Category: Liputan6.com Tekno

  • China Panggil Nvidia, Pertanyakan Keamanan Chip AI H20! – Page 3

    China Panggil Nvidia, Pertanyakan Keamanan Chip AI H20! – Page 3

    Sebelumnya, CAC menegaskan adanya potensi serangan backdoor yang bisa mengancam privasi pengguna produk di China, khususnya warga negara mereka.

    Pertemuan resmi telah dilakukan untuk menjelaskan permasalahan ini secara teknis dengan pihak perwakilan Nvidia.

    Namun, Nvidia belum memberikan tanggapan apapun terkait lontaran tuduhan risiko keamanan dari CAC terhadap chip buatan mereka.

    Di era digital yang penuh ‘peperangan’ ini, China mengutamakan perlindungan data digital untuk seluruh warga negaranya, tanpa terkecuali.

    Langkah ini selaras dengan apa yang disebut-sebut sebagai kedaulatan digital atas keamanan data pribadi.

    Kini, keamanan data dari ancaman serangan siber telah menjadi prioritas utama bagi pemerintah China.

    Negeri Tirai Bambu ini tidak ingin kebocoran data dari warganya menjadi celah dalam permainan geopolitik global untuk meruntuhkan kedaulatan pemerintahan.

  • Jurus Indosat Ooredoo dan Mastercard Berantas Penipuan Digital di Indonesia – Page 3

    Jurus Indosat Ooredoo dan Mastercard Berantas Penipuan Digital di Indonesia – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Ancaman penipuan digital di Indonesia kian meresahkan. Guna mengatasi masalah ini, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Mastercard menggandeng Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) untuk membentuk Global Anti-Scam Alliance (GASA) Indonesia Chapter.

    Aliansi ini menandai langkah strategis dan kolektif berbagai pihak untuk memerangi maraknya penipuan digital di Tanah Air.

    Pembentukan GASA Indonesia Chapter ini merupakan yang kedua di Asia Tenggara, setelah Singapura. GASA sendiri adalah organisasi nirlaba internasional yang berkomitmen menyatukan berbagai pihak—mulai dari pemerintah, platform teknologi, institusi keuangan, hingga kelompok perlindungan konsumen–dalam upaya melawan penipuan online melalui kolaborasi, edukasi, dan riset.

    Dengan mengusung tema “Membangun Kepercayaan, Memungkinkan Pertumbuhan”, GASA Indonesia Chapter menghadirkan koalisi kuat yang diisi oleh sejumlah anggota pendiri terkemuka.

    Koalisi ini akan diketuai oleh Indosat Ooredoo Hutchison, dengan Mastercard dan AFTECH sebagai wakil ketua. Organisasi lain yang turut bergabung antara lain DANA, Google, GSMA, Meta, Shopee, dan Tech for Good Institute.

     

  • Cara Mudah dan Murah Update Driver Nvidia di PC atau Laptop agar Gaming Makin Ngebut – Page 3

    Cara Mudah dan Murah Update Driver Nvidia di PC atau Laptop agar Gaming Makin Ngebut – Page 3

    Jika mengalami kendala atau bug, kamu bisa melakukan instal ulang driver. Beikut caranya: 

    Langkah-langkah:

    Buka Tambah atau hapus program dari menu Start Windows
    Ketik Nvidia di bilah pencarian
    Temukan Nvidia Graphics Driver pada daftar, klik menu tiga titik, lalu pilih Hapus
    Ikuti proses penghapusan dan nyalakan ulang (restart) PC kamu.

    Hapus Driver Game Ready melalui Device Manager

    Langkah-langkah:

    Buka Device Manager (klik kanan pada tombol Start)
    Buka bagian Display adapters, lalu klik kanan pada VGA Nvidia dan pilih Properties
    Pilih tab Driver, lalu klik Uninstall Device
    Centang opsi “Hapus perangkat lunak driver untuk perangkat ini” jika tersedia, lalu konfirmasi penghapusan dan nyalakan ulang PC untuk menyelesaikan prosesnya.

    Perlu dicatat, komputer kamu untuk sementara tidak memiliki driver grafis selain driver basic yang disertakan dalam Windows. Kinerja PC akan menurun dan resolusi rendah, hingga kamu selesai menginstal ulang driver Game Ready.

    Langkah-langkah ini hanya akan berfungsi dengan driver Nvidia.

     

  • Daftar Artis dan Label Musik yang Boikot Spotify – Page 3

    Daftar Artis dan Label Musik yang Boikot Spotify – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Sejumlah musisi dan band, bahkan label musik independen ramai-ramai menyerukan boikot Spotify dan menarik karya mereka dari platform musik digital tersebut.

    Langkah ini merupakan bentuk protes terhadap CEO dan salah satu pendiri Spotify, Daniel Ek, yang diketahui menginvestasikan jutaan dolar melalui dana investasinya, Prima Materia, ke perusahaan pertahanan asal Jerman, Helsing.

    Helsing, yang didirikan pada tahun 2021, awalnya merupakan perusahaan perangkat lunak pertahanan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan kini telah merambah ke manufaktur drone militer (senjata perang).

    Keterlibatan Daniel dan mitranya, Shakil Khan, di perusahaan ini melalui Prima Materia dimulai sejak tahun 2021 dan baru-baru ini kembali mengucurkan dana hingga USD 700 juta atau sekitar Rp 11,4 triliun.

    Berita ini memicu gelombang kritik dan kecaman dari berbagai pihak, terutama di kalangan musisi. Putusan Daniel Ek menambah panjang daftar kontroversi yang pernah melanda Spotify, termasuk skema “ghost artist” yang diduga merugikan musisi dan penggunaan musik AI yang terus menuai perdebatan.

    Berikut adalah beberapa nama artis dan label musik yang memutuskan untuk memboikot Spotify, dikutip dari The Fader, Sabtu (2/8/2025):

    1. King Gizzard & the Lizard Wizard

    Band rock asal Australia ini mengumumkan penarikan musik mereka dari Spotify pada 25 Juli.

    “Halo teman-teman. Sebagai informasi bagi yang belum tahu: CEO Spotify Daniel Ek menginvestasikan jutaan dolar untuk teknologi drone militer berbasis AI. Kami baru saja menghapus musik kami dari platform tersebut,” tulis mereka di Instagram Story.

    “Mari kita desak para ‘Dr. Evil’ di bidang teknologi ini untuk bertindak lebih baik. Bergabunglah dengan kami di platform lain,” mereka menambahkan.

  • VIDEO: Rekor Petir Terpanjang di Dunia Terpecahkan!

    VIDEO: Rekor Petir Terpanjang di Dunia Terpecahkan!

    Satu kilatan megaflash pada 2017 terbukti melesat sejauh 829 km, dari Texas hingga Missouri, dan kini resmi jadi rekor petir terpanjang di dunia, menurut Organisasi Meteorologi Dunia.

    Ringkasan

  • Boikot Spotify: Musisi Ramai-Ramai Hengkang dari Platform Usai CEO Daniel Ek Investasi Senjata Perang – Page 3

    Boikot Spotify: Musisi Ramai-Ramai Hengkang dari Platform Usai CEO Daniel Ek Investasi Senjata Perang – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Layanan streaming musik asal Swedia, Spotify, menjadi sorotan tajam setelah terungkapnya investasi besar sang CEO, Daniel Ek, pada perusahaan teknologi militer.

    Pengguna dan musisi di seluruh dunia melayangkan protes dan menyerukan boikot Spotify, memicu kontroversi global yang tak terhindarkan.

    Berawal dari laporan bahwa Daniel Ek melalui perusahaan modal venturanya, Prima Materia, memimpin investasi senilai sekitar USD 700 juta atau sekitar Rp 11,4 triliun ke startup teknologi pertahanan Eropa, Helsing.

    Perusahaan yang didirikan di Jerman pada tahun 2021 ini bergerak di bidang pengembangan sistem peperangan berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti pengawasan drone di medan perang, alat keamanan siber, dan teknologi untuk pesawat serta kapal selam.

    Keputusan bos Spotify ini langsung menuai kritik. Banyak pihak menilai langkah ini bertentangan dengan semangat perdamaian dan persatuan yang sering digaungkan melalui musik.

    Kontroversi ini muncul di tengah konflik global yang sedang berlangsung, seperti perang Rusia-Ukraina dan krisis Israel-Palestina.

     

  • Samsung Galaxy Tab S10 Lite Siap Meluncur, Ini Bocoran Spesifikasinya – Page 3

    Samsung Galaxy Tab S10 Lite Siap Meluncur, Ini Bocoran Spesifikasinya – Page 3

    Salah satu daya tarik tambahan dari Galaxy Tab S10 Lite adalah sistem operasi yang akan dijalankan saat peluncuran nanti.

    Tablet ini diprediksi akan menjadi salah satu perangkat pertama Samsung yang langsung menggunakan Android 15, sistem operasi terbaru dari Google.

    Tidak hanya itu, antarmuka khas Samsung, One UI 7, juga akan menyertainya dengan tampilan lebih segar dan fitur-fitur terkini.

    Dengan kombinasi ini, pengguna akan mendapatkan pengalaman software yang modern, mulus, dan lebih efisien dari segi kinerja dan navigasi.

    Android 15 dikabarkan membawa peningkatan dalam privasi, kustomisasi, serta optimalisasi performa, sementara One UI 7 menawarkan tampilan lebih bersih dan lebih ramah untuk multitasking.

    Walaupun belum ada tanggal resmi peluncuran dari Samsung, sejumlah bocoran menyebut Galaxy Tab S10 Lite kemungkinan akan diumumkan bersamaan dengan Galaxy Tab S11 Series dalam waktu dekat.

  • Fitur My Bills DANA Bikin Pembayaran Tagihan Online Jadi Praktis dan Cepat – Page 3

    Fitur My Bills DANA Bikin Pembayaran Tagihan Online Jadi Praktis dan Cepat – Page 3

    DANA tidak hanya memungkinkan pembayaran tagihan listrik, tetapi Anda juga bisa membayar berbagai tagihan lainnya seperti tagihan air, internet, BPJS Kesehatan, cicilan dan kartu kredit. Integrasi DANA dengan banyak layanan membuat aplikasi ini fleksibel dan sangat direkomendasikan untuk digunakan.

    Selanjutnya, dengan koneksi internet yang stabil, seluruh transaksi dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, menjadikan DANA solusi utama bagi mereka yang ingin transaksi tanpa batas tetapi tetap aman dan efisien.

    Dengan kemudahan dan keuntungan yang diberikan oleh fitur DANA My Bills membayar tagihan online menjadi lebih mudah, aman, dan efisien. Fitur ini adalah solusi tepat bagi mereka yang ingin mengelola finansial pribadi dengan lebih baik. DANA hadir sebagai partner yang memudahkan kehidupan sehari-hari melalui satu genggaman.

    Download DANA sekarang dan nikmati berbagai kemudahan transaksi secara digital!

     

    (*)

  • RRQ dan Peris.ai Gelar Kompetisi Unik ‘Cyber Esports’, Ini Format dan Jadwal Lengkapnya! – Page 3

    RRQ dan Peris.ai Gelar Kompetisi Unik ‘Cyber Esports’, Ini Format dan Jadwal Lengkapnya! – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Dunia esports dan keamanan siber di Indonesia memasuki babak baru melalui kolaborasi strategis antara tim esports papan atas, RRQ, dengan perusahaan keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI), Peris.ai.

    Kemitraan ini menjadi pondasi utama dari penyelenggaraan Cyber Breaker Competition (CBC) Season 2, sebuah kompetisi live hacking pertama di Indonesia yang menggabungkan edukasi, kompetisi, dan hiburan.

    Dengan nama resmi “CBC Season 2 – Powered by Peris.ai x RRQ,” kompetisi ini memperkenalkan konsep revolusioner yang dinamakan Cyber Esports.

    Melalui kolaborasi ini, Peris.ai dan RRQ tidak hanya berupaya memperkuat ekosistem keamanan siber di Indonesia, tetapi juga ingin menghadirkan pengalaman baru yang mendidik dan menghibur bagi generasi muda agar lebih tertarik pada dunia keamanan digital secara positif.

    “Bagi kami di RRQ, esports adalah ruang tumbuh. Lewat CBC, kami ingin menunjukkan bahwa semangat kompetitif dari esports bisa menjadi jembatan edukatif yang kuat untuk ranah cybersecurity,” kata CEO Team RRQ, Andrian Pauline, dalam keterangannya, Sabtu (2/8/2025).

    Ia menambahkan, pihaknya ingin membuka wawasan dan memantik ketertarikan generasi muda, agar mereka siap menghadapi tantangan digital dan menjadi talenta masa depan yang siap bersaing di tingkat global.

    Sementara CTO Peris.ai, Deden Gobel, meyakini literasi keamanan digital membutuhkan pendekatan baru yang menghibur, partisipatif, dan relevan dengan generasi sekarang.

    “Bersama RRQ, kami menciptakan CBC sebagai panggung edukasi publik dan ruang unjuk gigi talenta siber. Ini adalah gerakan untuk membangun budaya keamanan digital di Indonesia,” ia memungkaskan.

     

  • Bukan Lagi Khayalan di Film, Robot Humanoid Ini Bisa Disuruh Cuci Baju! – Page 3

    Bukan Lagi Khayalan di Film, Robot Humanoid Ini Bisa Disuruh Cuci Baju! – Page 3

    Sebagai robot humanoid dengan tinggi 167 cm, Figure 02 tak langsung diarahkan untuk masuk ke dapur atau ruang cuci rumah konsumen.

    Figure memilih untuk menerjunkan robot ke lingkungan industri terlebih dahulu. Salah satunya adalah kolaborasi dengan BMW, di mana robot diuji coba langsung untuk membantu operasional di pabrik mereka yang berada di South Carolina, Amerika Serikat.

    Alasannya, lingkungan seperti pabrik mobil atau lini produksi menawarkan struktur kerja yang lebih stabil dan mudah diprediksi, cocok untuk menyempurnakan kemampuan dasar robot.

    Menurut perusahaan, pengujian di area industri memungkinkan mereka mengasah kecerdasan buatan dan sistem kendali robot tanpa risiko tinggi. Namun, itu bukan berarti Figure 02 akan selamanya jadi ‘karyawan pabrik’.

    Pada tahun ini, perusahaan juga mulai menjajaki skenario penggunaan di rumah tangga. Jika sukses, tak menutup kemungkinan ke depan kita akan melihat Figure 02 ikut membantu rutinitas seperti menyapu lantai, mencuci piring, hingga menyiapkan sarapan.