Category: Liputan6.com Tekno

  • Samsung Galaxy Buds Core, TWS Terjangkau dengan Bass ‘Nampol’ dan Fitur ANC – Page 3

    Samsung Galaxy Buds Core, TWS Terjangkau dengan Bass ‘Nampol’ dan Fitur ANC – Page 3

    Menyasar semua kalangan, Galaxy Buds Core hadir dengan teknologi codec AAC, SBC, dan Scalable Codec yang menghasilkan output audio lebih stabil dan minim gangguan, khususnya saat dihubungkan ke perangkat Samsung lainnya.

    Selaras dengan penggunaan teknologi codec, TWS ini cocok digunakan untuk mendengar musik EDM, Hip-Hop, Jazz, Metal, bahkan Pop sekali pun karena memiliki beberapa penyesuaian unik melalui fitur-fitur menarik.

    Saat kami coba langsung mendengarkan lagu populer besutan Eminem seperti Rap God, Monster, dan Murdergram Deux, Galaxy Buds Core mampu memberikan kualitas suara jernih dengan bass yang ‘nampol’. 

    Galaxy Buds Core bahkan mampu memperjelas suara vokal tanpa mengurasi kualitas instrumen musik. Mengapa bisa demikian?

    Pemisahan kedua komponen utama dari lagu ini dibantu dengan kehadiran dari fitur Active Noise Cancellation (ANC). Menghasilkan output audio yang mampu memudahkan pendengar untuk belajar menerka lirik rap tanpa melihat teks.

    Selain memberikan pengalaman baru dalam mendengarkan lagu yang lebih intense dan ekslusif, fitur ANC yang hadir pada perangkat audio besutan Samsung kali ini juga membawa sedikit kejutan menarik lainnya.

    Hal mengejutkan tersebut terjadi ketika kami mencoba mengunakan TWS ini di dalam transportasi umum seperti Kereta Commuterline (KRL) dan Bus Transjakarta dengan mengaktifkan fitur ANC.

    Menariknya, berbeda dari kebanyakan TWS murah lainnya, fitur ANC dari Samsung Galaxy Buds Core dapat menghilangkan kebisingan dari suara mesin kereta dan mesin bus sampai ke titik tidak terdengar sama sekali ketika meningkatkan volume paling tinggi.

  • Fitur Baru iOS 26, iPadOS 26, hingga watchOS 26 Bantu Orang Tua Lindungi Anak dari Konten Berbahaya – Page 3

    Fitur Baru iOS 26, iPadOS 26, hingga watchOS 26 Bantu Orang Tua Lindungi Anak dari Konten Berbahaya – Page 3

    Bagi anak di bawah 13-17 tahun, Apple meningkatkan fitur keamanan di iOS 26, iPadOS 26, dan lainnya meliputi filter konten web dan pembatasan aplikasi.

    Dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025), Apple mengatakan fitur keamanan ini sudah secara otomatis aktif sejak Akun Anak dibuat.

    Adapun fitur perlindungan sesuai usia ini, termasuk filter konten web, Keamanan Komunikasi, dan hanya mendapatkan akses ke aplikasi yang memenuhi rentang usia tertentu di App Store.

    3. Batas Komunikasi dan Keamanan Pesan

    Lewat fitur Batas Komunikasi, orang tua kini juga bisa mengatur siapa saja yang bisa dihubungi anak via Telepon, FaceTime, Pesan, dan iCloud.

    Jika sang anak ingin menghubungi nomor baru, mereka wajib meminta persetujuan orang tua lewat notifikasi di Pesan.

    Keamanan Komunikasi kini juga memblokir konten sensitif di Pesan dan memperingatkan anak jika ada unsur ketelanjangan di foto atau video, termasuk saat melakukan penggilan pakai FaceTime.

     

  • Ini Daftar Pemenang DeveloperDay di Ajang .idFest 2025, Siapa Juaranya? – Page 3

    Ini Daftar Pemenang DeveloperDay di Ajang .idFest 2025, Siapa Juaranya? – Page 3

    Selain DeveloperDay, .idFest 2025 juga menyelenggarakan kegiatan lain yang tak kalah penting untuk mendukung ekosistem digital. Salah satunya adalah Internet Governance (IG) Training.

    Pelatihan ini dirancang untuk membekali talenta digital pemerintah dengan pemahaman mendalam mengenai tata kelola internet Indonesia.

    Pelatihan IG Training juga mencakup perkembangan ekosistem internet global, memastikan peserta memiliki wawasan yang komprehensif. Selain itu, .idFest 2025 juga menghadirkan Seminar New gTLD.

    Seminar ini membahas peluang dan tantangan pemanfaatan nama domain di era digital, menjadi forum penting untuk berbagi wawasan strategi membangun identitas daring.

    Rangkaian acara .idFest 2025 secara keseluruhan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun internet Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing global.

     

  • Grok 4 Fast Meluncur: AI Baru Elon Musk yang 98 Persen Lebih Murah, Apa Bedanya dengan Grok 4? – Page 3

    Grok 4 Fast Meluncur: AI Baru Elon Musk yang 98 Persen Lebih Murah, Apa Bedanya dengan Grok 4? – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) milik Elon Musk, xAI, baru saja merilis model terbarunya bernama Grok 4 Fast.

    Model ini diperkenalkan sebagai versi yang lebih cepat dan efisien dibandingkan generasi sebelumnya, Grok 4.

    Pengumuman ini dilakukan hanya beberapa bulan setelah Grok 4 diperkenalkan. Bedanya, Grok 4 Fast dirancang untuk tetap memberikan performa yang setara, tapi dengan kebutuhan sumber daya yang jauh lebih efisien.

    Mengutip Engadget, Senin (22/9/2025), xAI menjelaskan bahwa Grok 4 Fast mampu bekerja dengan kualitas setara Grok 4, namun rata-rata penggunaan token berpikirnya lebih sedikit hingga 40 persen.

    Kabar baiknya, model baru ini tidak dikhususkan untuk pengguna berbayar saja. xAI memastikan Grok 4 Fast bisa diakses semua orang, termasuk mereka yang menggunakan versi gratis.

    Saat ini, AI Grok 4 Fast sudah tersedia lewat platform web maupun aplikasi di iOS dan Android.

  • AI Bisa Jadi Senjata Baru UMKM untuk Bersaing di Pasar Global – Page 3

    AI Bisa Jadi Senjata Baru UMKM untuk Bersaing di Pasar Global – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Exabytes Digital Day (EDD) kembali hadir sebagai katalisator transformasi digital bagi jutaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

    Berfokus pada adopsi teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI), acara ini bertujuan mendorong UMKM untuk naik kelas dan bersaing di pasar global.

    Dengan tema “Next Level UMKM: Dari Tren ke Aksi, dari Ide ke Inovasi,” EDD menyoroti peran strategis UMKM yang berkontribusi 61,97% terhadap PDB nasional dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja, menurut data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024.

    Vice President & Country Manager Exabytes Indonesia, Indra Hartawan, menyatakan bahwa EDD bukan sekadar forum diskusi, melainkan momentum transformasional.

    “Kami ingin membuka akses tidak hanya pada pengetahuan, tetapi juga kesempatan nyata agar UMKM dapat melompat ke level berikutnya dan menjadi penggerak inovasi di ekosistem bisnis digital,” ujar Indra, dikutip Senin (22/9/2025). 

  • OpenAI Batasi Akses ChatGPT Berdasarkan Usia, Hanya 18 Tahun ke Atas Dapat Akses Penuh – Page 3

    OpenAI Batasi Akses ChatGPT Berdasarkan Usia, Hanya 18 Tahun ke Atas Dapat Akses Penuh – Page 3

    Satu hal perlu diketahui, meskipun masuk ke dalam kondisi gangguan mental, psikosis sendiri adalah sebuah gejala, bukan penyakit. Menurut Keith Sakata, ini mirip seperti demam menandakan adanya masalah di dalam tubuh.

    Psikosis hanyalah sebuah tanda bahwa “otakmu tidak memproses dengan benar”. Tidak ada bukti bahwa penggunaan AI dapat menyebabkan gangguan psikotik spesifik seperti skizofrenia.

    Berikut adalah beberapa tanda atau gejala bahwa seseorang mungkin sedang mengalami psikosis, antara lain: 

    Perilaku mendadak berubah, seperti tidak makan atau pergi bekerja
    Keyakinan pada ide-ide baru atau muluk-muluk
    Kurang tidur
    Pemutusan hubungan dari orang lain
    Aktif setuju dengan potensi delusi
    Merasa terjebak dalam putaran umpan balik
    Menginginkan kerugian pada diri sendiri atau orang lain

    Mengingat gejala di atas, pengguna kini harusnya lebih berhati-hati. Semakin banyak interaksi dengan AI, gejalanya akan kian parah.

    Pada awalnya, gejalanya tampak sangat ringan hanya dengan mengurangi waktu tidur atau lebih sering mengobrol dengan bot, tetapi dalam jangka panjang, gejala ini dapat berubah menjadi kondisi pikiran yang sangat menjauh dari kenyataan.

    Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda awal ini akan berperan penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan sebelum berkembang lebih lanjut.

  • Headset XR Pertama Samsung Project Moohan Resmi Diundur, Ini Alasannya – Page 3

    Headset XR Pertama Samsung Project Moohan Resmi Diundur, Ini Alasannya – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Samsung disebut-sebut akan menunda jadwal peluncuran headset extended reality (XR) pertama mereka yang bernama sandi Project Moohan.

    Awalnya, headset Samsung berbasis Android XR ini rumornya bakal meluncur pada 29 September 2025 mendatang.

    Mengutip GSM Arena, Senin (22/9/2025), penundaan ini bukan karena masalah teknis dari perangkat.

    Laporan dari Korea Selatan menyebut, Samsung ingin menata strategi pemasaran agar headset XR pertama mereka bisa mendapatkan sorotan.

    Headset Project Moohan menjadi produk penting bagi raksasa teknologi asal Korea Selatan itu untuk memperkuat langkah di pasar XR yang sedang berkembang.

    Banyak pihak meyakini, peluncuran headset XR mereka tersebut digeser agar tidak bentrok dengan jadwal rilis perangkat lipat terbarum milik mereka.

    Dengan memindahkan jadwal ke 21 Oktober, Samsung berharap headset XR ini bisa mendapatkan perhatian maksimal dari publik dan media.

  • Rayakan 35 Tahun di Indonesia, LG ‘Boyong’ Budaya Korea Lewat Life’s Good K-Wave Festival – Page 3

    Rayakan 35 Tahun di Indonesia, LG ‘Boyong’ Budaya Korea Lewat Life’s Good K-Wave Festival – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT LG Electronics Indonesia (LG) resmi menggelar Life’s Good K-Wave Festival yang dimulai pada Sabtu (21/9/2025) di Central Park, Jakarta.

    Acara yang mengusung budaya Korea Selatan ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2025, sebagai bagian dari perayaan 35 tahun kehadiran LG di Indonesia.

    Menurut Presiden Direktur LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul, festival ini merupakan wujud apresiasi LG untuk masyarakat Indonesia.

    “Melalui festival ini, kami ingin membangun kebersamaan dan interaksi yang menyenangkan antara LG dan masyarakat,” ujar Ha Sang-chul dalam keterangannya, Senin (22/9/2025).

    Ia menambahkan, sentuhan K-Wave atau gelombang Korea dalam festival ini melambangkan interaksi budaya yang erat antara LG dan Indonesia.

    “K-Wave membawa nuansa Korea sebagai simbol hubungan budaya antara LG dengan Indonesia,” Ha Sang-chul memungkaskan.

     

  • Hasil MPL ID S16 Week 5: Onic Belum Terkalahkan, Alter Ego Kejutkan Papan Atas – Page 3

    Hasil MPL ID S16 Week 5: Onic Belum Terkalahkan, Alter Ego Kejutkan Papan Atas – Page 3

    Karss, Woshipaul, Xyve, Aprho, KAZEEmen, dan XMagic

    Markk, Reyy, Vanz, Maybeee, Muezzaa, dan Octa

    Dyrennn, Rezzz, Sutsujin, Zunesh, Toyy, Idok, dan Rinz

    Rinee, Hijumee, Cyruz, Yazukee, Nino, Alekk, dan Arfy

    Alberttt, Kyy, Swaylow, Roundel, Erlan, Brans, dan Xorizo

    Nnael, Moreno, Ronn, Shogun, Finnn, dan Emann

    Baloyskiee, Aboy, Kennzyyskie, Zeltron, Gobs, dan Maykids

    Kiboy, Sanz, Kairi, Lutpiii, Savero, dan Skylar

    Yehezkiel, Faviannn, AeronnShikii, Kabuki, Joooo, Kyou, Widy, dan Aran

    Dengan komposisi skuad masing-masing tim ini, laga MPL ID S16 dipastikan akan semakin seru, sengit, dan menegangkan untuk disaksikan

  • Dosen UTA’45 Jakarta Perkenalkan Teknologi AI untuk Atasi Hama Burung di Tambak Muara Gembong – Page 3

    Dosen UTA’45 Jakarta Perkenalkan Teknologi AI untuk Atasi Hama Burung di Tambak Muara Gembong – Page 3

    Menyikapi kondisi tersebut, tim pengabdi UTA’45 Jakarta memasang sebuah sistem keamanan yang memanfaatkan kamera CCTV dengan teknologi computer vision. Sistem ini dikembangkan secara mandiri oleh tim pengabdi dan dirancang untuk mengidentifikasi objek burung yang memasuki area tambak. Ketika pergerakan burung terdeteksi, sistem secara otomatis akan mengirimkan notifikasi peringatan ke aplikasi Telegram milik petani.

    Selain penerapan AI, kegiatan ini juga mencakup sosialisasi dan implementasi energi baru terbarukan. Untuk memastikan sistem dapat beroperasi secara mandiri, panel surya dipasang sebagai sumber daya listrik bagi perangkat mini PC, modem internet, dan kamera CCTV. Di samping itu, program ini juga memasang beberapa unit lampu penerangan bertenaga surya untuk menunjang aktivitas warga.

    Yudha, selaku salah satu peserta, menyambut baik inisiatif tersebut. “Kami berterima kasih kepada Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta atas inovasi teknologi yang diterapkan pada tambak. Semoga ini menjadi hal yang baik bagi kami dan para petani tambak yang lain,” demikian disampaikannya saat ditemui di lokasi kegiatan.

    Melalui penerapan teknologi ini, diharapkan para petani tambak dapat memitigasi risiko kerugian akibat hama secara lebih efisien. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi udang di kawasan Muara Gembong.