinan Tarekat Ana Loloa sedang berlangsung. Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh praktik yang dilakukan oleh kelompok ini dan menentukan hukuman yang sesuai.

    Kasus Tarekat Ana Loloa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap potensi munculnya kelompok-kelompok yang menyimpang.

    Dengan meningkatkan pemahaman agama dan bersikap kritis, kita dapat melindungi diri dan orang-orang terdekat dari pengaruh negatif.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter

    Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter

    PIKIRAN RAKYAT – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi [ada Rabu 2 April 2025 pagi ini. Erupsi gunung tersebut dilaporkan terjadi pukul 06.46 WIT.

    “Sampai pagi ini, erupsi secara intensif terjadi. Pada saat ini erupsi magmatis yang eksplosif,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, Sarjan Roboke.

    Sampai pagi ini, erupsi masih berlangsung. Dia menyebut, ketinggian erupsi letusan sampai 1.000 meter di atas puncaknya.

    “Kondisinya masih intensif dan relatif stabil,” ucap Sarjan Roboke.

    Menurutnya, Gunung Dukono mengeluarkan Abu vulkanik. Peristiwa ini pun berdampak pada aktivitas masyarakat.

    “Jatuhannya di daerah pemukiman Kota Tobelo dan sekitarnya dan mengganggu aktivitas masyarakat,” tutur Sarjan Roboke.

    Dia mengatakan, lokasi pelikiakan penduduk dengan aktivitas Gunung Dukono ini berjarak 10 sampai 15 km. Seperti desa Mamuya, Luai, dan daerah di sekitar Kota Tobelo.

    “Saat ini status Gunung Dukono pada level 2 waspada,” kata Sarjan Roboke.

    Terkait kondisi ini, dia mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono tidak mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km. Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.

    “Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar G. Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan. Ini untuk menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” tutur Sarjan Roboke.

    Gunung Marapi Juga Erupsi

    Selain Gunung Dukono, Gunung Marapi di Tanah Datar, Sumatra Barat, juga kembali mengalami erupsi pada Rabu 2 April 2025 pukul 06.25 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 350 m di atas puncak (± 3241 m di atas permukaan laut).

    Selain itu, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah timur laut.

    “Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 1.6 mm dan durasi 57 detik,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Teguh Purnomo.

    Dia menyatakan, Gunung Marapi berada pada Status Level II (waspada). Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan diimbau memperhatikan kondisi ini.

    Terutama, tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).

    Selain itu, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai diminta waspada. Khususnya, di area yang berhulu di puncak Gunung Marapi. Sebab, terdapat potensi/ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi saat musim hujan.

    “Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker. Selain itu, penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA),” tutur Teguh Purnomo.

    Sisi lainnya, seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat. Tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

    “Dari data terakhir PGA, Gunung Marapi telah mengalami erupsi sebanyak 414 kali. Sejak erupsi utama di Desember 2023 lalu,” ucap Teguh Purnomo.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Antisipasi Potensi Banjir Rob, Wagub Rano Persiapkan Banyak Pasukan di Wilayah Utara

    Antisipasi Potensi Banjir Rob, Wagub Rano Persiapkan Banyak Pasukan di Wilayah Utara

    PIKIRAN RAKYAT – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mewaspadai potensi banjir rob di pesisir utara wilayah Jakarta. Rano merujuk potensi rob yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksikan hal ini. Untuk itu, pemprov mempersiapkan langkah antisipasi.

    “Nah yang sekarang kita waspadai adalah Rob. BMKG menyatakan tanggal 1, 2, 3 ini terjadi rob di Jakarta,” kata Rano pada Rabu, 2 April 2025.

    “Makanya di 5 titik di wilayah utara kita siapkan pasukan cukup banyak,” ujarnya.

    Langkah antisipasi pun dilakukan, namun Rano Karno berharap potensi rob yang terjadi tidak sebesar yang dikeluarkan BMKG.

    Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah menyatakan mempersiapkan mitigasi terkait potensi banjir rob di Jakarta. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait ancaman rob yang diperkirakan mulai 28 Maret hingga 1 April 2025.

    “Hanya (saja) ada ancaman banjir rob mulai tanggal 28 sampai tanggal 1, nah tadi Pak Gubernur DKI juga dengan kami sudah melakukan langkah-langkah mitigasinya,” kata Suharyanto usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pembanguan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta Pusat, Kamis, 27 Maret 2025.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pemprov melakukan antisipasi bencana rob seperti di daerah Muara Karang, Muara Angke, Marta Dinata dengan melakukan penyediaan alat pompa air sudah dipasang dan rencana peninggian tanggul di Muara Angke setelah lebaran.

    “Kami telah memutuskan baik yang sekarang maupun nanti tentunya istilahnya peronjong yang untuk penyekat itu sudah mulai dipasang sejak hari ini. Pompa-pompa udah kita persiapkan nanti setelah lebaran kita akan tinggikan di beberapa tempat sesuai dengan kesepakatan dengan warga,” katanya.

    “Di Muara Angke itu akan kita naikkan tanggulnya 2,5 meter. Kemarin sudah kita putuskan dan akan kita bangun setelah hari raya Idul Fitri ini,” kata Pramono di Plaza Monas, Jakarta Selatan, Selasa, 25 Maret 2025.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • 9 Tenaga Medis Palestina Dibunuh Israel, Jenazah Dikubur Bertumpuk bersama Bangkai Ambulans

    9 Tenaga Medis Palestina Dibunuh Israel, Jenazah Dikubur Bertumpuk bersama Bangkai Ambulans

    PIKIRAN RAKYAT – Sembilan tenaga medis dan sejumlah petugas Pertahanan Sipil dari Palang Merah Palestina (PRCS) dibunuh Israel Penjajah, jenazah ditemukan tertumpuk bersama ambulans yang membawa mereka.

    Sebelumnya, rombongan itu pergi untuk membantu orang-orang di Rafah, Gaza. Nahas, rombongan menghilang pada 23 Maret 2025, setelah ditembaki oleh pasukan Israel.

    Selanjutnya, meski dihadang akses dari Israel, sepekan kemudian tim internasional akhirnya bisa memasuki area di mana para tenaga medis dan pekerja penyelamat “hilang”.

    Mereka temukan bukti mengerikan tentang serangan langsung terhadap pekerja kemanusiaan tersebut. Satu tenaga medis bahkan masih hilang. Berikut informasi selengkapnya:

    Pasukan Israel Bunuh Medis dan Relawan

    Sebuah ambulans dikirim ke al-Hashaashin, Rafah, untuk membantu orang-orang yang terluka akibat serangan Israel pada Minggu, 23 Maret lalu. Pasukan Israel menembaki ambulans tersebut, melukai para krunya.

    “Pada pagi hari Minggu, 23 Maret, rekan-rekan kami dari Palang Merah Palestina sedang memasuki area al-Hashaashin, Rafah untuk menyelamatkan nyawa dan mereka diserang,” kata Tommaso Della Longa, juru bicara Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), kepada Al Jazeera.

    PRCS kemudian mengirim tiga ambulans tambahan untuk membantu orang-orang yang terluka dan menyelamatkan rekan-rekan mereka yang telah diserang.

    Semua tim yang dikirim untuk mendukung ambulans awal beroperasi pada siang hari.

    “(PRCS) kehilangan kontak dengan rekan-rekan mereka, dan mulai berusaha untuk menemukannya,” kata Della Longa,

    Siapa Saja Medis dan Relawan yang Dibunuh Israel?

    Ada tiga petugas ambulans yang tewas, yakni Ezzedine Shaath, Mostafa Khafaga, dan Saleh Muamer. Tugas mereka semasa hidup adalah mengangkut yang terluka serta memberikan perawatan medis darurat.

    Ada juga lima sukarelawan petugas tanggap pertama, Ashraf Abu Labda, Mohammad Bahloul, Mohammed al-Heila, Raed al-Sharif, dan Rifatt Radwan.

    “Petugas ambulans Assad al-Nassasra masih hilang. Kami tidak tahu di mana dia,” kata Della Longa.

    “Rekan-rekan yang dibunuh dan ditemukan meninggalkan lebih dari 20 anak,” ucap dia lagi.

    Sejak 7 Oktober, Israel total telah membunuh 30 sukarelawan dan staf Palang Merah Palestina pekerja kemanusiaan yang dilindungi oleh hukum kemanusiaan internasional.

    Menurut PRCS, Jenazah 14 orang yang dibunuh di antaranya ditemukan di sebuah kuburan massal yang dangkal.

    Delapan orang diidentifikasi sebagai petugas medis PRCS, lima orang sebagai petugas Pertahanan Sipil, dan satu orang adalah karyawan lembaga PBB.

    Bagaimana Mereka Dibunuh?

    Juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) di Palestina melaporkan, mereka dibunuh satu per satu kemudian dikuburkan di pasir bersama dengan kendaraan darurat mereka.

    “Informasi yang tersedia menunjukkan bahwa tim pertama dibunuh oleh pasukan Israel pada 23 Maret, dan bahwa kru darurat dan bantuan lainnya diserang satu per satu selama beberapa jam saat mereka mencari rekan-rekan mereka yang hilang,” kata dia.

    “Jenazah mereka dikumpulkan dan dikuburkan dalam kuburan massal ini. Kami menggali mereka (masih) dalam seragam mereka, dengan sarung tangan mereka masih ada. Mereka ada di sini untuk menyelamatkan nyawa. Ambulans-ambulans ini sudah terkubur di pasir. Ada kendaraan PBB di sini, …bulldozer pasukan Israel telah menguburkan mereka,” kata kepala OCHA, Jonathan Whittall, dari lokasi kejadian.

    Israel Sebut ‘Pembunuhan Tak Disengaja’

    Juru bicara militer Israel, Nadav Shoshani, menyatakan bahwa kematian tenaga medis tersebut bukan sengaja dibunuh.

    Ia mengklaim bahwa pasukan Israel menembaki kendaraan yang mencurigakan tanpa sinyal darurat dan menganggap ada “teroris” di antara pekerja penyelamat.

    Shoshani juga menyebut bahwa mereka menyingkirkan seorang anggota militer Hamas, namun klaimnya tidak sesuai dengan identitas jenazah yang ditemukan di kuburan massal.

    Ia lantas tidak menjelaskan fakta bahwa satu jenazah ditemukan dengan tangan terikat, dan bulldozer Israel mencoba mengubur kendaraan-kendaraan tersebut.

    Klaim Israel mengenai serangan Hamas dari fasilitas medis di Gaza sering kali bertentangan dengan informasi yang tersedia, demikian menurut kepala hak asasi manusia PBB, Volker Turk.

    Bagaimana Para Jenazah Ditemukan?

    Della Longa mengatakan, selama seminggu penuh, IFRC, PRCS, ICRC, dan PBB mengajukan permohonan kepada otoritas Israel untuk memasuki area tersebut supaya melakukan penyelidikan.

    Israel menolak mentah-mentah, namun akhirnya terbuka akses masuk untuk mencari pekerja penyelamat yang hilang.

    Video dari lokasi kejadian menunjukkan para pencari yang menggali beberapa jenazah yang mengenakan rompi darurat oranye, beberapa tertumpuk satu sama lain.

    Satu jenazah yang mengenakan rompi Pertahanan Sipil ditarik keluar dari kuburan hanya untuk para pencari menyadari bahwa itu adalah tubuh bagian atas tanpa kaki.

    “Para pekerja ambulans yang berdedikasi ini sedang merespons orang-orang yang terluka… Mereka mengenakan lambang yang seharusnya melindungi mereka (saat perang); ambulans mereka jelas-jelas ditandai. Mereka seharusnya kembali ke keluarga mereka,” ucap Sekretaris Jenderal IFRC Jagan Chapagain.

    “Bahkan di zona konflik yang paling kompleks, ada aturan yang sangat jelas – warga sipil harus dilindungi; pekerja kemanusiaan harus dilindungi. Layanan kesehatan harus dilindungi. Jaringan kami berduka, tetapi ini tidak cukup… Saya bertanya sekali lagi: ‘Kapan ini akan berhenti?’ Semua pihak harus menghentikan pembunuhan, dan semua pekerja kemanusiaan harus dilindungi,” tuturnya menegaskan.

    Della Longa menyoroti bahwa setengah dari ambulans di Gaza sudah tidak berfungsi, baik karena rusak atau karena kekurangan bahan bakar. ****

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Tak Langsung Disita, Ini Ketentuan Tanah dan Rumah Warisan yang Bisa Diambil Negara

    Tak Langsung Disita, Ini Ketentuan Tanah dan Rumah Warisan yang Bisa Diambil Negara

    PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menetapkan aturan mengenai tanah dan rumah warisan yang dapat diambil alih oleh negara.

    Akan tetapi, penyitaan tersebut tidak terjadi secara langsung. Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi sebelum negara berhak mengambil aset tersebut.

    Ketentuan Pengambilalihan Tanah dan Rumah Warisan

    Menurut Peraturan Pemerintah (PP) No. 20 Tahun 2021 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Terlantar, tanah atau rumah warisan dapat dikategorikan sebagai tanah terlantar jika:

    Tidak dihuni atau tidak dimanfaatkan dalam jangka waktu lama. Dibiarkan dalam kondisi rusak atau tidak layak huni. Tidak ada kejelasan kepemilikan atau ahli waris tidak ditemukan. Tanah atau rumah tersebut telah dikuasai oleh pihak lain selama lebih dari 20 tahun.

    Jika aset warisan memenuhi salah satu atau beberapa kriteria di atas, maka statusnya dapat berubah menjadi tanah terlantar, yang memungkinkan negara untuk mengambil alih dan mengalihkannya untuk kepentingan umum.

    Proses Pengambilalihan oleh Negara

    Proses penyitaan tanah dan rumah warisan oleh negara tidak serta-merta dilakukan tanpa prosedur yang jelas. Berikut adalah tahapan yang akan dilakukan sebelum pengambilalihan:

    Peringatan dan Pemberitahuan
    Pemilik atau ahli waris akan menerima pemberitahuan dari BPN terkait status tanah atau rumah yang tidak digunakan atau terbengkalai. Tenggang Waktu Pengelolaan
    Ahli waris diberikan kesempatan untuk mengurus atau memanfaatkan aset dalam periode yang ditentukan. Peninjauan Lapangan
    Petugas BPN akan melakukan verifikasi lapangan untuk menilai apakah tanah atau rumah tersebut benar-benar termasuk dalam kategori tanah terlantar. Pencatatan sebagai Tanah Terlantar
    Jika tidak ada tindakan dari ahli waris dalam periode tertentu, aset akan dicatat sebagai tanah terlantar dan dapat dialihkan kepada negara. Pengambilalihan oleh Negara
    Setelah melalui proses yang ditetapkan, negara berhak mengambil alih aset tersebut dan menggunakannya untuk kepentingan umum, seperti pembangunan infrastruktur atau fasilitas sosial. Hak dan Upaya Ahli Waris

    Ahli waris masih memiliki kesempatan untuk mempertahankan hak atas tanah dan rumah warisan mereka dengan melakukan beberapa langkah berikut:

    Mengurus administrasi kepemilikan di Kantor Pertanahan agar status tanah tetap jelas. Memanfaatkan atau mengelola aset agar tidak dikategorikan sebagai tanah terlantar. Mengajukan gugatan dalam jangka waktu tertentu jika aset telah dikuasai pihak lain.

    Rizal Lazuardi, salah satu staf Kementerian ATR/BPN Surabaya, menegaskan bahwa pemerintah tidak serta-merta mengambil alih tanah atau rumah warisan.

    “Tanah atau rumah warisan yang dibiarkan terlalu lama tanpa pengelolaan berisiko dianggap tidak terpakai. Namun, ada mekanisme dan tahapan sebelum negara mengambil tindakan,” katanya.

    Dengan adanya aturan ini, masyarakat diimbau untuk lebih proaktif dalam mengurus harta warisan mereka. Pemahaman akan hukum dan pengelolaan aset yang baik akan membantu menghindari risiko kehilangan hak kepemilikan tanah atau properti keluarga di masa depan.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Harta Warisan Tak Ditempati Bisa Disita Negara

    Harta Warisan Tak Ditempati Bisa Disita Negara

    PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menetapkan aturan baru yang memungkinkan negara mengambil alih harta warisan yang tidak ditempati atau tidak dimanfaatkan dalam jangka waktu tertentu.

    Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah pembiaran terhadap aset-aset yang tidak terurus dan memastikan bahwa tanah dan bangunan dapat digunakan untuk kepentingan publik.

    Ketentuan Pengambilalihan Harta Warisan oleh Negara

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 20 Tahun 2021 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Terlantar, tanah atau rumah warisan dapat dianggap sebagai aset terlantar jika memenuhi beberapa kriteria berikut:

    Tidak dirawat atau dimanfaatkan dalam jangka waktu lama. Dibiarkan dalam kondisi rusak, lapuk, atau tidak layak huni. Tidak ada kejelasan kepemilikan atau ahli waris tidak dapat ditemukan. Tidak ada aktivitas sosial atau ekonomi yang dilakukan di tanah tersebut dalam jangka waktu tertentu. Jika tanah warisan telah ditempati pihak lain selama lebih dari 20 tahun tanpa keberatan dari ahli waris.

    Dalam kondisi tersebut, negara berhak untuk mengambil alih aset tersebut dan mengalihkannya untuk kepentingan umum.

    Penjelasan Kementerian ATR/BPN

    staf Kementerian ATR/BPN Surabaya, Rizal Lazuardi menjelaskan bahwa aturan ini dibuat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan menghindari terjadinya konflik kepemilikan di kemudian hari.

    “Tanah atau rumah warisan yang dibiarkan terlalu lama tanpa adanya pengelolaan dapat dianggap tidak terpakai. Ini memberikan peluang bagi negara untuk mengambil alih aset tersebut demi kepentingan umum,” katanya.

    Lebih lanjut, Rizal menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengelola dan mengurus administrasi tanah warisan.

    “Masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa kelalaian dalam mengelola warisan keluarga bisa berakibat fatal, termasuk kehilangan hak atas tanah atau properti yang telah lama menjadi bagian dari keluarga mereka,” tuturnya.

    Kekhawatiran Masyarakat dan Pakar Hukum

    Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pakar hukum. Beberapa ahli menyoroti potensi risiko yang bisa muncul akibat aturan ini, terutama jika tidak ada mekanisme pengawasan yang ketat.

    “Negara memang berhak mengelola aset yang terlantar, tetapi harus ada proses yang transparan dan perlindungan hukum bagi ahli waris. Jangan sampai aturan ini justru disalahgunakan untuk kepentingan tertentu,” ujar Andi Prasetyo, seorang pengamat hukum agraria.

    Beberapa organisasi masyarakat sipil juga meminta agar pemerintah memperjelas mekanisme pelaksanaan aturan ini, termasuk batas waktu yang jelas sebelum negara dapat mengambil alih harta warisan.

    Langkah yang Harus Dilakukan Ahli Waris

    Agar terhindar dari risiko kehilangan aset warisan, ahli waris disarankan untuk segera mengambil langkah-langkah berikut:

    Mengurus sertifikat tanah warisan
    Pastikan status kepemilikan tanah telah didaftarkan atas nama ahli waris di Kantor Pertanahan setempat. Memanfaatkan atau merawat aset
    Tanah atau rumah yang tidak dihuni sebaiknya tetap dirawat, bisa dengan menyewakan atau menggunakannya untuk kegiatan sosial dan ekonomi. Membayar pajak tanah dan bangunan
    Pembayaran pajak secara rutin menunjukkan bahwa aset masih dalam pengelolaan ahli waris. Berkonsultasi dengan notaris atau ahli hukum
    Jika terdapat potensi sengketa atau status kepemilikan yang belum jelas, berkonsultasi dengan ahli hukum sangat disarankan.

    Menurut pasal 834–835 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer), ahli waris masih memiliki waktu hingga 30 tahun untuk melakukan gugatan jika aset warisan telah dikuasai pihak lain.

    Dengan adanya peraturan baru ini, masyarakat harus lebih proaktif dalam mengurus aset warisan mereka. Pemerintah menegaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan mencegah sengketa, tetapi tantangan dalam implementasi tetap ada

    Sosialisasi yang jelas dan transparansi dalam pelaksanaan menjadi kunci agar kebijakan ini tidak merugikan masyarakat dan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan.

    Bagi ahli waris, menjaga aset warisan bukan hanya untuk mempertahankan hak kepemilikan, tetapi juga untuk memastikan bahwa properti tersebut tetap bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News