Category: Medcom.id News

  • 33 Jalan di Jakarta Ditutup Sementara saat Malam Tahun Baru 2026

    33 Jalan di Jakarta Ditutup Sementara saat Malam Tahun Baru 2026

    Jakarta: Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas pada perayaan Malam Tahun Baru 2026.
     
    Sejumlah ruas jalan utama di Jakarta akan diberlakukan penutupan demi memastikan kelancaran peringatan Malam Tahun Baru 2026 dan keamanan masyarakat yang ingin merayakannya.
     
    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan penutupan dimulai pada pukul 18.00 WIB pada 31 Desember 2025 hingga pukul 01.00 WIB pada 1 Januari 2026. Dilaporkan ada 33 titik ruas jalan yang ditutup secara situasional.
     
    “Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas penutupan ruas sebanyak 33 titik bersifat situasional,” ujar Syafrin.
     
    33 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026
    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
     
    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
     
    3. Jalan Pintu 1 Senayan;
     
    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;
     
    5. Jalan Bendungan Hilir;
     
    6. Jalan KH Mas Mansyur;
     
    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
     
    8. Jalan Kupingan BNI 46;
     
    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
     
    10. Jalan Teluk Betung;
     
    11. Jalan Kebon Kacang;
     
    12. Jalan Sunda;
     
    13. Jalan Imam Bonjol;
     
    14. Jalan Sumenep Tosari;
     
    15. Landmark (Indocement);
     
    16. Jalan Setiabudi;
     
    17. Jalan Prof Dr Satrio;
     
    18. Jalan Masjid (Sampoerna);
     
    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
     
    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
     
    21. SCBD;
     
    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
     
    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;
     
    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;
     
    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;
     
    26. Jalan Majapahit;
     
    27. Jalan Veteran III;
     
    28. Jalan Veteran II;
     
    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;
     
    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;
     
    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;
     
    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;
     
    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

     

    Jakarta: Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas pada perayaan Malam Tahun Baru 2026.
     
    Sejumlah ruas jalan utama di Jakarta akan diberlakukan penutupan demi memastikan kelancaran peringatan Malam Tahun Baru 2026 dan keamanan masyarakat yang ingin merayakannya.
     
    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan penutupan dimulai pada pukul 18.00 WIB pada 31 Desember 2025 hingga pukul 01.00 WIB pada 1 Januari 2026. Dilaporkan ada 33 titik ruas jalan yang ditutup secara situasional.
     
    “Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas penutupan ruas sebanyak 33 titik bersifat situasional,” ujar Syafrin.
     

    33 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
     
    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
     
    3. Jalan Pintu 1 Senayan;
     
    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;
     
    5. Jalan Bendungan Hilir;
     
    6. Jalan KH Mas Mansyur;
     
    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
     
    8. Jalan Kupingan BNI 46;
     
    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
     
    10. Jalan Teluk Betung;
     
    11. Jalan Kebon Kacang;
     
    12. Jalan Sunda;
     
    13. Jalan Imam Bonjol;
     
    14. Jalan Sumenep Tosari;
     
    15. Landmark (Indocement);
     
    16. Jalan Setiabudi;
     
    17. Jalan Prof Dr Satrio;
     
    18. Jalan Masjid (Sampoerna);
     
    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
     
    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
     
    21. SCBD;
     
    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
     
    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;
     
    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;
     
    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;
     
    26. Jalan Majapahit;
     
    27. Jalan Veteran III;
     
    28. Jalan Veteran II;
     
    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;
     
    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;
     
    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;
     
    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;
     
    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.
     
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • ​Yuk Merapat ke Kota Tua, Ada Jakarta Light Festival 2026 Mulai Malam Ini

    ​Yuk Merapat ke Kota Tua, Ada Jakarta Light Festival 2026 Mulai Malam Ini

    Jakarta: Wajah Jakarta akan berubah menjadi galeri seni cahaya raksasa. Jakarta Light Festival Malam Tahun Baru 2026 akan berlangsung mulai hari ini, Selasa 30 Desember 2025.

    Festival yang menggabungkan teknologi pencahayaan mutakhir dengan seni instalasi ini diprediksi akan menjadi magnet utama bagi warga Jakarta maupun wisatawan yang ingin menghabiskan malam dengan suasana berbeda.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap adanya festival cahaya ini dapat menjadi salah satu sarana hiburan sekaligus meningkatkan kunjungan wisata di Jakarta. Jakarta Light Festival ini merupakan acara gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai kado akhir tahun bagi warga. 

    Adapun lokasi Jakarta Light Festival ini diadakan di Taman Fatahillah, Kota Tua mulai 30 sampai 31 Desember 2025. Agenda yang akan dilaksanakan pada festival ini, yaitu Video Mapping, Light Installation, Light Show, dan Drone Show.
     

    Sepanjang acara, pengunjung dapat menikmati meriahnya visual cahaya yang memantul di tembok bangunan ikonik dan ditemani pertunjukan live musisi lokal. Acara ini dimulai dari sore hingga malam, sehingga cocok untuk Sobat Medcom yang ingin menyambut tahun baru dengan suasana berbeda.

    “JLF kali ini mengajak warga merayakan pergantian tahun dengan nuansa heritage di kawasan Kota Tua.  Perpaduan cahaya, sejarah, musik dan kebersamaan, jadi cara seru menyambut tahun baru di ruang kota,” tulis Instagram resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta @disparekrafdki dikutip Selasa, 30 Desember 2025.

    Pengunjung wajib mengikuti arahan petugas keamanan, Dishub, dan Satpol PP di lapangan, terutama terkait alur jalan kaki dan titik kumpul. Hal ini dilakukan guna mencegah penumpukan massa di satu titik yang berisiko bagi keselamatan.

    Perlu diketahui bahwa waktu dan rangkaian acara dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan ini dapat terjadi karena menyesuaikan kondisi di kawasan festival, seperti faktor cuaca atau kepadatan pengunjung yang melebihi kapasitas.

    (Fany Wirda Putri)

    Jakarta: Wajah Jakarta akan berubah menjadi galeri seni cahaya raksasa. Jakarta Light Festival Malam Tahun Baru 2026 akan berlangsung mulai hari ini, Selasa 30 Desember 2025.
     
    Festival yang menggabungkan teknologi pencahayaan mutakhir dengan seni instalasi ini diprediksi akan menjadi magnet utama bagi warga Jakarta maupun wisatawan yang ingin menghabiskan malam dengan suasana berbeda.
     
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap adanya festival cahaya ini dapat menjadi salah satu sarana hiburan sekaligus meningkatkan kunjungan wisata di Jakarta. Jakarta Light Festival ini merupakan acara gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai kado akhir tahun bagi warga. 

    Adapun lokasi Jakarta Light Festival ini diadakan di Taman Fatahillah, Kota Tua mulai 30 sampai 31 Desember 2025. Agenda yang akan dilaksanakan pada festival ini, yaitu Video Mapping, Light Installation, Light Show, dan Drone Show.
     

     
    Sepanjang acara, pengunjung dapat menikmati meriahnya visual cahaya yang memantul di tembok bangunan ikonik dan ditemani pertunjukan live musisi lokal. Acara ini dimulai dari sore hingga malam, sehingga cocok untuk Sobat Medcom yang ingin menyambut tahun baru dengan suasana berbeda.
     
    “JLF kali ini mengajak warga merayakan pergantian tahun dengan nuansa heritage di kawasan Kota Tua.  Perpaduan cahaya, sejarah, musik dan kebersamaan, jadi cara seru menyambut tahun baru di ruang kota,” tulis Instagram resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta @disparekrafdki dikutip Selasa, 30 Desember 2025.
     
    Pengunjung wajib mengikuti arahan petugas keamanan, Dishub, dan Satpol PP di lapangan, terutama terkait alur jalan kaki dan titik kumpul. Hal ini dilakukan guna mencegah penumpukan massa di satu titik yang berisiko bagi keselamatan.
     
    Perlu diketahui bahwa waktu dan rangkaian acara dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan ini dapat terjadi karena menyesuaikan kondisi di kawasan festival, seperti faktor cuaca atau kepadatan pengunjung yang melebihi kapasitas.
     
    (Fany Wirda Putri)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Fakta-Fakta Kebakaran Panti Jompo di Manado, 16 Lansia Tewas

    Fakta-Fakta Kebakaran Panti Jompo di Manado, 16 Lansia Tewas

    Jakarta: ​​Kebakaran terjadi di Panti Jompo Werdha Damai yang berlokasi di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara. Peristiwa ini menewaskan 16 orang penghuni panti.
     
    Kejadian nahas ini terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 20.36 WITA. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Untuk informasi selengkapnya, berikut fakta-fakta kebakaran di Panti Jompo Werdha Damai Manado:
     
    1. Kronologi Kebakaran
    Pihak berwajib menyebutkan bahwa kebakaran terjadi saat para lansia penghuni panti masih berada di kamar masing-masing. Begitu laporan diterima, tim pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
     
    Namun, api dengan cepat menjalar dan menghanguskan sebagian besar bangunan panti, sehingga upaya penyelamatan semakin sulit. Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan mobilitas para penghuni lanjut usia. Warga sekitar pun ikut turun tangan membantu proses evakuasi sebelum api semakin membesar.
     

     
    2. Para Lansia Terjebak di Kamar
    Seperti disebutkan sebelumnya, kebakaran terjadi ketika para lansia penghuni panti masih berada di kamar mereka. Hal ini membuat para lansia tersebut tidak bisa keluar untuk menyelamatkan diri.
     
    Kepala Dinas Damkar Manado, Charles Jemmy Rotinsulu mengatakan rata-rata korban tewas kebakaran yang kebanyakan lansia itu dievakuasi di tempat tidur. Sebagian korban diduga sedang tertidur.
     
    “Ketika kami datang memang apinya sudah besar sehingga kemungkinan dugaan kami, mereka, kalau bahasanya terkurung atau tidak bisa keluar dari lokasi, karena api dan asap dari dalam,” kata Charles
     
    3. Menelan 16 Korban Jiwa
    Sebanyak 16 penghuni panti dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran yang menghanguskan bangunan Panti Werdha Damai. Sementara itu, 15 jenazah di antaranya dalam kondisi sudah tidak bisa dikenali sehingga sulit diidentifikasi.

     

     
    “Dalam fase ini kita mengumpulkan data-data dari pihak keluarga yang menjadi korban, antara lain data riwayat berobat umum maupun berobat gigi korban, data yang terdapat sidik jari seperti di KTP dan ijazah,” kata Kabid Dokkes AKBP dr. Tasrif.
     
    4. Empat Jenazah Sudah Teridentifikasi
    Hingga saat ini, dr. Tasrif menyampaikan telah berhasil mengidentifikasi empat dari 16 korban. Adapun korban yang berhasil diidentifikasi antara lain Herry Lombogia (70), Jansen H. Maringka (65), dan Olly Clara Kemur (85).
     
    “Pada hari ini, Selasa tanggal 30 Desember 2025, Tim DVI Polda Sulut berhasil melaksanakan identifikasi terhadap empat kantong jenazah,” ujar dr. Tasrif, dikutip dari Antara.

     

    Jakarta: ​​Kebakaran terjadi di Panti Jompo Werdha Damai yang berlokasi di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara. Peristiwa ini menewaskan 16 orang penghuni panti.
     
    Kejadian nahas ini terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 20.36 WITA. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Untuk informasi selengkapnya, berikut fakta-fakta kebakaran di Panti Jompo Werdha Damai Manado:
     

    1. Kronologi Kebakaran

    Pihak berwajib menyebutkan bahwa kebakaran terjadi saat para lansia penghuni panti masih berada di kamar masing-masing. Begitu laporan diterima, tim pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
     
    Namun, api dengan cepat menjalar dan menghanguskan sebagian besar bangunan panti, sehingga upaya penyelamatan semakin sulit. Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan mobilitas para penghuni lanjut usia. Warga sekitar pun ikut turun tangan membantu proses evakuasi sebelum api semakin membesar.
     

     

    2. Para Lansia Terjebak di Kamar

    Seperti disebutkan sebelumnya, kebakaran terjadi ketika para lansia penghuni panti masih berada di kamar mereka. Hal ini membuat para lansia tersebut tidak bisa keluar untuk menyelamatkan diri.
     
    Kepala Dinas Damkar Manado, Charles Jemmy Rotinsulu mengatakan rata-rata korban tewas kebakaran yang kebanyakan lansia itu dievakuasi di tempat tidur. Sebagian korban diduga sedang tertidur.
     
    “Ketika kami datang memang apinya sudah besar sehingga kemungkinan dugaan kami, mereka, kalau bahasanya terkurung atau tidak bisa keluar dari lokasi, karena api dan asap dari dalam,” kata Charles
     

    3. Menelan 16 Korban Jiwa

    Sebanyak 16 penghuni panti dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran yang menghanguskan bangunan Panti Werdha Damai. Sementara itu, 15 jenazah di antaranya dalam kondisi sudah tidak bisa dikenali sehingga sulit diidentifikasi.
     
     

     
    “Dalam fase ini kita mengumpulkan data-data dari pihak keluarga yang menjadi korban, antara lain data riwayat berobat umum maupun berobat gigi korban, data yang terdapat sidik jari seperti di KTP dan ijazah,” kata Kabid Dokkes AKBP dr. Tasrif.
     

    4. Empat Jenazah Sudah Teridentifikasi

    Hingga saat ini, dr. Tasrif menyampaikan telah berhasil mengidentifikasi empat dari 16 korban. Adapun korban yang berhasil diidentifikasi antara lain Herry Lombogia (70), Jansen H. Maringka (65), dan Olly Clara Kemur (85).
     
    “Pada hari ini, Selasa tanggal 30 Desember 2025, Tim DVI Polda Sulut berhasil melaksanakan identifikasi terhadap empat kantong jenazah,” ujar dr. Tasrif, dikutip dari Antara.
     
     

    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Andi Rianto dan Angie Carvalho Berbagi Perjalanan Musik Inspiratif di Batulicin Festival 2025

    Andi Rianto dan Angie Carvalho Berbagi Perjalanan Musik Inspiratif di Batulicin Festival 2025

    Jakarta: Batulicin Festival 2025 tak hanya menjadi ajang hiburan musik semata, tetapi juga menghadirkan ruang refleksi melalui rangkaian talkshow inspiratif. 

    Salah satu sesi yang menyedot perhatian pengunjung adalah talkshow bertema perjalanan artistik bersama komposer Andi Rianto dan penyanyi Angie Carvalho, yang berbagi kisah tentang kecintaan dan ketekunan di dunia musik.

    Digelar sejak hari pertama festival pada Sabtu lalu hingga Rabu, 31 Desember 2025, rangkaian talkshow di Batulicin Festival menjadi wadah berbagi cerita, pengalaman hidup, sekaligus pembelajaran bagi para pengunjung.
    Perjalanan panjang Andi Rianto bersama musik
    Dalam suasana yang reflektif, Andi Rianto mengungkapkan kecintaannya pada musik telah tumbuh sejak usia dini. Dukungan keluarga menjadi fondasi awal perjalanan panjangnya, yang tak lepas dari kegagalan, frustrasi, dan berbagai rintangan.

    Menurut Andi, menjadi musisi bukan hanya soal terus mencipta karya, tetapi juga merawat dan menjaga karya tersebut agar tetap hidup dan bermakna.

    “Karena jika bukan musisinya sendiri, siapa lagi yang akan melakukannya? Saya bisa berbagi, sharing dengan musisi-musisi lokal di sini. Dan buat saya itu penting karena saya juga dulu mulainya juga pasti banyak kegagalan, banyak frustrasi, banyak hal-hal rintangan yang ada di dalam kehidupan bermusik,” kata Andi dikutip dari Metro TV, Selasa, 30 Desember 2025. 
     

    “Dan itu karena itu saya ingin sekali share gitu apa sih kira-kira tips and tricksnya supaya kita bisa terus bertahan, terus bikin pekerjaan yang bagus. Kita kalau jadi musisi harus konsisten, terus berkarya dan lambat-laun pasti waktu akan menemukannya. Pasti orang akan tahu kualitas kita,” imbuh Andi.
    Angie Carvalho percaya diri dan terus belajar
    Sementara itu, Angie Carvalho menuturkan bahwa perjalanan di dunia musik merupakan proses belajar yang tidak pernah berhenti. Ia menekankan pentingnya percaya pada kemampuan diri, keberanian untuk terus mencoba meski gagal, serta keterbukaan untuk belajar hal-hal baru.

    “Kunci sih yang pertama kita harus percaya diri atas kemampuan kita, terus juga kita seperti Angie bilang tadi jangan lupa terus mencoba walaupun gagal. Terus yang ketiga, pastinya kita harus tetap berdoa sama Tuhan,” ucap Angie.

    “Kalau dari Angie sih jujur dulu Angie itu memang orangnya masih malu-malu. Jadi walaupun Angie tahu kemampuan Angie apa, tapi karena Angie masih malu, jadi Angie masih terbatas gitu. Tapi karena Angie percaya kemampuan Angie udah ada di situ, jadi Angie fokus sama tujuan NG apa,” tutur Angie.
    Ruang inspirasi bagi pengunjung festival
    Talkshow ini disambut antusias oleh para pengunjung Batulicin Festival 2025. Interaksi hangat terbangun melalui cerita yang dekat dengan realitas kehidupan, serta pengalaman personal yang dibagikan para narasumber.

    Sepanjang gelaran Batulicin Festival 2025, talkshow dengan beragam tema terus digelar, mulai dari dunia kreatif, kehidupan sosial, hingga pengembangan diri. Kehadiran sesi berbagi ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Batulicin dan Kalimantan Selatan secara lebih luas.

    Jakarta: Batulicin Festival 2025 tak hanya menjadi ajang hiburan musik semata, tetapi juga menghadirkan ruang refleksi melalui rangkaian talkshow inspiratif. 
     
    Salah satu sesi yang menyedot perhatian pengunjung adalah talkshow bertema perjalanan artistik bersama komposer Andi Rianto dan penyanyi Angie Carvalho, yang berbagi kisah tentang kecintaan dan ketekunan di dunia musik.
     
    Digelar sejak hari pertama festival pada Sabtu lalu hingga Rabu, 31 Desember 2025, rangkaian talkshow di Batulicin Festival menjadi wadah berbagi cerita, pengalaman hidup, sekaligus pembelajaran bagi para pengunjung.
    Perjalanan panjang Andi Rianto bersama musik
    Dalam suasana yang reflektif, Andi Rianto mengungkapkan kecintaannya pada musik telah tumbuh sejak usia dini. Dukungan keluarga menjadi fondasi awal perjalanan panjangnya, yang tak lepas dari kegagalan, frustrasi, dan berbagai rintangan.

    Menurut Andi, menjadi musisi bukan hanya soal terus mencipta karya, tetapi juga merawat dan menjaga karya tersebut agar tetap hidup dan bermakna.
     
    “Karena jika bukan musisinya sendiri, siapa lagi yang akan melakukannya? Saya bisa berbagi, sharing dengan musisi-musisi lokal di sini. Dan buat saya itu penting karena saya juga dulu mulainya juga pasti banyak kegagalan, banyak frustrasi, banyak hal-hal rintangan yang ada di dalam kehidupan bermusik,” kata Andi dikutip dari Metro TV, Selasa, 30 Desember 2025. 
     

    “Dan itu karena itu saya ingin sekali share gitu apa sih kira-kira tips and tricksnya supaya kita bisa terus bertahan, terus bikin pekerjaan yang bagus. Kita kalau jadi musisi harus konsisten, terus berkarya dan lambat-laun pasti waktu akan menemukannya. Pasti orang akan tahu kualitas kita,” imbuh Andi.
    Angie Carvalho percaya diri dan terus belajar
    Sementara itu, Angie Carvalho menuturkan bahwa perjalanan di dunia musik merupakan proses belajar yang tidak pernah berhenti. Ia menekankan pentingnya percaya pada kemampuan diri, keberanian untuk terus mencoba meski gagal, serta keterbukaan untuk belajar hal-hal baru.
     
    “Kunci sih yang pertama kita harus percaya diri atas kemampuan kita, terus juga kita seperti Angie bilang tadi jangan lupa terus mencoba walaupun gagal. Terus yang ketiga, pastinya kita harus tetap berdoa sama Tuhan,” ucap Angie.
     
    “Kalau dari Angie sih jujur dulu Angie itu memang orangnya masih malu-malu. Jadi walaupun Angie tahu kemampuan Angie apa, tapi karena Angie masih malu, jadi Angie masih terbatas gitu. Tapi karena Angie percaya kemampuan Angie udah ada di situ, jadi Angie fokus sama tujuan NG apa,” tutur Angie.
    Ruang inspirasi bagi pengunjung festival
    Talkshow ini disambut antusias oleh para pengunjung Batulicin Festival 2025. Interaksi hangat terbangun melalui cerita yang dekat dengan realitas kehidupan, serta pengalaman personal yang dibagikan para narasumber.
     
    Sepanjang gelaran Batulicin Festival 2025, talkshow dengan beragam tema terus digelar, mulai dari dunia kreatif, kehidupan sosial, hingga pengembangan diri. Kehadiran sesi berbagi ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Batulicin dan Kalimantan Selatan secara lebih luas.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (ANN)

  • Puluhan Ribu Warga Ramaikan Jalan Sehat Batulicin Festival 2025

    Puluhan Ribu Warga Ramaikan Jalan Sehat Batulicin Festival 2025

    Jakarta: Puluhan ribu warga memadati kawasan Batulicin sejak pagi hari untuk mengikuti kegiatan Jalan Sehat Batulicin Festival 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembuka dalam rangkaian festival tahunan yang digelar di Batulicin, Kalimantan Selatan.

    Jalan Sehat digelar pada pagi hari dengan Lapangan Batfest sebagai titik start sekaligus finish. Lebih dari 30 ribu peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dengan mengenakan dress code serba putih, menciptakan suasana meriah sejak pagi.
    Puluhan ribu peserta padati area Batfest
    Penyelenggara menerapkan sistem pendaftaran secara daring dan luring. Tercatat sebanyak 27 ribu peserta mendaftar secara online, sementara 1.500 pendaftar offline pertama berhak memperoleh kupon undian.

    Peserta yang berhasil menyelesaikan rute Jalan Sehat hingga garis finish dan mendapatkan stempel berkesempatan mengikuti undian sesuai ketentuan panitia.
    Hadiah umroh jadi daya tarik utama
    Dalam kegiatan ini, panitia menyiapkan beragam hadiah menarik, mulai dari sepeda motor, uang tunai, hingga paket umroh. Bahkan, jumlah paket umroh yang semula disediakan sebanyak 100 paket ditambah menjadi total 200 paket saat proses pengundian berlangsung.
     

    Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari, seiring besarnya minat masyarakat mengikuti kegiatan yang menggabungkan olahraga ringan dan hiburan tersebut.

    “Jadi 2.500 kupon kita buka pendaftaran online itu habis dalam waktu 5 menit. Dari setiap tahun iya mbak ya hadianya memang hadiah utamanya umroh dan hadiah hiburan lainnya memang anemo masyarakatnya sangat tinggi. Jalan Sehat kita mulai dari jam 6 pagi, pesertanya itu sekitar 30 ribuan. Untuk memberi rejeki, keberkahan juga buat masyarakat tanah bumbu,” kata Ketua Panitia Jalan Sehat Batu Licin Festival 2025, Tommy Imansyah, dikutip pada Selasa, 30 Desember 2025. 

    Jalan Sehat Batulicin Festival 2025 tidak hanya diikuti oleh orang dewasa. Anak-anak hingga lansia turut ambil bagian, menjadikan kegiatan ini sebagai ajang kebersamaan lintas generasi.

    Selain berolahraga ringan, banyak peserta memanfaatkan momen ini untuk menikmati suasana pagi bersama keluarga dan rekan. Kegiatan ini juga menjadi pilihan mengisi awal akhir pekan dengan aktivitas yang sehat dan menyenangkan.

    “Tadi datangnya sama suami, rutenya Alhamdulillah lumayan dingin, sejuk, tapi agak jauh, tapi senang, kuat. Soalnya sepanjang jalan sambil bercanda, jadulun kalau misalnya kita kuat berarti kita umrah nih nanti bonusnya, amin. Biar bapaknya Alhamdulillah kesampaian asli kadang nyangka, mbak,” ucap salah satu peserta jalan sehat Vebriani Arisandi.
    Pembuka rangkaian Batu Licin Festival 2025

    Kegiatan Jalan Sehat menjadi agenda pembuka dalam rangkaian Batulicin Festival 2025. Sebagai perbandingan, pada pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah peserta juga mencapai sekitar 30 ribu orang.

    Setelah Jalan Sehat, Batulicin Festival 2025 masih akan menghadirkan berbagai agenda lain, seperti talkshow inspiratif, pameran atau expo, serta beragam kegiatan menarik lainnya yang mengangkat potensi Batulicin dan Kalimantan Selatan.

    Jakarta: Puluhan ribu warga memadati kawasan Batulicin sejak pagi hari untuk mengikuti kegiatan Jalan Sehat Batulicin Festival 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembuka dalam rangkaian festival tahunan yang digelar di Batulicin, Kalimantan Selatan.
     
    Jalan Sehat digelar pada pagi hari dengan Lapangan Batfest sebagai titik start sekaligus finish. Lebih dari 30 ribu peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dengan mengenakan dress code serba putih, menciptakan suasana meriah sejak pagi.
    Puluhan ribu peserta padati area Batfest
    Penyelenggara menerapkan sistem pendaftaran secara daring dan luring. Tercatat sebanyak 27 ribu peserta mendaftar secara online, sementara 1.500 pendaftar offline pertama berhak memperoleh kupon undian.
     
    Peserta yang berhasil menyelesaikan rute Jalan Sehat hingga garis finish dan mendapatkan stempel berkesempatan mengikuti undian sesuai ketentuan panitia.
    Hadiah umroh jadi daya tarik utama
    Dalam kegiatan ini, panitia menyiapkan beragam hadiah menarik, mulai dari sepeda motor, uang tunai, hingga paket umroh. Bahkan, jumlah paket umroh yang semula disediakan sebanyak 100 paket ditambah menjadi total 200 paket saat proses pengundian berlangsung.
     

    Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari, seiring besarnya minat masyarakat mengikuti kegiatan yang menggabungkan olahraga ringan dan hiburan tersebut.

    “Jadi 2.500 kupon kita buka pendaftaran online itu habis dalam waktu 5 menit. Dari setiap tahun iya mbak ya hadianya memang hadiah utamanya umroh dan hadiah hiburan lainnya memang anemo masyarakatnya sangat tinggi. Jalan Sehat kita mulai dari jam 6 pagi, pesertanya itu sekitar 30 ribuan. Untuk memberi rejeki, keberkahan juga buat masyarakat tanah bumbu,” kata Ketua Panitia Jalan Sehat Batu Licin Festival 2025, Tommy Imansyah, dikutip pada Selasa, 30 Desember 2025. 
     
    Jalan Sehat Batulicin Festival 2025 tidak hanya diikuti oleh orang dewasa. Anak-anak hingga lansia turut ambil bagian, menjadikan kegiatan ini sebagai ajang kebersamaan lintas generasi.
     
    Selain berolahraga ringan, banyak peserta memanfaatkan momen ini untuk menikmati suasana pagi bersama keluarga dan rekan. Kegiatan ini juga menjadi pilihan mengisi awal akhir pekan dengan aktivitas yang sehat dan menyenangkan.
     
    “Tadi datangnya sama suami, rutenya Alhamdulillah lumayan dingin, sejuk, tapi agak jauh, tapi senang, kuat. Soalnya sepanjang jalan sambil bercanda, jadulun kalau misalnya kita kuat berarti kita umrah nih nanti bonusnya, amin. Biar bapaknya Alhamdulillah kesampaian asli kadang nyangka, mbak,” ucap salah satu peserta jalan sehat Vebriani Arisandi.

    Pembuka rangkaian Batu Licin Festival 2025

    Kegiatan Jalan Sehat menjadi agenda pembuka dalam rangkaian Batulicin Festival 2025. Sebagai perbandingan, pada pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah peserta juga mencapai sekitar 30 ribu orang.
     
    Setelah Jalan Sehat, Batulicin Festival 2025 masih akan menghadirkan berbagai agenda lain, seperti talkshow inspiratif, pameran atau expo, serta beragam kegiatan menarik lainnya yang mengangkat potensi Batulicin dan Kalimantan Selatan.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (ANN)

  • Menag Pantau Pembangunan Terowongan Silahturahmi

    Menag Pantau Pembangunan Terowongan Silahturahmi

    Jakarta: Menteri Agama Nasaruddin Umar menggelar rapat pembangunan tahap kedua sekaligus kunjungan lapangan ke Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kelanjutan pembangunan serta kesiapan terowongan untuk difungsikan secara optimal bagi masyarakat.

    Rapat dan kunjungan tersebut difokuskan pada dua hal utama, yakni kelanjutan pembangunan di antaranya pembuatan relief serta pembahasan mengenai rencana pembukaan Terowongan Silaturahmi untuk umum. Kedua agenda ini menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan fungsi edukatif, spiritual, dan sosial dari terowongan tersebut.

    Menteri Agama menegaskan pentingnya menghadirkan relief hidup atau diorama yang diletakkan terowongan.

    “Perlu ada relief atau diorama yang diletakkan di terowongan agar bisa tersampaikan pesan toleransi antar umat,” ujar Menag. 

    Menag menekankan diperlukan kekuatan visual dan naratif yang mampu menyampaikan pesan toleransi, persaudaraan, serta sejarah kebersamaan antarumat beragama secara mendalam.

    Menag juga menekankan perlunya pembangunan pintu gerbang terowongan yang dirancang secara khusus untuk menciptakan kesan secret place. Konsep ini dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan dan simbolisasi wibawa Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral sebagai dua rumah ibadah besar yang menjadi salah satu ikon kerukunan umat beragama di Indonesia.

    Selain itu, Menag mengusulkan pemanfaatan ruang di basement lantai tiga Masjid Istiqlal sebagai area suvenir. Area ini dapat dimanfaatkan untuk penjualan buku, pakaian, dan produk lainnya. Keberadaan area suvenir tersebut diharapkan dapat menghasilkan pendapatan yang digunakan untuk membiayai operasional dan keberlanjutan pengelolaan Terowongan Silaturahmi.

    Dalam pengembangan kawasan, Menag juga mengusulkan konsep wisata lampu artistik di area kanal sekitar terowongan. Penataan pencahayaan ini diharapkan dapat menghadirkan suasana estetis yang merepresentasikan dua entitas keagamaan yang berbeda namun menyatu dalam harmoni dan persaudaraan.

    Lebih lanjut, Menteri Agama menekankan pentingnya menghadirkan aktivitas intelektual di kawasan terowongan. “Perlu ada konsentrasi pada pendalaman makna batin melalui penyediaan ruang-ruang khusus untuk berdialog.” Ujar Menag.
    Festival lintas agama
    Sebagai bagian dari penguatan makna dan partisipasi publik, Menag juga mencanangkan gagasan penyelenggaraan Festival Istiqlal–Katedral.  “Kita bisa adakan Festival Istiqlal-Katedral, dimana nanti akan menampilkan ciri khas masing-masing sehingga ada kebangkitan spiritual,” ujar Menag

    Dia mengharapkan Festival ini dapat menjadi ruang perjumpaan budaya dan spiritual yang mendorong kebangkitan spiritual serta memperkuat semangat toleransi di tengah masyarakat.

    Dari pihak Katedral, Marie Elka Pangestu memastikan bahwa dukungan donatur dari tahap pertama pembangunan masih kuat dan mendukung kelanjutan proyek tahap kedua. Terkait aspek estetika, ia melaporkan bahwa desain relief sudah dibuat dan saat ini tinggal disempurnakan.

    ​Marie juga menyumbangkan ide kreatif untuk memperkaya konten edukasi di terowongan. Ia mengusulkan visualisasi narasi sejarah Istiqlal dan Katedral melalui konten yang mencerminkan toleransi, seperti penambahan video, foto, dan instalasi interaktif, sehingga terowongan dapat berfungsi sebagai bahan edukasi yang kuat.

    ​Melalui rapat dan kunjungan ini, dapat diketahui bahwa proyek pembangunan Terowongan Silaturahmi hampir rampung. Kementerian Agama berharap pembangunan tahap kedua Terowongan Silaturahmi dapat diselesaikan secara optimal agar Terowongan Silaturahmi dapat segera dibuka untuk umum sebagai salah satu ikon kerukunan umat beragama di Indonesia.

    Jakarta: Menteri Agama Nasaruddin Umar menggelar rapat pembangunan tahap kedua sekaligus kunjungan lapangan ke Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kelanjutan pembangunan serta kesiapan terowongan untuk difungsikan secara optimal bagi masyarakat.
     
    Rapat dan kunjungan tersebut difokuskan pada dua hal utama, yakni kelanjutan pembangunan di antaranya pembuatan relief serta pembahasan mengenai rencana pembukaan Terowongan Silaturahmi untuk umum. Kedua agenda ini menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan fungsi edukatif, spiritual, dan sosial dari terowongan tersebut.
     
    Menteri Agama menegaskan pentingnya menghadirkan relief hidup atau diorama yang diletakkan terowongan.

    “Perlu ada relief atau diorama yang diletakkan di terowongan agar bisa tersampaikan pesan toleransi antar umat,” ujar Menag. 
     
    Menag menekankan diperlukan kekuatan visual dan naratif yang mampu menyampaikan pesan toleransi, persaudaraan, serta sejarah kebersamaan antarumat beragama secara mendalam.
     
    Menag juga menekankan perlunya pembangunan pintu gerbang terowongan yang dirancang secara khusus untuk menciptakan kesan secret place. Konsep ini dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan dan simbolisasi wibawa Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral sebagai dua rumah ibadah besar yang menjadi salah satu ikon kerukunan umat beragama di Indonesia.
     
    Selain itu, Menag mengusulkan pemanfaatan ruang di basement lantai tiga Masjid Istiqlal sebagai area suvenir. Area ini dapat dimanfaatkan untuk penjualan buku, pakaian, dan produk lainnya. Keberadaan area suvenir tersebut diharapkan dapat menghasilkan pendapatan yang digunakan untuk membiayai operasional dan keberlanjutan pengelolaan Terowongan Silaturahmi.
     
    Dalam pengembangan kawasan, Menag juga mengusulkan konsep wisata lampu artistik di area kanal sekitar terowongan. Penataan pencahayaan ini diharapkan dapat menghadirkan suasana estetis yang merepresentasikan dua entitas keagamaan yang berbeda namun menyatu dalam harmoni dan persaudaraan.
     
    Lebih lanjut, Menteri Agama menekankan pentingnya menghadirkan aktivitas intelektual di kawasan terowongan. “Perlu ada konsentrasi pada pendalaman makna batin melalui penyediaan ruang-ruang khusus untuk berdialog.” Ujar Menag.

    Festival lintas agama
    Sebagai bagian dari penguatan makna dan partisipasi publik, Menag juga mencanangkan gagasan penyelenggaraan Festival Istiqlal–Katedral.  “Kita bisa adakan Festival Istiqlal-Katedral, dimana nanti akan menampilkan ciri khas masing-masing sehingga ada kebangkitan spiritual,” ujar Menag
     
    Dia mengharapkan Festival ini dapat menjadi ruang perjumpaan budaya dan spiritual yang mendorong kebangkitan spiritual serta memperkuat semangat toleransi di tengah masyarakat.
     
    Dari pihak Katedral, Marie Elka Pangestu memastikan bahwa dukungan donatur dari tahap pertama pembangunan masih kuat dan mendukung kelanjutan proyek tahap kedua. Terkait aspek estetika, ia melaporkan bahwa desain relief sudah dibuat dan saat ini tinggal disempurnakan.
     
    ​Marie juga menyumbangkan ide kreatif untuk memperkaya konten edukasi di terowongan. Ia mengusulkan visualisasi narasi sejarah Istiqlal dan Katedral melalui konten yang mencerminkan toleransi, seperti penambahan video, foto, dan instalasi interaktif, sehingga terowongan dapat berfungsi sebagai bahan edukasi yang kuat.
     
    ​Melalui rapat dan kunjungan ini, dapat diketahui bahwa proyek pembangunan Terowongan Silaturahmi hampir rampung. Kementerian Agama berharap pembangunan tahap kedua Terowongan Silaturahmi dapat diselesaikan secara optimal agar Terowongan Silaturahmi dapat segera dibuka untuk umum sebagai salah satu ikon kerukunan umat beragama di Indonesia.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (SAW)

  • 123 Personel SAR hingga Penyelam Cari Korban KM Putri Sakinah, Termasuk Pelatih Valencia

    123 Personel SAR hingga Penyelam Cari Korban KM Putri Sakinah, Termasuk Pelatih Valencia

    Jakarta: Upaya pencarian terhadap korban kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan dekat Pulau Komodo terus diperkuat. Sebanyak 123 personel SAR gabungan diterjunkan untuk korban tenggelam yang masih dinyatakan hilang termasuk pelatih Timnas B Sepak Bola Wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, bersama dua anaknya.

    Ratusan personel tersebut berasal dari 15 unsur SAR, meliputi Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, KSOP Labuan Bajo, instansi pemerintah terkait, hingga komunitas penyelam profesional. Operasi pencarian telah memasuki hari keempat sejak insiden terjadi.

    Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan bahwa pencarian menghadapi tantangan berat akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

    ‎”Arus bawah laut cukup kuat, disertai hujan lebat dan gelombang tinggi. Kondisi ini membatasi jarak pandang penyelam dan mempersempit waktu kerja efektif di laut,” ujar Fathur di Labuan Bajo, Senin, 29 Desember 2025. 
     

    ‎Dalam operasi ini, sebanyak 11 unit alat utama turut dikerahkan, di antaranya kapal SAR, kapal patroli cepat, rigid inflatable boat (RIB), dan sea rider. Skala pengerahan tersebut menjadikan pencarian KM Putri Sakinah sebagai salah satu operasi SAR laut terbesar di perairan Labuan Bajo dalam beberapa tahun terakhir.
     
    Libatkan penyelam profesional

    Tak hanya itu, proses pencarian juga melibatkan penyelam profesional warga negara asing (WNA) yang tergabung dalam komunitas Dive Operators Collaboration Komodo (DOCK) yang berbasis di Labuan Bajo. ‎Selain DOCK, operasi pencarian bawah laut juga melibatkan Penyelam Profesional Komodo (P3Kom) serta Gabungan Usaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri).

    ‎Untuk memaksimalkan pencarian, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) turut menambah peralatan canggih berupa drone bawah laut dan sistem sonar yang mampu mendeteksi logam hingga radius 200 meter.

    Seperti diberitakan sebelumnya, kapal pinisi KM Putri Sakinah yang ditumpangi Martin bersama istri dan empat anaknya tenggelam akibat diterjang gelombang di Selat Pulau Padar pada Jumat (26/12) malam.

    ‎Dalam insiden tersebut, tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk istri Martin, Mar Martinez Ortuno, serta satu anak perempuannya, Ortuno Andrea. ‎ ‎Sementara korban yang masih dinyatakan hilang hingga kini yakni Martin Carreras Fernando, serta dua anaknya Martin Garcia Mateo dan Martinez Ortuno Enriquejavier. ‎Satu anak yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan meninggal dunia pada Senin (29/12) pagi, tidak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal.
     

    Jakarta: Upaya pencarian terhadap korban kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan dekat Pulau Komodo terus diperkuat. Sebanyak 123 personel SAR gabungan diterjunkan untuk korban tenggelam yang masih dinyatakan hilang termasuk pelatih Timnas B Sepak Bola Wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, bersama dua anaknya.
     
    Ratusan personel tersebut berasal dari 15 unsur SAR, meliputi Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, KSOP Labuan Bajo, instansi pemerintah terkait, hingga komunitas penyelam profesional. Operasi pencarian telah memasuki hari keempat sejak insiden terjadi.
     
    Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan bahwa pencarian menghadapi tantangan berat akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

    ‎”Arus bawah laut cukup kuat, disertai hujan lebat dan gelombang tinggi. Kondisi ini membatasi jarak pandang penyelam dan mempersempit waktu kerja efektif di laut,” ujar Fathur di Labuan Bajo, Senin, 29 Desember 2025. 
     

     
    ‎Dalam operasi ini, sebanyak 11 unit alat utama turut dikerahkan, di antaranya kapal SAR, kapal patroli cepat, rigid inflatable boat (RIB), dan sea rider. Skala pengerahan tersebut menjadikan pencarian KM Putri Sakinah sebagai salah satu operasi SAR laut terbesar di perairan Labuan Bajo dalam beberapa tahun terakhir.
     

    Libatkan penyelam profesional

    Tak hanya itu, proses pencarian juga melibatkan penyelam profesional warga negara asing (WNA) yang tergabung dalam komunitas Dive Operators Collaboration Komodo (DOCK) yang berbasis di Labuan Bajo. ‎Selain DOCK, operasi pencarian bawah laut juga melibatkan Penyelam Profesional Komodo (P3Kom) serta Gabungan Usaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri).
     
    ‎Untuk memaksimalkan pencarian, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) turut menambah peralatan canggih berupa drone bawah laut dan sistem sonar yang mampu mendeteksi logam hingga radius 200 meter.
     
    Seperti diberitakan sebelumnya, kapal pinisi KM Putri Sakinah yang ditumpangi Martin bersama istri dan empat anaknya tenggelam akibat diterjang gelombang di Selat Pulau Padar pada Jumat (26/12) malam.
     
    ‎Dalam insiden tersebut, tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk istri Martin, Mar Martinez Ortuno, serta satu anak perempuannya, Ortuno Andrea. ‎ ‎Sementara korban yang masih dinyatakan hilang hingga kini yakni Martin Carreras Fernando, serta dua anaknya Martin Garcia Mateo dan Martinez Ortuno Enriquejavier. ‎Satu anak yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan meninggal dunia pada Senin (29/12) pagi, tidak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal.
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • 16 Orang Tewas, Ini ​Fakta-fakta Kebakaran Panti Jompo di Manado

    16 Orang Tewas, Ini ​Fakta-fakta Kebakaran Panti Jompo di Manado

    Jakarta: Kebakaran melanda Panti Jompo Werda Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara. Kebakaran terjadi pada Minggu (28/12) sekitar pukul 20.36 WITA. 

    Api berhasil dipadamkan setelah Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Manado mengerahkan tiga unit armada ke lokasi kejadian. Berikut ini fakta-fakta kebakaran di Panti Jompo Werda Damai, Manado:
     
    16 penghuni panti meninggal dunia

    Peristiwa tersebut mengakibatkan 16 penghuni panti meninggal dunia. Kepolisian saat ini melakukan identifikasi terhadap seluruh jenazah korban.

    “Kita melakukan proses identifikasi yang melibatkan tim Polresta Manado dan Tim DVI Bidokkes Polda Sulut di RS Bhayangkara Polda Sulut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan dalam keterangannya.
     

     

    Sumber api diduga berasal dari dapur

    Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun berdasarkan pengamatan dan keterangan saksi, api diduga berasal dari bagian dapur panti yang berada di lantai atas bangunan.
     
    Penghuni yang selamat dievakuasi ke RS 

    Dalam proses penanganan, petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi penghuni panti yang selamat ke RSUD Kota Manado dan RS Manado.

    “Sementara korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Polri Bhayangkara Polda Sulut,” ungkap Alamsyah.
     
    Korban meninggal dunia masih diidentifikasi

    Alamsyah menambahkan, proses identifikasi terhadap 16 jenazah masih berlangsung. Identifikasi dilakukan sembari menunggu kedatangan keluarga para korban kebakaran panti jompo tersebut.

    Jakarta: Kebakaran melanda Panti Jompo Werda Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara. Kebakaran terjadi pada Minggu (28/12) sekitar pukul 20.36 WITA. 
     
    Api berhasil dipadamkan setelah Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Manado mengerahkan tiga unit armada ke lokasi kejadian. Berikut ini fakta-fakta kebakaran di Panti Jompo Werda Damai, Manado:
     

    16 penghuni panti meninggal dunia

    Peristiwa tersebut mengakibatkan 16 penghuni panti meninggal dunia. Kepolisian saat ini melakukan identifikasi terhadap seluruh jenazah korban.
     
    “Kita melakukan proses identifikasi yang melibatkan tim Polresta Manado dan Tim DVI Bidokkes Polda Sulut di RS Bhayangkara Polda Sulut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan dalam keterangannya.
     

     

    Sumber api diduga berasal dari dapur

    Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun berdasarkan pengamatan dan keterangan saksi, api diduga berasal dari bagian dapur panti yang berada di lantai atas bangunan.
     

    Penghuni yang selamat dievakuasi ke RS 

    Dalam proses penanganan, petugas kepolisian bersama warga mengevakuasi penghuni panti yang selamat ke RSUD Kota Manado dan RS Manado.

    “Sementara korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Polri Bhayangkara Polda Sulut,” ungkap Alamsyah.
     

    Korban meninggal dunia masih diidentifikasi

    Alamsyah menambahkan, proses identifikasi terhadap 16 jenazah masih berlangsung. Identifikasi dilakukan sembari menunggu kedatangan keluarga para korban kebakaran panti jompo tersebut.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Pembangunan yang Lebih Inklusif Harus Segera Diwujudkan

    Pembangunan yang Lebih Inklusif Harus Segera Diwujudkan

    Jakarta: Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan. Langkah evaluasi dan implementasi kebijakan yang tepat harus segera dilakukan. 

    “Berbagai catatan yang ada menunjukkan bahwa meski ada kemajuan dari sisi regulasi, implementasi kebijakan terkait hak-hak kelompok disabilitas di lapangan masih jauh dari harapan. Komitmen bersama untuk merealisasikan kebijakan yang ada harus diperkuat,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/12). 

    Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS 2022, diperkirakan terdapat 22,5 juta penyandang disabilitas di Indonesia (sekitar 8% populasi). Namun, partisipasi mereka dalam berbagai aspek kehidupan masih rendah.

    Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) 2023 mencatat hanya sekitar 15% penyandang disabilitas usia sekolah yang mengakses pendidikan inklusif.
     

    Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan mencatat hingga September 2023, baru 208.000 penyandang disabilitas yang terdaftar sebagai peserta aktif. 

    Kuota 2% untuk pekerja disabilitas di sektor pemerintah dan swasta (Permenaker No. 8/2021) masih jauh dari terealisasi.

    Selain itu, Komisi Nasional Disabilitas (KND) juga mencatat, pada 2023, di 10 kota besar, kurang dari 30% fasilitas publik yang benar-benar aksesibel bagi penyandang disabilitas. 

    Menurut Lestari, percepatan sejumlah kebijakan terkait penyandang disabilitas di daerah harus segera dilakukan. 

    Diperlukan, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, upaya harmonisasi dan penerbitan Peraturan Daerah (Perda) inklusif di semua provinsi dan kabupaten/kota. 

    Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu mendorong agar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kapasitas guru, kurikulum, dan sarana-prasarana pendukung di sekolah reguler. 

    Target peningkatan angka partisipasi pendidikan inklusif, tambah dia, harus dicanangkan secara agresif.

    Agar perencanaan kebijakan tepat sasaran, Rerie berpendapat, data Susenas harus lebih detail berdasarkan jenis disabilitas. Karena, tegas Rerie, data yang akurat adalah kunci pembangunan inklusif. 

    Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air dapat segera dituntaskan dengan langkah nyata bersama, demi mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan manfaat yang merata bagi setiap warga negara.

    Jakarta: Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan. Langkah evaluasi dan implementasi kebijakan yang tepat harus segera dilakukan. 
     
    “Berbagai catatan yang ada menunjukkan bahwa meski ada kemajuan dari sisi regulasi, implementasi kebijakan terkait hak-hak kelompok disabilitas di lapangan masih jauh dari harapan. Komitmen bersama untuk merealisasikan kebijakan yang ada harus diperkuat,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/12). 
     
    Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS 2022, diperkirakan terdapat 22,5 juta penyandang disabilitas di Indonesia (sekitar 8% populasi). Namun, partisipasi mereka dalam berbagai aspek kehidupan masih rendah.

    Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) 2023 mencatat hanya sekitar 15% penyandang disabilitas usia sekolah yang mengakses pendidikan inklusif.
     

     
    Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan mencatat hingga September 2023, baru 208.000 penyandang disabilitas yang terdaftar sebagai peserta aktif. 
     
    Kuota 2% untuk pekerja disabilitas di sektor pemerintah dan swasta (Permenaker No. 8/2021) masih jauh dari terealisasi.
     
    Selain itu, Komisi Nasional Disabilitas (KND) juga mencatat, pada 2023, di 10 kota besar, kurang dari 30% fasilitas publik yang benar-benar aksesibel bagi penyandang disabilitas. 
     
    Menurut Lestari, percepatan sejumlah kebijakan terkait penyandang disabilitas di daerah harus segera dilakukan. 
     
    Diperlukan, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, upaya harmonisasi dan penerbitan Peraturan Daerah (Perda) inklusif di semua provinsi dan kabupaten/kota. 
     
    Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu mendorong agar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat kapasitas guru, kurikulum, dan sarana-prasarana pendukung di sekolah reguler. 
     
    Target peningkatan angka partisipasi pendidikan inklusif, tambah dia, harus dicanangkan secara agresif.
     
    Agar perencanaan kebijakan tepat sasaran, Rerie berpendapat, data Susenas harus lebih detail berdasarkan jenis disabilitas. Karena, tegas Rerie, data yang akurat adalah kunci pembangunan inklusif. 
     
    Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air dapat segera dituntaskan dengan langkah nyata bersama, demi mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan manfaat yang merata bagi setiap warga negara.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Kerja Sambil Kuliah Bukan Mimpi, Universitas BSI Buka Pendaftaran 2026

    Kerja Sambil Kuliah Bukan Mimpi, Universitas BSI Buka Pendaftaran 2026

    Jakarta: Di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang, tidak sedikit lulusan sekolah menengah maupun pekerja aktif yang memilih untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa meninggalkan aktivitas pekerjaan. Kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademik membuat sistem perkuliahan yang fleksibel semakin diminati.
     
    Merespons kebutuhan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) membuka kelas karyawan dengan jadwal perkuliahan Jumat–Sabtu. Skema ini memungkinkan mahasiswa tetap bekerja sembari mengikuti perkuliahan secara teratur.
     
    Sebagai Kampus Digital Kreatif dengan akreditasi perguruan tinggi Unggul, UBSI juga mengusung sistem pembelajaran berbasis teknologi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
     
    Pendaftaran Universitas BSI untuk Kelas Karyawan
    Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) saat ini membuka Penerimaan Mahasiswa Baru bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi melalui kelas karyawan. Program ini dirancang dengan jadwal perkuliahan setiap Jumat dan Sabtu, sehingga memungkinkan mahasiswa tetap bekerja sambil mengikuti perkuliahan secara teratur.
     
    Pada periode ini, pendaftaran dibuka mulai 4 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026. UBSI menawarkan sejumlah program studi jenjang Sarjana (S1) yang dapat dipilih sesuai minat dan kebutuhan karier, antara lain Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Informatika, Manajemen, dan Ilmu Komunikasi. Seluruh program diselenggarakan dengan sistem pembelajaran berbasis digital yang mendukung fleksibilitas dan relevansi dengan dunia kerja.
     
    Untuk daftar, Anda cukup mengunjungi website pmbubsi.id/pmb untuk mendapatkan informasi lengkap. Kunjungi juga berbagai kanal media sosial serta unduh aplikasi PMB UBSI yang tersedia di Google Play Store dan Apple App Store.
     
    Dengan cara yang mudah, Anda bisa segera melakukan pendaftaran untuk menjadi mahasiswa baru di Universitas BSI. Lalu, apa saja keunggulan UBSI yang bisa Anda pertimbangkan?
     

     

    Keunggulan Universitas Bina Sarana Informatika
    Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menghadirkan sistem pendidikan tinggi yang dirancang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Sejumlah keunggulan berikut menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa, khususnya bagi mereka yang ingin melanjutkan studi sambil tetap bekerja.
     
    1.Program Studi Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja
    UBSI menawarkan berbagai program studi jenjang Sarjana (S1) yang relevan dengan perkembangan industri, di antaranya Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Informatika, Manajemen, dan Ilmu Komunikasi. Kurikulum setiap program dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan keterampilan aplikatif.
     
    2. Konsep Kampus Digital Kreatif
    Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Mahasiswa terbiasa menggunakan platform digital, perangkat multimedia, serta sistem pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung efektivitas dan fleksibilitas studi.
     
    3.Jadwal Kuliah Fleksibel
    UBSI menyediakan sistem perkuliahan yang fleksibel, termasuk kelas karyawan dengan jadwal Jumat–Sabtu. Skema ini memungkinkan mahasiswa tetap menjalani aktivitas kerja tanpa harus mengorbankan proses perkuliahan.
     
    4.Program Transfer dan Kelas Karyawan
    Bagi lulusan Diploma 3, UBSI menyediakan program transfer ke jenjang S1 dengan masa studi yang lebih singkat, tergantung hasil konversi mata kuliah. Selain itu, kelas karyawan dirancang khusus bagi mahasiswa yang sudah bekerja agar tetap dapat melanjutkan pendidikan secara berkelanjutan.
     
    5.Fasilitas Pendukung Pembelajaran
    Untuk menunjang kegiatan akademik, UBSI menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti laboratorium komputer, ruang multimedia, serta sarana pembelajaran berbasis digital yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
     
    Dengan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi dan jadwal kuliah yang fleksibel, Universitas BSI menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikan sekaligus mempersiapkan pengembangan karier. Pendaftaran mahasiswa baru saat ini masih dibuka sesuai periode yang telah ditetapkan.

    Jakarta: Di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang, tidak sedikit lulusan sekolah menengah maupun pekerja aktif yang memilih untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa meninggalkan aktivitas pekerjaan. Kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademik membuat sistem perkuliahan yang fleksibel semakin diminati.
     
    Merespons kebutuhan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) membuka kelas karyawan dengan jadwal perkuliahan Jumat–Sabtu. Skema ini memungkinkan mahasiswa tetap bekerja sembari mengikuti perkuliahan secara teratur.
     
    Sebagai Kampus Digital Kreatif dengan akreditasi perguruan tinggi Unggul, UBSI juga mengusung sistem pembelajaran berbasis teknologi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
     

    Pendaftaran Universitas BSI untuk Kelas Karyawan

    Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) saat ini membuka Penerimaan Mahasiswa Baru bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi melalui kelas karyawan. Program ini dirancang dengan jadwal perkuliahan setiap Jumat dan Sabtu, sehingga memungkinkan mahasiswa tetap bekerja sambil mengikuti perkuliahan secara teratur.
     
    Pada periode ini, pendaftaran dibuka mulai 4 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026. UBSI menawarkan sejumlah program studi jenjang Sarjana (S1) yang dapat dipilih sesuai minat dan kebutuhan karier, antara lain Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Informatika, Manajemen, dan Ilmu Komunikasi. Seluruh program diselenggarakan dengan sistem pembelajaran berbasis digital yang mendukung fleksibilitas dan relevansi dengan dunia kerja.
     
    Untuk daftar, Anda cukup mengunjungi website pmbubsi.id/pmb untuk mendapatkan informasi lengkap. Kunjungi juga berbagai kanal media sosial serta unduh aplikasi PMB UBSI yang tersedia di Google Play Store dan Apple App Store.
     
    Dengan cara yang mudah, Anda bisa segera melakukan pendaftaran untuk menjadi mahasiswa baru di Universitas BSI. Lalu, apa saja keunggulan UBSI yang bisa Anda pertimbangkan?
     

     

    Keunggulan Universitas Bina Sarana Informatika
    Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menghadirkan sistem pendidikan tinggi yang dirancang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Sejumlah keunggulan berikut menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa, khususnya bagi mereka yang ingin melanjutkan studi sambil tetap bekerja.
     

    1.Program Studi Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja

    UBSI menawarkan berbagai program studi jenjang Sarjana (S1) yang relevan dengan perkembangan industri, di antaranya Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Informatika, Manajemen, dan Ilmu Komunikasi. Kurikulum setiap program dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan keterampilan aplikatif.
     

    2. Konsep Kampus Digital Kreatif

    Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Mahasiswa terbiasa menggunakan platform digital, perangkat multimedia, serta sistem pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung efektivitas dan fleksibilitas studi.
     

    3.Jadwal Kuliah Fleksibel

    UBSI menyediakan sistem perkuliahan yang fleksibel, termasuk kelas karyawan dengan jadwal Jumat–Sabtu. Skema ini memungkinkan mahasiswa tetap menjalani aktivitas kerja tanpa harus mengorbankan proses perkuliahan.
     

    4.Program Transfer dan Kelas Karyawan

    Bagi lulusan Diploma 3, UBSI menyediakan program transfer ke jenjang S1 dengan masa studi yang lebih singkat, tergantung hasil konversi mata kuliah. Selain itu, kelas karyawan dirancang khusus bagi mahasiswa yang sudah bekerja agar tetap dapat melanjutkan pendidikan secara berkelanjutan.
     

    5.Fasilitas Pendukung Pembelajaran

    Untuk menunjang kegiatan akademik, UBSI menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti laboratorium komputer, ruang multimedia, serta sarana pembelajaran berbasis digital yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
     
    Dengan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi dan jadwal kuliah yang fleksibel, Universitas BSI menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikan sekaligus mempersiapkan pengembangan karier. Pendaftaran mahasiswa baru saat ini masih dibuka sesuai periode yang telah ditetapkan.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (MMI)