Category: Liputan6.com Tekno

  • YouTube akan Gunakan AI untuk Verifikasi Umur Pengguna – Page 3

    YouTube akan Gunakan AI untuk Verifikasi Umur Pengguna – Page 3

    Meskipun penggunaan AI belakangan ini telah ramai dikembangkan, tak dapat dipungkiri bahwa keamanan dalam menjaga data masih kurang.

    Di Indonesia sendiri, sudah menjadi rahasia umum terkait seringnya kasus kebocoran data pribadi.

    Di sisi lain, internet juga bukan tempat yang aman bagi para pengguna. Sering kali kasus serangan ransomware terjadi pada instansi penyedia layanan seperti perbankan atau bahkan pemerintah itu sendiri.

    Oleh karena itu, penggunaan AI memang cukup mempermudah pekerjaan manusia. Namun, terdapat konsekuensi berat apabila terjadi kasus kebocoran data.

    Beberapa hal yang cukup berdampak pada kehidupan sehari-hari, di antaranya penggunaan data palsu untuk mengajukan peminjaman di pinjaman online (pinjol), pemesanan barang berbahaya dengan data palsu, dan masih banyak lagi.

    Maka dari itu, sebagai pengguna cerdas di era digital saat ini, kamu wajib berhati-hati terhadap bahaya ancaman siber.

     

  • Mark Zuckerberg: Kacamata AI akan Jadi Kebutuhan Dasar di Masa Depan – Page 3

    Mark Zuckerberg: Kacamata AI akan Jadi Kebutuhan Dasar di Masa Depan – Page 3

    Zuckerberg menekankan kacamata pintar berbasis AI akan menjadi jembatan ideal antara dunia fisik dan digital.

    Menurutnya, perangkat ini bukan hanya alat bantu, tetapi akan menjadi bagian penting dalam cara manusia berinteraksi dengan lingkungan dan teknologi.

    “Hal keren dari kacamata adalah mereka akan menjadi cara ideal untuk menyatukan dunia fisik dan digital,” ujar Zuckerberg.

    Pandangan ini sejalan dengan visi besar Meta terhadap metaverse, sebuah dunia virtual yang terhubung secara real-time dengan dunia nyata melalui perangkat imersif.

    AI disebut akan mempercepat penggabungan kedua dunia tersebut, dan kacamata pintar diposisikan sebagai pintu masuk utama menuju era itu.

    Zuckerberg meyakini bahwa seiring berkembangnya AI dan meningkatnya adopsi perangkat wearable di masyarakat, kacamata pintar bukan hanya akan menjadi tren teknologi sesaat, melainkan kebutuhan esensial (mendasar) di masa depan.

    Dalam beberapa tahun mendatang, memiliki perangkat seperti ini mungkin akan setara pentingnya dengan memiliki ponsel saat ini, terutama bagi mereka yang ingin tetap kompetitif dan terkoneksi di era digital yang makin canggih.

  • Serangan Scam Digital Makin Gila! Rp2,6 Triliun Raib, Jangan Sampai Kamu jadi Korban Selanjutnya! – Page 3

    Serangan Scam Digital Makin Gila! Rp2,6 Triliun Raib, Jangan Sampai Kamu jadi Korban Selanjutnya! – Page 3

    Tak hanya dari OJK menurut laporan dari berbagai institusi keamanan siber, tren scam dan spam di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam dua tahun terakhir. Hal ini didorong oleh kemudahan akses terhadap teknologi, namun tidak diimbangi dengan kewaspadaan dan edukasi digital yang memadai.

    Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara kerja penipuan digital. Beberapa bahkan tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi target atau korban hingga uang atau data pribadi mereka raib.

    Rendahnya Kesadaran, Tingginya Risiko

    Minimnya pengetahuan tentang keamanan digital membuat masyarakat lebih mudah menjadi korban. Banyak pengguna internet yang masih asal klik link, mengunduh aplikasi tanpa sumber resmi, atau membagikan informasi pribadi di media sosial tanpa menyadari dampaknya.

    Celakanya, di era di mana informasi mengalir cepat dan komunikasi digital mendominasi, spam dan scam bisa masuk dari berbagai jalur, mulai dari email, WhatsApp, DM media sosial, hingga panggilan telepon tak dikenal.

  • Google Tambah Tombol Rahasia untuk Akses AI di Android, Bagaimana Cara Menggunakannya? – Page 3

    Google Tambah Tombol Rahasia untuk Akses AI di Android, Bagaimana Cara Menggunakannya? – Page 3

    Selain memperluas fitur AI di aplikasinya, Google juga dilaporkan tengah menyiapkan peluncuran sejumlah perangkat keras baru.

    Mengutip laporan yang sama, Google akan menggelar sebuah acara besar pada 20 Agustus 2025.

    Dalam acara tersebut, perusahaan diperkirakan akan memperkenalkan beberapa produk unggulan, termasuk seri smartphone anyar Pixel 10, jam tangan pintar Pixel Watch generasi terbaru, serta earbuds pintar yang kemungkinan membawa fitur-fitur baru berbasis AI.

    Tak hanya itu, Google juga diprediksi akan memanfaatkan panggung ini untuk membagikan pembaruan penting seputar Material 3 Expressive.

    Desain antarmuka ini sebelumnya sudah mulai muncul secara bertahap di berbagai aplikasi Google, dan disebut akan menjadi ciri khas tampilan baru ekosistem Android.

    Langkah ini menunjukkan bahwa fokus Google terhadap pengalaman pengguna tidak hanya dari sisi software, tetapi juga dari sisi perangkat keras yang mendukung ekosistem AI mereka.

  • iOS 26 Bikin AirPods Bisa Kendalikan Kamera iPhone dari Jarak Jauh – Page 3

    iOS 26 Bikin AirPods Bisa Kendalikan Kamera iPhone dari Jarak Jauh – Page 3

    Peningkatan kualitas suara menjadi daya tarik utama dari pembaruan ini. Apple menyebut fitur ini sebagai “studio-quality audio recording” yang tak hanya bermanfaat bagi kreator konten, tetapi juga pengguna umum.

    Fitur ini bekerja di berbagai aplikasi seperti Kamera, Voice Memos, Messages, hingga Webex. Saat diuji oleh Engadget, perbedaan paling terasa muncul ketika merekam di lingkungan bising.

    Hasil rekaman dengan firmware baru terdengar lebih jernih meski ada sedikit noise. Apple tampaknya mengurangi efek noise suppression berlebihan agar suara pengguna tetap alami.

    Tak hanya itu, sampel suara kini direkam dalam kualitas 48kHz. Sebelumnya, beberapa pengguna masih mendapati rekaman dengan kualitas 24kHz.

    Sayangnya, Apple belum menjelaskan secara teknis bagaimana sistem ini bekerja, hanya menyebut penggunaan chip H2, mikrofon beamforming, dan audio komputasional.

  • Vidio Shopping, Inovasi Baru Belanja Sambil Nonton Hasil Kolaborasi Vidio dan Shopee – Page 3

    Vidio Shopping, Inovasi Baru Belanja Sambil Nonton Hasil Kolaborasi Vidio dan Shopee – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Vidio, platform over-the-top (OTT) nomor satu di Indonesia, menghadirkan fitur Vidio Shopping melalui kolaborasi dengan Shopee lewat “Vidio Affiliate Shopping Ads”. Inisiatif ini menjadikan Vidio sebagai OTT pertama di Tanah Air yang mengintegrasikan fitur afiliasi e-commerce langsung ke dalam tayangan. Berkat kolaborasi ini, pengguna bisa langsung membeli produk di Shopee sesuai konten yang mereka tonton, memberikan pengalaman belanja yang kontekstual dan seamless.

    Dalam kerja sama ini, Vidio dan Shopee menggarisbawahi potensi kedua platform untuk mendukung bisnis dari berbagai skala, termasuk UMKM dan brand lokal, agar dapat menjangkau konsumen melalui medium yang lebih relevan dan kontekstual. Peluncuran ini menjadi langkah strategis bagi Vidio dalam memperkuat peranannya di ekosistem digital yang dinamis.

    Di Indonesia, tren content commerce tengah berkembang pesat, bertransformasi dari sekadar konten informatif menjadi saluran penjualan langsung yang terintegrasi dengan platform digital dan media sosial. Inisiatif ini berfokus pada penciptaan cara baru berbelanja yang lebih menarik, personal, dan menyatu dengan keseharian pengguna.

    Pada fase awal peluncuran, fitur ini tersedia dalam berbagai tayangan unggulan Vidio, seperti Premier League, Asmara Gen Z, dan Vidio Original Series, di mana penonton dapat melihat dan membeli produk melalui aplikasi Shopee tanpa harus meninggalkan layar. Cukup dengan mengklik ikon keranjang atau banner yang muncul dalam konten, pengguna akan diarahkan ke halaman produk Shopee untuk proses checkout yang cepat dan mudah.

    Kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju pengalaman berbelanja yang semakin kontekstual dan personal. Ke depannya, fitur ini akan dikembangkan dengan kemampuan personalisasi yang memungkinkan setiap penawaran disesuaikan dengan minat dan perilaku menonton pengguna. Integrasi antara hiburan dan e-commerce ini membuka peluang baru dalam mengubah penonton menjadi pembeli secara natural dan relevan.

    Hingga saat ini, fitur Vidio Shopping masih dalam fase percobaan dengan 15 brand yang telah bergabung dalam ekosistem “content commerce” ini, termasuk Wondermist, FFAR, Majika, Wardah, Emina, Kahf, Make Over, Samsung, Somethinc, Amaterasun, Hint, Nivea, Eiger, Colorbox, dan The Executives.

    Fitur Vidio Shopping akan membantu penonton berbelanja di Shopee sambil menonton konten tayangan yang mereka sukai di Vidio dengan cara yang mudah, antara lain:

    Langkah 1: Klik tombol ‘Play’ pada konten tayangan yang ingin ditonton di Vidio.

    Langkah 2: Penonton dapat melihat daftar lengkap dan informasi tentang setiap produk di bagian banner atau ikon keranjang yang akan muncul di konten tersebut.

    Langkah 3: Jika penonton mengklik produk yang disuka, kemudian akan langsung diarahkan ke halaman produk di Shopee. Penonton dapat memasukan produk ke keranjang Shopee maupun klik ‘Beli Sekarang’ dan langsung checkout produk dengan cepat dan mudah.

    CEO Vidio Sutanto Hartono mengatakan kolaborasi Vidio dan Shopee menandai lompatan inovasi dalam lanskap periklanan digital.

    “Lewat Vidio Shopping, kami menggabungkan kekuatan konten streaming dengan tur belanja interaktif dari Shopee, menghadirkan format iklan terintegrasi yang muncul di saat paling relevan, ketika penonton menikmati konten favorit mereka. Kami bangga dapat bermitra dengan Shopee sebagai platform e-commerce terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang monetisasi baru serta menetapkan standar inovasi bagi ekosistem konten dan commerce di tanah air,” kata Sutanto.

    Sementara itu, Senior Director of Marketing Growth, Shopee Indonesia, Monica Vionna mengatakan Shopee senang dapat bekerjasama dalam program inovatif yang dihadirkan Vidio, yang secara cerdas mengubah momen-momen paling engaging dalam sebuah tayangan menjadi pengalaman belanja yang relevan dan seamless.

    “Kami melihat kolaborasi ini dapat membantu para penjual di platform kami semakin terhubung dengan lebih banyak calon pembeli melalui konten menarik yang dihadirkan oleh Vidio. Dan kedepannya akan semakin mendorong pertumbuhan dan peningkatan penjualan bagi bisnis UMKM dan brand lokal,” ujarnya.

    Fitur Vidio Shopping memasuki masa percobaan pada 25 Juli 2025. Kolaborasi ini menandai langkah konkret kolaborasi Shopee dan Vidio dalam menghadirkan inovasi periklanan digital dan online commerce yang menyatu secara alami dengan perilaku penonton Indonesia saat ini.

     

    (*)

  • Hati-Hati, Ada Bug di macOS yang Bisa Jebol Data Pribadi! – Page 3

    Hati-Hati, Ada Bug di macOS yang Bisa Jebol Data Pribadi! – Page 3

    Meskipun temuan dilontarkan secara serius, Microsoft mengatakan bahwa kerentanan pembobolan ini belum dieksploitasi secara terus menerus.

    Berlandaskan pada pengungkapan yang terukur, Microsoft telah melaporkan temuannya ke Apple agar dapat menangani masalah ini dengan cepat.

    Selanjutnya, Apple telah merilis perbaikan di sebagian besar macOS 15.4 dan iOS 18.4 pada 31 Maret 2025, untuk meningkatkan proteksi keamanan data pribadi pengguna.

    Menurut dokumentasi keamanan Apple, secara terperinci cara kerja keamanan tersebut berfokus pada peningkatan sistem untuk menangani jenis data tertentu dalam membantu memastikan pengontrolan lebih ketat terhadap plugin.

    Selain perbaikan Spotlight, Apple terjun langsung dalam menangani kerentanan validasi tautan simbolik dan manajemen sistem negara.

    Pada akhirnya, insiden ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antar perusahaan agar dapat saling mengingatkan terkait adanya ancaman keamanan yang luput dari pantauan, khususnya pada platform dengan dukungan AI dan machine learning.

    Teruntuk para pengguna, kamu tidak perlu memastikan ulang apakah perangkatmu memiliki sistem keamanan terbaru. Permasalahan ini sudah terselesaikan atas tanggapan sigap yang diberikan Apple dalam upaya mencegah kerentanan menjadi celah penyerangan.

  • HP Lipat Honor Magic V Flip 2 bakal Tampil Beda, Usung Kamera Baru dan Baterai Lebih Besar? – Page 3

    HP Lipat Honor Magic V Flip 2 bakal Tampil Beda, Usung Kamera Baru dan Baterai Lebih Besar? – Page 3

    Honor Magic V Flip 2 tak hanya menghadirkan peningkatan dari sisi kamera, tetapi juga memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman melalui layar cover yang diperbarui.

    Antarmuka layar sekunder tersebut dikabarkan telah dirancang ulang agar lebih intuitif dan mudah dioperasikan.

    Dengan ukuran yang kecil namun fungsional, layar ini memungkinkan pengguna melihat notifikasi, mengakses pengaturan cepat, bahkan membalas pesan tanpa harus membuka layar utama.

    Bagi pengguna aktif atau multitasker, peningkatan ini tentu menjadi keuntungan tersendiri karena bisa menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi saat menggunakan perangkat dalam mode lipat.

    Fitur ini juga membuat ponsel lebih fleksibel digunakan dalam berbagai situasi, baik saat berada di perjalanan maupun saat hanya ingin mengecek pesan secara singkat.

    Honor terlihat serius menjadikan layar cover sebagai fitur yang benar-benar berguna, bukan hanya sekadar pelengkap.

  • Google Luncurkan Fitur Canvas di AI Mode, Apa Fungsinya? – Page 3

    Google Luncurkan Fitur Canvas di AI Mode, Apa Fungsinya? – Page 3

    Google terus memperluas kapabilitas AI Mode dengan menghadirkan Search Live, fitur baru yang memungkinkan pengguna bertanya secara langsung melalui kamera menggunakan Google Lens.

    Dengan fitur ini, pengguna cukup membuka aplikasi Google, mengaktifkan Lens, lalu mengetuk ikon Live. Setelah itu, arahkan kamera ke objek yang ingin diketahui, dan AI akan memberikan jawaban secara real-time, lengkap dengan tautan web yang relevan untuk informasi tambahan.

    Fitur ini mengintegrasikan teknologi dari Project Astra, sehingga menjadikan pengalaman interaktif ini terasa seperti memiliki pakar pribadi yang dapat melihat langsung apa yang pengguna lihat, serta menjelaskan konsep atau pertanyaan rumit secara kontekstual.

    “Ketika kamu menggunakan Search Live, itu seperti punya pakar pribadi yang bisa melihat apa yang Anda lihat dan menjelaskan konsep rumit secara langsung,” ujar Robby Stein, VP of Product Google Search.

    Search Live dengan dukungan input video mulai digulirkan minggu ini untuk pengguna yang tergabung dalam program AI Mode Labs di perangkat mobile di Amerika Serikat.

  • Bangga! Tim Esports Indonesia Ukir Prestasi Global di EWC 2025 – Page 3

    Bangga! Tim Esports Indonesia Ukir Prestasi Global di EWC 2025 – Page 3

    Berkaca dari tingginya minat diaspora dengan ajang di Riyadh ini, KBRI mengumumkan untuk pertama kalinya mereka akan menggelar turnamen esports sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan RI di Riyadh.

    “Esports jadi penghubung sosial diaspora. Ini cara baru mempererat tali persaudaraan,” ujar Sekretaris Ketiga, Informasi dan Sosial Budaya II, KBRI di Riyadh, Alya. Dijelaskan, kompetisi MLBB ini akan menggantikan lomba tradisional seperti voli dan bulu tangkis.

    Hal ini disambut positif oleh Ray Ng, Kepala Ekosistem Esports, Moonton Games. “Ini menjadi contoh sempurna bagaimana MLBB bisa jadi alat sosial dan budaya lintas negara.”