Category: Liputan6.com Tekno

  • Google bakal Gabungkan Chrome OS dan Android, Era Chromebook Segera Berakhir? – Page 3

    Google bakal Gabungkan Chrome OS dan Android, Era Chromebook Segera Berakhir? – Page 3

    Jika Google berhasil memadukan kekuatan, fleksibilitas, dan kesederhanaan Android dalam satu platform, maka penyatuan ini bisa menjadi momentum penting dalam sejarah teknologi mobile.

    Namun, untuk mencapai itu, Google harus menjawab sejumlah tantangan krusial. Mulai dari dukungan jangka panjang untuk Chromebook lama, kompatibilitas hardware, hingga strategi distribusi update di masa depan.

    Penggabungan ini juga akan menentukan arah strategi perangkat keras Google selanjutnya, baik untuk lini Pixel maupun mitra manufaktur mereka.

    Kini publik menanti, apakah Google benar-benar bisa menghadirkan “Android super” yang mampu menjadi sistem operasi serba bisa untuk semua perangkat. Jika berhasil, bukan tak mungkin era Chrome OS akan benar-benar berakhir, dan Android akan mengambil alih sepenuhnya.

  • Aplikasi ShopeePay, Si Dompet Serba Bisa untuk Berbagai Kebutuhan Finansial Harian – Page 3

    Aplikasi ShopeePay, Si Dompet Serba Bisa untuk Berbagai Kebutuhan Finansial Harian – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Posisi aplikasi ShopeePay sebagai Dompet Serba Bisa semakin kuat, dengan hadirnya pengalaman transaksi digital yang lebih lengkap, praktis, dan aman dalam satu aplikasi. Melalui beragam fitur yang dalam satu aplikasi, ShopeePay menjadi solusi menyeluruh yang relevan untuk memenuhi kebutuhan finansial harian masyarakat Indonesia.

    Cukup memakai aplikasi ShopeePay, pengguna tidak hanya bisa kirim uang, isi saldo, dan tarik tunai tanpa biaya admin, tetapi juga bisa melakukan pembayaran melalui QRIS di berbagai merchant offline seperti Indomaret, Alfamart, Point Coffee, Solaria.

    Pengguna juga bisa menikmati kemudahan transaksi di merchant online seperti Google Play, App Store, MyTelkomsel, Alfagift, MyIM3, dengan total jangkauan ke ratusan ribu merchant ShopeePay di seluruh Indonesia. Termasuk untuk isi pulsa, beli paket data, dan bayar tagihan seperti listrik, air, dan BPJS dengan harga yang lebih murah.

    Aplikasi ShopeePay memungkinkan transfer saldo ke sesama pengguna maupun ke E-Wallet lain, menggunakan metode pembayaran SPayLater untuk transaksi yang lebih fleksibel dengan berbagai promo, hingga pengajuan pinjaman dana tunai pakai SPinjam. Pengguna juga bisa menikmati pesan makanan dari beragam resto pakai ShopeeFood, klaim Asuransi Kecelakaan Diri Gratis dan Kirim Instant paket langsung melalui aplikasi ShopeePay.

    Tak perlu khawatir soal keamanan, karena setiap transaksi di aplikasi ShopeePay dilindungi dengan sistem keamanan berlapis, termasuk PIN dan OTP, demi memastikan kenyamanan dan keamanan Pengguna.

    Director of Business and Partnership, ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari mengatakan pihaknya melihat bahwa kebutuhan finansial masyarakat semakin beragam dan dinamis—tidak lagi hanya soal membayar, tetapi juga tentang mengakses dan memenuhi kebutuhan keuangan harian secara efisien.

    “Inilah latar belakang kami memperkenalkan aplikasi ShopeePay sebagai Dompet Serba Bisa: satu aplikasi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan finansial dengan pengalaman bertransaksi yang mudah, aman, dan terintegrasi. Kami ingin ShopeePay menjadi solusi keuangan sehari-hari yang benar-benar relevan dan bermanfaat bagi pengguna di seluruh Indonesia,” ujar Eka Nilam Dari.

  • Deretan Smartphone yang Tak Kebagian Update Android 16 – Page 3

    Deretan Smartphone yang Tak Kebagian Update Android 16 – Page 3

    Google

    Pixel 5, Pixel 5a, dan model Google Pixel yang lama.

    Motorola

    Motorola Edge series: Motorola Edge 40, Edge 40 Neo, Motorola Edge+ (2023), Motorola Edge (2022), dan model Motorola Edge yang lebih lama. 

    Motorola Razr series: Motorola Razr (2022), Motorola Razr, dan model Motorola Razr yang lebih lama.

    Motorola Moto G series: Moto G Stylus 5G (2024), Moto G Stylus 5G (2023), Moto G Power 5G (2024), Moto G Power 5G (2023), Moto G (2024), Moto G (2023), Moto G84, G82, Moto G73, G72, G71, G71s, Moto G64, Moto G62, G60, G60s, Moto G54, G54 Power, G53, G52, Moto G54, G42, Moto G34, G32, Moto G24, G24 Power, G23, Moto G15, G15 Power, G14, G13, Moto G05, G04, G04s, Moto G Play (2024), G Play (2023) dan model Moto G yang lebih lawas.

    Motorola Moto E series: Moto E32, E32s, Moto E22, E22i, E22s, Moto E13, E14, E15 dan model Moto E yang lebih lawas.  

    Tablet Motorola: Moto Tab G70, Moto Tab G62, Motorola Tab G20, dan Lenovo Moto Tab. 

  • Polemik Kuota Internet Hangus jadi Sorotan, Ini Kata Para Pakar – Page 3

    Polemik Kuota Internet Hangus jadi Sorotan, Ini Kata Para Pakar – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Wacana pengaturan ulang mekanisme kuota data internet kembali mencuat diskusi panel Selular Business Forum (SBF) bertema ‘Mekanisme Kuota Data Hangus, Apakah Melanggar Regulasi dan Merugikan Konsumen?’.

    Dalam forum tersebut, sejumlah pakar dan pelaku industri sepakat regulasi soal rollover kuota data yakni perpanjangan masa berlaku kuota yang belum terpakai, berpotensi jadi solusi strategis bagi konsumen sekaligus peluang bagi operator seluler.

    Dalam siaran pers yang diterima, Kamis (17/7/2025), Direktur Eksekutif Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Marwan O. Baasir, mengungkap sebenarnya opsi kuota data dengan fitur rollover sudah tersedia sejak 2023. Namun, fitur tersebut umumnya datang dengan harga yang lebih tinggi.

    “Kalau ada regulasi yang mewajibkan rollover, perusahaan telekomunikasi tentu akan senang, karena harganya pasti naik dan akan menghidupkan usaha,” tutur Marwan menjelaskan.

    Di samping itu, pengamat telekomunikasi dan pengajar ITB, Agung Harsoyo, menilai aturan rollover akan menciptakan iklim persaingan yang lebih sehat.

    Alasannya, masyarakat Indonesia saat ini masih cenderung cepat migrasi atau beralih operator demi mendapatkan kepuasan dengan harga yang seminimal mungkin.

    “Proses migrasi atau berpindah operator (meskipun belum ada full mobile number portability yang mulus) relatif mudah. Konsumen dapat dengan cepat membeli kartu SIM baru dari operator lain jika tidak puas dengan layanan atau harga,” ujar Agung.

    Ia menambahkan, kondisi itu membuat persaingan tidak sehat dengan adanya perang tarif.

     

  • 6 Fitur Kamera Mirrorless OM-5 Mark II yang Baru Meluncur di Indonesia – Page 3

    6 Fitur Kamera Mirrorless OM-5 Mark II yang Baru Meluncur di Indonesia – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta- OM System, merek kamera yang sebelumnya bernama Olympus, baru saja meluncurkan kamera mirrorless terbaru OM-5 Mark II di Indonesia.

    Dengan bobot hanya 418 gram dan desain compact, OM-5 Mark II dikaim sebagai kamera ideal untuk para petualang, traveler, content creator, hingga urban explorer yang ingin membawa kamera ke mana pun.

    OM-5 Mark II memiliki dimensi sekitar 125.3 x 85.2 x 52.0 mm dengan bobot hanya sekitar 418 gram (termasuk baterai dan kartu memori). Ukuran dan bobot ini membuatnya sangat mudah dibawa ke mana saja, bahkan dalam kondisi petualangan yang menantang.

    Kamera ini bahkan dibekali grip baru yang lebih ergonomis, memberikan kenyamanan dan kestabilan saat digunakan, baik untuk sesi pemotretan yang panjang atau pun menangkap momen cepat.

    Untuk mendukung semua itu, OM System OM-5 Mark II dilengkapi sensor Live MOS 20,37MP dan prosesor TruePic IX. Didukung pula dengan stabilisasi gambar 5-axis di dalam bodi, perekaman video 4K, dan dirancang ringkas serta tahan lama dengan perlindungan cuaca berperingkat IP53.

    Tersedia dalam dua warna klasik, hitam dan silver, serta edisi terbatas ‘Sand Beige’ yang terinspirasi dari warna alam, memberikan pilihan bagi pengguna yang ingin tampil berbeda sekaligus mencerminkan spirit petualang di alam terbuka.

    Tak hanya itu, OM-5 Mark II juga dipersenjatai enam fitur utama yang dapat di andalkan. Berikut ini detail lengkapnya:

  • One UI 8 Debut di Galaxy Z Fold7 dan Flip7: Samsung Ungkap Pendekatan Berbeda – Page 3

    One UI 8 Debut di Galaxy Z Fold7 dan Flip7: Samsung Ungkap Pendekatan Berbeda – Page 3

    Samsung telah resmi mengumumkan kehadiran One UI 8 berbasis Android 16 bersama dengan peluncuran Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Flip7. Langkah ini terbilang luar biasa, karena rilis tidak lama setelah Google meluncurkan Android 16.

    Sekadar informasi, biasanya dibutuhkan waktu beberapa bulan bagi vendor smartphone untuk mengadopsi Android 16 sebelum digulirkan ke perangkat mereka. Namun kali ini, Samsung mampu melakukannya dengan lebih cepat.

    Menurut EVP and Head of Framework R&D Team Samsung, Sally Jeong, menyatakan, hal itu terjadi karena kolaborasi yang erat antara Samsung dengan Google.

    Di sela gelaran Galaxy Unpacked 2025, ia menyebut pengembangan OS Android kini tidak lagi dilakukan dengan pendekatan konvensional yang memakan waktu dan biaya tinggi.

    “Kami berterima kasih pada metode baru bernama Trunk Stable yang ada di Android,” tutur Selly saat ditemui di sela gelaran Galaxy Unpacked 2025 di New York City, Amerika Serikat.

  • Top 3 Tekno: Update PUBG Mobile Versi 3.9 Tuai Perhatian  – Page 3

    Top 3 Tekno: Update PUBG Mobile Versi 3.9 Tuai Perhatian  – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Update PUBG Mobile Versi 3.9 masih menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, terlebih dengan kehadiran airdrop (salah satu item di PUBG Mobile), yang berdiri di Terowongan Kendal, Jakarta.

    Informasi lain yang juga populer datang dari AirPods Pro 2 yang kini bisa menjadi alat bantu dengar. 

    Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.  

    1. PUBG Mobile Gulirkan Update Versi 3.9, Bawa Robot Optimus Prime ke Jakarta

    Belum lama ini, PUBG Mobile mengumumkan update game terbaru versi 3.9. Dalam update ini, game PUBG Mobile berkolaborasi dengan Transformers. 

    Masih dalam rangka memperkenalkan update terbaru PUBG Mobile versi 3.9, PUBG Mobile mengajak pemain menikmati berbagai konten bertema Transformers baik melalui game atau event offline di Jakarta. 

    Hal ini diwujudkan dengan kehadiran airdrop (salah satu item di PUBG Mobile), yang berdiri di Terowongan Kendal. Ini merupakan terowongan yang menghubungkan Stasiun Sudirman dengan Stasiun MRT Dukuh Atas BNI. 

    Dengan instalasi ini, ribuan pengunjung pun berkesempatan menyaksikan pembukaan airdrop raksasa PUBG Mobile hasil kolaborasi dengan Transformers. 

    Mengutip keterangan PUBG Mobile, Rabu (16/7/2025), airdrop raksasa itu dibuka pada Sabtu, 12 Juli lalu. Rupanya airdrop raksasa berisi cosplayer yang tampil sebagai karakter robot ikonik Transformers, Optimus Prime. 

    Tidak hanya itu, booth PUBG Mobile juga dipadati pengunjung yang antusias berburu merchandise gratis hanya dengan mengikuti berbagai tantangan yang disiapkan di lokasi. 

    Baca selengkapnya di sini 

     

  • Apple Ungkap Alasan Pakai Akselerometer untuk Deteksi Sleep Apnea di Apple Watch – Page 3

    Apple Ungkap Alasan Pakai Akselerometer untuk Deteksi Sleep Apnea di Apple Watch – Page 3

    Pada umumnya, gangguan ini ditandai dengan berhentinya pernapasan sementara saat tidur dan dapat memicu stres fisiologis serius.

    Tak hanya itu, risiko penderita untuk menghidap hipertensi, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung semakin meningkat.

    “Kebutuhan untuk tidur tentu saja sangat fundamental untuk kesehatan kita. Itu sebabnya kami ingin memperkenalkan fitur sleep apnea,” kata Deidre Caldbeck, Senior Director of Product Marketing for Apple Watch and Health saat berbicara dengan tim Liputan6.com baru-baru ini.

    Dia menambahkan, “dengan fitur ini pengguna bisa mendapatkan notifikasi bila ada tanda-tanda konsisten sleep apnea sedang hingga berat. 

  • Huawei Boyong Tablet Baru, MatePad Pro 12.2 Inci 2025 untuk Dukung Produktivitas – Page 3

    Huawei Boyong Tablet Baru, MatePad Pro 12.2 Inci 2025 untuk Dukung Produktivitas – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Huawei meluncurkan tablet barunya, Huawei MatePad Pro 12.2 inci 2025. Tablet flagship ini diklaim mampu mendukung produktivitas pengguna, karena bisa berfungsi sebagai PC, notebook, hingga artboard digital.  

    Tablet ini dilengkapi dengan keyboard yang terintegrasi dengan tempat penyimpanan dan pengisian stylus, layar tandem OLED 12,2 inci, hingga dukungan WPS office membuatnya setara dengan laptop eksklusif. 

    Dengan begitu, MatePad Pro 12.2 Inci dapat menjadi partner produktivitas bagi penggunanya. 

    Tablet Huawei ini bakal rilis 25 Juli mendatang dan digadang akan jadi solusi bagi profesional yang menginginkan efisiensi, kreativitas, dan mobilitas dalam satu genggaman karena bobotnya ringan, hanya 932 gram dan ketebalan 5,5 mm. 

    Fitur-Fitur Huawei MatePad Pro 12.2 Inci

    Keyboard inovatif dengan stylus

    Pengguna tak perlu khawatir kehilangan stylus karena keyboard ini dilengkapi tempat penyimpanan khusus pencil (stylus) di dalamnya. 

    Selain keyboard, Huawei MatePad Pro 12.2 inci ini juga didukung stylus Huawei M-Pencil generasi ketiga. 

    Keyboard Huawei sendiri bisa dipakai dalam beberapa posisi berbeda untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna. 

    Misalnya PC Mode menyatukan tablet dan keyboard dalam posisi yang menyerupai laptop, lengkap dengan tata letak tombol mirip laptop, agar mengetik lebih nyaman. 

    Creation Mode ideal bagi pengguna yang suka menggambar atau mencatat dengan bebas, bahkan pengguna masih bisa bekerja dan mengetik melalui Split Mode. Hal ini berkat koneksi teknologi Nearlink yang kuat. 

     

  • AirPods Pro 2 Bisa Jadi “Dokter Telinga” Pribadi, Tes Pendengaran Cuma 5 Menit dengan iPhone! – Page 3

    AirPods Pro 2 Bisa Jadi “Dokter Telinga” Pribadi, Tes Pendengaran Cuma 5 Menit dengan iPhone! – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – AirPods Pro 2 kini tidak hanya berfungsi sebagai perangkat audio untuk mendengarkan musik atau menonton konten video di iPhone, iPad, atau perangkat Apple lainnya.

    Nyatanya, true wireless stereo (TWS) milik Apple tersebut ternyata juga bisa digunakan untuk mendeteksi tanda-tanda awal gangguan pendengaran.

    Lewat pembaruan pada Rabu, 16 Juli 2025, pengguna ternyata bisa melakukan tes pendengeran hanya dalam waktu sekitar lima menit dengan bekal AirPods Pro 2 dan iPhone atau iPad.

    Sadar bagaimana gangguan pendengaran seringkali berkembang secara bertahap, dan penderitanya tidak langsung sadar kondisinya, Apple pun memutuskan untuk melakukan penelitian intensif untuk membantu pengguna.

    “Hearing loss sering kali memburuk secara bertahap. Mungkin kita mulai menaikkan volume TV atau media di AirPods tanpa sadar ada perubahan,” kata Deidre Caldbeck, Senior Director of Product Marketing for Apple Watch and Health saat berbicara dengan tim Liputan6.com baru-baru ini.