Category: Medcom.id News

  • Fast Retailing Bantu Myanmar Usai Gempa Dahsyat

    Fast Retailing Bantu Myanmar Usai Gempa Dahsyat

    Jakarta: Fast Retailing Co., Ltd., induk perusahaan dari merek pakaian global UNIQLO, menunjukkan aksi nyata kepeduliannya terhadap korban gempa bumi di Myanmar. 
     
    Perusahaan asal Jepang ini menyalurkan bantuan senilai USD1 juta atau setara dengan Rp15,9 miliar kepada Médecins Sans Frontières (MSF), sebuah organisasi medis internasional yang tengah aktif di lapangan.
    Duka dan dukungan dari UNIQLO untuk Myanmar
    Melalui pernyataan resminya yang dikutip Selasa, 22 April 2025, Fast Retailing menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi gempa bumi yang baru-baru ini mengguncang Myanmar. 
     
    Tak hanya itu, perusahaan juga menyampaikan simpati kepada seluruh warga yang terdampak dan berjanji untuk terus hadir membantu pemulihan mereka.
     

    Adapun, dana sebesar USD 1 juta itu disalurkan melalui MSF, organisasi medis independen yang dikenal dengan prinsip netralitas, independensi, dan ketidakberpihakan. 

    Sejak awal bencana, MSF telah berada di garis depan membantu korban dengan menyediakan obat-obatan, layanan medis di pengungsian, bantuan kesehatan mental, air bersih, dan sanitasi.
     
    Bantuan dari Fast Retailing akan memperkuat keberlanjutan misi kemanusiaan MSF di wilayah terdampak, menyesuaikan dengan kebutuhan lapangan yang terus berkembang.
     
    Diharapkan bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan di Myanmar dan menjadi semangat solidaritas global yang menyatukan banyak pihak dalam menghadapi bencana. 
     
    Seiring dengan itu, Fast Retailing dan UNIQLO terus memperkuat peran mereka sebagai perusahaan yang tak hanya memproduksi pakaian berkualitas, tetapi juga peduli terhadap kondisi kemanusiaan dunia.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Meningkatkan Literasi Trading di Tengah Maraknya Investasi Bodong

    Meningkatkan Literasi Trading di Tengah Maraknya Investasi Bodong

    Jakarta: Dunia trading dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan signifikan, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi seperti emas, forex, hingga
    komoditas. Namun di balik tren positif tersebut, muncul pula tantangan besar.
     
    Seperti maraknya investasi bodong yang berkedok trading serta edukasi yang belum merata, telah menciptakan stigma negatif dan kesalahpahaman luas di tengah masyarakat. Banyak orang tertipu janji profit instan, tanpa memahami risiko dan strategi yang benar dalam trading.
     
    Akibatnya, tidak sedikit yang mengalami kerugian besar, lalu menyalahkan pasar, bahkan menyamakan trading dengan aktivitas spekulatif tanpa dasar. Di tengah kondisi inilah,
    edukasi yang benar menjadi sangat krusial.

    Menjawab tantangan tersebut, CEO dari Vier Vier Abdul Jamal, legenda pasar modal Indonesia, 
    Corp, dan founder Vier Billionaire Club (VBC), bersama PT Dupoin Futures Indonesia
    menghadirkan program edukasi intensif bertajuk Training Super Cluster: Strategi Profit
    Konsisten GOLD with Super Cluster.
     
    Training ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow edukasi berkelanjutan yang akan berlanjut ke berbagai kota besar termasuk Surabaya, Bali, Jogjakarta, Semarang, Makassar, Palembang, Medan, Pontianak, Sorong dan Kualalumpur.
     

    Training ini dirancang secara komprehensif untuk membantu para trader memahami
    pendekatan teknikal yang solid, membangun mindset psikologis yang sehat, dan
    mengembangkan strategi yang realistis untuk mencapai profit yang konsisten.
     
    Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di dunia trading, Vier Abdul Jamal akan tampil sebagai narasumber tunggal, membagikan langsung pengetahuan dan pengalamannya kepada para peserta.
     
    “Banyak orang masuk ke dunia trading dengan ekspektasi yang salah. Mereka ingin cepat kaya,
    padahal justru perlu disiplin, edukasi, dan kesabaran. Saya ingin meluruskan itu semua,” ujar
    Vier dalam keterangan tertulis, Selasa, 22 April 2025.
     
    Sebagai mitra strategis, PT Dupoin Futures Indonesia, perusahaan pialang berjangka resmi
    yang telah terdaftar di OJK dan BAPPEBTI turut menyatakan dukungannya terhadap program
    ini.
     
    “Kami percaya, membangun industri trading yang sehat dimulai dari edukasi yang benar.
    Karena itu, kami mendukung penuh inisiatif ini untuk menciptakan generasi trader yang lebih
    bijak dan profesional,” ujar perwakilan dari Dupoin.
     
    Training ini terbuka untuk publik dengan kuota terbatas. Peserta yang mendaftar lebih awal
    akan memperoleh akses ke materi eksklusif, sesi praktik berbasis studi kasus, serta peluang
    untuk mentorship lanjutan bersama tim edukasi dari Vier Business Club.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (KIE)

  • Isi Bahan Bakar Cuma 3 Menit! SPBU Hidrogen Pertama Indonesia Bikin Kagum

    Isi Bahan Bakar Cuma 3 Menit! SPBU Hidrogen Pertama Indonesia Bikin Kagum

    Jakarta: Keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Hidrogen (SPBH) menjadi cerminan kesiapan Indonesia dalam mendukung transisi energi pada sektor transportasi. Indonesia memiliki SPBH pertama di Senayan yang sempat mencuri perhatian internasional.
     
    PLN Indonesia Power (PLN IP) merupakan pengelola SPBH itu, melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Priok. Sesi visit SPBH Senayan sempat menjadi yang ditunggu para pengunjung Global Hydrogen Ecosystem Summit and Exhibition 2025 serta daya tarik utama bagi pelaku industri energi, industri transportasi hingga akademisi baik nasional maupun internasional.
     
    Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan hidrogen hijau menjadi energi masa depan di Tanah Air, oleh sebab itu PLN Indonesia Power mengambil langkah cepat dalam pengembangannya dengan menyediakan infrastruktur dari hulu hingga hilir.

    “PLN Indonesia Power telah mengembangkan green hydrogen atau hidrogen hijau, mulai dari hulu melalui Green Hydrogen Plant (GHP) hingga di sisi hilir yaitu Hydrogen Refueling Station (HRS) atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Hidrogen (SPBH),” kata Edwin dalam keterangan tertulis, Selasa, 22 April 2025.
     

    SPBH Senayan peta jalan pengembangan energi hidrogen
    Menurut Edwin, SPBH Senayan menjadi bagian dari peta jalan nasional pengembangan energi hidrogen serta diharapkan dapat menjadi model awal bagi pengembangan infrastruktur serupa di kota-kota lain.
     
    “Dalam beberapa tahun ke depan, keberadaan SPBH di berbagai titik akan menjadi kunci penting dalam mewujudkan transportasi berbasis hidrogen. Sintesa antara Pemerintah, BUMN dan sektor swasta dapat mewujudkan inovasi hijau yang berdampak luas dan mempercepat pencapaian target net zero emission Indonesia,” tutur Edwin.
     
    Sementara itu, General Manager Unit Bisnis Pembangkitan Priok Buyung Arianto menyampaikan bahwa SPBH Senayan ini akan terus ditingkatkan kapasitasnya.
     
    “Saat ini SPBH Senayan memiliki Hydrogen Refueller dengan spesifikasi Charging Pressure (CP) 350 bar dengan kecepatan pengisian kurang dari 5 menit, kedepan kita akan menambahkan spesifikasinya hingga 700 bar dengan Kecepatan pengisian kurang dari 3 menit,” ujar Buyung.
    SPBH Senayan dukung pencapaian net zero emission
    Pembangunan HRS Senayan merupakan bagian dari strategi PT PLN (Persero) beserta subholdingnya untuk mencapai target net zero emission dan mendukung transisi energi pada sektor transportasi di Indonesia. 
     
    Sebagai upaya konkret pada kesiapan sisi hulu pasokan hidrogen, sejak 2023 PLN telah mengoperasikan Green Hydrogen Plant (GHP) di 22 lokasi, 13 diantaranya milik PLN Indonesia Power.
     
    Adapun Green Hydrogen Plant (GHP) atau tempat produksi hidrogen milik PLN Indonesia Power ini berlokasi di 13 pembangkit, diantaranya PLTU Pangkalan Susu, PLTU Suralaya 1-7, PLTU Suralaya 8, PLTGU Cilegon, PLTU Labuan, PLTU Lontar, PLTGU Tanjung Priok, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTGU Tambak Lorok, PLTG Pemaron, PLTGU Grati, PLTU Adipala dan PLTP Kamojang.
     
    Dengan 13 unit GHP ini, PLN Indonesia Power mampu memproduksi 80 ton per tahun, berkontribusi 40 persen dari total GHP PLN. Hasil produksi green hydrogen tersebut sebanyak 32 ton per tahun digunakan untuk kebutuhan operasional pembangkit (cooling generator), sementara 48 ton lainnya dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Paus Fransiskus Wafat, Simak Mekanisme Pemilihan Paus Baru

    Paus Fransiskus Wafat, Simak Mekanisme Pemilihan Paus Baru

    Jakarta: Paus Fransiskus wafat pada 21 April 2025 di usia menginjak 88 tahun. Kepergian pemimpin tertinggi Gereja Katolik sekaligus pemimpin negara Vatikan tersebut tentunya meninggalkan kekosongan tahta suci kepemimpinan.

    Pasca wafanya Paus, pihak Vatikan berencana untuk melakukan pemilihan Paus baru. 
    Mekanisme pemilihan Paus

    Melansir dari beberapa sumber, pemilihan Paus dilakukan dengan proses tertutup dan khidmat. Proses pemilihan digelar di Kapel Sistina, dan disebut sebagai Konklaf Kepausan.

    Proses ini dijalankan oleh Kolegium Kardinal, yaitu para pejabat tertinggi Gereja. Saat ini, terdapat total 252 kardinal di seluruh dunia, dengan 138 di antaranya berusia di bawah 80 tahun dan memenuhi syarat untuk memberikan suara.

    Teknisnya, setiap pria Katolik yang telah dibaptis bisa menjadi Paus. Namun, dalam sejarahnya, posisi ini hampir selalu diberikan kepada seorang kardinal.

    Setelah pemakaman Paus Fransiskus, para kardinal akan berkumpul dalam suasana terisolasi, tanpa akses ke dunia luar, untuk memilih pemimpin spiritual baru bagi lebih dari 1,3 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

    Konklaf biasanya dimulai dalam waktu dua hingga tiga minggu setelah wafatnya paus, memberi waktu untuk masa berkabung selama sembilan hari serta mengizinkan para kardinal dari berbagai negara datang ke Vatikan. 
     

     

    Pemungutan suara dilakukan para Kardinal

    Proses pemungutan suara berlangsung penuh simbol dan kerahasiaan, dengan maksimal empat putaran setiap harinya. Menurut Konferensi Para Uskup Katolik Amerika Serikat, seorang kandidat harus memperoleh dua pertiga suara untuk terpilih sebagai Paus.

    Para kardinal memberikan suara secara rahasia. Proses ini bisa berlangsung selama beberapa hari, bahkan dalam sejarah pernah memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan. 

    Setiap surat suara dihitung dan dicatat oleh kardinal yang ditunjuk. Setelah satu putaran selesai, surat suara dibakar di tungku khusus.

    Keputusan Paus baru juga diisyaratkan lewat asap yang keluar. Asap putih menandakan seorang Paus baru, sedangkan jika asap hitam maka posisi Paus baru belum disepakati.

    Tradisi ini telah berlangsung selama berabad-abad dan menjadi simbol yang ditunggu-tunggu oleh umat Katolik yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus. Mereka akan menantikan asap yang mengepul dari cerobong Kapel Sistina. 

    Jakarta: Paus Fransiskus wafat pada 21 April 2025 di usia menginjak 88 tahun. Kepergian pemimpin tertinggi Gereja Katolik sekaligus pemimpin negara Vatikan tersebut tentunya meninggalkan kekosongan tahta suci kepemimpinan.
     
    Pasca wafanya Paus, pihak Vatikan berencana untuk melakukan pemilihan Paus baru. 

    Mekanisme pemilihan Paus

    Melansir dari beberapa sumber, pemilihan Paus dilakukan dengan proses tertutup dan khidmat. Proses pemilihan digelar di Kapel Sistina, dan disebut sebagai Konklaf Kepausan.
     
    Proses ini dijalankan oleh Kolegium Kardinal, yaitu para pejabat tertinggi Gereja. Saat ini, terdapat total 252 kardinal di seluruh dunia, dengan 138 di antaranya berusia di bawah 80 tahun dan memenuhi syarat untuk memberikan suara.

    Teknisnya, setiap pria Katolik yang telah dibaptis bisa menjadi Paus. Namun, dalam sejarahnya, posisi ini hampir selalu diberikan kepada seorang kardinal.
     
    Setelah pemakaman Paus Fransiskus, para kardinal akan berkumpul dalam suasana terisolasi, tanpa akses ke dunia luar, untuk memilih pemimpin spiritual baru bagi lebih dari 1,3 miliar umat Katolik di seluruh dunia.
     
    Konklaf biasanya dimulai dalam waktu dua hingga tiga minggu setelah wafatnya paus, memberi waktu untuk masa berkabung selama sembilan hari serta mengizinkan para kardinal dari berbagai negara datang ke Vatikan. 
     

     

    Pemungutan suara dilakukan para Kardinal

    Proses pemungutan suara berlangsung penuh simbol dan kerahasiaan, dengan maksimal empat putaran setiap harinya. Menurut Konferensi Para Uskup Katolik Amerika Serikat, seorang kandidat harus memperoleh dua pertiga suara untuk terpilih sebagai Paus.
     
    Para kardinal memberikan suara secara rahasia. Proses ini bisa berlangsung selama beberapa hari, bahkan dalam sejarah pernah memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan. 
     
    Setiap surat suara dihitung dan dicatat oleh kardinal yang ditunjuk. Setelah satu putaran selesai, surat suara dibakar di tungku khusus.
     
    Keputusan Paus baru juga diisyaratkan lewat asap yang keluar. Asap putih menandakan seorang Paus baru, sedangkan jika asap hitam maka posisi Paus baru belum disepakati.
     
    Tradisi ini telah berlangsung selama berabad-abad dan menjadi simbol yang ditunggu-tunggu oleh umat Katolik yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus. Mereka akan menantikan asap yang mengepul dari cerobong Kapel Sistina. 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • 5 Jurus Jitu Biar Produk Lokal Kamu Laris di Singapura dan Malaysia

    5 Jurus Jitu Biar Produk Lokal Kamu Laris di Singapura dan Malaysia

    Jakarta: Tahukah kamu, lebih dari 40 persen pembeli di Singapura dan Malaysia tertarik membeli produk dari Indonesia? 
     
    Fakta ini datang dari riset Ninja Xpress bareng CPXi Asia dan antics@play yang dikutip Medcom.id, pada Selasa, 22 April 2025.
     
    Ini jelas kabar baik buat pelaku usaha lokal yang ingin go international tanpa perlu jauh-jauh ke Eropa atau Amerika.

    Nah, kalau kamu pengusaha UMKM atau brand lokal yang pengen ekspor ke negara tetangga, ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan supaya produkmu makin laris manis di Singapura dan Malaysia.

    1. Kenali pelanggan lewat Google analytics
    Sebelum promosi besar-besaran, cek dulu data Google Analytics. Ini bisa bantu kamu tahu:
    – Dari mana pengunjung websitemu berasal (apakah ada dari Singapura dan Malaysia?)
    – Produk apa yang mereka lihat atau beli
    – Tren penjualan dari waktu ke waktu
     
    Dari sini, kamu bisa fokus promosi ke produk yang memang sudah punya potensi di pasar luar negeri. Cerdas dan hemat biaya, kan?
     

    2. Intip gerakan kompetitor di sana
    Masuk pasar luar itu bukan cuma soal jualan, tapi juga soal strategi. Kamu perlu tahu siapa sainganmu di Singapura dan Malaysia:
     
    – Berapa harga yang mereka tawarkan?
    – Seperti apa kualitas produk mereka?
    – Apa kelebihan dan kekurangannya?
     
    Kalau kamu sudah tahu peta persaingan, kamu bisa masuk dengan value yang lebih kuat. Misalnya dari sisi harga, desain, atau layanan purna jual.
    3. Mainkan kartu budaya yang dekat
    Salah satu keunggulan kita sebagai negara tetangga adalah kedekatan budaya. Kamu bisa manfaatkan ini lewat:
     
    – Produk halal
    – Fashion dengan nuansa Melayu atau tropikal
    – Bahasa pemasaran pakai Melayu atau Inggris
     
    Konten promosi yang relevan dengan budaya dan tradisi mereka
     
    Semakin mereka merasa dekat dan paham dengan produkmu, makin besar kemungkinan mereka beli.
     

    4. Gunakan platform dan influencer lokal
    Jangan langsung bikin toko fisik di sana, itu mahal! Lebih efisien kalau kamu mulai dari platform e-commerce seperti Shopee, Lazada, atau Qoo10. Kolaborasi dengan influencer lokal dan ikut pameran atau bazar internasional bisa jadi cara cepat memperkenalkan brand kamu tanpa harus mengeluarkan biaya besar di awal.

    5. Fokus ke produk paling laku
    Nggak perlu jual semua produk, pilih aja yang paling diminati dan punya potensi laku tinggi. 
     
    Pasar Singapura dan Malaysia adalah peluang besar buat produk Indonesia. Yang penting, kamu tahu strateginya dan siap eksekusi dengan cerdas. 
     
    Yuk, manfaatkan peluang ini, siapa tahu produkmu jadi favorit di negeri tetangga!

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Kamera AI Bisa Selamatkan Macan Tutul Salju? Ini Fakta Menariknya!

    Kamera AI Bisa Selamatkan Macan Tutul Salju? Ini Fakta Menariknya!

    Jakarta: Macan tutul salju bukan hanya menjadi hewan menari, tetapi saat ini spesies ini juga sudah sangat langka. 
     
    Populasinya di alam liar kini hanya tersisa sekitar 4.000 hingga 6.000 ekor di seluruh dunia, dengan sekitar 300 ekor berada di Pakistan. 
     
    Sayangnya, lebih dari separuh kematian mereka terjadi karena pembalasan dari petani akibat ternaknya diserang.
    Si Lovely, macan tutul salju yatim piatu
    Merangkum artikel BBC, Selasa, 22 April 2025, salah satu kisah yang menyentuh datang dari “Lovely”, seekor macan tutul salju yatim piatu di wilayah Gilgit-Baltistan, Pakistan. Lovely tidak bisa berburu dan harus dirawat manusia seumur hidupnya.
     
    Bila dilepas, dia berisiko dibunuh petani karena bisa menyerang ternak mereka. Kasus seperti ini membuka mata bahwa konservasi butuh pendekatan teknologi dan komunitas.
     

    Teknologi AI jadi harapan baru
    Untuk melindungi macan tutul salju sekaligus menjaga ternak petani, WWF dan Universitas Ilmu Manajemen Lahore (LUMS) mengembangkan kamera pintar berbasis kecerdasan buatan (AI). 

    Kamera ini mampu membedakan antara manusia, hewan ternak, dan macan tutul salju, lalu mengirim peringatan lewat SMS kepada warga jika terdeteksi ada macan tutul di sekitar.

    Cara kerja kamera AI
    Kamera ini dipasang di pegunungan berbatu dengan ketinggian hampir 3.000 meter. Ditenagai panel surya dan baterai lithium, alat ini tetap aktif meskipun cuaca ekstrem dan sinyal seluler tidak stabil. Jika sinyal hilang, kamera akan menyimpan data secara lokal.
     
    WWF telah memasang 10 kamera di tiga desa untuk fase uji coba. Selama pengujian, software AI sempat salah mengidentifikasi manusia sebagai hewan, namun semakin akurat seiring waktu. 
    Kamera ini juga sempat dirusak warga yang belum percaya pada teknologi ini. Bahkan, beberapa desa belum menyetujui penggunaan kamera karena alasan privasi.
     
    Beberapa warga mulai menerima teknologi ini setelah merasakan manfaatnya. Salah satunya Sitara, warga yang kehilangan enam domba akibat serangan macan tutul. 
     
    Meski sempat skeptis, ia kini berharap kamera AI bisa mencegah kejadian serupa. Edukasi berperan penting untuk membangun kepercayaan antara komunitas dan pelestari alam.
    Teknologi dan alam bisa jalan seirama
    Perlindungan satwa langka seperti macan tutul salju tidak cukup hanya dengan hukum. Butuh kolaborasi antara teknologi, edukasi, dan peran aktif masyarakat. 
     
    Kamera AI bisa jadi solusi masa depan, bukan hanya untuk menyelamatkan hewan langka, tapi juga menjaga kehidupan warga lok
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Uji Nyali di Cage of Death, Berenang Bersama Buaya Raksasa di Darwin

    Uji Nyali di Cage of Death, Berenang Bersama Buaya Raksasa di Darwin

    Jakarta: Perjalanan dimulai dari riuhnya suasana Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta. Membawa ransel dengan penuh semangat dan tiket AirAsia di tangan, kami terbang menuju Denpasar, Bali. Pulau Dewata ini menjadi persinggahan pertama kami sebelum melanjutkan petualangan ke wilayah paling utara Australia, Darwin, Northern Territory.
     
    Penerbangan dari Denpasar ke Darwin yang memakan waktu sekitar 2,5 jam mendarat dengan mulus. Begitu tiba, hangatnya udara tropis khas Darwin menerpa kulit kami, serupa di Indonesia. Hanya saja memiliki nuansa petualangan yang berbeda.
     
    Darwin memang bukan kota metropolitan. Lebih terasa seperti gerbang menuju alam liar yang menantang. Tourism Northern Territory (TNT) mengajak Medcom.id menikmati keindahan sekaligus merasakan pengalaman seru yang tak akan pernah dilupakan.

    Pengalaman menantang di Cage of Death

    Atraksi memberi makan buaya di Cage of Death, Darwin. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian

    Salah satu highlight utama dari perjalanan ini adalah pengalaman ekstrem di Cage of Death. Terletak di Mitchell Street, Darwin City, Northern Territory, Australia, Crocosaurus Cove menawarkan atraksi yang bukan sekadar tempat wisata biasa.
     
    Bukan hanya namanya yang menyeramkan, kamu akan merasakan sensasi berada di “Kandang Kematian”. Di sini, kamu akan diminta masuk ke dalam tabung transparan dan berenang bersama buaya air asin raksasa!
     
    Yup, benar banget. Kamu akan berenang bersama buaya raksasa yang memiliki tinggi 5 meter dan berat hingga 700 kg. Kamu akan berada di dalam tabung berbahan kaca akrilik yang berbentuk silinder dengan diameter sekitar 1,8 meter.
     

    Tabung ini memiliki kedalaman sekitar 4 meter, sehingga kamu bisa berada dalam air bersama buaya. Meski hanya terbuat dari kaca akrilik, tabung ini memiliki ketebalan yang dirancang khusus untuk menahan tekanan air dan memastikan keselamatan.
     
    Tujuannya adalah memberi pengalaman ekstrem dan dekat dengan predator tanpa bahaya langsung. Bayangkan adrenalin yang mengalir saat kamu masuk ke dalam kolam berisi buaya raksasa tersebut.
     
    Sebelum masuk ke tabung, kami diminta berganti pakaian renang. Petugas lalu mengarahkan kami untuk menuruni tangga ke dalam tabung. Setelah berada di dalam, kami diminta duduk terlebih dahulu agar tabung bisa dipindahkan ke dalam salah satu dari tiga kolam buaya yang tersedia. Kolam yang kami masuki ternyata dihuni oleh seekor buaya besar bernama Leo.
     
    “Buaya ini bernama Leo, dia ditangkap di Finnis River Station. Dia diberi nama sesuai pemilik stasiun, Leo Venturin. Meski beratnya 750 kg, dia sangat lincah dan sangat cepat,”  kata Sales Marketing Croc Cove, Gabrielle Deacon.
     
    Begitu tabung mulai diturunkan perlahan ke dalam air, suasana langsung berubah. Setelah seluruh bagian tabung masuk ke dalam kolam, petugas meminta kami untuk berdiri. Di saat itulah ketegangan mulai terasa.
     
    Leo, sang buaya, perlahan berenang mendekati tabung, mengitari kami dalam lingkaran lambat dan tenang, tapi mengintimidasi. Sesekali, kami bisa menatap langsung ke matanya. Jarak antara kami dan rahangnya yang tajam hanya dipisahkan oleh lapisan akrilik. Rasanya seperti berhadapan langsung dengan predator purba dalam diam, tapi penuh ancaman.
     
    Kami berada di dalam tabung selama 15 menit penuh. Setiap detiknya terasa begitu nyata dan menegangkan. Namun, bagian paling mendebarkan datang di akhir sesi. Di menit-menit terakhir, petugas melakukan atraksi khusus.
     

    Leo diberi makan menggunakan tongkat panjang yang diberi daging di ujungnya. Ujung tongkat itu ditempatkan tepat di depan tabung kami, membuat Leo meloncat, membuka rahangnya lebar-lebar, seolah-olah ingin menerkam kami.
     
    Dari dalam tabung, sensasinya seperti sedang dimangsa secara perlahan. Suara air terciprat, gigi-gigi besar mengatup, dan kami menjerit karena terkaget dengan mata membelalak. Benar-benar pengalaman yang memacu adrenalin.
    Harga tiket berenang bersama buaya

    Atraksi memberi makan buaya di Cage of Death, Darwin. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian
     
    Kalau tertarik untuk merasakan sensasi berenang bersama buaya, kamu bisa membeli tiket seharga 295 dolar Australia (Rp3,1 juta) untuk dua orang dalam satu kandang. Sedangkan untuk satu orang, dikenakan harga sebesar 195 dolar Australia (Rp2,1 juta).
     
    Tak kalah seru, di Crocosaurus Cove juga ada atraksi feeding show, saat para pawang memberi makan buaya-buaya raksasa dengan daging mentah yang digantungkan tinggi di atas air. 
    ?
    Perjalanan kali ini bukan cuma tentang destinasi, tapi juga tentang keluar dari zona nyaman, menghadapi rasa takut, dan menemukan cerita di balik setiap langkah. Dan di Darwin, cerita itu datang dengan rahang besar dan gigi tajam.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (KIE)

  • SMBC Indonesia Bagi Dividen Rp562 Miliar, Bongkar Susunan Direksi

    SMBC Indonesia Bagi Dividen Rp562 Miliar, Bongkar Susunan Direksi

    Jakarta: PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) kembali menegaskan komitmen transformasinya melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta. 
     
    Salah satu poin penting dalam rapat ini adalah penetapan susunan baru Direksi dan Dewan Komisaris, serta keputusan pembagian dividen dari laba bersih tahun buku 2024.
     
    Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar, menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi dan komisaris sebelumnya yang telah memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan perusahaan.

    “SMBC Indonesia hari ini kembali mencatatkan tahapan penting dalam perjalanan transformatifnya. Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran komisaris dan direksi sebelumnya yang sudah berkontribusi secara maksimal dalam pertumbuhan bisnis SMBC Indonesia dalam masa jabatannya, sembari menyambut jajaran baru dengan harapan bahwa bersama, kita bisa mempertahankan kinerja baik yang telah dicapai sepanjang tahun 2024 ke depannya,” ujar Henoch dalam keterangan tertulis, Selasa, 22 April 2025.
     
    Beberapa perubahan penting yang disetujui dalam RUPST antara lain pengangkatan Michellina Laksmi Triwardhany dan Jun Saito sebagai Wakil Direktur Utama, serta Yuki Terayama sebagai Direktur.
     

    Susunan direksi SMBC Indonesia per April 2025
    Direktur Utama: Henoch Munandar
    Wakil Direktur Utama: Jun Saito
    Wakil Direktur Utama: Michellina Laksmi Triwardhany
    Direktur: Dini Herdini
    Direktur: Atsushi Hino
    Direktur: Yuki Terayama
    Direktur: Merisa Darwis
    Direktur: Hanna Tantani
    Susunan dewan komisaris
    Komisaris Utama: Chow Ying Hoong
    Komisaris: Takeshi Kimoto
    Komisaris Independen: Ninik Herlani Masli Ridhwan
    Komisaris Independen: Onny Widjanarko
    Komisaris Independen: Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono
    Komisaris: Marita Alisjahbana
    SMBC Indonesia cetak laba Rp2,8 triliun
    Kinerja keuangan SMBC Indonesia sepanjang tahun 2024 juga patut diacungi jempol. Bank ini membukukan total aset konsolidasi sebesar Rp241,1 triliun, tumbuh 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih setelah pajak pun melonjak 19 persen menjadi Rp2,8 triliun.

    Tebar dividen Rp562,6 miliar
    Dari total laba bersih tersebut, 20 persen atau sekitar Rp562,6 miliar akan dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen tunai. Jika dihitung, nilainya sekitar Rp52,85 per lembar saham.
     
    Sementara itu, sisa laba bersih yang tidak dibagikan akan dicatatkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur modal perusahaan.
     
    “Kami berharap ini bisa menjadi momentum baik bagi tahapan transformasi merek SMBC Indonesia, sehingga dapat terus memantik optimisme kami untuk terus mencatatkan performa positif guna memberikan dampak positif yang lebih bermakna bagi para nasabah, pemegang saham, pemangku kepentingan, dan masyarakat Indonesia,” ucap Henoch.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Sama-sama Online Tapi Tak Sama, Apa Perbedaan Uang Digital dan Bitcoin?

    Sama-sama Online Tapi Tak Sama, Apa Perbedaan Uang Digital dan Bitcoin?

    Jakarta: Di era digital seperti sekarang, transaksi keuangan makin praktis dengan kehadiran uang digital. 
     
    Kita bisa beli makanan, bayar tagihan, atau transfer ke teman cukup lewat e-wallet atau mobile banking. 
     
    Tapi, pernah nggak sih kamu kepikiran apa bedanya uang digital yang kamu pakai sehari-hari dengan Bitcoin yang lagi hits di dunia investasi?

    Mengutip dari Pintu Academy, Bitcoin dan uang digital punya perbedaan mendasar, mulai dari cara kerja hingga kontrol sistemnya. Yuk, kita bedah satu per satu!

    Uang digital
    Uang digital sejatinya adalah representasi dari uang fiat (seperti rupiah atau dolar) yang tersimpan dalam bentuk saldo. Bisa di bank digital, e-wallet, atau aplikasi pembayaran lain. 
    Transaksi lewat uang digital memang cepat dan sudah bisa lintas negara, seperti ke Malaysia, Thailand, atau Singapura.
     
    Tapi, sistem ini tetap dikendalikan oleh penyedia jasa. Mulai dari limit transaksi, biaya layanan, sampai waktu penyelesaian yang bisa memakan waktu beberapa hari. Artinya, kamu tetap bergantung pada lembaga keuangan yang jadi pihak ketiga.
     

    Bitcoin
    Berbeda dengan uang digital, Bitcoin adalah mata uang kripto berbasis teknologi blockchain. Sifatnya desentralisasi alias nggak dikendalikan oleh satu lembaga pun. 
     
    Transaksi Bitcoin bisa dilakukan antar pengguna tanpa perlu bank atau penyedia layanan lainnya.
     
    Bitcoin memungkinkan kamu mengirim dan menerima dana secara langsung, dengan waktu konfirmasi sekitar 10 hingga 60 menit. 
     
    Selain itu, biaya transaksinya fleksibel, tergantung dari kondisi jaringan dan keputusan pengguna. Cocok buat kamu yang pengin kontrol penuh atas dana sendiri.
    Desentralisasi vs Sentralisasi
    Poin paling krusial dalam membedakan Bitcoin dan uang digital adalah konsep pengelolaannya:
     
    Bitcoin = Desentralisasi. Siapa pun bisa bergabung, semua transaksi transparan, dan tidak ada pihak yang bisa memblokir atau mengontrol dana kamu.
     
    Uang Digital = Sentralisasi. Kamu harus percaya pada bank atau platform yang menyimpan dan mengatur akses ke saldo kamu.
     
    Uang digital dan Bitcoin punya perannya masing-masing. Uang digital cocok buat kebutuhan sehari-hari karena praktis dan sudah banyak diterima. 
     
    Sementara Bitcoin menawarkan alternatif yang lebih bebas, transparan, dan tahan sensor bagi kamu yang ingin kontrol lebih atas aset digital.
     
    Jadi, kamu tim uang digital atau Bitcoin?
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Boeing Kena Batunya! Tiongkok Balikin Pesawat Gara-Gara Perang Dagang Trump

    Boeing Kena Batunya! Tiongkok Balikin Pesawat Gara-Gara Perang Dagang Trump

    Jakarta: Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok kembali memakan korban. Kali ini, bukan barang elektronik atau produk pertanian, tapi sebuah pesawat jet Boeing 737 MAX yang dikembalikan oleh maskapai asal Tiongkok.

    Boeing 737 MAX dikirim balik ke AS
    Melansir The Guardian, Selasa, 22 April 2025, Jet Boeing 737 MAX yang semestinya dikirimkan ke Xiamen Airlines, Tiongkok, justru kembali mendarat di Seattle, Amerika Serikat, pada Minggu (waktu setempat). Pesawat ini sempat transit untuk isi bahan bakar di Guam dan Hawaii dalam perjalanan pulangnya sejauh 8.000 km.
     
    Pesawat ini merupakan salah satu dari beberapa unit 737 MAX yang menunggu penyelesaian akhir di fasilitas Boeing di Zhoushan sebelum pengiriman resmi. Namun karena efek domino tarif perdagangan, pesawat ini batal diterima dan dipulangkan.
     

    Gara-gara tarif fantastis
    Peristiwa ini terjadi setelah Presiden AS, Donald Trump, menaikkan tarif impor barang dari Tiongkok hingga 145 persen. Sebagai balasan, Tiongkok memberlakukan tarif 125 persen untuk produk-produk Amerika, termasuk pesawat.
     
    Tarif setinggi itu membuat nilai pasar pesawat baru seperti 737 MAX yang berkisar USD55 juta menjadi tidak masuk akal secara ekonomi bagi maskapai. Pemerintah Tiongkok bahkan dikabarkan meminta maskapai lokal untuk menghentikan sementara pembelian suku cadang dan peralatan pesawat dari perusahaan AS, termasuk Boeing.
    130 pesanan Boeing dari Tiongkok bisa gagal
    Menurut data dari Airways Mag, dalam buku pesanan Boeing terdapat 130 pesawat yang dijadwalkan untuk dikirim ke perusahaan-perusahaan Tiongkok hingga akhir Maret. Namun, dengan eskalasi perang dagang yang terjadi, pengiriman ini berada di ujung tanduk.

    Belum diketahui apakah keputusan untuk mengembalikan pesawat dibuat oleh Xiamen Airlines atau atas desakan otoritas Tiongkok. Baik pihak Boeing maupun Xiamen Airlines belum memberikan komentar.

    CEO Boeing: Jangan tutup pasar!
    Menariknya, hanya beberapa jam sebelum pengumuman tarif “hari kebebasan” oleh Trump, CEO Boeing Kelly Ortberg sempat menyuarakan kekhawatiran di hadapan Senat AS.
     
    “Kami menjual sekitar 80 persen pesawat kami ke luar negeri dan ingin menghindari situasi di mana pasar-pasar tertentu menjadi tertutup bagi kami,” kata Ortberg.
     
    Ortberg juga mengungkapkan bahwa Boeing memiliki sekitar setengah triliun dolar pesanan yang masih tertunda, dan kebijakan semacam ini bisa mengganggu seluruh proses pengiriman.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)