Category: Medcom.id News

  • 7 Cara Mengusir Aura Negatif dari Tempat Usaha Biar Cuan Makin Lancar!

    7 Cara Mengusir Aura Negatif dari Tempat Usaha Biar Cuan Makin Lancar!

    Jakarta: Membangun tempat usaha bukan cuma soal produk dan strategi marketing. Kadang, suasana hati di dalam ruangan juga ikut menentukan lancar tidaknya bisnis kamu.
     
    Kalau kamu pernah merasa tempat usahamu terasa “berat”, rezeki seret, atau karyawan tidak bersemangat, bisa jadi ada aura negatif yang mengendap. 
     
    Tenang, ada banyak cara sederhana yang bisa kamu coba untuk mengusir energi negatif dan menggantinya dengan vibe yang lebih positif dan produktif!

    Merangkum laman Sahabat Pegadiaan, berikut ini tujuh cara membersihkan tempat usaha dari aura negatif yang terbukti bisa bikin suasana lebih segar, nyaman, dan bikin cuan makin lancar.

    1. Buat bersih-bersih bukan sekadar rutinitas
    Debu dan kotoran bukan cuma ganggu kesehatan, tapi juga bisa “mengunci” energi negatif di ruang usahamu. Mulailah dari hal dasar: sapu, pel, lap meja, dan buang sampah secara rutin.
     
    Ruang yang bersih dan rapi akan terasa lebih ringan dan menyenangkan. Bonusnya? Pelanggan betah, karyawan semangat, dan semesta pun lebih senang!
    2. Tata letak bukan cuma estetika
    Coba tengok sekelilingmu. Apakah ruang kerjamu terasa sesak atau membosankan? Mengatur ulang tata ruang, menambah pencahayaan, dan memberi sentuhan dekorasi bisa membantu memperbaiki aliran energi.
     
    Pindahkan barang yang tidak perlu, beri warna cerah, atau pasang lukisan yang membangkitkan semangat. Ruangan yang lapang dan hidup akan memengaruhi semangat kerja secara tidak langsung.
     

    3. Taruh tanaman hias
    Percaya atau tidak, tanaman adalah sahabat terbaik aura positif. Letakkan tanaman di sudut ruangan, dekat pintu, atau di atas meja resepsionis.

    4. Taruh aromaterapi
    Coba hadirkan aroma terapi di tempat usaha. Selain bikin ruangan wangi, aromanya juga bisa bantu menenangkan pikiran, menghilangkan stres, dan menarik pelanggan.

    5. Ciptakan lingkungan kerja yang bikin betah
    Jangan abaikan faktor manusia! Lingkungan kerja yang nyaman, suportif, dan penuh respek adalah fondasi utama energi positif.

    6. Bangun budaya kerja yang seru dan sehat
    Budaya kerja yang positif dan menyenangkan sangat berpengaruh pada energi harian di tempat usaha. 
     
    Ciptakan rutinitas kecil yang menyenangkan seperti morning briefing santai, stretching bareng, atau sekadar putar playlist semangat di pagi hari.
    7. Atur pencahayaan, biar rezeki nggak tertutup bayangan
    Pencahayaan yang baik bukan cuma soal visibilitas, tapi juga memengaruhi mood dan energi kerja.
     
    Buka tirai, biarkan sinar matahari masuk, atau tambahkan lampu hangat di area kerja. Cahaya alami membantu meningkatkan fokus, semangat, dan membuat suasana lebih hidup.
     
    Tempat usaha yang nyaman, bersih, dan penuh energi positif bukan hal mistis, tapi bisa kamu ciptakan sendiri! 
     
    Dengan 7 cara sederhana di atas, kamu bisa membuat suasana kerja lebih produktif, pelanggan makin betah, dan rezeki pun makin deras.
     
    Yuk, mulai dari yang kecil. Karena bisnis yang besar selalu berawal dari aura yang baik

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap Bidik Pelaku Wisata

    Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap Bidik Pelaku Wisata

    Bali: Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap mulai menyasar pelaku wisata seperti yang terjadi di Swiss-belResort Pecatu. Penggunaan PLTS atap ini diperkirakan dapat menghasilkan energi bersih sebesar 246.316 kWh per tahun.

    Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap transisi menuju energi bersih dan komitmen jaringan hotel asal Hong Kong ini dalam mewujudkan eco-tourism yakni konsep wisata yang bertanggung jawab dan minim dampak terhadap lingkungan.

    Hal ini pun selaras dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 5 Tahun 20221 yang berisi dorongan pemerintah agar sektor pariwisata, khususnya perhotelan, dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mulai beralih ke sumber energi terbarukan.

    Provinsi Bali memiliki potensi energi surya yang besar, hampir sekitar 22 GW2 . Dari total tersebut, potensi PLTS atap diperkirakan mencapai 3,3 hingga 10,9 GW. Hingga saat ini pemanfaatan energi tersebut baru mencapai sekitar 8,91 MWp.

    Dengan potensi sebesar itu, pulau Bali sebenarnya berpeluang untuk memenuhi kebutuhan listriknya secara mandiri melalui sumber-sumber energi terbarukan. Inisiatif pemasangan PLTS atap oleh Swiss-belResort Pecatu selaras dengan program Bali Mandiri Energi yang baru saja diluncurkan.

    Akselerasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dibutuhkan agar program ini dapat terlaksana dengan baik dan meningkatkan citra pariwisata Bali di mata domestik dan dunia. 

    Dalam pemasangan PLTS atap ini, Swiss-belResort Pecatu bekerja sama dengan Xurya Daya Indonesia (Xurya). Xurya adalah perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Indonesia yang memiliki visi untuk merevolusi industri energi di Indonesia. 

    Managing Director, Xurya Eka Himawan menuturkan dengan memberikan solusi lengkap, mulai dari desain teknis, pengurusan izin, hingga pengoperasian dan pemeliharaan, Xurya memastikan pelaku usaha dapat beralih ke energi surya dengan mudah dan sesuai dengan peraturan pemerintah.

    “Sektor perhotelan memegang peranan penting dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau. Dengan pemanfaatan PLTS atap, Swiss-Belresort Pecatu ini tidak hanya mencerminkan efisiensi energi tetapi juga berkontribusi besar dalam pengurangan emisi karbon sebesar 220.207 kilogram per tahun atau setara dengan menanam sekitar 2.953 pohon,” tegas dia dikutip Senin, 27 Mei 2025.

    Dia berharap inisiatif ini dapat mendorong lebih banyak sektor perhotelan untuk beralih ke energi terbarukan dan turut mendukung upaya Indonesia dalam mencapai tujuan keberlanjutan energi.
     
    Sampai saat ini, Xurya berhasil mengoperasikan PLTS atap dengan kapasitas lebih dari 100 MW di lebih dari 100 perusahaan dari berbagai segmen industri yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

    Sebagai salah satu ikon pariwisata dunia, Bali terus memperkuat langkah-langkah konkret dalam mewujudkan pariwisata hijau dan penggunaan energi terbarukan.

    Upaya Swiss-belResort Pecatu dalam mengadopsi PLTS atap menjadi langkah awal yang mendukung terwujudnya Bali Mandiri Energi, sekaligus menjadi bukti pelaku industri pariwisata Bali mampu mengambil peran strategis dalam mendukung transisi energi, sekaligus menjaga harmoni antara alam, budaya, dan masyarakat lokal.

    Sementara itu, President Director PT. Tujuh Havenindo Hotel yang menaungi Swiss-belResort Pecatu  Ricky Teguh Utama Argawa menjelaskan Swiss-belResort Pecatu dapat menjadi pelopor di jaringan Swiss-Belhotel International dalam pengoperasian PLTS atap.

    “Sebagai bagian dari industri pariwisata, khususnya perhotelan, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk mendukung transisi menuju energi bersih dan misi untuk mewujudkan pariwisata hijau,” ujar dia.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (SAW)

  • Tingkat Gagal Bayar Semakin Menurun dengan Kredit Bertahap

    Tingkat Gagal Bayar Semakin Menurun dengan Kredit Bertahap

    Jakarta: Dalam kondisi ekonomi yang terus berubah dan tidak menentu, semakin banyak milenial Indonesia yang menghadapi tantangan dalam mengelola keuangannya. Di tengah kebutuhan akan fleksibilitas finansial, kartu kredit justru sering disalahpahami sebagai sumber risiko, terutama karena stigma seputar gagal bayar (galbay) dan kredit macet. 

    Data internal Honest Card menunjukkan bahwa pengguna usia 21–30 tahun memiliki risiko gagal bayar (galbay) yang paling tinggi dibanding kelompok usia lainnya. Secara umum, tingkat keterlambatan pembayaran cenderung menurun seiring meningkatnya kelompok usia. 

    Hal ini bukan semata soal usia, melainkan soal kesiapan dan pemahaman terhadap cara kerja produk kredit. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi dan kontrol keuangan sejak dini, terutama bagi pengguna pemula.

    Karena itu, dibutuhkan produk kredit yang tidak hanya memberi akses, tetapi juga mendampingi dan membentuk kebiasaan finansial yang sehat. Honest Card hadir sebagai solusi kartu kredit non-bank yang lebih adaptif, transparan, dan selaras dengan kemampuan serta perilaku pengguna.

    Sejak diluncurkan, Honest Card mencatat pertumbuhan pengguna yang signifikan. Dalam periode kuartal 4 2024 hingga kuartal 1 2025, jumlah pengguna tumbuh sebesar 66 persen. Kelompok usia 36-50 tahun menjadi demografi dominan, sementara pengguna milenial dan Gen Z meningkat hampir 2x lipat dibanding tahun sebelumnya. 

    Sebagian besar transaksi terjadi pada kategori kebutuhan harian seperti e-commerce, transportasi, dan groceries, yang mengindikasi bahwa kartu kredit mulai dimanfaatkan sebagai alat pembayaran yang praktis untuk mengatur pengeluaran sehari-hari, bukan sekadar konsumsi impulsif atau simbol gaya hidup.

    Untuk mengatasinya Honest Card membangun sistem kredit yang bertahap dan adaptif, menyesuaikan dengan kondisi keuangan pengguna. Fitur-fitur seperti kenaikan limit otomatis tiap bulan bagi pengguna yang rutin membayar tepat waktu dan pengembalian 100% biaya admin bagi yang melunasi tagihan telah terbukti mendorong terbentuknya perilaku finansial yang lebih sehat.

    “Kami percaya, akses kredit yang sehat harus dimulai dari pemahaman yang realistis terhadap kondisi keuangan pengguna. Banyak orang sebenarnya ingin tertib secara finansial, tapi sistem yang rumit dan tidak berpihak justru membuat mereka terjebak,” ujar Head of Operations Honest Card Panji Puntadewa, Senin, 27 Mei 2025.

    Strategi ini terbukti efektif dalam menekan risiko gagal bayar. Honest Card mencatat penurunan angka kasus keterlambatan pembayaran sebesar 24 persen sejak diluncurkannya fitur-fitur berbasis perilaku pengguna seperti kenaikan limit otomatis dan pengembalian biaya admin. 

    Bahkan, lebih dari 30 persen pengguna Honest Card rutin membayar penuh dan melunasi tagihannya setiap bulan. Sebuah pencapaian yang mencerminkan efektivitas sistem berbasis edukasi dan kontrol mandiri.

    “Karena itu, Honest Card dibangun dengan pendekatan yang memberi ruang untuk belajar, bertumbuh, dan membangun profil kredit yang sehat, yang minim risiko hutang yang menumpuk.”

    Kredit untuk Membangun Profil Finansial

    Honest Card mengusung pendekatan kredit yang bertujuan membangun profil keuangan jangka panjang, bukan sekadar memberikan akses instan ke limit besar. Pendekatan ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan pengguna, terutama bagi mereka yang baru memulai perjalanan kredit. 

    Dengan sistem limit yang bertahap dan disesuaikan dengan perilaku penggunaan, Honest Card tidak hanya memberi keleluasaan dalam pembayaran, tetapi juga melindungi pengguna dari risiko akumulasi utang yang melebihi kapasitas finansial. 

    Di saat yang sama, sistem ini mendorong disiplin dan tanggung jawab, sehingga membantu membentuk fondasi finansial yang sehat sejak awal.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (SAW)

  • Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok! Turun Rp28 Ribu, Kini Mulai di Bawah Rp1 Juta!

    Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok! Turun Rp28 Ribu, Kini Mulai di Bawah Rp1 Juta!

    Jakarta: Harga emas batangan Antam pagi ini terperosok cukup dalam! Setelah beberapa hari menunjukkan performa tinggi, kini harga emas keluaran PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun tajam sebesar Rp28 ribu per gram.
     
    Mengacu situs resmi Logam Mulia, Rabu, 28 Mei 2025, harga emas 1 gram kini dibanderol Rp1.895.000, turun dari posisi sebelumnya di angka Rp1.923.000 per gram.
     
    Tidak hanya harga beli, harga buyback atau jual kembali emas Antam juga ikut terkoreksi tajam. Hari ini, harga buyback turun sebesar Rp28 ribu ke angka Rp1.739.000 per gram.
    Harga emas 0,5 gram kembali di bawah Rp1 juta
    Kabar gembira untuk kamu yang ingin mulai investasi emas dengan modal kecil. Harga emas batangan ukuran 0,5 gram hari ini kembali di bawah Rp1 juta, tepatnya di angka Rp997.500.

    Ini tentu menjadi momentum menarik untuk kamu yang ingin mencicil investasi logam mulia tanpa harus keluar uang besar.

    Daftar harga emas Antam hari ini
    Berikut ini adalah harga terbaru emas Antam berdasarkan pecahan yang tersedia:
     
    Emas batangan 0,5 gram: Rp997,5 juta.
    Emas batangan 1 gram: Rp1,895 juta.
    Emas batangan 2 gram: Rp3,730 juta.
    Emas batangan 3 gram: Rp5,570 juta.
    Emas batangan 5 gram: Rp9,250 juta.
    Emas batangan 10 gram: Rp18,445 juta.
    Emas batangan 25 gram: Rp45,987 juta.
    Emas batangan 50 gram: Rp91,895 juta.
    Emas batangan 100 gram: Rp183,712 juta.
    Emas batangan 250 gram: Rp459,015 juta.
    Emas batangan 500 gram: Rp917,820 juta.
    Emas batangan 1.000 gram: Rp1,835 miliar. 
     
    Bagi kamu yang masih menunda investasi emas, penurunan harga hari ini bisa menjadi kesempatan emas. Terutama karena harga pecahan kecil sudah kembali di bawah Rp1 juta
     
    Tetap bijak dalam merencanakan investasi. Jangan lupa, emas adalah instrumen jangka panjang. Jadi, kalau harga hari ini turun, jangan panik—justru bisa jadi peluang!
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • IHSG Pagi Ini Nanjak! Begini Proyeksinya

    IHSG Pagi Ini Nanjak! Begini Proyeksinya

    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini, Rabu 28 Mei 2025, dibuka dengan semangat baru! IHSG naik 35,97 poin atau setara 0,50 persen ke level 7.234,94. 
     
    Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga ikut menguat 2,94 poin atau 0,36 persen ke posisi 821,12.
     
    Melansir Antara, Rabu, 28 Mei 2025, penguatan ini sejalan dengan proyeksi analis yang melihat kombinasi sentimen domestik dan global sebagai penopang utama pergerakan indeks.

    “Berdasarkan sentimen dalam dan luar negeri, IHSG berpeluang menguat pada hari ini,” kata Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas

    Penurunan bunga BI dan LPS 
    Salah satu faktor utama yang mendukung penguatan IHSG berasal dari dalam negeri, yaitu kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang kini berada di level 5,5 persen. Kebijakan ini mulai menunjukkan dampaknya, terutama di sektor perbankan.
     

    Tak hanya itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga memangkas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP), yang bisa memberikan dorongan tambahan untuk dunia perbankan. Rupiah di bank umum dari 4,25 persen menjadi 4,00 persen, Valas di bank umum dari 2,25 persen menjadi 2,00 persen, dan BPR dari 6,75 persen menjadi 6,50 persen
     
    Penyesuaian ini akan berlaku mulai 1 Juni hingga 30 September 2025. Pelonggaran ini diharapkan mendorong aktivitas kredit dan investasi, serta memperkuat sektor riil.
    Investor menanti risalah FOMC dan data inflasi AS
    Dari sisi global, pelaku pasar juga sedang memantau data ekonomi penting dari Amerika Serikat. The Federal Reserve akan merilis risalah pertemuan FOMC pada Kamis, 29 Mei 2025, yang bisa memberikan petunjuk arah kebijakan suku bunga ke depan.
     
    Selain itu, data personal income, personal spending, dan indeks PCE prices, indikator inflasi favorit The Fed, akan dirilis pada Sabtu, 30 Mei. Ekspektasinya, indeks core PCE akan naik 0,1 persen (month to month) di April 2024, setelah stagnan di bulan sebelumnya.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Interport Perkuat Indonesia Timur Lewat Logistik dan Energi Bersih

    Interport Perkuat Indonesia Timur Lewat Logistik dan Energi Bersih

    Jakarta: Indonesia Timur menyimpan potensi besar, tapi sering kali tertinggal dalam pembangunan infrastruktur dan distribusi logistik. 
     
    Di sisi lain, tuntutan global akan energi bersih semakin mendesak. Tantangan besar inilah yang dijawab oleh Interport, anak usaha PT Indika Energy Tbk, lewat pendekatan logistik dan energi ramah lingkungan yang saling terintegrasi.
     
    Dalam gelaran Indonesia Maritime Week 2025 di Jakarta, Interport mempertegas komitmennya untuk membangun ekosistem logistik terpadu dari hulu ke hilir, khususnya di Papua, Kalimantan, dan Sulawesi. 

    Lewat tiga pilar utama yaitu Liquid Terminal, Bulk Terminal, dan Port Investment-Interport hadir bukan sekadar mengirim barang, tapi menyambung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
     

    Interport hadir di jantung logistik Indonesia timur
    Infrastruktur milik Interport tersebar strategis dari barat hingga timur Indonesia. Beberapa fasilitas kunci yang sudah dibangun dan beroperasi antara lain:
     
    – Offshore Supply Base di Sorong (2017) untuk mendukung eksplorasi migas Selat Makassar dan Tangguh.
    – Terminal BBM di Kariangau (Kaltim) berkapasitas >97 ribu KL dengan teknologi in-line blending.
    – Pengelolaan dermaga proyek nikel di Morowali (Sulteng) dengan kapasitas 3,64 juta ton bijih/tahun.
    – Fasilitas 3PL (Third Party Logistics) di Ternate dan Makassar.
    – Freight Forwarding & Consolidation Hub di Pelabuhan Mirah, Surabaya.
    – Distribusi stok curah (Vendor Managed Inventory) di Tanah Grogot.
    – Ship-to-ship transshipment dari Tanah Merah Terminal ke Teluk Adang, Kaltim.
     
    “Keberadaan infrastruktur di wilayah timur bukan hanya tentang akses, tetapi menciptakan ekosistem logistik yang terhubung dari hulu ke hilir. Ini membuka lapangan kerja dan mengakselerasi distribusi komoditas,” jelas Direktur PT Indika Logistic Support & Services dan General and Container Port Business Deputy Director PT Interport Mandiri Utama, Restrimaya Susiwi dalam keterangan tertulis, Rabu, 28 Mei 2025.
    Biodiesel B40 jadi langkah nyata kurangi emisi 
    Tak hanya membangun pelabuhan dan gudang, Interport juga menjawab tantangan energi bersih. Sejalan dengan Permen ESDM No. 12/2024 tentang percepatan transisi energi, Interport menyediakan B40 Biodiesel, yakni bahan bakar dengan 40 persen kandungan minyak nabati.
     
    Dibandingkan solar biasa (B0), B40 mampu menurunkan emisi karbon hingga 37 persen. Data menunjukkan:
     
    – Emisi B0: 0,00266 ton CO?e/liter
    – Emisi B40: 0,00166 ton CO?e/liter
     
    Langkah ini bukan hanya strategi bisnis, tapi kontribusi nyata terhadap penurunan emisi karbon secara nasional dan global.
    Tiga pilar solusi interport
    1. Liquid terminal
    Fasilitas ini dirancang menyimpan dan menangani bahan cair skala besar seperti bahan bakar minyak dan petrokimia, dilengkapi sistem keamanan tinggi serta pengelolaan modern.
     
    2. Bulk terminal
    Diperuntukkan untuk bongkar muat barang curah kering seperti batu bara, bijih nikel, hingga hasil pertanian. Prosesnya cepat, aman, dan ramah lingkungan.
     
    3. Port investment
    Interport aktif mengembangkan pelabuhan baru serta meningkatkan fasilitas pelabuhan yang ada guna membangun ekosistem logistik nasional yang berdaya saing.
     
    “Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan kolaborasi dengan pemain global seperti ExxonMobil Lubricant Indonesia, Portek International, ICTSI, POSCO, dan PT Vale Indonesia. Ini adalah kunci transformasi logistik di wilayah timur,” ujar Restrimaya.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Museum Marketing Philip Kotler Hadir di Indonesia

    Museum Marketing Philip Kotler Hadir di Indonesia

    Jakarta: Dunia pemasaran mencatat tonggak sejarah baru. Museum pemasaran pertama di dunia yang mengusung nama Philip Kotler, tokoh legendaris dalam dunia pemasaran modern, resmi hadir di Jakarta dengan nama Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya.

    Peluncuran museum ini dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-94 Prof. Philip Kotler. Sosok yang dikenal sebagai “Bapak Marketing Modern” ini meresmikan museum secara online dari Chicago, Amerika Serikat.

    “Saya selalu memiliki kedekatan khusus dengan Indonesia. Saya sudah beberapa kali berkunjung dan setiap kali datang, saya selalu merasa terinspirasi. Indonesia telah menjadi sumber ide-ide pemasaran yang segar. Indonesia menjadi sebuah contoh nyata dari semangat ‘Asia to the World’ dalam dunia marketing,” ujar Philip Kotler dikutip Senin, 27 Mei 2025.

    Founder & Chair of MCorp, Brian Yuliarto  turut meresmikan Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya melalui sebuah video sambutan.

     “Menjadi sebuah kehormatan besar bagi saya untuk turut meresmikan museum ini meski secara online. Kita tahu Philip Kotler sebagai tokoh besar yang telah mentransformasi dunia pemasaran dengan gagasannya yang visioner. Museum ini sekadar sebagai tempat untuk mengenang sebuah pemikiran tetapi juga wahana pembelajaran yang hidup,” ujar Brian Yuliarto.

    Hermawan  Kartajaya, Founder & Chair MCorp saat acara peresmian di MCorp Main Campus Jakarta menuturkan museum ini berakar dari pendirian Museum Marketing 3.0 pada tahun 2011 yang terletak di Museum Puri Lukisan, Ubud, Bali.

    “Museum ini saya inisiasi dan diresmikan langsung oleh Philip Kotler bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-80 bekerja sama dengan keluarga Kerajaan Ubud,” ujar dia.

    Kini, dengan tampilan dan konsep baru yang lebih relevan, Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya hadir di Jakarta untuk menjangkau lebih banyak pelaku bisnis, pegiat pemasaran, hingga akademisi. Hermawan juga menjelaskan bahwa Museum ini terdiri dari enam bagian, dimulai dari area penghormatan kepada keluarga Kerajaan Ubud, lalu masuk ke tiga area inti: Key Elements of Marketing, Tech Marketing, dan Entrepreneurial Marketing, yang masing-masing mencerminkan pilar dasar dari konsep museum ini.

    “Sebagai studi kasus nyata, kami juga menampilkan transformasi digital dari PT Kereta Api Indonesia serta inisiatif digitalisasi inovatif dari Bank Mandiri yang merepresentasikan implementasi nyata marketing masa kini,” ungkap Hermawan.

    Tiga Pilar Utama Museum ini menyuguhkan pengalaman edukatif berbasis teknologi dengan visualisasi konsep-konsep pemasaran yang telah dikembangkan Philip Kotler dan Hermawan Kartajaya.

    Pengunjung akan diajak menjelajahi tiga area utama: 1. Key Element of Marketing Menjelaskan konsep fundamental pemasaran seperti 5 Drivers, 4C Diamond Analysis, dan 9 Core Elements of Marketing. 2. Tech Marketing Menampilkan evolusi pemasaran dari Marketing 1.0 (Product-Centric) hingga Marketing 6.0 (Immersive).

     Area ini diperkuat dengan video mapping dan gamifikasi interaktif berbasis Augmented Reality (AR) untuk pengalaman yang imersif dan menyenangkan buah kerja sama dengan Assemblr, startup teknologi asli Indonesia.

     Entrepreneurial Marketing Mengusung konsep OMNIHOUSE Model, yang memadukan elemen CI-EL (Creativity, Innovation, Entrepreneurship, Leadership) dan PI-PM (Productivity, Improvement, Professionalism, Management) sebagai pendekatan holistik dalam kewirausahaan.

    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) menampilkan perjalanan transformasi digital mereka dalam museum ini. Bank Mandiri menghadirkan empat pilar transformasi: People, Process, Technology, dan ESG.

    Dimulai dari pembangunan budaya M-DNA di seluruh insan Mandirian, inovasi layanan melalui Smart Branch, integrasi digital melalui Livin’, Livin’ Merchant, dan Kopra, hingga komitmen pada praktik berkelanjutan yang menyentuh aspek sosial dan lingkungan. 

    “Peresmian museum ini merupakan momen penting bagi kami sebagai mitra yang ikut berkontribusi. Kami percaya, museum ini bisa menjadi tempat belajar bersama, termasuk dalam membagikan perjalanan transformasi yang telah dilakukan Bank Mandiri. Kami harap, museum ini bisa ikut mendorong peningkatan kemampuan masyarakat Indonesia di bidang pemasaran dan bisnis,” ujar Darmawan Junaidi, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 

    Sementara itu, KAI memperlihatkan evolusi layanan transportasi nasional dari masa pasca kemerdekaan hingga era digital saat ini. Fase awal ditandai dengan operasional manual dan infrastruktur dasar, yang kemudian bertransformasi menjadi sistem berbasis digital melalui aplikasi KAI Access, e-ticketing, dan integrasi multi-layanan.

    “Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari museum ini. Keterlibatan kami merupakan bentuk kontribusi nyata bahwa sektor transportasi juga bisa menjadi pelaku utama dalam perubahan pola pemasaran modern. Harapannya, kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem pemasaran Indonesia,” ujar Didiek Hartantyo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero).

    Kini, KAI melangkah ke fase prediktif dan personal, menghadirkan face recognition check-in, pelacakan real-time, sistem pembayaran lintas platform, hingga fitur carbon footprint tracker. Kedua perusahaan ini menjadi bukti konkret bahwa transformasi digital di Indonesia bukan sekadar wacana, tetapi telah menjadi bagian integral dari strategi dan pelayanan masa depan.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (SAW)

  • Ini 5 Perbedaan Antam Retro dan CertiEye yang Harus Kamu Tahu Sebelum Beli Emas!

    Ini 5 Perbedaan Antam Retro dan CertiEye yang Harus Kamu Tahu Sebelum Beli Emas!

    Jakarta: Sebelum memutuskan membeli emas Antam untuk investasi, kamu perlu tahu bahwa emas batangan Antam memiliki beberapa jenis. 
     
    Dua di antaranya yang paling populer adalah Antam Retro dan Antam CertiEye.
     
    Merangkum artikel Sahabat Pegadaian, meski emas Antam Retro dan Antam CeriEye sama-sama diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk, keduanya punya sejumlah perbedaan yang cukup signifikan. 

    Jangan sampai kamu beli tanpa tahu perbedaannya, karena hal ini bisa memengaruhi nilai jual, keamanan, bahkan kepercayaan saat bertransaksi.

    1. Desain kemasan
    Antam Retro hadir dengan desain kemasan klasik. Emasnya dibungkus plastik mika tebal, mudah dibuka, dan kamu bisa menyentuh langsung emas batangan tersebut. Gaya kemasan ini terkesan jadul, tapi tetap menarik bagi kolektor emas lama.
     
    Sementara itu, Antam CertiEye sudah menggunakan kemasan certicard modern lengkap dengan teknologi CertiEye. Kamu bisa memverifikasi keaslian emas lewat QR code menggunakan aplikasi CertiEye. Jadi, kemasan bukan hanya soal tampilan, tapi juga fitur keamanan!
     

    2. Harga jual
    Secara umum, harga jual Antam CertiEye lebih tinggi dibandingkan Antam Retro. Harga Antam Retro per gram berkisar Rp900 ribu sampai Rp1 juta, sedangkan CertiEye bisa lebih dari Rp1 juta per gram.
     
    Perbedaan ini disebabkan oleh penggunaan teknologi CertiEye dan kemasan modern yang membuat nilai jualnya lebih tinggi di pasaran.
    3. Tahun produksi
    Antam Retro adalah produk lama yang diproduksi sebelum tahun 2018. Sedangkan Antam CertiEye mulai diproduksi sejak 2018 ketika PT Antam memperkenalkan teknologi keamanan CertiEye.
     
    Kalau kamu menemukan emas Antam dengan kemasan modern dan QR code, bisa dipastikan itu adalah CertiEye keluaran baru.
    4. Harga beli
    Karena teknologinya lebih canggih dan permintaan yang tinggi, harga beli Antam CertiEye juga cenderung lebih mahal dibandingkan Retro. 
     
    Sementara itu, Antam Retro bisa dibeli dengan harga sedikit lebih rendah karena peminatnya tidak sebanyak CertiEye.
     
    Tapi tenang, keduanya tetap memiliki nilai investasi yang bagus, tergantung preferensimu.
    5. Sertifikat keaslian
    Antam Retro menggunakan sertifikat kertas terpisah dari emasnya. Jadi, kamu harus menjaga sertifikat fisik ini agar tidak hilang atau rusak.
     
    Sebaliknya, Antam CertiEye sudah menyatukan sertifikat dalam kemasan dengan kode QR yang bisa dipindai. Ini bikin transaksi emas jadi lebih aman dan transparan karena info keaslian langsung muncul lewat aplikasi.
     
    Jadi, pilih yang mana?
     
    Kalau kamu mengutamakan teknologi, keamanan, dan kemudahan verifikasi, Antam CertiEye bisa jadi pilihan terbaik. 
     
    Tapi jika kamu mencari harga yang lebih terjangkau dengan desain klasik, Antam Retro tetap menarik untuk dikoleksi atau investasi jangka panjang.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Nasabah PNM Mekaar Sulap 10 Ton Pakaian Lama Miliki Harapan Baru

    Nasabah PNM Mekaar Sulap 10 Ton Pakaian Lama Miliki Harapan Baru

    Jakarta: Program RE3: Reduce, Re-love, Restyle yang digerakkan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sukses mengumpulkan 10,5 ton pakaian hasil decluttering. Karyawan dari seluruh Indonesia diajak untuk mulai peduli dengan lingkungan dan orang di sekitar. Salah satunya dengan menyumbangkan pakaian favorit yang tidak lagi terpakai melalui aksi ini.
     
    Ratusan nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha laundry terlibat aktif dalam proses pencucian dan pengemasan untuk selanjutnya didistribusikan. Selain memberi dampak pada lingkungan, Aksi RE3 juga membuka jalan ekonomi baru bagi mereka yang selama ini bergerak di sektor informal.
     
    “Awalnya saya kira ini cuma mau cuci baju biasa, tapi tiba-tiba diantar berkarung-karung cucian. Alhamdulillah manfaatnya bukan cuma saya yang rasakan. Saya dapat tambahan penghasilan dan tetangga-tetangga juga dapat baju yang masih sangat bagus dari program PNM ini,” cerita Nuraini salah satu nasabah pengusaha laundry dari Aceh.

    Mayoritas nasabah mengaku mendapat peningkatan penghasilan mulai dari 30% hingga 50% dari pendapatan harian biasanya. Mereka mengaku senang bisa ikut berpartisipasi membantu mengubah pakaian lama memiliki harapan baru di tangan pemilik yang juga baru.
     
    “Waktu pertama terima orderan dari PNM, saya sempat nangis karena merasa dipercaya. Buat saya, ini bukan cuma kerjaan tapi bentuk penghargaan,” cerita haru Lilis Yuliana, nasabah dari Balikpapan.
     
    Sekretaris Perusahaan PNM L. Dodot Patria Ary mengungkapkan alasannya melibatkan nasabah PNM Mekaar dalam program nasional ini. Bagi Dodot, seluruh aksi korporasi harus mengutamakan aspek kepedulian dan kebermanfaatan khususnya bagi keluarga besar PNM.
     
    “Aksi RE3 bukan hanya tentang pakaian, tapi tentang tumbuhnya rasa percaya diri, semangat juang, dan peluang baru yang lahir dari kolaborasi,” pungkas Dodot.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (MMI)

  • Torehkan Kinerja Keuangan Positif, BPJS Kesehatan Raih Top Insurance Award

    Torehkan Kinerja Keuangan Positif, BPJS Kesehatan Raih Top Insurance Award

    Jakarta: BPJS Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Top Insurance Award 2025 dari Majalah Iconomic. Penghargaan ini diberikan atas dasar kinerja keuangan yang solid, transparan, dan tumbuh secara berkelanjutan sepanjang tahun buku 2024.
     
    Penghargaan ini diserahkan pada acara Indonesia Economic & Business Forum 2025 dan diterima langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, Selasa (27/05/2025).
     
    Penilaian dalam penghargaan ini didasarkan pada kajian mendalam terhadap laporan keuangan, serta rasio keuangan penting seperti solvabilitas, likuiditas dll. Seluruh data ini dinilai untuk memberikan wawasan menyeluruh tentang kesehatan keuangan organisasi.

    Sejak pertama kali beroperasi pada 1 Januari 2014, BPJS Kesehatan secara konsisten meraih predikat Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) selama 11 tahun berturut-turut. Predikat ini mencerminkan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan tinggi terhadap prinsip-prinsip pelaporan keuangan.
     
    Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengungkapkan penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh insan BPJS Kesehatan, dan menjadi bukti nyata bahwa institusi publik pun mampu bersaing dalam hal pengelolaan keuangan yang sehat. 
     
    ”Kami berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan finansial Dana Jaminan Kesehatan (DJS) Kesehatan, demi memastikan layanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Ghufron.
     
    BPJS Kesehatan berhasil menunjukkan keunggulan dengan capaian kinerja keuangan yang positif. Sepanjang tahun 2024, BPJS Kesehatan mencatatkan posisi aset bersih yang sehat, mencerminkan tata kelola dan pengelolaan dana yang efektif serta berorientasi jangka panjang.
     
    Pada 31 Desember 2024, aset neto DJS Kesehatan saat ini Rp 49,52 triliun. Kondisi keuangan DJS Kesehatan masih dalam posisi “Sehat” sesuai dengan ketentuan, yaitu aset bersih telah mencukupi estimasi pembayaran klaim untuk 3,40 bulan.
     
    Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2018, aset DJS dikatakan sehat apabila mencukupi estimasi pembayaran klaim untuk sedikitnya 1,5 bulan ke depan, atau paling banyak enam bulan ke depan. 
     
    Founder dan CEO The Iconomics, Bram S. Putro mengungkapkan penilaian penghargaan ini dilakukan dengan bobot 60% untuk Rank Financial Indicator, yaitu performa keuangan aktual dalam satu kelompok industri, dan 40% untuk Rank Financial Growth Indicator, yaitu capaian pertumbuhan kinerja dibandingkan tahun sebelumnya. Hasil penilaian tersebut kemudian dibandingkan antar perusahaan atau institusi dalam kategori masing-masing.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (MMI)