Category: Liputan6.com Tekno

  • Dikritik Soal AI Mesum, Meta Berikan Kontrol Akun Anak ke Orang Tua – Page 3

    Dikritik Soal AI Mesum, Meta Berikan Kontrol Akun Anak ke Orang Tua – Page 3

    Meski kasus ini terlihat sebagai permasalahan baru, sebenarnya sejak lama Meta telah menambahkan banyak fitur keselamatan bagi anak remaja dan semacamnya. Namun beberapa waktu yang lalu sempat tidak efektif.

    Alasan mengapa hal itu bisa terjadi karena perkembangan AI yang sangat cepat. Perubahan ini membuat implementasi fitur keselamatan anak remaja perlu dilakukan kalibrasi ulang untuk mengikuti kecanggihan teknologi saat ini.

    Apakah Fitur ini akan ada di Indonesia?

    Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Meta Indonesia, namun sebelumnya, raksasa penyedia layanan media sosial tersebut telah meluncurkan fitur ‘Teen Accounts’ di Tanah Air.

    Melihat kasus pembulian di media sosial (cyberbullying) yang belakangan kian merajalela, Meta memberikan solusi dengan meluncurkan ‘Teen Accounts’.

    Menurut Director of Public Policy for Products Meta, APAC, Phillip Chua saat sesi pemaparan pada Selasa (30/9/2025) di Kantor Meta, Jakarta, “Meta Global menyadari tantangan yang dihadapi orang tua, otoritas, dan remaja di era digital saat ini. Oleh karena itu, kami meluncurkan ‘Teen Accounts’, fitur keamanan baru bagi anak remaja.”

    Berdasarkan paparannya, fitur baru ini akan berfungsi dengan cara mendesak pengguna untuk mengisi kisaran usia saat membuat akun baru.

    Setelah terklasifikasi, seluruh akun pengguna yang memiliki data usia di bawah 18 tahun akan langsung mendapatkan aktivasi ‘Teen Accounts’ secara otomatis. Setelah itu, akun khusus untuk remaja ini akan mandapatkan empat fungsi keamanan.

  • Hasil MPL ID S16 Week 9: RRQ Hoshi Absen Pertama Kali di Playoff, Navi Ukir Sejarah – Page 3

    Hasil MPL ID S16 Week 9: RRQ Hoshi Absen Pertama Kali di Playoff, Navi Ukir Sejarah – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Turnamen MPL ID Season 16 (MPL ID S16) resmi menutup babak reguler dengan dramatis. Pertandingan terakhir antara RRQ Hoshi dan Navi, Minggu (19/10/2025), menjadi duel penentuan nasib dua tim yang berjuang merebut tiket terakhir ke playoff.

    RRQ Hoshi tampil garang di game pertama. Dyrennn, Idok, Sutsujin, Rinz, dan Toyy mampu menekan agresivitas Navi sejak awal dan menutup laga pembuka dengan kemenangan meyakinkan.

    Namun, situasi berbanding terbalik di game kedua. Game 2 semakin intens, karena kemenangan di babak ini akan menjadi penentu tim esports mana akan melanjutkan perjalanan ke babak playoff MPL ID S16.

    Hanya butuh satu kemenangan, Navi pun bermain agresif. Diperkuat oleh pemain Aprho, Andoryuu, Kars, Uk1r, dan Xyve, tim ini sempat mendapatkan kesempatan untuk memenangkan game di mid-game. 

    Sayangnya, missplay dari para pemain Navi malah menguntungkan tim RRQ Hoshi sehingga berhasil memukul mundur dan mengambil alih jalannya pertandingan.

    Kesalahan kecil dari RRQ Hoshi di menit akhir menjadi titik balik. Saat Rinz terdeteksi di area river, Navi langsung menghukum dengan serangan penuh hingga tiga pemain RRQ tumbang.

    Momen tersebut menjadi jalan bagi Navi untuk menembus base, dan mengakhir pertandingan dengan kemenangan.

    Hasil ini memastikan Navi melaju ke babak playoff MPL ISD 16 untuk pertama kalinya. Sebaliknya, RRQ Hoshi harus menelan kenyataan pahit abses dari playoff untuk pertama kalinya dalam sejarah tim.

    Sebelumnya, lima tim sudah lebih dulu memastikan tempat di playoff yaitu Onic, Bigetron by Vitality, Alter Ego, Evos, dan Dewa United Esports.

    Evos lolos setelah menang tipis atas Navi di week 9, sedangkan Dewa United mengunci tiket usai mengalahkan Evos di laga berikutnya. 

    Dengan hasil ini, enam tim yang akan bertanding di babak playoff MPL ID S16 di NICE PIK 2 adalah Onic, Bigetron by Vitality, Alter Ego, Evos, Dewa United Esports, dan Navi.

  • Top 3 Tekno: Deretan HP Vivo dan iQOO yang Dapat Update OriginOS 6 Bikin Penasaran – Page 3

    Top 3 Tekno: Deretan HP Vivo dan iQOO yang Dapat Update OriginOS 6 Bikin Penasaran – Page 3

    Perkembangan teknologi beberapa tahun belakangan ini terasa sangat cepat, khususnya dalam bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

    Meskipun unggul dalam menghimpun data dan menjawab pertanyaann dengan instan, Guru Besar UGM, Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum., atau lebih akrab disapa Prof Murti, mempertanyakan satu hal: ‘apakah AI bisa meyakini sesuatu?’

    “‘Bisakah ia merasakan nilai kejujuran? Bisakah ia merasakan keadilan?’ Beberapa pemikir menyebut bahwa AI hanya mampu mengolah simbol,” ujar Prof Murti di acara penghargaan Anugerah Liputan6 pada Kamis (16/10/2025) di SCTV Tower Jakarta. 

    Pertanyaan dan pembahasan di atas, akhirnya mendarat tepat pada satu kesimpulan bahwa ‘pemahaman AI hanyalah ilusi algoritmik’. Artinya, AI tidak bisa memahami makna sejati dari nilai yang dipegang teguh oleh manusia.

    “Tetapi, saya kira perdebatan filsafat membawa kita kemudian pada kesadaran sederhana bahwa mesin (AI) mungkin bisa meniru keyakinan kita, bisa meniru nilai, tetapi mesin tidak pernah sungguh-sungguh bisa memilikinya,” ia menjelaskan. 

    Baca selengkapnya di sini 

     

  • China Tuduh AS Lakukan Serangan Siber, Usik Pertahanan hingga Keuangan Negara – Page 3

    China Tuduh AS Lakukan Serangan Siber, Usik Pertahanan hingga Keuangan Negara – Page 3

    Di sisi lain, para diplomat di Asia Tenggara dilaporkan menjadi target kampanye spionase siber pada awal 2025. Menurut Google, serangan ini kemungkinan besar dilakukan untuk mendukung operasi yang sejalan dengan kepentingan strategis Tiongkok.

    Google Threat Intelligence Group (TAG) dari Alphabet pada 25 Agustus menyebut serangan tersebut menggunakan teknik rekayasa sosial dan malware yang disamarkan sebagai pembaruan perangkat lunak, dikutip dari Straits Times, Kamis (28/8/2025).

    Serangan dikaitkan dengan kelompok peretas UNC6384 yang berafiliasi dengan Tiongkok, meski kelompok ini belum secara resmi dikategorikan ke dalam jaringan peretas tertentu.

    Patrick Whitsell, insinyur keamanan senior Google, mengungkapkan sekitar dua lusin korban telah mengunduh malware tersebut. Ia tidak merinci kewarganegaraan diplomat yang terdampak, namun dalam wawancaranya dengan Bloomberg News, Whitsell menegaskan bahwa ia “sangat yakin serangan ini berpihak pada Tiongkok.”

    Menurut Whitsell, target serangan bisa berasal dari kalangan pejabat pemerintah maupun kontraktor eksternal.

    Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan pihaknya tidak mengetahui kasus ini dan menuduh laporan Google sebagai upaya menyebarkan informasi palsu yang mengaitkan Beijing dengan aksi peretasan.

  • MyRepublic Siap Perluas Internet Cepat ke Daerah Usai Menang Lelang Frekuensi 1,4 GHz – Page 3

    MyRepublic Siap Perluas Internet Cepat ke Daerah Usai Menang Lelang Frekuensi 1,4 GHz – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menetapkan MyRepublic Indonesia sebagai peserta dengan peringkat tertinggi dalam lelang pita frekuensi 1,4 GHz untuk dua wilayah besar: Regianal 2 dan Regional 3.

    Adapun pita frekuensi 1,4 GHz Regional 2 mencakup kota-kota, seperti Sumatera, Bali, dan Nusa Tenggara. Sementara untuk Regional 2 adalah Kalimantan dan Sulawesi.

    Selanjutnya, MyRepublic akan ditetapkan sebagai pemenang seleksi setelah diterbitkannya penetapan oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi).

    Langkah ini membuka peluang baru bagi pemerataan akses internet cepat di luar Pulau Jawa. Frekuensi 1,4GHz disebutkan sangat ideal untuk mendukung layanan Fixed Wireless Access (FWA), dan mampu menjangkau wilayah luas dengan infrastruktur efisien.

    “Perolehan pita frekuensi 1,4GHz ini menjadi momentum penting bagi MyRepublic Indonesia untuk berkontribusi dalam mempercepat pemerataan akses internet dan transformasi digital nasional,” kata Timotius Max Sulaiman, CEO MyRepublic Indonesia, dikutip dari keterangannya, Senin (20/10/2025).

    Disebutkan, penyedia layanan internet identik dengan warna ungu ini memilih fokus pada wilayah Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi.

    Alasannya, daerah-daerah ini memiliki potensi pertumbuhan digital tinggi, namun masih menghadapi tantangan konektivitas.

    Menurut Timotius, layanan berbasis FWA akan melengkapi jaringan fiber optik yang sudah lebih dulu dioperasikan perusahaan. Keduanya bisa saling mendukung untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan pengalaman pelanggan,” ujarnya.

    Setelah penetapan resmi oleh Menteri Komdigi, perusahaan akan mempersiapkan tahap teknis dan komersial untuk menghadirkan layanan FQA di wilayah pemenang lelang.

    Saat ini, MyRepublic telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan di 162 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

  • WhatsApp Uji Fitur Anti-Spam Baru, Batasi Jumlah Pesan Tak Terbalas – Page 3

    WhatsApp Uji Fitur Anti-Spam Baru, Batasi Jumlah Pesan Tak Terbalas – Page 3

    Sebelumnya, Meta mengonfirmasi kabar yang sudah lama ditunggu oleh para pengguna iPhone. Kini, WhatsApp sudah mendukung Live Photos.

    Bukan hanya itu, pengguna Android juga akan mendapatkan fitur serupa yang diberi nama Motion Photos.

    Lewat pembaruan ini pengguna bisa mengirim dan menerima gambar bergerak lengkap dengan suara, persis seperti saat melihatnya langsung di galeri ponsel.

    Fitur baru ini datang sebagai salah satu dari sejumlah pembaruan yang belakangan terus digulirkan Meta untuk WhatsApp dalam beberapa bulan terakhir.

    Mengutip 9to5Mac, Rabu (1/9/2025), Meta merinci sejumlah fitur baru lewat unggahan di “Newsroom”.

    Selain Live Photos yang ada di iOS, ada juga tema obrolan yang bisa dibuat dengan AI, stiker-stiker segar, fitur pencarian grup yang lebih simpel, hingga pemindai dokumen khusus untuk Android. Semua pembaruan ini akan hadir secara bertahap untuk pengguna WhatsApp di seluruh dunia.

  • Cek 6 Fitur Tersembunyi macOS Tahoe 26 Biar Mac Kamu Makin Canggih – Page 3

    Cek 6 Fitur Tersembunyi macOS Tahoe 26 Biar Mac Kamu Makin Canggih – Page 3

    Sebelum memasang pembaruan sistem operasi, pastikan kamu sudah melakukan pencadangan/back up data penting dari perangkat kesayangan.

    Jika semua dirasa sudah aman, berikut langkah-langkah memperbarui macOS Tahoe 26:

    1. Buka Pembaruan Perangkat Lunak:

    Pilih Pengaturan Sistem di pojok layar. Lalu klik umum di ‘bar’ samping, kemudian klik Pembaruan Perangkat Lunak di sebelah kanan. (Di macOS versi lebih lama, pilih menu Apple > Preferensi Sistem, lalu klik Pembaruan Perangkat Lunak.)

    2. Setelah terbuka, Sistem Otomatis Memeriksa Ketersediaan:

    Jika terdapat perangkat lunak baru untuk Mac, klik tombol Perbarui atau Tingkatkan untuk mengunduh dan menginstalnya.

    3. Sistem akan menunjukkan bahwa Mac sudah diperbarui (jika tersedia):

    Apabila kamu ingin memeriksa lagi, klik Periksa Pembaruan (kalau ada), lalu tekan ‘Command-R’ pada papan ketik, atau tutup dan buka kembali Pembaruan Perangkat Lunak.

    4. Setelah mulai memasang, kamu bakal dimintai kata sandi administrator:

    Ini adalah kata sandi yang kamu gunakan untuk masuk ke Mac.

    5. Biarkan proses pemasangan selesai tanpa masuk mode tidur pada Mac:

    Selama penginstalan, Mac mungkin memulai ulang dan menampilkan ‘bar progres’ atau layar kosong beberapa kali.

  • Daftar HP Vivo dan iQOO yang Kebagian OriginOS 6 – Page 3

    Daftar HP Vivo dan iQOO yang Kebagian OriginOS 6 – Page 3

    Berdasarkan informasi yang beredar, OriginOS 6 menjanjikan performa lebih mulus berkat ‘Origin Smooth Engine’ dan sistem ‘Origin Animation’. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:

    1. Perubahan Desain Antarmuka

    Pada aspek ini, raksasa teknologi asal China tersebut merancang OriginOS 6 dengan baru yang menerapkan elemen transparansi dan blur untuk memberikan depth dan interaksi imersif.

    2. Optimalisasi Performa Software

    Bukan hanya berfokus pada segi desain, Vivo juga memaksimalkan kinerja perangkat lunak (software). Menurut pernyataan mereka, OriginOS 6 mampu membuka hingga 50 aplikasi secara berturut-turut.

    Walau kapasitas ini terlihat menakjubkan, rupanya peningkatan utamanya terletak pada durasi pemangkasan waktu ‘loading’ sebesar 16 persen dan respons sentuhan lebih cepat 41 persen.

    3. Peningkatan dan Penambahan Fitur AI

    Terakhir, selain kedua aspek di atas, fokus utama dari raksasa teknologi asal China satu ini adalah peningkatan Artificial Intelligence (AI). Tak mau kalah dengan kompetitor, Vivo menambahkan sejumlah fitur kecerdasan buatan untuk OriginOS 6.

    Pembahasan fitur ada di halaman selanjutnya!

  • Akhirnya, Pembuat Spyware Israel NSO Group Dilarang Mata-Matai WhatsApp – Page 3

    Akhirnya, Pembuat Spyware Israel NSO Group Dilarang Mata-Matai WhatsApp – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Hakim Distrik Amerika Serikat (AS) Phyllis Hamilton telah mengurangi jumlah ganti rugi yang harus dibayarkan NSO Group kepada Meta.

    Namun demikian, ia mengeluarkan perintah larangan permanen yang melarang pembuat spyware asal Israel tersebut menargetkan (memata-matai) aplikasi WhatsApp.

    Hamilton memutuskan untuk mengurangi ganti rugi yang tadinya USD 167 juta (sekitar Rp 2,7 triliun) menjadi hanya USD 4 juta (Rp 66,2 miliar) karena perlu mengikuti kerangka hukum yang dirancang untuk ganti rugi proporsional. Demikian sebagaimana dikutip dari Engadget, Minggu (19/10/2025).

    Akan tetapi, perintah larangan tersebut merupakan kemenangan penting bagi Meta, yang telah menggugat NSO Group sejak tahun 2019.

    Gugatan Meta terhadap NSO Group, perusahaan di balik spyware Pegasus, menuding spyware tersebut digunakan untuk memata-matai 1.400 orang dari 20 negara, termasuk jurnalis dan aktivis hak asasi manusia.

    Meta saat itu menyatakan bahwa Pegasus dapat menginfeksi perangkat target bahkan tanpa interaksi mereka, cukup dengan mengirim pesan teks berisi kode berbahaya atau bahkan melalui panggilan tak terjawab ke WhatsApp.

  • Guru Besar UGM: AI Memang Cerdas, Tapi Tak Punya Kejujuran dan Harapan Seperti Manusia – Page 3

    Guru Besar UGM: AI Memang Cerdas, Tapi Tak Punya Kejujuran dan Harapan Seperti Manusia – Page 3

    Meskipun penggunaan teknologi AI secara penuh dinilai berbahaya, menurut Prof. Murti, menolak teknologi juga bukan hal yang bijaksana. iA menyarankan untuk mengambil jalan tengah, mendidik manusia bersama AI.

    Dalam konteks ini, AI seharusnya menjadi kolaborator, berfungsi sebagai alat bantu yang kuat untuk mengoptimalkan proses belajar karena mereka menawarkan model pembelajaran baru, lebih kreatif, dan berbasis data.

    Menelaah dari penggalan bagian ‘AI seharusnya menjadi kolaborator’, nampaknya yang beliau inginkan adalah penggunaan AI tetap disertai kritisi dan supervisi dari manusia.

    Jadi, tak hanya kalangan akademisi, cendikiawan, dan peneliti, diri kita sendiri pun harus menempatkan AI sebagai alat dan teman yang masih membutuhkan masukan, kritikan, dan tanggapan.

    Dengan tetap melakukan kebiasaan seperti ini, harapannya manusia tidak kehilangan taring yang membedakan eksistensinya dengan makhluk hidup.

    Pertanyaan-pertanyaan filosofis atau sekadar memperbaiki kesalahan yang dibuat oleh AI, setidaknya mampu mempertahankan ‘Critical Thinking’ dari manusia.