Category: Liputan6.com Tekno

  • Unboxing Redmagic 11 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling Aktif Pertama di Dunia Siap Rilis di Indonesia

    Unboxing Redmagic 11 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling Aktif Pertama di Dunia Siap Rilis di Indonesia

    Desain khas Redmagic semakin terasa dari detail-detail kecil di bodi smartphone, seperti logo Redmagic terpampang jelas di bagian kanan atas bodi.

    Selain itu, Nubia juga mengukir logo dan nama chipset yang dipakai, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5 buatan Qualcomm. Ini semakin menegaskan Redmagic 11 Pro dilengkapi chipset paling bertenaga di pasaran saat ini. 

    Bagian samping kanannya ada tombol power dan volume. Kamu juga bisa melihat trigger kapasitif yang bisa dipakai untuk bermain gaming, ventilasi pendingin aktif, serta slider merah yang dipakai untuk mengaktifkan gaming mode.

    Sesuai dengan namanya, sistem akan langsung masuk ke mode performa tinggi saat slider ini digeser atau diaktifkan. Menariknya, Nubia masih mempertahankan jack audio 3,5mmm.

    Ini jadi kabar baik bagi gamer yang memang lebih mengandalkan headset kabel demi audio minim latensi. Di bagian bawahnya tampak juga speaker, port USB-C, dan slot microSD.

    Selain bodi, layar ponsel juga menjadi salah satu nilai jual terkuat dari HP gaming baru milik Nubia ini. Redmagic 11 Pro memakai panel BOE X10 AMOLED berukuran 6,85 inci, refresh rate 144Hz, dan beresolusi 2688 x 1216 piksel. 

    Tampilan di layar terlihat tajam dan mulus. Scrolling dan animasi game saat bermain juga terasa halus berkat kemampuan chipset yang dipakai. Karena tanpa lubang kamera, konsumsi konten seperti YouTube hingga Netflix pun terasa lebih imersif karena layar terasa lebih lapang.

    Nubia mengandalkan kamera selfie under-display berkemampuan 16MP. Saat layar menyala, kamera depan ini hampir tidak terlihat sama sekali. Ini membuat pengalaman visual tidak terganggu, terutama ketika bermain game atau menonton video.

     

  • Daftar HP dengan Daya Tahan Baterai Terbaik pada 2025, Cocok untuk Aktivitas Seharian

    Daftar HP dengan Daya Tahan Baterai Terbaik pada 2025, Cocok untuk Aktivitas Seharian

    Liputan6.com, Jakarta – Kebutuhan akan HP atau ponsel dengan daya tahan baterai yang awet kian meningkat seiring padatnya aktivitas digital. Sepanjang 2025, berbagai smartphone hadir dengan ketahanan baterai unggulan yang diklaim mampu menunjang berbagai aktivitas pengguna sepanjang hari, mulai dari bekerja, berkomunikasi, hingga menikmati baragam hiburan digital.

    Peningkatan ini turut didorong dengan meluasnya adopsi teknologi baterai silikon-karbon (Si/C), yang menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dibanding dengan baterai lithium-ion konvensional.

    Dengan adanya teknologi tersebut, produsen dapat menghadirkan kapasitas baterai yang lebih besar serta teknologi pengelolaan daya yang semakin efisien. 

    Sejumlah smartphone tercatat memiliki daya tahan baterai impresif dengan waktu penggunaan aktif lebih dari 20 jam.

    Mengutip GSM Arena, Selasa (30/12/2025), Oppo Find X9 Pro menjadi salah satu yang menonjol dengan kapasitas baterai 7500 mAh. Sementara iQOO 15 yang dibekali baterai 7.000 mAh juga menunjukan performa penggunaan yang sangat kompetitif untuk aktivitas sehari-hari.

    Bagi pengguna yang mencari rekomendasi spesifik, beberapa ponsel menonjol di kategori tertentu, seperti Realme GT8 Pro dan iQOO 15 menjadi pilihan utama untuk kebutuhan panggilan telepon dengan durasi yang panjang, sedangkan Poco F8 Ultra unggul di kategori ponsel dengan daya tahan baterai terbaik.

    Sebagai catatan, hampir seluruh ponsel dalam daftar ini berasal dari segmen kelas atas. Hal ini sejalan dengan penggunaan teknologi baterai silikon-karbon yang hingga saat ini masih dibanderol dengan harga premium, sehingga belum banyak digunakan pada ponsel kelas menegah.

    Oleh karena itu, perangkat kelas atas masih menjadi yang terdepan dalam menghadirkan inovasi daya tahan baterai di tengah kebutuhan penggunaan smartphone yang semakin intensif.

    Meski tidak masuk dalam pilihan utama, Honor Magic8 Lite dan iPhone 17 Pro Max sama-sama masuk daftar HP dengan baterai terbaik pada tahun 2025.

    Ke depannya, kapasitas baterai yang lebih besar diharapkan semakin luas digunakan pada 2026, termasuk pada smartphone kelas menengah dan segmen yang lebih terjangkau.

    Hal ini menjadi kabar positif bagi konsumen, karena memungkinkan lebih banyakpilihan perangkat dengan daya tahan baterai yang lebih lama untuk menunjang berbagai aktifitas sehari-hari tanpa ketergantungan pada pengisian daya.  

     

  • Samsung Uji One UI 8.5 di Sejumlah Galaxy Tab, Ini Daftar Modelnya

    Samsung Uji One UI 8.5 di Sejumlah Galaxy Tab, Ini Daftar Modelnya

    Liputan6.com, Jakarta – Samsung kembali menyiapkan pembaruan sistem operasi terbarunya. Setelah One UI 8 mulai digulirkan dalam waktu dekat, perhatian kini mengarah ke One UI 8.5 yang disebut-sebut menjadi peningkatan besar berikutnya bagi ekosistem perangkat Galaxy.

    Dilansir Androidpolice, Senin (29/12/2025), sebelumnya Samsung telah membuka program beta One UI 8.5 pada awal Desember 2025. Namun, uji coba tersebut masih terbatas di sejumlah negara dan hanya tersedia untuk seri Galaxy S25.

    Seiring waktu, bocoran mengenai perangkat yang akan menerima One UI 8.5 terus bermunculan. Tak hanya ponsel flagship dan beberapa model Galaxy A, lini tablet Galaxy Tab juga masuk dalam daftar penerima pembaruan.

    Kini, daftar tersebut kembali bertambah. Informasi terbaru yang beredar akhir pekan lalu menunjukkan kemunculan build uji coba One UI 8.5 untuk lebih banyak model Galaxy Tab.

    Dalam beberapa unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), pembocor dengan akun @Alfaturk16 mengungkap kemunculan build pengujian internal One UI 8.5 untuk Galaxy Tab S8 dan Galaxy Tab S9 FE. Selain itu, versi uji coba yang sama juga terdeteksi untuk seri Galaxy Tab S11, sebagaimana dilaporkan SammyGuru.

    Kemunculan Galaxy Tab S11 dalam daftar perangkat uji coba dinilai wajar. Mengingat tablet ini baru diluncurkan beberapa bulan lalu, Samsung diperkirakan menjadikannya sebagai salah satu model prioritas saat One UI 8.5 mulai dirilis secara luas.

    Pengguna Galaxy Tab S11 dan Tab S11 Ultra disebut berpeluang menjadi yang pertama merasakan antarmuka terbaru itu pada tahun depan.

  • CYBR Perkuat Keamanan Siber Kemhan Lewat Pelatihan Berbasis AI

    CYBR Perkuat Keamanan Siber Kemhan Lewat Pelatihan Berbasis AI

    Liputan6.com, Jakarta – Penyedia jasa keamanan siber, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), memperkuat posisinya di pasar domestik melalui kontrak strategis bernilai jutaan dolar.

    Melalui anak usahanya, PT ITSEC Cyber Academy (ITSEC Cyber & AI Academy), perseroan resmi menjalin kerja sama dengan PT Republik Technetronic Nusantara (RTN) untuk memperkuat keamanan siber Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia.

    Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (IDX), dikutip Senin (29/12/2025), kontrak yang ditandatangani pada 24 Desember 2025 ini menunjuk ITSEC Cyber & AI Academy sebagai pelaksana pelatihan Keamanan Siber dan Kecerdasan Buatan (AI) bagi Kemhan sebagai end-user.

    Kesepakatan ini memiliki nilai komersial yang signifikan, yakni mencapai USD 60 juta (sekitar Rp 1 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.778). Proyek ini akan dilaksanakan dalam jangka waktu empat tahun, terhitung sejak penandatanganan kontrak.

    Manajemen CYBR menyatakan bahwa penunjukan ini mencakup penyelenggaraan pelatihan dengan kurikulum berstandar internasional.

    Program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai tren ancaman siber global serta pengembangan teknologi AI terbaru.

    Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Rudolf Dannacher, menekankan bahwa kurikulum yang disusun bersifat adaptif dan menyatukan penguasaan teknologi perangkat lunak (software) serta perangkat keras (hardware).

    “Ancaman siber ke depan diproyeksikan semakin kompleks dan terorganisir dengan memanfaatkan AI,” ujarnya.

     

     

     

     

  • iPhone Layar Lipat Siap Meluncur pada 2026

    iPhone Layar Lipat Siap Meluncur pada 2026

    Liputan6.com, Jakarta – Rumor mengenai iPhone layar lipat sejatinya telah beredar sejak beberapa tahun terakhir. Namun, laporan terbaru dari sejumlah sumber tepercaya semakin menguatkan indikasi bahwa perangkat tersebut benar-benar akan hadir.

    Mengutip Mashable, Senin (29/12/2025), jurnalis teknologi dari Bloomberg, Mark Gurman, menyebut Apple berencana menghadirkan iPhone layar lipat pada tahun depan.

    Pernyataan itu diperkuat oleh analis Apple ternama Ming-Chi Kuo yang mengungkapkan perangkat itu sudah memasuki tahap pengembangan serius dan Apple menghadapi tantangan produksi untuk mengejar permintaan pasar.

    Informasi terbaru datang dari konten kreator teknologi Jon Prosser. Lewat kanal YouTube FrontPageTech, ia membagikan visual render tiga dimensi sekaligus mengungkap spesifikasi yang diklaim sebagai gambaran iPhone layar lipat pertama Apple.

    Dalam video yang diunggah beberapa hari menjelang Natal, Prosser menyoroti masalah utama dalam ponsel lipat, yakni garis lipatan di bagian tengah layar. Masalah inilah yang selama ini disebut menjadi alasan Apple menunda masuk ke pasar ponsel lipat.

    Prosser mengklaim Apple berhasil menemukan solusi melalui penggunaan pelat logam khusus yang berfungsi meratakan tekanan saat layar dilipat. Teknologi ini dikombinasikan dengan material liquid metal pada mekanisme engsel agar layar tetap halus dan tahan lama.

    Dari sisi tampilan, perangkat ini disebut memiliki layar luar berukuran 5,5 inci. Sementara layar utama akan membentang hingga 7,8 inci saat dibuka penuh, menjadikannya menyerupai iPad mini.

  • Diversity Innovation TikTok, Cara Membuat Live Streaming yang Menarik untuk Audiens

    Diversity Innovation TikTok, Cara Membuat Live Streaming yang Menarik untuk Audiens

    Liputan6.com, Jakarta – Perkembangan transaksi digital membuat kebiasaan dan pola jual beli online terus berevolusi. Konsumen kini tidak hanya mencari harga terbaik, tetapi juga pengalaman yang lebih interaktif dan meyakinkan sebelum mengambil keputusan. Di tengah kondisi tersebut, live streaming menjadi salah satu format yang dinilai mampu menjawab kebutuhan karena memungkinkan komunikasi dua arah secara real time.  

    Live Streaming di TikTok Bisa Jadi Peluang untuk Brand

    TikTok, sebagai platform social media berbasis video pendek, memanfaatkan tren ini melalui fitur live streaming yang semakin banyak digunakan oleh brand untuk menjangkau audiens secara langsung, personal, dan persuasif.

    Live streaming di TikTok menawarkan pendekatan yang berbeda dibandingkan metode penjualan digital konvensional. Melalui format ini, brand dapat berinteraksi langsung dengan audiens, menjawab pertanyaan, sekaligus menampilkan produk secara nyata.

    Hal ini membantu membangun kepercayaan karena konsumen dapat melihat produk digunakan secara langsung, bukan sekadar melalui gambar statis atau deskripsi tertulis. Selain itu, algoritma TikTok yang mendorong konten live ke pengguna yang relevan menjadikan live streaming sebagai kanal potensial untuk memperluas jangkauan sekaligus mendorong konversi.

    Meski begitu, efektivitas live streaming sangat bergantung pada cara penyajiannya. Live yang monoton dan terlalu fokus pada penjualan berisiko membuat audiens cepat meninggalkan sesi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang membuat live streaming TikTok terasa lebih menarik, variatif, dan layak ditonton.

    Di sinilah inovasi konten menjadi penting agar live streaming tidak hanya menjadi tempat jualan atau transaksi saja, melainkan juga menjadi tempat hiburan sebagaimana esensi TikTok sebagai social media.  

    TikTok LiveStream Content Diversification

    TikTok mendorong pendekatan LiveStream Content Diversification sebagai upaya menjaga kualitas dan daya tarik live streaming. Konsep ini menekankan bahwa live tidak hanya berisi aktivitas jualan, tetapi juga pengalaman yang melibatkan variasi format, peran host, serta tema.

    Melalui Diversity Innovation, Boss is Coming Campaign, dan Christmas Thematic Campaign, TikTok mendorong kreator dan brand untuk meningkatkan kualitas konten, keterlibatan pengguna, serta konversi GMV. Strategi ini menekankan pada penggunaan latar tempat yang bervariasi, host yang berkarakter, serta topik yang sedang tren untuk memastikan konten tetap relevan dan berdampak tinggi.

    1. TVC – Diversity Innovation

    Pendekatan Diversity Innovation diperkenalkan melalui materi TVC yang berfungsi sebagai panduan dan inspirasi dalam mengembangkan konten live streaming. Melalui pendekatan ini, kreator dan brand didorong untuk mengolah materi campaign dengan gaya dan karakter masing-masing.

    Konten disajikan selaras dengan identitas brand dan kebutuhan audiens. Dengan cara tersebut, live streaming diharapkan mampu menarik perhatian lebih lama, meningkatkan interaksi penonton, serta menghadirkan pengalaman menonton yang terasa lebih menarik dan relevan.

  • iPhone Layar Lipat Siap Meluncur pada 2026

    Apple Ajukan Banding Atas Denda Rp 33,5 Triliun dalam Gugatan Antimonopoli di Inggris

    Liputan6.com, Jakarta – Raksasa teknologi Apple mengajukan banding atas gugatan antimonopoli besar di Inggris. Perusahaan asal Cupertino tersebut berupaya membatalkan putusan yang mengharuskan mereka membayar denda miliaran dolar kepada jutaan pengguna App Store di wilayah tersebut.

    Mengutip Engadget, Senin (29/12/2025), langkah ini diambil setelah Apple mengajukan permohonan ke Pengadilan Banding Inggris (Court of Appeal).

    Upaya ini membawa kasus tersebut ke tingkat yang lebih tinggi setelah sebelumnya sempat tertahan di Pengadilan Banding Persaingan (Competition Appeal Tribunal atau CAT).

    Perselisihan hukum ini bermula dari keputusan CAT pada Oktober 2025. Dalam putusannya, pengadilan menyatakan bahwa Apple telah melakukan praktik antipersaingan dengan memanfaatkan posisi dominannya di pasar melalui App Store untuk membebankan biaya transaksi yang dianggap terlalu tinggi.

    Atas dasar tersebut, CAT menetapkan denda sebesar £ 1,5 miliar atau sekitar USD 2 miliar (Rp 33,5 triliun). Namun, Apple segera menyatakan keberatannya dan berencana melakukan perlawanan hukum.

    Menurut pihak Apple, pengadilan telah mengambil “pandangan yang keliru terhadap ekonomi aplikasi yang selama ini dinilai berkembang pesat dan kompetitif.” 

     

  • Upgrade Build dan Emblem MLBB di GoPay Games

    Upgrade Build dan Emblem MLBB di GoPay Games

    Liputan6.com, Jakarta – Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) adalah salah satu game MOBA paling populer di Indonesia. Game ini telah menarik jutaan pemain yang berkompetisi untuk mencapai rank tertinggi.

    Namun, untuk bisa mencapai rank tinggi dan meraih kemenangan konsisten, selain skill bermain, build dan emblem yang optimal sangatlah penting. Banyak pemain yang merasa terhambat untuk mencapai rank tinggi karena mereka tidak memiliki build atau emblem yang tepat, yang dapat memberikan keuntungan signifikan dalam pertandingan.

    Untungnya, adanya GoPay Games dan fitur Weekly Diamond Pass (WDP ML) memungkinkan pemain untuk lebih mudah melakukan upgrade build dan emblem. Hal ini karena wdp ml memungkinkan pemain untuk mendapatkan Diamond secara rutin, sehingga upgrade yang diperlukan dapat dilakukan dengan lebih stabil dan konsisten.  

    Mengapa Build dan Emblem Penting dalam Push Rank MLBB

    Build item dan emblem adalah fondasi strategi dalam MLBB. Build yang tepat dapat meningkatkan damage, defense, atau sustain hero sesuai kebutuhan tim. Tanpa build dan emblem yang optimal, push rank akan terasa lebih sulit. Sebab, Anda akan kesulitan mengimbangi kekuatan tim lawan yang menggunakan kombinasi build dan emblem yang tepat. Setiap hero memiliki kekuatan dan kelemahan yang bisa disesuaikan dengan pemilihan build yang optimal. Misalnya, untuk hero Assassin lebih membutuhkan item damage. Sedangkan, hero Tank lebih membutuhkan item dengan peningkatan defense sangat diperlukan.

    Emblem, di sisi lain, memberikan bonus statistik tambahan yang bisa menentukan hasil pertandingan. Terdapat berbagai jenis emblem, seperti Emblem Assassin, Mage, atau Tank, yang memberikan efek berbeda sesuai dengan peran hero dalam tim. Dengan emblem yang sesuai, Anda bisa mendapatkan tambahan kekuatan yang sangat krusial dalam pertempuran.    

    Keunggulan Weekly Diamond Pass (WDP ML) di GoPay Games

    Weekly Diamond Pass (WDP ML) adalah salah satu fitur premium yang memungkinkan pemain mendapatkan Diamond secara rutin dengan harga lebih terjangkau. Dengan membeli WDP ML, Anda dapat memperoleh Diamond setiap minggunya, sehingga sangat berguna untuk upgrade build dan emblem secara berkelanjutan.

    Melalui GoPay Games, Anda bisa membeli WDP ML tanpa biaya admin tambahan, sehingga lebih hemat dibandingkan dengan platform lain. Keuntungan lain dari WDP ML di GoPay Games adalah kemudahan dalam melakukan transaksi. Jadi, Anda tidak perlu khawatir tentang biaya tambahan atau proses yang rumit.

    Cara Upgrade Build dan Emblem dengan Diamond dari GoPay Games

    Dengan Diamond yang didapatkan melalui top-up di GoPay Games, Anda dapat melakukan berbagai upgrade yang meningkatkan performa dalam pertandingan. Berikut adalah cara-cara yang dapat Anda lakukan:

    Membeli emblem fragment: Emblem fragment berguna untuk memperkuat emblem yang Anda miliki, sehingga hero Anda bisa mendapatkan statistik tambahan yang lebih maksimal.

    Unlock dan upgrade emblem set sesuai role: Anda bisa memilih emblem yang sesuai dengan role hero Anda, seperti Assassin, Mage, atau Tank.

    Membeli item eksklusif atau skin: Selain emblem dan build item, Anda juga bisa membeli item eksklusif atau skin yang memberikan efek tambahan dalam permainan, seperti meningkatkan kecepatan serangan atau memberikan perlindungan ekstra.

    Menyesuaikan build item sesuai meta terbaru: Dunia MLBB terus berkembang dengan pembaruan yang terus ada. Jadi, pastikan untuk selalu menyesuaikan build item sesuai dengan meta terbaru.

  • Waspada Kecanduan Gadget pada Anak, Biaya Detoks Digital Kian Mahal!

    Waspada Kecanduan Gadget pada Anak, Biaya Detoks Digital Kian Mahal!

    Liputan6.com, Jakarta Kebiasaan anak yang terlalu lama menatap layar (kecanduan gadget) kini berubah menjadi persoalan baru bagi banyak keluarga. Tak sedikit orangtua yang rela mengeluarkan biaya besar demi memperbaiki kebiasaan penggunaan gawai pada anak, mulai dari mengikuti sesi pendampingan pribadi hingga mengirim mereka ke kamp khusus detoks digital.

    Permintaan terhadap layanan semacam ini terus meningkat seiring makin banyaknya orangtua yang merasa kewalahan mengontrol aktivitas anak di depan layar.

    Menurut laporan The Washington Post via Digitaltrends, dikutip Senin (29/12/2025), sejumlah kamp detoks digital mematok biaya hingga USD 8.000 (sekitar Rp133 juta) untuk program empat minggu tanpa ponsel. Selama periode tersebut, anak mengikuti aktivitas tanpa akses internet sama sekali.

    Sementara temuan Pew Research Center juga menunjukkan 73 persen orangtua menilai anak butuh jeda dari teknologi, termasuk 68 persen orangtua dengan anak berusia di bawah enam tahun.

    Tidak hanya mengandalkan kamp khusus, keluarga juga mulai menggunakan jasa pelatih penggunaan gawai, aplikasi kontrol orangtua, hingga mengikuti kelompok pendampingan secara daring untuk mengurangi apa yang mereka sebut sebagai “kecanduan layar”.

    Situasi ini makin kompleks dengan munculnya teknologi berbasis AI yang sudah diperkenalkan pada anak sejak usia dini, sehingga memunculkan kekhawatiran baru di kalangan pakar.

    Mengapa Ini Jadi Sorotan?

    Skala dan tingginya biaya layanan detoks digital menggambarkan betapa sulitnya tantangan yang dihadapi keluarga saat ini.

    Batasan waktu layar yang selama ini diterapkan kerap tidak mampu mengikuti perkembangan aplikasi, trik “bypass”, hingga chatbot AI yang tidak selalu aman bagi anak.

  • Harga iPhone Air Turun Drastis Tuai Perhatian

    Harga iPhone Air Turun Drastis Tuai Perhatian

    Liputan6.com, Jakarta – Harga iPhone Air semua varian turun drastis di Indonesia hingga Rp 3,2 jutaan. Informasi ini menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Minggu (27/12/2025) kemarin.

    Berita lain yang juga populer datang dari Samsung Galaxy A07 5G yang disebut bakal dilengkapi baterai jumbo 6.000mAh.

    Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

    1. Harga iPhone Air Turun hingga Rp 3,2 Jutaan di Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya

    Di tengah isu kenaikan harga HP akibat kelangkaan chip dan memori RAM, harga iPhone Air justru turun secara drastis di Indonesia.

    Tak tanggung-tanggung, harga iPhone Air untuk semua varian turun merata hingga Rp 3.250.000 di akhir 2025.

    Mengutip laman resmi iBox, Minggu (28/12/2025), berikut daftar harga iPhone Air terkini untuk semua varian yang turun cukup dalam di penghujung tahun 2025:

    iPhone Air (256GB): Rp 17.999.000iPhone Air (512GB): Rp 22.749.000iPhone Air (1TB): Rp 26.999.000Untuk diketahui, iPhone Air (256GB) sebelumnya dibanderol Rp 21.249.000, iPhone Air (512GB) dijual Rp 25.999.000, dan iPhone Air (1TB) ditawarkan dengan harga Rp 30.249.000.

    Harga tersebut merupakan harga jual pertama iPhone Air yang diungkap saat masa pre-order resmi di Indonesia pada Oktober 2025. 

    iPhone Air tersedia dalam empat pilihan warna berbeda, seperti cloud white, light gold, sky blue, dan space black.

    Belum diketahui apa yang menyebabkan harga iPhone Air turun di Indonesia. Pesaing utamanya, Samsung Galaxy S25 Edge, juga mengalami penyesuaian harga.

    Baca selengkapnya di sini