Category: Liputan6.com Tekno

  • Langkah Penting Lindungi Keluarga dari Penipuan Digital

    Langkah Penting Lindungi Keluarga dari Penipuan Digital

    Selain menghadirkan Pusat Panduan yang berisi informasi edukatif terkait cara melindungi diri dari ancaman penipuan online, kampanye #PikirDuaKali dari TikTok juga menghadirkan serangkaian kegiatan pendukung lainnya, antara lain:

    TikTok Goes to Campus

    Sesi workshop yang menyasar mahasiswa, dosen, hingga masyarakat sekitar kampus. Di sini, para peserta diberikan wawasan mengenai berbagai modus penipuan, cara mengenalinya, dan bagaimana mengambil tindakan yang aman agar terhindar dari penipuan online.

    #PikirDuaKali LIVE Series

    PikirDuaKali LIVE Series hadir sebagai ruang hangat untuk mempertemukan para mitra industri dan kreator inspiratif dalam satu rangkaian siaran yang informatif sekaligus interaktif. Disiarkan langsung melalui TikTok LIVE di akun @tiktokofficialindonesia dan juga tersedia di Vidio.com, penonton dapat memperdalam pengetahuan mereka seputar isu digital serta mempelajari cara melawan penipuan online secara lebih mudah dan nyaman.

    Kamu bisa cek Episode 1 “#PikirDuaKali: Generasi Digital Cerdas, Kreatif, dan Aman” dan Episode 2 “#PikirDuaKali: Cerdas Bertransaksi, Aman Berinternet” di Vidio.com, ya!

    Video edukasi dari kreator TikTok

    Konten-konten yang disajikan kreator TikTok membantu menjangkau masyarakat lebih luas dengan penyampaian yang ringan, relatable, dan mudah diikuti.

    Melalui berbagai inisiatif ini, pengguna bisa mendapat edukasi kapan saja dan dari format yang sesuai gaya belajar mereka. Baik melalui video pendek, sesi talkshow interaktif, atau sesi diskusi tematik di kampus, semuanya dirancang agar setiap lapisan masyarakat makin siap menghadapi tantangan digital.

    Buat dapat panduan praktis dan video singkat yang bisa kamu tonton bersama keluarga, kunjungi Pusat Panduan #PikirDuaKali di TikTok sekarang, ketik “#PikirDuaKali” pada pencarian TikTok. Ayo lindungi keluarga dengan informasi yang tepat agar kita semua bisa terhindar dari bahaya penipuan online!

     

    (*)

  • Fitur Lengkap, Harga Tetap Terjangkau

    Fitur Lengkap, Harga Tetap Terjangkau

    Liputan6.com, Jakarta Fitur Near Field Communication (NFC) telah menjadi salah satu aspek penting pada ponsel pintar modern. Teknologi ini memungkinkan berbagai kemudahan mulai dari pembayaran nirsentuh, pengecekan saldo e-money, hingga transfer data yang praktis. Di tahun 2025, teknologi NFC tidak lagi eksklusif untuk perangkat kelas menengah ke atas.

    NFC kini sudah banyak ditemukan pada segmen harga terjangkau, bahkan mulai dari Rp 1 jutaan. Hal ini memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen yang mencari perangkat fungsional dengan harga bersahabat. Ketersediaan NFC di ponsel murah menandakan demokratisasi teknologi yang signifikan.

    Berikut adalah beberapa rekomendasi HP yang dirilis pada tahun 2025, dibanderol dengan harga antara Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta, dan telah dilengkapi fitur NFC. Pilihan ini menawarkan kombinasi antara harga terjangkau dan fungsionalitas modern yang sangat dibutuhkan di era digital.

    1. Tecno Spark 20C NFC

     

    Perbesar

    Tecno Spark 20C NFC (Source: GSMArena)… Selengkapnya

    Tecno Spark 20C NFC merupakan pilihan utama di segmen harga Rp 1 jutaan yang sudah dilengkapi NFC multifungsi. Ponsel ini ditenagai oleh MediaTek Helio G36, cukup untuk aktivitas ringan seperti media sosial dan menonton video. Performa ini memastikan pengalaman pengguna yang lancar untuk kebutuhan dasar.

    Layarnya berukuran 6,6 inci HD+ dengan refresh rate 90Hz, menawarkan tampilan visual yang cukup mulus. Varian 8GB/128GB dibanderol sekitar Rp1.499.000, sementara harga mulai dari Rp1.199.000 juga tersedia. Ketersediaan NFC menambah nilai jual signifikan pada perangkat ini.

    2. nubia V70 Max

     

    Perbesar

    Nubia V70 Max. Liputan6.com/Reanthonio Oktovier Sinanu… Selengkapnya

    nubia V70 Max dirilis pada tahun 2025 dan hadir dengan fitur NFC yang sangat berguna. Ponsel ini memiliki layar IPS LCD 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz, memberikan pengalaman visual yang imersif dan responsif. Perangkat ini ditenagai oleh chipset UNISOC T606, yang mendukung kinerja harian.

    Baterainya berkapasitas besar 6000 mAh yang didukung pengisian cepat 22.5W, memastikan daya tahan penggunaan sepanjang hari. Harga untuk varian 6GB/128GB adalah Rp 1.299.000, menjadikannya pilihan menarik di kelasnya. Fitur NFC-nya mendukung berbagai transaksi digital.

    3. Sharp AQUOS V6 NFC

     

    Perbesar

    Sharp AQUOS V6 NFC… Selengkapnya

    Sharp AQUOS V6 NFC menawarkan fitur NFC dengan harga yang sangat terjangkau, sekitar Rp1.099.000. Ponsel ini memiliki layar IPS LCD 6.52 inci, cocok untuk konsumsi media dan browsing. Desainnya yang ringkas membuatnya nyaman digenggam.

    Perangkat ini ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G25, yang memadai untuk penggunaan dasar. Dilengkapi dengan RAM 3 GB dan ROM 32 GB, serta baterai 5000 mAh, Sharp AQUOS V6 NFC menjadi pilihan ekonomis dengan fitur esensial. NFC-nya memudahkan pembayaran dan cek saldo.

    4. Tecno Pova Neo 3

     

    Perbesar

    TECNO Pova Neo 3 (Liputan6.com/web/tecno-mobile.com)… Selengkapnya

    Tecno Pova Neo 3 adalah pilihan lain yang dilengkapi NFC, dengan harga diskon menjadi Rp1.399.000 dari harga awal Rp1.699.000. Ponsel ini ditenagai prosesor Helio G85 dan RAM 8 GB, menjanjikan performa yang tangguh untuk multitasking dan gaming ringan. Layar 6.82 incinya memiliki refresh rate 90Hz.

    Keunggulan lainnya adalah kapasitas baterai jumbo 7000 mAh, yang sangat ideal bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Kombinasi spesifikasi ini menjadikan Tecno Pova Neo 3 sangat menarik di segmen harganya. Fitur NFC-nya melengkapi fungsionalitas perangkat.

    5. itel S25

     

    Perbesar

    Ilustrasi Itel S25 (Image by itel-life.com)… Selengkapnya

    itel S25 menonjol di kelasnya karena sudah menggunakan layar AMOLED FHD+ 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz dan kamera depan 32 MP. Tampilan visualnya sangat tajam dan mulus, jarang ditemukan di segmen harga ini. Ponsel ini dilengkapi NFC untuk kemudahan transaksi.

    Ditenagai prosesor Unisoc T620 dengan RAM 8 GB dan ROM 128 GB, itel S25 menjaga multitasking ringan tetap responsif. Harga itel S25 adalah Rp 1.289.000, menawarkan nilai lebih dengan spesifikasi yang premium. Kehadiran NFC semakin melengkapi fitur unggulannya.

    6. POCO C65

     

    Perbesar

    Poco C65 resmi rilis di Indonesia, boyong prosesor Helio G85 dan RAM besar…. Selengkapnya

    POCO C65, yang dirilis pada tahun 2025, hadir dengan NFC dan dibanderol sekitar Rp 1.299.900 untuk varian RAM 6 GB dan ROM 128 GB. Ponsel ini memiliki layar 6,74 inci dengan refresh rate 90Hz, serta bersertifikasi TÜV low blue light dan flicker free. Sertifikasi ini menjamin kenyamanan mata pengguna.

    Ditenagai prosesor MediaTek Helio G85, POCO C65 menawarkan performa yang stabil untuk penggunaan sehari-hari. Baterainya berkapasitas 5000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 18W. Fitur NFC pada POCO C65 menambah kepraktisan dalam transaksi digital.

    7. Redmi 13C

     

    Perbesar

    Xiaomi Redmi 13C, HP Rp 1 jutaan dengan dukungan NFC (Foto: Xiaomi)…. Selengkapnya

    Redmi 13C, juga masuk dalam daftar HP terbaik 2025 di bawah Rp 1,5 juta, dilengkapi dengan fitur NFC untuk kemudahan transaksi e-money. Ponsel ini ditenagai prosesor MediaTek Helio G85, RAM 6 GB, dan memori internal 128 GB. Kombinasi ini memberikan kinerja yang handal.

    Layarnya memiliki Pro-grade Eye Protection dengan sertifikasi TÜV Low Blue Light/Flicker Free, menjaga kesehatan mata pengguna. Kamera utama 50 MP dan kamera makro 2 MP melengkapi fitur fotografi perangkat. Kehadiran NFC menjadikan Redmi 13C pilihan yang sangat fungsional.

    8. Redmi 14C

     

    Perbesar

    Penampakan smartphone Redmi 14C Starry Blue (Liputan6.com/ Agustin Setyo Wardani)… Selengkapnya

    Redmi 14C hadir dengan harga Rp1.499.000 dan telah dilengkapi NFC, menjadikannya pilihan menarik di segmen terjangkau. Ponsel ini menawarkan layar jumbo 6,88 inci dengan refresh rate 120 Hz, menjadikannya nyaman untuk multitasking dan konsumsi media. Tampilan yang luas dan mulus adalah nilai tambah.

    Ditenagai oleh prosesor MediaTek Helio G81 Ultra dan RAM hingga 8 GB, Redmi 14C menjamin performa yang responsif. Kapasitas baterai yang tahan lama juga menjadi salah satu keunggulannya. Fitur NFC pada Redmi 14C semakin melengkapi kebutuhan pengguna modern.

    Mengapa NFC Penting di Era Digital?

    NFC mempermudah berbagai aktivitas digital sehari-hari dengan konektivitas jarak dekat. Fitur ini sangat relevan untuk mendukung ekosistem pembayaran non-tunai yang terus berkembang pesat. Pengguna dapat melakukan transaksi hanya dengan mendekatkan ponsel ke terminal pembayaran yang kompatibel.

    Selain pembayaran, NFC juga krusial untuk manajemen uang elektronik. Pengguna dapat dengan mudah memeriksa dan mengisi ulang saldo kartu e-money, seperti e-Toll atau kartu transportasi publik, langsung dari perangkat mereka. Ini menghilangkan kebutuhan untuk mencari loket atau mesin khusus.

    Manfaat lain dari NFC meliputi transfer data cepat antar perangkat yang kompatibel, seperti berbagi foto atau kontak. Fitur ini juga memudahkan pemasangan perangkat lain, seperti headphone atau speaker Bluetooth, hanya dengan mendekatkan kedua perangkat tanpa proses pairing manual yang rumit.

  • Ini Daftar Jaringan Telkomsel, XLSmart, dan Indosat yang Terdampak

    Ini Daftar Jaringan Telkomsel, XLSmart, dan Indosat yang Terdampak

    Liputan6.com, Jakarta – Bencana banjir Sumatera dan tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga, Sumatera Utara, pada Rabu (26/11/2025), berdampak langsung terhadap layanan telekomunikasi di sejumlah daerah.

    Ratusan Base Transceiver Station (BTS) dilaporkan tidak bisa beroperasi, sehingga sebagian masyarakat mengalami gangguan akses internet dan komunikasi seluler.

    Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) yang telah berkoordinasi dengan PT Telekomsel, PT Indosat, dan PT XLSmart, mencatat total sebanyak 495 site terdampak atau sekitar 1,42 persen dari total 34.660 site yang tersebar di seluruh Provinsi Sumatera Utara.

    Berikut daftar laporan gangguan layanan telekomunikasi Telkomsel, XLSmart, dan Indosat yang dikutip dari siaran resmi Komdigi, Kamis (27/11/2025), akibat bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah dan Sibolga:

    3 site atau 0,05% dari total 5499 site eksisting di Kabupaten Deli Serdang,
    1 site atau 0,25% dari total 405 site eksisting di Kabupaten Humbang Hasundutan,
    23 site atau 13,07% dari 176 total site eksisting di Kabupaten Nias,
    12 site atau 9,92% dari 121 total site eksisting di Kabupaten Nias Barat,
    41 site atau 11,11% dari 369 total site eksisting di Kabupaten Nias Selatan,
    24 site atau 11,37% dari 211 total site eksisting di Kabupaten Nias Utara,
    1 site atau 0,22% dari 459 total site eksisting di Kabupaten Samosir,
    1 site atau 0,06% dari 1640 total site eksisting di Kabupaten Serdang Bedagai,
    53 site atau 9,03% dari 587 total site eksisting di Kabupaten Tapanuli Selatan,
    167 site atau 23,19% dari 720 total site eksisting di Kabupaten Tapanuli Tengah,
    21 site atau 2,77% dari 757 total site eksisting di Kabupaten Tapanuli Utara,
    47 site atau 16,15% dari 291 total site eksisting di Kabupaten Gunungsitoli,
    64 site atau 0,96% dari 6648 total site eksisting di Kota Medan,
    2 site atau 0,41% dari 483 total site eksisting di Kota Padang Sidempuan,
    35 site atau 26,52% dari 132 total site eksisting di Kota Sibolga.

  • Samsung Galaxy A77 Segera Meluncur, Nongol di Geekbench dengan Chip Misterius

    Samsung Galaxy A77 Segera Meluncur, Nongol di Geekbench dengan Chip Misterius

    Liputan6.com, Jakarta – Setelah berhenti sejak peluncuran Galaxy A73 pada 2022, Samsung tampaknya mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan lini Galaxy A7x. Perangkat terbaru bernama Samsung Galaxy A77 terpantau muncul dalam basis data Geekbench, menguatkan dugaan bahwa ponsel ini tengah disiapkan untuk segera dirilis dalam waktu dekat.

    Berdasarkan informasi yang tertera di Geekbench, dikutip Kamis (27/11/2025), Galaxy A77 tercatat menjalankan sistem operasi Android 16 dengan kapasitas RAM sebesar 8 GB.

    Ponsel ini menggunakan chipset misterius yang masih satu keluarga dengan Exynos 2400 dan Exynos 2400e. Namun, dari konfigurasi kecepatan CPU, performanya berada di bawah dua chipset tersebut.

    Chip tersebut membawa total 10 inti (deca-core), yang terdiri dari tiga core utama berkecepatan hingga 2,78 GHz, tiga core performa dengan kecepatan maksimal 2,3 GHz, serta empat core hemat daya yang berjalan di angka 1,82 GHz.

    Meskipun masih satu keluarga dengan Exynos seri 2400, kecepatan clock yang lebih rendah menempatkan Galaxy A77 sebagai perangkat kelas menengah atas, bukan ponsel flagship.

    Chip yang digunakan diduga merupakan varian dengan kualitas lebih rendah dari keluarga Exynos 2400 yang dimanfaatkan kembali oleh Samsung. Sejauh ini, belum ada informasi lain mengenai spesifikasi Galaxy A77 yang terungkap ke publik.

    Namun, jika perangkat ini benar dirilis bersamaan dengan Galaxy A57 yang sebelumnya juga terdeteksi di Geekbench, maka peluncurannya diperkirakan berlangsung pada Maret 2026. Seiring mendekatnya jadwal tersebut, detail tambahan mengenai perangkat ini diyakini akan mulai terungkap.

  • Bocoran Terbaru Oppo A6x Ungkap Desain, Baterai Jumbo, dan Pengisian 45W

    Bocoran Terbaru Oppo A6x Ungkap Desain, Baterai Jumbo, dan Pengisian 45W

    Sebelumnya, Smartphone Oppo Find X9 mengedepankan kualitas visual tingkat tinggi lewat layar ProXDR 120Hz serta kemampuan fotografi dan videografi yang ditingkatkan berkat teknologi kamera Hasselblad.

    Find X9 dibekali layar berukuran 6,59 inci dengan resolusi tajam dan kepadatan 460 ppi. Panel ini mendukung refresh rate dinamis 120Hz yang membuat pergerakan layar terasa sangat mulus saat scrolling, bermain game, hingga menonton video.

    Tingkat kecerahan puncak hingga 3.600 nits memastikan konten tetap terlihat jelas, baik di bawah terik matahari maupun dalam kondisi gelap. Pengalaman visual pun semakin ditingkatkan dengan dukungan Dolby Vision dan HDR10+.

    Keunggulan utama Oppo Find X9 terletak pada sektor kamera yang mengusung Hasselblad Master Camera System. Kamera utamanya memiliki resolusi 50MP dengan sensor besar berukuran 1/1,4 inci dan bukaan f/1,6.

    Dilengkapi panjang fokus 23 mm dan stabilisasi gambar optik (OIS), kamera ini mampu menghasilkan foto tajam dengan detail yang kaya serta warna yang akurat, bahkan dalam pencahayaan tak stabil.

    Untuk pengambilan gambar jarak jauh, Oppo menyematkan kamera telefoto periskop 50MP dengan sensor 1/1,95 inci, bukaan f/2.6, panjang fokus 73 mm, dan OIS.

    Kamera ini dirancang untuk menjaga kejernihan gambar, baik pada siang hari maupun di kondisi cahaya rendah. Didukung teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), fitur 120x Super Zoom memungkinkan pengguna menangkap objek yang sangat jauh dengan detail tetap terlihat jelas.

     

  • Google Meet Down Tuai Perhatian

    Google Meet Down Tuai Perhatian

    Liputan6.com, Jakarta – Google Meet down di sejumah negara Asia menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (26/11/2025) kemarin.

    Berita lain yang juga populer datang dari Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra yang resmi meluncur secara global di Bali.

    Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

    1. Google Meet Down, Pengguna Mengeluh Tak Bisa Login

     Google Meet down dikeluhkan sejumlah pengguna pada Rabu (26/11/2025) siang. Banyak pengguna mengeluh tak bisa login.

    Pantauan Tekno Liputan6.com di Down Detector, laporan Google Meet down mulai ramai sejak 12.33 WIB. Hingga berita ini naik, terpantau ada sekitar 219 laporan.

    Saat ingin mengakses Google Meet, muncul pemberitahuan “Server mengalami gangguan sementara dan tidak dapat memenuhi permintaan Anda.”

    Belum jelas apa yang menyebabkan Google Meet down. Google sendiri belum memberikan keterangan resmi.

    Mengutip Hindustan Times, beberapa pengguna meluapkan kekesalannya di platform X. Seorang pengguna menulis, “Google Meet tidak berfungsi!! Mengapa semua perusahaan teknologi besar tidak berfungsi bulan ini?”

    “Tidak bisa login Google Meet. Saya tidak pernah sebebas ini,” tulis seorang pengguna, sementara pengguna lain menulis, “Apa yang terjadi dengan Google Meet???”

    “Google Meet tidak berfungsi?…..Saya bisa bergabung, tetapi anggota tim saya yang lain mengalami masalah,” tulis pengguna lainnya.

    Baca selengkapnya di sini 

     

  • Harga Poco Pad X1 dan Pad M1 di Indonesia Lebih Murah dari Global, Ini Alasannya

    Harga Poco Pad X1 dan Pad M1 di Indonesia Lebih Murah dari Global, Ini Alasannya

    Untuk Pad M1, Poco merancang tablet barunya ini untuk pengguna yang membutuhkan layar lebih besar. Mengusung panel 12,1 inci, resolusi 2.5K, dan refresh rate 120Hz, perusahaan sudah menyertakan teknologi Dolby Vision dan TUV Rheinland

    Sebagai pusat komando, Poco Pad M1 sudah menggunakan chipset Snapdragon 7s Gen 4, dan didukung dengan RAM 8GB dan memori internal 256GB. Perusahaan juga sudah menyediakan slot microSD hingga 2TB.

    Kapasitas baterainya menjadi salah satu nilai jual utama. Poco memasang baterai 12000mAh dengan pengisian 33W dan mendukung reverse wired charging hingga 27W.

    Tablet ini memakai desain metal unibody dengan bobot 610 gram. Ada speaker quad dengan dukungan Dolby Atmos serta jack audio 3.5 mm.

    Aksesori seperti Keyboard Case, Smart Pen, dan cover khusus ikut hadir untuk melengkapi ekosistem.

    Integrasi HyperOS dan Fitur AI Jadi Andalan

    Kedua tablet berjalan dengan HyperOS. Pengguna dapat merasakan fitur interkoneksi seperti shared clipboard, cross-device notifications, combined cameras, call sync, hingga Smart Hub untuk mengontrol perangkat rumah pintar.

    Poco Pad X1 membawa HyperAI yang mendukung Gemini, Circle to Search, AI Writing, AI Speech Recognition, AI Translate Conversation, AI Art dengan Mi Canvas, hingga Conference Tools 2.0.

    Poco Pad M1 juga mendapatkan fitur interkoneksi lintas perangkat. Cocok untuk kebutuhan hiburan, kerja, belajar, atau produktivitas sehari-hari.

  • Tim Cook Diprediksi Tetap Menjabat Sebagai CEO Apple hingga 2026

    Tim Cook Diprediksi Tetap Menjabat Sebagai CEO Apple hingga 2026

    Liputan6.com, Jakarta – Tim Cook diperkirakan masih akan memegang jabatan sebagai Chief Executive Officer (CEO) Apple setidaknya hingga 2026.

    Meski sebelumnya laporan Financial Times menyebut Cook berpotensi mundur antara Januari hingga Juni 2026, analis Bloomberg, Mark Gurman, menilai informasi tersebut masih terlalu spekulatif.

    Pengamat teknologi Bloomberg, Mark Gurman, menyebut wacana Tim Cook mundur antara awal hingga pertengahan 2026, sebagaimana dilaporkan Financial Times, dinilai belum dapat dipastikan kebenarannya. Dalam buletin Power On terbaru, Gurman bahkan mengaku akan terkejut jika Cook benar-benar mengundurkan diri dalam kurun waktu tersebut.

    Menurut Gurman, dikutip Kamis (27/11/2025), hingga saat ini tidak ada tanda-tanda signifikan di internal Apple yang mengarah pada proses pergantian kepemimpinan.

    Sebaliknya, Cook yang baru menginjak usia 65 tahun masih terlibat langsung dalam perencanaan jangka panjang Apple, termasuk strategi pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menjadi fokus baru perusahaan.

    Meski demikian, Gurman memastikan Apple sudah memiliki rencana jangka panjang terkait suksesi kepemimpinan.

    Nama John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering Apple, masih menjadi kandidat terkuat secara internal untuk menggantikan Cook.

    Ternus bertanggung jawab atas pengembangan iPhone, Mac, hingga Vision Pro, serta kini memegang peran yang semakin strategis dalam struktur perusahaan.

  • Indonesia Jadi Target Ransomware Sepanjang 2025, Apa Penyebabnya?

    Indonesia Jadi Target Ransomware Sepanjang 2025, Apa Penyebabnya?

    Liputan6.com, Jakarta – Perubahan teknologi kian terlihat di tingkat yang tidak bisa dibayangnya. Di tengah modernisasi, Indonesia berada dalam ancaman keterlambatan Artificial Intelligence (AI) dan lonjakan kejahatan digital, khususnya ransomware yang kini menjadi model bisnis menguntungkan bagi hacker.

    Pengamat Teknologi Informasi (IT) dan Keamanan Siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menjelaskan AI saat ini merupakan kelanjutan dari big data. Teknologi tersebut saat ini dikuasai oleh negara maju, seperti Amerika Serikat dan China.

    “Kita bisa lihat data center-data center sekarang ada di Amerika Serikat (AS), dan sebagai gambaran data center AI berbeda dengan data center biasa,” tutur Alfons di seminar bertajuk ‘Evaluasi Malware 2025, Trend 2026 dan Antisipasinya’ yang digelar Vaksincom, Rabu (26/11/2025) di Jakarta.

    Alfons memberikan gambaran di mana AS sedang memonopoli data center yang disebutnya ada di “level chip”. Hal ini menyebabkan negara-negara lain yang ingin membuat data center harus memiliki chip dari AS.

    “Maka yang kita takuti bukan ini (monopoli data center), kita lebih takut kepada budaya digital. Jadi, budaya digital itu bisa memberi ancaman yang lebih besar,” Alfons menjelaskan.

    Kekhawatiran saat ini dialihkan dari AI ke program kejahatan digital. Ransomware menjadi model bisnis yang sudah berbeda dengan virus generasi awal (Malware 1.0), di mana tidak memiliki perisai dan tak berkembang dalam hal ekonomi.

    “Malware 1.0 yang waktu awal-awal virus love bug, yang kalau datang love letter, besoknya klik lalu kena virus, itu malware 1.0,” ucap Alfons.

    Selain 1.0, Alfons juga menjelaskan soal Malware 2.0 (Worm) yang membutuhkan koneksi ke jaringan dan akan aktif otomatis dengan mengeksploitasi celah keamanan atau vulnerability, sehingga saat seseorang tidak meng-klik, maka tidak akan terkena infeksi virus.

    “Kalau virus itu aktif, korban membutuhkan bantuan dari pihak ketiga. Jadi, kalau virus masuk ke komputer kita, kita terima virus secara teknis, secara definitif,” Alfons memaparkan.

    Bentuk malware terbaru adalah Extortion (Malware 4.0) di mana seseorang ketika sudah mencadangkan data dan tidak ingin membayar, pelaku akan mengancam menyebarkan data meskipun sudah di back-up.

  • Harga Poco F8 Pro dan F8 Ultra di Indonesia Tetap Kompetitif Meski Versi Global Naik

    Harga Poco F8 Pro dan F8 Ultra di Indonesia Tetap Kompetitif Meski Versi Global Naik

    Berbeda dari seri F sebelumnya, Poco F8 Ultra sudah langsung menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 teranyar milik Qualcomm. Perusahaan melengkapi ponsel ini dengan RAM 12GB dan 16GB, ditambah memori hingga 512GB.

    Poco F8 Ultra mengusung layar AMOLED 6,9 inci beresolusi 2608 x 1200, refresh rate 120Hz, dan sudah dilindung oleh Poco Shield Glass mampu menahan goresan dan benturan.

    Ditambah, perusahaan juga sudah didukung chipset VisionBoost D8. Dengan chip visual ini, perusahaan mengklaim ketajaman gambar di layar lebih meningkat berkat teknologi AI Super Resolution.

    Tampil sebagai paling premium, Poco juga tidak ingin setengah-setengah dalam hal teknologi yang digunakan untuk ponsel barunya ini. Salah satunya adalah audio.

    Berkolaborasi dengan Bose, Poco F8 Ultra hadir dengan kemampuan audio yang sudah di-tunning oleh Bose. Poco F8 Ultra akan membawa setup speaker 2.1 channel, terdiri dari speaker stereo atas-bawah dan woofer belakang khusus. Pengaturan ini diklaim akan memberikan pengalaman audio kencang, detail, dan bass lebih dalam.

    Poco F8 Ultra juga sudah menggunakan baterai berkapasitas 6.500mAh, dan dilengkapi dengan tiga kamera yang masing-masing memiliki kemampuan 50MP, 50MP telephoto periskop, dan 50MP ultra-wide. Untuk selfie-nya, ponsel ini menggunakan kamera 32MP.

    Poco F8 Ultra juga akan langsung menggunakan sistem operasi Xiaomi HyperOS 3 berbasis Android 16, IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air.