Category: Liputan6.com Tekno

  • Jadwal Swiss Stage M7 MLBB 10 Januari, Onic vs Boostgate Esports Jadi Laga Pembuka

    Jadwal Swiss Stage M7 MLBB 10 Januari, Onic vs Boostgate Esports Jadi Laga Pembuka

    Liputan6.com, Jakarta – M7 World Championship siap memasuki fase krusial. Babak Swiss Stage akan resmi dimulai setelah rangkaian pertandingan Wildcard menghadirkan duel ketat membuat fans Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) terpaku hingga laga terakhir.

    Selama empat hari digelar, perebutan dua slot tersisa Swiss Stage berjalan panas. Team Zone dan Boostgate Esports akhirnya keluar sebagai tim terakhir mengamankan tiket ek Swiss Stage.

    Team Zone mengamankan posisi setelah mereka sukses mengalahkan tim Guangzhou Gaming dari China dengan skor 3-2. Pertarungan kedua tim berlangsung ketat hingga game penentuan dan menjadi salah satu laga paling dramatis di Wildcard.

    Sementara itu, duel antara Boostgate Esports vs Virtus Pro juga berlangsung sengit dengan kedua tim saling menekan sejak early game, sampai memaksa pertandingan berjalan panjang dan penuh momentum swing.

    Banyak penggemar Mobile Legends menilai, perebutan dua slot terakhir ini terasa seperti pertandingan final lebih awal. Intensitas tinggi dan kualitas permainan membuat Team Zone dan Boostgate Esports pantas menghadapi tim-tim unggulan di Swiss Stage.

    Babak Swiss Stage sendiri akan dimulai pada 10 Januari 2026, dengan total delapan laga akan digelar pada hari pertama. Menariknya, Onic vs Boostgate Esports akan menjadi laga pembuka.

    Sementara tim esports Indonesia lainnya, Alter Ego vs Aurora Gaming akan menjadi pertarungan penutup di hari pertama Swiss Stage.

    Jadwal Swiss Stage M7 World Championship

    Sabtu, 10 Januari 2026

    Onic (Indonesia) vs Boostgate Esports – 15:00 WIB
    Black Sentence Esports (Latam) vs CFU (Kamboja) – 16:00 WIB
    Team Zone vs Yangon Galacticos (Myanmar) – 17:00 WIB
    DianFengYaoGuai (China) vs Team Falcons (Turkiye) – 18:00 WIB
    Evil (Singapura) vs Team Spirit (Rusia) – 19:00 WIB
    Slangor Red Giants (Malaysia) vs CG Esports (Malaysia) – 20:00 WIB
    Aurora Gaming (Filipina) vs Team Liquid PH (Filipina) – 21:00 WIB
    Alter Ego (Indonesia) vs Aurora Gaming (Turkiye) – 22:00 WIB

  • Fitur Baru Spotify, Lagu yang Didengar Teman Bisa Dilihat Secara Real Time

    Fitur Baru Spotify, Lagu yang Didengar Teman Bisa Dilihat Secara Real Time

    Di sisi lain, Spotify mengambil langkah tegas menjaga ekosistem musik digital dari praktik pencurian data dan pembajakan. Platform streaming musik asal Swedia ini mengonfirmasi telah mengidentifikasi serta menonaktifkan akun-akun terlibat aktivitas ilegal.

    Langkah ini muncul di tengah laporan menyebut adanya upaya pengumpulan data besar-besaran dari Spotify, mencakup ratusan juta metadata lagu hingga puluhan juta file audio.

    Data tersebut kabarnya akan disebarkan melalui jaringan peer to peer (P2P)dengan total ukuran mencapai 300 terabytes. Hingga 21 Desember 2025, data yang beredar ke publik masih terbatas pada metadata.

    Belum ada bukti file audio lagu yang dilindungi hak cipta benar-benar dirilis secara bebas.

    Mengutip pernyataan Spotify via Billboard, Rabu (24/12/2025), perusahaan menegaskan penyelidikan internal mendapati adanya pihak ketiga memanfaatkan metadata publik.

    Dalam aksinya, pelaku menggunakan taktik illegal untuk mengelabui sistem/teknologi untuk melindungi hak cipta atas konten digital (DRM) guna mengakses beberapa file audio yang berada di platform.

    Isu ini mencuat setelah laporan dari Anna’s Archive beredar luas melalui unggahan Yoav Zimmerman, CEO dan pendiri Third Chair, di LinkedIn.

    Dalam unggahannya, Zimmermen menyoroti potensi penyalahgunaan data Spotify jika dikombinasikan dengan server pribadi dan layanan streaming mandiri seperti Plex. 

    Namun ia juga menyatakan, hak cipta dan risiko penegakan hukum menjadi hambatan utamanya. Jumlah file audio yang berada di platform streaming musik ini lebih besar dari angka dipaparkan oleh Anna’s Archive 3.000 terabytes.

    Meski begitu, Zimmerman menilai bahwa insiden ini berpotensi melampaui MusicBrainz, yaitu arsip musik terbuka terbesar saat ini yang menyimpan sekitar lima juta trek.

    Sementara itu, Anna’s Archive menyatakan bahwa proyek ini sejalan dengan misinya yang ingin melestarikan pengetahuan dan budaya. Yang selama ini berfokus pada buku serta dokumen, mereka juga menyebut bahwa pengambilan data Spotify guna untuk membangun arsip musik untuk pelestarian.

  • Asus Rilis ROG Cetra Open Wireless, Earbud Gaming Open-Ear untuk Gamer Aktif

    Asus Rilis ROG Cetra Open Wireless, Earbud Gaming Open-Ear untuk Gamer Aktif

    Liputan6.com, Jakarta – Asus Republic of Gamers (ROG) memperkenalkan lini produk audio gaming baru mereka, ROG Cetra Open Wireless, di ajang Consumer Electronic Show (CES) 2026.

    Sesuai kategori, earbud nirkabel berdesain open-ear ini memang ditujukan untuk bermain game, mendengarkan musik, hingga aktivitas autdoor.

    Asus menjelaskan, ROG Cetra Open Wireless dirancang untuk pengguna yang ingin menikmati audio imersif dan tetap sadar terhadap lingkungan sekitar.

    Lalu apa yang membuat earbuds ini beda dari perangkat serupa lainnya? Salah satunya terletak pada konektivitas dual-mode. Pengguna dapat memilih koneksi Bluetooth atau teknologi nirkabel latensi ultra-rendah ROG SpeedNova 2.4GHz.

    “Teknologi ini memungkinkan sinkronisasi audio dan visual lebih presisi saat bermain game, terutama untuk judul-judul kompetitif yang menuntut respons cepat,” kata Asus dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

    Perusahaan asal Taiwan ini juga menyematkan dongle USB-C 2.4Ghz untuk mendukung pengisian daya satu arah. Artinya, pengguna bisa tetap mengisi daya earbuds meskipun perangkat tersebut sedang digunakan.

    Dari sisi kualitas suara, Asus mengklaim ROG Cetra Open Wireless mampu menghasilkan karakter suara lebih bersih, bass terasa penuh, serta soundstage luas.

    Hal ini bisa didapatkan berkat driver diafragma berukuran 14,2mm dengan lapisan diamond-like carbon. Perusahaan juga menyebut, desain diafragma tersebut juga mampu menekan distorsi sekaligus menjaga detail nada tinggi tetap jernih.

    Karena dipakai untuk bermain game berjam-jam, Asus juga memperhatikan kenyamanan earbuds wireless-nya ini. Earbud ini sudah dibekali ear hook ergonomis berbahan liquid silicone serta gantungan leher reflektif mampu dilepas-pasang.

    “Kombinasi ini membuat ROG Cetra Open Wireless tetap stabil saat dipakai untuk bergerak, berlari, atau berolahraga sekalipun,” ucap perusahaan.

    Tidak seperti kebanyakan earbud modern mengandalkan kontrol sentuh, earbud baru ROG ini menggunakan kontrol tombol fisik. Ini memberi pengguna kontrol lebih presisi saat gaming dan tetap responsif meski tangan berkeringat atau saat hujan.

    ROG turut menyertakan dua mode audio bawaan. Pertama ada mode Phantom Bass, dirancang untuk meningkatkan persepsi frekuensi rendah. Sedangkan kedua ada mode Immersion, membantu mengurangi kebisingan latar belakang agar suara utama tetap terdengar jelas.

    Earbud ini telah mengantongi sertifikasi ketahanan cipratan IPX5. Perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 16 jam melalui mode Bluetooth, dengan pencahayaan RGB dan mikrofon dalam keadaan mati. 

  • Huawei FreeClip 2 Meluncur di Indonesia, TWS Ultra Ringan yang Tahan Air

    Huawei FreeClip 2 Meluncur di Indonesia, TWS Ultra Ringan yang Tahan Air

    Liputan6.com, Jakarta – Huawei kembali memperkenalkan perangkat audio nirkabel terbaru lewat Huawei FreeClip 2 di Indonesia. True wireless stereo (TWS) ini membawa peningkatan signifikan dari sisi desain, bobot, kecerdasan audio, hingga fitur pintar yang menunjang mobilitas pengguna modern.

    Audio Campaign Manager Huawei Device Indonesia, Adinda Agustina, pada acara hands-on produk, Jumat (9/1/2026) di Jakarta, menyebut FreeClip 2 dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat ringan, nyaman dipakai seharian, namun tetap menawarkan kualitas suara premium.

    “FreeClip 2 ini tampil lebih stylish dan fashionable. Dari sisi desain dan fitur, pembaruannya juga cukup banyak dibanding generasi sebelumnya,” klaim Adinda.

    Lebih Enteng, Lebih Praktis Dibawa

    Salah satu keunggulan utama Huawei FreeClip 2 terletak pada bobotnya yang semakin ringan. Eearbuds ini memiliki berat 5,1 gram, turun sekitar 9 persen dari generasi sebelumnya. Sementara bobot keseluruhan perangkat berkurang hingga 14 persen, membuatnya hampir tidak terasa saat dikenakan.

    Tak hanya itu, ukuran casing juga dibuat lebih ringkas, lebih kecil sekitar 17 persen. Desainnya mengusung bentuk kotak yang compact sehingga mudah disimpan di saku atau tas mungil.

    Huawei juga menghadirkan sentuhan unik pada material casing melalui tekstur denim, terinspirasi dari bahan jeans. FreeClip 2 tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Blue sebagai warna andalan, White dengan aksen silver, dan Black dengan tampilan hitam menyeluruh.

    Desain Ikonik Lebih Stabil di Telinga

    Huawei tetap mempertahankan ciri khas C-Bridge Design yang menjadi identitas seri FreeClip. Namun, pada generasi kedua ini material penghubung dibuat lebih lembut hingga sekitar 25 persen dibandingkan model sebelumnya.

    Desain tersebut diklaim mampu menjaga posisi earbuds tetap stabil meski digunakan untuk aktivitas bergerak atau olahraga ringan. Selain itu, ukuran bagian yang masuk ke telinga diperkecil sekitar 11 persen sehingga terasa lebih ergonomis.

    Struktur internal perangkat juga dirancang lebih padat dengan tingkat pemanfaatan ruang mencapai 95 persen, memungkinkan ukuran tetap kecil tanpa mengorbankan performa.

  • Roblox Berlakukan Aturan Secara Global, Fitur Chat Kini Wajib Verifikasi Usia

    Roblox Berlakukan Aturan Secara Global, Fitur Chat Kini Wajib Verifikasi Usia

    Liputan6.com, Jakarta – Roblox resmi mewajibkan seluruh penggunanya untuk menjalani verifikasi usia sebelum mengakses fitur percakapan (chat). Kebijakan ini diterapkan secara global setelah perusahaan menghadapi peningkatan tuntutan hukum dan investigasi terkait keselamatan anak.

    Mengutip TechCruch, Jumat (9/1/2026), Roblox sebelumnya telah menguji kebijakan ini di sejumlah pasar. Setelah evaluasi internal, perusahaan akhirnya memutuskan untuk menerapkannya secara luas ke seluruh pengguna.

    Untuk menyelesaikan proses verifikasi usia, pengguna diminta membuka aplikasi Roblox, memberikan izin akses kamera, lalu mengikuti proses oemindaian wajah langsung di layar. Perusahaan menyebut, seluruh gambar atau video digunakan selama proses ini akan dihapus setelah verifikasi selesai.

    Proses verifikasi usia tersebut ditangani oleh pihak ketiga, yakni Persona. Roblox menegaskan, vendor tersebut juga akan menghapus seluruh data visual pengguna setelah proses verifikasi berakhir.

    Selain verifikasi wajah, pengguna berusia 13 tahun ke atas dapat memilih metode alternatif berupa verifikasi kartu identitas. Meski verifikasi usia bersifat opsional, perusahaan juga menyatakan proses tersebut menjadi syarat wajib bagi pengguna yang ingin mengakses fitur komunikasi.

    Dengan kata lain, pengguna tetap dapat memainkan Roblox tanpa verifikasi usia. Namun, tanpa proses tersebut, akses ke fitur chat akan dibatasi.

    Jika sistem keliru saat memperkirakan usia pengguna, Roblox telah menyediakan mekanisme banding. Pengguna dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut dan memverifikasi usia mereka melalui metode alternatif, termasuk verifikasi identitas atau melalui kontrol orang tua yang memungkinkan untuk mengubah usia anak mereka.

    “Dengan memanfaatkan berbagai sinyal, Roblox terus-menerus memancarkan perilaku pengguna untuk menentukan apakah seseorang jauh lebih tua atau lebih muda dari yang diharapkan,” tulis perusahaan itu dalam sebuah unggahan blog, seperti dikutip dari TechCrunch .

     

  • Huawei MatePad 12X Resmi Dijual di Indonesia, Harga Rp 9,2 Jutaan dengan Keyboard hingga Stylus

    Huawei MatePad 12X Resmi Dijual di Indonesia, Harga Rp 9,2 Jutaan dengan Keyboard hingga Stylus

    Sebelumnya, Huawei Indonesia resmi membuka masa pre-order Huawei MatePad 12 X di Tanah Air. Tablet terbaru ini ditujukan bagi kalangan profesional dan kreator yang membutuhkan perangkat kerja ringkas, fleksibel, namun tetap bertenaga di tengah mobilitas dan ritme kerja yang semakin dinamis.

    Huawei MatePad 12 X dirancang sebagai solusi produktivitas modern yang memadukan fungsi tablet dan laptop dalam satu perangkat. Hal tersebut disampaikan Senior Account Manager Huawei Indonesia, Edy Supartono, dalam acara Hands-On MatePad 12X, Senin (22/12/2025).

    “Yang membuat tablet Huawei terasa seperti laptop itu ada dua, dari sisi software dan hardware. Karena itulah MatePad 12 X kami sebut sebagai PC-Lite,” ujar Edy.

    Menurut Huawei, MatePad 12X hadir untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat kerja fleksibel tanpa mengorbankan performa. Tablet ini mengusung layar Ultra-clear PaperMatte Display yang nyaman digunakan untuk bekerja dalam waktu lama.

    Berdasarkan keterangan resmi di situs Huawei Indonesia, Rabu (24/12/2025), konsumen yang ingin pre-order Huawei MatePad 12 X cukup membayar deposit mulai Rp 1 juta. Masa pre-order dibuka hingga 9 Januari 2026, dengan pelunasan paling lambat 31 Januari 2026, untuk mendapatkan berbagai bonus menarik.

    Dari sisi spesifikasi Huawei MatePad 12X, tablet ini dibekali memori 12GB RAM dan penyimpanan internal 256GB. Tablet ini tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Greenery dan White, serta didukung HUAWEI M-Pencil Pro untuk menunjang produktivitas dan kreativitas.

    Selama periode pre-order, Huawei juga memberikan sejumlah hadiah gratis di dalam box, antara lain Huawei M-Pencil Pro, Huawei Wireless Mouse Grey, serta garansi tambahan selama satu tahun untuk Huawei MatePad 12 X.

    Tak hanya itu, konsumen juga berkesempatan mendapatkan voucher senilai Rp 300 ribu untuk pembelian berikutnya dengan minimal transaksi Rp 5 juta.

    Cara Mendapatkan Voucher Sisa Pembayaran:

    Masuk atau daftar akun melalui situs resmi Huawei
    Klaim voucher Rp 200 ribu
    Gunakan voucher tersebut saat melakukan pelunasan pembayaran

    Dengan berbagai fitur dan penawaran tersebut, Huawei MatePad 12 X diharapkan menjadi perangkat andalan bagi pengguna yang membutuhkan tablet serba guna untuk menunjang produktivitas sehari-hari.

  • Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra bakal Lebih Gahar, Ini Sejumlah Peningkatan yang Dijanjikan

    Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra bakal Lebih Gahar, Ini Sejumlah Peningkatan yang Dijanjikan

    Di sisi lain, Samsung sedang menyiapkan perubahan pada lini perangkat Galaxy S26 Plus. Bocoran terbaru menyebutkan ponsel ini berpeluang hadir dengan layar lebih besar dan terasa semakin mendekati varian Galaxy S26 Ultra.

    Samsung sebelumnya diprediksi akan bermain aman pada jajaran Galaxy S26 dengan menghadirkan peningkatan minim dibandingkan seri Galaxy S25. Namun informasi terbaru mengindikasikan bahwa setidaknya Galaxy S26 Plus berpotensi tampil berbeda dari seri sebelumnya.

    Mengutip Phone Arena, Senin (29/12/2025), menurut bocoran yang dibagikan Tech Informer, Samsung disebut akan meningkatkan ukuran layar Galaxy S26 Plus. Jika Galaxy S25 Plus hadir dengan layar 6,7 inci maka penerusnya diklaim mengusung 6,9 inci. Ukuran tersebut dikatakan setara dengan layar yang akan digunakan pada Galaxy S26 Ultra.

    Apabila rumor ini benar, Galaxy S26 Plus akan menjadi perangkat dengan layar terbesar yang pernah dirilis Samsung. Peningkatan ini berpotensi membuat pengalaman visual dan produktivitas pengguna semakin mendekati kelas flagship tertinggi Samsung.

    Tidak hanya soal layar, bocoran tersebut juga memuat informasi berbeda terkait kamera telefoto di seluruh seri Galaxy S26. Disebutkan bahwa Samsung akan menggunakan sensor 12MP untuk kamera zoom, berbeda dengan laporan sebelumnya yang menyebutkan sensor 10MP.

    Hingga saat ini belum ada laporan lain yang menguatkan klaim mengenai layar Galaxy S26 Plus yang lebih besar. Jika satu spesifikasi terbukti keliru, tidak menutup kemungkinan detail lainnya juga kurang akurat.

    Terlepas dari rumor tersebut, Samsung saat ini menjadi satu-satunya produsen besar yang masih mempertahankan varian “Plus”. Sebaliknya, Apple telah menghentikan model iPhone Plus setelah iPhone 16 Plus, sementara Google hanya menawarkan perangkat berukuran besar melalui Pixel 10 Pro XL.

    Jika Galaxy S26 Plus benar hadir dengan layar mendekati versi Ultra dan harganya terjangkau, langkah ini dianggap menarik terlebih konsumen yang melirik ponsel berlayar besar tanpa harus membayar dengan harga flagship tertinggi.

  • Daftar Harga iPhone pada Januari 2026 Bikin Penasaran

    Daftar Harga iPhone pada Januari 2026 Bikin Penasaran

    OpenAI resmi memperkenalkan ChatGPT Health, fitur baru berfungsi sebagai ruang khusus bagi pengguna untuk melakukan percakapan ataupun berkonsultasi dengan ChatGPT seputar kesehatan dan kebugaran.

    Peluncuran fitur baru ChatGPT ini diambil setelah OpenAI mencatat lebih dari 230 juta pengguna setiap pekan mengajukan pertanyaan terkait kesehatan. Melalui fitur ini, OpenAI ingin menghadirkan pengalaman percakapan lebih aman, terorganisir, dan relevan bagi pengguna.

    Mengutip Tech Crunch, Kamis (8/1/2026), fitur ChatGPT Health dirancang sebagai ruang terpisah dari percakapan umum pengguna. Dengan langkah ini, topik kesehatan yang dibahas tidak muncul dan mempengaruhi interaksi dengan ChatGPT.

    Contohnya, saat pengguna pernah membahas rencana latihan maraton, sistem dapat memahami latar belakang tersebut ketika pengguna berdiskusi soal target kebugaran di ruang Health.

    Raksasa kecerdasan buatan (AI) ini menegaskan, ChatGPT Health tidak dimaksudkan untuk diagnosis atau pengobatan. Sebaliknya, fitur ini membantu pengguna menavigasi pertanyaan sehari-hari dan memahami pola dari waktu ke waktu bukan hanya saat sakit sehingga pengguna dapat merasa lebih terinformasi dan siap untuk percakapan medis penting.

    Ke depan, ChatGPT Health juga akan terhubung dengan data dari aplikasi kebugaran populer. Beberapa di antaranya Apple Health, Function, dan MyFitnessPal. Tak hanya itu, perusahaan juga memastikan seluruh percakapan di fitur Health tidak dipakai untuk melatih model AI mereka.

    Baca selengkapnya di sini

     

  • Motorola Bidik Kreator hingga Profesional Lewat Moto Pad 60 Pro, Ini Deretan Fitur Premium dan Spesifikasinya

    Motorola Bidik Kreator hingga Profesional Lewat Moto Pad 60 Pro, Ini Deretan Fitur Premium dan Spesifikasinya

    Liputan6.com, Jakarta – Motorola melalui Moto Pad 60 Pro ingin menantang dominasi pasar tablet kelas atas dengan menyasar para kreator konten, profesional, dan pengguna yang menuntut performa tinggi dalam satu ekosistem kerja.

    Daya tarik utama Moto Pad 60 Pro terletak pada aspek visualnya. Motorola menyematkan panel 12,7 inci dengan resolusi 3K yang mendukung refresh rate hingga 144Hz.

    Spesifikasi ini tergolong langka di kategori tablet Android, memberikan keunggulan kompetitif bagi para ilustrator dan editor video.

    Selain ketajaman warna yang presisi untuk kebutuhan color grading, layarnya juga telah mengantongi sertifikasi dukungan Netflix HDR dan teknologi eye-care untuk kenyamanan mata pengguna.

    Kombinasi fitur tersebut diklaim mampu menjaga produktivitas pengguna dalam durasi panjang tanpa mengorbankan kesehatan mata.

    Keunggulan lainnya, Motorola menyertakan Moto Pen Pro langsung di dalam paket penjualan. Stylus ini dirancang dengan tingkat latensi rendah dan sensitivitas tekanan tinggi guna mengakomodasi kebutuhan sketsa digital yang natural.

    Langkah Motorola semakin ambisius dengan mengintegrasikan AI Tools with Google. Fitur berbasis kecerdasan buatan itu tidak hanya berperan sebagai asisten pencarian, tetapi juga membantu proses kreatif seperti pencatatan cerdas, ringkasan riset interaktif, hingga pengembangan konsep visual secara adaptif. 

     

  • Infinix Note 60 Jadi HP Android yang Bisa Telepon dan SMS Tanpa Sedot Pulsa

    Infinix Note 60 Jadi HP Android yang Bisa Telepon dan SMS Tanpa Sedot Pulsa

    Liputan6.com, Jakarta – Infinix Note 60 menjadi sorotan di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 dengan kemampuan komunikasi yang revolusioner. Ponsel ini menawarkan fitur telepon dan SMS tanpa perlu mengandalkan pulsa seluler, berkat koneksi satelit yang selalu aktif. Inovasi ini memungkinkan pengguna tetap terhubung di daerah yang tidak terjangkau sinyal seluler.

    Dengan peluncuran Infinix Note 60, pengguna kini dapat melakukan panggilan suara dan mengirim pesan singkat tanpa memerlukan jaringan internet atau pulsa. Fitur ini menjadikan Infinix Note 60 sebagai ponsel pertama yang mendukung komunikasi satelit secara global, memberikan kebebasan bagi pengguna untuk berkomunikasi di mana saja.

    Dilansir dari GizmoChina (7/1), Infinix mengklaim bahwa teknologi ini mampu menjangkau hampir dua pertiga permukaan Bumi, menawarkan solusi komunikasi yang praktis dan efektif. Meskipun kecepatan transmisi terbatas hingga 4 Kbps, kualitas suara yang dihasilkan tetap terjaga dengan baik.