Category: Medcom.id News

  • ASABRI Siapkan Pemimpin Berdaya Saing Global Lewat Program Bahasa Inggris AI Bersama ELSA Speak

    ASABRI Siapkan Pemimpin Berdaya Saing Global Lewat Program Bahasa Inggris AI Bersama ELSA Speak

    Jakarta: Di tengah era digitalisasi dan persaingan bisnis yang semakin tanpa batas, kemahiran berkomunikasi dalam bahasa Inggris telah bergeser dari sekadar keahlian tambahan menjadi kebutuhan strategis yang mendesak.

    Studi terbaru dari IDC (2025) mengungkapkan fakta krusial bahwa 78% perusahaan di Asia Pasifik mengalami hambatan kolaborasi eksternal akibat kendala bahasa. Lebih jauh lagi, miskomunikasi di tempat kerja tercatat merugikan perusahaan hingga USD37 miliar setiap tahunnya. Data ini menegaskan bahwa kesiapan talenta dalam berkomunikasi global adalah fondasi utama bagi keberlanjutan dan ekspansi organisasi di masa depan.

    Menjawab tantangan global tersebut, PT ASABRI (Persero) mengambil langkah strategis dalam transformasi Sumber Daya Manusia (SDM). Sebagai BUMN yang mengemban amanah asuransi sosial bagi TNI, Polri, dan ASN Kemhan, ASABRI menyadari bahwa peningkatan kapasitas human capital adalah kunci untuk mendukung standar kepemimpinan DANANTARA dan memastikan perusahaan tetap relevan serta kompetitif.

    Untuk mewujudkan hal ini, ASABRI menggandeng ELSA Speak meluncurkan program “ASABRI Intensive English Course for Talent Development 2025”. Program ini dirancang khusus untuk mempersiapkan High Potentials (HiPo)dan calon pemimpin masa depan perusahaan agar memiliki global mindset dan kemampuan bahasa Inggris bisnis yang mumpuni.

    Yasser Muhammad Syaiful, Country Director ELSA Indonesia, menjelaskan relevansi teknologi dalam solusi ini. “Bahasa Inggris bukan lagi sekadar alat komunikasi, tetapi business impact enabler. Dengan teknologi AI Learning Agent dari ELSA, kami menghadirkan kurikulum yang dipersonalisasi sesuai profil organisasi ASABRI. Hal ini memungkinkan para talenta untuk belajar secara fleksibel namun tetap mendapatkan umpan balik yang presisi untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam konteks profesional.”

    Dampak positif dari program ini pun terlihat nyata dalam waktu singkat. Berdasarkan hasil pilot project, tercatat kenaikan skor bahasa Inggris peserta sebesar 12% hanya dalam waktu dua bulan, melonjak dari level Intermediate ke Upper Intermediate.

    Tingkat keterlibatan (engagement) peserta juga mencapai angka sempurna 100% setiap bulannya, dengan rata-rata durasi belajar mandiri selama 25 menit per hari—melampaui tolak ukur best practice industri yang biasanya berkisar 10-15 menit.

    Rizka Moeslichan, Director of HR & Legal PT ASABRI (Persero), mengapresiasi antusiasme dan hasil yang dicapai para pegawainya. “Bagi ASABRI, penguasaan bahasa Inggris yang relevan dengan tuntutan kerja bukan lagi sebuah opsi, tetapi kebutuhan. Program ini membantu para pemimpin kami berkomunikasi dengan lebih percaya diri dan efektif, sekaligus memperkuat kesiapan mereka untuk menghadapi peran yang lebih besar. Kami melihat hasil yang positif dalam waktu singkat dan percaya bahwa investasi ini akan membawa dampak jangka panjang bagi organisasi.”

    Ke depannya, inisiatif ini diharapkan dapat diperluas untuk mencakup jajaran manajerial yang lebih luas, memastikan kesiapan ASABRI dalam menghadapi dinamika global tahun 2030.

     

    Jakarta: Di tengah era digitalisasi dan persaingan bisnis yang semakin tanpa batas, kemahiran berkomunikasi dalam bahasa Inggris telah bergeser dari sekadar keahlian tambahan menjadi kebutuhan strategis yang mendesak.
     
    Studi terbaru dari IDC (2025) mengungkapkan fakta krusial bahwa 78% perusahaan di Asia Pasifik mengalami hambatan kolaborasi eksternal akibat kendala bahasa. Lebih jauh lagi, miskomunikasi di tempat kerja tercatat merugikan perusahaan hingga USD37 miliar setiap tahunnya. Data ini menegaskan bahwa kesiapan talenta dalam berkomunikasi global adalah fondasi utama bagi keberlanjutan dan ekspansi organisasi di masa depan.
     
    Menjawab tantangan global tersebut, PT ASABRI (Persero) mengambil langkah strategis dalam transformasi Sumber Daya Manusia (SDM). Sebagai BUMN yang mengemban amanah asuransi sosial bagi TNI, Polri, dan ASN Kemhan, ASABRI menyadari bahwa peningkatan kapasitas human capital adalah kunci untuk mendukung standar kepemimpinan DANANTARA dan memastikan perusahaan tetap relevan serta kompetitif.

    Untuk mewujudkan hal ini, ASABRI menggandeng ELSA Speak meluncurkan program “ASABRI Intensive English Course for Talent Development 2025”. Program ini dirancang khusus untuk mempersiapkan High Potentials (HiPo)dan calon pemimpin masa depan perusahaan agar memiliki global mindset dan kemampuan bahasa Inggris bisnis yang mumpuni.
     
    Yasser Muhammad Syaiful, Country Director ELSA Indonesia, menjelaskan relevansi teknologi dalam solusi ini. “Bahasa Inggris bukan lagi sekadar alat komunikasi, tetapi business impact enabler. Dengan teknologi AI Learning Agent dari ELSA, kami menghadirkan kurikulum yang dipersonalisasi sesuai profil organisasi ASABRI. Hal ini memungkinkan para talenta untuk belajar secara fleksibel namun tetap mendapatkan umpan balik yang presisi untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam konteks profesional.”
     
    Dampak positif dari program ini pun terlihat nyata dalam waktu singkat. Berdasarkan hasil pilot project, tercatat kenaikan skor bahasa Inggris peserta sebesar 12% hanya dalam waktu dua bulan, melonjak dari level Intermediate ke Upper Intermediate.
     
    Tingkat keterlibatan (engagement) peserta juga mencapai angka sempurna 100% setiap bulannya, dengan rata-rata durasi belajar mandiri selama 25 menit per hari—melampaui tolak ukur best practice industri yang biasanya berkisar 10-15 menit.
     
    Rizka Moeslichan, Director of HR & Legal PT ASABRI (Persero), mengapresiasi antusiasme dan hasil yang dicapai para pegawainya. “Bagi ASABRI, penguasaan bahasa Inggris yang relevan dengan tuntutan kerja bukan lagi sebuah opsi, tetapi kebutuhan. Program ini membantu para pemimpin kami berkomunikasi dengan lebih percaya diri dan efektif, sekaligus memperkuat kesiapan mereka untuk menghadapi peran yang lebih besar. Kami melihat hasil yang positif dalam waktu singkat dan percaya bahwa investasi ini akan membawa dampak jangka panjang bagi organisasi.”
     
    Ke depannya, inisiatif ini diharapkan dapat diperluas untuk mencakup jajaran manajerial yang lebih luas, memastikan kesiapan ASABRI dalam menghadapi dinamika global tahun 2030.
     
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (ASM)

  • ​Kapan Tiket Kereta Lebaran 2026 Dibuka? Ini Penjelasan KAI

    ​Kapan Tiket Kereta Lebaran 2026 Dibuka? Ini Penjelasan KAI

    Jakarta: Pertanyaan tiket kereta api periode mudik lebaran dibuka kapan mulai bermunculan di masyarakat. Simak yuk, penjelasan resmi dari KAI berikut ini.

    Bulan Ramadan 2026 kini sudah dekat, bertepatan dengan itu banyak orang mulai mempersiapkan diri salah satunya kebutuhan untuk mudik Idulfitri. Moda transportasi kereta masih menjadi favorit untuk mudik lebaran dikarenakan harganya yang terjangkau, dan waktu perjalanan yang lebih singkat.

    Informasi tanggal resmi dari KAI sampai saat ini belum diumumkan, namun pihak KAI sudah merilis pengumuman resmi terkait pembelian tiket tersebut. 

    Pihak KAI melalui Instagram resminya @kai121_ telah menyatakan bahwa tanggal resmi terkait pembelian tiket khusus Ramadan dan mudik lebaran belum dibuka. Pengumuman resmi akan disampaikan  melalui media sosial KAI. 

    Namun sejalan dengan itu, pihak KAI mengumumkan bahwa sampai saat ini rencana pembelian tiket mudik lebaran antarkota masih sama yaitu bisa dibeli pada H-45 sebelum keberangkatan dan belum ada perubahan jangka waktu. 

    Dengan pengumuman tersebut, artinya masyarakat bisa mulai memesan tiket pada 45 hari sebelum jadwal keberangkatan yang diinginkan. Hal ini berlaku pada seluruh jadwal kereta KAI jarak jauh.

    Beirikut info resmi yang telah dirilis oleh KAI: 

    – Periode pemesanan tiket KA antarkota atau jarak jauh, saat ini masih H-45 sebelum keberangkatan.

    – Pelanggan diimbau untuk menghindari pembelian tiket melalui pihak-pihak yang menawarkan jasa, dengan bea tambahan yang tidak wajar.

    – Pemesanan tiket kereta api dapat dilakukan di aplikasi Access by KAI, website: booking.kai.id, atau mitra resmi penjualan lainnya.

    – Informasi mengenai penjualan tiket KA Lebaran 2026, akan diumumkan melalui media sosial KAI121.

    KAI juga mengimbau kepada pelanggan untuk mulai merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026.
    Prediksi Ramadan dan Idul Fitri 2026
    Menurut SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497 Tahun 2025 Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 yang menjelaskan mengenai Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Idul Fitri 2026 telah diperkirakan akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

    Jika dihitung berdasarkan perkiraan waktu, maka perkiraan Ramadan adalah 30 hari sebelum perkiraan idulfitri yaitu Sabtu, 21 Februari 2026, namun tetap tergantung berapa jumlah hari di Bulan Ramadan bisa 29 atau 30 hari. 

    Meskipun ada prediksi ini, sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI akan tetap dilakukan untuk menentukan kapan waktu Ramadan dan kapan waktu Idulfitri 2026. 

    Berdasarkan kalender SKB 3 Menteri mengenai libur nasional dan cuti bersama, berikut adalah jadwal libur panjang untuk merayakan Idulfitri 1447 H: 

    Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)

    (Syarifah Komalasari) 

    Jakarta: Pertanyaan tiket kereta api periode mudik lebaran dibuka kapan mulai bermunculan di masyarakat. Simak yuk, penjelasan resmi dari KAI berikut ini.
     
    Bulan Ramadan 2026 kini sudah dekat, bertepatan dengan itu banyak orang mulai mempersiapkan diri salah satunya kebutuhan untuk mudik Idulfitri. Moda transportasi kereta masih menjadi favorit untuk mudik lebaran dikarenakan harganya yang terjangkau, dan waktu perjalanan yang lebih singkat.
     
    Informasi tanggal resmi dari KAI sampai saat ini belum diumumkan, namun pihak KAI sudah merilis pengumuman resmi terkait pembelian tiket tersebut. 

    Pihak KAI melalui Instagram resminya @kai121_ telah menyatakan bahwa tanggal resmi terkait pembelian tiket khusus Ramadan dan mudik lebaran belum dibuka. Pengumuman resmi akan disampaikan  melalui media sosial KAI. 
     
    Namun sejalan dengan itu, pihak KAI mengumumkan bahwa sampai saat ini rencana pembelian tiket mudik lebaran antarkota masih sama yaitu bisa dibeli pada H-45 sebelum keberangkatan dan belum ada perubahan jangka waktu. 
     
    Dengan pengumuman tersebut, artinya masyarakat bisa mulai memesan tiket pada 45 hari sebelum jadwal keberangkatan yang diinginkan. Hal ini berlaku pada seluruh jadwal kereta KAI jarak jauh.
     
    Beirikut info resmi yang telah dirilis oleh KAI: 
     
    – Periode pemesanan tiket KA antarkota atau jarak jauh, saat ini masih H-45 sebelum keberangkatan.
     
    – Pelanggan diimbau untuk menghindari pembelian tiket melalui pihak-pihak yang menawarkan jasa, dengan bea tambahan yang tidak wajar.
     
    – Pemesanan tiket kereta api dapat dilakukan di aplikasi Access by KAI, website: booking.kai.id, atau mitra resmi penjualan lainnya.
     
    – Informasi mengenai penjualan tiket KA Lebaran 2026, akan diumumkan melalui media sosial KAI121.
     
    KAI juga mengimbau kepada pelanggan untuk mulai merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026.

    Prediksi Ramadan dan Idul Fitri 2026
    Menurut SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497 Tahun 2025 Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 yang menjelaskan mengenai Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Idul Fitri 2026 telah diperkirakan akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
     
    Jika dihitung berdasarkan perkiraan waktu, maka perkiraan Ramadan adalah 30 hari sebelum perkiraan idulfitri yaitu Sabtu, 21 Februari 2026, namun tetap tergantung berapa jumlah hari di Bulan Ramadan bisa 29 atau 30 hari. 
     
    Meskipun ada prediksi ini, sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI akan tetap dilakukan untuk menentukan kapan waktu Ramadan dan kapan waktu Idulfitri 2026. 
     
    Berdasarkan kalender SKB 3 Menteri mengenai libur nasional dan cuti bersama, berikut adalah jadwal libur panjang untuk merayakan Idulfitri 1447 H: 
     
    Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
     
    (Syarifah Komalasari

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Bahaya Banget! Dua Bocah Perempuan Adang Kereta Commuter di Sidoarjo

    Bahaya Banget! Dua Bocah Perempuan Adang Kereta Commuter di Sidoarjo

    Jakarta: Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi berbahaya dua anak perempuan di bawah umur yang nekat menghadang laju kereta api. 

    Aksi dua bocah perempuan ini menghadang laju kereta api di Sidoarjo, aksi berbahaya tersebut lantas menuai kritik netizen di media sosial karena dinilai membahayakan keselamatan, bagi bocah tersebut maupun kereta api yang dihadangnya.

    Video yang memperlihatkan aksi dua anak tersebut diunggah oleh akun instagram @railfans.daop8.sda, memperlihatkan seorang anak perempuan sedang berlari menyebrangi jalur rel saat kereta sedang melaju. 

    Setelah ia menyeberang, anak tersebut justru kembali ke tengan lintasan rel dan mengangkat kedua tangannya seperti mencoba menghentikan kereta api di depannya.

    Masinis kereta tersebut yang melihat aksi bocah itu seketika langsung membunyikan klakson panjang memberikan kode peringatan. Diketahui bahwa dua anak perempuan itu merupakan kakak beradik yang merupakan warga Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, usianya diperkirakan sekitar 12 tahun.

    Peristiwa yang menantang maut ini terjadi pada hari Jumat, 26 Desember 2025, pada pukul 17.20, berlokasi di  KM 31+½ pada lintasan kereta api di jalur  Sidoarjo menuju Tulangan.

    Setelah video tersebut mencuat di berbagai media sosial, KAI Daop 8 Surabaya segera turun tangan. Pihaknya juga bertemu dengan orangtua dari kedua anak perempuan yang bersangkutan dan memberikan edukasi,

    Merespons kejadian ini, pengamat kepolisian dan transportasi meminta peran aktif orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama yang tinggal di sekitar area perlintasan rel.
     

    Masyarakat juga diimbau untuk segera menegur atau melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat ada kerumunan anak-anak yang melakukan aktivitas mencurigakan di area rel. Kesadaran kolektif sangat diperlukan agar tragedi maut akibat konten media sosial tidak terus berulang.

    Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah berulang kali menegaskan bahwa jalur kereta api bukanlah tempat bermain atau lokasi pengambilan konten. Secara hukum, aksi nekat ini melanggar peraturan yang berlaku di Indonesia, yaitu UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Dalam pasal 181 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel, atau melintasi jalur kereta api selain di tempat yang ditentukan. Adapun Sanksi Pidana: Pelanggar aturan ini dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp15.000.000 (lima belas juta rupiah).

    (Fany Wirda Putri)

    Jakarta: Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi berbahaya dua anak perempuan di bawah umur yang nekat menghadang laju kereta api. 
     
    Aksi dua bocah perempuan ini menghadang laju kereta api di Sidoarjo, aksi berbahaya tersebut lantas menuai kritik netizen di media sosial karena dinilai membahayakan keselamatan, bagi bocah tersebut maupun kereta api yang dihadangnya.
     
    Video yang memperlihatkan aksi dua anak tersebut diunggah oleh akun instagram @railfans.daop8.sda, memperlihatkan seorang anak perempuan sedang berlari menyebrangi jalur rel saat kereta sedang melaju. 

    Setelah ia menyeberang, anak tersebut justru kembali ke tengan lintasan rel dan mengangkat kedua tangannya seperti mencoba menghentikan kereta api di depannya.
     
    Masinis kereta tersebut yang melihat aksi bocah itu seketika langsung membunyikan klakson panjang memberikan kode peringatan. Diketahui bahwa dua anak perempuan itu merupakan kakak beradik yang merupakan warga Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, usianya diperkirakan sekitar 12 tahun.
     
    Peristiwa yang menantang maut ini terjadi pada hari Jumat, 26 Desember 2025, pada pukul 17.20, berlokasi di  KM 31+½ pada lintasan kereta api di jalur  Sidoarjo menuju Tulangan.
     
    Setelah video tersebut mencuat di berbagai media sosial, KAI Daop 8 Surabaya segera turun tangan. Pihaknya juga bertemu dengan orangtua dari kedua anak perempuan yang bersangkutan dan memberikan edukasi,
     
    Merespons kejadian ini, pengamat kepolisian dan transportasi meminta peran aktif orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama yang tinggal di sekitar area perlintasan rel.
     

     
    Masyarakat juga diimbau untuk segera menegur atau melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat ada kerumunan anak-anak yang melakukan aktivitas mencurigakan di area rel. Kesadaran kolektif sangat diperlukan agar tragedi maut akibat konten media sosial tidak terus berulang.
     
    Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah berulang kali menegaskan bahwa jalur kereta api bukanlah tempat bermain atau lokasi pengambilan konten. Secara hukum, aksi nekat ini melanggar peraturan yang berlaku di Indonesia, yaitu UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Dalam pasal 181 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel, atau melintasi jalur kereta api selain di tempat yang ditentukan. Adapun Sanksi Pidana: Pelanggar aturan ini dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp15.000.000 (lima belas juta rupiah).
     
    (Fany Wirda Putri)
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • ​Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 18 Februari 2026

    ​Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 18 Februari 2026

    Jakarta: Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini didasarkan hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid yang berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

    “Menurut hisab hakiki wujudul hilal, posisi bulan sudah memenuhi syarat sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026,” tulis PP Muhammadiyah dalam maklumatnya. 

    Keputusan ini diambil bersandarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode ini merupakan pedoman yang selama ini digunakan oleh Muhammadiyah dalam menentukan pergantian bulan dalam kalender Hijriah. 

    Dari hasil perhitungan astronomi yang dilakukan, posisi bulan dilaporkan telah memenuhi kriteria wujudul hilal yang disyaratkan. Hal ini menegaskan bahwa secara perhitungan astronomis, awal bulan baru telah dimulai pada tanggal tersebut.

    PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa penetapan jadwal ibadah ini mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Kalender ini merupakan sistem yang telah divalidasi berdasarkan data astronomi.
     

    Penentuan 1 Ramadan menggunakan KHGT ini didasarkan pada perhitungan astronomis bahwa ijtimak atau konjungsi Bulan-Matahari terjadi pada 17 Februari jam 12:01 UTC. KHGT diresmikan oleh Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, hal ini bertujuan agar penetapan waktu awal bulan bergantung pada proses rukyatul hilal atau pemantauan mata telanjang.

    Selain itu, Muhammadiyah juga menentukan periode awal bulan dengan menggunakan kemajuan teknologi digital melalui HisabMU. 

    Muhammadiyah menggunakan HisabMU dan KHGT bukan hanya untuk penentuan awal Ramadan, tapi juga penentuan 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri. Maka berdasarkan Maklumat Nomor 02/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Idulfitri 2026 pada Jumat, 20 Maret 2026.

    Metode penetapan ini bisa berbeda sesuai dengan kebutuhan sehingga pihak Muhammadiyah menyatakanbahwa ini adalah hal yang wajar asal tetap berada dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.

    Meskipun begitu, Muhammadiyah menegaskan bahwa masyarakat bisa mengikuti ketetapan sesuai dengan keyakinan dan pedoman masing-masing. 

    Pengumuman ini disampaikan jauh-jauh hari sebelum Ramadan agar Umat Islam bisa mempersiapkan diri sebelum Ramadan berlangsung. 

    (Syarifah Komalasari)

    Jakarta: Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini didasarkan hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid yang berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
     
    “Menurut hisab hakiki wujudul hilal, posisi bulan sudah memenuhi syarat sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026,” tulis PP Muhammadiyah dalam maklumatnya. 
     
    Keputusan ini diambil bersandarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode ini merupakan pedoman yang selama ini digunakan oleh Muhammadiyah dalam menentukan pergantian bulan dalam kalender Hijriah. 

    Dari hasil perhitungan astronomi yang dilakukan, posisi bulan dilaporkan telah memenuhi kriteria wujudul hilal yang disyaratkan. Hal ini menegaskan bahwa secara perhitungan astronomis, awal bulan baru telah dimulai pada tanggal tersebut.
     
    PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa penetapan jadwal ibadah ini mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Kalender ini merupakan sistem yang telah divalidasi berdasarkan data astronomi.
     

     
    Penentuan 1 Ramadan menggunakan KHGT ini didasarkan pada perhitungan astronomis bahwa ijtimak atau konjungsi Bulan-Matahari terjadi pada 17 Februari jam 12:01 UTC. KHGT diresmikan oleh Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, hal ini bertujuan agar penetapan waktu awal bulan bergantung pada proses rukyatul hilal atau pemantauan mata telanjang.
     
    Selain itu, Muhammadiyah juga menentukan periode awal bulan dengan menggunakan kemajuan teknologi digital melalui HisabMU. 
     
    Muhammadiyah menggunakan HisabMU dan KHGT bukan hanya untuk penentuan awal Ramadan, tapi juga penentuan 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri. Maka berdasarkan Maklumat Nomor 02/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Idulfitri 2026 pada Jumat, 20 Maret 2026.
     
    Metode penetapan ini bisa berbeda sesuai dengan kebutuhan sehingga pihak Muhammadiyah menyatakanbahwa ini adalah hal yang wajar asal tetap berada dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.
     
    Meskipun begitu, Muhammadiyah menegaskan bahwa masyarakat bisa mengikuti ketetapan sesuai dengan keyakinan dan pedoman masing-masing. 
     
    Pengumuman ini disampaikan jauh-jauh hari sebelum Ramadan agar Umat Islam bisa mempersiapkan diri sebelum Ramadan berlangsung. 
     
    (Syarifah Komalasari)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • ​Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 18 Februari 2026

    ​Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 18 Februari 2026

    Jakarta: Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini didasarkan hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid yang berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

    “Menurut hisab hakiki wujudul hilal, posisi bulan sudah memenuhi syarat sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026,” tulis PP Muhammadiyah dalam maklumatnya. 

    Keputusan ini diambil bersandarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode ini merupakan pedoman yang selama ini digunakan oleh Muhammadiyah dalam menentukan pergantian bulan dalam kalender Hijriah. 

    Dari hasil perhitungan astronomi yang dilakukan, posisi bulan dilaporkan telah memenuhi kriteria wujudul hilal yang disyaratkan. Hal ini menegaskan bahwa secara perhitungan astronomis, awal bulan baru telah dimulai pada tanggal tersebut.

    PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa penetapan jadwal ibadah ini mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Kalender ini merupakan sistem yang telah divalidasi berdasarkan data astronomi.
     

    Penentuan 1 Ramadan menggunakan KHGT ini didasarkan pada perhitungan astronomis bahwa ijtimak atau konjungsi Bulan-Matahari terjadi pada 17 Februari jam 12:01 UTC. KHGT diresmikan oleh Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, hal ini bertujuan agar penetapan waktu awal bulan bergantung pada proses rukyatul hilal atau pemantauan mata telanjang.

    Selain itu, Muhammadiyah juga menentukan periode awal bulan dengan menggunakan kemajuan teknologi digital melalui HisabMU. 

    Muhammadiyah menggunakan HisabMU dan KHGT bukan hanya untuk penentuan awal Ramadan, tapi juga penentuan 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri. Maka berdasarkan Maklumat Nomor 02/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Idulfitri 2026 pada Jumat, 20 Maret 2026.

    Metode penetapan ini bisa berbeda sesuai dengan kebutuhan sehingga pihak Muhammadiyah menyatakanbahwa ini adalah hal yang wajar asal tetap berada dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.

    Meskipun begitu, Muhammadiyah menegaskan bahwa masyarakat bisa mengikuti ketetapan sesuai dengan keyakinan dan pedoman masing-masing. 

    Pengumuman ini disampaikan jauh-jauh hari sebelum Ramadan agar Umat Islam bisa mempersiapkan diri sebelum Ramadan berlangsung. 

    (Syarifah Komalasari)

    Jakarta: Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini didasarkan hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid yang berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
     
    “Menurut hisab hakiki wujudul hilal, posisi bulan sudah memenuhi syarat sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026,” tulis PP Muhammadiyah dalam maklumatnya. 
     
    Keputusan ini diambil bersandarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode ini merupakan pedoman yang selama ini digunakan oleh Muhammadiyah dalam menentukan pergantian bulan dalam kalender Hijriah. 

    Dari hasil perhitungan astronomi yang dilakukan, posisi bulan dilaporkan telah memenuhi kriteria wujudul hilal yang disyaratkan. Hal ini menegaskan bahwa secara perhitungan astronomis, awal bulan baru telah dimulai pada tanggal tersebut.
     
    PP Muhammadiyah menjelaskan bahwa penetapan jadwal ibadah ini mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Kalender ini merupakan sistem yang telah divalidasi berdasarkan data astronomi.
     

     
    Penentuan 1 Ramadan menggunakan KHGT ini didasarkan pada perhitungan astronomis bahwa ijtimak atau konjungsi Bulan-Matahari terjadi pada 17 Februari jam 12:01 UTC. KHGT diresmikan oleh Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, hal ini bertujuan agar penetapan waktu awal bulan bergantung pada proses rukyatul hilal atau pemantauan mata telanjang.
     
    Selain itu, Muhammadiyah juga menentukan periode awal bulan dengan menggunakan kemajuan teknologi digital melalui HisabMU. 
     
    Muhammadiyah menggunakan HisabMU dan KHGT bukan hanya untuk penentuan awal Ramadan, tapi juga penentuan 1 Syawal atau Hari Raya Idulfitri. Maka berdasarkan Maklumat Nomor 02/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal Idulfitri 2026 pada Jumat, 20 Maret 2026.
     
    Metode penetapan ini bisa berbeda sesuai dengan kebutuhan sehingga pihak Muhammadiyah menyatakanbahwa ini adalah hal yang wajar asal tetap berada dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.
     
    Meskipun begitu, Muhammadiyah menegaskan bahwa masyarakat bisa mengikuti ketetapan sesuai dengan keyakinan dan pedoman masing-masing. 
     
    Pengumuman ini disampaikan jauh-jauh hari sebelum Ramadan agar Umat Islam bisa mempersiapkan diri sebelum Ramadan berlangsung. 
     
    (Syarifah Komalasari)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Mobil Rombongan Guru Tabrak Truk Crane di Tol Ungaran, Satu Orang Tewas

    Mobil Rombongan Guru Tabrak Truk Crane di Tol Ungaran, Satu Orang Tewas

    Jakarta: Mobil yang mengangkut rombongan guru dari Jakarta menabrak truk crane di KM 426 Tol Ungaran, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 6 Januari 2026.
     
    Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramdhani mengungkapkan peristiwa nahas itu bermula ketika mobil Toyota Hiace bernomor polisi B 7047 PXU yang ditumpangi rombongan guru melaju dari arah Semarang menuju Solo.
     
    Mobil tersebut kemudian menabrak truk crane yang sedang melaju searah di depannya, diduga karena pengemudi Toyota Hiace kurang konsentrasi. Kecelakaan pun tidak dapat dihindari.

     

     
    “Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari,” ujar Lingga, dikutip dari Antara, Selasa, 6 Januari 2026.
     
    Akibat kecelakaan ini, seorang guru asal Jakarta Utara bernama Terodius Heru Sucahya (57) meninggal dunia. Pengemudi dan lima guru lain yang menjadi penumpang mengalami korban luka.
     
    “(korban meninggal) guru asal Koja Jakarta Utara. Mengalami luka cedera pada kepala, lecet pada kaki sebelah kiri,” terangnya.
     
    Korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut dievakuasi ke RSUD Semarang untuk penanganan lebih lanjut. Sementara dalam unggahan video di Instagram @portalsemarang, mobil Toyota Hiace terlihat mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. 
     

    Jakarta: Mobil yang mengangkut rombongan guru dari Jakarta menabrak truk crane di KM 426 Tol Ungaran, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 6 Januari 2026.
     
    Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramdhani mengungkapkan peristiwa nahas itu bermula ketika mobil Toyota Hiace bernomor polisi B 7047 PXU yang ditumpangi rombongan guru melaju dari arah Semarang menuju Solo.
     
    Mobil tersebut kemudian menabrak truk crane yang sedang melaju searah di depannya, diduga karena pengemudi Toyota Hiace kurang konsentrasi. Kecelakaan pun tidak dapat dihindari.
     
     

     
    “Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari,” ujar Lingga, dikutip dari Antara, Selasa, 6 Januari 2026.
     
    Akibat kecelakaan ini, seorang guru asal Jakarta Utara bernama Terodius Heru Sucahya (57) meninggal dunia. Pengemudi dan lima guru lain yang menjadi penumpang mengalami korban luka.
     
    “(korban meninggal) guru asal Koja Jakarta Utara. Mengalami luka cedera pada kepala, lecet pada kaki sebelah kiri,” terangnya.
     
    Korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut dievakuasi ke RSUD Semarang untuk penanganan lebih lanjut. Sementara dalam unggahan video di Instagram @portalsemarang, mobil Toyota Hiace terlihat mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. 
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Cara Cek Penerima Bansos PKH 2026 Lewat Kemensos.go.id

    Cara Cek Penerima Bansos PKH 2026 Lewat Kemensos.go.id

    Jakarta: Bantuan sosial (bansos) kembali digulirkan, salah satunya bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Ketahui cara mudah cek penerima bansos PKH secara online seperti melalui situs resmi kemensos.go.id.
     
    Bansos PKH ditujukan untuk membantu keluarga miskin dan rentang memenuhi kebutuhan pangan, pendidikan anak, hingga layanan kesehatan. Besaran bansos PKH berkisar antara Rp225.000 hingga Rp1.000.000 per tahap. Adapun tahap pencariannya adalah sebagai berikut:
     
    Tahap 1: Januari – Maret
    Tahap 2: April – Juni
    Tahap 3: Juli – September
    Tahap 4: Oktober – Desember
     
     

     

    Cara Cek Penerima Bansos PKH 2026 via kemensos.go.id
    Cek penerima bansos PKH bisa dilakukan melalui situs resmi Kemensos, yakni kemensos.go.id. Simak langkah-langkahnya berikut ini:
     

    Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id
    Masukkan data wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa
    Ketik nama lengkap sesuai KTP
    Masukkan kode captcha yang tertera
    Klik tombol “Cari Data” untuk melihat status penerima dan jenis bantuan

     

     
    Cara Cek Penerima Bansos PKH 2026 via Aplikasi dan Offline
    Selain melalui situs resmi Kemensos, mengecek penerima bansos juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos maupun mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) setempat sambil membawa NIK KTP atau Kartu Keluarga.
     
    Begini cara mengecek bansos PKH melalui aplikasi Cek Bansos:
     

    Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
    Login atau buat akun baru jika belum memiliki
    Pilih menu “Cek Bansos”
    Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
    Klik “Cari Data” untuk melihat hasil pengecekan

    Jakarta: Bantuan sosial (bansos) kembali digulirkan, salah satunya bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Ketahui cara mudah cek penerima bansos PKH secara online seperti melalui situs resmi kemensos.go.id.
     
    Bansos PKH ditujukan untuk membantu keluarga miskin dan rentang memenuhi kebutuhan pangan, pendidikan anak, hingga layanan kesehatan. Besaran bansos PKH berkisar antara Rp225.000 hingga Rp1.000.000 per tahap. Adapun tahap pencariannya adalah sebagai berikut:
     
    Tahap 1: Januari – Maret
    Tahap 2: April – Juni
    Tahap 3: Juli – September
    Tahap 4: Oktober – Desember
     
     

     

    Cara Cek Penerima Bansos PKH 2026 via kemensos.go.id

    Cek penerima bansos PKH bisa dilakukan melalui situs resmi Kemensos, yakni kemensos.go.id. Simak langkah-langkahnya berikut ini:
     

    Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id
    Masukkan data wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa
    Ketik nama lengkap sesuai KTP
    Masukkan kode captcha yang tertera
    Klik tombol “Cari Data” untuk melihat status penerima dan jenis bantuan

     

     

    Cara Cek Penerima Bansos PKH 2026 via Aplikasi dan Offline

    Selain melalui situs resmi Kemensos, mengecek penerima bansos juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos maupun mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) setempat sambil membawa NIK KTP atau Kartu Keluarga.
     
    Begini cara mengecek bansos PKH melalui aplikasi Cek Bansos:
     

    Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
    Login atau buat akun baru jika belum memiliki
    Pilih menu “Cek Bansos”
    Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
    Klik “Cari Data” untuk melihat hasil pengecekan

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Viral Kafe di Bali Sajikan Minuman Matcha Pakai Kemasan Cairan Infus

    Viral Kafe di Bali Sajikan Minuman Matcha Pakai Kemasan Cairan Infus

    Jakarta: Viral di media sosial sebuah kafe di Bali menyuguhkan menu minuman matcha menggunakan kemasan mirip infus. Cara penyajian menggunakan wadah infus ini mengundang kontroversi, terutama terkait keamanannya.

    Terlihat dalam video yang viral seorang pelayan menyuguhkan matcha dalam kemasan infus, kemudian memasangnya selang ke tangan pelanggan. Melalui selang tersebut nantinya pelanggan bisa menuangkan minuman ke gelas.

    Gimmick ala-ala infus di rumah sakit ini mendapat reaksi negatif dari netizen. Banyak yang menyoroti terkait keamanan kemasan tersebut, apakah baru atau bekas pakai. Infus tersebut juga menyertakan keterangan D5.

    Belum lagi bagian belakang kemasan tersebut mencantumkan ‘Otsuka’ sebagai produsen kemasan minuman matcha tersebut. 

    “Kalau ternyata packaging itu aman dan ada vendor sendiri yg buat tetap kena juga karena mencantumkan sama persis kek barang aslinya (termasuk otsuka dll), nah semisal ternyata bekas limbah medis makin parah lagi WKWKWK. Definisi ente maju mundur kena,” tulis netizen.

    “Justru yang gw pertanyakan adalah mereka dapet kemasan infus gini darimana ya? Ngeri juga kalo dari limbah RS. Kalo beneran beli terus dikeluarin cairannya sih masih gpp (walaupun tetep a lil bit unethical imo),” timpal netizen lainnya.
     

     

    Respons Otsuka Indonesia
    Terkait pencantuman ‘Otsuka’ pada wadah infus matcha tersebut, pihak PT Otsuka Indonesia telah memberikan tanggapan. Mereka menegaskan produk tersebut bukan milik PT Otsuka Indonesia.

    “Sehubungan dengan beredarnya produk minuman Buba Tea yang menggunakan kemasan infus di media sosial, bersama ini kami sampaikan bahwa produk tersebut bukan produk Otsuka. Oleh karena itu, segala risiko yang timbul sepenuhnya bukan merupakan tanggung jawab PT Otsuka Indonesia. Hal tersebut terindikasi sebagai penyalahgunaan merek dan kemasan dari salah satu produk cairan infus Otsuka,” tegas Corporate Communication Director PT Amerta Indah Otsuka, Sudarmadi Widodo dalam video yang dilihat Medcom.id, Selasa, 6 Januari 2026.

    “Seluruh produk Otsuka diproduksi dengan penerapan GMP dan mengikuti kaidah CPOB dari BPOM. Kami akan menempuh langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi dan menjaga merk serta reputasi perusahaan. Kami menghimbau agar konsumen selalu berhati-hati dalam mengkonsumsi produk dengan memperhatikan higienitas produk,” imbuhnya.

    Jakarta: Viral di media sosial sebuah kafe di Bali menyuguhkan menu minuman matcha menggunakan kemasan mirip infus. Cara penyajian menggunakan wadah infus ini mengundang kontroversi, terutama terkait keamanannya.
     
    Terlihat dalam video yang viral seorang pelayan menyuguhkan matcha dalam kemasan infus, kemudian memasangnya selang ke tangan pelanggan. Melalui selang tersebut nantinya pelanggan bisa menuangkan minuman ke gelas.
     
    Gimmick ala-ala infus di rumah sakit ini mendapat reaksi negatif dari netizen. Banyak yang menyoroti terkait keamanan kemasan tersebut, apakah baru atau bekas pakai. Infus tersebut juga menyertakan keterangan D5.

    Belum lagi bagian belakang kemasan tersebut mencantumkan ‘Otsuka’ sebagai produsen kemasan minuman matcha tersebut. 
     
    “Kalau ternyata packaging itu aman dan ada vendor sendiri yg buat tetap kena juga karena mencantumkan sama persis kek barang aslinya (termasuk otsuka dll), nah semisal ternyata bekas limbah medis makin parah lagi WKWKWK. Definisi ente maju mundur kena,” tulis netizen.
     
    “Justru yang gw pertanyakan adalah mereka dapet kemasan infus gini darimana ya? Ngeri juga kalo dari limbah RS. Kalo beneran beli terus dikeluarin cairannya sih masih gpp (walaupun tetep a lil bit unethical imo),” timpal netizen lainnya.
     

     

    Respons Otsuka Indonesia
    Terkait pencantuman ‘Otsuka’ pada wadah infus matcha tersebut, pihak PT Otsuka Indonesia telah memberikan tanggapan. Mereka menegaskan produk tersebut bukan milik PT Otsuka Indonesia.
     
    “Sehubungan dengan beredarnya produk minuman Buba Tea yang menggunakan kemasan infus di media sosial, bersama ini kami sampaikan bahwa produk tersebut bukan produk Otsuka. Oleh karena itu, segala risiko yang timbul sepenuhnya bukan merupakan tanggung jawab PT Otsuka Indonesia. Hal tersebut terindikasi sebagai penyalahgunaan merek dan kemasan dari salah satu produk cairan infus Otsuka,” tegas Corporate Communication Director PT Amerta Indah Otsuka, Sudarmadi Widodo dalam video yang dilihat Medcom.id, Selasa, 6 Januari 2026.
     
    “Seluruh produk Otsuka diproduksi dengan penerapan GMP dan mengikuti kaidah CPOB dari BPOM. Kami akan menempuh langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi dan menjaga merk serta reputasi perusahaan. Kami menghimbau agar konsumen selalu berhati-hati dalam mengkonsumsi produk dengan memperhatikan higienitas produk,” imbuhnya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Kecelakaan Minibus Rombongan Guru di Tol Ungaran, Begini Kronologinya

    Kecelakaan Minibus Rombongan Guru di Tol Ungaran, Begini Kronologinya

    Jakarta: Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 ruas Semarang-Bawen, tepatnya di wilayah Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa, 6 Januari 2025 pagi. 

    Insiden tersebut melibatkan minibus yang mengangkut rombongan guru bernomor polisi B 7047 PXU menabrak truk crane B 9241 VB, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

    Kedua kendaraan sempat melintang di badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat. Setelah proses evakuasi, kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke tempat pengumpulan barang bukti guna memperlancar kembali arus lalu lintas.

    Sebanyak tujuh korban yang seluruhnya merupakan penumpang minibus warna putih dilarikan ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan perawatan. Para korban yakni IS (45), warga Kulonprogo, Yogyakarta; AYT (42), warga Koja, Jakarta Utara; BP (36), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; SD (46), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; S (56), warga Koja, Jakarta Utara; IK (35), warga Koja, Jakarta Utara; serta TH (57), warga Koja, Jakarta Utara yang meninggal dunia.
     

    “Kecelakaan tersebut diduga karena sopir minibus bernama Totot Andriyanto (56) tidak berkonsentrasi sehingga menabrak truk crane yang melaju di depannya,” kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani Selasa (6/1).

    Diketahui korban meninggal berprofesi sebagai kepala sekolah. “Korban merupakan kepala sekolah. Saat ini masih berada di kamar jenazah RSUD,” kata Lingga.
     
    Kronologi

    Lingga menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah Semarang menuju Bawen pada pagi hari. Minibus diduga kehilangan konsentrasi dan menabrak truk crane yang dikemudikan Andi Slamet Suwandi (55) dari arah belakang.

    Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang yakni Terodius Heru Sucahya mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki hingga meninggal dunia. Korban diketahui merupakan Kepala Sekolah SMA Fons Vitae 2 Jakarta. “Seluruh korban langsung kita evakuasi ke RSUD Ungaran,” tambahnya.

    Lingga menambahkan, sejumlah personel kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan saksi serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat. Sementara itu, kedua pengemudi telah diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Jakarta: Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 ruas Semarang-Bawen, tepatnya di wilayah Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa, 6 Januari 2025 pagi. 
     
    Insiden tersebut melibatkan minibus yang mengangkut rombongan guru bernomor polisi B 7047 PXU menabrak truk crane B 9241 VB, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
     
    Kedua kendaraan sempat melintang di badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat. Setelah proses evakuasi, kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke tempat pengumpulan barang bukti guna memperlancar kembali arus lalu lintas.

    Sebanyak tujuh korban yang seluruhnya merupakan penumpang minibus warna putih dilarikan ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan perawatan. Para korban yakni IS (45), warga Kulonprogo, Yogyakarta; AYT (42), warga Koja, Jakarta Utara; BP (36), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; SD (46), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara; S (56), warga Koja, Jakarta Utara; IK (35), warga Koja, Jakarta Utara; serta TH (57), warga Koja, Jakarta Utara yang meninggal dunia.
     

     
    “Kecelakaan tersebut diduga karena sopir minibus bernama Totot Andriyanto (56) tidak berkonsentrasi sehingga menabrak truk crane yang melaju di depannya,” kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani Selasa (6/1).
     
    Diketahui korban meninggal berprofesi sebagai kepala sekolah. “Korban merupakan kepala sekolah. Saat ini masih berada di kamar jenazah RSUD,” kata Lingga.
     

    Kronologi

    Lingga menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah Semarang menuju Bawen pada pagi hari. Minibus diduga kehilangan konsentrasi dan menabrak truk crane yang dikemudikan Andi Slamet Suwandi (55) dari arah belakang.
     
    Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang yakni Terodius Heru Sucahya mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki hingga meninggal dunia. Korban diketahui merupakan Kepala Sekolah SMA Fons Vitae 2 Jakarta. “Seluruh korban langsung kita evakuasi ke RSUD Ungaran,” tambahnya.
     
    Lingga menambahkan, sejumlah personel kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan saksi serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat. Sementara itu, kedua pengemudi telah diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Guru Besar UGM Zainal Arifin Dapat Ancaman Teror Lewat Telepon, Diancam Ditangkap

    Guru Besar UGM Zainal Arifin Dapat Ancaman Teror Lewat Telepon, Diancam Ditangkap

    Jakarta: Guru besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar
    kena teror melalui sambungan telepon oleh orang yang tidak dikenal. Ia diteror dari seseorang yang mengaku anggota Polisi dan mengancam akan menangkapnya.

    Zainal membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @zainalarifinmochtar. Pria yang akrab disapa Uceng ini mengungkapkan bahwa dirinya baru saja mendapatkan teror dari pihak yang mengaku sebagai kepolisian Yogyakarta.

    Berdasarkan keterangan yang diunggahnya pada Jumat, 2 Januari 2026, Uceng membeberkan nomor telepon orang yang menghubunginya. Ia menyebutkan bahwa nomor +62 838 17941429 telah mengontak dirinya pada hari tersebut. 
    Kronologi Teror Zainal Arifin 
    Dalam postingan Instagramnya, Uceng menjelaskan bagaimana penelepon mencoba berpura-pura sebagai orang yang memiliki otoritas. Pelaku yang mengaku dari Polresta Yogyakarta tersebut memerintahkan Uceng untuk segera menghadap dengan membawa KTP dan mengancam akan segera melakukan penangkapan apabila perintah tersebut tidak segera dilakukan.

    Uceng mengaku hanya tertawa menanggapi ancaman tersebut, mematikan ponselnya, dan kembali melanjutkan aktivitas yang tengah dilakukannya.

    Kejadian yang dialami pada Jumat tersebut rupanya bukan merupakan kali pertama. Uceng mengungkapkan bahwa ia telah mendapatkan tindakan serupa berkali-kali dalam beberapa hari terakhir. 
     

    Selain menceritakan kronologi yang menimpanya, Uceng menyoroti para penipu yang memiliki keberanian untuk menelepon secara berulang kali tanpa ada rasa takut terhadap konsekuensi hukum. Ia merasa prihatin karena pelaku penipuan dan teror semacam ini seolah mendapatkan ruang gerak yang sangat bebas di negeri ini. 

    Menurutnya, tindakan penipuan atau scam jarang sekali ditindaklanjuti atau dikejar oleh pihak berwenang dengan serius. Uceng juga menyinggung masalah mengenai data pribadi masyarakat yang diduga diperjualbelikan, sehingga memudahkan para pelaku scam untuk melancarkan aksinya. 

    Ia menegaskan bahwa menggunakan nama polisi untuk mengancam atau menakut-nakuti orang-orang tertentu, khususnya dirinya, tidak akan memberikan efek atau pengaruh apa pun.

    Hal ini menandakan bahwa beberapa orang tidak akan terpengaruh meskipun telah mendapatkan ancaman dan intimidasi dari pihak penipu yang mengaku sebagai pihak kepolisian. 

    (Syarifah Komalasari)

    Jakarta: Guru besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar
    kena teror melalui sambungan telepon oleh orang yang tidak dikenal. Ia diteror dari seseorang yang mengaku anggota Polisi dan mengancam akan menangkapnya.
     
    Zainal membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @zainalarifinmochtar. Pria yang akrab disapa Uceng ini mengungkapkan bahwa dirinya baru saja mendapatkan teror dari pihak yang mengaku sebagai kepolisian Yogyakarta.
     
    Berdasarkan keterangan yang diunggahnya pada Jumat, 2 Januari 2026, Uceng membeberkan nomor telepon orang yang menghubunginya. Ia menyebutkan bahwa nomor +62 838 17941429 telah mengontak dirinya pada hari tersebut. 
    Kronologi Teror Zainal Arifin 
    Dalam postingan Instagramnya, Uceng menjelaskan bagaimana penelepon mencoba berpura-pura sebagai orang yang memiliki otoritas. Pelaku yang mengaku dari Polresta Yogyakarta tersebut memerintahkan Uceng untuk segera menghadap dengan membawa KTP dan mengancam akan segera melakukan penangkapan apabila perintah tersebut tidak segera dilakukan.

    Uceng mengaku hanya tertawa menanggapi ancaman tersebut, mematikan ponselnya, dan kembali melanjutkan aktivitas yang tengah dilakukannya.
     
    Kejadian yang dialami pada Jumat tersebut rupanya bukan merupakan kali pertama. Uceng mengungkapkan bahwa ia telah mendapatkan tindakan serupa berkali-kali dalam beberapa hari terakhir. 
     

     
    Selain menceritakan kronologi yang menimpanya, Uceng menyoroti para penipu yang memiliki keberanian untuk menelepon secara berulang kali tanpa ada rasa takut terhadap konsekuensi hukum. Ia merasa prihatin karena pelaku penipuan dan teror semacam ini seolah mendapatkan ruang gerak yang sangat bebas di negeri ini. 
     
    Menurutnya, tindakan penipuan atau scam jarang sekali ditindaklanjuti atau dikejar oleh pihak berwenang dengan serius. Uceng juga menyinggung masalah mengenai data pribadi masyarakat yang diduga diperjualbelikan, sehingga memudahkan para pelaku scam untuk melancarkan aksinya. 
     
    Ia menegaskan bahwa menggunakan nama polisi untuk mengancam atau menakut-nakuti orang-orang tertentu, khususnya dirinya, tidak akan memberikan efek atau pengaruh apa pun.
     
    Hal ini menandakan bahwa beberapa orang tidak akan terpengaruh meskipun telah mendapatkan ancaman dan intimidasi dari pihak penipu yang mengaku sebagai pihak kepolisian. 
     
    (Syarifah Komalasari)
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)