Category: Medcom.id News

  • Cara Cek NIK Bansos 2025, Bisa Dicek Lewat HP!

    Cara Cek NIK Bansos 2025, Bisa Dicek Lewat HP!

    Jakarta: Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada 2025 untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. 

    Namun perlu diketahui, setiap jenis bansos memiliki kriteria yang berbeda. 

    Artinya, meski seseorang sudah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), belum tentu otomatis memenuhi syarat sebagai penerima.

    Nah untuk memastikan kamu sebagai penerima manfaat bansos, lebih baik kamu melakukan pengecekan terlebih dahulu. Pengecekan bansos saat ini tidak sulit, hanya menggunakan telepon genggammu kamu bisa memastikan apakah kamu penerima manfaat atau tidak.
     

    Cara cek NIK KTP penerima bansos secara online
    Merangkum laman Fahum UMSU, ada dua cara mudah untuk mengecek apakah NIK kamu terdaftar sebagai penerima PKH, BPNT, atau BLT Kesra yaitu lewat situs resmi dan aplikasi Cek Bansos.

    Lewat situs resmi Kemensos
    Ikuti langkah berikut:

    Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
    Masukkan informasi tempat tinggal sesuai dengan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
    Tuliskan nama sesuai dengan KTP.
    Isi captcha yang muncul di layar.
    Klik tombol Cari Data.
    Jika NIK terdaftar, sistem akan menunjukkan jenis bansos dan status penyalurannya. Jika tidak terdaftar, akan muncul pemberitahuan “Tidak Terdapat Peserta/PM. “

    Lewat aplikasi Cek Bansos di HP
    Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi yang bisa kamu unduh di Play Store dan App Store.

    Caranya:

    Download Aplikasi Cek Bansos.
    Buka aplikasi dan pilih opsi Buat Akun Baru.
    Isi data diri, seperti nama, NIK, alamat, email, dan unggah foto KTP beserta swafoto.
    Setelah akun diaktifkan, masuk ke menu Cek Bansos.
    Lengkapi informasi wilayah dan nama sesuai KTP, kemudian klik Cari Data.

    Cara cek bansos secara offline
    Namun jika kamu tidak memiki akses internet, pengecekanbisa dilakukan secara offline. Kamu tinggal datangi Dinas Sosial (Dinsos) setempat dengan membawa KTP atau KK

    Kamu juga bisa menanyakan data penerima bansos lewat RT/RW atau kelurahan, yang memiliki akses ke daftar penerima wilayah

    Metode ini membantu masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan digital atau tidak memiliki perangkat yang memadai.

    Jakarta: Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada 2025 untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. 
     
    Namun perlu diketahui, setiap jenis bansos memiliki kriteria yang berbeda. 
     
    Artinya, meski seseorang sudah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), belum tentu otomatis memenuhi syarat sebagai penerima.

    Nah untuk memastikan kamu sebagai penerima manfaat bansos, lebih baik kamu melakukan pengecekan terlebih dahulu. Pengecekan bansos saat ini tidak sulit, hanya menggunakan telepon genggammu kamu bisa memastikan apakah kamu penerima manfaat atau tidak.
     

    Cara cek NIK KTP penerima bansos secara online
    Merangkum laman Fahum UMSU, ada dua cara mudah untuk mengecek apakah NIK kamu terdaftar sebagai penerima PKH, BPNT, atau BLT Kesra yaitu lewat situs resmi dan aplikasi Cek Bansos.

    Lewat situs resmi Kemensos

    Ikuti langkah berikut:

    Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
    Masukkan informasi tempat tinggal sesuai dengan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.
    Tuliskan nama sesuai dengan KTP.
    Isi captcha yang muncul di layar.
    Klik tombol Cari Data.
    Jika NIK terdaftar, sistem akan menunjukkan jenis bansos dan status penyalurannya. Jika tidak terdaftar, akan muncul pemberitahuan “Tidak Terdapat Peserta/PM. “

    Lewat aplikasi Cek Bansos di HP

    Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi yang bisa kamu unduh di Play Store dan App Store.
     
    Caranya:

    Download Aplikasi Cek Bansos.
    Buka aplikasi dan pilih opsi Buat Akun Baru.
    Isi data diri, seperti nama, NIK, alamat, email, dan unggah foto KTP beserta swafoto.
    Setelah akun diaktifkan, masuk ke menu Cek Bansos.
    Lengkapi informasi wilayah dan nama sesuai KTP, kemudian klik Cari Data.

    Cara cek bansos secara offline
    Namun jika kamu tidak memiki akses internet, pengecekanbisa dilakukan secara offline. Kamu tinggal datangi Dinas Sosial (Dinsos) setempat dengan membawa KTP atau KK
     
    Kamu juga bisa menanyakan data penerima bansos lewat RT/RW atau kelurahan, yang memiliki akses ke daftar penerima wilayah
     
    Metode ini membantu masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan digital atau tidak memiliki perangkat yang memadai.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (ANN)

  • ​NasDem Dalami Strategi Kemandirian Teknologi Tiongkok, Bahas Produktivitas Baru Asia

    ​NasDem Dalami Strategi Kemandirian Teknologi Tiongkok, Bahas Produktivitas Baru Asia

    Beijing: Delegasi Partai NasDem mengikuti seminar tingkat tinggi di Beijing yang mengusung tema “Accelerating Sci-Tech Self-Reliance and Self-Strengthening at Higher Levels, Leading the Development of New Quality Productivity.”

    Seminar ini menghadirkan dialog mendalam antara pakar Tiongkok dan delegasi NasDem serta delegasi dari ASEAN mengenai bagaimana negara-negara Asia dapat memperkuat kemandirian sains dan teknologi sebagai fondasi produktivitas baru di era global.

    Profesor Xu Jie dari Departemen Ekonomi, Sekolah Partai Pusat CPC (Akademi Pemerintahan Tiongkok), yang juga menjabat sebagai Direktur Bagian Pengajaran dan Penelitian Ekonomi Industri, memaparkan arah strategis pembangunan teknologi di Tiongkok. Ia menjelaskan bahwa kemandirian teknologi (sci-tech self-reliance) dibangun dengan visi nasional yang konsisten, investasi riset jangka panjang, integrasi inovasi ke dalam perekonomian, serta penguatan ekosistem talenta.

    “Kemandirian teknologi bukan tentang menutup diri dari dunia, tetapi tentang memiliki kekuatan ilmiah untuk berkolaborasi secara setara. Tiongkok ingin memberi kontribusi bagi kemajuan peradaban manusia melalui inovasi yang lahir dari kekuatan sendiri,” jelas Prof. Xu Jie.

    Ia menambahkan bahwa konsep new quality productivity mengarah pada produktivitas generasi baru yang menggabungkan kreativitas manusia, kualitas riset, teknologi strategis, dan orientasi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.

    “Produktivitas berkualitas harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan hanya mempercepat pertumbuhan. Teknologi masa depan harus human-centered,” tegasnya.

    Dalam forum tersebut, Prof. Xu Jie secara khusus memuji Indonesia sebagai negara dengan modal teknologi yang sangat besar.

    “Indonesia memiliki kekuatan STEM – sains, teknologi, teknik, dan matematika – yang luar biasa. Dengan sumber daya manusia seperti itu, Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun kapasitas teknologinya sendiri dan menjadi pemain penting di kawasan,” ujarnya.
     

    Ia menilai keunggulan demografi Indonesia, kemunculan talenta muda, dan pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai fondasi kuat bagi Indonesia untuk bertransformasi menuju teknologi generasi berikutnya. Pernyataan ini menjadi dorongan penting bagi delegasi NasDem untuk melihat peluang kerja sama strategis Indonesia – Tiongkok dalam bidang inovasi dan penguatan SDM.

    Menanggapi paparan Prof. Xu mengenai talenta dan inovasi, Laurentia Mellynda, anggota delegasi NasDem yang juga Anggota DPRD Kota Cirebon, menjelaskan bahwa Indonesia terus memperkuat ekosistem kewirausahaan teknologi untuk generasi muda.

    “Pemerintah Indonesia mendorong tumbuhnya young entrepreneur melalui berbagai program inkubasi startup di Kementerian UMKM dan Kementerian Ekraf. Banyak kompetisi yang memberikan grant dan dukungan pembiayaan untuk membantu anak muda memperluas inovasinya,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa akses permodalan kini semakin terbuka melalui venture capital baik dari sektor swasta maupun pemerintah.

    “Akses pembiayaan memang semakin terbuka, tetapi tetap harus disertai regulasi yang kuat agar menghindari fraud dan memastikan ekosistem inovasi tumbuh secara sehat,” jelasnya.

    Pemaparan Mellynda memperlihatkan bahwa Indonesia siap memperkuat kapasitas talenta digital dan kewirausahaan teknologi, sehingga kolaborasi dengan Tiongkok akan berpotensi menghasilkan percepatan produktivitas baru di Asia.

    Sementara Ketua Delegasi NasDem, Rio Okto Mendrino Waas, menilai bahwa pemaparan Prof. Xu sangat relevan bagi Indonesia dan sejalan dengan agenda masa depan NasDem.

    “Apa yang dipaparkan Prof. Xu menunjukkan bahwa kemandirian teknologi lahir dari visi nasional, investasi riset, dan kolaborasi antaraktor. Indonesia memiliki potensi besar, dan ini harus dikelola dengan strategi yang jelas. NasDem percaya masa depan bangsa ditentukan oleh kemampuan kita membangun teknologi sendiri,” ujarnya.

    Rio menegaskan bahwa paradigma produktivitas baru yang menggabungkan teknologi, inovasi, dan nilai kemanusiaan sangat selaras dengan visi Restorasi Indonesia.

    “Teknologi harus menghadirkan manfaat langsung bagi manusia. Itulah inti dari restorasi, membangun kemajuan yang berpihak pada rakyat,” tambahnya.

    Sedangkan, Damianus Bilo, Staf Khusus Ketua Umum Partai NasDem, menyoroti bahwa inovasi teknologi Tiongkok memiliki karakter yang unik karena dibangun di atas identitas nasional.

    “Yang menarik adalah bagaimana inovasi teknologi Tiongkok berakar pada nilai budaya dan narasi bangsanya. Mereka membangun teknologi sebagai bagian dari jati diri nasional. Indonesia perlu mengembangkan pendekatan serupa agar inovasi kita memiliki karakter, arah, dan makna,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa kerja sama teknologi Indonesia – Tiongkok harus dipahami sebagai pertukaran nilai, perspektif, dan imajinasi masa depan Asia.

    “Ini bukan sekadar pertukaran skill. Ini adalah pertukaran gagasan, cara pandang, dan visi tentang masa depan Asia. NasDem melihat diplomasi inovasi ini sebagai bagian penting dari masa depan Indonesia,” tutupnya.

    Seminar ini menjadi salah satu agenda kunci dalam rangkaian program kunjungan multinegara ASEAN di Tiongkok, pada 12–19 November 2025, termasuk delegasi Partai NasDem yang mencakup dialog politik, kunjungan pusat riset, diplomasi kebudayaan, serta pertemuan tingkat tinggi dengan pejabat IDCPC

    Beijing: Delegasi Partai NasDem mengikuti seminar tingkat tinggi di Beijing yang mengusung tema “Accelerating Sci-Tech Self-Reliance and Self-Strengthening at Higher Levels, Leading the Development of New Quality Productivity.”
     
    Seminar ini menghadirkan dialog mendalam antara pakar Tiongkok dan delegasi NasDem serta delegasi dari ASEAN mengenai bagaimana negara-negara Asia dapat memperkuat kemandirian sains dan teknologi sebagai fondasi produktivitas baru di era global.
     
    Profesor Xu Jie dari Departemen Ekonomi, Sekolah Partai Pusat CPC (Akademi Pemerintahan Tiongkok), yang juga menjabat sebagai Direktur Bagian Pengajaran dan Penelitian Ekonomi Industri, memaparkan arah strategis pembangunan teknologi di Tiongkok. Ia menjelaskan bahwa kemandirian teknologi (sci-tech self-reliance) dibangun dengan visi nasional yang konsisten, investasi riset jangka panjang, integrasi inovasi ke dalam perekonomian, serta penguatan ekosistem talenta.

    “Kemandirian teknologi bukan tentang menutup diri dari dunia, tetapi tentang memiliki kekuatan ilmiah untuk berkolaborasi secara setara. Tiongkok ingin memberi kontribusi bagi kemajuan peradaban manusia melalui inovasi yang lahir dari kekuatan sendiri,” jelas Prof. Xu Jie.
     
    Ia menambahkan bahwa konsep new quality productivity mengarah pada produktivitas generasi baru yang menggabungkan kreativitas manusia, kualitas riset, teknologi strategis, dan orientasi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.
     
    “Produktivitas berkualitas harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan hanya mempercepat pertumbuhan. Teknologi masa depan harus human-centered,” tegasnya.
     
    Dalam forum tersebut, Prof. Xu Jie secara khusus memuji Indonesia sebagai negara dengan modal teknologi yang sangat besar.
     
    “Indonesia memiliki kekuatan STEM – sains, teknologi, teknik, dan matematika – yang luar biasa. Dengan sumber daya manusia seperti itu, Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun kapasitas teknologinya sendiri dan menjadi pemain penting di kawasan,” ujarnya.
     

     
    Ia menilai keunggulan demografi Indonesia, kemunculan talenta muda, dan pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai fondasi kuat bagi Indonesia untuk bertransformasi menuju teknologi generasi berikutnya. Pernyataan ini menjadi dorongan penting bagi delegasi NasDem untuk melihat peluang kerja sama strategis Indonesia – Tiongkok dalam bidang inovasi dan penguatan SDM.
     
    Menanggapi paparan Prof. Xu mengenai talenta dan inovasi, Laurentia Mellynda, anggota delegasi NasDem yang juga Anggota DPRD Kota Cirebon, menjelaskan bahwa Indonesia terus memperkuat ekosistem kewirausahaan teknologi untuk generasi muda.
     
    “Pemerintah Indonesia mendorong tumbuhnya young entrepreneur melalui berbagai program inkubasi startup di Kementerian UMKM dan Kementerian Ekraf. Banyak kompetisi yang memberikan grant dan dukungan pembiayaan untuk membantu anak muda memperluas inovasinya,” ujarnya.
     
    Ia menambahkan bahwa akses permodalan kini semakin terbuka melalui venture capital baik dari sektor swasta maupun pemerintah.
     
    “Akses pembiayaan memang semakin terbuka, tetapi tetap harus disertai regulasi yang kuat agar menghindari fraud dan memastikan ekosistem inovasi tumbuh secara sehat,” jelasnya.
     
    Pemaparan Mellynda memperlihatkan bahwa Indonesia siap memperkuat kapasitas talenta digital dan kewirausahaan teknologi, sehingga kolaborasi dengan Tiongkok akan berpotensi menghasilkan percepatan produktivitas baru di Asia.
     
    Sementara Ketua Delegasi NasDem, Rio Okto Mendrino Waas, menilai bahwa pemaparan Prof. Xu sangat relevan bagi Indonesia dan sejalan dengan agenda masa depan NasDem.
     
    “Apa yang dipaparkan Prof. Xu menunjukkan bahwa kemandirian teknologi lahir dari visi nasional, investasi riset, dan kolaborasi antaraktor. Indonesia memiliki potensi besar, dan ini harus dikelola dengan strategi yang jelas. NasDem percaya masa depan bangsa ditentukan oleh kemampuan kita membangun teknologi sendiri,” ujarnya.
     
    Rio menegaskan bahwa paradigma produktivitas baru yang menggabungkan teknologi, inovasi, dan nilai kemanusiaan sangat selaras dengan visi Restorasi Indonesia.
     
    “Teknologi harus menghadirkan manfaat langsung bagi manusia. Itulah inti dari restorasi, membangun kemajuan yang berpihak pada rakyat,” tambahnya.
     
    Sedangkan, Damianus Bilo, Staf Khusus Ketua Umum Partai NasDem, menyoroti bahwa inovasi teknologi Tiongkok memiliki karakter yang unik karena dibangun di atas identitas nasional.
     
    “Yang menarik adalah bagaimana inovasi teknologi Tiongkok berakar pada nilai budaya dan narasi bangsanya. Mereka membangun teknologi sebagai bagian dari jati diri nasional. Indonesia perlu mengembangkan pendekatan serupa agar inovasi kita memiliki karakter, arah, dan makna,” ujarnya.
     
    Ia menegaskan bahwa kerja sama teknologi Indonesia – Tiongkok harus dipahami sebagai pertukaran nilai, perspektif, dan imajinasi masa depan Asia.
     
    “Ini bukan sekadar pertukaran skill. Ini adalah pertukaran gagasan, cara pandang, dan visi tentang masa depan Asia. NasDem melihat diplomasi inovasi ini sebagai bagian penting dari masa depan Indonesia,” tutupnya.
     
    Seminar ini menjadi salah satu agenda kunci dalam rangkaian program kunjungan multinegara ASEAN di Tiongkok, pada 12–19 November 2025, termasuk delegasi Partai NasDem yang mencakup dialog politik, kunjungan pusat riset, diplomasi kebudayaan, serta pertemuan tingkat tinggi dengan pejabat IDCPC

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)

  • Sistem Rujukan BPJS Diubah, Pasien Penyakit Berat Bisa Langsung Masuk RS Tipe A

    Sistem Rujukan BPJS Diubah, Pasien Penyakit Berat Bisa Langsung Masuk RS Tipe A

    Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan perubahan besar dalam sistem rujukan BPJS Kesehatan. 

    Sistem baru ini dirancang lebih efisien karena berbasis kompetensi fasilitas kesehatan, bukan lagi sekadar berjenjang seperti saat ini.

    Langkah ini diambil untuk mempercepat layanan, mengurangi pemborosan biaya, dan memastikan pasien terutama yang membutuhkan penanganan cepat mendapat layanan di rumah sakit yang tepat sejak awal.
    Rujukan berjejang dinilai lambat dan boros
    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa sistem rujukan saat ini kerap membuat proses penanganan pasien menjadi panjang dan tidak efisien. 
     

    Banyak kasus yang seharusnya langsung ditangani di rumah sakit tipe A, namun harus melewati beberapa tahap rujukan terlebih dahulu.

    “Kita akan ubah rujukannya berbasis kompetensi, supaya menghemat BPJS juga,” kata Budi saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 14 November 2025.

    Ia mencontohkan pasien yang mengalami serangan jantung. Selama ini, pasien sering harus mengikuti alur rujukan mulai dari puskesmas menuju RS tipe C, lalu tipe B, sebelum akhirnya mendapatkan tindakan di RS tipe A.

    “Padahal yang bisa melakukannya sudah jelas tipe A. Tipe C, tipe B tidak mungkin bisa tangani. Harusnya dengan demikian BPJS tidak usah keluar uang tiga kali. Dia (BPJS) keluarnya sekali saja, langsung dinaikin ke yang paling atas (RS Tipe A),” kata Budi.
    Pasien darurat bisa langsung ke rumah sakit yang kompeten
    Melalui sistem rujukan berbasis kompetensi, pasien akan langsung diarahkan ke fasilitas kesehatan yang memiliki kemampuan dan peralatan sesuai diagnosis awal. 

    Cara ini dinilai akan mempercepat penanganan sekaligus mengurangi risiko kondisi pasien memburuk akibat proses rujukan yang berlapis.

    “Dari masyarakat juga lebih senang. Tidak usah dia rujuk itu tiga kali lipat, keburu wafat nanti dia kan. Lebih baik dia langsung dikasih ke tempat di mana dia bisa dilayani sesuai dengan anamesa awalnya,” ujar Budi.

    Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan perubahan besar dalam sistem rujukan BPJS Kesehatan. 
     
    Sistem baru ini dirancang lebih efisien karena berbasis kompetensi fasilitas kesehatan, bukan lagi sekadar berjenjang seperti saat ini.
     
    Langkah ini diambil untuk mempercepat layanan, mengurangi pemborosan biaya, dan memastikan pasien terutama yang membutuhkan penanganan cepat mendapat layanan di rumah sakit yang tepat sejak awal.
    Rujukan berjejang dinilai lambat dan boros
    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa sistem rujukan saat ini kerap membuat proses penanganan pasien menjadi panjang dan tidak efisien. 
     

    Banyak kasus yang seharusnya langsung ditangani di rumah sakit tipe A, namun harus melewati beberapa tahap rujukan terlebih dahulu.

    “Kita akan ubah rujukannya berbasis kompetensi, supaya menghemat BPJS juga,” kata Budi saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 14 November 2025.
     
    Ia mencontohkan pasien yang mengalami serangan jantung. Selama ini, pasien sering harus mengikuti alur rujukan mulai dari puskesmas menuju RS tipe C, lalu tipe B, sebelum akhirnya mendapatkan tindakan di RS tipe A.
     
    “Padahal yang bisa melakukannya sudah jelas tipe A. Tipe C, tipe B tidak mungkin bisa tangani. Harusnya dengan demikian BPJS tidak usah keluar uang tiga kali. Dia (BPJS) keluarnya sekali saja, langsung dinaikin ke yang paling atas (RS Tipe A),” kata Budi.

    Pasien darurat bisa langsung ke rumah sakit yang kompeten
    Melalui sistem rujukan berbasis kompetensi, pasien akan langsung diarahkan ke fasilitas kesehatan yang memiliki kemampuan dan peralatan sesuai diagnosis awal. 
     
    Cara ini dinilai akan mempercepat penanganan sekaligus mengurangi risiko kondisi pasien memburuk akibat proses rujukan yang berlapis.
     
    “Dari masyarakat juga lebih senang. Tidak usah dia rujuk itu tiga kali lipat, keburu wafat nanti dia kan. Lebih baik dia langsung dikasih ke tempat di mana dia bisa dilayani sesuai dengan anamesa awalnya,” ujar Budi.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (ANN)

  • 4 Demo Kepung Jakarta Hari Ini, Dimana Saja?

    4 Demo Kepung Jakarta Hari Ini, Dimana Saja?

    Jakarta: Sejumlah aksi unjuk rasa berlangsung di beberapa lokasi strategis di Jakarta hari ini. 
    Kepolisian pun menyiapkan pengamanan ketat dengan mengerahkan lebih dari seribu personel untuk memastikan situasi tetap kondusif.
    Empat titik demo 
    Menurut, Molecool, layanan real time live CCTV dalam cuitan diakun resminya pada Jumat, 14 November 2025 menyebutkan setidaknya ada empat titik aksi demo di Jakarta hari ini.

    Pertama, di Kawasan Gambir tepatnya di Silang Selatan Monas terdapat aksi dari Forum Mahasiswa Ciputat (FORMACI).
     

    Kedua, di Jalan Medan Merdeka Barat, sekitar Gedung MK. Aliansi Pemuda Mahasiswa Pemerhati Bangsa menuntut sejumlah isu kebangsaan.

    Ketiga, di Kantor PSSI. Aksi tersebut dilakukan oleh massa Ultras Garuda Indonesia. Sedangkan titik keempat adalah Kantor Komnas HAM. Aksi yang digelar leh DPD Front Persaudaraan Islam menyuarakan isu hak asasi manusia.

    Keempat titik tersebut diketahui rawan memicu kepadatan lalu lintas sehingga masyarakat diimbau mengatur perjalanan.

    Bagi sobat Medcom.id yang ingin melakukan perjalanan sebaiknya menghindari jalan-jalan yang menjadi titik aksi massa.

    Jakarta: Sejumlah aksi unjuk rasa berlangsung di beberapa lokasi strategis di Jakarta hari ini. 
    Kepolisian pun menyiapkan pengamanan ketat dengan mengerahkan lebih dari seribu personel untuk memastikan situasi tetap kondusif.
    Empat titik demo 
    Menurut, Molecool, layanan real time live CCTV dalam cuitan diakun resminya pada Jumat, 14 November 2025 menyebutkan setidaknya ada empat titik aksi demo di Jakarta hari ini.
     
    Pertama, di Kawasan Gambir tepatnya di Silang Selatan Monas terdapat aksi dari Forum Mahasiswa Ciputat (FORMACI).
     

    Kedua, di Jalan Medan Merdeka Barat, sekitar Gedung MK. Aliansi Pemuda Mahasiswa Pemerhati Bangsa menuntut sejumlah isu kebangsaan.
     
    Ketiga, di Kantor PSSI. Aksi tersebut dilakukan oleh massa Ultras Garuda Indonesia. Sedangkan titik keempat adalah Kantor Komnas HAM. Aksi yang digelar leh DPD Front Persaudaraan Islam menyuarakan isu hak asasi manusia.

    Keempat titik tersebut diketahui rawan memicu kepadatan lalu lintas sehingga masyarakat diimbau mengatur perjalanan.
     
    Bagi sobat Medcom.id yang ingin melakukan perjalanan sebaiknya menghindari jalan-jalan yang menjadi titik aksi massa.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (ANN)

  • Tak Takut Alergi! Begini Cara SPPG Jaga Keamanan Menu MBG di Sekolah

    Tak Takut Alergi! Begini Cara SPPG Jaga Keamanan Menu MBG di Sekolah

    Jakarta: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memastikan kualitas layanan makanan bagi para siswa baik. Tidak hanya memastikan menu bergizi hadir setiap hari, program ini juga melakukan pendataan alergi agar setiap anak menerima hidangan yang aman untuk dikonsumsi.

    Salah satu unit yang menerapkan standar tinggi adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang Cijayanti Dua. 

    Dapur yang mengolah dan mendistribusikan lebih dari 3.000 porsi makanan bergizi setiap hari untuk 25 sekolah di wilayah Babakan Madang, Kabupaten Bogor itu menerapkan standar tinggi dalam pengolahan makanan.
    Pendataan alergi jadi standar keamanan makanan
    Selain kuantitas, kualitas makanan menjadi perhatian utama. Pendataan alergi dilakukan dengan rapi dan terukur, diisi langsung oleh orang tua atau siswa. Dengan begitu, data dapat dicek secara cepat oleh pihak sekolah maupun dapur pengelola.
     

    Langkah ini memastikan setiap hidangan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa, terutama mereka yang memiliki alergi terhadap bahan tertentu.
    Makan siang jadi waktu favorit siswa
    Bagi para siswa, momen makan bersama kini menjadi waktu yang menyenangkan. Menu yang selalu berganti setiap hari serta pengaturan alergi yang lebih aman membuat mereka tidak perlu lagi membawa bekal dari rumah.

    “Suka banget, karena telurnya itu lembut, enggak kematengan. Ada telur, daging, sayur, dan keripik tempe sama buahnya kelengkeng. Waktu itu ada telur rebus terus dikasih kuah gulai, itu yang paling aku suka, enak,” kata seorang siswa SMP Islam Al Muttaqien, Asma.
    Sekolah dilibatkan dalam penyusunan menu
    Program MBG juga membuka ruang komunikasi bagi sekolah untuk memberikan masukan. Jika ada permintaan variasi menu atau penyesuaian rasa, dapur pengelola siap berkoordinasi untuk menghadirkan makanan yang aman dan sesuai selera siswa.

    Kepala SMP Islam Al Muttaqien, Agus Nazmudin, turut menyampaikan harapannya. Dia mengatakan program ini diharapkan terus berjalan karena sangat membantu murid-murid khususnya yang mereka tidak sarapan pada pagi hari.

    “Harapan saya sebagai Kepala Sekolah, atau kami di sini pihak sekolah, ya harapannya ini terus berjalan, karena ini sangat membantu anak-anak yang memang mungkin kalau di rumah nggak sarapan ya. Nah, ketika ada MBG, istirahat pertama, mereka bisa sarapan di sekolah gitu. Dan terus berjalan sampai selanjutnya, dan bisa menghasilkan anak-anak yang memang gizinya naik gitu ya. Terus kecerdasannya, kepintarannya, dan fokus belajarnya di sekolah lebih meningkat,” kata Agus.

    Jakarta: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memastikan kualitas layanan makanan bagi para siswa baik. Tidak hanya memastikan menu bergizi hadir setiap hari, program ini juga melakukan pendataan alergi agar setiap anak menerima hidangan yang aman untuk dikonsumsi.
     
    Salah satu unit yang menerapkan standar tinggi adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang Cijayanti Dua. 
     
    Dapur yang mengolah dan mendistribusikan lebih dari 3.000 porsi makanan bergizi setiap hari untuk 25 sekolah di wilayah Babakan Madang, Kabupaten Bogor itu menerapkan standar tinggi dalam pengolahan makanan.
    Pendataan alergi jadi standar keamanan makanan
    Selain kuantitas, kualitas makanan menjadi perhatian utama. Pendataan alergi dilakukan dengan rapi dan terukur, diisi langsung oleh orang tua atau siswa. Dengan begitu, data dapat dicek secara cepat oleh pihak sekolah maupun dapur pengelola.
     

    Langkah ini memastikan setiap hidangan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa, terutama mereka yang memiliki alergi terhadap bahan tertentu.
    Makan siang jadi waktu favorit siswa
    Bagi para siswa, momen makan bersama kini menjadi waktu yang menyenangkan. Menu yang selalu berganti setiap hari serta pengaturan alergi yang lebih aman membuat mereka tidak perlu lagi membawa bekal dari rumah.

    “Suka banget, karena telurnya itu lembut, enggak kematengan. Ada telur, daging, sayur, dan keripik tempe sama buahnya kelengkeng. Waktu itu ada telur rebus terus dikasih kuah gulai, itu yang paling aku suka, enak,” kata seorang siswa SMP Islam Al Muttaqien, Asma.

    Sekolah dilibatkan dalam penyusunan menu
    Program MBG juga membuka ruang komunikasi bagi sekolah untuk memberikan masukan. Jika ada permintaan variasi menu atau penyesuaian rasa, dapur pengelola siap berkoordinasi untuk menghadirkan makanan yang aman dan sesuai selera siswa.
     
    Kepala SMP Islam Al Muttaqien, Agus Nazmudin, turut menyampaikan harapannya. Dia mengatakan program ini diharapkan terus berjalan karena sangat membantu murid-murid khususnya yang mereka tidak sarapan pada pagi hari.
     
    “Harapan saya sebagai Kepala Sekolah, atau kami di sini pihak sekolah, ya harapannya ini terus berjalan, karena ini sangat membantu anak-anak yang memang mungkin kalau di rumah nggak sarapan ya. Nah, ketika ada MBG, istirahat pertama, mereka bisa sarapan di sekolah gitu. Dan terus berjalan sampai selanjutnya, dan bisa menghasilkan anak-anak yang memang gizinya naik gitu ya. Terus kecerdasannya, kepintarannya, dan fokus belajarnya di sekolah lebih meningkat,” kata Agus.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (ANN)

  • Politisi PDIP, Ribka Tjiptaning Dilaporkan ke Bareskrim, Ini Awal Mulanya

    Politisi PDIP, Ribka Tjiptaning Dilaporkan ke Bareskrim, Ini Awal Mulanya

    Jakarta: Aliansi Rakyat Anti-Hoaks (ARAH) melaporkan politikus PDIP, Ribka Tjiptaning ke Bareskrim Polri, Rabu, 12 November 2025. Laporan itu berkaitan dengan pernyataan Ribka yang menyebut Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai “pembunuh jutaan rakyat” dalam polemik pengusulan almarhum Soeharto menjadi pahlawan nasional.

    Koordinator ARAH, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa laporan itu dibuat karena pernyataan Ribka dinilai menyesatkan dan berpotensi melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    “Pernyataan itu lebih menjurus pada ujaran kebencian dan berita bohong, karena sampai hari ini tidak ditemukan putusan terkait yang menyatakan almarhum Soeharto membunuh jutaan rakyat,” ujar Iqbal di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu.

    Iqbal menyebut, pelaporan tersebut didasari video pernyataan Ribka yang beredar di berbagai platform media, termasuk TikTok dan pemberitaan sejumlah media nasional pada 28 Oktober 2025.

    Ia menegaskan, langkah ARAH tidak mewakili keluarga Cendana, melainkan atas nama masyarakat yang peduli terhadap kebenaran informasi publik. “Tidak (bukan keluarga Soeharto). Kami dari Aliansi Rakyat Anti-Hoaks,” tegas Iqbal.
     

    ARAH melaporkan Ribka dengan dugaan pelanggaran Pasal 28 juncto Pasal 45 UU ITE tentang penyebaran informasi bohong yang dapat menimbulkan kebencian atau permusuhan di masyarakat.
     
    Ucapan Ribka tentang Soeharto

    Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Ribka Tjiptaning menyampaikan penolakannya atas pengusulan nama Presiden ke-2 RI, Soeharto sebagai pahlawan nasional. 

    “Kalau pribadi (Soeharto dapat gelar pahlawan), oh saya menolak keras. Iya kan? Apa sih hebatnya si Soeharto itu sebagai pahlawan. Hanya membunuh jutaan rakyat Indonesia,” katanya. 

    Ia juga menyinggung soal dugaan pelanggaran HAM di era Soeharto.”Udahlah pelanggar HAM. Belum ada pelurusan sejarah, udahlah enggak pantas jadi pahlawan nasional,” ujar Ribka. 

    Jakarta: Aliansi Rakyat Anti-Hoaks (ARAH) melaporkan politikus PDIP, Ribka Tjiptaning ke Bareskrim Polri, Rabu, 12 November 2025. Laporan itu berkaitan dengan pernyataan Ribka yang menyebut Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai “pembunuh jutaan rakyat” dalam polemik pengusulan almarhum Soeharto menjadi pahlawan nasional.
     
    Koordinator ARAH, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa laporan itu dibuat karena pernyataan Ribka dinilai menyesatkan dan berpotensi melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
     
    “Pernyataan itu lebih menjurus pada ujaran kebencian dan berita bohong, karena sampai hari ini tidak ditemukan putusan terkait yang menyatakan almarhum Soeharto membunuh jutaan rakyat,” ujar Iqbal di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu.

    Iqbal menyebut, pelaporan tersebut didasari video pernyataan Ribka yang beredar di berbagai platform media, termasuk TikTok dan pemberitaan sejumlah media nasional pada 28 Oktober 2025.
     
    Ia menegaskan, langkah ARAH tidak mewakili keluarga Cendana, melainkan atas nama masyarakat yang peduli terhadap kebenaran informasi publik. “Tidak (bukan keluarga Soeharto). Kami dari Aliansi Rakyat Anti-Hoaks,” tegas Iqbal.
     

     
    ARAH melaporkan Ribka dengan dugaan pelanggaran Pasal 28 juncto Pasal 45 UU ITE tentang penyebaran informasi bohong yang dapat menimbulkan kebencian atau permusuhan di masyarakat.
     

    Ucapan Ribka tentang Soeharto

    Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Ribka Tjiptaning menyampaikan penolakannya atas pengusulan nama Presiden ke-2 RI, Soeharto sebagai pahlawan nasional. 
     
    “Kalau pribadi (Soeharto dapat gelar pahlawan), oh saya menolak keras. Iya kan? Apa sih hebatnya si Soeharto itu sebagai pahlawan. Hanya membunuh jutaan rakyat Indonesia,” katanya. 
     
    Ia juga menyinggung soal dugaan pelanggaran HAM di era Soeharto.”Udahlah pelanggar HAM. Belum ada pelurusan sejarah, udahlah enggak pantas jadi pahlawan nasional,” ujar Ribka. 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • ​Revisi UU Penyiaran Mengedepankan Keadilan bagi Industri Media

    ​Revisi UU Penyiaran Mengedepankan Keadilan bagi Industri Media

    Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menekankan pentingnya revisi UU No. 32/2002 tentang Penyiaran. Salah satu yang menjadi perhatian ialah agar tercipta regulasi yang adil terhadap semua pelaku media, baik konvensional maupun digital.

    “Salah satu semangat utamanya adalah menutup kesenjangan regulasi agar konten pada platform OTT (over the top) maupun UGC (user generated content) tunduk pada pedoman yang sejalan dengan roh P3SPS yakni proporsional, terukur, dan tidak mematikan inovasi. Prinsipnya sederhana, satu publik, satu standar perlindungan,” jelas Amelia.

    Pandangan itu disampaikan Amelia saat menyampaikan keynote speech pada Sekolah P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran) Angkatan LIV bertajuk ‘Mewujudkan Siaran yang Melindungi Publik’, di Kantor KPI Pusat, Rabu 12 November 2025.

    Menurut Amelia, terjadinya perubahan lanskap media yang cepat membuat batas antara siaran linear dan konten daring semakin tipis dengan tantangan yang semakin berlapis. 

    Ia juga mecontohkan negara yang sudah menerapkan pengaturan terkait penyiaran melalui media digital antara lain Uni Eropa dengan Audiovisual Media Service Directive (AVMSD) dan Digital Service Act (DSA), Inggris Raya dengan Online Safety Act, Kanada dengan Online Streaming Act, serta Australia dengan eSafety (Safety by Design).

    “Indonesia punya kekuatan rujukan sendiri yaitu P3SPS dan KPI, yang apabila dikontekstualkan ke ranah digital akan menjadi model Asia yang berakar pada nilai-nilai kita, yakni keberagaman, kesantunan atau kesopanan, dan tanggung jawab sosial,” jelas Amelia.

    Adanya Sekolah P3SPS, kata Amelia, dapat menjadi pagar moral, standar profesional, dan kontrak sosial antara industri dan masyarakat.
     

    Amelia menyampaikan tiga hal yang bisa dijadikan kompas arah mutu siaran. Pertama, kualitas merupakan amanah publik, yang berarti bahwa kualitas siaran tidak lahir dari sensor, melainkan dari tanggung jawab editorial. 

    Kedua, kesetaraan standar lintas platform, yang juga berarti kesetaraan beban tanggung jawab bagi semua platform penyiaran. Terakhir, ruang aman untuk inovasi yang bertanggungjawab. Hal ini berarti bahwa kebebasan, bisa bekerja optimal bila ada pedoman atau rambu-rambunya.

    Amelia menyerukan seluruh pemangku kepentingan berperan penting dalam mewujudkan siaran yang melindungi publik. Sementara industri penyiaran juga diharapkan menjadikan P3SPS bukan sekadar kewajiban, melainkan keunggulan kompetitif dengan mengintegrasikan etika ke dalam proses produksi dan pengawasan mutu. 

    Adapun para kreator dan pemengaruh diminta menjaga tanggung jawab digital dengan mengutamakan akurasi dibanding sensasi. Ia juga meminta akademisi dan KPID untuk terus memperkuat riset berbasis bukti guna mendukung kebijakan yang tepat sasaran.

    Dalam kesempatan ini, Amelia meminta KPI untuk terus melanjutkan kegiatan Sekolah P3SPS. Menurutnya, sekolah ini dapat menjadi motor perubahan dan kolaborasi lintas sektor.

    “Siaran yang melindungi publik bukan tujuan akhir, tapi jalan panjang menuju peradaban informasi yang dewasa. Di jalan itu, P3SPS adalah kompasnya, KPI adalah penjaganya, DPR adalah pengawal regulasinya, dan insan penyiaran adalah penggerak utamanya. Mari kita jaga kompas itu bersama-sama dengan integritas, profesionalisme, dan keberpihakan pada publik,” tukasnya.

    Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menekankan pentingnya revisi UU No. 32/2002 tentang Penyiaran. Salah satu yang menjadi perhatian ialah agar tercipta regulasi yang adil terhadap semua pelaku media, baik konvensional maupun digital.
     
    “Salah satu semangat utamanya adalah menutup kesenjangan regulasi agar konten pada platform OTT (over the top) maupun UGC (user generated content) tunduk pada pedoman yang sejalan dengan roh P3SPS yakni proporsional, terukur, dan tidak mematikan inovasi. Prinsipnya sederhana, satu publik, satu standar perlindungan,” jelas Amelia.
     
    Pandangan itu disampaikan Amelia saat menyampaikan keynote speech pada Sekolah P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran) Angkatan LIV bertajuk ‘Mewujudkan Siaran yang Melindungi Publik’, di Kantor KPI Pusat, Rabu 12 November 2025.

    Menurut Amelia, terjadinya perubahan lanskap media yang cepat membuat batas antara siaran linear dan konten daring semakin tipis dengan tantangan yang semakin berlapis. 
     
    Ia juga mecontohkan negara yang sudah menerapkan pengaturan terkait penyiaran melalui media digital antara lain Uni Eropa dengan Audiovisual Media Service Directive (AVMSD) dan Digital Service Act (DSA), Inggris Raya dengan Online Safety Act, Kanada dengan Online Streaming Act, serta Australia dengan eSafety (Safety by Design).
     
    “Indonesia punya kekuatan rujukan sendiri yaitu P3SPS dan KPI, yang apabila dikontekstualkan ke ranah digital akan menjadi model Asia yang berakar pada nilai-nilai kita, yakni keberagaman, kesantunan atau kesopanan, dan tanggung jawab sosial,” jelas Amelia.
     
    Adanya Sekolah P3SPS, kata Amelia, dapat menjadi pagar moral, standar profesional, dan kontrak sosial antara industri dan masyarakat.
     

     
    Amelia menyampaikan tiga hal yang bisa dijadikan kompas arah mutu siaran. Pertama, kualitas merupakan amanah publik, yang berarti bahwa kualitas siaran tidak lahir dari sensor, melainkan dari tanggung jawab editorial. 
     
    Kedua, kesetaraan standar lintas platform, yang juga berarti kesetaraan beban tanggung jawab bagi semua platform penyiaran. Terakhir, ruang aman untuk inovasi yang bertanggungjawab. Hal ini berarti bahwa kebebasan, bisa bekerja optimal bila ada pedoman atau rambu-rambunya.
     
    Amelia menyerukan seluruh pemangku kepentingan berperan penting dalam mewujudkan siaran yang melindungi publik. Sementara industri penyiaran juga diharapkan menjadikan P3SPS bukan sekadar kewajiban, melainkan keunggulan kompetitif dengan mengintegrasikan etika ke dalam proses produksi dan pengawasan mutu. 
     
    Adapun para kreator dan pemengaruh diminta menjaga tanggung jawab digital dengan mengutamakan akurasi dibanding sensasi. Ia juga meminta akademisi dan KPID untuk terus memperkuat riset berbasis bukti guna mendukung kebijakan yang tepat sasaran.
     
    Dalam kesempatan ini, Amelia meminta KPI untuk terus melanjutkan kegiatan Sekolah P3SPS. Menurutnya, sekolah ini dapat menjadi motor perubahan dan kolaborasi lintas sektor.
     
    “Siaran yang melindungi publik bukan tujuan akhir, tapi jalan panjang menuju peradaban informasi yang dewasa. Di jalan itu, P3SPS adalah kompasnya, KPI adalah penjaganya, DPR adalah pengawal regulasinya, dan insan penyiaran adalah penggerak utamanya. Mari kita jaga kompas itu bersama-sama dengan integritas, profesionalisme, dan keberpihakan pada publik,” tukasnya.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)

  • SPPG Dwikora Medan Hadirkan Menu Sehat, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    SPPG Dwikora Medan Hadirkan Menu Sehat, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Jakarta: Pemerintah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, terus memperluas jangkauannya ke berbagai daerah. Tujuannya untuk membentuk generasi Indonesia yang tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.

    Salah satu wujud nyata program ini hadir di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Setiap hari, ribuan porsi makanan bergizi disiapkan dan dikirim ke sekolah-sekolah di sekitar wilayah tersebut.

    Sejak pukul tiga dini hari, aktivitas di dapur SPPG Dwikora sudah berlangsung sibuk. Tim gizi menakar bahan, menyiapkan menu, hingga memastikan setiap porsi memenuhi standar gizi nasional.

    Sejak program MBG di Medan berjalan, lebih dari 4.000 penerima manfaat telah menikmati hasilnya. Mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga pelajar dari tingkat TK hingga SMA.
     

    Menu bergizi buat anak lebih semangat ke sekolah
    Berdasarkan laporan tim Metro TV, Kamis, 13 November 2025, program MBG bukan hanya soal makanan gratis, tapi juga tentang pola makan sehat yang bisa membentuk kebiasaan baik sejak dini. 

    Anak-anak penerima manfaat mengaku kini lebih bersemangat datang ke sekolah karena menantikan menu bergizi yang bervariasi setiap hari.

    Para orang tua juga merasakan manfaatnya. Mereka merasa terbantu karena anak-anak mendapatkan asupan yang seimbang tanpa perlu khawatir kekurangan gizi.
    Dapur bersertifikat higiene, bukti komitmen terhadap kualitas
    SPPG Dwikora Medan menjadi salah satu dapur yang telah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari pemerintah. 

    Sertifikat ini menjadi bukti bahwa setiap tahapan penyajian dari pengolahan hingga distribusi telah memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan kelayakan pangan.

    Langkah ini memastikan setiap porsi yang diterima anak-anak benar-benar aman dan layak dikonsumsi.

    Jakarta: Pemerintah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, terus memperluas jangkauannya ke berbagai daerah. Tujuannya untuk membentuk generasi Indonesia yang tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.
     
    Salah satu wujud nyata program ini hadir di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Setiap hari, ribuan porsi makanan bergizi disiapkan dan dikirim ke sekolah-sekolah di sekitar wilayah tersebut.
     
    Sejak pukul tiga dini hari, aktivitas di dapur SPPG Dwikora sudah berlangsung sibuk. Tim gizi menakar bahan, menyiapkan menu, hingga memastikan setiap porsi memenuhi standar gizi nasional.

    Sejak program MBG di Medan berjalan, lebih dari 4.000 penerima manfaat telah menikmati hasilnya. Mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga pelajar dari tingkat TK hingga SMA.
     

    Menu bergizi buat anak lebih semangat ke sekolah
    Berdasarkan laporan tim Metro TV, Kamis, 13 November 2025, program MBG bukan hanya soal makanan gratis, tapi juga tentang pola makan sehat yang bisa membentuk kebiasaan baik sejak dini. 
     
    Anak-anak penerima manfaat mengaku kini lebih bersemangat datang ke sekolah karena menantikan menu bergizi yang bervariasi setiap hari.
     
    Para orang tua juga merasakan manfaatnya. Mereka merasa terbantu karena anak-anak mendapatkan asupan yang seimbang tanpa perlu khawatir kekurangan gizi.
    Dapur bersertifikat higiene, bukti komitmen terhadap kualitas
    SPPG Dwikora Medan menjadi salah satu dapur yang telah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari pemerintah. 
     
    Sertifikat ini menjadi bukti bahwa setiap tahapan penyajian dari pengolahan hingga distribusi telah memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan kelayakan pangan.
     
    Langkah ini memastikan setiap porsi yang diterima anak-anak benar-benar aman dan layak dikonsumsi.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (ANN)

  • Fakta-Fakta Penemuan Siswi SMA di Tangerang yang Hilang Sepekan

    Fakta-Fakta Penemuan Siswi SMA di Tangerang yang Hilang Sepekan

    Jakarta: Seorang siswi SMA Strada St Thomas Aquino, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, akhirnya ditemukan di wilayah Cikini, Jakarta Pusat. Siswi berinisial MG (16) ini sebelumnya dilaporkan hilang sejak sepekan lalu.
     
    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto menyampaikan MG berhasil ditemukan oleh petugas dari Polres Metro Tangerang Kota pada Rabu, 12 November, sekitar pukul 15.56 WIB.
     
    Korban ditemukan di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Saat ditemukan, remaja berusia 16 tahun itu sedang duduk seorang diri, tepatnya di area depan kantin.
     
    “(sudah berhasil ditemukan) alhamdulillah dalam kondisi baik,” ujar Budi.

    Berikut fakta-faktanya:
     

     

    Kronologi Penemuan MG
    Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Awaludin Kanur mengungkapkan proses penyelidikan menemui titik terang saat telepon genggam milik korban diaktifkan di kawasan Manggarai, Jakarta Pusat.
     
    “Dari hasil penelusuran, korban sempat berada di Hotel D’Paragon Manggarai, Jakarta Selatan, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.30 WIB,” ujar Awaludin.
     
    MG kemudian terdeteksi memesan ojek online dari hotel tersebut, dengan tujuan Taman Ismail Marzuki. Dengan petunjuk tersebut, pihak kepolisian akhirnya menemukan MG di Taman Ismail Marzuki dan langsung membawanya ke Mapolres Metro Tangerang Kota.
     
    “Korban dibawa ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk pemeriksaan dan pendampingan psikologi,” kata Awaludin.
     

     

    Diduga Jadi Korban Penculikan
    Awaludin mengatakan adanya dugaan penculikan anak di bawah umur. Atas hal tersebut, pihaknya telah memeriksa kesehatan dan visum et repertum terhadap korban, pemeriksaan psikologi korban, dan pendalaman terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
     
    “Kami akan terus melakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana sesuai Pasal 332 KUHP,” ujarnya.
     
    Hilang selama Sepekan
    Sebelumnya, Yohanes Hany selaku orang tua MG mengungkapkan putrinya tidak pulang ke rumah sejak Rabu, 5 November. Nomor telepon remaja berusia 16 tahun itu juga tidak bisa dihubungi maupun dilacak.
     
    Yohanes langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Ia juga meminta bantuan pada masyarakat untuk memberikan informasi apabila menemukan anak perempuannya.
     
    “Diduga dilarikan oleh laki-laki yang terduga otak kejahatan terorganisir,” tutur Yohanes.

    Jakarta: Seorang siswi SMA Strada St Thomas Aquino, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, akhirnya ditemukan di wilayah Cikini, Jakarta Pusat. Siswi berinisial MG (16) ini sebelumnya dilaporkan hilang sejak sepekan lalu.
     
    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto menyampaikan MG berhasil ditemukan oleh petugas dari Polres Metro Tangerang Kota pada Rabu, 12 November, sekitar pukul 15.56 WIB.
     
    Korban ditemukan di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Saat ditemukan, remaja berusia 16 tahun itu sedang duduk seorang diri, tepatnya di area depan kantin.
     
    “(sudah berhasil ditemukan) alhamdulillah dalam kondisi baik,” ujar Budi.
     
    Berikut fakta-faktanya:
     

     

    Kronologi Penemuan MG

    Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Awaludin Kanur mengungkapkan proses penyelidikan menemui titik terang saat telepon genggam milik korban diaktifkan di kawasan Manggarai, Jakarta Pusat.
     
    “Dari hasil penelusuran, korban sempat berada di Hotel D’Paragon Manggarai, Jakarta Selatan, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.30 WIB,” ujar Awaludin.
     
    MG kemudian terdeteksi memesan ojek online dari hotel tersebut, dengan tujuan Taman Ismail Marzuki. Dengan petunjuk tersebut, pihak kepolisian akhirnya menemukan MG di Taman Ismail Marzuki dan langsung membawanya ke Mapolres Metro Tangerang Kota.
     
    “Korban dibawa ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk pemeriksaan dan pendampingan psikologi,” kata Awaludin.
     

     

    Diduga Jadi Korban Penculikan

    Awaludin mengatakan adanya dugaan penculikan anak di bawah umur. Atas hal tersebut, pihaknya telah memeriksa kesehatan dan visum et repertum terhadap korban, pemeriksaan psikologi korban, dan pendalaman terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
     
    “Kami akan terus melakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana sesuai Pasal 332 KUHP,” ujarnya.
     

    Hilang selama Sepekan

    Sebelumnya, Yohanes Hany selaku orang tua MG mengungkapkan putrinya tidak pulang ke rumah sejak Rabu, 5 November. Nomor telepon remaja berusia 16 tahun itu juga tidak bisa dihubungi maupun dilacak.
     
    Yohanes langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Ia juga meminta bantuan pada masyarakat untuk memberikan informasi apabila menemukan anak perempuannya.
     
    “Diduga dilarikan oleh laki-laki yang terduga otak kejahatan terorganisir,” tutur Yohanes.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • Syarat dan Cara Daftar Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan

    Syarat dan Cara Daftar Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan

    Jakarta: Pemerintah meluncurkan program pemutihan tunggakan iuran bagi peserta BPJS Kesehatan yang menunggak. Simak syarat dan cara mendaftar program pemutihan BPJS Kesehatan dalam artikel ini.
     
    Pemerintah telah menyiapkan anggaran hingga Rp20 triliun untuk program pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan 2025. Ini menjadi upaya pemerintah dalam membantu peserta mandiri yang memiliki tunggakan, terutama yang terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI).
     
    Dengan mengikuti program ini, masyarakat dapat mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan tanpa perlu membayar denda administrasi. Layanan kesehatan lantas bisa diakses kembali.
     

     
    Syarat Daftar Pemutihan BPJS Kesehatan 2025
    Masyarakat yang memenuhi syarat bisa mendapatkan penghapusan tunggakan hingga 24 bulan. Adapun syarat mendaftar program pemutihan BPJS Kesehatan 2025 adalah sebagai berikut:
     
    1. Peserta beralih ke PBI. Peserta mandiri yang kini masuk kategori PBI otomatis akan dihapus tunggakannya karena iurannya ditanggung pemerintah.
    2. Termasuk masyarakat kurang mampu sesuai data resmi pemerintah.
    3. Peserta dari kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) bisa ikut program jika sudah diverifikasi pemerintah daerah.
    4. Peserta harus masuk dalam Data Terpadu Sistem Elektronik Nasional (DTSEN) agar program tepat sasaran.
    5. Program hanya menghapus iuran selama 24 bulan; sisanya tetap harus dibayar peserta.
     

     

    Cara Daftar Pemutihan BPJS Kesehatan 2025
    Peserta cukup datang ke kantor BPJS Kesehatan terdekat, mengajukan permohonan registrasi ulang, dan memastikan data kependudukan sudah sesuai. Setelah diverifikasi sebagai peserta PBI, tunggakan akan dihapus sesuai ketentuan.
     
    Apabila peserta telah mengetahui jumlah tunggakan yang dimiliki, berikut cara melakukan registrasi ulang pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan:

    1. Datangi kantor BPJS Kesehatan terdekat.
    2. Sampaikan permohonan registrasi ulang.
    3. Petugas akan memverifikasi data sebagai peserta PBI.
    4. Pastikan informasi sesuai data kependudukan.

     

    Jakarta: Pemerintah meluncurkan program pemutihan tunggakan iuran bagi peserta BPJS Kesehatan yang menunggak. Simak syarat dan cara mendaftar program pemutihan BPJS Kesehatan dalam artikel ini.
     
    Pemerintah telah menyiapkan anggaran hingga Rp20 triliun untuk program pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan 2025. Ini menjadi upaya pemerintah dalam membantu peserta mandiri yang memiliki tunggakan, terutama yang terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI).
     
    Dengan mengikuti program ini, masyarakat dapat mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan tanpa perlu membayar denda administrasi. Layanan kesehatan lantas bisa diakses kembali.
     

     

    Syarat Daftar Pemutihan BPJS Kesehatan 2025

    Masyarakat yang memenuhi syarat bisa mendapatkan penghapusan tunggakan hingga 24 bulan. Adapun syarat mendaftar program pemutihan BPJS Kesehatan 2025 adalah sebagai berikut:
     
    1. Peserta beralih ke PBI. Peserta mandiri yang kini masuk kategori PBI otomatis akan dihapus tunggakannya karena iurannya ditanggung pemerintah.
    2. Termasuk masyarakat kurang mampu sesuai data resmi pemerintah.
    3. Peserta dari kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) bisa ikut program jika sudah diverifikasi pemerintah daerah.
    4. Peserta harus masuk dalam Data Terpadu Sistem Elektronik Nasional (DTSEN) agar program tepat sasaran.
    5. Program hanya menghapus iuran selama 24 bulan; sisanya tetap harus dibayar peserta.
     

     

    Cara Daftar Pemutihan BPJS Kesehatan 2025

    Peserta cukup datang ke kantor BPJS Kesehatan terdekat, mengajukan permohonan registrasi ulang, dan memastikan data kependudukan sudah sesuai. Setelah diverifikasi sebagai peserta PBI, tunggakan akan dihapus sesuai ketentuan.
     
    Apabila peserta telah mengetahui jumlah tunggakan yang dimiliki, berikut cara melakukan registrasi ulang pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan:
     
    1. Datangi kantor BPJS Kesehatan terdekat.
    2. Sampaikan permohonan registrasi ulang.
    3. Petugas akan memverifikasi data sebagai peserta PBI.
    4. Pastikan informasi sesuai data kependudukan.
     
     

    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)