Category: Liputan6.com Tekno

  • iOS 26 Beta 6 Sudah Rilis, Apa Lebih Stabil dari Beta 5? – Page 3

    iOS 26 Beta 6 Sudah Rilis, Apa Lebih Stabil dari Beta 5? – Page 3

    Setelah menyelesaikan pengembangan dari Siri Next Generation, Apple menerima beberapa pengajuan dari pengembang aplikasi pihak ketiga untuk melakukan integrasi Artificial Intelligence (AI) Siri dengan produk yang mereka miliki.

    “Sejalan dengan pengembangan Siri dalam App Intents, terdapat beberapa pengembang aplikasi yang ingin mengadakan kerja sama di antaranya Amazon, AllTrails, Facebook, Temu, Threads, Uber, WhatsApp, dan YouTube,” ujar Mark Gurman, sebagaimana dilansir 9to5Mac.

    Tujuan dari kerja sama ini dilandasi atas sulitnya beradaptasi secara mandiri dengan pembaruan desain yang diberikan iOS 26. Meskipun demikian, sampai saat ini belum jelas fitur apa saja yang akan dikembangkan dan dirilis untuk segudang aplikasi pihak ketiga.

    Akan tetapi jika melihat konteks dari kegunaan masing-masing aplikasi, perkiraan pengembangan ini akan fokus pada berbagi konten lintas aplikasi dan pencarian serta pengambilan tindakan dalam aplikasi.

    Meskipun terbilang revolusioner, jika melihat ketersediaan iOS 26 Beta Developer yang sudah bisa diakses, para pengembang aplikasi pihak ketiga terbilang sedikit terlambat dan hanya memiliki waktu singkat untuk mempersiapkan aplikasi dengan integrasi Siri yang baru.

    Untuk sementara ini, Apple menyiapkan catatan berisi dokumentasi pengembangan bagi para pengembang. Hal ini dilakukan untuk mempermudah kreativitas para pengembang dalam membuat fitur integrasi Siri pada aplikasi mereka.

    Terakhir, kabarnya detail pembaruan ini akan memberikan pemberitahuan anyar atas ketertundaannya status pengembangan Siri dari Apple. Perkiraan dari Gurman, fitur ini akan hadir paling cepat pada Maret-Mei 2026.

  • Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 8 Beta di Minggu Ini – Page 3

    Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 8 Beta di Minggu Ini – Page 3

    Selain pemangkasan fitur asisten, widget, dan kontrol musik, Samsung ketahuan memblokir akses Unlock Bootloader untuk Galaxy S25 Ultra, Galaxy Z Fold7, dan Galaxy Z Flip7.

    Penemuan ini ditemukan oleh tim pengembang XDA saat melakukan inspeksi , opsi “OEM Unlocking” telah dikunci, menampilkan rangkaian kode otoritas

    “firmware—androidboot.other.locked=1”

    Berdasarkan temuan tersebut, Samsung sepertinya telah menyembunyikan opsi Unlock Bootloader yang selama ini selalu hadir secara default.

    Menurut informasi yang beredar, pemblokiran ini terjadi di beberapa wilayah dengan perizinan akses terhadap fitur OEM Unlocking sebelumnya, seperti Amerika Serikat dan Afrika Timur.

    Untuk sementara ini, masih belum bisa dipastikan apakah perubahan akses perizinan akan memengaruhi seluruh lini smartphone keluaran Samsung di masa mendatang.

    Penerapan larangan ini diduga untuk memperkuat sistem keamanan dalam meminimalkan angka kebocoran data akibat kustomisasi ROM tidak resmi.

    Meskipun kebijakan pemblokiran telah mengganggu inovasi komunitas, setidaknya kini Samsung telah memberikan respons dengan mengkonfirmasi peluncuran One UI 8 versi stabil pada pertengahan-akhir September 2025 mendatang.

    Dengan demikian, komunitas masih bisa berharap lebih banyak akan hadirnya kembali opsi OEM Unlocking pada One UI 8 versi stabil.

     

  • Bukan Sekadar Simpan dan Kirim Uang, E-Wallet Ini Berikan Jaminan 100% Uang Kembali – Page 3

    Bukan Sekadar Simpan dan Kirim Uang, E-Wallet Ini Berikan Jaminan 100% Uang Kembali – Page 3

    DANA hadir nggak cuma sebagai dompet digital yang praktis untuk transaksi, tapi juga pelindung saldo kamu. Dengan perlindungan berlapis DANA Protection, kamu bisa klaim jaminan 100% uang kembali jika mengalami beberapa masalah di bawah ini:

    HP hilang dan akun DANA diambil alih
    Transaksi pending

    Syaratnya untuk bisa klaim jaminan 100% uang kembali, kamu bisa cek di sini:

    Tidak pernah membagikan PIN atau OTP ke orang lain
    Sudah menggunakan akun DANA Premium
    Aktifkan DANA VIZ, fitur pengenalan wajah untuk autentikasi keamanan
    Laporan disampaikan ke DIANA maksimal 60 hari sejak kejadian

    Disclaimer ya, klaim tidak berlaku jika terjadi karena kelalaian pribadi dan tidak ada bukti pendukung

    Cara Klaim Jaminan 100% Uang Kembali

    1. Tap DANA Protection di Beranda DANA

    2. Baca detail perlindungan apa saja yang diberikan DANA Protection

    3. Tap button DIANA. 

    4. Informasikan & laporkan kendala yang kamu alami. 

    5. Kirimkan detail transaksi & dokumen yang diperlukan untuk mempercepat proses klaim. 

    6. Cek perkembangan proses klaimmu di DIANA.

    DANA nggak cuma soal aman, tapi juga soal kemudahan. Kamu bisa bayar pakai QRIS di mana-mana, atur tagihan otomatis, transfer praktis ke mana aja, pantau pengeluaran lewat laporan transaksi, dan bahkan bisa mulai investasi dari nominal kecil.

    Yuk, mulai #AmanDariBadman sekarang! Download aplikasi DANA di App Store atau Google Play, aktifkan DANA Protection, rasakan pengalaman transaksi digital yang makin nyaman dan terlindungi.

     

    (*)

  • RuangAI Buka Pelatihan AI Gratis untuk 10.000 Peserta, Ini Syarat dan Cara Daftarnya – Page 3

    RuangAI Buka Pelatihan AI Gratis untuk 10.000 Peserta, Ini Syarat dan Cara Daftarnya – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Sukses dengan program pelatihan kecerdasan buatan (AI) gratis ‘beasiswa Chapter 1’ yang diikuti lebih dari 7000 orang dari seluruh Indonesia, RuangAI membuka program beasiswa Chapter 2.

    Didukung Google.org, Asian Development Bank (ADB), dan jaringan filantropi regional AVPN, program beasiswa ini hadir secara gratis bagi masyarakat Indonesia berusia 18 tahun ke atas (10.000 peserta).

    Target dari platform edukasi digital besutan Codepolitan ini sangat luas, mulai dari mahasiswa, fresh graduates, freelancer, Wirausaha/UMKM dan juga karyawan dan professional yang ingin meningkatkan daya saing di era digital.

    Co-Founder Codepolitan, Muhammad Singgih Z.A, mengatakan pelatihan AI gratis ini untuk memastikan bahwa akses terhadap pendidikan AI tidak lagi menjadi hak istimewa bagi segelitir orang semata.

    “Program beasiswa ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa akses terhadap pendidikan AI tidak lagi menjadi hak istimewa, tapi bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,” ujar Singgih, dikutip Selasa (12/8/2025).

    Tawarkan 5 Jenis Pembelajaran AI

    Program Chapter 2 ini menawarkan lima jalur pembelajaran yang bisa langsung di terapkan di keseharian maupun di pekerjaan, antara lain:

    AI for Smart Creators: Untuk pelaku UMKM dan kreator yang ingin mengoptimalkan promosi dan produksi konten dengan AI.
    AI for SaaS Builders: Cocok untuk karyawan dan profesional yang ingin membangun aplikasi AI dan memonetisasinya.
    AI for Academics: Mendukung mahasiswa dan dosen dalam riset dan penulisan ilmiah secara efisien.
    AI for Digital Storytellers: Membantu peserta membangun storytelling digital yang menarik dan berbasis data.
    AI for Coding: Dirancang untuk pemula maupun developer yang ingin memahami AI dari sisi teknis, bekerja sama dengan mentor dari KelasFullstack.id. 

     

     

  • Ini 8 Peningkatan Fitur di iOS 26 Beta 5, Apa Saja? – Page 3

    Ini 8 Peningkatan Fitur di iOS 26 Beta 5, Apa Saja? – Page 3

    Setelah memberikan segudang pembaruan pada ekosistemnya. Apple berhasil mempertahankan posisi kuat dalam persaingan bisnis teknologi.

    Meskipun sempat mengalami masa kegelapan karena lambatnya inovasi yang muncul,  bisnis penjualan iPhone Apple tumbuh sekitar 13 persen dari tahun ke tahun, mencatat hasil terakhir pendapatan sebesar USD 44 miliar atau sekitar Rp 735 triliun.

    Selain itu, hasil pendapatan dari penjualan Mac juga mengalami peningkatan karena munculnya Macbook Air jenis baru. Pendapatan Apple baru-baru ini pada sektor penjualan Mac telah mencapai USD 8,1 miliar sekitar Rp 133 triliun.

    Kemudian, peningkatan penjualan Apple pada sektor langganan seperti Apple TV Plus, iCloud, dan Apple Music menjadi rekor terbaik sepanjang masa. Dengan peningkatan pendapatan sekitar 13 persen, omset pada sektor ini mencapai USD 27,4 miliar atau sekitar Rp 452 triliun.

    Walaupun Apple tengah mengalami peningkatan keuntungan di berbagai sektor bisnis yang mereka jalani, belum lama ini keputusan kebijakan tarif Presiden Donald Trump cukup berpotensi merugikan perusahaan sekitar USD 900 juta (sekitar Rp 14,8 triliun).

    Hal ini disinyalir sebagai akibat pengambilan kebijakan dalam produksi perangkat. Sebelumnya, Apple telah memindahkan pabrik produksi dari China ke India, memicu penerapan tarif yang diberlakukan oleh Donald Trump.

    Sayangnya, penerapan tarif ini dapat lebih diperkeruh apabila Trump sepakat untuk menerapkan ancamannya pada Apple dengan kenaikan tarif 25 persen jika perusahaan masih bersikukuh tidak mau membawa produksi ke dalam negeri sendiri.

  • Gratis! Kostum Spesial Bernadya Hadir di PUBG Mobile, Begini Penampakannya – Page 3

    Gratis! Kostum Spesial Bernadya Hadir di PUBG Mobile, Begini Penampakannya – Page 3

    Tak hanya di dunia virtual, PUBG MOBILE juga memberikan dukungan secara langsung dengan menjadi sponsor utama dalam rangkaian konser Bernadya bertajuk “Babak Penutup: Untungnya, Untungnya”.

    Konser ini digelar pada Juni hingga Agustus 2025 di tiga kota: Jakarta, Kinabalu, dan Kuala Lumpur.

    Menambah semarak acara, Lone Survivor, maskot ikonik PUBG MOBILE, turut hadir di setiap lokasi konser untuk memberikan dukungan kepada Bernadya sekaligus berinteraksi dengan para penggemar.

    Kehadiran maskot ini berhasil menciptakan suasana konser yang lebih meriah dan interaktif, terutama bagi pemain yang sudah familiar dengan dunia PUBG MOBILE.

     

  • Ini Harga Samsung Galaxy Tab S11 Series, Worth It atau Tidak? – Page 3

    Ini Harga Samsung Galaxy Tab S11 Series, Worth It atau Tidak? – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Belum lama ini Samsung mengonfirmasi kehadiran Galaxy Tab S11 series yang direncanakan akan meluncur di paruh kedua tahun 2025.

    Mengutip situs Dealabs melalui Digital Trends, Selasa (12/8/2025), Samsung telah memberikan detail harga peluncuran di pasar Eropa (Spanyol dan Jerman.

    Samsung Galaxy Tab S11 versi basic mulai dibanderol 899 euro (sekitar Rp 17 jutaan), lalu Galaxy Tab S11 5G dipatok di harga 1.049 euro (sekitar Rp19 jutaan).

    Kemudian berlanjut ke versi terbaik dari lini produk mereka, Galaxy Tab S11 ultra mulai dari 1339 euro (sekitar Rp 25 jutaan), dan versi ultra 5G di harga 1498 euro (sekitar Rp 28 jutaan).

    Selain itu, terdapat juga bocoran beberapa spesifikasi dari duo monster ini. Kabarnya, Samsung Galaxy Tab S11 varian basic maupun ultra bakal dibekali layar AMOLED 11 inci untuk Galaxy Tab S11, dan 14,6 inci untuk Galaxy Tab S11 Ultra.

    Kemudian, keduanya diperkirakan akan ditenagai chipset Dimensity 9400, dengan konfigurasi RAM dan ROM mulai dari 12GB/512GB sampai 16GB/1TB.

    Selanjutnya terkait daya tahan, rencananya Galaxy Tab S11 dibekali dengan baterai 8.400mAh, di sisi lain baterai Galaxy Tab S11 Ultra bakal lebih badak dengan 11.600mAh.

    Pindah ke bagian kamera, Galaxy Tab S11 series akan dilengkapi kamera depan 12MP dan kamera belakang 13MP. Cukup bagus untuk sensor kamera perangkat tablet.

    Terakhir, baik versi basic maupun ultra, keduanya sama-sama menggunakan teknologi pengisian daya cepat 45W. Cocok untuk pekerja metropolitan, dengan kapasitas baterai besar disertai pengisian cepat, tablet ini siap menemani.

    Sejauh ini, target pasar dari tablet ini tampaknya berada di kelas high-end. Dilihat dari price to value, perangkat ini lebih cocok untuk kamu pekerja di dunia profesional yang membutuhkan perangkat multitasking super kuat.

    Rumornya, Galaxy Tab S11 series bakal mulai diluncurkan pada 4 September di pasar Eropa. Jadi pastikan jangan salah beli apabila nantinya produk ini bakal rilis di Indonesia, sesuaikan dengan kebutuhanmu dan ketertarikanmu.

  • Ditinggal CEO Thomas Dohmke, GitHub Kini Masuk Tim CoreAI Microsoft – Page 3

    Ditinggal CEO Thomas Dohmke, GitHub Kini Masuk Tim CoreAI Microsoft – Page 3

    Tim CoreAI Microsoft merupakan sebuah kelompok teknisi pengembangan Artificial Intelligence (AI) dan perangkat lunak yang dipimpin oleh mantan eksekutif Meta, Jay Parikh.

    Tim ini bertugas dalam mengembangkan dan membuat produk terbaru, bisa AI maupun alat-alat Microsoft untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan hadirnya inovasi baru.

    Dengan memutuskan untuk membawahi GitHub dan tidak melakukan pemilihan pengganti CEO untuk perusahaan hosting tersebut, Microsoft secara langsung telah membuat GitHub tidak efisien dan efektif.

    Perlu diingat, kejadian seperti ini biasanya berujung pada pembatasan kreativitas atas alibi kurangnya dana yang digelontorkan. Akibatnya, inovasi perkembangan perangkat lunak atau pun AI bisa terancam.

    Bersinggungan dengan hal di atas, Jay Parikh selaku kepala CoreAI telah memberikan gambaran dari visinya untuk pabrik AI Agent dalam wawancara dengan Notepad pada awal tahun ini.

    Menurutnya, ia memiliki tujuan sama seperti Bill Gates. “Microsoft adalah rumah bagi teknisi pengembang perangkat lunak, oleh karena itu saya ingin platform kami dapat diakses untuk perusahaan atau organisasi mana pun, mampu menjadi pabrik agen mereka sendiri,” katanya.

    Di sisi lain, meskipun Thomas Dohmke telah mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai CEO GitHub, kabar terbaru mengatakan bahwa ia baru saja muncul di Decoder pada minggu lalu, dalam agenda diskusi Copilot, vibe coding, dan keberlanjutan AI.

    Hal ini mengindikasikan bahwa yang dikatakan oleh Thomas di dalam memonya memang benar adanya dan tidak dibuat-buat.

  • Teleskop James Webb Temukan Lubang Hitam Tertua, Massanya 300 Juta Kali Lipat dari Matahari! – Page 3

    Teleskop James Webb Temukan Lubang Hitam Tertua, Massanya 300 Juta Kali Lipat dari Matahari! – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Dunia astronomi kembali diguncang dengan penemuan luar biasa yang memperluas batas pengetahuan manusia tentang alam semesta.

    Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) mengidentifikasi sebuah lubang hitam supermasif yang diyakini sebagai yang tertua yang pernah ditemukan, bersembunyi di pusat galaksi kuno bernama CAPERS-LRD-z9.

    Mengutip Popular Science, Selasa (12/8/2025), lubang hitam tertua ini diperkirakan telah berusia 13,3 miliar tahun, terbentuk hanya sekitar 500 juta tahun setelah Big Bang.

    Usianya yang sangat tua menjadikannya saksi bisu dari bab-bab awal pembentukan galaksi dan bintang di alam semesta.

    Fenomena ini pertama kali terungkap lewat pengamatan Little Red Dots (LRDs), titik-titik merah kecil misterius yang ditemukan sekitar tiga tahun lalu.

    Data yang diperoleh JWST pada Desember 2022 mengungkap bahwa sekitar 70 persen dari LRDs menampakkan gas berputar dengan kecepatan luar biasa mencapai jutaan kilometer per jam, indikasi kuat adanya cakram akresi yang mengelilingi lubang hitam supermasif.

    Temuan ini menjadi petunjuk awal yang memicu penelitian lanjutan hingga akhirnya keberadaan lubang hitam kuno ini dapat dipastikan.

  • Desain Baru Samsung Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7: Bodi Super Tipis, Engsel Lebih Solid! – Page 3

    Desain Baru Samsung Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7: Bodi Super Tipis, Engsel Lebih Solid! – Page 3

    Selain desain yang lebih cantik, Samsung tidak meninggalkan sisi ketahanannya. Untuk itu, Galaxy Z Fold7 mengusung Armor FlexHinge generasi ketiga yang 27 persen lebih tipis dan 43 persen lebih ringan dibanding pendahulunya.

    Perubahan ini dimungkinkan berkat beberapa hal, seperti penggunaan paduan logam baru dengan yield strength lebih tinggi, serta wingplate yang membuka lebih lebar untuk layar lebih rata.

    Dengan desain ini, Galaxy Z Fold7 diklaim menjadi seri Fold paling tipis, ringan, dan tangguh yang pernah dibuat. Samsung juga menyebut engsel ini telah teruji hingga 500.000 kali lipatan.

    Hasil uji dari perusahaan sertifikasi independen Bureau Veritas itu menunjukkan pengujian perangkat ini mampu bertahan untuk 10 tahun penggunaan rata-rata, atau 6 tahun penggunaan berat.

    Mereka melakukan uji ketahanan Galaxy Z Fold7 dengan cara tutup buka panel layar OLED selama 13 hari nonstop. Hasilnya? Layar HP Android lipat milik Samsung ini tetap berjalan mulus tanpa kendala meski sudah dibuka-tutup ratusan ribu kali.

    Untuk itu, pengguna tidak perlu khawatir lagi soal daya tahan yang ditawarkan. Sebagai tambahan, Samsung juga menggunakan material Advanced Armor Aluminum pada selubung engsel.

    Tak berbeda dari Galaxy Z Fold7, Galaxy Z Flip7 juga memiliki engsel dengan FlexHinge tertipis yang pernah dibuat Samsung, 29 persen lebih ramping dari generasi sebelumnya.

    Sebagai penunjang performa, Samsung menyematkan baterai berkapasitas 4.400mAh di Galaxy Z Fold7. Sementara Galaxy Z Flip7 dibekali baterai berkapasitas 4.300mAh.

    Kapasitas ini lebih besar jika dibandingkan dengan Galaxy Z Flip6 yang memiliki baterai 4.000mAh. Berbekal kapasitas tersebut, daya tahan baterai yang ditawarkan pun bisa lebih lama.