Sebentar lagi 17 Agustus tiba nih, dan pastinya akan ada banyak lomba serta aktivitas yang bisa diikuti untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kira-kira, kalian masuk dalam tipe peserta apa saat 17 Agustus?
Ringkasan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5309587/original/062249300_1754634892-macam-tipe-peserta-pas-lomba-agustusan-2f853c.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Sebentar lagi 17 Agustus tiba nih, dan pastinya akan ada banyak lomba serta aktivitas yang bisa diikuti untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kira-kira, kalian masuk dalam tipe peserta apa saat 17 Agustus?
Ringkasan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5309552/original/057537800_1754633485-gunung-slamet-c7fbf0.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Sepuluh prajurit TNI AL dari Lanal Tegal menapaki jalur pendakian ekstrem Gunung Slamet via Bambangan, Purbalingga, dengan ransel di punggung dan semangat membara untuk misi istimewa: mengibarkan Sang Saka Merah Putih di puncak tertinggi Jawa Tengah.
Ringkasan
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310220/original/059288000_1754673611-IMG-20250808-WA0198.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, imbuh Dhini, SB diduga menyalahgunakan atau mengkorupsi dana representatif.
Padahal dana tersebut penggunaanya untuk kemajuan dan peningkatan pendapatan PDAM Jepara. Penggunaan dana tersebut di bawah kewenangan direksi PDAM.
Di PDAM Jepara sendiri terdapat tiga direksi, yakni dirut, direktur teknis serta direktur administrasi dan keuangan.
“Bahwa pada faktanya, yang menggunakan dana (representative) ini hanya tersangka (SB) selaku direktur utama tanpa melibatkan direktur lainnya,” ungkap Dhini.
Dugaan penyalahgunaan dana representatif yang dilakukan SB selaku dirut, penyidik Kejari menemukan indikasi adanya potensi kerugian keuangan negara sekitar Rp 554.350.000.
“Penggunaan dana tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan dan dinilai tidak mendukung operasional PDAM Jepara,” imbuh Dhini.
Dhini menambahkan, kerugian keuangan negara yang diduga dikorupsi SB berdasarkan data Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) Nomor: 704/12/Kasus/Irban/V/VII/2025 tanggal 30 Juli 2025 dari Inspektorat Kabupaten Jepara.
“Yang bersangkutan (Tersangka SB), kami tahan selama 20 hari ke depan,” pungkas Dhini.
Tidak hanya itu, penyidik Kejari Jepara juga masih terus mengembangkan penyidikan guna menemukan tersangka lain dalam tindak pidana korupsi tersebut. Oleh pihak tim Kejari Jepara, tersangka melanggar Primair: Pasal 2 ayat (1) Juncto pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP
Subsidiair Pasal 3 Juncto pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Laporan Masyarakat
Untuk diketahui, Kejaksaan Negeri Jepara pada bulan Januari 2025 telah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya perkara dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana representatif pada PDAM Tirta Jungporo Tahun 2020 hingga 2023.
Setelah dilakukan proses penyidikan, tim penyidik mengungkap temuan adanya unsur melawan hukum dalam proses penggunaan dana representatif. Atas tindakan itu, mengakibatkan kerugian keuangan negara.
Tersangka SB selaku Direktur Utama PDAM Tirta Jungporo, secara aktif mencairkan dana representatif dari pos biaya lain-lain Direksi sejak tahun 2020 hingga 2023.
Pencairan ini menggunakan memo internal yang tidak memuat rincian kegiatan dengan jelas. Parahnya lagi, tidak disertai pertanggungjawaban penggunaan dana reprensetatif.
Bahwa dari hasil penyidikan diperoleh fakta bahwa uang hasil tindak pidana korupsi tersebut digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310126/original/020398500_1754659462-IMG-20250805-WA0035.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Liputan6.com, Jakarta – Gempa Magnitudo 5,4 mengguncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Jumat malam (8/8/2025), pukul 19.22.13 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa Halmahera Barat ini memiliki parameter update M5,3. Episenter gempa terletak pada koordinat 1,82° LU ; 127,03° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 81 Km arah Barat Laut Halmahera Barat, Maluku Utara pada kedalaman 80 km.
Direktur Gempa dan Tsunami BMKG Daryono, Jumat (8/8/2025) mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” katanya.
Daryono juga mengungkap, getaran gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Tagulandang, Halmahera Barat dengan skala intensitas II-III MMI, dan daerah Tondano dengan skala intensitas II MMI.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami,” katanya.
Hingga pukul 19.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Meski begitu masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310114/original/073834800_1754658616-unnamed__21_.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kesepuluh siswa tersebut langsung dibawa ke kantor Satpol PP untuk menjalani pembinaan moral.
Pihak sekolah masing-masing dipanggil untuk menjemput serta memberikan pendampingan lanjutan.
“Kami minta ada sinergi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat. Satpol PP tidak bisa bekerja sendiri,” ungkap Jose.
Para pelajar tersebut berasal dari lima sekolah berbeda, yaitu SMPN 3, SMPN 5, SMPN 6, SMPN 9, dan SMP Muhammadiyah 1 Metro.
Setelah pembinaan, mereka dikembalikan ke sekolah masing-masing.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310114/original/073834800_1754658616-unnamed__21_.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kesepuluh siswa tersebut langsung dibawa ke kantor Satpol PP untuk menjalani pembinaan moral.
Pihak sekolah masing-masing dipanggil untuk menjemput serta memberikan pendampingan lanjutan.
“Kami minta ada sinergi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat. Satpol PP tidak bisa bekerja sendiri,” ungkap Jose.
Para pelajar tersebut berasal dari lima sekolah berbeda, yaitu SMPN 3, SMPN 5, SMPN 6, SMPN 9, dan SMP Muhammadiyah 1 Metro.
Setelah pembinaan, mereka dikembalikan ke sekolah masing-masing.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310110/original/031846100_1754658278-images_-_2025-08-08T184426.144.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Liputan6.com, Lumajang – Universitas Jember (UNEJ) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), memutuskan menarik seluruh mahasiswanya yang turut serta dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2025 di kabupaten Lumajang. Kebijakan ini diambil setelah terjadinya pencurian kendaraan bermotor milik mahasiswa peserta KKN Kolaboratif 2025.
Penarikan mahasiswa KKN itu terpaksa dilakukan pihak kampus untuk memberikan rasa aman dan bentuk perlindungan kepada mahasiswa.
Aksi pencurian kendaraan bermotor yang menimpa mahasiswa peserta KKN Kolaboratif 2025 di Kabupaten Lumajang bahkan bukan cuma satu kali.
Kejadian pertama menimpa mahasiswa yang terjun di Desa Alun-Alun Kecamatan Ranuyoso, ada dua sepeda motor yang dicuri. Satu milik mahasiswa FISIP UNEJ dan satu lagi milik mahasiswi UIN KHAS Jember.
Kejadian kedua menimpa mahasiswa UNEJ yang melaksanakan KKN Kolaboratif di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.
Terkait hal itu, Sekertaris LP2M UNEJ bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Ali Badrudin menyebutkan, semua PTN dan PTS yang mengikuti program KKN Kolaboratif di Lumajang telah bertemu secara daring dengan Pemkab Lumajang yang diwakili oleh Bappeda dan Bakesbangpol Lumajang.
Dalam rapat ini disepakati, semua PTN dan PTS untuk menarik semua mahasiswanya. Sebagai informasi para mahasiswa memulai KKN Kolaboratif tanggal 15 Juli dan seharusnya baru berakhir pada 20 Agustus 2025 nanti.
“Kami berencana menarik mahasiswa UNEJ mulai besok, penarikan ini hanya untuk lokasi Lumajang, sementara di kota lain tetap berjalan sesuai jadwal,” ujar Ali Badrudin Jumat (8/8/2025)
Untuk diketahui, pada program KKN Kolaboratif di Lumajang, UNEJ menerjunkan 1.070 mahasiswa yang tersebar di 102 desa di Lumajang.
Selain UNEJ, perguruan tinggi yang turut serta adalah Universitas Islam Jember, UIN KHAS Jember, STIA Pembangunan Jember, UNIPAR Jember, Poltekes Jember, Universitas Lumajang, dan STIKP Lumajang.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5162639/original/057997000_1741926262-_________________________S25___________________.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Dari bagian depan, smartphone ini menggunakan layar Dynamic AMOLED 2x yang berukuran 6.7 inci, dengan refresh rate variabel 120Hz dan HDR10+.
Pindah ke bawah layar, Galaxy S25 FE memiliki sensor fingerprint dan stereo speaker untuk menyajikan keamanan dan suara yang lebih baik.
Di dalam ponsel, perangkat satu ini menggunakan chipset Exynos 2400 sebagai dapur pacu utama, sedikit upgrade dari versi Galaxy S24 Fe yang menggunakan seri “e” untuk tenaga mereka.
Menariknya, Galaxy S25 FE dijanjikan bakal mendapatkan tujuh pembaruan OS Android utama, dengan Android 16 sebagai sistem operasi awal saat peluncuran.
Selain itu, rumornya HP ini akan rilis dalam varian RAM 8GB, Penyimpanan 128GB/256GB, dengan pilihan warna Icy Blue, Navy, Jet Black dan White.
Selanjutnya, Galaxy S25 FE dipasangin kamera selfie 12MP untuk bagian depan, dan triple-camera 50MP + 12MP + 8MP untuk bagian belakang.
Yang terakhir, smartphone ini bakal mendapatkan rating IP68 untuk ketahanan debu dan air, serta menggunakan baterai 4900mAh dengan pengisian daya cepat (45W).