Category: Liputan6.com Tekno

  • Apple Siapkan Fitur Berbasis Satelit di iPhone, untuk Lihat Peta hingga Kirim Foto?

    Apple Siapkan Fitur Berbasis Satelit di iPhone, untuk Lihat Peta hingga Kirim Foto?

    Di sisi lain, iPhone Air baru saja meluncur di berbagai negara di dunia, termasuk di Indonesia. Walau baru hitungan beberapa bulan dirilis, rumor tentang generasi penerus iPhone paling tipis milik Apple tersebut sudah beredar di internet.

    Baru-baru ini, beredar kabar menyebutkan raksasa teknologi berbasis di Cupertino itu sedang menyiapkan iPhone Air generasi kedua. Informasi ini diungkap oleh Digital Chat Station.

    Lewat akun Weibo miliknya, Digital Chat Station (DCS) menyebut pengembangan iPhone Air generasi selanjutnya berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan debut pada 2026.

    Dilansir Gizmochina, Senin (10/11/2025), perusahaan akan mempertahankan karakter utama iPhone Air yang memiliki bodi super tipis dan bobot ringan. Konsep ini menjadi pembeda dari lini iPhone reguler yang cenderung memiliki bodi lebih tebal.

    Tak hanya itu, leaker ternama ini juga membagikan sketsa tampilan iPhone baru tersebut. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa gambar tersebut bukan representasi produk sebenarnya.

    iPhone Air 2 (bukan nama resminya) memiliki layar 6,5 inci dengan refresh rate tinggi. Apple juga diperkirakan tetap mempertahankan sistem keamanan berbasis Face ID dengan sensor pengenalan wajah 3D.

    Untuk kamera utama, perusahaan masing menggunakan mode kamera horizontal yang menjadi ciri khas iPhone Air saat ini.

    Perubahan paling menonjol pada sektor kamera. Apple dilaporkan mengevaluasi konfigurasi kamera ganda baru terdiri dari sensor utama 48MP dan satu sensor tambahan.

    Bocoran lain menyebutkan, iPhone super tipis ini menggunakan chip A20 atau A20 Pro yang sedang dikembangkan untuk seri iPhone 18. iPhone Air 2 diprediksi menjadi bagian dari jajaran iPhone 2026.

    Disebutkan, lini iPhone 2026 akan mencakup iPhone 18, iPhone 18 Pro Max, dan model lipat pertama Apple yang selama ini banyak dibicarakan. Sedangkan untuk iPhone 18 dan iPhone 18e akan menyusul rilis pada awal 2027.

  • Samsung Siapkan Galaxy S26 Series, Tiga Poin Penting Ini Harus Hadir

    Samsung Siapkan Galaxy S26 Series, Tiga Poin Penting Ini Harus Hadir

    Liputan6.com, Jakarta – Samsung sedang menyiapkan seri Galaxy S26. Namun beragam feedback dari pengguna yang memakai Galaxy S25 dan Galaxy S25 Ultra mengungkap beberapa celah yang belum terselesaikan.

    Dilansir Digitaltrends pada Minggu (30/11/2025), Performa HP Android milik Samsung ini memang kencang, namun di kelas unggulannya, pengguna berharap lebih. Harga mahal membuat perbandingan dengan iPhone dan beragam merek HP Android buatan China terasa langsung.

    Oleh karena itu, agar Galaxy S26 benar-benar menjadi produk layak dibeli, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu harus melakukan tiga lompatan besar, mulai dari sisi pengalaman software, merombak sistem kamera, hingga performa.

    1. Software Lebih Personal dan Cerdas

    Samsung punya modal kuat lewat Good Lock serta integrasi kecerdasan buatan (AI) di One UI. Namun, pesaing seperti OnePlus dan Google bergerak lebih cepat. Galaxy S26 membutuhkan asisten AI lebih mandiri.

    Diharapkan, asisten AI baru ini dapat dipakai pengguna untuk mencari file, mengeksekusi perintah, atau memahami isi dokumen tanpa koneksi internet.

    Perusahaan asal Korea Selatan itu juga bisa menambahkan fitur pembuat aplikasi mini berbasis AI. Cukup memasukkan instruksi bahasa alami untuk membuat automasi dan pemotongan kemeja tanpa menulis kode.

    2. Kamera Perlu Arah Baru

    Meski unggul dalam resolusi tinggi dan kemampuan zoom, peningkatan kamera Samsung dinilai terhenti dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, pesaing mereka sudah beralih ke sensor besar 1 inci yang mampu memberiknan detail dan tone lebih natural.

    Galaxy S26 Ultra diharapkan membawa teknologi aperture variabel dan sensor utama lebih besar. Konsistensi kualitas di semua lensa penting, terutama ultrawide dan telefoto.

    Kolaborasi dengan brand fotografi besar dapat menghadirkan karakter foto lebih kuat. Gaya visual khas akan memperjelas identitas Samsung di kelas andalannya.

    3. Performa Naik Kelas

    Chipset Snapdragon versi khusus belum sepenuhnya maksimal di seri Galaxy S sebelumnya. Samsung memiliki tugas berat untuk mengoptimalkan kemampuan chipset baru Qualcomm tersebut, terutama saat bermain game atau multitasking.

    Sistem pendingin di model non-Ultra juga perlu dibenahi. Desain lebih tebal untuk mendukung sistem pendingin bisa dimaklumi, dibandingkan kinerja cepat turun saat suhu naik.

    Secara keseluruhan, meski dari sisi hardware Galaxy S26 diprediksi tidak membawa banyak perubahan besar, sentuhan optimalisasi pada software dan pengalaman pengguna masih bisa menjadi penentu utama agar seri ini menjadi incaran pasar di lini andalan terbarunya.

  • Daftar Perangkat Poco yang Kebagian Update HyperOS 3, Apa Saja?

    Daftar Perangkat Poco yang Kebagian Update HyperOS 3, Apa Saja?

    Disisi lain, sebelumnya, Poco Pad M1 dan Pad M1 resmi dijual di Indonesia. Diungkapkan bersamaan dengan peluncuran global Poco F8 Pro dan F8 Ultra di Bali, harga tablet ini dijual dengan harga lebih murah dibandingkan versi global.

    Sontak kabar ini mencuri perhatian banyak orang, karena selisih harga kurang lebih 1 juta rupiah terhitung sangat besar.

    Terkait hal ini, Satryo Sidhi Rachmat, Product Marketing Manager Poco Indonesia menjelaskan langkah tersebut bukan sekadar strategi perusahaan, tetapi sebagai komitmen kepada penggemar di Tanah Air.

    “Kami akan selalu memenuhi janji yaitu Extreme Performance, Extreme Price. Jadi kami ingin selalu memberikan yang terbaik buat fans Poco di Indonesia,” kata Satryo setelah peluncuran Pad X1 dan Pad M1, Rabu malam 26 November 2025.

    Adapun harga Poco Pad X1 dan Pad M1 versi global adalah:

    Poco Pad X1 8GB+256GB – USD 399 (kisaran Rp 6,6 juta)
    Poco Pad M1 8GB+512GB – USD 329 (kisaran Rp 5,4 juta)

    Sementara itu, harga tablet baru Poco di Indonesia dibanderol:

    Poco Pad X1 8GB+512GB – Rp 5.699.000
    Poco Pad M1 8GB+256GB – Rp3.999.000

    Perbedaan harga ini menimbulkan pertanyaan soal persaingan secara langsung Pad X1 dengan Redmi Pad, di mana kedua tablet memiliki spesifikasi serupa.

    Satryo menolak menganggap hal tersebut, sekaligus menegaskan kedua lini berada di dalam ekosistem yang sama. “Sebenarnya kan karena Poco ini satu grup ya dengan Xiaomi, jadi teknologinya mungkin ada yang sama.Tetapi secara Poco sendiri, kita selalu bisa mendapatkan performanya,” ujarnya.

    Tak hanya itu, ia juga menekankan kedua tablet tersebut memiliki arah penggunaan yang berbeda. Untuk pasar Indonesia, Poco menempatkan Pad X1 dan M1 sebagai opsi kuat untuk aktivitas  gaming .

    “Soal kebutuhan di Indonesia terutama untuk main game. Jadi kalau untuk gaming , kita arahkan ke Poco,” tambahnya. Poco sudah membuka pemesanan Pad X1 dan M1 sejak 25 November hingga 15 November.

    Konsumen yang tertarik untuk membeli bisa langsung berkunjung ke situs Mi.com, Shopee, Tokopedia, Tiktok Shop, Blibli, Lazada.

  • Internet Starlink Gratis untuk Korban Banjir Sumatra, Ini Respons Elon Musk

    Internet Starlink Gratis untuk Korban Banjir Sumatra, Ini Respons Elon Musk

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan pemulihan akses komunikasi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menunjukkan kemajuan signifikan.

    Sebanyak 707 menara Base Transceiver Station (BTS) telah berhasil dipulihkan dalam kurun waktu 24 jam terakhir, memungkinkan warga di sejumlah kecamatan kembali bisa internetan atau dapat menghubungi keluarga mereka.

    Data Komdigi per Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB menunjukkan, dari total 2.463 menara yang mengalami gangguan sejak Jumat (28/11/2025) pukul 07.00 WIB, kini 707 menara telah beroperasi normal. Artinya, masih tersisa 1.756 menara yang dalam proses pemulihan.

    Menara BTS yang telah berfungsi normal tersebar di Aceh (564 menara), Sumatra Utara (112 menara), dan Sumatra Barat (31 menara).

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan pihaknya terus berkoordinasi erat dengan seluruh operator seluler untuk mempercepat pemulihan menara BTS yang terdampak parah akibat bencana banjir.

    “Di saat yang bersamaan, Komdigi juga berkoordinasi erat dengan penyelenggara satelit, baik Starlink, PSN, dan juga menguatkan downlink satelit pemerintah Satria di titik-titik terdampak,” ujar Meutya Hafid, dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (29/11/2025).

    Ia optimistis bahwa upaya percepatan pemulihan akses komunikasi akan terus membuahkan hasil. “Semoga setiap hari kita dapat terus melakukan percepatan pemulihan akses komunikasi,” tambahnya.

    Selain menara BTS, jalur backbone di sejumlah titik juga telah berhasil diatasi. Jalur vital di Sumatra Utara yang menghubungkan ruas Rantau – Padang Sidempuan dan ruas Sibolga – Barus – Manduamas kini dilaporkan pulih dari gangguan akibat longsor.

    Demikian pula dengan jalur backbone di Aceh pada ruas Banda Aceh – Bireun dan Samalanga yang telah kembali beroperasi.

  • OpenAI Rilis GPT-5.1 dengan Model Instant dan Thinking, Tawarkan 8 Gaya Percakapan

    OpenAI Rilis GPT-5.1 dengan Model Instant dan Thinking, Tawarkan 8 Gaya Percakapan

    Sebelumnya, Studo Ghibli bersama dengan sejumlah penerbit Jepang secara resmi melayangkan tuntutan kepada OpenAI, di mana pelopor teknologi kecerdasan buatan (AI) itu diminta berhenti memakai karya mereka untuk melatih model video AI terbaru, yakni Sora 2.

    Langkah hukum ini diajukan oleh The Content Overseas Distribution Association (CODA), organisasi antipembajakan yang mewakili Studio Ghibli, Bandai Namco, Square Enix, Aniplex, Kadokawa, dan Shueisha.

    “Sebagian besar hasil video Sora 2 terlihat sangat mirip dengan karya atau gambar Jepang yang dilindungi hak cipta,” kata CODA. “Menyalin karya tanap izin bisa dianggap sebagai pelanggaran hak cipta.”

    Dilansir The Verge, Rabu (5/11/2025), Sora 2 yang dirilis pada 30 September menghasilkan banyak konten bergaya Jepang, memicu reaksi keras dari pemerintah Jepang dan komunitas kreatif.

    Masalah ini memperpanjang deretan kontroversi OpenAI. Sebelumnya, internet sempat dibuat ramai dengan tren “Ghibli Style” di ChatGPT sempat viral karena pengguna bisa mengubah foto pribadi mereka menjadi gambar ala film Studio Ghibli.

    Saking populernya, CEO OpenAI Sam Altman, pernah memasang gambar bergaya Ghibli sebagai foto profilnya di X (Twitter). Altman sendiri telah berjanji memperbaiki kebijakan opt-out, di mana pemilik hak cipta bisa meminta karyanya dikeluarkan dari data pelatihan AI.

    Meski begitu, CODA menganggap langkah itu tidak cukup karena intinya masalah adalah penggunaan konten tersebut di awal.

    CODA menuntut dua hal utama dari OpenAI, yaitu:

    Dalam pengoperasian Sora 2, CODA meminta agar konten anggota-anggotanya tidak digunakan untuk pembelajaran mesin tanpa izin mereka.
    OpenAI menanggapi dengan tulis klaim dan pertanyaan dari perusahaan-perusahaan anggota CODA terkait pelanggaran hak cipta yang berkaitan dengan output Sora 2.

    “Perkembangan teknologi AI tidak boleh mengorbankan hak cipta. Kami berharap OpenAI mau bekerja sama untuk membangun kerangka adil bagi kreator,” tegas CODA.

  • 707 BTS Pulih, Warga Sumatra dan Aceh Mulai Bisa Internetan Pasca-banjir

    707 BTS Pulih, Warga Sumatra dan Aceh Mulai Bisa Internetan Pasca-banjir

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan pemulihan akses komunikasi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menunjukkan kemajuan signifikan.

    Sebanyak 707 menara Base Transceiver Station (BTS) telah berhasil dipulihkan dalam kurun waktu 24 jam terakhir, memungkinkan warga di sejumlah kecamatan kembali bisa internetan atau dapat menghubungi keluarga mereka.

    Data Komdigi per Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB menunjukkan, dari total 2.463 menara yang mengalami gangguan sejak Jumat (28/11/2025) pukul 07.00 WIB, kini 707 menara telah beroperasi normal. Artinya, masih tersisa 1.756 menara yang dalam proses pemulihan.

    Menara BTS yang telah berfungsi normal tersebar di Aceh (564 menara), Sumatra Utara (112 menara), dan Sumatra Barat (31 menara).

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan pihaknya terus berkoordinasi erat dengan seluruh operator seluler untuk mempercepat pemulihan menara BTS yang terdampak parah akibat bencana banjir.

    “Di saat yang bersamaan, Komdigi juga berkoordinasi erat dengan penyelenggara satelit, baik Starlink, PSN, dan juga menguatkan downlink satelit pemerintah Satria di titik-titik terdampak,” ujar Meutya Hafid, dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (29/11/2025).

    Ia optimistis bahwa upaya percepatan pemulihan akses komunikasi akan terus membuahkan hasil. “Semoga setiap hari kita dapat terus melakukan percepatan pemulihan akses komunikasi,” tambahnya.

    Selain menara BTS, jalur backbone di sejumlah titik juga telah berhasil diatasi. Jalur vital di Sumatra Utara yang menghubungkan ruas Rantau – Padang Sidempuan dan ruas Sibolga – Barus – Manduamas kini dilaporkan pulih dari gangguan akibat longsor.

    Demikian pula dengan jalur backbone di Aceh pada ruas Banda Aceh – Bireun dan Samalanga yang telah kembali beroperasi.

     

  • Begini Hasil Bidikan Kamera Redmi 15, dari Siang hingga Malam Hari!

    Begini Hasil Bidikan Kamera Redmi 15, dari Siang hingga Malam Hari!

    Liputan6.com, Jakarta – Redmi 15 hadir sebagai salah satu smartphone yang mengedepankan kemampuan fotografi di kelasnya. Pada sektor kamera, Redmi 15 dibekali kamera utama beresolusi 50MP yang didukung teknologi pemrosesan gambar pintar.

    Kombinasi ini dirancang untuk menghasilkan foto yang tetap optimal, baik dari segi ketajaman maupun reproduksi warna.

    Dalam kondisi pencahayaan yang cukup, hasil jepretan Redmi 15 terlihat cukup tajam dengan warna yang keluar secara natural. Detail objek yang ditangkap dengan cukup baik, sementara gangguan tampak minimal.

    Hal ini membuat kamera utama Redmi 15 dapat diandalkan untuk memotret pemandangan, objek harian, hingga dokumentasi kegiatan di ruang terbuka.

    Sementara itu, ketika digunakan dalam kondisi minim cahaya, performanya masih tergolong memuaskan. Baik menggunakan mode standar maupun mode malam, kamera tetap mampu menjaga detail objek utama.

    Meski begitu, sedikit gangguan masih bisa ditemui, terutama pada area yang lebih gelap atau bayangan. Namun, hal tersebut masih dalam batas wajar untuk smartphone di kelasnya.

    Di kamera depan, Redmi 15 dibekali kamera 8MP yang cukup mumpuni untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video. Hasil selfie tampak bersih dengan warna kulit yang relatif natural, cocok untuk penggunaan media sosial maupun rapat virtual.

    Selain foto, Redmi 15 juga mendukung perekaman video dengan dua pilihan resolusi, yakni Full HD 1080p dan HD 720p pada kecepatan 30 frame per detik. Kualitas video yang dihasilkan cukup stabil untuk kebutuhan dokumentasi sehari-hari maupun pembuatan konten sederhana.

    Secara keseluruhan, Redmi 15 menawarkan performa kamera yang solid di kelasnya. Tajam saat siang hari, masih bisa diandalkan dalam kondisi minim cahaya, serta fitur perekaman video yang memadai menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan HP terjangkau dengan kemampuan fotografi yang kompeten. 

  • iPad Mini 8 bakal Pakai Layar OLED 8,5 Inci, Tapi Refresh Rate Tetap 60 Hz

    iPad Mini 8 bakal Pakai Layar OLED 8,5 Inci, Tapi Refresh Rate Tetap 60 Hz

    Sebelumnya, kabarnya Apple sedang mempersiapkan pembaruan besar-besaran untuk lini iPad terbaru mereka. Sukses membawa layar OLED ke iPad Pro, rumornya perusahaan akan menyematkan panel tersebut ke seri iPad Air dan iPad Mini.

    Mengutip laporan Bloomberg via Gizmochina, Sabtu (1/12/2025), iPad Mini akan menjadi model pertama beralih ke OLED pada tahun 2026. Setelah itu, iPad Air akan menyusul pada tahun 2027.

    Menariknya, raksasa teknologi berbasis di Cupertino itu juga akan menyematkan panel OLED ke model baru MacBook Pro dengan target peluncuran sekitar tahun 2028.

    Layar OLED dikenal mampu menghadirkan kualitas warna lebih hidup, hitam lebih pekat, dan kontras tinggi dibandingkan layar Liquid Retina saat digunakan.

    Tak hanya itu, panel OLED juga sangat efisien dari sisi daya baterai serta pengalaman visual yang lebih imersif, terutama bagi pengguna yang gemar menonton atau mengedit konten.

    Selain peningkatan layar, Apple juga dikabarkan sedang menguji desain baru iPad Mini yang lebih tangguh hingga tahan air. Kabarnya, tablet mungil Apple ini akan menggunakan speaker berbasis getaran untuk menggantikan lubang speaker konvensional.

    Dengan cara ini, maka iPad Mini baru tersebut lebih tahan terhadap debu dan cipratan air, cocok bagi pengguna sering memakai tablet di luar ruangan.

    Namun, peningkatan fitur ini berpotensi menaikkan harga iPad Air dan iPad Mini baru di pasaran. Sumber dari rantai pasokan sempat mengungkap, ada kemungkinan kenaikan harga hingga 100 dolar AS atau sekitar Rp 1,6 juta per unit akibat pemakaian panel OLED.

  • Bukan Sekadar Vacuum Cleaner, Dreame Power Clean Collection Hadir dengan Teknologi Sanitasi Mendalam

    Bukan Sekadar Vacuum Cleaner, Dreame Power Clean Collection Hadir dengan Teknologi Sanitasi Mendalam

    Liputan6.com, Jakarta – Produsen perangkat rumah tangga pintar, Dreame, memperkenalkan lini produk pembersih (vacuum cleaner) terbarunya di pasar Indonesia,  Dreame Power Clean Collection, yang terdiri dari Aqua10 Roller, H15 Pro FoamWash, N20 Steam, dan H13S FlexReach .

    Melalui deretan perangkat terbarunya, Dreame menyasar rumah modern dengan kebutuhan berbeda mulai dari pembersihan lantai otomatis, penanganan noda berat, fleksibilitas area sulit dijangkau, hingga sanitasi mendalam pada kain dan permukaan keras.

    “Kami memiliki visi untuk menjadikan aktivitas bersih-bersih di rumah menjadi lebih ringan dan tidak menghabiskan banyak waktu berharga, ujar Marketing Communication Manager Dreame Indonesia, Zahara Lindra, Jumat (28/11/2025) di Jakarta.

    Ia berharap Power Clean Collection bisa membantu lebih banyak keluarga di Indonesia menikmati rumah yang rapi dan nyaman tanpa harus repot setiap hari.

    Untuk lebih jelasnya, berikut sejumlah teknologi atau fitur andalah dari keempat produk yang masuk dalam keluarga Dreame Power Clean Collection:

    1. Aqua10 Roller: Robot Pembersih Otomatis dengan Mopping Air Bersih

    Aqua10 Roller menawarkan solusi mopping lantai dengan sistem AquaRoll Mopping yang menjamin lantai dipel menggunakan air bersih secara real-time, membedakannya dari robot vakum konvensional yang sering kali menggunakan air daur ulang. Perangkat ini menggunakan mop yang diadaptasi dari wet and dry vacuum.

    Untuk lantai berkarpet, perangkat pintar ini secara otomatis mengaktifkan AutoSeal Roller Guard untuk melindungi permukaan tekstil dari kelembaban.

    Dilengkapi daya hisap Vormax 30.000Pa dan HyperStream Detangling DuoBrush, teknologi ini memastikan pembersihan debu berat tetap optimal tanpa terkendala rambut kusut.

    Kenyamanan maksimal ditawarkan melalui ThermoHub 100 °C yang mencuci dan mengeringkan roller secara otomatis. Sistem navigasi berbasis AI, serta fitur auto-refill dan auto-emptying melengkapi otomatisasi tinggi, mengurangi intervensi manual oleh pengguna.

     

  • Telkomsel Antisipasi Lonjakan Trafik saat Liburan Natal dan Tahun Baru di 437 Titik Keramaian

    Telkomsel Antisipasi Lonjakan Trafik saat Liburan Natal dan Tahun Baru di 437 Titik Keramaian

    Di sisi lain, bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara berdampak pada sejumlah infrastruktur strategis, salah satunya jaringan telekomunikasi.

    Terkait gangguan jaringan internet di wilayah tersebut, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan layanan di tengah situasi krisis yang terjadi.

    VP Network Strategic Collaboration and Settlement Telkomsel, Nizar Fuadi, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah pemulihan sesegera mungkin, baik dari aspek sosial masyarakat, kondisi infrastruktur, maupun layanan telekomunikasi.

    Namun, ia menekankan bahwa kunci utama pemulihan jaringan adalah kembalinya pasokan listrik dari PLN sebagai daya jaringan Base Transceiver Station (BTS), mengingat banyak lokasi mengalami pemadaman.

    “Kami ingin pemulihan sesegera mungkin, baik dari sisi masyarakat, kondisi sosial, maupun layanan telekomunikasi. Dan tentu saja, yang terpenting adalah pemulihan dari PLN, karena listrik sedang padam,” ujar Nizar.

    Nizar mengungkapkan, Telkomsel telah mengerahkan seluruh sumber daya dan jaringan untuk mempercepat pemulihan layanan informasi agar masyarakat dapat kembali memanfaatkannya.

    Upaya pemulihan BTS yang terdampak bencana dilakukan dengan menyiapkan suplai baterai dan genset. Meski demikian, terdapat kendala operasional

    “Baterai sendiri hanya bertahan hingga 4 jam, sementara genset membutuhkan bahan bakar solar. Kami akan mendistribusikan dua solusi tersebut jika akses sudah mulai aman dari banjir,” ia menambahkan.

    Dampak Jaringan di Tiga Provinsi

    Sementara VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, merinci gangguan jaringan yang dialami di wilayah Sumatera.

    “Di wilayah Aceh, ada sekitar 60% jaringan Telkomsel yang terdampak. Gangguan disebabkan oleh banjir, banjir bandang, dan akses ke beberapa jembatan yang terputus. Pihak Telkomsel saat ini masih bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memulihkan jaringan, katanya.

    Ia menambahkan, jaringan yang terdampak di Sumatera Utara, tercatat sekitar 12%. Lalu, di Sumatera Barat: jaringan yang terdampak mencapai 11,03%.

    “Kami berharap pemulihan jaringan dapat segera terealisasi agar komunikasi dapat kembali normal dan membantu penanganan situasi di wilayah tersebut,” ucap Fahmi memungkaskan.