Category: Pikiran-Rakyat.com Nasional

  • Jokowi Akhirnya Tunjukkan Ijazahnya ke Wartawan: Tapi Jangan Difoto ya

    Jokowi Akhirnya Tunjukkan Ijazahnya ke Wartawan: Tapi Jangan Difoto ya

    PIKIRAN RAKYAT – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menunjukkan ijazah kelulusannya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) ke hadapan wartawan. Namun, dalam momentum itu, Jokowi melarang awak media mengambil foto.

    Saat ditemui di kediamannya di Solo, Rabu, 16 April, eks Kepala Negara RI itu sempat menunjukkan ijazahnya kepada para wartawan.

    Tak hanya bukti kelulusan S1 di UGM, dalam kesempatan serupa, Jokowi menunjukkan ijazah asli miliknya mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD).

    Melalui ajudannya, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, Jokowi memperlihatkan dua map yang berisi ijazah setiap jenjang pendidikan yang dilaluinya.

    Namun demikian, tak ada satu pun wartawan yang dibolehkan Jokowi untuk mengambil foto dari sejumlah ijazah yang didedahkan.

    “Tapi jangan difoto, ya,” kata Jokowi kepada wartawan, dikutip Kamis, 17 April 2025.

    Kenapa Jokowi Tak Mau Ijazahnya Difoto?

    Jokowi mengisyaratkan, seluruh dokumen ini merupakan ranah pribadi yang sejatinya tidak boleh dijadikan sebagai konsumsi publik.

    Bahkan, ia mengaku, langkah menunjukkan ijazah ke para jurnalis juga adalah keputusan mendadak yang baru dia ambil pada Selasa, 15 April 2025 malam. Artinya ini bukan sesuatu yang Jokowi tetapkan sejak jauh-jauh hari.

    “Saya baru memutuskan untuk memperlihatkan kepada bapak ibu baru tadi malam,” ucap dia.

    Ijazah UGM yang banyak dipersoalkan tampak ditandatangani oleh Dekan Prof Soenardi Prawirohatmodjo pada 5 November 1985.

    Di dalam ijazah tersebut terlihat potret formal Jokowi muda yang masih menggunakan kacamata.

    “Kalau ini stopmap asli dari UGM , kalau yang ini bukan (menunjuk ke stopmap berisi ijazah SD hingga SMA),” katanya.

    Saat ditanya mengenai keberadaan kacamata yang tampak dalam foto ijazahnya, Jokowi menjelaskan bahwa kacamata tersebut sudah rusak atau pecah. ***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Gaza Menjadi Kuburan Massal bagi Warga Palestina dan Orang-Orang yang Datang untuk Membantu

    Gaza Menjadi Kuburan Massal bagi Warga Palestina dan Orang-Orang yang Datang untuk Membantu

    PIKIRAN RAKYAT – Gaza digambarkan sebagai ‘kuburan massal’ imbas serangan tanpa henti yang dilakukan Israel. Sejak serangan Oktober 2023 lalu hingga saat ini, Israel telah menewaskan 51.025 orang dan 116.343 warga lainnya mengalami luka-luka.

    Kondisi di Gaza juga diperparah dengan tidak bisa masuknya bantuan internasional ke Gaza sejak lebih dari sebulan yang lalu. Hal ini telah dikecam banyak pihak dari seluruh dunia.

    Doctors Without Borders (MSF) pada Rabu, 16 April 2025 bahkan menyebut Gaza sebagai kuburan massal. Tak hanya warga sipil yang menjadi korban, para pekerja kemanusiaan di Gaza juga banyak yang menjadi korban.

    “Kehidupan warga Palestina sekali lagi dihancurkan secara sistematis. Serangkaian serangan mematikan selama tiga minggu terakhir oleh pasukan Israel telah menunjukkan pengabaian yang mencolok terhadap keselamatan pekerja kemanusiaan dan medis di Gaza,” demikian pernyataan MSF.

    Pada 30 Maret 2025 di Rafah, Gaza Selatan, ditemukan 15 jenazah petugas medis dan ambulans yang mereka tumpangi di sebuah kuburan massal. Atas temuan ini, MSF menyerukan investigasi internasional dan independen atas serangan terhadap pekerja bantuan.

    “Pembunuhan pekerja kemanusiaan yang mengerikan ini adalah contoh lain dari pengabaian total yang ditunjukkan oleh pasukan Israel atas perlindungan pekerja kemanusiaan dan medis. Keheningan dan dukungan tanpa syarat dari sekutu terdekat Israel semakin memperkuat tindakan ini,” kata Claire Magone, direktur umum MSF Prancis dilaporkan Anadolu Agency.

    Badan bantuan medis tersebut juga mengkritik kegagalan Sistem Notifikasi Kemanusiaan, sebuah mekanisme yang dimaksudkan untuk mengoordinasikan pergerakan yang aman dengan pasukan Israel.

    “Hampir tidak memberikan jaminan perlindungan apa pun. Kami menyaksikan secara langsung kehancuran dan pemindahan paksa seluruh penduduk di Gaza,” kata Amande Bazerolle, koordinator darurat MSF di Gaza. 

    “Gaza telah berubah menjadi kuburan massal warga Palestina dan mereka yang datang untuk membantu mereka,” ujarnya

    “Karena tidak ada tempat yang aman bagi warga Palestina atau mereka yang berusaha membantu mereka, respons kemanusiaan mengalami kesulitan berat akibat ketidakamanan dan kekurangan pasokan yang parah, sehingga masyarakat hanya memiliki sedikit, jika ada, pilihan untuk mengakses perawatan,” tuturnya.

    AS berikan syarat

    Soal situasi di Gaza, utusan utama Presiden AS Donald Trump, Adam Boehler mengatakan serangan ke Gaza bisa dihentikan jika kelompok pejuang Palestina, Hamas membebaskan semua tawanan yang tersisa.

    “Saya dapat memberitahu Anda bahwa pertempuran akan segera berakhir, segera jika para sandera dibebaskan. Pada hari para sandera dibebaskan, pertempuran akan berakhir,” katanya dilaporkan Al Jazeera.

    Boehler menegaskan saat ini ‘bola’ ada di tangan Hamas soal situasi di Gaza. Namun, jika semua tahanan belum dibebaskan maka tidak akan ada perubahan berarti terkait situasi Gaza.

    “Mereka dapat menghubungi kapan saja. Hamas dapat mengakhiri ini. Tidak ada tindakan yang akan diambil sebelum semua sandera dibebaskan,” tuturnya.

    “Langkah pertama adalah membebaskan semua sandera. Langkah kedua adalah, mari kita selesaikan masalah ini hari berikutnya,” ujarnya.

    Boehler tidak menjelaskan secara gamblang soal ‘hari berikutnya’. Namun, dia merujuk pada usulan Trump dalam pemindahan massal warga Palestina dari Gaza ke negara lain.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Hari Libur Paskah sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Libur Nasional usai Lebaran 2025

    Hari Libur Paskah sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Libur Nasional usai Lebaran 2025

    PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah menetapkan peringatan Hari Paskah tahun 2025 jatuh pada Minggu, 20 April 2025. Namun, sampai berapakah tanggal libur perayaan paskah berlangsung?

    Tanggal ini termasuk dalam hari libur nasional berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.

    Libur Paskah 2025 Sampai Tanggal Berapa?

    Meskipun Paskah jatuh pada hari Minggu, masyarakat sebenarnya sudah bisa menikmati waktu libur sejak Jumat, 18 April 2025, karena bertepatan dengan peringatan Wafat Isa Almasih (Jumat Agung). Berikut rincian masa libur Paskah:

    Jumat, 18 April 2025: Libur nasional Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung) Sabtu, 19 April 2025: Libur akhir pekan Minggu, 20 April 2025: Hari Paskah (Kebangkitan Yesus Kristus)

    Jadi, meskipun libur nasional Paskah hanya ditetapkan satu hari (20 April), total masa libur bisa berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

    Tanggal merah setelah libur Paskah 2025

    Setelah Paskah, masih ada 9 hari libur nasional dan 4 hari cuti bersama yang berlaku hingga akhir tahun 2025. Berikut daftar lengkapnya:

    (a) Libur nasional:

    Kamis, 1 Mei 2025: Hari Buruh Internasional Senin, 12 Mei 2025: Hari Raya Waisak 2569 BE Kamis, 29 Mei 2025: Kenaikan Yesus Kristus Minggu, 1 Juni 2025: Hari Lahir Pancasila Jumat, 6 Juni 2025: Idul Adha 1446 H Jumat, 27 Juni 2025: Tahun Baru Islam 1447 H Minggu, 17 Agustus 2025: HUT Kemerdekaan RI Jumat, 5 September 2025: Maulid Nabi Muhammad SAW Kamis, 25 Desember 2025: Hari Natal

    (b) Cuti bersama:

    Selasa, 13 Mei 2025: Waisak Jumat, 30 Mei 2025: Kenaikan Yesus Kristus Senin, 9 Juni 2025: Idul Adha Jumat, 26 Desember 2025: Natal Aturan Cuti bersama ASN dan Pegawai/Karyawan

    Terdapat perbedaan aturan cuti bersama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai swasta. Berikut selengkapnya:

    – Untuk ASN/PNS: Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2025, cuti bersama tidak mengurangi jatah cuti tahunan

    – Untuk pegawai/karyawan swasta: Berdasarkan SKB 3 Menteri, cuti bersama akan memotong jatah cuti tahunan

    Dengan mengetahui jadwal ini, Sobat PR bisa merencanakan liburan atau waktu istirahat dengan lebih baik sepanjang tahun 2025. ***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • AS Beri Syarat Jika Palestina Ingin Israel Hentikan Serangan ke Gaza

    AS Beri Syarat Jika Palestina Ingin Israel Hentikan Serangan ke Gaza

    PIKIRAN RAKYAT – Jumlah korban tewas akibat serangan Israel penjajah ke Gaza sejak Oktober 2023 hingga saat ini telah mencapai 51.025 orang dan 116.343 warga lainnya mengalami luka-luka.

    Semakin banyaknya jumlah korban akibat serangan Israel ini juga diperparah dengan blokade bantuan internasional yang sama sekali tidak bisa memasuki Gaza lebih dari sebulan terakhir.

    Hal ini jelas menuai kecaman dunia dan Israel penjajah telah didesak untuk segera menghentikan serangan dan membuka jalur bantuan internasional gar rakyat Gaza tidak menghadapi situasi yang semakin sulit.

    Soal situasi di Gaza, utusan utama Presiden AS Donald Trump, Adam Boehler mengatakan serangan ke Gaza bisa dihentikan jika kelompok pejuang Palestina, Hamas membebaskan semua tawanan yang tersisa.

    “Saya dapat memberitahu Anda bahwa pertempuran akan segera berakhir, segera jika para sandera dibebaskan. Pada hari para sandera dibebaskan, pertempuran akan berakhir,” katanya dilaporkan Al Jazeera.

    Boehler menegaskan saat ini ‘bola’ ada di tangan Hamas soal situasi di Gaza. Namun, jika semua tahanan belum dibebaskan maka tidak akan ada perubahan berarti terkait situasi Gaza.

    “Mereka dapat menghubungi kapan saja. Hamas dapat mengakhiri ini. Tidak ada tindakan yang akan diambil sebelum semua sandera dibebaskan,” tuturnya.

    “Langkah pertama adalah membebaskan semua sandera. Langkah kedua adalah, mari kita selesaikan masalah ini hari berikutnya,” ujarnya.

    Boehler tidak menjelaskan secara gamblang soal ‘hari berikutnya’. Namun, dia merujuk pada usulan Trump dalam pemindahan massal warga Palestina dari Gaza ke negara lain.

    Menanggapi hal ini, Hamas mengatakan pihaknya hanya akan membebaskan lebih banyak tawanan jika kesepakatan baru untuk mengakhiri pertempuran dicapai terlebih dahulu. Kesepakatan semacam itu perlu mencakup jaminan yang sejauh ini terbukti tidak berhasil, termasuk penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

    Pada perjanjian gencatan senjata enam minggu lalu, 33 tawanan yang ditahan di Gaza telah dibebaskan Hamas dalam tahap pertama gencatan senjata. 

    Kala itu, pembebasan tawanan merupakan salah satu kesepakatan setelah meningkatnya bantuan kemanusiaan ke Gaza dan pembebasan tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel.

    Tahap kedua, yang disetujui secara prinsip, dimaksudkan untuk membebaskan semua tawanan yang tersisa di Gaza dengan imbalan penghentian pertempuran secara permanen. Tahap ketiga dimaksudkan untuk membebaskan semua jenazah tawanan dan melaksanakan rencana rekonstruksi.

    Namun, negosiasi gagal setelah tahap pertama perjanjian selesai, dan Israel segera melancarkan serangan lagi. Selain mereka yang tewas, PBB mengatakan sedikitnya 500.000 warga Palestina telah mengungsi dalam pertempuran terakhir.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Selain Tarif Impor AS, Ini Hal yang Dibahas Menlu RI dan Menlu AS, Salah Satunya Terkait Gaza

    Selain Tarif Impor AS, Ini Hal yang Dibahas Menlu RI dan Menlu AS, Salah Satunya Terkait Gaza

    PIKIRAN RAKYAT – Bertemu dengan Menlu AS Marco Rubio di Washington DC, Rabu 16 April 2025, Menlu RI Sugiono membahas sejumlah hal selain tarif impor AS. Sugiono bertolak lebih dahulu ke AS pada 14 April 2025. Lalu, disusul oleh anggota delegasi lainnya sehari setelahnya.

    Anggota delegasi yang dipimpin Airlangga Hartarto ini terdiri dari Wakil Ketua Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu, Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati, Wakil Menkeu Thomas Djiwandono, dan Menkeu Sri Mulyani.

    Kedatangan mereka bertujuan untuk bernegosiasi seputar tarif impor AS. Mereka akan bernegosiasi dari tanggal 16 hingga 23 April 2025. Pemerintah Indonesia akan mengajukan sejumlah tawaran strategis.

    Sugiono mengutarakan bahwa Pemerintah Indonesia telah melakukan sejumlah deregulasi investasi asing. Deregulasi ini mempermudah dan menciptakan situasi yang kondusif bagi mereka.

    Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Tammy Bruce, mengutarakan bahwa penting bagi kedua negara untuk memajukan kerja sama kemitraan strategis. Marco Rubio pun menyambut positif upaya Pemerintah Indonesia untuk menciptakan hubungan dagang dengan negaranya secara adil.

    Kedua Menlu akan membahas juga kerja sama bidang pertahanan dan keamanan. Salah satunya terkait permasalahan keamanan di Laut Cina Selatan.

    Keduanya pun membahas juga seputar konflik Israel dengan Palestina. Sugiono mengutarakan bahwa Pemerintah Indonesia siap mengevakuasi warga Gaza korban Perang. Bila disetujui pihak terkait, maka evakuasi ini akan dilaksanakan.

    Marco Rubio pun menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Indonesia atas pemulangan warga negaranya yang dideportasi dari Amerika Serikat. Ia pun menegaskan kepada Pemerintah Indonesia bahwa penting untuk menekan Iran tak mendanai aktivitas terorisme.

    Terkait tawaran yang diajukan Indonesia mencakup empat hal. Pertama, Investment Framework Agreement. Kedua, proposal deregulasi Non-Tariff Measures. Ketiga, meningkatkan impor dan investasi dari AS melalui pembelian migas. Keempat, insentif fiskal dan non-fiskal.

    Seperti yang sudah diketahui, Pemerintah AS menetapkan tarif resiprokal 32% untuk produk impor yang didatangkan dari Indonesia. Namun, pemberlakuannya ditunda hingga 90 hari mendatang.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Kenapa Jokowi Ogah Tunjukkan Ijazah Asli ke TPUA?

    Kenapa Jokowi Ogah Tunjukkan Ijazah Asli ke TPUA?

    PIKIRAN RAKYAT – Isu keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo kembali mencuat setelah Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) meminta agar ijazah asli milik Presiden ke-7 Indonesia tersebut ditunjukkan.

    Permintaan ini disampaikan saat perwakilan TPUA bertemu langsung dengan Presiden Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu, 16 April 2025.

    Presiden Jokowi, yang akrab disapa Jokowi, memberikan tanggapan atas permintaan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewajiban untuk menunjukkan ijazah aslinya kepada perwakilan TPUA.

    Pernyataan ini disampaikan sebagai respons langsung atas permintaan yang diajukan oleh tim pembela tersebut.

    “Beliau-beliau ini meminta untuk saya bisa menunjukkan ijazah asli. Saya sampaikan bahwa tidak ada kewajiban dari saya untuk menunjukkan itu kepada mereka,” ujar Jokowi.

    Ia menekankan bahwa permintaan tersebut berada di luar ranah kewajibannya sebagai seorang warga negara maupun sebagai seorang pejabat publik.

    Lebih lanjut, Jokowi menyatakan bahwa TPUA tidak memiliki kewenangan untuk mengatur dirinya dalam hal menunjukkan dokumen pribadi seperti ijazah.

    “Sudah sangat jelas kemarin di UGM (Universitas Gadjah Mada) juga sudah memberikan penjelasan yang gamblang dan jelas,” tambahnya.

    Pernyataan Jokowi ini mengacu pada klarifikasi yang telah disampaikan sebelumnya oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), tempat di mana Presiden Jokowi menyelesaikan pendidikan tingginya di Fakultas Kehutanan dan meraih gelar insinyur (Ir.) pada tahun 1985 dengan skripsi berjudul “Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta.”

    Klarifikasi UGM

    Universitas Gadjah Mada (UGM) sebelumnya telah memberikan klarifikasi terkait status alumni Presiden Jokowi. Klarifikasi ini disampaikan sebagai respons atas polemik yang beredar di masyarakat mengenai keabsahan ijazah Presiden.

    Pihak UGM menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo adalah benar alumni Fakultas Kehutanan UGM dan telah menyelesaikan studi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Unggahan Netizen Twitter soal bukti keaslian ijazah UGM milik Jokowi. Twitter @untheeunti

    Mereka juga memastikan bahwa ijazah yang diterbitkan untuk Presiden Jokowi adalah sah dan dikeluarkan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh universitas.

    Klarifikasi UGM ini bertujuan untuk meluruskan informasi yang beredar dan memberikan kepastian kepada publik mengenai status alumni Presiden Jokowi.

    UGM sebagai institusi pendidikan tinggi yang kredibel memiliki catatan dan arsip lengkap mengenai data mahasiswanya, termasuk data kelulusan dan penerbitan ijazah.

    Transparansi dan Akuntabilitas

    Isu ijazah Presiden Jokowi ini juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan negara. Sebagai pejabat publik, presiden diharapkan dapat memberikan contoh yang baik dalam hal transparansi dan akuntabilitas.

    Namun, transparansi dan akuntabilitas juga harus diimbangi dengan penghormatan terhadap hak privasi individu. Tidak semua informasi pribadi wajib diungkapkan kepada publik, kecuali dalam konteks yang diatur oleh hukum.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Siapa Pemilik Taman Safari? Viral Diduga Eksploitasi Mantan Pemain Sirkus

    Siapa Pemilik Taman Safari? Viral Diduga Eksploitasi Mantan Pemain Sirkus

    PIKIRAN RAKYAT – Sejumlah mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) terkait dugaan kekerasan fisik dan eksploitasi selama puluhan tahun pertunjukan, yang sebagian di antaranya berlangsung di bawah naungan Taman Safari Indonesia (TSI), kini mengguncang dunia hiburan dan konservasi.

    Laporan yang disampaikan langsung kepada Wakil Menteri HAM (Wamenham) Mugiyanto pada Selasa, 15 April 2025 ini menyeret nama besar keluarga pendiri Taman Safari Indonesia, memicu polemik sengit dan desakan pengusutan tuntas dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

    Sorotan tajam kini tertuju pada sosok di balik megahnya Taman Safari Indonesia. Mereka adalah Hadi Manansang, Jansen Manansang, Frans Manansang, dan Tony Sumampau, sebagai pihak yang disebut oleh para mantan pemain sirkus memiliki keterkaitan dengan rangkaian dugaan kejadian eksploitasi dan kekerasan tersebut.

    Nama-nama ini bukanlah sosok asing dalam industri pariwisata dan konservasi di Indonesia, mengingat peran sentral mereka dalam mengembangkan Taman Safari menjadi salah satu destinasi ikonik di Tanah Air.

    Kronologi Dugaan Eksploitasi

    Kisah kelam yang diungkapkan oleh para mantan pemain sirkus OCI bermula dari pengalaman mereka selama puluhan tahun beratraksi di berbagai lokasi, termasuk di Taman Safari Indonesia.

    Para perempuan ini melaporkan kepada Wamenkumham Mugiyanto mengenai dugaan kekerasan fisik, eksploitasi ekonomi, serta perlakuan tidak manusiawi yang mereka alami selama masa kerja mereka di bawah bendera sirkus yang kerap kali bekerja sama dengan Taman Safari.

    Pengakuan ini sontak menimbulkan keprihatinan mendalam dan memicu pertanyaan besar mengenai praktik ketenagakerjaan dan perlindungan hak asasi manusia di industri hiburan, khususnya dalam konteks sirkus yang melibatkan individu-individu dengan latar belakang yang beragam.

    Bantahan Taman Safari

    Menanggapi tudingan serius yang viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media, salah satu pendiri Taman Safari Indonesia, Tony Sumampau, tampil memberikan klarifikasi.

    Dalam konferensi pers yang digelar di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 17 April 2025, Tony Sumampau membantah dengan tegas seluruh tuduhan yang dilayangkan oleh para mantan pemain sirkus OCI.

    “Sama sekali tidak benar. Kalau memang itu benar kejadiannya karena tahun 1997 itu kan ada yang melapor,” ujar Tony Sumampau, merujuk pada rentang waktu yang cukup lama.

    Ia juga menepis anggapan adanya penyiksaan yang dilakukan oleh pihak TSI terhadap para mantan pemain sirkus OCI yang telah bertahun-tahun beratraksi di berbagai tempat, termasuk di dalam kawasan Taman Safari Indonesia.

    “Itu sama sekali apa yang disampaikan kayaknya tidak masuk di akal juga gitu ya. Seperti dipukul pakai besi, mati mungkin kalau dipukul.

    “Jadi nggak benar itu hanya, apa, suatu difitnahkan seperti itu. Nah itu kan akan kita klarifikasi juga,” lanjutnya dengan nada defensif.

    Bahkan, Tony Sumampau menantang para mantan pemain sirkus tersebut untuk menunjukkan bukti konkret yang mendukung klaim mereka mengenai adanya perilaku kekerasan yang dilakukan oleh pihak Taman Safari Indonesia.

    Taman Safari Bogor / Instagram/@gisel_la

    Ia menekankan bahwa tuduhan tanpa bukti yang jelas hanyalah sebuah fitnah dan pihak TSI siap untuk melakukan klarifikasi lebih lanjut guna meluruskan permasalahan ini.

    Desakan DPR

    Reaksi keras atas pengakuan para mantan pemain sirkus OCI juga datang dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

    Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak pihak kepolisian, khususnya Mabes Polri, untuk segera mengusut tuntas kasus dugaan eksploitasi dan kekerasan yang dialami oleh para mantan pemain sirkus tersebut, yang diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun.

    Menurut Abdullah, Mabes Polri perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Taman Safari Indonesia, yang menjadi salah satu tempat para pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) tampil, guna mengungkap kebenaran di balik kasus yang menghebohkan ini.

    “Jangan ada yang ditutup-tutupi. Taman Safari harus terbuka agar kasus itu semakin terang. Apalagi kekerasan itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Abdullah dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu, 17 April 2025.

    Selain Taman Safari, Abdullah juga meminta pihak kepolisian untuk memeriksa pihak-pihak lain yang terkait dengan pengelolaan sirkus, serta para mantan pemain sirkus yang mengaku menjadi korban kekerasan dan eksploitasi.

    Langkah ini dinilai penting untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai praktik yang terjadi di balik layar dunia sirkus.

    Abdullah juga menyoroti informasi bahwa penanganan kasus serupa pernah dihentikan sebelumnya. Oleh karena itu, ia mendesak pihak kepolisian untuk membongkar kasus ini secara terang dan melakukan proses penyelidikan secara profesional dan transparan, tanpa ada yang ditutup-tutupi.

    “Polisi harus membongkar kasus itu secara terang. Proses penyelidikan harus dilakukan secara profesional dan transparan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Abdullah menegaskan bahwa jika terbukti ada pelaku kejahatan yang melakukan kekerasan dan eksploitasi, mereka harus dijerat pidana dan dijatuhi hukuman berat sesuai dengan hukum yang berlaku, serta mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum.

    Sebagai wakil rakyat, Abdullah juga menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas kisah pilu yang disampaikan oleh para mantan pemain sirkus OCI saat mengadu ke kantor Kementerian Hukum dan HAM.

    Ia menekankan bahwa tindakan kejahatan seperti eksploitasi dan kekerasan terhadap pekerja tidak boleh dibiarkan dan jelas melanggar hukum.

    “Kejahatan itu tidak boleh dibiarkan. Jangan ada eksploitasi dan kekerasan terhadap para pekerja. Itu jelas melanggar hukum,” pungkasnya.

    Sebagai informasi tambahan, Oriental Circus Indonesia (OCI) memiliki sejarah panjang dalam dunia hiburan Tanah Air.

    Namun, seperti halnya sirkus tradisional lainnya, OCI juga tidak luput dari kontroversi terkait praktik penggunaan hewan dalam pertunjukannya.

    Isu kesejahteraan hewan telah menjadi perhatian global, dan sirkus yang masih menampilkan atraksi hewan seringkali menjadi sasaran kritik dari organisasi pecinta hewan. Kini, dengan adanya laporan dugaan eksploitasi manusia, citra OCI semakin terpuruk.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Sudah Ditampung, Tidak Ucap Terima Kasih

    Sudah Ditampung, Tidak Ucap Terima Kasih

    PIKIRAN RAKYAT – Viral pengakuan pilu dari sejumlah perempuan mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) terkait dugaan kekerasan fisik, eksploitasi, dan perlakuan tidak manusiawi selama bertahun-tahun menjadi sorotan publik.

    Pengakuan yang disampaikan kepada Wakil Menteri HAM (Wamenham) Mugiyanto pada Selasa, 15 April 2025 tersebut menyeret nama Taman Safari Indonesia (TSI), salah satu lokasi tempat mereka pernah beratraksi.

    Menanggapi tudingan serius tersebut, salah satu pendiri Taman Safari Indonesia, Tony Sumampau, angkat bicara.

    Dalam keterangannya di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 17 April 2025, Tony Sumampau membantah dengan tegas segala tuduhan yang dilayangkan oleh para mantan pemain sirkus tersebut.

    Ia menyatakan bahwa apa yang disampaikan oleh para mantan pemain sirkus itu sama sekali tidak benar dan terkesan tidak masuk akal.

    “Sama sekali tidak benar. Kalau memang itu benar kejadiannya karena tahun 1997 itu kan ada yang melapor,” ujar Tony Sumampau, merujuk pada periode waktu yang jauh ke belakang.

    Ia juga menepis isu mengenai adanya penyiksaan yang dilakukan oleh pihak TSI terhadap para mantan pemain sirkus OCI yang telah bertahun-tahun menghibur penonton di berbagai lokasi, termasuk di dalam kawasan Taman Safari Indonesia.

    “Itu sama sekali apa yang disampaikan kayaknya tidak masuk di akal juga gitu ya. Seperti dipukul pakai besi, mati mungkin kalau dipukul.

    “Jadi nggak benar itu hanya, apa, suatu difitnahkan seperti itu. Nah itu kan akan kita klarifikasi juga,” lanjutnya.

    Bahkan, Tony Sumampau menantang para mantan pemain sirkus tersebut untuk menunjukkan bukti konkret yang mendukung klaim mereka mengenai adanya perilaku kekerasan yang dilakukan oleh pihak Taman Safari Indonesia.

    Ia menekankan bahwa tuduhan tanpa bukti yang jelas hanyalah sebuah fitnah belaka dan pihak TSI siap untuk melakukan klarifikasi lebih lanjut terkait masalah ini.

    Ditampung dari Kalijodo

    Dalam keterangannya, Tony Sumampau juga mengungkapkan sebuah narasi yang sangat berbeda mengenai latar belakang para mantan pemain sirkus tersebut. Ia menjelaskan bahwa para perempuan tersebut telah dirawat oleh pihaknya sejak usia bayi.

    Mereka, menurut Tony, diambil dari kawasan prostitusi di Kalijodo, Jakarta, sebuah wilayah yang dulunya dikenal sebagai lokalisasi.

    “Dari bayi, masih bayi. Membesarkan mereka bukannya gampang, ada suster yang jagain,” ungkap Tony, menggambarkan upaya TSI dalam merawat dan membesarkan para mantan pemain sirkus tersebut sejak usia belia.

    Ia menekankan bahwa proses membesarkan anak-anak tersebut bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan perhatian serta pengawasan khusus, termasuk adanya suster yang bertugas menjaga mereka.

    Ilustrasi Taman Safari Bogor. Sejumlah pengunjung antre menunggang gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) saat wisata satwa di Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 17 Agustus 2024.

    Lebih lanjut, Tony Sumampau mengenang kembali momen ketika permasalahan ini mencuat beberapa tahun lalu.

    Ia menyebutkan bahwa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sempat mengeluarkan pernyataan terkait langkah Taman Safari Indonesia dalam menampung anak-anak dari tempat prostitusi tersebut.

    Menurut Tony, Komnas HAM pada saat itu menilai bahwa tindakan TSI sudah tepat, mengingat kondisi rentan anak-anak tersebut.

    “Ingat saya dari Komnas HAM itu menyatakan, sudah ditampung saja sudah bagus itu sehingga sehat-sehat gitu. Waktu itu kan, kalau kamu tidak ditampung mungkin kamu orang sudah nggak ada kali.

    “Siapa yang mau kasih makan kamu orang dari bayi. Sampai kamu besar gini, kenapa tidak ucapkan terima kasih,” kata Tony.

    Pernyataan ini menyiratkan rasa kecewa atas tuduhan yang dilayangkan, mengingat apa yang menurutnya merupakan upaya penyelamatan dan perawatan yang telah diberikan oleh pihak Taman Safari Indonesia sejak para perempuan tersebut masih bayi.

    Kronologi Kasus Dugaan Eksploitasi

    Sebelumnya, sejumlah perempuan yang merupakan mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) menyampaikan kisah pilu mereka selama puluhan tahun berkecimpung di dunia sirkus.

    Dalam pertemuan dengan Wamenham Mugiyanto, para mantan pemain sirkus ini mengaku mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik, eksploitasi, serta perlakuan tidak manusiawi selama masa aktif mereka sebagai pemain sirkus.

    Mereka juga menceritakan bagaimana kondisi kerja dan kehidupan mereka jauh dari kata layak, dengan jam kerja yang panjang, upah yang tidak sesuai, serta tekanan psikologis yang berat.

    Pengakuan ini tentu saja menjadi perhatian serius dan memunculkan pertanyaan besar mengenai praktik eksploitasi dan perlindungan hak asasi manusia di industri hiburan, khususnya dalam konteks sirkus yang melibatkan anak-anak dan perempuan.

    Wamenkumham Mugiyanto sendiri menyatakan akan menindaklanjuti laporan ini dan berjanji untuk melakukan investigasi lebih lanjut guna mengungkap kebenaran di balik kisah kelam para mantan pemain sirkus tersebut.

    Profil Oriental Circus Indonesia (OCI)

    Oriental Circus Indonesia (OCI) sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang di dunia hiburan Tanah Air. Sirkus ini dikenal dengan berbagai atraksi yang melibatkan hewan dan manusia, serta telah menghibur masyarakat Indonesia selama bertahun-tahun.

    Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan meningkatnya kesadaran akan isu kesejahteraan hewan dan hak asasi manusia, praktik sirkus yang melibatkan eksploitasi menjadi semakin kontroversial.

    Beberapa tahun terakhir, OCI juga sempat menjadi sorotan terkait penggunaan hewan dalam pertunjukannya.

    Gelombang protes dari aktivisAnimal welfare mendorong perubahan dalam konsep pertunjukan sirkus modern yang lebih mengedepankan hiburan yang tidak melibatkan eksploitasi makhluk hidup.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Jangan Ditanggapi Seperti Dunia Mau Berakhir

    Jangan Ditanggapi Seperti Dunia Mau Berakhir

    PIKIRAN RAKYAT – Dalam Acara Halal Bihalal Partai Golkar di Jakarta, 16 April 2025, Ketua Umum Bahlil Lahadalia meminta masyarakat agar tenang dalam menghadapi kebijakan tarif impor AS.

    “Menurut saya ini hal yang biasa saja, jangan juga ditanggapi serius seperti dunia ini sudah mau berakhir,” katanya.

    Indonesia, seperti yang sudah diketahui, terkena tarif resiprokal sebesar 32%. Namun Donald Trump menunda pemberlakuannya hingga 3 bulan mendatang. Saat ini, Pemerintah AS hanya memberlakukan tarif impor sebesar 10%.

    Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut menjadi hal biasa dalam proses negosiasi. Ia pun menjelaskan bahwa kebijakan tersebut hanyalah gebrakan tambahan agar negara lain datang untuk bernegosiasi.

    “Karena kalau disuruh datang baik-baik, nggak mau datang. Buat dulu gerakan tambahan, habis itu orang datang,” ujarnya. Hal ini didasarkan dari pengalamannya saat menjadi Pengurus HIPMI.

    Bahlil pun mengutarakan solusi yang bisa dilakukan kementrian yang dipimpinnya bila Indonesia benar-benar terkena tarif impor AS sebesar 32%. Situasi bisa menyebabkan neraca perdagangan Indonesia dengan AS menjadi defisit.

    Bahlil menjelaskan Kementrian ESDM bisa mendatangkan pemasukkan sebesar $10 hingga $14 miliar untuk lebih menyeimbangkan neraca perdagangan dengan negara tersebut.Untuk mendatangkan pemasukkan tersebut, ia menegaskan bahwa hilirisasi industri menjadi hal penting.

    Bahlil mengutarakan bahwa Golkar menjadi bagian dari pemerintah untuk menerapkan kebijakan hilirisasi. “Nah di sinilah Gokar memainkan peran sebagai bagian daripada pemerintah untuk bisa mengimplementasikan,” katanya.

    Proses Negosiasi dengan AS Sedang Berlangsung

    Sementara itu, delegasi Indonesia yang dipimpin Airlangga Hartarto sedang bernegosiasi dengan Pemerintah AS. Negosiasi ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 23 April.

    Pemerintah mengajukan tawaran strategis kepada Donald Trump. Tawaran ini mencakup 4 hal. Pertama, kerangka Investment Agreement. Kedua, proposal deregulasi Non-Tariff Measures. Ketiga, meningkatkan impor dan investasi dari AS melalui pembelian migas. Keempat, insentif fiskal maupun non-fiskal.

    Dengan tawaran ini, pemerintah berharap negara adidaya ini menurunkan tarif impor AS terhadap produk Indonesia. Kita tunggu hasil negosiasi tersebut.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Jangan Ditanggapi Seperti Dunia Mau Berakhir

    Jangan Ditanggapi Seperti Dunia Mau Berakhir

    PIKIRAN RAKYAT – Dalam Acara Halal Bihalal Partai Golkar di Jakarta, 16 April 2025, Ketua Umum Bahlil Lahadalia meminta masyarakat agar tenang dalam menghadapi kebijakan tarif impor AS.

    “Menurut saya ini hal yang biasa saja, jangan juga ditanggapi serius seperti dunia ini sudah mau berakhir,” katanya.

    Indonesia, seperti yang sudah diketahui, terkena tarif resiprokal sebesar 32%. Namun Donald Trump menunda pemberlakuannya hingga 3 bulan mendatang. Saat ini, Pemerintah AS hanya memberlakukan tarif impor sebesar 10%.

    Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut menjadi hal biasa dalam proses negosiasi. Ia pun menjelaskan bahwa kebijakan tersebut hanyalah gebrakan tambahan agar negara lain datang untuk bernegosiasi.

    “Karena kalau disuruh datang baik-baik, nggak mau datang. Buat dulu gerakan tambahan, habis itu orang datang,” ujarnya. Hal ini didasarkan dari pengalamannya saat menjadi Pengurus HIPMI.

    Bahlil pun mengutarakan solusi yang bisa dilakukan kementrian yang dipimpinnya bila Indonesia benar-benar terkena tarif impor AS sebesar 32%. Situasi bisa menyebabkan neraca perdagangan Indonesia dengan AS menjadi defisit.

    Bahlil menjelaskan Kementrian ESDM bisa mendatangkan pemasukkan sebesar $10 hingga $14 miliar untuk lebih menyeimbangkan neraca perdagangan dengan negara tersebut.Untuk mendatangkan pemasukkan tersebut, ia menegaskan bahwa hilirisasi industri menjadi hal penting.

    Bahlil mengutarakan bahwa Golkar menjadi bagian dari pemerintah untuk menerapkan kebijakan hilirisasi. “Nah di sinilah Gokar memainkan peran sebagai bagian daripada pemerintah untuk bisa mengimplementasikan,” katanya.

    Proses Negosiasi dengan AS Sedang Berlangsung

    Sementara itu, delegasi Indonesia yang dipimpin Airlangga Hartarto sedang bernegosiasi dengan Pemerintah AS. Negosiasi ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 23 April.

    Pemerintah mengajukan tawaran strategis kepada Donald Trump. Tawaran ini mencakup 4 hal. Pertama, kerangka Investment Agreement. Kedua, proposal deregulasi Non-Tariff Measures. Ketiga, meningkatkan impor dan investasi dari AS melalui pembelian migas. Keempat, insentif fiskal maupun non-fiskal.

    Dengan tawaran ini, pemerintah berharap negara adidaya ini menurunkan tarif impor AS terhadap produk Indonesia. Kita tunggu hasil negosiasi tersebut.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News