Category: Medcom.id News

  • ​Gubernur Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo, Sukses Wujudkan Swasembada Pangan

    ​Gubernur Khofifah Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo, Sukses Wujudkan Swasembada Pangan

    Karawang: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawamsa menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo Subianto. 

    Penghargaan tersebut diterima Gubernur Khofifah dalam gelaran Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar di Halaman Kantor Kec. Cilebar, Kab. Karawang, Jawa Barat, Rabu 7 Januari 2026.

    Tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya ini diberikan pada Gubernur Khofifah atas dedikasi dan kontribusi  luar biasa dalam mendukung pencapaian Swasembada Pangan Nasional sepanjang Tahun 2025.

    Sebelumnya, penghargaan serupa juga pernah diterima Gubernur Khofifah atas prestasi di Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Bidang Kelautan. 

    “Alhamdulillah kami haturkan terima kasih sebesar-besarnya pada Bapak Presiden Prabowo atas tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya yang kami terima hari ini,” kata Gubernur Khofifah.

    “Penghargaan ini sejatinya adalah hasil kerja dan komitmen bersama seluruh elemen di Jawa Timur dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya para petani, Gapoktan, Kepala Daerah serta Forkopimda dan berbagai dukungan Kementan RI,” imbuhnya.

    Bukan tanpa alasan, penghargaan ini diberikan pada Gubernur Khofifah. Pasalnya, sepanjang tahun 2025, Provinsi Jatim berhasil menjadi provinsi Produsen Padi dan Beras tertinggi nasional. 

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) rilis 5 Januari 2026, produksi padi Jatim mencapai 12.694.148 ton  Gabah Kering Panen (GKP) atau 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan produksi beras mencapai 6.096.344 ton.

    Angka tersebut tercatat mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun 2024 masing-masing 9,27 juta ton GKG padi dan 5,35 juta ton beras. 

    Prestasi ini berhasil mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai provinsi Lumbung Pangan yang menjadi Pilar Kedaulatan Pangan Nasional.

    Jawa Timur sendiri berhasil menjadi produsen padi dan beras tertinggi nasional setelah mengungguli Jawa Barat sebanyak 10.240.405 ton GKG padi dan 5.913.651 ton beras serta Jawa Tengah sebanyak 9.409.108 ton GKG dan 5.410.794 ton beras sepanjang tahun 2025. 

    “Sekali lagi ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, terutama para petani Jawa Timur yang menjadi tulang punggung produksi pangan,” tegasnya.
     

    Keberhasilan ini disebutnya juga didorong oleh berbagai program strategis, mulai dari mekanisasi pertanian, penyediaan bibit unggul, hingga pengelolaan irigasi yang efektif melalui pompanisasi dan renovasi saluran air.

    Melalui kerja keras dan sinergi tersebut, sektor pertanian Jatim tercatat terus mengalami kenaikan. Dimana, Luas Panen Padi Jatim tahun 2024 yaitu 1.616.985 hektar meningkat menjadi 1.842.519 hektar atau 13,95% di tahun 2025.  Peningkatan ini ditopang oleh Luas Tambah Tanam (LTT) padi tahun 2025 sebesar 2.426.073 Ha.

    “Kenaikan produksi padi dan beras kita di tahun 2025 tercatat paling tinggi dalam lima tahun. Kenaikannya sangat signifikan yaitu 13,89% sepanjang 2020 – 2025. Ini artinya komitmen dan kerja keras kita sangat berdampak,” ujar Gubernur Khofifah. 

    Ia juga menegaskan, capaian swasembada ini bukan sekadar angka statistik, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang harus terus dijaga dan ditingkatkan keberlanjutannya. 

    Khofifah meyakini, dengan konsistensi dari seluruh pihak seperti saat ini, bukan tidak mungkin akan mendukung Indonesia menuju Swasembada Pangan yang juga berkelanjutan. 

    Secara khusus bahkan ia berpesan agar dedikasi Jawa Timur dalam sektor pertanian juga dapat berseiring dengan peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan ekosistem hulu ke hilir yang inklusif.

    “Kami persembahkan penghargaan ini secara khusus untuk seluruh pejuang pangan di desa-desa yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas stok pangan nasional hingga tahun 2025 ini,” pungkasnya.

    Sementara itu, apresiasi dan penghormatan disampaikan secara khusus oleh Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia atas dukungannya mewujudkan Swasembada Pangan di tahun 2025. 

    “Saya meyakini bahwa hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa,” ucapnya. 

    Ucapan terima kasih juga disampaikannya khusus kepada para petani yang telah menjadi ujung tombak dalam suksesnya Swasembada Pangan 2025. 

    “Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran penting dari para petani. Para petani lah yang paling setia, paling loyal dan paling Merah Putih di Indonesia ini,” tutur Presiden Prabowo. 

    Ia mengaku optimis bahwa setelah pengumuman Swasembada Pangan 2025, maka laju pertumbuhan Indonesia tidak akan bisa dihentikan oleh siapapun. Melalui Swasembada Pangan juga ia optimis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya petani.

    “Kita ingin harga kebutuhan pokok  murah. Kita ingin anak-anak petani bisa berpendidikan tinggi. Hari ini kita buktikan kita bisa Swasembada Pangan. Tidak hanya beras, jagung, singkong semua kita Swasembada,” tegasnya. 

    “Ini sungguh kehormatan bagi saya. Ini kesempatan untuk berbakti dan memberi yang terbaik bagi bangsa. Indonesia Cerah, Indonesia Makmur. Dan kemakmuran harus benar-benar di tangan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

    Karawang: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawamsa menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo Subianto. 
     
    Penghargaan tersebut diterima Gubernur Khofifah dalam gelaran Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar di Halaman Kantor Kec. Cilebar, Kab. Karawang, Jawa Barat, Rabu 7 Januari 2026.
     
    Tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya ini diberikan pada Gubernur Khofifah atas dedikasi dan kontribusi  luar biasa dalam mendukung pencapaian Swasembada Pangan Nasional sepanjang Tahun 2025.

    Sebelumnya, penghargaan serupa juga pernah diterima Gubernur Khofifah atas prestasi di Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Bidang Kelautan. 
     
    “Alhamdulillah kami haturkan terima kasih sebesar-besarnya pada Bapak Presiden Prabowo atas tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya yang kami terima hari ini,” kata Gubernur Khofifah.
     
    “Penghargaan ini sejatinya adalah hasil kerja dan komitmen bersama seluruh elemen di Jawa Timur dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya para petani, Gapoktan, Kepala Daerah serta Forkopimda dan berbagai dukungan Kementan RI,” imbuhnya.
     
    Bukan tanpa alasan, penghargaan ini diberikan pada Gubernur Khofifah. Pasalnya, sepanjang tahun 2025, Provinsi Jatim berhasil menjadi provinsi Produsen Padi dan Beras tertinggi nasional. 
     
    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) rilis 5 Januari 2026, produksi padi Jatim mencapai 12.694.148 ton  Gabah Kering Panen (GKP) atau 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan produksi beras mencapai 6.096.344 ton.
     
    Angka tersebut tercatat mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun 2024 masing-masing 9,27 juta ton GKG padi dan 5,35 juta ton beras. 
     
    Prestasi ini berhasil mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai provinsi Lumbung Pangan yang menjadi Pilar Kedaulatan Pangan Nasional.
     
    Jawa Timur sendiri berhasil menjadi produsen padi dan beras tertinggi nasional setelah mengungguli Jawa Barat sebanyak 10.240.405 ton GKG padi dan 5.913.651 ton beras serta Jawa Tengah sebanyak 9.409.108 ton GKG dan 5.410.794 ton beras sepanjang tahun 2025. 
     
    “Sekali lagi ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, terutama para petani Jawa Timur yang menjadi tulang punggung produksi pangan,” tegasnya.
     

     
    Keberhasilan ini disebutnya juga didorong oleh berbagai program strategis, mulai dari mekanisasi pertanian, penyediaan bibit unggul, hingga pengelolaan irigasi yang efektif melalui pompanisasi dan renovasi saluran air.
     
    Melalui kerja keras dan sinergi tersebut, sektor pertanian Jatim tercatat terus mengalami kenaikan. Dimana, Luas Panen Padi Jatim tahun 2024 yaitu 1.616.985 hektar meningkat menjadi 1.842.519 hektar atau 13,95% di tahun 2025.  Peningkatan ini ditopang oleh Luas Tambah Tanam (LTT) padi tahun 2025 sebesar 2.426.073 Ha.
     
    “Kenaikan produksi padi dan beras kita di tahun 2025 tercatat paling tinggi dalam lima tahun. Kenaikannya sangat signifikan yaitu 13,89% sepanjang 2020 – 2025. Ini artinya komitmen dan kerja keras kita sangat berdampak,” ujar Gubernur Khofifah. 
     
    Ia juga menegaskan, capaian swasembada ini bukan sekadar angka statistik, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang harus terus dijaga dan ditingkatkan keberlanjutannya. 
     
    Khofifah meyakini, dengan konsistensi dari seluruh pihak seperti saat ini, bukan tidak mungkin akan mendukung Indonesia menuju Swasembada Pangan yang juga berkelanjutan. 
     
    Secara khusus bahkan ia berpesan agar dedikasi Jawa Timur dalam sektor pertanian juga dapat berseiring dengan peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan ekosistem hulu ke hilir yang inklusif.
     
    “Kami persembahkan penghargaan ini secara khusus untuk seluruh pejuang pangan di desa-desa yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas stok pangan nasional hingga tahun 2025 ini,” pungkasnya.
     
    Sementara itu, apresiasi dan penghormatan disampaikan secara khusus oleh Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia atas dukungannya mewujudkan Swasembada Pangan di tahun 2025. 
     
    “Saya meyakini bahwa hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa,” ucapnya. 
     
    Ucapan terima kasih juga disampaikannya khusus kepada para petani yang telah menjadi ujung tombak dalam suksesnya Swasembada Pangan 2025. 
     
    “Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran penting dari para petani. Para petani lah yang paling setia, paling loyal dan paling Merah Putih di Indonesia ini,” tutur Presiden Prabowo. 
     
    Ia mengaku optimis bahwa setelah pengumuman Swasembada Pangan 2025, maka laju pertumbuhan Indonesia tidak akan bisa dihentikan oleh siapapun. Melalui Swasembada Pangan juga ia optimis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya petani.
     
    “Kita ingin harga kebutuhan pokok  murah. Kita ingin anak-anak petani bisa berpendidikan tinggi. Hari ini kita buktikan kita bisa Swasembada Pangan. Tidak hanya beras, jagung, singkong semua kita Swasembada,” tegasnya. 
     
    “Ini sungguh kehormatan bagi saya. Ini kesempatan untuk berbakti dan memberi yang terbaik bagi bangsa. Indonesia Cerah, Indonesia Makmur. Dan kemakmuran harus benar-benar di tangan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Seragam Pramugari Batik Air Dijual Bebas di Online, Segini Harganya

    Seragam Pramugari Batik Air Dijual Bebas di Online, Segini Harganya

    Jakarta: Kasus wanita menjadi pramugari Batik Air gadungan yang belakangan viral di media sosial. Publik dikejutkan dengan aksi nekat seorang wanita yang tidak hanya berfoto tapi juga ikut dalam penerbangan dengan mengenakan seragam pramugari lengkap.

    Wanita asal palembang yang diketahui bernama Khairunnisa viral di sosial media lantaran berpura-pura menjadi pramugari maskapai Batik Air. Menurut pengakuannya, wanita ini membeli perlengkapan atribut awak kabin lewat e-commerce, karena ternyata atribut ini dijual bebas di sana.

    “Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukan lah pramugari Batik Air, dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group,” ujar Khairunnisa.

    Penelusuran di beberapa marketplace besar di Indonesia menunjukkan bahwa seragam yang menyerupai maskapai besar seperti Batik Air, Lion Air, hingga Garuda Indonesia dijual secara terang-terangan. Cukup dengan mengetikkan kata kunci seperti “Seragam Pramugari Batik” atau “Baju Kerja Kru Kabin”, pembeli akan disuguhi berbagai pilihan model dan ukuran.
     

     

    Harga Seragam Pramugari Satu Set
    Dilansir dari beberapa marketplace online, atribut ini memiliki harga yang bervariasi. Harga yang ditawarkan ternyata relatif sangat terjangkau, jauh dari kesan eksklusif yang selama ini melekat pada profesi pramugari. 

    Satu Set Lengkap (Atasan & Bawahan) dibanderol mulai dari Rp300 ribu hingga Rp600 ribu, tergantung kualitas bahan dan kemiripan corak batik. Ada juga yang menjual set seragam tersebut sampai menyentuh angka Rp2,5 juta.

    (Fany Wirda Putri)

    Jakarta: Kasus wanita menjadi pramugari Batik Air gadungan yang belakangan viral di media sosial. Publik dikejutkan dengan aksi nekat seorang wanita yang tidak hanya berfoto tapi juga ikut dalam penerbangan dengan mengenakan seragam pramugari lengkap.
     
    Wanita asal palembang yang diketahui bernama Khairunnisa viral di sosial media lantaran berpura-pura menjadi pramugari maskapai Batik Air. Menurut pengakuannya, wanita ini membeli perlengkapan atribut awak kabin lewat e-commerce, karena ternyata atribut ini dijual bebas di sana.
     
    “Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukan lah pramugari Batik Air, dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group,” ujar Khairunnisa.

    Penelusuran di beberapa marketplace besar di Indonesia menunjukkan bahwa seragam yang menyerupai maskapai besar seperti Batik Air, Lion Air, hingga Garuda Indonesia dijual secara terang-terangan. Cukup dengan mengetikkan kata kunci seperti “Seragam Pramugari Batik” atau “Baju Kerja Kru Kabin”, pembeli akan disuguhi berbagai pilihan model dan ukuran.
     

     

    Harga Seragam Pramugari Satu Set
    Dilansir dari beberapa marketplace online, atribut ini memiliki harga yang bervariasi. Harga yang ditawarkan ternyata relatif sangat terjangkau, jauh dari kesan eksklusif yang selama ini melekat pada profesi pramugari. 
     
    Satu Set Lengkap (Atasan & Bawahan) dibanderol mulai dari Rp300 ribu hingga Rp600 ribu, tergantung kualitas bahan dan kemiripan corak batik. Ada juga yang menjual set seragam tersebut sampai menyentuh angka Rp2,5 juta.
     
    (Fany Wirda Putri)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Keberangkatan dari Stasiun Tugu, Lempuyangan, hingga Palur

    Keberangkatan dari Stasiun Tugu, Lempuyangan, hingga Palur

    Muhammad Syahrul Ramadhan • 09 Januari 2026 14:47

    Jakarta: KRL Commuter Line relasi Yogyakarta–Solo Palur tetap menjadi primadona transportasi bagi pekerja, mahasiswa, hingga wisatawan. Dengan harga tiket yang terjangkau dan waktu tempuh yang relatif stabil, moda transportasi ini sangat diandalkan untuk menghindari kemacetan di jalan raya Jogja-Solo.

    KRL Jogja-Solo melintasi jalur utama dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) sampai Stasiun Palur di Solo. KRL ini juga melintasi stasiun-stasiun penting seperti Lempuyangan, Maguwo, Prambanan, Klaten, sampai Solo Jebres. 

    Terdapat total sekitar 13 stasiun pemberhentian yang dilintasi oleh KRL ini. Oleh karena itu, KRL Jogja-Solo ini menjadi moda transportasi andalan yang nyaman dan cepat bagi masyarakat.

    Adapun tarif yang berlaku pada layanan ini sebesar Rp8 ribu saja untuk sekali perjalanan, dan tarif ini berlaku tetap (flat) untuk perjalanan dekat maupun jauh, karena harga tiket tidak dihitung berdasarkan jarak per stasiun, namun ditetapkan dalam satu harga yang sama.

    Untuk membeli tiketnya, para pengguna KRL Jogja-Solo ini bisa membeli Kartu Multi Trip (KMT), e-Money, Flazz, TapCash, dan kartu pembayaran digital lainnya, serta tersedia juga QRIS di beberapa stasiun. Anak yang berusia di bawah 3 tahun berhak mendapatkan tiket khusus dari petugas. 
    Berikut ini merupakan jadwal keberangkatan KRL Jogja-Solo 2026

    Rute Solo-Jogja

    Stasiun Palur: 05.00 WIB, 06.05 WIB, 07.15 WIB, 08.56 WIB, 10.40 WIB, 12.50 WIB, 13.43 WIB, 15.35 WIB, 16.35 WIB, 18.05 WIB, 19.45 WIB, dan 20.42 WIB 

    Stasiun Solo Jebres: 05.06 WIB, 06.11 WIB, 07.21 WIB, 09.02 WIB, 10.46 WIB, 12.56 WIB, 13.49 WIB, 15.41 WIB, 16.41 WIB, 18.11 WIB, 19.51 WIB, dan 20.48 WIB 

    Stasiun Solo Balapan: 05.13 WIB, 06.18 WIB, 07.27 WIB, 09.08 WIB, 10.52 WIB, 13.03 WIB, 13.55 WIB, 15.48 WIB, 16.47 WIB, 18.19 WIB, 20.01 WIB, 20.54 WIB 

    Stasiun Purwosari: 05.18 WIB, 06.23 WIB, 07.32 WIB, 09.13 WIB, 10.57 WIB, 13.08 WIB, 14.00 WIB, 15.53 WIB, 16.52 WIB, 18.24 WIB, 20.06 WIB, dan 20.59 WIB 

    Stasiun Gawok: 05.26 WIB, 06.31 WIB, 07.40 WIB, 09.20 WIB, 11.04 WIB, 13.16 WIB, 14.07 WIB, 16.01 WIB, 16.59 WIB, 18.31 WIB, 20.14 WIB, dan 21.06 WIB 

    Stasiun Delanggu: 05.32 WIB, 06.37 WIB, 07.46 WIB, 09.26 WIB, 11.10 WIB, 13.22 WIB, 14.13 WIB, 16.07 WIB, 17.05 WIB, 18.37 WIB, 20.20 WIB, dan 21.12 WIB. 

    Stasiun Ceper: 05.39 WIB, 06.44 WIB, 07.53 WIB, 09.46 WIB, 11.17 WIB, 13.29 WIB, 14.20 WIB, 16.14 WIB, 17.12 WIB, 18.44 WIB, 20.27 WIB, dan 21.19 WIB 

    Stasiun Klaten: 05.48 WIB, 06.53 WIB, 08.02 WIB, 09.55 WIB, 11.26 WIB, 13.38 WIB, 14.29 WIB, 16.23 WIB, 17.21 WIB, 18.53 WIB, 20.36 WIB, dan 21.28 WIB. 

    Stasiun Srowot: 05.55 WIB, 07.00 WIB, 08.09 WIB, 10.02 WIB, 11.33 WIB, 13.45 WIB, 14.36 WIB, 16.30 WIB, 17.28 WIB, 19.00 WIB, 20.43 WIB, dan 21.35 WIB 

    Stasiun Brambanan: 06.01 WIB, 07.06 WIB, 08.15 WIB, 10.08 WIB, 11.39 WIB, 13.52 WIB, 14.42 WIB, 16.36 WIB, 17.34 WIB, 19.06 WIB, 20.49 WIB, dan 21.41 WIB 

    Stasiun Maguwo: 06.10 WIB, 07.15 WIB, 08.24 WIB, 10.16 WIB, 11.47 WIB, 14.00 WIB, 14.50 WIB, 16.44 WIB, 17.42 WIB, 19.14 WIB, 20.57 WIB, dan 21.49 WIB 

    Stasiun Lempuyangan: 06.19 WIB, 07.25 WIB, 08.35 WIB, 10.23 WIB, 11.55 WIB, 14.08 WIB, 15.01 WIB, 16.52 WIB, 17.49 WIB, 19.21 WIB, 21.05 WIB, dan 21.57 WIB 

    Stasiun Yogyakarta: 06.23 WIB, 07.29 WIB, 08.39 WIB, 10.27 WIB, 11.59 WIB, 14.12 WIB, 15.06 WIB, 16.56 WIB, 17.55 WIB, 19.25 WIB, 21.09 WIB, dan 22.01 WIB. 
     

     

    Rute Jogja-Solo
    Stasiun Yogyakarta: 05.05 WIB, 06.00 WIB, 07.05 WIB, 07.54 WIB, 08.49 WIB, 10.56 WIB, 12.07 WIB, 13.57 WIB, 15.01 WIB, 16.10 WIB, 17.35 WIB, 18.08 WIB, 20.15 WIB, 21.20 WIB, dan 22.35 WIB 

    Stasiun Lempuyangan: 05.10 WIB, 06.06 WIB, 07.10 WIB, 07.59 WIB, 08.54 WIB, 11.01 WIB, 12.12 WIB, 14.02 WIB, 15.06 WIB, 16.15 WIB, 17.40 WIB, 18.13 WIB, 20.20 WIB, 21.25 WIB, dan 22.40 WIB 

    Stasiun Maguwo: 05.17 WIB, 06.13 WIB, 07.17 WIB, 08.06 WIB, 09.01 WIB, 11.08 WIB, 12.19 WIB, 14.10 WIB, 15.13 WIB, 16.22 WIB, 17.47 WIB, 18.20 WIB, 20.27 WIB, 21.32 WIB, 22.47 WIB 

    Stasiun Brambanan: 05.26 WIB, 06.21 WIB, 07.25 WIB, 08.14 WIB, 09.09 WIB, 11.16 WIB, 12.27 WIB, 14.19 WIB, 15.22 WIB, 16.30 WIB, 17.55 WIB, 18.28 WIB, 20.36 WIB, 21.40 WIB, dan 22.56 WIB 

    Stasiun Srowot: 05.33 WIB, 06.28 WIB, 07.32 WIB, 08.21 WIB, 09.16 WIB, 11.23 WIB, 12.34 WIB, 14.26 WIB, 15.29 WIB, 16.37 WIB, 18.01 WIB, 18.35 WIB, 20.43 WIB, 21.47 WIB, dan 23.03 WIB 

    Stasiun Klaten: 05.40 WIB, 06.35 WIB, 07.39 WIB, 08.28 WIB, 09.23 WIB, 11.30 WIB, 12.41 WIB, 14.33 WIB, 15.36 WIB, 16.44 WIB, 18.08 WIB, 18.42 WIB, 20.50 WIB, 21.54 WIB, dan 23.10 WIB. 

    Stasiun Ceper: 05.49 WIB, 06.44 WIB, 07.48 WIB, 08.37 WIB, 09.32 WIB, 11.39 WIB, 12.50 WIB, 14.42 WIB, 15.45 WIB, 16.53 WIB, 18.17 WIB, 18.51 WIB, 20.59 WIB, 22.03 WIB, dan 23.19 WIB 

    Stasiun Delanggu: 05.56 WIB, 06.51 WIB, 07.55 WIB, 08.44 WIB, 09.39 WIB, 11.46 WIB, 12.57 WIB, 14.49 WIB, 15.52 WIB, 17.12 WIB, 18.24 WIB, 18.58 WIB, 21.06 WIB, 22.10 WIB, dan 23.26 WIB. 

    Stasiun Gawok: 06.03 WIB, 06.57 WIB, 08.01 WIB, 08.51 WIB, 09.45 WIB, 11.52 WIB, 13.03 WIB, 14.56 WIB, 15.58 WIB, 17.18 WIB, 18.30 WIB, 19.04 WIB, 21.12 WIB, 22.17 WIB, dan 23.33 WIB 

    Stasiun Purwosari: 06.11 WIB, 07.04 WIB, 08.09 WIB, 08.59 WIB, 09.52 WIB, 12.00 WIB, 13.10 WIB, 15.03 WIB, 16.06 WIB, 17.26 WIB, 18.38 WIB, 19.11 WIB, 21.19 WIB, 22.26 WIB, dan 23.41 WIB 

    Stasiun Solo Balapan: 06.16 WIB, 07.10 WIB, 08.16 WIB, 09.06 WIB, 10.00 WIB, 12.06 WIB, 13.17 WIB, 15.09 WIB, 16.13 WIB, 17.35 WIB, 18.45 WIB, 19.17 WIB, 21.28 WIB, 22.32 WIB, 23.47 WIB 

    Stasiun Solo Jebres: 06.21 WIB, 07.15 WIB, 08.23 WIB, 09.12 WIB, 10.06 WIB, 12.12 WIB, 13.24 WIB, 15.15 WIB, 16.19 WIB, 17.40 WIB, 18.51 WIB, 19.23 WIB, 21.34 WIB, 22.37 WIB, dan 23.54 WIB

    Stasiun Palur: 06.26 WIB, 07.20 WIB, 08.29 WIB, 09.18 WIB, 10.12 WIB, 12.18 WIB, 13.30 WIB, 15.21 WIB, 16.25 WIB, 17.45 WIB, 18.57 WIB, 19.28 WIB, 21.40 WIB, 22.43 WIB, dan 00.00 WIB.B, 13.32 WIB, 14.39 WIB, 15.50 WIB, 17.06 WIB, 18.02 WIB, 18.17 WIB, 19.08 WIB, 21.49 WIB

    (Fany Wirda Putri)

    Jakarta: KRL Commuter Line relasi Yogyakarta–Solo Palur tetap menjadi primadona transportasi bagi pekerja, mahasiswa, hingga wisatawan. Dengan harga tiket yang terjangkau dan waktu tempuh yang relatif stabil, moda transportasi ini sangat diandalkan untuk menghindari kemacetan di jalan raya Jogja-Solo.
     
    KRL Jogja-Solo melintasi jalur utama dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) sampai Stasiun Palur di Solo. KRL ini juga melintasi stasiun-stasiun penting seperti Lempuyangan, Maguwo, Prambanan, Klaten, sampai Solo Jebres. 
     
    Terdapat total sekitar 13 stasiun pemberhentian yang dilintasi oleh KRL ini. Oleh karena itu, KRL Jogja-Solo ini menjadi moda transportasi andalan yang nyaman dan cepat bagi masyarakat.

    Adapun tarif yang berlaku pada layanan ini sebesar Rp8 ribu saja untuk sekali perjalanan, dan tarif ini berlaku tetap (flat) untuk perjalanan dekat maupun jauh, karena harga tiket tidak dihitung berdasarkan jarak per stasiun, namun ditetapkan dalam satu harga yang sama.
     
    Untuk membeli tiketnya, para pengguna KRL Jogja-Solo ini bisa membeli Kartu Multi Trip (KMT), e-Money, Flazz, TapCash, dan kartu pembayaran digital lainnya, serta tersedia juga QRIS di beberapa stasiun. Anak yang berusia di bawah 3 tahun berhak mendapatkan tiket khusus dari petugas. 

    Berikut ini merupakan jadwal keberangkatan KRL Jogja-Solo 2026

    Rute Solo-Jogja

    Stasiun Palur: 05.00 WIB, 06.05 WIB, 07.15 WIB, 08.56 WIB, 10.40 WIB, 12.50 WIB, 13.43 WIB, 15.35 WIB, 16.35 WIB, 18.05 WIB, 19.45 WIB, dan 20.42 WIB 
     
    Stasiun Solo Jebres: 05.06 WIB, 06.11 WIB, 07.21 WIB, 09.02 WIB, 10.46 WIB, 12.56 WIB, 13.49 WIB, 15.41 WIB, 16.41 WIB, 18.11 WIB, 19.51 WIB, dan 20.48 WIB 
     
    Stasiun Solo Balapan: 05.13 WIB, 06.18 WIB, 07.27 WIB, 09.08 WIB, 10.52 WIB, 13.03 WIB, 13.55 WIB, 15.48 WIB, 16.47 WIB, 18.19 WIB, 20.01 WIB, 20.54 WIB 
     
    Stasiun Purwosari: 05.18 WIB, 06.23 WIB, 07.32 WIB, 09.13 WIB, 10.57 WIB, 13.08 WIB, 14.00 WIB, 15.53 WIB, 16.52 WIB, 18.24 WIB, 20.06 WIB, dan 20.59 WIB 
     
    Stasiun Gawok: 05.26 WIB, 06.31 WIB, 07.40 WIB, 09.20 WIB, 11.04 WIB, 13.16 WIB, 14.07 WIB, 16.01 WIB, 16.59 WIB, 18.31 WIB, 20.14 WIB, dan 21.06 WIB 
     
    Stasiun Delanggu: 05.32 WIB, 06.37 WIB, 07.46 WIB, 09.26 WIB, 11.10 WIB, 13.22 WIB, 14.13 WIB, 16.07 WIB, 17.05 WIB, 18.37 WIB, 20.20 WIB, dan 21.12 WIB. 
     
    Stasiun Ceper: 05.39 WIB, 06.44 WIB, 07.53 WIB, 09.46 WIB, 11.17 WIB, 13.29 WIB, 14.20 WIB, 16.14 WIB, 17.12 WIB, 18.44 WIB, 20.27 WIB, dan 21.19 WIB 
     
    Stasiun Klaten: 05.48 WIB, 06.53 WIB, 08.02 WIB, 09.55 WIB, 11.26 WIB, 13.38 WIB, 14.29 WIB, 16.23 WIB, 17.21 WIB, 18.53 WIB, 20.36 WIB, dan 21.28 WIB. 
     
    Stasiun Srowot: 05.55 WIB, 07.00 WIB, 08.09 WIB, 10.02 WIB, 11.33 WIB, 13.45 WIB, 14.36 WIB, 16.30 WIB, 17.28 WIB, 19.00 WIB, 20.43 WIB, dan 21.35 WIB 
     
    Stasiun Brambanan: 06.01 WIB, 07.06 WIB, 08.15 WIB, 10.08 WIB, 11.39 WIB, 13.52 WIB, 14.42 WIB, 16.36 WIB, 17.34 WIB, 19.06 WIB, 20.49 WIB, dan 21.41 WIB 
     
    Stasiun Maguwo: 06.10 WIB, 07.15 WIB, 08.24 WIB, 10.16 WIB, 11.47 WIB, 14.00 WIB, 14.50 WIB, 16.44 WIB, 17.42 WIB, 19.14 WIB, 20.57 WIB, dan 21.49 WIB 
     
    Stasiun Lempuyangan: 06.19 WIB, 07.25 WIB, 08.35 WIB, 10.23 WIB, 11.55 WIB, 14.08 WIB, 15.01 WIB, 16.52 WIB, 17.49 WIB, 19.21 WIB, 21.05 WIB, dan 21.57 WIB 
     
    Stasiun Yogyakarta: 06.23 WIB, 07.29 WIB, 08.39 WIB, 10.27 WIB, 11.59 WIB, 14.12 WIB, 15.06 WIB, 16.56 WIB, 17.55 WIB, 19.25 WIB, 21.09 WIB, dan 22.01 WIB. 
     

     

    Rute Jogja-Solo

    Stasiun Yogyakarta: 05.05 WIB, 06.00 WIB, 07.05 WIB, 07.54 WIB, 08.49 WIB, 10.56 WIB, 12.07 WIB, 13.57 WIB, 15.01 WIB, 16.10 WIB, 17.35 WIB, 18.08 WIB, 20.15 WIB, 21.20 WIB, dan 22.35 WIB 
     
    Stasiun Lempuyangan: 05.10 WIB, 06.06 WIB, 07.10 WIB, 07.59 WIB, 08.54 WIB, 11.01 WIB, 12.12 WIB, 14.02 WIB, 15.06 WIB, 16.15 WIB, 17.40 WIB, 18.13 WIB, 20.20 WIB, 21.25 WIB, dan 22.40 WIB 
     
    Stasiun Maguwo: 05.17 WIB, 06.13 WIB, 07.17 WIB, 08.06 WIB, 09.01 WIB, 11.08 WIB, 12.19 WIB, 14.10 WIB, 15.13 WIB, 16.22 WIB, 17.47 WIB, 18.20 WIB, 20.27 WIB, 21.32 WIB, 22.47 WIB 
     
    Stasiun Brambanan: 05.26 WIB, 06.21 WIB, 07.25 WIB, 08.14 WIB, 09.09 WIB, 11.16 WIB, 12.27 WIB, 14.19 WIB, 15.22 WIB, 16.30 WIB, 17.55 WIB, 18.28 WIB, 20.36 WIB, 21.40 WIB, dan 22.56 WIB 
     
    Stasiun Srowot: 05.33 WIB, 06.28 WIB, 07.32 WIB, 08.21 WIB, 09.16 WIB, 11.23 WIB, 12.34 WIB, 14.26 WIB, 15.29 WIB, 16.37 WIB, 18.01 WIB, 18.35 WIB, 20.43 WIB, 21.47 WIB, dan 23.03 WIB 
     
    Stasiun Klaten: 05.40 WIB, 06.35 WIB, 07.39 WIB, 08.28 WIB, 09.23 WIB, 11.30 WIB, 12.41 WIB, 14.33 WIB, 15.36 WIB, 16.44 WIB, 18.08 WIB, 18.42 WIB, 20.50 WIB, 21.54 WIB, dan 23.10 WIB. 
     
    Stasiun Ceper: 05.49 WIB, 06.44 WIB, 07.48 WIB, 08.37 WIB, 09.32 WIB, 11.39 WIB, 12.50 WIB, 14.42 WIB, 15.45 WIB, 16.53 WIB, 18.17 WIB, 18.51 WIB, 20.59 WIB, 22.03 WIB, dan 23.19 WIB 
     
    Stasiun Delanggu: 05.56 WIB, 06.51 WIB, 07.55 WIB, 08.44 WIB, 09.39 WIB, 11.46 WIB, 12.57 WIB, 14.49 WIB, 15.52 WIB, 17.12 WIB, 18.24 WIB, 18.58 WIB, 21.06 WIB, 22.10 WIB, dan 23.26 WIB. 
     
    Stasiun Gawok: 06.03 WIB, 06.57 WIB, 08.01 WIB, 08.51 WIB, 09.45 WIB, 11.52 WIB, 13.03 WIB, 14.56 WIB, 15.58 WIB, 17.18 WIB, 18.30 WIB, 19.04 WIB, 21.12 WIB, 22.17 WIB, dan 23.33 WIB 
     
    Stasiun Purwosari: 06.11 WIB, 07.04 WIB, 08.09 WIB, 08.59 WIB, 09.52 WIB, 12.00 WIB, 13.10 WIB, 15.03 WIB, 16.06 WIB, 17.26 WIB, 18.38 WIB, 19.11 WIB, 21.19 WIB, 22.26 WIB, dan 23.41 WIB 
     
    Stasiun Solo Balapan: 06.16 WIB, 07.10 WIB, 08.16 WIB, 09.06 WIB, 10.00 WIB, 12.06 WIB, 13.17 WIB, 15.09 WIB, 16.13 WIB, 17.35 WIB, 18.45 WIB, 19.17 WIB, 21.28 WIB, 22.32 WIB, 23.47 WIB 
     
    Stasiun Solo Jebres: 06.21 WIB, 07.15 WIB, 08.23 WIB, 09.12 WIB, 10.06 WIB, 12.12 WIB, 13.24 WIB, 15.15 WIB, 16.19 WIB, 17.40 WIB, 18.51 WIB, 19.23 WIB, 21.34 WIB, 22.37 WIB, dan 23.54 WIB
     
    Stasiun Palur: 06.26 WIB, 07.20 WIB, 08.29 WIB, 09.18 WIB, 10.12 WIB, 12.18 WIB, 13.30 WIB, 15.21 WIB, 16.25 WIB, 17.45 WIB, 18.57 WIB, 19.28 WIB, 21.40 WIB, 22.43 WIB, dan 00.00 WIB.B, 13.32 WIB, 14.39 WIB, 15.50 WIB, 17.06 WIB, 18.02 WIB, 18.17 WIB, 19.08 WIB, 21.49 WIB
     
    (Fany Wirda Putri)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • ​Jadwal Pembelian Tiket Kereta Lebaran 2026 Kapan Dibuka?

    ​Jadwal Pembelian Tiket Kereta Lebaran 2026 Kapan Dibuka?

    Jakarta: Tiket kereta api mudik Lebaran mulai banyak dicari meski Hari Raya Idul Fitri 2026 masih dua bulan lagi. Hal ini bukan tanpa alasan, masyarakat tidak mau sampai kehabisan tiket kereta api untuk mudik tahun ini.

    PT KAI melalui unggahan di akun Instagram @kai121_ menjawab menjawab pertanyaan seputar kapan pemesanan tiket kereta Lebaran 2026. Saat ini, pembelian tiket kereta api Lebaran 2026 belum dibuka.

    Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa sampai saat ini periode pemesanan tiket kereta api antarkota masih H-45 sebelum keberangkatan dan belum ada perubahan jangka waktu. Informasi penjualan tiket kereta Lebaran 2026 akan diumumkan lewat media sosial KAI121.

    Dengan pengumuman tersebut, artinya masyarakat bisa mulai memesan tiket pada 45 hari sebelum jadwal keberangkatan yang diinginkan. Hal ini berlaku pada seluruh jadwal kereta KAI jarak jauh.
     
    Beirikut info resmi yang telah dirilis oleh KAI: 
     
    – Periode pemesanan tiket KA antarkota atau jarak jauh, saat ini masih H-45 sebelum keberangkatan.
     
    – Pelanggan diimbau untuk menghindari pembelian tiket melalui pihak-pihak yang menawarkan jasa, dengan bea tambahan yang tidak wajar.
     

     
    – Pemesanan tiket kereta api dapat dilakukan di aplikasi Access by KAI, website: booking.kai.id, atau mitra resmi penjualan lainnya.
     
    – Informasi mengenai penjualan tiket KA Lebaran 2026, akan diumumkan melalui media sosial KAI121.
     
    KAI juga mengimbau kepada pelanggan untuk mulai merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026.
    Prediksi Ramadan dan Idul Fitri 2026

    Menurut SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497 Tahun 2025 Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 yang menjelaskan mengenai Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Idul Fitri 2026 telah diperkirakan akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
     
    Jika dihitung berdasarkan perkiraan waktu, maka perkiraan Ramadan adalah 30 hari sebelum perkiraan idulfitri yaitu Sabtu, 21 Februari 2026, namun tetap tergantung berapa jumlah hari di Bulan Ramadan bisa 29 atau 30 hari. 
     
    Meskipun ada prediksi ini, sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI akan tetap dilakukan untuk menentukan kapan waktu Ramadan dan kapan waktu Idulfitri 2026. 
     
    Berdasarkan kalender SKB 3 Menteri mengenai libur nasional dan cuti bersama, berikut adalah jadwal libur panjang untuk merayakan Idulfitri 1447 H: 
     
    Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)

    Jakarta: Tiket kereta api mudik Lebaran mulai banyak dicari meski Hari Raya Idul Fitri 2026 masih dua bulan lagi. Hal ini bukan tanpa alasan, masyarakat tidak mau sampai kehabisan tiket kereta api untuk mudik tahun ini.
     
    PT KAI melalui unggahan di akun Instagram @kai121_ menjawab menjawab pertanyaan seputar kapan pemesanan tiket kereta Lebaran 2026. Saat ini, pembelian tiket kereta api Lebaran 2026 belum dibuka.
     
    Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa sampai saat ini periode pemesanan tiket kereta api antarkota masih H-45 sebelum keberangkatan dan belum ada perubahan jangka waktu. Informasi penjualan tiket kereta Lebaran 2026 akan diumumkan lewat media sosial KAI121.

    Dengan pengumuman tersebut, artinya masyarakat bisa mulai memesan tiket pada 45 hari sebelum jadwal keberangkatan yang diinginkan. Hal ini berlaku pada seluruh jadwal kereta KAI jarak jauh.
     
    Beirikut info resmi yang telah dirilis oleh KAI: 
     
    – Periode pemesanan tiket KA antarkota atau jarak jauh, saat ini masih H-45 sebelum keberangkatan.
     
    – Pelanggan diimbau untuk menghindari pembelian tiket melalui pihak-pihak yang menawarkan jasa, dengan bea tambahan yang tidak wajar.
     

     
    – Pemesanan tiket kereta api dapat dilakukan di aplikasi Access by KAI, website: booking.kai.id, atau mitra resmi penjualan lainnya.
     
    – Informasi mengenai penjualan tiket KA Lebaran 2026, akan diumumkan melalui media sosial KAI121.
     
    KAI juga mengimbau kepada pelanggan untuk mulai merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026.
    Prediksi Ramadan dan Idul Fitri 2026

    Menurut SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497 Tahun 2025 Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 yang menjelaskan mengenai Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Idul Fitri 2026 telah diperkirakan akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
     
    Jika dihitung berdasarkan perkiraan waktu, maka perkiraan Ramadan adalah 30 hari sebelum perkiraan idulfitri yaitu Sabtu, 21 Februari 2026, namun tetap tergantung berapa jumlah hari di Bulan Ramadan bisa 29 atau 30 hari. 
     
    Meskipun ada prediksi ini, sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI akan tetap dilakukan untuk menentukan kapan waktu Ramadan dan kapan waktu Idulfitri 2026. 
     
    Berdasarkan kalender SKB 3 Menteri mengenai libur nasional dan cuti bersama, berikut adalah jadwal libur panjang untuk merayakan Idulfitri 1447 H: 
     
    Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
    Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026 (1447 Hijriah)
     

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • ​Pakai Seragam Lengkap Sampai Masuk Pesawat, Ternyata Wanita Ini Hanya Pramugari Gadungan

    ​Pakai Seragam Lengkap Sampai Masuk Pesawat, Ternyata Wanita Ini Hanya Pramugari Gadungan

    Jakarta: Aksi seorang wanita dandanan ala pramugari Batik Air pada penerbangan Palembang-Jakarta viral di jagat media sosial. 

    Wanita yang diketahui Khairun Nisa ini melakukan penyamarannya pada saat penerbangan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada hari Selasa, 6 Januari 2026.

    Wanita asal Palembang ini diketahui berusia 23 tahun. Ia berpenampilan layaknya awak kabin dari maskapai Batik Air dengan mengenakan kebaya putih, rok batik khas pramugari, rambut sanggul rapi, dan membawa tas yang berlogo Batik Air.

    Karena penampilannya tampak meyakinkan, penyamaran yang dilakukan oleh Khairun Nisa tidak menimbulkan kecurigaan pada saat proses boarding. Oknum pramugari ini masuk melalui jalur fast track dan mengaku sebagai awak kabin. 

    Kecurigaan muncul ketika wanita tersebut diajak berinteraksi dengan awak kabin asli Batik Air pada saat berada di dalam pesawat. Menurut awak kabin tersebut, jawaban yang ditanyakan olehnya dinilai tidak sesuai dengan standar operasional prosedur awak kabin.

    Akhirnya Khairun Nisa segera diamankan oleh petugas Aviation Security (Avsec) untuk pemeriksaan lebih lanjut setibanya di Bandara Seokarno-Hatta.
     

    Awalnya, oknum tersebut masih bersikeras mengaku sebagai pramugari dan menunjukkan kartu identitasnya. Namun, setelah diperiksa identitas tersebut sudah tidak berlaku dan nama Khairun Nisa juga tidak terdaftar sebagai awak kabin aktif.

    Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hata, Kompol Yandri Mono, menjelaskan bahwa pramugari gadungan tersebut mengaku pernah melamar sebagai pramugari pada maskapai Batik Air, namun sayangnya ia tidak lolos pada proses seleksi.

    Khairun Nisa nekat membeli seragam yang mirip dengan seragam resmi maskapai dan rutin berdandan layaknya pramugari. Ia berpamitan kepada orang tuanya seolah-olah pergi bekerja ke bandara. 

    Aksi ini ia lakukan semata-mata demi menjaga perasaan orang tuanya agar tetap bangga dan merasa uang yang dikeluarkan tidak sia-sia.

    Akhirnya pramugari gadungan ini mengunggah video klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf serta mengakui perbuatannya yang telah merugikan maskapai.

    “Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya. Dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air. Dengan ini saya memohon minta maaf kepada pihak maskapai, Batik Air, Lion Group,” ujarnya dalam video tersebut.

    (Fany Wirda Putri)

    Jakarta: Aksi seorang wanita dandanan ala pramugari Batik Air pada penerbangan Palembang-Jakarta viral di jagat media sosial. 
     
    Wanita yang diketahui Khairun Nisa ini melakukan penyamarannya pada saat penerbangan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada hari Selasa, 6 Januari 2026.
     
    Wanita asal Palembang ini diketahui berusia 23 tahun. Ia berpenampilan layaknya awak kabin dari maskapai Batik Air dengan mengenakan kebaya putih, rok batik khas pramugari, rambut sanggul rapi, dan membawa tas yang berlogo Batik Air.

    Karena penampilannya tampak meyakinkan, penyamaran yang dilakukan oleh Khairun Nisa tidak menimbulkan kecurigaan pada saat proses boarding. Oknum pramugari ini masuk melalui jalur fast track dan mengaku sebagai awak kabin. 
     
    Kecurigaan muncul ketika wanita tersebut diajak berinteraksi dengan awak kabin asli Batik Air pada saat berada di dalam pesawat. Menurut awak kabin tersebut, jawaban yang ditanyakan olehnya dinilai tidak sesuai dengan standar operasional prosedur awak kabin.
     
    Akhirnya Khairun Nisa segera diamankan oleh petugas Aviation Security (Avsec) untuk pemeriksaan lebih lanjut setibanya di Bandara Seokarno-Hatta.
     

     
    Awalnya, oknum tersebut masih bersikeras mengaku sebagai pramugari dan menunjukkan kartu identitasnya. Namun, setelah diperiksa identitas tersebut sudah tidak berlaku dan nama Khairun Nisa juga tidak terdaftar sebagai awak kabin aktif.
     
    Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hata, Kompol Yandri Mono, menjelaskan bahwa pramugari gadungan tersebut mengaku pernah melamar sebagai pramugari pada maskapai Batik Air, namun sayangnya ia tidak lolos pada proses seleksi.
     
    Khairun Nisa nekat membeli seragam yang mirip dengan seragam resmi maskapai dan rutin berdandan layaknya pramugari. Ia berpamitan kepada orang tuanya seolah-olah pergi bekerja ke bandara. 
     
    Aksi ini ia lakukan semata-mata demi menjaga perasaan orang tuanya agar tetap bangga dan merasa uang yang dikeluarkan tidak sia-sia.
     
    Akhirnya pramugari gadungan ini mengunggah video klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf serta mengakui perbuatannya yang telah merugikan maskapai.
     
    “Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya. Dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air. Dengan ini saya memohon minta maaf kepada pihak maskapai, Batik Air, Lion Group,” ujarnya dalam video tersebut.
     
    (Fany Wirda Putri)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • ​Fakta-fakta Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Angkatan Muda NU

    ​Fakta-fakta Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Angkatan Muda NU

    Jakarta: Komika Panji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pemuda Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU). Laporan tersebut dibuat oleh Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid. 

    Laporan itu berkaitan dengan materi stand up comedy Pandji yang menyinggung beberapa hal terkait eksistensi NU dalam kancah politik Indonesia.
     
    Singgung tambang NU

    Dalam materinya, Pandji menyinggung pemberian konsesi tambang oleh pemerintah kepada NU. Materi tersebut disampaikan Panji dalam pertunjukan bertajuk Mens Rea yang ramai diperbincangkan publik dan ditayangkan di platform Netflix.

    “Kami pada kesempatan malam hari ini, alhamdulillah dalam rangka untuk melaporkan salah satu seniman, stand up comedian ini yang menjadi rangkaian kita tadi siang kita melakukan aksi, yang terus kemudian kita melaporkan,” kata Rizki kepada wartawan, Kamis (8/1).
     

     

    NU tuding fitnah

    Rizki menilai pernyataan Pandji telah merendahkan, memfitnah, serta berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik dan memecah belah bangsa. Pernyataan tersebut juga dinilai menimbulkan keresahan, khususnya bagi warga Nahdliyin dan Aliansi Muda Muhammadiyah.

    Rizki berharap Polda Metro Jaya segera menindaklanjuti laporan tersebut karena dianggap telah merendahkan ormas Islam terbesar di Indonesia. Ia juga meminta agar Panji segera dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

    “Dan kalau memang ada apa berikut dengan bukti-bukti yang kita lampirkan bisa ditindaklanjuti ya, secepatnya bisa diproses begitu,” ungkap Rizki.
     
    Pandji dipersangkakan UU tentang tindak pidana terhadap agama

    Dalam laporannya tertulis pelapor mempersangkakan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 300 dan Pasal 301 mengatur tentang Tindak Pidana terhadap Agama dan Kepercayaan. Laporan terhadap Panji telah teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. 
     
    Tentang Mens Rea

    Mens Rea merupakan tajuk dari stand-up comedy special ke-10 milik Pandji Pragiwaksono. Pertunjukan ini dikenal menonjolkan kritik sosial serta satire tajam terhadap dinamika politik di Indonesia.

    Pertunjukan Mens Rea sendiri telah digelar secara langsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 30 Agustus 2025. Namun, rekamannya baru tersedia dan ditayangkan secara global melalui layanan streaming Netflix sejak 27 Desember 2025.

    Jakarta: Komika Panji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pemuda Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU). Laporan tersebut dibuat oleh Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid. 
     
    Laporan itu berkaitan dengan materi stand up comedy Pandji yang menyinggung beberapa hal terkait eksistensi NU dalam kancah politik Indonesia.
     

    Singgung tambang NU

    Dalam materinya, Pandji menyinggung pemberian konsesi tambang oleh pemerintah kepada NU. Materi tersebut disampaikan Panji dalam pertunjukan bertajuk Mens Rea yang ramai diperbincangkan publik dan ditayangkan di platform Netflix.
     
    “Kami pada kesempatan malam hari ini, alhamdulillah dalam rangka untuk melaporkan salah satu seniman, stand up comedian ini yang menjadi rangkaian kita tadi siang kita melakukan aksi, yang terus kemudian kita melaporkan,” kata Rizki kepada wartawan, Kamis (8/1).
     

     

    NU tuding fitnah

    Rizki menilai pernyataan Pandji telah merendahkan, memfitnah, serta berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik dan memecah belah bangsa. Pernyataan tersebut juga dinilai menimbulkan keresahan, khususnya bagi warga Nahdliyin dan Aliansi Muda Muhammadiyah.

    Rizki berharap Polda Metro Jaya segera menindaklanjuti laporan tersebut karena dianggap telah merendahkan ormas Islam terbesar di Indonesia. Ia juga meminta agar Panji segera dipanggil untuk dimintai klarifikasi.
     
    “Dan kalau memang ada apa berikut dengan bukti-bukti yang kita lampirkan bisa ditindaklanjuti ya, secepatnya bisa diproses begitu,” ungkap Rizki.
     

    Pandji dipersangkakan UU tentang tindak pidana terhadap agama

    Dalam laporannya tertulis pelapor mempersangkakan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 300 dan Pasal 301 mengatur tentang Tindak Pidana terhadap Agama dan Kepercayaan. Laporan terhadap Panji telah teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. 
     

    Tentang Mens Rea

    Mens Rea merupakan tajuk dari stand-up comedy special ke-10 milik Pandji Pragiwaksono. Pertunjukan ini dikenal menonjolkan kritik sosial serta satire tajam terhadap dinamika politik di Indonesia.
     
    Pertunjukan Mens Rea sendiri telah digelar secara langsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 30 Agustus 2025. Namun, rekamannya baru tersedia dan ditayangkan secara global melalui layanan streaming Netflix sejak 27 Desember 2025.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • ​Saling Ejek di Medsos Berujung Tawuran, Remaja di Depok Tewas Dibacok

    ​Saling Ejek di Medsos Berujung Tawuran, Remaja di Depok Tewas Dibacok

    Jakarta: Aksi tawuran antar kelompok remaja kembali memakan korban jiwa di wilayah Sukmajaya, Depok, Rabu, 7 Januari 2026 dini hari.

    Polres Metro Depok telah mengamankan tujuh tersangka yang terlibat dalam peristiwa berdarah yang dipicu oleh saling ejek di media sosial tersebut.

    Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKB Made Gede Oka Utama, mengungkapkan bahwa bentrokan ini bermula dari kesepakatan kedua belah pihak untuk bertemu melalui platform Instagram.

    “Dengan modus yaitu janjian lewat medsos Instagram. Sangat disayangkan bahwa akibat tawuran tersebut adanya korban, satu meninggal dunia,” ujar Made Gede di Depok, Kamis, 8 Januari 2026.
     
    Pelaku di bawah umur

    Tim gabungan dari Polres Metro Depok dan Polsek Sukmajaya bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil meringkus tujuh orang yang diduga terlibat langsung, termasuk pelaku penganiayaan dan rekan korban.

    Pihak kepolisian sangat menyayangkan fakta bahwa mayoritas tersangka yang diamankan masih berstatus di bawah umur. Sebelum bentrokan pecah, mereka diketahui saling melempar provokasi di jagat maya.

    “Dia sudah persiapan dan sudah saling ejek dan sudah saling bikin janjian di medsos tersebut. Kita dalam kurun waktu 1×24 jam, kita langsung menangkap para pelaku dan juga menemukan barang buktinya,” tambah Made Gede.
     

     

    Luka parah karena senjata tajam

    Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban tewas akibat luka senjata tajam yang sangat parah. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, nyawa korban tidak tertolong.

    “Kami belum cek pasti untuk visumnya tapi lukanya cukup parah yang meninggal dunia. Ada luka satu tembus dari punggung sampai depan,” jelasnya.

    Selain mengamankan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dan pedang. Beberapa senjata tersebut sempat dibuang oleh pelaku dan sebagian lainnya disembunyikan di rumah untuk mengelabui petugas.
     
    Tersangka lain di buru polisi

    Saat ini, tujuh tersangka telah mendekam di Polsek Sukmajaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, kepolisian menegaskan bahwa pengejaran belum berakhir karena diduga masih ada pelaku lain yang melarikan diri saat penyergapan.

    Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap aktivitas media sosial anak-anak mereka guna mencegah terulangnya tragedi serupa yang berawal dari ruang digital.

    Jakarta: Aksi tawuran antar kelompok remaja kembali memakan korban jiwa di wilayah Sukmajaya, Depok, Rabu, 7 Januari 2026 dini hari.
     
    Polres Metro Depok telah mengamankan tujuh tersangka yang terlibat dalam peristiwa berdarah yang dipicu oleh saling ejek di media sosial tersebut.
     
    Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKB Made Gede Oka Utama, mengungkapkan bahwa bentrokan ini bermula dari kesepakatan kedua belah pihak untuk bertemu melalui platform Instagram.

    “Dengan modus yaitu janjian lewat medsos Instagram. Sangat disayangkan bahwa akibat tawuran tersebut adanya korban, satu meninggal dunia,” ujar Made Gede di Depok, Kamis, 8 Januari 2026.
     

    Pelaku di bawah umur

    Tim gabungan dari Polres Metro Depok dan Polsek Sukmajaya bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil meringkus tujuh orang yang diduga terlibat langsung, termasuk pelaku penganiayaan dan rekan korban.
     
    Pihak kepolisian sangat menyayangkan fakta bahwa mayoritas tersangka yang diamankan masih berstatus di bawah umur. Sebelum bentrokan pecah, mereka diketahui saling melempar provokasi di jagat maya.
     
    “Dia sudah persiapan dan sudah saling ejek dan sudah saling bikin janjian di medsos tersebut. Kita dalam kurun waktu 1×24 jam, kita langsung menangkap para pelaku dan juga menemukan barang buktinya,” tambah Made Gede.
     

     

    Luka parah karena senjata tajam

    Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban tewas akibat luka senjata tajam yang sangat parah. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, nyawa korban tidak tertolong.
     
    “Kami belum cek pasti untuk visumnya tapi lukanya cukup parah yang meninggal dunia. Ada luka satu tembus dari punggung sampai depan,” jelasnya.
     
    Selain mengamankan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dan pedang. Beberapa senjata tersebut sempat dibuang oleh pelaku dan sebagian lainnya disembunyikan di rumah untuk mengelabui petugas.
     

    Tersangka lain di buru polisi

    Saat ini, tujuh tersangka telah mendekam di Polsek Sukmajaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, kepolisian menegaskan bahwa pengejaran belum berakhir karena diduga masih ada pelaku lain yang melarikan diri saat penyergapan.
     
    Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap aktivitas media sosial anak-anak mereka guna mencegah terulangnya tragedi serupa yang berawal dari ruang digital.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Waspada Penipuan Kripto, Begini Modus Operandinya

    Waspada Penipuan Kripto, Begini Modus Operandinya

    Jakarta: Pesatnya pertumbuhan investasi digital di Indonesia bak pedang bermata dua. Di satu sisi, masyarakat semakin mudah mengakses berbagai instrumen investasi, mulai dari aset kripto hingga saham global.

    Namun di sisi lain, kondisi ini juga dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksi penipuan dengan memanfaatkan rendahnya literasi digital masyarakat.

    Belakangan, modus penipuan melalui aplikasi Telegram kian marak. Puluhan akun palsu bermunculan dengan tampilan dan pola komunikasi yang menyerupai akun resmi perusahaan, sehingga sulit dibedakan oleh pengguna awam.
     
    Modus Operandi

    Pelaku umumnya menjerat calon korban dengan iming-iming “cuan cepat”, undangan bergabung ke grup eksklusif, hingga tawaran jasa pendampingan trading. Skema tersebut dikemas seolah-olah merupakan bagian dari layanan resmi perusahaan investasi.
     

    Salah satu indikasi kuat penipuan adalah tawaran “titip dana” dengan janji keuntungan tinggi dalam waktu singkat, tanpa disertai penjelasan risiko yang memadai.

    Untuk meningkatkan kepercayaan korban, pelaku kerap meniru identitas digital perusahaan. Mereka menggunakan nama pengguna yang hampir identik dengan akun resmi, dengan sedikit perbedaan pada ejaan atau penambahan karakter angka.

    Tak hanya itu, korban juga sering diarahkan untuk mengakses tautan di luar domain resmi yang berpotensi digunakan untuk mencuri data pribadi maupun mengambil alih akun.

    Ciri lain yang patut diwaspadai adalah permintaan transfer dana di luar aplikasi. Pelaku biasanya meminta korban mengirim uang ke rekening pribadi atau dompet digital tertentu dengan dalih investasi bersama.

    Praktik semacam ini bertentangan dengan mekanisme keamanan platform investasi resmi, di mana seluruh transaksi wajib dilakukan secara mandiri melalui sistem aplikasi. Edukasi dan kewaspadaan investor menjadi kunci utama untuk menghindari jebakan penipuan digital yang kian canggih.

    Jakarta: Pesatnya pertumbuhan investasi digital di Indonesia bak pedang bermata dua. Di satu sisi, masyarakat semakin mudah mengakses berbagai instrumen investasi, mulai dari aset kripto hingga saham global.
     
    Namun di sisi lain, kondisi ini juga dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksi penipuan dengan memanfaatkan rendahnya literasi digital masyarakat.
     
    Belakangan, modus penipuan melalui aplikasi Telegram kian marak. Puluhan akun palsu bermunculan dengan tampilan dan pola komunikasi yang menyerupai akun resmi perusahaan, sehingga sulit dibedakan oleh pengguna awam.
     

    Modus Operandi

    Pelaku umumnya menjerat calon korban dengan iming-iming “cuan cepat”, undangan bergabung ke grup eksklusif, hingga tawaran jasa pendampingan trading. Skema tersebut dikemas seolah-olah merupakan bagian dari layanan resmi perusahaan investasi.
     

    Salah satu indikasi kuat penipuan adalah tawaran “titip dana” dengan janji keuntungan tinggi dalam waktu singkat, tanpa disertai penjelasan risiko yang memadai.
     
    Untuk meningkatkan kepercayaan korban, pelaku kerap meniru identitas digital perusahaan. Mereka menggunakan nama pengguna yang hampir identik dengan akun resmi, dengan sedikit perbedaan pada ejaan atau penambahan karakter angka.
     
    Tak hanya itu, korban juga sering diarahkan untuk mengakses tautan di luar domain resmi yang berpotensi digunakan untuk mencuri data pribadi maupun mengambil alih akun.
     
    Ciri lain yang patut diwaspadai adalah permintaan transfer dana di luar aplikasi. Pelaku biasanya meminta korban mengirim uang ke rekening pribadi atau dompet digital tertentu dengan dalih investasi bersama.
     
    Praktik semacam ini bertentangan dengan mekanisme keamanan platform investasi resmi, di mana seluruh transaksi wajib dilakukan secara mandiri melalui sistem aplikasi. Edukasi dan kewaspadaan investor menjadi kunci utama untuk menghindari jebakan penipuan digital yang kian canggih.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Ancaman Penyebaran Ideologi Kekerasan Harus Mendapat Perhatian Serius semua Pihak

    Ancaman Penyebaran Ideologi Kekerasan Harus Mendapat Perhatian Serius semua Pihak

    Jakarta: Ancaman penyebaran ideologi kekerasan yang menyasar generasi penerus bangsa merupakan tantangan yang harus mendapat perhatian serius untuk segera diatasi, demi keutuhan bangsa Indonesia. 

    “Ancaman ideologi kekerasan merupakan salah satu ujian terhadap kohesi sosial bangsa. Penguatan ketahanan ideologi setiap anak bangsa harus konsisten ditingkatkan untuk menjawab tantangan tersebut,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis 8 Januari 2026.

    Densus 88 Antiteror Polri, Rabu (7/1), menemukan komunitas media sosial yang menyebarkan ideologi kekerasan ekstrem melalui grup True Crime Community. Ada 70 anak di Indonesia yang menjadi member grup itu. Ke-70 anak itu tersebar pada 19 provinsi dan paling banyak berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

    Menurut Lestari, temuan tersebut harus segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata untuk membendung derasnya upaya penyebaran ideologi yang berpotensi memicu konflik antaranak bangsa itu. 
     

    Diakui Rerie, sapaan akrab Lestari, propaganda  ideologi kekerasan kini semakin masif menyasar generasi muda melalui berbagi platform media sosial, game online, dan sejumlah forum terbatas. 

    Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu berpendapat bahwa nilai-nilai Pancasila harus benar-benar ditanamkan kepada setiap anak bangsa dengan langkah yang lebih kreatif dan kontekstual. 

    Selain itu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat harus diwujudkan untuk membangun narasi kebinekaan dan persatuan di tengah masyarakat dalam keseharian. 

    Rerie sangat berharap, berbagai upaya penanaman dan penguatan nilai-nilai Pancasila kepada setiap anak bangsa mendapat dukungan semua pihak terkait demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing di masa depan.

    Jakarta: Ancaman penyebaran ideologi kekerasan yang menyasar generasi penerus bangsa merupakan tantangan yang harus mendapat perhatian serius untuk segera diatasi, demi keutuhan bangsa Indonesia. 
     
    “Ancaman ideologi kekerasan merupakan salah satu ujian terhadap kohesi sosial bangsa. Penguatan ketahanan ideologi setiap anak bangsa harus konsisten ditingkatkan untuk menjawab tantangan tersebut,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis 8 Januari 2026.
     
    Densus 88 Antiteror Polri, Rabu (7/1), menemukan komunitas media sosial yang menyebarkan ideologi kekerasan ekstrem melalui grup True Crime Community. Ada 70 anak di Indonesia yang menjadi member grup itu. Ke-70 anak itu tersebar pada 19 provinsi dan paling banyak berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

    Menurut Lestari, temuan tersebut harus segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata untuk membendung derasnya upaya penyebaran ideologi yang berpotensi memicu konflik antaranak bangsa itu. 
     

    Diakui Rerie, sapaan akrab Lestari, propaganda  ideologi kekerasan kini semakin masif menyasar generasi muda melalui berbagi platform media sosial, game online, dan sejumlah forum terbatas. 
     
    Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu berpendapat bahwa nilai-nilai Pancasila harus benar-benar ditanamkan kepada setiap anak bangsa dengan langkah yang lebih kreatif dan kontekstual. 
     
    Selain itu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat harus diwujudkan untuk membangun narasi kebinekaan dan persatuan di tengah masyarakat dalam keseharian. 
     
    Rerie sangat berharap, berbagai upaya penanaman dan penguatan nilai-nilai Pancasila kepada setiap anak bangsa mendapat dukungan semua pihak terkait demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing di masa depan.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Kocak! Kegep Polisi Lawan Arah Pemotor Ini Ngeles Beli Tanaman

    Kocak! Kegep Polisi Lawan Arah Pemotor Ini Ngeles Beli Tanaman

    Jakarta: Aksi melawan arah masih sering dilakukan pengendaraan sepeda motor. Padahal hal tersebut bisa membahayakan diri sendiri dan pengendara lain.

    Karena itu, ketika melihat pengendara lawan arah Polisi biasanya langsung melakukan pemberhentian untuk dilakukan edukasi hingga tindakan penilangan. Namun, tidak sedikit pengendara yang hendak diberhentikan malah kabur atau ketika sudah berhenti dan diedukasi malah ngeyel.

    Nah, baru-baru ini viral video yang memperlihatkan pemotor kegep Polisi melawan arah ngeles mengaku hendak beli tanaman. Video tersebut dibagikan oleh akun Brigadir Robi Malian Zani @robimalianzani38.

    Dalam video tersebut terlihat pengendara motor matic mencoba mengelabui Brigadir Robi Malian Zani dengan mengaku mau beli tanaman hias. Brigadir Robi yang tidak tergocek, ia justru menimpali dengan candaan sembari memberi teguran.

    “Ngapo pak? (kenapa pak?)” tanya Brigadir Robi seperti dilihat di video Kamis, 8 Januari 2026.

    “Nak beli kembang (bunga),” jawab pria tersebut.

    Seolah paham dengan gelagat pengendara yang coba ngeles, Brigadir Robi kemudian memanggil penjual tanaman. “Pak de ini nak beli kembang nian pakde, aku tungguin beli kembang,” ucapnya.
     

    Karena sudah tertangkap basah dan penjual tanaman sudah keluar, pengendara tersebut pun akhirnya membeli tanaman untuk mempertanggungjawabkan ucapannya. “Orang ini sudah banyak yang ngerti, gak perlu banyak alasan lagi lah,” ujar petugas menutup percakapan.

    Video ini pun viral dan sudah ditonton 21 juta views serta likes tembus 790 ribu. Kolom komentar juga tidak kalah riuh, 41 ribu orang meninggalkan jejak dengan memberikan komentar kocak.

    “Daripada bayar tilang, mending beli kembang,” tulis salah satu netizen.

    “MAJU KENA MUNDUR KENA,” timpal netizen lainnya.

    “Kocak….terpaksa beli pohon yg paling kecil dan paling murah,” tulis netizen.

    Jakarta: Aksi melawan arah masih sering dilakukan pengendaraan sepeda motor. Padahal hal tersebut bisa membahayakan diri sendiri dan pengendara lain.
     
    Karena itu, ketika melihat pengendara lawan arah Polisi biasanya langsung melakukan pemberhentian untuk dilakukan edukasi hingga tindakan penilangan. Namun, tidak sedikit pengendara yang hendak diberhentikan malah kabur atau ketika sudah berhenti dan diedukasi malah ngeyel.
     
    Nah, baru-baru ini viral video yang memperlihatkan pemotor kegep Polisi melawan arah ngeles mengaku hendak beli tanaman. Video tersebut dibagikan oleh akun Brigadir Robi Malian Zani @robimalianzani38.

    Dalam video tersebut terlihat pengendara motor matic mencoba mengelabui Brigadir Robi Malian Zani dengan mengaku mau beli tanaman hias. Brigadir Robi yang tidak tergocek, ia justru menimpali dengan candaan sembari memberi teguran.
     
    “Ngapo pak? (kenapa pak?)” tanya Brigadir Robi seperti dilihat di video Kamis, 8 Januari 2026.
     
    “Nak beli kembang (bunga),” jawab pria tersebut.
     
    Seolah paham dengan gelagat pengendara yang coba ngeles, Brigadir Robi kemudian memanggil penjual tanaman. “Pak de ini nak beli kembang nian pakde, aku tungguin beli kembang,” ucapnya.
     

     
    Karena sudah tertangkap basah dan penjual tanaman sudah keluar, pengendara tersebut pun akhirnya membeli tanaman untuk mempertanggungjawabkan ucapannya. “Orang ini sudah banyak yang ngerti, gak perlu banyak alasan lagi lah,” ujar petugas menutup percakapan.
     
    Video ini pun viral dan sudah ditonton 21 juta views serta likes tembus 790 ribu. Kolom komentar juga tidak kalah riuh, 41 ribu orang meninggalkan jejak dengan memberikan komentar kocak.
     
    “Daripada bayar tilang, mending beli kembang,” tulis salah satu netizen.
     
    “MAJU KENA MUNDUR KENA,” timpal netizen lainnya.
     
    “Kocak….terpaksa beli pohon yg paling kecil dan paling murah,” tulis netizen.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)