Category: Medcom.id News

  • Sosok Pejuang dan Pendamping Setia Wapres Umar Wirahadikusumah

    Sosok Pejuang dan Pendamping Setia Wapres Umar Wirahadikusumah

    Jakarta: Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok perempuan tangguh yang telah banyak memberi arti bagi perjalanan bangsa. Karlinah Djaja Atmadja Wirahadikusumah (30 Juli 1930 – 6 Oktober 2025), istri dari Wakil Presiden ke-4 RI Umar Wirahadikusumah, meninggal dunia pada usia 95 tahun di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

    Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada hari yang sama. Kepergiannya menyisakan kenangan akan dedikasi, keberanian, dan pengabdian pada masyarakat yang tak pernah padam.
    Latar belakang dan pendidikan
    Melansir Antara, Selasa, 7 Oktober 2025, sejak muda Karlinah dikenal sebagai pribadi yang cerdas, berwawasan luas, dan aktif dalam kegiatan sosial.

    Pendidikannya dimulai di Voorbereidend Hogere Onderwijs (VHO) Bandung, sebuah sekolah menengah bergengsi pada masa Hindia Belanda. Tak hanya itu, kecintaannya pada bahasa membuatnya menekuni Bahasa Prancis di Alliance Française.
     

    Dari pendidik hingga aktivis sosial
    Semangatnya pada dunia pendidikan membuat Karlinah mengabdikan diri sebagai pendidik sejak 1950. Ia mengajar di berbagai jenjang sekolah, mulai dari SD hingga SMA di Bandung.

    Selain itu, ia juga pernah bekerja di Kantor Pusat Perbendaharaan Bandung, sebelum akhirnya lebih dikenal sebagai sosok aktivis yang berani menyuarakan isu-isu sosial pada zamannya.
    Kisah asmara dengan Umar Wirahadikusumah
    Pertemuan Karlinah dengan Umar Wirahadikusumah terjadi pada Desember 1956. Saat itu, Karlinah bekerja di kantor perbendaharaan, sedangkan Umar menjabat sebagai Letnan Kolonel dan Komandan Resimen Siliwangi di Garut.

    Melalui perantara keluarga, hubungan keduanya berkembang pesat. Hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan, mereka memutuskan menikah pada 2 Februari 1957.

    Sejak itu, Karlinah selalu setia mendampingi perjalanan karier Umar hingga dipercaya menjadi Wakil Presiden RI periode 1983-1988.

    Sebagai Ibu Wakil Negara, Karlinah tak hanya mendampingi suami, tetapi juga aktif di berbagai kegiatan sosial dan organisasi kemasyarakatan. Kepeduliannya membuat ia dianugerahi sejumlah penghargaan, di antaranya:

    – Satyalancana Kebaktian Sosial (1982)
    – Bintang Mahaputera Adipradana

    Tak hanya penghargaan dalam negeri, merangkum berbagai sumber Karlinah juga memperoleh perhargaan dari beberapa negara seperti Grand Cross of the Order of Merit of the Federal Republic of Germany (1984) dari Jermat Barat dan Grand Cordon 1st Class of the Supreme Order of the Renaissance (1986) dari Yordania.

    Jakarta: Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok perempuan tangguh yang telah banyak memberi arti bagi perjalanan bangsa. Karlinah Djaja Atmadja Wirahadikusumah (30 Juli 1930 – 6 Oktober 2025), istri dari Wakil Presiden ke-4 RI Umar Wirahadikusumah, meninggal dunia pada usia 95 tahun di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
     
    Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada hari yang sama. Kepergiannya menyisakan kenangan akan dedikasi, keberanian, dan pengabdian pada masyarakat yang tak pernah padam.
    Latar belakang dan pendidikan
    Melansir Antara, Selasa, 7 Oktober 2025, sejak muda Karlinah dikenal sebagai pribadi yang cerdas, berwawasan luas, dan aktif dalam kegiatan sosial.
     
    Pendidikannya dimulai di Voorbereidend Hogere Onderwijs (VHO) Bandung, sebuah sekolah menengah bergengsi pada masa Hindia Belanda. Tak hanya itu, kecintaannya pada bahasa membuatnya menekuni Bahasa Prancis di Alliance Française.
     

    Dari pendidik hingga aktivis sosial
    Semangatnya pada dunia pendidikan membuat Karlinah mengabdikan diri sebagai pendidik sejak 1950. Ia mengajar di berbagai jenjang sekolah, mulai dari SD hingga SMA di Bandung.

    Selain itu, ia juga pernah bekerja di Kantor Pusat Perbendaharaan Bandung, sebelum akhirnya lebih dikenal sebagai sosok aktivis yang berani menyuarakan isu-isu sosial pada zamannya.

    Kisah asmara dengan Umar Wirahadikusumah
    Pertemuan Karlinah dengan Umar Wirahadikusumah terjadi pada Desember 1956. Saat itu, Karlinah bekerja di kantor perbendaharaan, sedangkan Umar menjabat sebagai Letnan Kolonel dan Komandan Resimen Siliwangi di Garut.
     
    Melalui perantara keluarga, hubungan keduanya berkembang pesat. Hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan, mereka memutuskan menikah pada 2 Februari 1957.
     
    Sejak itu, Karlinah selalu setia mendampingi perjalanan karier Umar hingga dipercaya menjadi Wakil Presiden RI periode 1983-1988.
     
    Sebagai Ibu Wakil Negara, Karlinah tak hanya mendampingi suami, tetapi juga aktif di berbagai kegiatan sosial dan organisasi kemasyarakatan. Kepeduliannya membuat ia dianugerahi sejumlah penghargaan, di antaranya:
     
    – Satyalancana Kebaktian Sosial (1982)
    – Bintang Mahaputera Adipradana
     
    Tak hanya penghargaan dalam negeri, merangkum berbagai sumber Karlinah juga memperoleh perhargaan dari beberapa negara seperti Grand Cross of the Order of Merit of the Federal Republic of Germany (1984) dari Jermat Barat dan Grand Cordon 1st Class of the Supreme Order of the Renaissance (1986) dari Yordania.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (ANN)

  • Bisa Beli Alat Makan hingga Kebutuhan Rumah Tangga Mulai Rp1.000!

    Bisa Beli Alat Makan hingga Kebutuhan Rumah Tangga Mulai Rp1.000!

    Jakarta: Awal bulan selalu identik dengan semangat baru, terutama saat gajian baru turun. Tapi di sisi lain, tanpa perencanaan yang baik, saldo bisa cepat terkuras. Apalagi pengeluaran pun biasanya meningkat akibat kebutuhan rumah tangga, mulai dari alat makan, bahan masak, sampai perlengkapan kebersihan. Supaya saldo tetap aman sampai akhir bulan, ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba. Yuk, simak tipsnya!
    1. Catat Kebutuhan Utama

    Sebelum pergi belanja, tuliskan dulu barang-barang yang benar-benar penting. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari belanja barang impulsif yang bikin saldo menipis.
     
    2. Belanja Seusai Daftar

    Disiplin dengan daftar belanja memang terlihat sederhana, tapi efeknya besar. Pergi ke minimarket tanpa list sering bikin kalap, sementara kalau pakai list, isi keranjang akan lebih terkendali.
     
    3. Cari Promo Harian

    Sekarang hampir semua toko punya promo awal bulan. Luangkan waktu sebentar untuk cek penawaran spesial, siapa tahu ada diskon untuk barang yang memang kamu butuhkan. Dengan cara ini, kamu bisa lebih hemat tanpa harus mengurangi kebutuhan penting.
     
    4. Manfaatkan Bayar QRIS Serba Seribu

    Awal bulan tetap bisa hemat dengan memanfaatkan promo Aplikasi Shopeepay 10.10 Super ShopeePay Day kamu bisa dapetin produk pilihan di merchant favorit dengan cuma membayar Rp1.000. Promo Bayar QRIS Serba Seribu berlaku setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB, mulai tanggal 25 September hingga 12 Oktober 2025, jadi gampang banget disesuaikan dengan jadwal belanja kamu.

    Mau belanja kebutuhan rumah tangga seperti tisu, minyak goreng, atau deterjen? Tinggal mampir ke Alfamart, Indomaret, atau Superindo. Lagi cari perlengkapan dapur atau alat makan baru? Ada juga di Azko & Mr. DIY. Bahkan kalau sekadar makan bareng teman di Mie Gacoan, Solaria, Wingstop, Yoshinoya, kamu tetap bisa hemat dengan promo Serba Seribu yang juga berlaku di banyak merchant lainnya.

    Untuk hiburan, ada juga promo ShopeePay lainnya yaitu voucher serba Rp1.000 yang bisa dipakai di App Store, Google Play, dan Sony. Jadi, kebutuhan digital tetap aman di awal bulan.

    Promo ini cocok banget buat “pengeluaran kecil” yang biasanya nggak terasa tapi lama-lama bikin saldo tipis. Dengan modal Rp1.000, kamu bisa penuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus tetap punya budget buat kebutuhan lain.
     
    5. Ubah Transaksi Jadi Hadiah dengan Tukar Poin Dapat Saldo 1JT

    Kalau biasanya transaksi harian bikin saldo berkurang, kali ini justru bisa jadi kesempatan buat dapetin hadiah. Lewat program Tukar Poin Dapat Saldo 1JT yang berlangsung mulai 25 September – 12 Oktober 2025, setiap transaksi minimal Rp10.000 (berlaku kelipatan) pakai ShopeePay atau SPayLater bisa langsung dapat poin yang nantinya bisa ditukarkan dengan hadiah.

    Poin yang dikumpulkan bisa ditukar dengan hadiah seru, mulai dari saldo Rp1 juta, emas, hingga voucher. Poin ini juga mudah didapat karena berlaku di semua merchant favorit. Mau nongkrong di Point Coffee, makan siang di HokBen, atau top-up game di KiosGamer dan UniPin, hingga transaksi di berbagai merchant lainnya—semua tetap dihitung. Jadi, tanpa perlu ubah kebiasaan transaksi harian, kamu bisa sekalian buka peluang untuk bawa pulang hadiah.

    Ada juga bonus poin ekstra: bayar pakai SPayLater bisa dapat poin 2X lipat, serta transaksi akhir pekan dengan bayar pakai ShopeePay dapat poin 2x lipat juga! Jadi, makin sering transaksi, makin besar peluang buat bawa pulang hadiah utamanya. Cek informasi lengkap di halaman promo Tukar Poin.
     
    Bonus Tips: Jangan Lupa Ikuti Flash Sale Rp10

    Selain kebutuhan rumah tangga, awal bulan juga sering diwarnai dengan pengeluaran digital. Nah, kamu bisa lebih hemat dengan ikut Flash Sale Rp10 yang berlangsung hingga 12 Oktober 2025. Promo ini bisa dimanfaatkan buat beli pulsa, beli paket data, beli token PLN, hingga top up e-money cuma dengan Rp10. Flash sale hadir dalam tiga sesi tiap hari, ditambah voucher diskon Rp10 di merchant pilihan: Alfamidi, Grab, KAI Access, Coda, Itemku, KiosGamer, UniPin.

    Awal bulan nggak harus identik dengan saldo yang cepat habis. Mulai dari mencatat kebutuhan, disiplin dengan list, hingga rajin cek promo, semua bisa bikin pengeluaran lebih terkontrol. Ditambah lagi, lewat program promo Aplikasi ShopeePay 10.10 Super ShopeePay Day, kamu bisa manfaatkan Bayar QRIS Serba Seribu, Tukar Poin Dapat Saldo 1JT, hingga ikut Flash Sale Rp10. Dengan aplikasi ShopeePay, nikmati juga gratis biaya admin untuk kirim uang, isi saldo, dan tarik tunai. Jadi, awal bulan pun tetap hemat, seru, dan cuan!

    Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman promo Aplikasi ShopeePay 10.10 Super ShopeePay. Simak promo menarik lainnya dan temukan informasi terbaru melalui Instagram @shopeepay_id. Segera unduh Aplikasi ShopeePay, Dompet Serba Bisa hanya melalui Google Play/App Store, dan nikmati pengalaman bertransaksi yang lebih hemat, praktis, dan menguntungkan.

    Jakarta: Awal bulan selalu identik dengan semangat baru, terutama saat gajian baru turun. Tapi di sisi lain, tanpa perencanaan yang baik, saldo bisa cepat terkuras. Apalagi pengeluaran pun biasanya meningkat akibat kebutuhan rumah tangga, mulai dari alat makan, bahan masak, sampai perlengkapan kebersihan. Supaya saldo tetap aman sampai akhir bulan, ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba. Yuk, simak tipsnya!

    1. Catat Kebutuhan Utama

    Sebelum pergi belanja, tuliskan dulu barang-barang yang benar-benar penting. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari belanja barang impulsif yang bikin saldo menipis.
     

    2. Belanja Seusai Daftar

    Disiplin dengan daftar belanja memang terlihat sederhana, tapi efeknya besar. Pergi ke minimarket tanpa list sering bikin kalap, sementara kalau pakai list, isi keranjang akan lebih terkendali.
     

    3. Cari Promo Harian

    Sekarang hampir semua toko punya promo awal bulan. Luangkan waktu sebentar untuk cek penawaran spesial, siapa tahu ada diskon untuk barang yang memang kamu butuhkan. Dengan cara ini, kamu bisa lebih hemat tanpa harus mengurangi kebutuhan penting.
     

    4. Manfaatkan Bayar QRIS Serba Seribu

    Awal bulan tetap bisa hemat dengan memanfaatkan promo Aplikasi Shopeepay 10.10 Super ShopeePay Day kamu bisa dapetin produk pilihan di merchant favorit dengan cuma membayar Rp1.000. Promo Bayar QRIS Serba Seribu berlaku setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB, mulai tanggal 25 September hingga 12 Oktober 2025, jadi gampang banget disesuaikan dengan jadwal belanja kamu.
     
    Mau belanja kebutuhan rumah tangga seperti tisu, minyak goreng, atau deterjen? Tinggal mampir ke Alfamart, Indomaret, atau Superindo. Lagi cari perlengkapan dapur atau alat makan baru? Ada juga di Azko & Mr. DIY. Bahkan kalau sekadar makan bareng teman di Mie Gacoan, Solaria, Wingstop, Yoshinoya, kamu tetap bisa hemat dengan promo Serba Seribu yang juga berlaku di banyak merchant lainnya.
     
    Untuk hiburan, ada juga promo ShopeePay lainnya yaitu voucher serba Rp1.000 yang bisa dipakai di App Store, Google Play, dan Sony. Jadi, kebutuhan digital tetap aman di awal bulan.

    Promo ini cocok banget buat “pengeluaran kecil” yang biasanya nggak terasa tapi lama-lama bikin saldo tipis. Dengan modal Rp1.000, kamu bisa penuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus tetap punya budget buat kebutuhan lain.
     

    5. Ubah Transaksi Jadi Hadiah dengan Tukar Poin Dapat Saldo 1JT

    Kalau biasanya transaksi harian bikin saldo berkurang, kali ini justru bisa jadi kesempatan buat dapetin hadiah. Lewat program Tukar Poin Dapat Saldo 1JT yang berlangsung mulai 25 September – 12 Oktober 2025, setiap transaksi minimal Rp10.000 (berlaku kelipatan) pakai ShopeePay atau SPayLater bisa langsung dapat poin yang nantinya bisa ditukarkan dengan hadiah.
     
    Poin yang dikumpulkan bisa ditukar dengan hadiah seru, mulai dari saldo Rp1 juta, emas, hingga voucher. Poin ini juga mudah didapat karena berlaku di semua merchant favorit. Mau nongkrong di Point Coffee, makan siang di HokBen, atau top-up game di KiosGamer dan UniPin, hingga transaksi di berbagai merchant lainnya—semua tetap dihitung. Jadi, tanpa perlu ubah kebiasaan transaksi harian, kamu bisa sekalian buka peluang untuk bawa pulang hadiah.
     
    Ada juga bonus poin ekstra: bayar pakai SPayLater bisa dapat poin 2X lipat, serta transaksi akhir pekan dengan bayar pakai ShopeePay dapat poin 2x lipat juga! Jadi, makin sering transaksi, makin besar peluang buat bawa pulang hadiah utamanya. Cek informasi lengkap di halaman promo Tukar Poin.
     

    Bonus Tips: Jangan Lupa Ikuti Flash Sale Rp10

    Selain kebutuhan rumah tangga, awal bulan juga sering diwarnai dengan pengeluaran digital. Nah, kamu bisa lebih hemat dengan ikut Flash Sale Rp10 yang berlangsung hingga 12 Oktober 2025. Promo ini bisa dimanfaatkan buat beli pulsa, beli paket data, beli token PLN, hingga top up e-money cuma dengan Rp10. Flash sale hadir dalam tiga sesi tiap hari, ditambah voucher diskon Rp10 di merchant pilihan: Alfamidi, Grab, KAI Access, Coda, Itemku, KiosGamer, UniPin.
     
    Awal bulan nggak harus identik dengan saldo yang cepat habis. Mulai dari mencatat kebutuhan, disiplin dengan list, hingga rajin cek promo, semua bisa bikin pengeluaran lebih terkontrol. Ditambah lagi, lewat program promo Aplikasi ShopeePay 10.10 Super ShopeePay Day, kamu bisa manfaatkan Bayar QRIS Serba Seribu, Tukar Poin Dapat Saldo 1JT, hingga ikut Flash Sale Rp10. Dengan aplikasi ShopeePay, nikmati juga gratis biaya admin untuk kirim uang, isi saldo, dan tarik tunai. Jadi, awal bulan pun tetap hemat, seru, dan cuan!
     
    Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman promo Aplikasi ShopeePay 10.10 Super ShopeePay. Simak promo menarik lainnya dan temukan informasi terbaru melalui Instagram @shopeepay_id. Segera unduh Aplikasi ShopeePay, Dompet Serba Bisa hanya melalui Google Play/App Store, dan nikmati pengalaman bertransaksi yang lebih hemat, praktis, dan menguntungkan.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • Dukung Komunitas Kreatif, Farhan Berkomitmen Perkuat Ekosistem Seni Bandung

    Dukung Komunitas Kreatif, Farhan Berkomitmen Perkuat Ekosistem Seni Bandung

    Bandung: Bandung bukan hanya kota kreatif dengan ragam budaya, tapi juga menjadi tanah kelahiran pergerakan musik underground yang tumbuh pesat sejak era 1990-an hingga awal 2000-an. Musik dengan semangat perlawanan ini tak hanya menjadi warna dalam dunia hiburan, tetapi juga menjelma sebagai identitas bagi banyak anak muda saat itu.

    Mengenang jejak sejarah tersebut, sekelompok pemuda di Bandung menginisiasi sebuah perjalanan budaya bertajuk Bandung Music Journey yang digelar pada Minggu, 5 Oktober 2025, di Teras Sunda Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat.

    Tak sekadar ajang nostalgia, Bandung Music Journey menjadi ruang edukasi dan apresiasi. Sejumlah pelaku musik underground turut hadir, membagikan kisah dan semangat pergerakan mereka. 
     

    Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pun hadir dan meninjau langsung stan-stan yang menampilkan dokumentasi perkembangan musik bawah tanah, serta karya seni yang lahir dari komunitas tersebut.

    Musik underground di Bandung dikenal tumbuh kuat dari kawasan Cicaheum hingga Ujung Berung. Dari sana, semangat solidaritas dan perlawanan melahirkan band-band cadas seperti Burgerkill, Jasad, Forgotten, hingga Beside merupakan nama-nama yang telah mengharumkan kota ini di panggung internasional.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung akan terus mendukung segala bentuk seni dan ekspresi yang hidup di tengah masyarakat.

    Selain pertunjukan musik, Bandung Music Journey juga menghadirkan talkshow, pameran seni, serta berbagai booth UMKM yang menambah semarak acara dan memperlihatkan betapa eratnya keterkaitan antara seni, budaya, dan ekonomi kreatif di kota ini.

    Bandung: Bandung bukan hanya kota kreatif dengan ragam budaya, tapi juga menjadi tanah kelahiran pergerakan musik underground yang tumbuh pesat sejak era 1990-an hingga awal 2000-an. Musik dengan semangat perlawanan ini tak hanya menjadi warna dalam dunia hiburan, tetapi juga menjelma sebagai identitas bagi banyak anak muda saat itu.
     
    Mengenang jejak sejarah tersebut, sekelompok pemuda di Bandung menginisiasi sebuah perjalanan budaya bertajuk Bandung Music Journey yang digelar pada Minggu, 5 Oktober 2025, di Teras Sunda Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat.
     
    Tak sekadar ajang nostalgia, Bandung Music Journey menjadi ruang edukasi dan apresiasi. Sejumlah pelaku musik underground turut hadir, membagikan kisah dan semangat pergerakan mereka. 
     

    Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pun hadir dan meninjau langsung stan-stan yang menampilkan dokumentasi perkembangan musik bawah tanah, serta karya seni yang lahir dari komunitas tersebut.
     
    Musik underground di Bandung dikenal tumbuh kuat dari kawasan Cicaheum hingga Ujung Berung. Dari sana, semangat solidaritas dan perlawanan melahirkan band-band cadas seperti Burgerkill, Jasad, Forgotten, hingga Beside merupakan nama-nama yang telah mengharumkan kota ini di panggung internasional.
     
    Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung akan terus mendukung segala bentuk seni dan ekspresi yang hidup di tengah masyarakat.
     
    Selain pertunjukan musik, Bandung Music Journey juga menghadirkan talkshow, pameran seni, serta berbagai booth UMKM yang menambah semarak acara dan memperlihatkan betapa eratnya keterkaitan antara seni, budaya, dan ekonomi kreatif di kota ini.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • Jamdatun Tekankan Pentingnya Code of Conduct

    Jamdatun Tekankan Pentingnya Code of Conduct

    Jakarta: Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Narendra Jatna, menekankan pentingnya tiga pilar fundamental yang wajib dipenuhi oleh penasihat hukum internal perusahaan (in-house counsel) sebagai kunci membangun budaya integritas dan daya saing bisnis yang berkelanjutan.

    Narendra menyebut ketiga pilar tersebut adalag Code of Practices, Code of Ethics, dan Code of Conduct. Ia mengibaratkan bahwa tanpa ketiganya, profesi in-house counsel tidak akan memiliki fondasi yang kuat.

    “Code of Ethics berperan sebagai kompas moral yang mendefinisikan prinsip benar dan salah. Code of Conduct diibaratkan sebagai peta yang menerjemahkan prinsip etik menjadi aturan perilaku spesifik. Sementara Code of Practices hadir sebagai panduan mendetail yang harus dijalankan,” kata Narendra dalam acara Indonesian In-House Counsel Summit and Awards 2025 yang digelar Hukumonline bersama Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA) dan Asia Pacific Corporate Counsel Association (APCCA) 

    Menurutnya, organisasi profesi yang baik harus memiliki ketiganya, bukan sekadar untuk memenuhi kepatuhan hukum, melainkan untuk membangun kepercayaan dari semua pemangku kepentingan.

    Narendra mengatakan peran in-house counsel telah mengalami transformasi signifikan. Mereka kini tidak lagi hanya menjalankan peran advokat di meja kerja, tetapi menjadi mitra strategis yang bertindak sebagai penjaga integritas dan navigator bagi perusahaan.

    “Para in-house counsel adalah penjaga integritas sekaligus navigator yang memastikan perusahaan tetap berada di jalur hukum,” ujarnya.

    Pergeseran peran ini didorong oleh realitas bahwa perusahaan bukan hanya entitas ekonomi, tetapi juga subjek hukum yang bertanggung jawab secara sosial, lingkungan, dan moral. Oleh karena itu, integritas bisnis, kepatuhan hukum, dan keterbukaan informasi telah menjadi fondasi utama perusahaan dalam membangun daya saing.

    Senada dengan hal itu, Chief Executive Officer Hukumonline Arkka Dhiratara, menggarisbawahi bahwa hukum harus menjadi energi yang menggerakkan perubahan, bukan sekadar teks di atas kertas.

    Di tengah dinamika geopolitik, digitalisasi yang pesat, dan tuntutan keberlanjutan, in-house counsel memegang peranan krusial dalam menjembatani kepastian hukum dengan kebutuhan bisnis yang dinamis.

    Jakarta: Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Narendra Jatna, menekankan pentingnya tiga pilar fundamental yang wajib dipenuhi oleh penasihat hukum internal perusahaan (in-house counsel) sebagai kunci membangun budaya integritas dan daya saing bisnis yang berkelanjutan.
     
    Narendra menyebut ketiga pilar tersebut adalag Code of Practices, Code of Ethics, dan Code of Conduct. Ia mengibaratkan bahwa tanpa ketiganya, profesi in-house counsel tidak akan memiliki fondasi yang kuat.
     
    “Code of Ethics berperan sebagai kompas moral yang mendefinisikan prinsip benar dan salah. Code of Conduct diibaratkan sebagai peta yang menerjemahkan prinsip etik menjadi aturan perilaku spesifik. Sementara Code of Practices hadir sebagai panduan mendetail yang harus dijalankan,” kata Narendra dalam acara Indonesian In-House Counsel Summit and Awards 2025 yang digelar Hukumonline bersama Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA) dan Asia Pacific Corporate Counsel Association (APCCA) 

    Menurutnya, organisasi profesi yang baik harus memiliki ketiganya, bukan sekadar untuk memenuhi kepatuhan hukum, melainkan untuk membangun kepercayaan dari semua pemangku kepentingan.
     
    Narendra mengatakan peran in-house counsel telah mengalami transformasi signifikan. Mereka kini tidak lagi hanya menjalankan peran advokat di meja kerja, tetapi menjadi mitra strategis yang bertindak sebagai penjaga integritas dan navigator bagi perusahaan.
     
    “Para in-house counsel adalah penjaga integritas sekaligus navigator yang memastikan perusahaan tetap berada di jalur hukum,” ujarnya.
     
    Pergeseran peran ini didorong oleh realitas bahwa perusahaan bukan hanya entitas ekonomi, tetapi juga subjek hukum yang bertanggung jawab secara sosial, lingkungan, dan moral. Oleh karena itu, integritas bisnis, kepatuhan hukum, dan keterbukaan informasi telah menjadi fondasi utama perusahaan dalam membangun daya saing.
     
    Senada dengan hal itu, Chief Executive Officer Hukumonline Arkka Dhiratara, menggarisbawahi bahwa hukum harus menjadi energi yang menggerakkan perubahan, bukan sekadar teks di atas kertas.
     
    Di tengah dinamika geopolitik, digitalisasi yang pesat, dan tuntutan keberlanjutan, in-house counsel memegang peranan krusial dalam menjembatani kepastian hukum dengan kebutuhan bisnis yang dinamis.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (FZN)

  • Amelia Serukan Perlindungan bagi Relawan Global Sumud Flotilla Gaza

    Amelia Serukan Perlindungan bagi Relawan Global Sumud Flotilla Gaza

    Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Kapoksi BKSAP Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penahanan para relawan kemanusiaan yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza.

    Aksi kemanusiaan tidak seharusnya dipandang sebagai pelanggaran hukum, melainkan sebagai wujud keberanian moral dunia terhadap penderitaan rakyat Palestina.

    “Kita semua berduka dan prihatin atas penahanan para relawan kemanusiaan dalam misi Global Sumud Flotilla, sebuah gerakan yang lahir dari suara nurani dunia untuk rakyat Gaza,” ujar Amelia dalam keterangan tertulis, Minggu (5/10/2025).

    Amelia menjelaskan, para relawan yang terlibat dalam misi tersebut tidak membawa senjata atau agenda politik, melainkan membawa harapan dan kemanusiaan.

    “Mereka bukan datang membawa senjata, tetapi membawa harapan. Mereka berlayar bukan untuk berperang, tetapi untuk menunjukkan bahwa kemanusiaan masih hidup, bahkan di tengah blokade yang membungkam,” tegasnya.
     

    Sebanyak 30 warga negara Indonesia tercatat ikut dalam misi flotilla itu, di antaranya publik figur dan aktivis Wanda Hamidah serta Muhammad Fatur Rohman, bersama organisasi kemanusiaan Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) dan Relawan Nusantara.

    Menurutnya, keberanian para relawan tersebut mencerminkan nilai-nilai universal bangsa Indonesia seperti gotong royong, empati, dan solidaritas lintas bangsa.

    Dalam konteks diplomasi, langkah itu juga menjadi simbol peran aktif Indonesia yang tidak tinggal diam saat kemanusiaan dilukai.

    “Keberanian mereka adalah pantulan dari nilai-nilai bangsa kita. Ini wajah lain dari diplomasi Indonesia, bangsa yang tidak tinggal diam ketika kemanusiaan dilukai,” ujarnya.

    Amelia turut menyampaikan dukungan kepada seluruh armada flotilla kemanusiaan dari berbagai negara, baik dari Global Sumud Flotilla maupun Freedom Flotilla Coalition, yang berani menembus batas demi kemanusiaan.

    Upaya tersebut, lanjut dia, bukan sekadar simbol solidaritas, tetapi juga bentuk perlawanan moral terhadap ketidakadilan global.

    “Bantuan kemanusiaan bukanlah kejahatan. Setiap upaya untuk menghalangi gerakan kemanusiaan adalah pelanggaran terhadap nurani global dan semangat Piagam PBB,” tegasnya.

    Ia berharap para relawan yang kini ditahan memperoleh perlindungan hukum dan kemanusiaan sebagaimana mestinya.

    “Semoga keberanian mereka menjadi inspirasi bagi dunia, bahwa kemanusiaan tak pernah bisa diblokade,” pungkasnya.

    Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Kapoksi BKSAP Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penahanan para relawan kemanusiaan yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
     
    Aksi kemanusiaan tidak seharusnya dipandang sebagai pelanggaran hukum, melainkan sebagai wujud keberanian moral dunia terhadap penderitaan rakyat Palestina.
     
    “Kita semua berduka dan prihatin atas penahanan para relawan kemanusiaan dalam misi Global Sumud Flotilla, sebuah gerakan yang lahir dari suara nurani dunia untuk rakyat Gaza,” ujar Amelia dalam keterangan tertulis, Minggu (5/10/2025).

    Amelia menjelaskan, para relawan yang terlibat dalam misi tersebut tidak membawa senjata atau agenda politik, melainkan membawa harapan dan kemanusiaan.
     
    “Mereka bukan datang membawa senjata, tetapi membawa harapan. Mereka berlayar bukan untuk berperang, tetapi untuk menunjukkan bahwa kemanusiaan masih hidup, bahkan di tengah blokade yang membungkam,” tegasnya.
     

     
    Sebanyak 30 warga negara Indonesia tercatat ikut dalam misi flotilla itu, di antaranya publik figur dan aktivis Wanda Hamidah serta Muhammad Fatur Rohman, bersama organisasi kemanusiaan Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) dan Relawan Nusantara.
     
    Menurutnya, keberanian para relawan tersebut mencerminkan nilai-nilai universal bangsa Indonesia seperti gotong royong, empati, dan solidaritas lintas bangsa.
     
    Dalam konteks diplomasi, langkah itu juga menjadi simbol peran aktif Indonesia yang tidak tinggal diam saat kemanusiaan dilukai.
     
    “Keberanian mereka adalah pantulan dari nilai-nilai bangsa kita. Ini wajah lain dari diplomasi Indonesia, bangsa yang tidak tinggal diam ketika kemanusiaan dilukai,” ujarnya.
     
    Amelia turut menyampaikan dukungan kepada seluruh armada flotilla kemanusiaan dari berbagai negara, baik dari Global Sumud Flotilla maupun Freedom Flotilla Coalition, yang berani menembus batas demi kemanusiaan.
     
    Upaya tersebut, lanjut dia, bukan sekadar simbol solidaritas, tetapi juga bentuk perlawanan moral terhadap ketidakadilan global.
     
    “Bantuan kemanusiaan bukanlah kejahatan. Setiap upaya untuk menghalangi gerakan kemanusiaan adalah pelanggaran terhadap nurani global dan semangat Piagam PBB,” tegasnya.
     
    Ia berharap para relawan yang kini ditahan memperoleh perlindungan hukum dan kemanusiaan sebagaimana mestinya.
     
    “Semoga keberanian mereka menjadi inspirasi bagi dunia, bahwa kemanusiaan tak pernah bisa diblokade,” pungkasnya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • Tempat Lahir Soedirman Diusulkan Jadi Branding Purbalingga, Ini Alasannya

    Tempat Lahir Soedirman Diusulkan Jadi Branding Purbalingga, Ini Alasannya

    Jakarta: Aliansi Masyarakat Purbalingga Pemerhati Soedirman mengusulkan agar branding Kabupaten Purbalingga Perwira diubah menjadi ‘Purbalingga Tempat Lahir Soedirman’. Usulan tersebut dilatarbelakangi berbagai pertimbangan. 

    Juru bicara Aliansi Masyarakat Purbalingga Pemerhati Soedirman Heru Catur Wibowo mengatakan ‘Purbalingga, Tempat Lahir Soedirman’ adalah klaim yang konkret, otentik, dan tak bisa direbut. Tanggal 24 Januari 1916, Desa Bodas Karangjati, Kecamatan Rembang, adalah fakta sejarah. 

    Menurutnya, branding ini bukan sekadar slogan, tapi penegasan identitas geografis dan historis yang kuat. “Bandingkan dengan ‘The Sunrise of Java’ milik Banyuwangi, branding itu kuat karena berbasis posisi geografis. Maka Purbalingga pun layak mengusung klaim yang tak bisa ditiru: tempat kelahiran Panglima Besar Republik Indonesia,” kata Heru, Sabtu 4 Oktober 2025 dalam keterangan tertulis.

    Aliansi Masyarakat Purbalingga Pemerhati Soedirman yang terdiri dari lintas elemen masyarakat, di antaranya Sunaryo, Yudhia Patriana, Agus Sukoco, Bowo Leksono dan sejumlah nama lain juga memiliki kepedulian untuk menjadikan Soedirman sebagai ikon Kabupaten Purbalingga.

    Heru menjelaskan, secara politis, mengusung ‘Tempat Lahir Soedirman’ adalah langkah strategis untuk merebut kembali narasi nasional. Selama ini, nama besar Soedirman lebih sering dikaitkan dengan Yogyakarta atau Jakarta. Padahal, tanah kelahirannya adalah Purbalingga.
     

    Melalui branding ini diharapkan Purbalingga bisa menjadi pusat edukasi sejarah perjuangan nasional, mengembangkan wisata sejarah berbasis narasi kelahiran Soedirman serta mendorong kebanggaan lokal yang berbasis fakta, bukan jargon.

    “Branding ‘Tempat Lahir Soedirman’ bukan hanya soal citra, tapi soal energi kolektif. Ia bisa menjadi fondasi karakter masyarakat,” tegasnya.

    Dengan demikian nantinya ASN bekerja dengan semangat pengabdian Soedirman, UMKM berjuang dengan daya tahan gerilya serta generasi muda bermimpi setinggi strategi militer sang Jenderal. Secara ekonomi, branding ini bisa mengangkat sektor pariwisata, pendidikan, dan industri kreatif berbasis sejarah.

    “Purbalingga butuh identitas yang lahir dari tanahnya sendiri. Maka, mari kita tinggalkan ‘Perwira’ yang artifisial dan ‘Spirit’ yang abstrak. Mari kita tegaskan Purbalingga, Tempat Lahir Soedirman,” lanjutnya.

    Terkait usulan tersebut pihaknya juga telah melakukan audensi dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Pihaknya juga geram dengan rencana pemindahan patung Jenderal Soedirman di Jakarta.

    Heru tidak menolak Jakarta merawat patung Soedirman. Namun jika patung itu harus dipindahkan, mereka mengusulkan satu duplikatnya kembali ke tanah kelahiran.

    Aliansi ini juga akan melakukan audiensi dengan kementerian pertahanan dan MPR RI untuk melakukan pembahasan rencana tersebut pada Senin, 6 Oktober 2025 nanti.

    Jakarta: Aliansi Masyarakat Purbalingga Pemerhati Soedirman mengusulkan agar branding Kabupaten Purbalingga Perwira diubah menjadi ‘Purbalingga Tempat Lahir Soedirman’. Usulan tersebut dilatarbelakangi berbagai pertimbangan. 
     
    Juru bicara Aliansi Masyarakat Purbalingga Pemerhati Soedirman Heru Catur Wibowo mengatakan ‘Purbalingga, Tempat Lahir Soedirman’ adalah klaim yang konkret, otentik, dan tak bisa direbut. Tanggal 24 Januari 1916, Desa Bodas Karangjati, Kecamatan Rembang, adalah fakta sejarah. 
     
    Menurutnya, branding ini bukan sekadar slogan, tapi penegasan identitas geografis dan historis yang kuat. “Bandingkan dengan ‘The Sunrise of Java’ milik Banyuwangi, branding itu kuat karena berbasis posisi geografis. Maka Purbalingga pun layak mengusung klaim yang tak bisa ditiru: tempat kelahiran Panglima Besar Republik Indonesia,” kata Heru, Sabtu 4 Oktober 2025 dalam keterangan tertulis.

    Aliansi Masyarakat Purbalingga Pemerhati Soedirman yang terdiri dari lintas elemen masyarakat, di antaranya Sunaryo, Yudhia Patriana, Agus Sukoco, Bowo Leksono dan sejumlah nama lain juga memiliki kepedulian untuk menjadikan Soedirman sebagai ikon Kabupaten Purbalingga.
     
    Heru menjelaskan, secara politis, mengusung ‘Tempat Lahir Soedirman’ adalah langkah strategis untuk merebut kembali narasi nasional. Selama ini, nama besar Soedirman lebih sering dikaitkan dengan Yogyakarta atau Jakarta. Padahal, tanah kelahirannya adalah Purbalingga.
     

     
    Melalui branding ini diharapkan Purbalingga bisa menjadi pusat edukasi sejarah perjuangan nasional, mengembangkan wisata sejarah berbasis narasi kelahiran Soedirman serta mendorong kebanggaan lokal yang berbasis fakta, bukan jargon.
     
    “Branding ‘Tempat Lahir Soedirman’ bukan hanya soal citra, tapi soal energi kolektif. Ia bisa menjadi fondasi karakter masyarakat,” tegasnya.
     
    Dengan demikian nantinya ASN bekerja dengan semangat pengabdian Soedirman, UMKM berjuang dengan daya tahan gerilya serta generasi muda bermimpi setinggi strategi militer sang Jenderal. Secara ekonomi, branding ini bisa mengangkat sektor pariwisata, pendidikan, dan industri kreatif berbasis sejarah.
     
    “Purbalingga butuh identitas yang lahir dari tanahnya sendiri. Maka, mari kita tinggalkan ‘Perwira’ yang artifisial dan ‘Spirit’ yang abstrak. Mari kita tegaskan Purbalingga, Tempat Lahir Soedirman,” lanjutnya.
     
    Terkait usulan tersebut pihaknya juga telah melakukan audensi dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Pihaknya juga geram dengan rencana pemindahan patung Jenderal Soedirman di Jakarta.
     
    Heru tidak menolak Jakarta merawat patung Soedirman. Namun jika patung itu harus dipindahkan, mereka mengusulkan satu duplikatnya kembali ke tanah kelahiran.
     
    Aliansi ini juga akan melakukan audiensi dengan kementerian pertahanan dan MPR RI untuk melakukan pembahasan rencana tersebut pada Senin, 6 Oktober 2025 nanti.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • Rangkaian Lengkap Puncak Perayaan HUT ke-80 TNI di Monas 5 Oktober

    Rangkaian Lengkap Puncak Perayaan HUT ke-80 TNI di Monas 5 Oktober

    Jakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada Minggu, 5 Oktober 2025. Acara akbar yang mengusung semangat “TNI PRIMA, TNI Rakyat, Indonesia Maju” ini akan dipusatkan di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dan terbuka untuk masyarakat umum.

    Puncak Perayaan HUT ke-80 TNI

    Berikut adalah rangkaian acara yang siap disajikan dalam HUT ke-80 TNI besok:

    1. Upacara Militer 
    Rangkaian acara akan diawali dengan Upacara Parade HUT TNI yang melibatkan sekitar 133 ribu personel dari tiga matra: darat, laut, dan udara. Seperti tahun-tahun sebelumnya, masyarakat akan disuguhkan defile pasukan dan konvoi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang memperlihatkan kekuatan pertahanan Indonesia.

    2. Demonstrasi Spektakuler

    Masyarakat yang hadir akan disuguhkan pertunjukan Defile Pasukan dan Demonstrasi Gabungan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI yang melibatkan berbagai armada tempur terbaru. Tak hanya di darat, langit Monas juga akan dimeriahkan oleh atraksi udara memukau, termasuk penampilan khusus dari Jupiter Aerobatic Team, Rajawali Laut, dan manuver Paramotor.
    3. Panggung Rakyat 

    Setelah rangkaian upacara dan demonstrasi militer selesai, Monas akan beralih fungsi menjadi pusat hiburan rakyat. Panggung Rakyat akan diisi oleh deretan musisi dan artis papan atas Indonesia.

    Musisi yang siap menghibur masyarakat antara lain penyanyi dangdut kenamaan Dewi Persik dan grup hip-hop fenomenal, NDX A.K.A.

    Puspen TNI melalui akun Instagram resminya @puspentni juga telah mengumumkan pergantian pengisi acara. Pihak panitia memohon maaf atas perubahan bintang tamu, di mana Ariel Noah digantikan oleh penampilan dari Wali Band.
     

    4. Kegiatan Sosial dan Door Prize Ratusan Juta

    Perayaan HUT ke-80 TNI ini juga diisi dengan kegiatan sosial sebagai bentuk kedekatan TNI dengan rakyat. Kegiatan tersebut meliputi Makan Gratis dan Pembagian Sembako yang dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung.

    Selain itu, TNI telah menyiapkan Door Prize Spektakuler untuk para hadirin. Hadiah utama yang disiapkan mencakup:

    – 200 unit Sepeda Motor
    – 50 unit Lemari Es
    – 50 unit Televisi

    Bagi masyarakat yang tidak bisa datang langsung ke Monas, acara puncak HUT ke-80 TNI juga dapat disaksikan melalui live streaming di YouTube Puspen TNI.

    Dengan mengusung tema “TNI PRIMA, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan kebanggaan terhadap pertahanan nasionala Maju!

    (Sheva Asyraful Fali)

    Jakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada Minggu, 5 Oktober 2025. Acara akbar yang mengusung semangat “TNI PRIMA, TNI Rakyat, Indonesia Maju” ini akan dipusatkan di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dan terbuka untuk masyarakat umum.

    Puncak Perayaan HUT ke-80 TNI

    Berikut adalah rangkaian acara yang siap disajikan dalam HUT ke-80 TNI besok:

    1. Upacara Militer 

    Rangkaian acara akan diawali dengan Upacara Parade HUT TNI yang melibatkan sekitar 133 ribu personel dari tiga matra: darat, laut, dan udara. Seperti tahun-tahun sebelumnya, masyarakat akan disuguhkan defile pasukan dan konvoi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang memperlihatkan kekuatan pertahanan Indonesia.

    2. Demonstrasi Spektakuler

    Masyarakat yang hadir akan disuguhkan pertunjukan Defile Pasukan dan Demonstrasi Gabungan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI yang melibatkan berbagai armada tempur terbaru. Tak hanya di darat, langit Monas juga akan dimeriahkan oleh atraksi udara memukau, termasuk penampilan khusus dari Jupiter Aerobatic Team, Rajawali Laut, dan manuver Paramotor.

    3. Panggung Rakyat 

    Setelah rangkaian upacara dan demonstrasi militer selesai, Monas akan beralih fungsi menjadi pusat hiburan rakyat. Panggung Rakyat akan diisi oleh deretan musisi dan artis papan atas Indonesia.
     
    Musisi yang siap menghibur masyarakat antara lain penyanyi dangdut kenamaan Dewi Persik dan grup hip-hop fenomenal, NDX A.K.A.
     
    Puspen TNI melalui akun Instagram resminya @puspentni juga telah mengumumkan pergantian pengisi acara. Pihak panitia memohon maaf atas perubahan bintang tamu, di mana Ariel Noah digantikan oleh penampilan dari Wali Band.
     

    4. Kegiatan Sosial dan Door Prize Ratusan Juta

    Perayaan HUT ke-80 TNI ini juga diisi dengan kegiatan sosial sebagai bentuk kedekatan TNI dengan rakyat. Kegiatan tersebut meliputi Makan Gratis dan Pembagian Sembako yang dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung.

    Selain itu, TNI telah menyiapkan Door Prize Spektakuler untuk para hadirin. Hadiah utama yang disiapkan mencakup:
     
    – 200 unit Sepeda Motor
    – 50 unit Lemari Es
    – 50 unit Televisi
     
    Bagi masyarakat yang tidak bisa datang langsung ke Monas, acara puncak HUT ke-80 TNI juga dapat disaksikan melalui live streaming di YouTube Puspen TNI.
     
    Dengan mengusung tema “TNI PRIMA, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan kebanggaan terhadap pertahanan nasionala Maju!
     
    (Sheva Asyraful Fali)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)

  • HUT ke-80 TNI, Monas Ditutup Sementara

    HUT ke-80 TNI, Monas Ditutup Sementara

    Jakarta: Pengelola Monumen Nasional (Monas) menutup sementara Tugu Monas untuk wisatawan saat peringatan HUT ke-80 TNI pada Minggu (5/10) yang diadakan di kawasan Jakarta Pusat tersebut.

    “Tutup karena ada banyak peralatan dan mobilisasi pendukung acara yang ada di kawasan Tugu Monas,” kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Mnas, Muhammad Isa Sarnuri dilansir Antara, Sabtu, 4 Oktober 2025.

    Isa mengatakan, Tugu Monas akan kembali dibuka untuk wisatawan setelah acara formal yang rencananya dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Presiden dijadwalkan menjadi inspektur upacara peringatan HUT TNI.

    Namun dia tak bisa memastikan waktunya karena sifatnya situasional. 
     

    “Akan dibuka setelah acara formalnya selesai. Lihat situasi dan kondisi di lapangan karena acara dihadiri RI 1,” ujar Isa.

    Masyarakat yang ingin menyaksikan peringatan HUT ke-80 TNI dapat datang ke Silang Monas melalui pintu selain Silang Barat Laut. Pintu Silang Barat Laut biasanya terbatas untuk lintasan VIP.

    Sementara itu, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno mengajak masyarakat datang kawasan Monas besok untuk ikut serta merayakan HUT TNI.

    “Besok, 5 Oktober HUT TNI. Barangkali ada yang mau lihat Monas silahkan. Mumpung gratis,” kata dia di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

    Di Monas, TNI memamerkan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) terdiri dari kendaraan taktis, kendaraan artileri, helikopter, pesawat tempur hingga pesawat angkut dalam acara perayaan HUT ke-80 di Silang Monas.

    Dari jumlah tersebut, 156 di antaranya merupakan pesawat terdiri dari pesawat angkut, salah satunya Hercules C-130 dan pesawat tempur, seperti F-16, Sukhoi dan Hawk 100/200.

    Para penerbang tempur akan menampilkan beragam atraksi di udara, mulai dari simulasi tempur hingga manuver terbang yang dapat dilihat langsung dari Silang Monas.

    Jakarta: Pengelola Monumen Nasional (Monas) menutup sementara Tugu Monas untuk wisatawan saat peringatan HUT ke-80 TNI pada Minggu (5/10) yang diadakan di kawasan Jakarta Pusat tersebut.
     
    “Tutup karena ada banyak peralatan dan mobilisasi pendukung acara yang ada di kawasan Tugu Monas,” kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Mnas, Muhammad Isa Sarnuri dilansir Antara, Sabtu, 4 Oktober 2025.
     
    Isa mengatakan, Tugu Monas akan kembali dibuka untuk wisatawan setelah acara formal yang rencananya dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Presiden dijadwalkan menjadi inspektur upacara peringatan HUT TNI.

    Namun dia tak bisa memastikan waktunya karena sifatnya situasional. 
     

    “Akan dibuka setelah acara formalnya selesai. Lihat situasi dan kondisi di lapangan karena acara dihadiri RI 1,” ujar Isa.
     
    Masyarakat yang ingin menyaksikan peringatan HUT ke-80 TNI dapat datang ke Silang Monas melalui pintu selain Silang Barat Laut. Pintu Silang Barat Laut biasanya terbatas untuk lintasan VIP.
     
    Sementara itu, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno mengajak masyarakat datang kawasan Monas besok untuk ikut serta merayakan HUT TNI.
     
    “Besok, 5 Oktober HUT TNI. Barangkali ada yang mau lihat Monas silahkan. Mumpung gratis,” kata dia di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
     
    Di Monas, TNI memamerkan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) terdiri dari kendaraan taktis, kendaraan artileri, helikopter, pesawat tempur hingga pesawat angkut dalam acara perayaan HUT ke-80 di Silang Monas.
     
    Dari jumlah tersebut, 156 di antaranya merupakan pesawat terdiri dari pesawat angkut, salah satunya Hercules C-130 dan pesawat tempur, seperti F-16, Sukhoi dan Hawk 100/200.
     
    Para penerbang tempur akan menampilkan beragam atraksi di udara, mulai dari simulasi tempur hingga manuver terbang yang dapat dilihat langsung dari Silang Monas.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (ANN)

  • ​Asyik! Naik MRT hingga Transjakarta Cuma Rp 80 saat HUT TNI 5 Oktober

    ​Asyik! Naik MRT hingga Transjakarta Cuma Rp 80 saat HUT TNI 5 Oktober

    Jakarta: Mulai besok warga Jakarta dan sekitarnya bisa menikmati tarif khusus Rp80 untuk naik MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta. Ini merupakan kado spesial dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam rangka perayaan HUT ke-80 TNI.

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengumumkan masyarakat dapat menikmati tarif spesial transportasi umum saat peringatan HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Di tanggal tersebut, seluruh moda transportasi yang berada di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta serta LRT Jabodebek bakal menerapkan tarif Rp80.

    “Di tanggal 5 Oktober, semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, yaitu TransJakarta, MRT, LRT, dan juga LRT Jabodebek dan Mikrotrans, semuanya bayarnya Rp80,” ujar Pramono.

    Kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap kontribusi prajurit TNI. “Kami, pemerintah Jakarta, memberikan apresiasi kepada TNI yang selama ini mengawal bangsa ini, pada hari tersebut, semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah Jakarta, LRT Jabodetabek, semuanya dikenakan tarif Rp80,” ucapnya.
     

     

    Transportasi yang berlaku tarif Rp80

    Tarif spesial ini berlaku di berbagai moda transportasi publik, antara lain:

    – Transjakarta (BRT, Non-BRT, dan Transjabodetabek)
    – MRT Jakarta semua rute
    – LRT Jakarta rute Velodrome-Pegangsaan Dua
    Puncak HUT ke-80 TNI 5 Oktober 

    Acara akbar yang mengusung semangat “TNI PRIMA, TNI Rakyat, Indonesia Maju” ini akan dipusatkan di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dan terbuka untuk masyarakat umum. Rangkaian acara dimulai pada pagi hari dengan berbagai kegiatan mulai dari upacara, demonstrasi gabungan alutsista TNI hingga panggung rakyat.

    Masyarakat dapat naik transportasi umum dengan tarif spesial ini untuk menuju Monas dan menyaksikan keseruaan puncak perayaan HUT ke-80 TNI.

    Jakarta: Mulai besok warga Jakarta dan sekitarnya bisa menikmati tarif khusus Rp80 untuk naik MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta. Ini merupakan kado spesial dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam rangka perayaan HUT ke-80 TNI.
     
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengumumkan masyarakat dapat menikmati tarif spesial transportasi umum saat peringatan HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Di tanggal tersebut, seluruh moda transportasi yang berada di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta serta LRT Jabodebek bakal menerapkan tarif Rp80.
     
    “Di tanggal 5 Oktober, semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, yaitu TransJakarta, MRT, LRT, dan juga LRT Jabodebek dan Mikrotrans, semuanya bayarnya Rp80,” ujar Pramono.

    Kebijakan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap kontribusi prajurit TNI. “Kami, pemerintah Jakarta, memberikan apresiasi kepada TNI yang selama ini mengawal bangsa ini, pada hari tersebut, semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah Jakarta, LRT Jabodetabek, semuanya dikenakan tarif Rp80,” ucapnya.
     

     

    Transportasi yang berlaku tarif Rp80

    Tarif spesial ini berlaku di berbagai moda transportasi publik, antara lain:
     
    – Transjakarta (BRT, Non-BRT, dan Transjabodetabek)
    – MRT Jakarta semua rute
    – LRT Jakarta rute Velodrome-Pegangsaan Dua
    Puncak HUT ke-80 TNI 5 Oktober 

    Acara akbar yang mengusung semangat “TNI PRIMA, TNI Rakyat, Indonesia Maju” ini akan dipusatkan di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dan terbuka untuk masyarakat umum. Rangkaian acara dimulai pada pagi hari dengan berbagai kegiatan mulai dari upacara, demonstrasi gabungan alutsista TNI hingga panggung rakyat.
     
    Masyarakat dapat naik transportasi umum dengan tarif spesial ini untuk menuju Monas dan menyaksikan keseruaan puncak perayaan HUT ke-80 TNI.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)

  • 5 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Tema HUT ke-80 TNI

    5 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Tema HUT ke-80 TNI

    Jakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 pada 5 Oktober 2025 mendatang. Peringatan HUT TNI ini menjadi momentum refleksi atas kiprah para prajurit, sekaligus ruang untuk mempertegas komitmen menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

    Sejarah TNI
    Sejarah TNI dimulai tak lama setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yaitu pada 22 Agustus 1945, dengan dibentuknya Badan Keamanan Rakyat (BKR). Tujuan BKR bukan hanya untuk menjaga kemerdekaan dari penjajah, tetapi juga untuk menyatukan berbagai laskar dan barisan bersenjata yang tersebar di berbagai daerah.

    BKR kemudian bertransformasi menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahir TNI, meskipun dengan nama yang berbeda.

    Pada pada 23 Januari 1946, TKR diubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). Perubahan ini menjadi langkah penting untuk mengkonsolidasikan kekuatan militer nasional di bawah satu komando, mengingat masih banyaknya laskar rakyat yang bergerak secara independen.

    Untuk memperkuat posisi Indonesia menghadapi Agresi Presiden Soekarno menggabungkan TRI dengan badan-badan perjuangan rakyat lainnya menjadi satu kesatuan, yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI).

    Pada tahun 1962, TNI digabungkan dengan Kepolisian Negara menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Peran ABRI pada masa Orde Baru menjadi sangat dominan di berbagai aspek pemerintahan. Namun, pasca-reformasi 1998, terjadi tuntutan untuk mengembalikan peran militer pada fungsi pertahanan negara.

    Pada 1 April 1999, TNI dan Polri secara resmi dipisahkan sebagai dua institusi yang berbeda. Sebutan ABRI sebagai tentara dikembalikan menjadi TNI, sementara Polri kembali fokus pada tugas-tugas penegakan hukum dan keamanan masyarakat. Pemisahan ini menandai babak baru bagi TNI untuk kembali profesional dan berfokus pada tugas utamanya sebagai alat pertahanan negara.
     

     

    Tema HUT ke-80 TNI 
    Tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” dipilih untuk merefleksikan jati diri TNI sebagai kekuatan yang lahir dan besar bersama rakyat. Tema ini memiliki makna filosofis yang mendalam:

    TNI Prima

    Kata “Prima” adalah akronim dari Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Ini mencerminkan komitmen TNI untuk terus meningkatkan kualitas prajuritnya agar mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, mulai dari ancaman siber hingga dinamika geopolitik.
    TNI Rakyat

    Menggarisbawahi peran TNI sebagai penjaga kedaulatan yang lahir dari rakyat, mengabdi untuk rakyat, dan selalu hadir di tengah-tengah rakyat. Ini menegaskan kembali prinsip kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan negara.
    Indonesia Maju
    Merupakan tujuan akhir dari sinergi TNI dan rakyat. Dengan TNI yang profesional dan dekat dengan rakyat, diharapkan Indonesia dapat terus melangkah maju menjadi negara yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera.

    Jakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 pada 5 Oktober 2025 mendatang. Peringatan HUT TNI ini menjadi momentum refleksi atas kiprah para prajurit, sekaligus ruang untuk mempertegas komitmen menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

    Sejarah TNI
    Sejarah TNI dimulai tak lama setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yaitu pada 22 Agustus 1945, dengan dibentuknya Badan Keamanan Rakyat (BKR). Tujuan BKR bukan hanya untuk menjaga kemerdekaan dari penjajah, tetapi juga untuk menyatukan berbagai laskar dan barisan bersenjata yang tersebar di berbagai daerah.
     
    BKR kemudian bertransformasi menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahir TNI, meskipun dengan nama yang berbeda.
     
    Pada pada 23 Januari 1946, TKR diubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). Perubahan ini menjadi langkah penting untuk mengkonsolidasikan kekuatan militer nasional di bawah satu komando, mengingat masih banyaknya laskar rakyat yang bergerak secara independen.

    Untuk memperkuat posisi Indonesia menghadapi Agresi Presiden Soekarno menggabungkan TRI dengan badan-badan perjuangan rakyat lainnya menjadi satu kesatuan, yaitu Tentara Nasional Indonesia (TNI).
     
    Pada tahun 1962, TNI digabungkan dengan Kepolisian Negara menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Peran ABRI pada masa Orde Baru menjadi sangat dominan di berbagai aspek pemerintahan. Namun, pasca-reformasi 1998, terjadi tuntutan untuk mengembalikan peran militer pada fungsi pertahanan negara.
     
    Pada 1 April 1999, TNI dan Polri secara resmi dipisahkan sebagai dua institusi yang berbeda. Sebutan ABRI sebagai tentara dikembalikan menjadi TNI, sementara Polri kembali fokus pada tugas-tugas penegakan hukum dan keamanan masyarakat. Pemisahan ini menandai babak baru bagi TNI untuk kembali profesional dan berfokus pada tugas utamanya sebagai alat pertahanan negara.
     

     

    Tema HUT ke-80 TNI 
    Tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” dipilih untuk merefleksikan jati diri TNI sebagai kekuatan yang lahir dan besar bersama rakyat. Tema ini memiliki makna filosofis yang mendalam:

    TNI Prima

    Kata “Prima” adalah akronim dari Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Ini mencerminkan komitmen TNI untuk terus meningkatkan kualitas prajuritnya agar mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, mulai dari ancaman siber hingga dinamika geopolitik.

    TNI Rakyat

    Menggarisbawahi peran TNI sebagai penjaga kedaulatan yang lahir dari rakyat, mengabdi untuk rakyat, dan selalu hadir di tengah-tengah rakyat. Ini menegaskan kembali prinsip kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan negara.

    Indonesia Maju

    Merupakan tujuan akhir dari sinergi TNI dan rakyat. Dengan TNI yang profesional dan dekat dengan rakyat, diharapkan Indonesia dapat terus melangkah maju menjadi negara yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)