Category: Medcom.id News

  • Sandiaga Gelar Program Desa Emas, UMKM di Karawang Jadi Sorotan

    Sandiaga Gelar Program Desa Emas, UMKM di Karawang Jadi Sorotan

    Karawang: Sandiaga Uno melalui INOTEK Foundation, bersama Yayasan Indonesia Setara mengajak UMKM Kabupaten Karawang mengikuti program Desa Emas (Desa Ekonomi Maju dan Sejahtera).
     
    Kegiatan itu diikuti oleh puluhan desa  di kab karawang serta pelaku UMKM se-Kabupaten Karawang. 
     
    Mereka diberikan pelatihan, pendamping hingga akses pasar dan modal usaha untuk pengembangan desa agar tiap desa memiliki produk unggulan dan juga pelaku UMKM bisa naik kelas. 

    Plt. Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, Agus Jaelani mengungkapkan strategi penting dalam pengembangan usaha. 
     
    Antara lain, diversifikasi usaha dan peningkatan kualitas dan inovasi produk, sehingga memiliki daya saing yang lebih baik.
     
    Selanjutnya adalah kolaborasi dan aliansi strategis, yakni membangun kemitraan dengan pihak lain untuk memperluas jaringan dan pasar.
     
    “Tak kalah penting adalah pengembangan SDM. Keterampilan dan pengetahuan anggota kelompok usaha harus selalu ditingkatkan agar mereka dapat mengelola usaha dengan lebih baik,” kata  Agus.
     
    Strategi berikutnya adalah penguatan brand dan pemasaran agar produk mudah dikenali dan diterima pasar. Satu di antaranya lewat pemanfaatan teknologi dan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan akses pasar.
     
    Lewat pemanfaatan teknologi informasi, seperti media sosial juga dapat meningkatkan hubungan dengan pelanggan. “Tujuannya untuk meningkatkan loyalitas,” imbuhnya.
     
    Kemudian, pengelolaan keuangan yang efektif. Alasannya, manajemen keuangan yang baik akan mendukung keberlanjutan usaha.
     
    Selanjutnya manajemen risiko. Dengan manajemen resiko yang tepat dapat mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang mungkin terjadi dalam perjalanan usaha.
     
    “Terakhir adalah ekspansi ke Pasar Internasional untuk memperluas pasar. Dengan begitu UMKM dapat berdaya saing dan naik kelas,” ungkap Agus.
     
    Hal senada disampaikan Direktur Eksekutif Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK), Ivi Anggraeni. Desa Emas diungkapkannya mengusung konsep hilirisasi produk dan inovasi berbasis potensi lokal. 
     
    Tujuannya adalah agar produk unggulan yang dihasilkan mampu bersaing di pasar global, dengan pendekatan One Village One Product (OVOP).
     
    Sehingga fokus utama dalam Desa Emas adalah peningkatan SDM dan hilirisasi produk 
     
    “Keberhasilan pengembangan usaha tidak hanya bergantung pada potensi produk lokal, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia (SDM),” ungkap Ivi. 
     
    Oleh karena itu, lanjutnya, program ini menekankan pada peningkatan kapasitas SDM yang menjadi elemen kunci dalam pengelolaan usaha yang sukses.
     
    Sebuah usaha yang baik membutuhkan keterampilan yang mumpuni, mulai dari manajemen organisasi, pengembangan produk, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan.
     
    Bootcamp Desa Emas dirancang untuk memberikan bekal keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam mengelola usaha kelompok secara profesional. Selama pelatihan, peserta akan dibimbing melalui serangkaian workshop. 
     
    Di antaranya workshop cara mengelola kelompok usaha profesional, menggali potensi komoditas menuju produk unggulan hingga workshop identifikasi target pasar dan strategi pemasarannya.
     
    “Melalui program ini, diharapkan dapat melahirkan wirausahawan desa yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing,” kata Ivi.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (FZN)

  • Fakta-fakta Pemudik Asal Kebumen Meninggal Dunia saat Perjalanan Balik ke Jakarta

    Fakta-fakta Pemudik Asal Kebumen Meninggal Dunia saat Perjalanan Balik ke Jakarta

    Jakarta: Seorang pemudik meninggal dunia dalam perjalanan balik Lebaran 2025. Korban merupakan pemudik asal Kebumen yang akan kembali ke Jakarta.

    Korban menghembuskan napas terakhir di dalam mobil di jalur Ajibarang, Banyumas, Sabtu, 5 April 2025 malam. 

    Berikut ini fakta-fakta pemudik meninggal dalam perjalanan arus balik:
     
    Korban wanita berusia 70 tahun

    Korban merupakan seorang wanita berusia 70 tahun asal Desa Tlogowulung, Kecamatan Alian, Kebumen, Jawa Tengah. Ia bersama keluarganya berangkat menggunakan mobil Elf dari Kebumen menuju Jakarta. 
     

     

    Kronologi

    Kejadian bermula sekitar pukul 20.00 WIB saat petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas di wilayah Ajibarang menuju Brebes. Tiba-tiba, sebuah mobil Elf dari Kebumen berbalik arah mendekati posko.

    “Penumpangnya meminta bantuan karena ada anggota keluarga yang sakit. Kami langsung bertindak untuk menolong ibu tersebut,” ujar Kapolsek Ajibarang, Heri Sudaryanto.

    Berdasarkan keterangan keluarga, saat tiba di Ajibarang, korban mengeluh sesak dada.
     
    Sempat dilarikan ke Rumah Sakit

    Polisi yang tengah bertugas mengatur arus balik di Pos Pam Ajibarang Polresta Banyumas, segera memberikan pertolongan. Korban yang sudah tak sadarkan diri dibawa ke ke Rumah Sakit Ajibarang, namun nyawanya tak tertolong.

    “Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” jelas Heri

    Jakarta: Seorang pemudik meninggal dunia dalam perjalanan balik Lebaran 2025. Korban merupakan pemudik asal Kebumen yang akan kembali ke Jakarta.
     
    Korban menghembuskan napas terakhir di dalam mobil di jalur Ajibarang, Banyumas, Sabtu, 5 April 2025 malam. 
     
    Berikut ini fakta-fakta pemudik meninggal dalam perjalanan arus balik:
     

    Korban wanita berusia 70 tahun

    Korban merupakan seorang wanita berusia 70 tahun asal Desa Tlogowulung, Kecamatan Alian, Kebumen, Jawa Tengah. Ia bersama keluarganya berangkat menggunakan mobil Elf dari Kebumen menuju Jakarta. 
     

     

    Kronologi

    Kejadian bermula sekitar pukul 20.00 WIB saat petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas di wilayah Ajibarang menuju Brebes. Tiba-tiba, sebuah mobil Elf dari Kebumen berbalik arah mendekati posko.

    “Penumpangnya meminta bantuan karena ada anggota keluarga yang sakit. Kami langsung bertindak untuk menolong ibu tersebut,” ujar Kapolsek Ajibarang, Heri Sudaryanto.
     
    Berdasarkan keterangan keluarga, saat tiba di Ajibarang, korban mengeluh sesak dada.
     

    Sempat dilarikan ke Rumah Sakit

    Polisi yang tengah bertugas mengatur arus balik di Pos Pam Ajibarang Polresta Banyumas, segera memberikan pertolongan. Korban yang sudah tak sadarkan diri dibawa ke ke Rumah Sakit Ajibarang, namun nyawanya tak tertolong.
     
    “Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” jelas Heri
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • Gen Z vs Milenial, Siapa yang Lebih Santai, Siapa yang Lebih Serius? Yuk, Cek Bedanya!

    Gen Z vs Milenial, Siapa yang Lebih Santai, Siapa yang Lebih Serius? Yuk, Cek Bedanya!

    Jakarta: Di dunia kerja, media sosial, hingga meja makan keluarga sering banget muncul perdebatan soal siapa yang lebih unggul antara Gen Z atau Milenial? 
     
    Keduanya sama-sama melek teknologi, sama-sama punya mimpi besar. Tapi, cara mereka berpikir, bersikap, bahkan memilih jajan sore aja bisa beda banget!
     
    Nah, biar nggak cuma ikut-ikutan judge generasi lain, yuk kenali lebih dalam perbedaan karakter, kebiasaan, dan pola pikir Gen Z dan Milenial seperti dirangkum dari laman Sahabat Pegadaian.
     
    Siapa tahu kamu jadi lebih ngert atau malah lebih relate!

    Siapa itu Gen Z dan Milenial?
    Sebelum membahas lebih jauh, mari kita sepakati dulu garis waktunya:

    Generasi Z (Gen Z): Lahir antara 1997–2012
    Generasi Milenial (Gen Y): Lahir antara 1981–1996
     
    Artinya, Gen Z sekarang lagi ramai-ramainya masuk dunia kerja, sedangkan Milenial udah banyak yang naik jabatan, punya rumah, atau bahkan anak dua. 
     
    Tapi walaupun usia mereka nggak terlalu jauh, pengaruh zaman yang membentuk keduanya sangat beda.
     

    Pola Pikir: Praktis vs Idealis
    Gen Z dikenal punya gaya berpikir yang praktis dan serba cepat. Kalau bisa diselesaikan dalam 5 menit pakai AI atau aplikasi, kenapa harus ribet?
     
    Sementara milenial lebih terbiasa dengan proses panjang dan kompromi. Mereka cenderung lebih sabar dan telaten karena terbiasa dengan transisi zaman dari analog ke digital.
    Teknologi: Lahir Digital vs Tumbuh Digital
    Kalau Milenial baru kenal internet saat remaja, Gen Z lahir dan tumbuh bersama internet. Media sosial bukan cuma tempat nongkrong online, tapi juga wadah berekspresi, belajar, dan bahkan cari cuan.
     
    Gen Z: TikTok, Instagram, Discord
    Milenial: Facebook, Twitter, LinkedIn
     
    Gen Z lebih nyaman dengan komunikasi visual dan cepat. Milenial lebih suka tulisan panjang dan diskusi mendalam. Jadi kalau kamu lihat Gen Z ngasih respons cuma dengan emoji atau meme, itu bukan malas ya itu memang gaya mereka!
     

    Dunia Kerja: Cepat Beradaptasi vs Loyal Bertahap
    Gen Z itu ibarat freelancer sejati: fleksibel, cepat pindah kalau nggak cocok, dan nggak sungkan mengejar tempat kerja yang sesuai nilai pribadi dan gaya hidup mereka.
     
    Sementara Milenial cenderung lebih loyal, asal perusahaan punya nilai yang mereka yakini. Mereka mau bertahan asalkan merasa dihargai dan punya peluang berkembang.
     
    Gen Z: “Kerja itu bukan cuma soal gaji, tapi juga lingkungan kerja dan waktu fleksibel.”
     
    Milenial: “Kalau perusahaannya stabil dan visinya cocok, aku bisa stay bertahun-tahun.”
    Gaya Komunikasi: Santai vs Semi Formal
    Gen Z suka bahasa yang ringan, penuh singkatan, dan ekspresif. Mereka terbiasa pakai bahasa yang cepat nyambung, walau kadang nggak baku.
     
    Sementara Milenial lebih sering menjaga struktur bahasa, apalagi saat urusan profesional. Cenderung lebih “rapi” dan formal, meskipun sudah mulai santai juga.
    Pendidikan dan Belajar: Mandiri vs Formal
    Gen Z punya akses ke jutaan sumber belajar online dari YouTube, TikTok, sampai webinar. Jadi mereka nggak selalu bergantung pada pendidikan formal.
     
    Sementara Milenial masih memprioritaskan kuliah sebagai jalur utama untuk membangun karier. Mereka melihat gelar sebagai bekal penting.
     

    Gaya Belanja dan Keuangan: Bijak vs Impulsif
    Gen Z cenderung lebih sadar finansial. Mereka terbiasa cari diskon, budgeting lewat aplikasi, dan mikir dua kali sebelum belanja.
     
    Milenial dikenal sebagai generasi yang suka memanjakan diri, kadang belanja impulsif dengan dalih self reward.
     
    Menariknya, Milenial juga lebih akrab dengan kartu kredit, sementara Gen Z lebih suka metode cashless seperti e-wallet dan paylater tapi dengan perhitungan.

    Isu Sosial: Peka dan Suara Keras
    Gen Z nggak cuma update sama isu sosial, tapi juga vokal. Mereka terbiasa menyuarakan pendapat lewat media sosial, menggalang dana online, sampai boikot produk yang nggak sesuai nilai mereka.
     
    Sementara Milenial juga peduli, tapi cenderung lebih hati-hati dalam menyampaikan sikap. Mereka memilih cara yang strategis dan sering jadi jembatan antara generasi tua dan muda.
    Kenali dan Hargai Perbedaannya
    Gen Z: Praktis, tech savvy, ekspresif, cepat beradaptasi
    Milenial: Loyal, berprinsip, adaptif, suka proses
     
    Masing-masing punya keunggulan. Kalau kamu Gen Z, hargai proses dan belajar sabar. Kalau kamu Milenial, jangan takut belajar hal baru dan lebih fleksibel.
     
    Yuk, saling memahami. Karena di balik perbedaan, ada banyak hal yang bisa kita pelajari satu sama lain.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Dear Pemudik, Harap Pantau Delay System di Pelabuhan Bakauheni

    Dear Pemudik, Harap Pantau Delay System di Pelabuhan Bakauheni

    Lampung: Polda Lampung melalui Polres Lampung Selatan memberlakukan sistem penundaan atau delay system pada arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

    Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, mengatakan penerapan delay system dilakukan sebagai langkah antisipatif agar kondisi yang masih hijau tidak bergeser menjadi kuning.

    “Delay system ini kita terapkan agar petugas di pelabuhan bisa lebih optimal dalam mengatur lahan parkir dan proses bongkar muat kendaraan. Sampai saat ini, statusnya masih hijau, belum diberlakukan delay system dengan kode kuning,” kata Helmy di Lampung, Sabtu, 5 April 2025.
     

    Ribuan kendaraan terutama minibus terpantau mengantre masuk hingga tiga kilometer menuju dermaga Pelabuhan Bakauheni. Kepadatan kendaraan terjadi sekitar 18.00 WIB dan dapat terurai tidak kurang dari 30 menit setelahnya.

    Kemacetan ini disebabkan oleh banyaknya pemudik yang tiba lebih awal dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket penyeberangan.

    Helmy juga mengimbau masyarakat khususnya para pengguna jalan tol menuju Pelabuhan Bakauheni untuk bersabar dan memanfaatkan lima rest area yang tersedia sambil menunggu informasi perkembangan situasi yang akan terus diperbarui.

    “Lima rest area di ruas tol telah disiapkan dengan kapasitas hingga 2.000 kendaraan. Di jalur arteri, beberapa lokasi juga disiapkan, seperti Gelanggang Olahraga (GOR) Way Handak di Lintas Tengah dan Rumah Makan Tiga Saudara, yang mampu menampung hingga 1.000 kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan,” jelasnya.

    Lampung: Polda Lampung melalui Polres Lampung Selatan memberlakukan sistem penundaan atau delay system pada arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
     
    Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, mengatakan penerapan delay system dilakukan sebagai langkah antisipatif agar kondisi yang masih hijau tidak bergeser menjadi kuning.
     
    “Delay system ini kita terapkan agar petugas di pelabuhan bisa lebih optimal dalam mengatur lahan parkir dan proses bongkar muat kendaraan. Sampai saat ini, statusnya masih hijau, belum diberlakukan delay system dengan kode kuning,” kata Helmy di Lampung, Sabtu, 5 April 2025.
     

    Ribuan kendaraan terutama minibus terpantau mengantre masuk hingga tiga kilometer menuju dermaga Pelabuhan Bakauheni. Kepadatan kendaraan terjadi sekitar 18.00 WIB dan dapat terurai tidak kurang dari 30 menit setelahnya.

    Kemacetan ini disebabkan oleh banyaknya pemudik yang tiba lebih awal dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket penyeberangan.
     
    Helmy juga mengimbau masyarakat khususnya para pengguna jalan tol menuju Pelabuhan Bakauheni untuk bersabar dan memanfaatkan lima rest area yang tersedia sambil menunggu informasi perkembangan situasi yang akan terus diperbarui.
     
    “Lima rest area di ruas tol telah disiapkan dengan kapasitas hingga 2.000 kendaraan. Di jalur arteri, beberapa lokasi juga disiapkan, seperti Gelanggang Olahraga (GOR) Way Handak di Lintas Tengah dan Rumah Makan Tiga Saudara, yang mampu menampung hingga 1.000 kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan,” jelasnya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (DEN)

  • Nggak Perlu ke Luar Kota, Ini Rekomendasi Wisata Akhir Pekan di Jakarta

    Nggak Perlu ke Luar Kota, Ini Rekomendasi Wisata Akhir Pekan di Jakarta

    Jakarta: Akhir pekan merupakan waktu yang ditunggu-tunggu khususnya bagi warga Jakarta untuk melepas penat setelah bekerja dan beraktivitas. Apalagi, akhir pekan ini merupakan momentum terakhir libur panjang Lebaran 2025.
     
    Untuk kamu yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga atau kerabat dengan berwisata, mengutip Antara, Sabtu, 5 April 2025, berikut rekomendasi wisata dan acara yang bisa dikunjungi hari ini:

    1. Liburan di Monas
    Sejumlah musisi akan meramaikan panggung hiburan musik dalam rangka memeriahkan “Liburan Lebaran di Monas” yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Band The Rain, Ressa Herlambang, Sandy Canester, Sarah Hadju dan Hura-Hura Club dijadwalkan akan mengisi panggung hiburan.

    2. Pertunjukan video mapping dan air mancur Monas
    Pengunjung Monas juga masih akan dihibur oleh pertunjukan video mapping, air mancur menari dan instalasi cahaya (light installation) mulai Jumat-Minggu, 4-6 April 2025. 
     
    Video Mapping dapat dilihat dalam dua sesi dan sesi pertama digelar pukul 20.00 WIB-20.30 WIB dan sesi kedua pukul 21.30 WIB hingga 22.00 WIB

    Sementara hiburan air mancur menari bisa disaksikan setiap hari dalam dua sesi yakni pukul 19.30 WIB sampai 20.00 WIB dan 20.30 WIB sampai 21.00 WIB.
     

    3. Pagelaran kesenian Lebaran
    Pengunjung dapat menikmati pertunjukan kesenian yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tepatnya Plaza Kori Agung TMII.
     
    Pagelaran kesenian lebaran dimeriahkan Kesenian Bodoran bersama Bang Qubil, Band JIUNG, Kesenian Gambang Kromong dan Orkes Melayu.
     
    Kegiatan ini dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

    4. Jakarta Lebaran Fair

    Jakarta Lebaran Fair 2025 bisa menjadi pilihan destinasi libur Lebaran, bagi warga yang tidak mudik. Pameran, wisata kuliner, hingga hiburan dapat ditemukan di sana. Perhelatan Jakarta Lebaran Fair 2025 digelar pada 19 Maret-6 April 2025 di JIExpo Kemayoran.
     
    Kalian bisa menikmati tenan berbagai produk mulai dari otomotif, barang elektronik, fashion, peralatan rumah tangga, kosmetik, produk jasa, hingga kerajinan tangan. Banyak promo dan diskon menarik yang ditawarkan sehingga sangat disayangkan jika dilewatkan.
     
    Lalu, ada kedai makanan yang menyajikan berbagai hidangan lezat maupun booth cemilan kemasan. Ada juga konser musik turut memeriahkan Jakarta Lebaran Fair 2025 mulai Wijaya 80, Adrian WST, Start Koplo, hingga Coconut Treez.
    5. Samudra Ancol
    Nuansa Lebaran juga akan menyapa pengunjung di Samudra Ancol. Pengunjung bisa melihat lebih dekat perilaku satwa yang lucu dan pintar antara lain Ketupat Rindu di Dolphin Adventures, Ale & Ketupat Emas di Sea Lion and Friends, serta kehadiran Dolphin & Light Percussion di Underwater Theater. Atraksi magic balloon serta si robot pintar Twirly juga akan menghibur pengunjung sepanjang hari pada 1-7 April 2025.
     
    Itu lah beberapa tempat yang hanya di dalam Jakarta yang bisa kamu datangi untuk memaksimalkan libur Lebaran 2025. Semoga harimu menyenangkan! 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Pariwisata Bisa Jadi Senjata Rahasia Lawan Dampak Kebijakan Trump

    Pariwisata Bisa Jadi Senjata Rahasia Lawan Dampak Kebijakan Trump

    Jakarta: Di tengah gejolak ekonomi global yang dipicu oleh kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump, Indonesia diyakini punya jurus ampuh.
     
    Salah satunya adalah pariwisata yang dinilai Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sebagai benteng ekonomi. 
     
    Dia melihat sektor ini sebagai “penyeimbang devisa” di saat ekspor barang terkena tembok tarif tinggi.

    “Dengan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, kita dapat menjaga stabilitas rupiah dan cadangan devisa,” kata dia dilansir dari Antara, Sabtu, 5 April 2025.
     
    Widiyanti juga menilai pariwisata layak dijadikan alat pertahanan ekonomi strategis, bahkan setara dengan komoditas ekspor unggulan.
     

    3 strategi pariwisata hadapi krisis global ala Kemenpar
    Untuk memaksimalkan peran pariwisata sebagai penopang ekonomi, Kementerian Pariwisata menyiapkan tiga strategi utama:

    1. Pariwisata sebagai Ekspor Jasa

    Widiyanti menyebut, kekayaan alam, budaya, dan kreativitas masyarakat Indonesia merupakan potensi pariwisata yang belum tergarap maksimal. Saat ini, persebaran 13,9 juta wisatawan mancanegara masih terkonsentrasi di destinasi tertentu.

    2. Perkuat UMKM dan Ekonomi Lokal

    Salah satu pilar penting dalam membangun pariwisata tangguh adalah keterlibatan UMKM. Menurut Widianti, kekuatan wisata Indonesia justru dimulai dari desa-desa.
     
    Melalui program Desa Wisata, Kemenpar terus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi berbasis pariwisata agar manfaatnya merata, dan tidak hanya bertumpu pada sektor manufaktur yang kini rentan terkena tarif tinggi.

    3. Dorong High-Quality Tourism

    Tidak lagi soal kuantitas kunjungan, tapi kualitas pengalaman. Widiyanti mendorong para pelaku wisata untuk membidik segmen wisatawan yang mau membayar lebih untuk pengalaman unik dan eksklusif.
     
    Kemenpar pun meluncurkan program “Pariwisata Naik Kelas” yang berfokus pada sektor maritim, gastronomi, dan wellness tourism. Ketiganya dinilai punya potensi besar untuk menarik turis premium dan mendongkrak devisa secara berkelanjutan.
     
    Dengan langkah-langkah ini, Widiyanti optimistis bahwa sektor pariwisata tidak hanya mampu menopang perekonomian nasional di tengah tekanan eksternal, tetapi juga menjadikan Indonesia sebagai destinasi unggulan di kancah global.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • BBM Vivo Turun Harga, Revvo 90 Dijual Murah

    BBM Vivo Turun Harga, Revvo 90 Dijual Murah

    Jakarta: Harga bahan bakar minyak di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Vivo mengalami penyesuaian untuk jenis BBM Revvo 90. 

    Revvo 90 turun harga dari yang sebelumnya Rp12.800 per liter menjadi Rp12.700 per liter. Sebelumnya BBM Revvo 90 juga sudah mengalami penyesuaian pada Maret 2025 lalu. 

    Awalnya, Revvo 90 dibanderol Rp13.200 per liter lalu sempat turun harga menjadi Rp12.800 per liter. 
     

    “Kabar gembira. Bensin Revvo 90 dari SPBU Vivo turun harga,”  tulis Vivo di akun instagram resmi @spbuvivo.

    Selain Revvo 90, BBM jenis  lain di SPBU Vivo terpantau stabil. Revvo 92 dijual Rp12.920 per liter, Revvo 95 sebesar  Rp13.370 per liter, sedangkan Diesel Primus  Plus dijual Rp14.060 per liter. 

    Harga BBM terbaru SPBU Vivo:

    Revvo 90: Rp12.700
    Revvo 92: Rp12.920
    Revvo 95: Rp13.370
    Diesel Primus Plus: Rp14.060

    Jakarta: Harga bahan bakar minyak di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Vivo mengalami penyesuaian untuk jenis BBM Revvo 90. 
     
    Revvo 90 turun harga dari yang sebelumnya Rp12.800 per liter menjadi Rp12.700 per liter. Sebelumnya BBM Revvo 90 juga sudah mengalami penyesuaian pada Maret 2025 lalu. 
     
    Awalnya, Revvo 90 dibanderol Rp13.200 per liter lalu sempat turun harga menjadi Rp12.800 per liter. 
     

    “Kabar gembira. Bensin Revvo 90 dari SPBU Vivo turun harga,”  tulis Vivo di akun instagram resmi @spbuvivo.
     
    Selain Revvo 90, BBM jenis  lain di SPBU Vivo terpantau stabil. Revvo 92 dijual Rp12.920 per liter, Revvo 95 sebesar  Rp13.370 per liter, sedangkan Diesel Primus  Plus dijual Rp14.060 per liter. 
     
    Harga BBM terbaru SPBU Vivo:
     
    Revvo 90: Rp12.700
    Revvo 92: Rp12.920
    Revvo 95: Rp13.370
    Diesel Primus Plus: Rp14.060
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • Nggak Mau Rugi Terus? Begini Cara Diversifikasi Portofolio Biar Cuan Stabil!

    Nggak Mau Rugi Terus? Begini Cara Diversifikasi Portofolio Biar Cuan Stabil!

    Jakarta: Kalau kamu sudah mulai berinvestasi atau baru mau nyemplung, ada satu strategi wajib yang harus kamu tahu yaitu diversifikasi portofolio. 
     
    Ibarat pepatah lama, “jangan taruh semua telur di satu keranjang,” diversifikasi adalah strategi agar kamu nggak terlalu “sakit hati” kalau salah satu investasimu sedang turun.
     
    Yuk, kita kulik lebih dalam apa itu diversifikasi portofolio, model-modelnya, plus kelebihan dan kekurangannya. Cocok banget buat kamu yang pengen cuan jangka panjang seperti yang telah dirangkum dari laman OCBC!
    Apa itu diversifikasi portofolio?
    Diversifikasi portofolio adalah strategi menyebar dana investasimu ke berbagai instrumen atau aset, supaya kamu nggak terlalu bergantung pada satu sumber keuntungan. 

    Dengan cara ini, risiko kerugian bisa ditekan, dan peluang cuan tetap terbuka.
     

    4 model diversifikasi portofolio yang bisa kamu coba
    Kamu bisa memilih model diversifikasi sesuai tujuan keuangan dan profil risikomu. Ini dia empat model yang paling umum digunakan:

    1. Model Income

    Cocok buat kamu yang ingin pendapatan rutin, apalagi menjelang pensiun. Biasanya pilihannya adalah:
     
    – Saham blue chip
    – Obligasi
    – Real estate

    2. Model Preservation of Capital

    Tujuanmu jangka pendek dan nggak mau ambil risiko? Model ini pas banget. Kamu bisa taruh dana di:
     
    – Pasar uang
    – Obligasi berisiko rendah

    3. Model Growth

    Buat kamu yang masih muda dan ingin membangun kekayaan jangka panjang. Fokus utama adalah:
     
    – Saham bertumbuh
    – Reksadana saham
    – ETF sektor dinamis

    4. Model Balanced

    Gabungan antara income dan growth. Strategi ini cocok kalau kamu ingin cuan sekarang dan di masa depan. Alokasinya seimbang antara:
     
    – Aset berisiko tinggi (saham)
    – Aset aman (obligasi atau pasar uang)
     

    Keuntungan diversifikasi portofolio
    Diversifikasi punya segudang manfaat, terutama buat kamu yang nggak mau stres tiap harga saham turun. Keuntungannya antara lain:
     
    – Meminimalkan risiko kerugian
    Kalau salah satu aset turun, yang lain bisa menutupinya.
    – Mengoptimalkan peluang cuan
    Karena kamu menyebar dana ke berbagai sektor, peluang dapet untung dari satu instrumen tetap ada.
    – Bisa atur ulang dengan mudah
    Misalnya sahammu melemah, kamu bisa pindahkan sebagian ke reksadana atau emas yang sedang naik.
    Kekurangan diversifikasi portofolio
    Meskipun diversifikasi terdengar aman dan nyaman, bukan berarti bebas kelemahan. Beberapa kekurangannya:
     
    – Keuntungan jadi nggak maksimal
    Karena kamu menyebar dana, potensi cuan besar dari satu aset bisa terpangkas.
    – Butuh usaha dan riset lebih
    Nggak cukup duduk manis, kamu harus aktif mantau dan evaluasi portofolio.
     
    Diversifikasi portofolio itu bukan cuma strategi, tapi kebutuhan. Apalagi kalau kamu serius ingin membangun kekayaan dan menjaga kestabilan finansial di masa depan. Meskipun butuh usaha lebih, hasilnya bisa jauh lebih menguntungkan dan menenangkan.
     
    Ingat, investasi itu maraton, bukan sprint. Jadi yuk, susun portofoliomu dengan bijak dan terdiversifikasi!

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • 17 Juta Lebih Penumpang Mudik Naik Kereta

    17 Juta Lebih Penumpang Mudik Naik Kereta

    Jakarta: Setiap musim mudik, kereta api selalu jadi primadona. Nyaman, aman, dan bebas macet. Tahun ini, jumlah penumpang naik kereta saat Lebaran 2025 melonjak. Lebih dari 17 juta orang memilih kereta api sebagai moda transportasi pulang kampung mereka.
     
    Apa saja fakta menarik di balik angka fantastis ini? Yuk simak ulasan lengkapnya!
    KAI layani 17,6 juta pelanggan selama mudik lebaran 2025
    Selama periode Angkutan Lebaran 2025, yakni dari 21 Maret hingga 3 April 2025, KAI Group sukses melayani 17.687.778 pelanggan di seluruh Indonesia.
     
    Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, baik untuk perjalanan jarak jauh, lokal, maupun kereta bandara dan LRT.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan bahwa KAI Group berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi yang andal dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. 
     
    “Kami ingin memastikan bahwa setiap pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, dan mudah diakses,” jelas Anne dalam keterangan tertulis, Sabtu, 5 April 2025.
     
    Dalam periode tersebut, KAI menyediakan total 59 juta kursi untuk seluruh layanan. Menariknya, 98 persen di antaranya dialokasikan untuk kelas ekonomi, termasuk KA Ekonomi Jarak Jauh: 2,16 juta kursi dan KA Ekonomi Lokal: 55,6 juta kursi
     
    Ini jadi bukti bahwa KAI tetap fokus menghadirkan transportasi yang terjangkau dan inklusif, terutama saat masyarakat membutuhkan moda transportasi massal saat mudik.
     

    Tak hanya di Jawa dan Sumatera, layanan di Sulawesi Selatan juga curi perhatian
    Salah satu bintang baru di Angkutan Lebaran 2025 adalah KA Makassar-Parepare. Meski tergolong layanan baru, jumlah penggunanya terus meningkat selama musim libur Lebaran.
    Total selama periode 21 Maret-3 April 2025, KA Makassar–Parepare telah melayani 8.279 pelanggan.
     
    “Tingginya antusiasme masyarakat terhadap KA Makassar–Parepare menegaskan bahwa layanan ini menjadi pilihan utama dalam menunjang mobilitas selama musim liburan,” ungkap Anne.
    Siapa saja yang menyumbang angka penumpang KAI?
    Berdasarkan data KAI, berikut rincian pelanggan dari berbagai layanan KAI Group:

    KA Jarak Jauh & Lokal: 2,82 juta
    Commuter Line & KA Lokal (KAI Commuter): 13,44 juta
    LRT Jabodebek: 709 ribu
    LRT Sumsel: 197 ribu
    KAI Bandara: 283 ribu
    KAI Wisata: 11 ribu
    Kereta Cepat Whoosh (KCIC): 206 ribu
    KA Makassar–Parepare: 8 ribu

    Dari data ini, terlihat bahwa kereta tetap jadi pilihan utama masyarakat perkotaan hingga antarprovinsi, bahkan untuk perjalanan wisata.
     
    “KAI Group terus berupaya memperkuat perannya sebagai penyedia transportasi yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata,” ujar Anne.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Sisa THR Masih Ada? Jangan Dihambur-Hamburkan, Ini 7 Cara Bijak Pakainya!

    Sisa THR Masih Ada? Jangan Dihambur-Hamburkan, Ini 7 Cara Bijak Pakainya!

    Jakarta: Lebaran sudah lewat, baju baru sudah dipakai, kue kering sudah tandas tapi THR masih nyisa.
     
    THR atau Tunjangan Hari Raya memang sering bikin semangat belanja naik dua kali lipat. Tapi kalau ada sisanya, bukan berarti harus dihabiskan juga. 
     
    Justru, di sinilah letak peluangnya. Kamu bisa mengubah sisa THR jadi pijakan keuangan yang lebih stabil.

    Merangkum berbagai sumber, berikut beberapa ide cerdas untuk mengelola sisa THR-mu!

    1. Sisihkan untuk dana darurat
    Dana darurat adalah tabungan wajib untuk hal-hal tak terduga seperti sakit, PHK, atau kendaraan yang tiba-tiba mogok. Idealnya, kamu punya dana darurat sebesar 3-6 bulan pengeluaran.
     
    Kalau sisa THR-mu cukup, alokasikan sebagian untuk mulai atau menambah dana darurat. Nggak harus langsung besar, yang penting mulai dulu.
     

    2. Lunasi utang kecil
    Masih punya cicilan kartu kredit atau pinjaman online yang bunganya mencekik? Gunakan sisa THR untuk membayar utang konsumtif yang berbunga tinggi.
     
    Semakin cepat lunas, makin ringan beban pikiran dan dompetmu bulan depan.
    3. Investasi untuk masa depan
    Daripada dibelanjakan barang-barang yang cepat rusak, mending investasikan sisa THR ke:
     
    Reksadana
    Emas
    Saham
    Obligasi
     
    Investasi adalah cara cerdas untuk menggandakan sisa THR, apalagi kalau tujuanmu jangka panjang seperti beli rumah, pendidikan anak, atau pensiun.
    4. Ikut kelas atau upgrade skill
    Sisa THR juga bisa kamu pakai buat ikut pelatihan atau sertifikasi yang relevan dengan pekerjaan. Ini investasi non-tangible yang sering diabaikan, padahal sangat berdampak ke penghasilan jangka panjang.
     
    Contohnya: kelas digital marketing, UI/UX design, atau workshop public speaking.
     

    5. Berbagi rezeki lagi
    Nggak ada salahnya menyisihkan sedikit sisa THR untuk berbagi lebih luas lagi, misalnya ke panti asuhan, penggalangan dana, atau tetangga yang butuh.
     
    Semakin banyak kamu memberi, biasanya rezeki juga balik dengan cara tak terduga.
    6. Tabung untuk liburan atau kebutuhan khusus
    Kalau kamu punya rencana jalan-jalan ke destinasi impian, sisa THR bisa jadi tabungan awal buat liburan. Atau, simpan untuk keperluan besar lainnya seperti servis motor, gadget baru, atau biaya sekolah anak.
     
    Dengan menabung sejak sekarang, kamu nggak perlu gali tabungan utama saat waktunya tiba.
    7. Tambah tabungan rumah atau kendaraan
    Mimpi punya rumah atau mobil? Gunakan sisa THR untuk nambahin pundi-pundi DP rumah atau kendaraan idaman. Meskipun belum cukup, sedikit demi sedikit akan terasa dampaknya di kemudian hari.
     
    Sisa THR bukan uang ‘sisa’ yang harus dihabiskan. Justru ini bisa jadi modal awal untuk membangun kondisi finansial yang lebih sehat dan terencana. 
     
    Entah itu untuk investasi, bayar utang, atau nabung buat liburan impian. Yang penting, gunakan dengan bijak. Karena, siapa tahu, keputusan keuangan kecil hari ini bisa berdampak besar di masa depan.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)