Category: Kompas.com Metropolitan

  • Stasiun Cikini Jadi Stasiun KRL Pertama dengan Lift Tangga Lansia dan Disabilitas
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        21 Desember 2025

    Stasiun Cikini Jadi Stasiun KRL Pertama dengan Lift Tangga Lansia dan Disabilitas Megapolitan 21 Desember 2025

    Stasiun Cikini Jadi Stasiun KRL Pertama dengan Lift Tangga Lansia dan Disabilitas
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, akan menjadi stasiun pertama dalam operasional Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang dilengkapi fasilitas
    lift platform
    .
    Saat ini, KCI tengah melakukan uji coba satu unit
    lift platform
    yang berada di sisi selatan stasiun sebagai bagian dari pengembangan layanan aksesibilitas.
    KAI Commuter menargetkan penambahan fasilitas tersebut pada tahun depan. Selain unit yang sedang diuji coba, dua
    lift platform
    tambahan disiapkan untuk melengkapi layanan di stasiun tersebut.
    “Saaat ini baru dilakukan diuji coba satu unit
    lift platform
    , dan tahun 2026 besok direncanakan akan ditambah menjadi menjadi 3 unit lift platform,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
    Dua
    lift platform
    tambahan tersebut direncanakan ditempatkan di masing-masing tangga menuju Peron 1 dan Peron 2
    Stasiun Cikini
    .
    Penempatan ini ditujukan untuk mempermudah mobilitas penumpang, khususnya pengguna berkebutuhan khusus.
    Karina menjelaskan,
    lift platform
    merupakan inovasi baru KCI yang dirancang untuk mendukung prinsip inklusivitas di area stasiun.
    Fasilitas ini difokuskan untuk membantu penumpang disabilitas agar dapat mengakses peron dengan lebih aman dan mudah.

    Lift platform
    ini akan membantu dan memudahkan akses penguna disabilitas khususnya pengguna kursi roda untuk menuju area lantai 1 atau peron jalur 1 dan 2 untuk naik Commuter Line,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
    Penumpang yang hendak menggunakan fasilitas tersebut diwajibkan berkoordinasi dengan petugas stasiun.
    Pengoperasian
    lift platform
    dilakukan dengan pendampingan langsung oleh petugas yang telah mendapatkan pelatihan khusus.
    “Pengguna disabilitas hanya perlu menghubungi petugas di stasiun untuk menggunakan fasilitas tersebut. Nantinya petugas yang sudah terlatih juga akan mengoperasikan dan mendampingi pengguna disabilitas,” tutur VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
    Secara teknis,
    lift platform
    ini memiliki kapasitas angkut hingga 250 kilogram atau setara dengan dua orang dan satu kursi roda.
    Fasilitas ini juga dilengkapi sistem keamanan yang dirancang untuk meminimalkan risiko saat digunakan.
    “Sistem pelipatan juga dilakukan secara otomatis dan jika
    platform
    dalam keadaan darurat atau
    trouble
    secara otomatis akan berhenti dan mengunci. Keseluruhan komponen instruksi diluar
    platform
    juga ditransmisikan secara nirkabel tanpa kabel eksternal,” jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
    Ke depan, KAI Commuter membuka peluang untuk menerapkan fasilitas serupa di stasiun-stasiun lain.
    Namun, pengembangan tersebut akan dilakukan setelah evaluasi efektivitas
    lift platform
    di Stasiun Cikini dalam meningkatkan aksesibilitas penumpang.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • PETIR Tak Akan Lindungi Anggota jika Terbukti Terlibat Pembakaran Kios Kalibata
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        21 Desember 2025

    PETIR Tak Akan Lindungi Anggota jika Terbukti Terlibat Pembakaran Kios Kalibata Megapolitan 21 Desember 2025

    PETIR Tak Akan Lindungi Anggota jika Terbukti Terlibat Pembakaran Kios Kalibata
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Ketua Umum Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Alex Emanuel Kadju, menyatakan belum dapat memastikan adanya keterlibatan anggotanya dalam perusakan dan pembakaran kios kuliner di kawasan Kalibata yang terjadi pada Kamis (11/12/2025).
    Pernyataan itu disampaikan menyusul proses penyelidikan kepolisian yang masih berjalan terkait kerusuhan tersebut.
    Alex menjelaskan dirinya tidak berada di lokasi saat peristiwa berlangsung sehingga tidak dapat memastikan pelaku berasal dari organisasi yang dipimpinnya.
    Meski demikian, ia menegaskan telah menyampaikan kepada aparat penegak hukum agar para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
    Di sisi lain, Alex memastikan organisasi PETIR tidak akan memberikan perlindungan kepada siapa pun yang terbukti terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Ia menegaskan sikap organisasi yang sejak awal berdiri menolak tindakan premanisme dan kekerasan.
    “Kami tidak akan melindungi. Karena jujur kami sudah sepakat dari mulai PETIR ini awal berdiri, tidak akan ada lagi aksi-aksi premanisme, aksi-aksi kekerasan di Rumah Adat PETIR ini. Kalau ada, silakan menyingkir,” tutur Ketua Umum Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Alex Emanuel Kadju.
    Ia juga menyampaikan komitmen PETIR untuk mendukung kepolisian dalam menindak tegas pelaku pembakaran kios.
    Dukungan tersebut mencakup pengusutan terhadap pihak yang diduga melakukan teror dan ancaman kepada pedagang yang kiosnya hangus terbakar dan sempat menyampaikan kesedihannya kepada awak media.
    Terkait hal itu, Alex menegaskan bahwa orang yang disebut melakukan ancaman terhadap pedagang tidak berasal dari internal PETIR.
    Ia menyebut telah menginstruksikan jajaran organisasi untuk menyampaikan klarifikasi kepada pihak terkait.
    “Saya menyampaikan ke Ketua Divisi Hukum PETIR untuk menyampaikan ke inisial H (pedagang) ini bahwa itu (pengancam) bukan dari PETIR. Kami tidak mungkin mengancam-ancam orang. Dan saya pastikan itu bukan dari PETIR,” tegas Ketua Umum Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Alex Emanuel Kadju.
    Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan telah mengantongi identitas para pelaku perusakan dan pembakaran kios di Kalibata.
    Polisi menduga aksi tersebut berkaitan dengan solidaritas terhadap korban pengeroyokan yang terjadi sebelumnya.
    Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan adanya indikasi keterlibatan kelompok yang mengaku memiliki solidaritas terhadap
    mata elang
    yang tewas dalam insiden di lokasi tersebut.
    “Kemungkinan besar (teman matel yang tewas). Karena yang itu (pelaku pembakaran) merasa bahwa masyarakat yang melakukan, bahkan menuduh masyarakat melakukan pembiaran terhadap Matel yang menjadi korban pengeroyokan. Pasti itu ada sangkut pautnya, sangat dipastikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto.
    Saat ini, para terduga pelaku pembakaran masih berada dalam pengawasan aparat kepolisian sebelum dilakukan penangkapan.
    Polisi juga terus mendalami rangkaian peristiwa yang memicu kerusuhan lanjutan tersebut.
    Sebelumnya, kepolisian telah menangkap enam tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan dua orang mata elang di area Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
    Dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya pada Jumat (12/12/2025) malam, Polri mengungkap keenam tersangka merupakan anggota Polri dari satuan pelayanan markas Mabes Polri, yakni JLA, RGW, IAB, IAM, BN, dan AN.
    Keenam tersangka dijerat Pasal 170 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta dijatuhi sanksi pelanggaran kode etik profesi Polri kategori berat.
    Peristiwa tersebut kemudian memicu kerusuhan lanjutan berupa perusakan dan pembakaran lapak pedagang di sekitar lokasi kejadian, yang hingga kini masih dalam penanganan aparat kepolisian.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tinjau Pelabuhan Merak, Menko AHY Minta ASDP Waspadai Cuaca Buruk Selama Nataru
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        21 Desember 2025

    Tinjau Pelabuhan Merak, Menko AHY Minta ASDP Waspadai Cuaca Buruk Selama Nataru Regional 21 Desember 2025

    Tinjau Pelabuhan Merak, Menko AHY Minta ASDP Waspadai Cuaca Buruk Selama Nataru
    Tim Redaksi
    CILEGON, KOMPAS.com
    – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (20/11/2025). 
    Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas pelabuhan, pengaturan arus kendaraan, serta sistem pengendalian kepadatan yang diterapkan PT
    ASDP
    Indonesia Ferry disaat
    cuaca buruk
    .
    “Dihadapkan dengan dinamika cuaca akhir-akhir ini yang juga harus kita antisipasi. Kita harus ikuti dengan cermat prakiraan cuaca yang di update setiap saat oleh jajaran BMKG sehingga kita bisa mengantisipasi,” kata
    AHY
    kepada wartawan di Merak, Sabtu (20/12/2025). 
    Adapun langkah antisipasi yang harus dengan menyiapkan strategi operasi dan pelayanan oleh ASDP dan stakeholder lainnya seperti Kementrian Perhubungan dan kepolisian.
    Sebagai bagian dari strategi pengendalian arus, ASDP telah menyiapkan buffer zone di wilayah Merak, antara lain di Rest Area KM 43 dan KM 68. 
    Area tersebut difungsikan sebagai titik penampungan sementara sekaligus pengendali pergerakan kendaraan, sehingga kepadatan tidak terkonsentrasi di dalam kawasan pelabuhan.
    “Langkah ini menjadi elemen krusial untuk menjaga kelancaran, keteraturan, dan keselamatan layanan penyeberangan, terutama pada periode puncak seperti Nataru,” ujar AHY.
    Selain itu, AHY juga pengaturan operasi kapal-kapal besar disaat puncak arus mudik dan wisata Nataru.
    Pada rute penyeberangan Merak-Bakauheni ada sebanyak 68 kapal ro-ro yang siap beroperasi untuk mengangkut dari Jawa ke Sumatera maupun sebaliknya.
    “Ada 7 dermaga yang beroperasi 24 jam dengan armada kapal di Merak ini  sebetulnya ready ada 68 kapal. itu yang ada di
    pelabuhan Merak
    , docking maupun di Ciwandan,” ujar dia.
    Menurut AHY butuh peningkatan fasilitas dan layanan pelabuhan baik itu instrukturnya, listrik, telekomunikasi, toilet juga harus dipersiapkan, termasuk
    port operation control center
    (POCC) bisa bertugas dengan baik. 
    “Ketepatan jadwal atau
    on time performance
    dari kapal-kapal kita diharapkan juga bisa ditepati walaupun sekali lagi ada hal yang tidak bisa kita kontrol 100% tentunya terkait dengan cuaca,” kata dia.
    AHY juga meminta otoritas pelabuhan untuk menyiapkan
    contigency plan
    atau rencana cadangan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pada saat cuaca buruk melanda.
    Ia menyebut, kesiapan tim teknis dan armada tugbout harus disiapkan termasuk pelabuhan alternatif selain Merak.
    “Apa yang terjadi, apa yang harus dilakukan jika ada sesuatu yang tidak kita harapkan lagi-lagi apabila mungkin terkait dengan cuaca maupun kendala-kendala teknis lainnya,” tandas dia.
    Direktur Layanan SDM dan Korporasi ASDP, Capt. Rudi Sunarko mengatakan, telah memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, mulai dari pengaturan jadwal dan kapasitas kapal.
    Kemudian peningkatan fasilitas layanan pelabuhan, kesiapan sumber daya manusia, hingga penyediaan
    tugboat
    sebagai bagian dari
    contingency plan
    .
    “Selain itu, pemantauan kesesuaian data tiket dan manifest terus kami lakukan untuk menjamin kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa,” jelas Rudi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jalan Tol Jabodetabek Ramai Menjelang Nataru, Kendaraan yang Tinggalkan Kota Meningkat
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        20 Desember 2025

    Jalan Tol Jabodetabek Ramai Menjelang Nataru, Kendaraan yang Tinggalkan Kota Meningkat Megapolitan 20 Desember 2025

    Jalan Tol Jabodetabek Ramai Menjelang Nataru, Kendaraan yang Tinggalkan Kota Meningkat
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menjelang
    Natal dan Tahun Baru
    (Nataru) 2026, sejumlah ruas jalan tol di wilayah Jabodetabek mengalami
    peningkatan volume kendaraan
    yang meninggalkan Jakarta.
    Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengatakan terjadi peningkatan volume lalu lintas di ruas Tol Jabodetabek sebesar 3,33 persen.
    “Total sebanyak 218.138 kendaraan atau meningkat 3,33 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 211.105 kendaraan, kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek,” jelas Widiyatmiko melalui keterangan tertulis, Sabtu (20/12/2025).
    Ia menjelaskan, peningkatan volume kendaraan terlihat di empat ruas jalan tol, yakni Gerbang Tol (GT) Cengkareng, GT Benda Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi 1.
    “Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebesar 3,43 persen atau sebanyak 87.150 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 84.260 kendaraan,” ungkapnya.
    Sementara itu, volume kendaraan di GT Benda Utama arah Tangerang tercatat meningkat 7,24 persen, dari kondisi normal 31.929 kendaraan menjadi 34.242 kendaraan.
    “Volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak sebesar 3,09 persen atau sebanyak 54.815 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 53.174 kendaraan,” jelasnya.
    “Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor sebesar 0,45 persen atau sebanyak 41.931 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 41.742 kendaraan,” katanya.
    Selain di wilayah Jabodetabek, Jasamarga juga mencatat peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas tol di Jawa Barat. Total kendaraan yang melintas mencapai 78.416 kendaraan, meningkat 3,71 persen dibandingkan volume lalu lintas normal sebanyak 75.608 kendaraan.
    “Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung menuju Jakarta tercatat ada peningkatan volume lalu lintas, tercatat total sebanyak 65.083 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 6,53 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 61.094 kendaraan,” jelasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Resmi Dilantik, usunan Pengurus DPD PDIP Jatim 2025-2030 di Bawah Said Abdullah
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        20 Desember 2025

    Resmi Dilantik, usunan Pengurus DPD PDIP Jatim 2025-2030 di Bawah Said Abdullah Surabaya 20 Desember 2025

    Resmi Dilantik, usunan Pengurus DPD PDIP Jatim 2025-2030 di Bawah Said Abdullah
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – DPD PDI-Perjuangan Jatim merilis struktur pengurus baru periode 2025-2030.
    Dalam struktur tersebut,
    Said Abdullah
    kembali ditunjuk kembali sebagai Ketua DPD PDI-Perjuangan Jatim.
    Pengurus DPD PDI-Perjuangan Jatim periode 2025 – 2030 dilantik usai gelaran Konfrensi Daerah PDI-Perjuangan Jatim, Sabtu (20/12/2025) di Surabaya.
    Dalam susunan pengurus, muncul sejumlah nama baru di beberapa posisi, seperti Deni Wicaksono yang didapuk sebagai Sekertaris DPD PDI-Perjuangan Jatim dan Wara Sundari Renny Pramana sebagai Bendahara. Selain itu juga ada nama Didik Prasetyono.
    Pelantikan serta pengucapan sumpah dan janji pengurus dipimpin Ketua DPP
    PDI Perjuangan
    Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat.
    Usai pelantikan, Said menyebut amanah tersebut sangat berat jika dipikul sendirian. 
    “Hanya dengan gotong-royong, tugas sebesar apapun akan terasa ringan kita jalani. Saya minta pengurus DPD yang sudah dilantik untuk all out membesarkan partai,” terang Said.
    Dengan komposisi pengurus yang memadukan kader berpengalaman dan figur profesional, Said berharap PDI-Perjuangan Jatim diharapkan semakin solid, adaptif, dan siap menghadapi dinamika politik nasional maupun daerah.
    Konferda DPD PDI-Perjuangan Jatim digelar bersamaan dengan Konferensi Cabang PDI-Perjuangan di 38 kabupaten dan kota di Jatim.
    Menurut Said, Konferda dan Konfercab  melahirkan kepengurusan yang lebih segar, solid, dan militan. 
    “Spirit juang kepengurusan baru harus mampu menyatukan kekuatan partai, membangun
    Jawa Timur
    , serta memastikan PDI Perjuangan selalu hadir bersama rakyat,” pungkasnya. (K15-11)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Mata Elang yang Tewas di Kalibata Disebut Memiliki Surat Tugas Saat Tarik Motor
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        20 Desember 2025

    Mata Elang yang Tewas di Kalibata Disebut Memiliki Surat Tugas Saat Tarik Motor Megapolitan 20 Desember 2025

    Mata Elang yang Tewas di Kalibata Disebut Memiliki Surat Tugas Saat Tarik Motor
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Ketua Umum Persaudaraan Timur Raya (Petir), Alex Emanuel Kadju, memastikan dua anggota organisasinya yang tewas dikeroyok saat menarik sepeda motor diduga menunggak di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, memiliki legalitas resmi sebagai debt collector (DC).
    “Iya, kurang lebih seperti itu (penagih profesional), mereka legalitasnya jelas dari perusahaan leasing,” ujar Alex saat ditemui di Mess Cendrawasih, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (20/12/2025) malam.
    Menurut Alex, korban sempat memperkenalkan diri dan menunjukkan surat tugas resmi dari perusahaan leasing. Sepeda motor yang hendak ditarik diduga menunggak selama empat bulan.
    “Dengan nada sopan dia bilang, ‘Maaf Bang, ini unit bermasalah Bang, nunggak empat bulan.’ Dijawab oleh pemilik motor bahwa ‘Unit motor ini bukan punya saya, punya ibu saya,’ katanya. ‘Oh ya sudah kalau begitu, ini kami dari BAF,’ dia memperkenalkan diri dengan ID card dan mereka punya SK, mereka punya surat lengkaplah surat tugas,” jelas Alex.
    Korban menjalani pekerjaan
    debt collector
    sebagai pekerjaan sampingan. Salah satu korban, NAT (32), bekerja utama sebagai penjaga POM bensin dan mengambil pekerjaan ini untuk menghidupi keluarga.
    Alex menyatakan pihaknya tengah menyiapkan tindak lanjut agar keluarga korban mendapatkan keadilan.
    “Ini yang kami pikirkan juga, ini kondisi, keberlanjutan untuk anak-anak korban ini, siapa yang tanggung jawab? Jadi pertanyaan kami,” kata dia.
    Korban sempat ditemani dua rekan lain yang juga sebagai debt collector. Mereka mengikuti sepeda motor hingga TKP, namun NAT dan MET (41) tetap berada di lokasi saat kejadian.
    Seorang wanita sempat menegur korban agar tidak menarik motor di pinggir jalan. Kemudian datang dua orang berpenutup wajah yang meminta wanita itu pergi.
    Setelah wanita pergi, kedua korban diajak masuk ke tenda pedagang kaki lima (PKL). Kunci sepeda motor mereka dicabut salah satu tersangka, sementara rekan mereka kabur. Kedua korban akhirnya dikeroyok oleh enam tersangka hingga tewas.
    “Karena di situ ada jeda, sekitar satu jam dari mereka dibawa masuk ke warung itu. Jadi kami pikir itu ada perencanaan,” ujar Alex, menyinggung dugaan
    pembunuhan berencana
    .
    Alex bersama puluhan advokat kini mengumpulkan bukti untuk melaporkan para pelaku dengan pasal pembunuhan berencana.
    “Kami siapkan semua. Kami buatkan grup advokat, paralegal dari Indonesia Timur kurang lebih hampir 50 orang untuk mengumpulkan itu, bahwa kami memang ada bukti-bukti untuk menyeret para pelaku ini ke Pasal 340,” jelas dia.
    Sebelumnya, polisi menangkap enam tersangka, yang ternyata merupakan anggota Polri dari satuan pelayanan markas Mabes Polri, yakni JLA, RGW, IAB, IAM, BN, dan AN.
    Mereka dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan kematian, sekaligus mendapat sanksi pelanggaran kode etik profesi Polri kategori berat.
     Kasus ini juga memicu kerusuhan lanjutan berupa perusakan dan pembakaran lapak pedagang di sekitar TKP, yang kini masih ditangani aparat kepolisian.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kehilangan Orang Tua Saat Banjir Tapsel, Maya Curhat ke Bobby Nasution: Ingin Dibangunkan Rumah
                
                    
                        
                            Medan
                        
                        20 Desember 2025

    Kehilangan Orang Tua Saat Banjir Tapsel, Maya Curhat ke Bobby Nasution: Ingin Dibangunkan Rumah Medan 20 Desember 2025

    Kehilangan Orang Tua Saat Banjir Tapsel, Maya Curhat ke Bobby Nasution: Ingin Dibangunkan Rumah
    Tim Redaksi
    MEDAN,KOMPAS.com 
    – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution mengunjungi lokasi banjir dan longsor di Kampung Durian, Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Sabtu (20/12/2025).
    Di sana Bobby banyak mendengarkan keluhan warga. Salah satunya siswa kelas III SMP bernama Maya, saat banjir terjadi, kedua orang tua dan adiknya meninggal.
    Maya memohon ke pemerintah agar rumahnya di bangun kembali, tapi dia meminta posisi rumah yang dibangun, tidak jauh dari lokasi awal.
    Menurutnya, lokasi rumahnya itu banyak menyimpan kenangan dengan ayah, ibu dan adiknya yang menjadi korban bencana tersebut.
    “Kalau direlokasi, maunya masih dekat dari sini. Kami sudah lama tinggal di sini, banyak kenangan dan saya juga masih sekolah,” ujar Maya dikutip dari keterangan tertulis Pemprov Sumut.
    Sementara itu Bobby mengatakan, bencana longsor dan banjir di Kampung Durian salah satu yang terparah di Tapsel. Sebanyak 26 warga meninggal dunia akibat musibah itu.
    Dia juga melihat puluhan rumah mengalami rusak berat bahkan hilang tertimbun material longsor.
    Pemerintah memang berencana merelokasi dan membangun kembali rumah warga yang terdampak, ke tempat yang aman. Namun untuk lokasinya tergantung kesepakatan warga.
    “Rumah-rumah warga yang rusak juga akan kita relokasi. Lokasinya nanti akan kita tentukan bersama, tergantung kesepakatan warga. Kita berharap langkah ini bisa mengurangi beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Bobby.
    Kendati demikian Bobby juga telah meninjau lokasi pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban
    bencana Tapsel
    di Kebun Hutapesong, PTPN IV.
    Di lokasi tersebut direncanakan akan dibangun lebih dari 200 unit huntap untuk warga terdampak bencana.
    Sebelumnya, banjir dan longsor menerjang Kabupaten Tapanuli Selatan pada Senin (24/11/2025). Akibat insiden ini, berdasarkan data BPBD Sabtu (20/12/2025) pukul 08.00, total korban meninggal berjumlah 88 orang, 30 orang hilang, 835 terluka dan 5.275 orang masih mengungsi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kehilangan Orang Tua Saat Banjir Tapsel, Maya Curhat ke Bobby Nasution: Ingin Dibangunkan Rumah
                
                    
                        
                            Medan
                        
                        20 Desember 2025

    Kehilangan Orang Tua Saat Banjir Tapsel, Maya Curhat ke Bobby Nasution: Ingin Dibangunkan Rumah Medan 20 Desember 2025

    Kehilangan Orang Tua Saat Banjir Tapsel, Maya Curhat ke Bobby Nasution: Ingin Dibangunkan Rumah
    Tim Redaksi
    MEDAN,KOMPAS.com 
    – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution mengunjungi lokasi banjir dan longsor di Kampung Durian, Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Sabtu (20/12/2025).
    Di sana Bobby banyak mendengarkan keluhan warga. Salah satunya siswa kelas III SMP bernama Maya, saat banjir terjadi, kedua orang tua dan adiknya meninggal.
    Maya memohon ke pemerintah agar rumahnya di bangun kembali, tapi dia meminta posisi rumah yang dibangun, tidak jauh dari lokasi awal.
    Menurutnya, lokasi rumahnya itu banyak menyimpan kenangan dengan ayah, ibu dan adiknya yang menjadi korban bencana tersebut.
    “Kalau direlokasi, maunya masih dekat dari sini. Kami sudah lama tinggal di sini, banyak kenangan dan saya juga masih sekolah,” ujar Maya dikutip dari keterangan tertulis Pemprov Sumut.
    Sementara itu Bobby mengatakan, bencana longsor dan banjir di Kampung Durian salah satu yang terparah di Tapsel. Sebanyak 26 warga meninggal dunia akibat musibah itu.
    Dia juga melihat puluhan rumah mengalami rusak berat bahkan hilang tertimbun material longsor.
    Pemerintah memang berencana merelokasi dan membangun kembali rumah warga yang terdampak, ke tempat yang aman. Namun untuk lokasinya tergantung kesepakatan warga.
    “Rumah-rumah warga yang rusak juga akan kita relokasi. Lokasinya nanti akan kita tentukan bersama, tergantung kesepakatan warga. Kita berharap langkah ini bisa mengurangi beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Bobby.
    Kendati demikian Bobby juga telah meninjau lokasi pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban
    bencana Tapsel
    di Kebun Hutapesong, PTPN IV.
    Di lokasi tersebut direncanakan akan dibangun lebih dari 200 unit huntap untuk warga terdampak bencana.
    Sebelumnya, banjir dan longsor menerjang Kabupaten Tapanuli Selatan pada Senin (24/11/2025). Akibat insiden ini, berdasarkan data BPBD Sabtu (20/12/2025) pukul 08.00, total korban meninggal berjumlah 88 orang, 30 orang hilang, 835 terluka dan 5.275 orang masih mengungsi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kapal Asal Jakarta Terbakar di Perairan Lampung, 25 Selamat dan 8 Masih Hilang, Berikut Daftarnya
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        20 Desember 2025

    Kapal Asal Jakarta Terbakar di Perairan Lampung, 25 Selamat dan 8 Masih Hilang, Berikut Daftarnya Regional 20 Desember 2025

    Kapal Asal Jakarta Terbakar di Perairan Lampung, 25 Selamat dan 8 Masih Hilang, Berikut Daftarnya
    Tim Redaksi
    LAMPUNG, KOMPAS.com
    – Sebanyak 25 orang awak nelayan kapal Maulana-30 berhasil selamat setelah terbakar di Perairan Belimbing, Kabupaten Tanggamus, Sabtu (25/12/2025).
    Kepala Kantor SAR
    Lampung
    , Deden Ridwansyah mengatakan, puluhan
    awak kapal
    itu dievakuasi oleh KM Darmansa 05.
    “KM Maulana-30 asal
    Muara Angke
    terbakar di Perairan Belimbing pada tadi pagi,” kata Deden dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025) sore.
    Deden mengatakan, total awak kapal yang dibawa saat kecelakaan itu sebanyak 33 orang. Dan yang berhasil dievakuasi baru 25 orang.
    “Delapan orang masih dalam pencarian,” katanya.
    Sementara itu, berdasarkan informasi dari KM Darmansa 05, identitas 25 awak kapal KM Maulana-30 sudah diketahui.
    Para awak ini terdiri dari ABK, kapten, kepala kamar mesin, dan wakil kapten. Berikut ini identitas para awak kapal itu;
    Kapten dan wakil
    • Sulta Sulis Khorih (kapten, 36 tahun)
    • Rudi Hartoyo (wakil kapten, 35 tahun)
    ABK
    • Tasip (36 tahun)
    • Dena Bagas Aji (19 tahun)
    • Erik Prasityo (38 tahun)
    • M. Sofyul Maula (25 tahun)
    • Hermawan (28 tahun)
    • Hendri Setiadi (39 tahun)
    • Rono Hengki Abdullah (35 tahun)
    • Paimin (31 tahun)
    • Karimun (41 tahun)
    • Ahmad Kolidin (45 tahun)
    • Hari Supriadi (23 tahun)
    • Lutfi (31 tahun)
    • Choerul Arifin (32 tahun)
    • Purwo Raharjo (42 tahun)
    • Eko Wahyudin (24 tahun)
    • Oka Hermawan (28 tahun)
    • Pajana (26 tahun)
    • Gomorudin (34 tahun)
    • Taryono (43 tahun)
    • Ismanto (29 tahun)
    • Muhamad Priyadi (20 tahun)
    KKM
    • Suli Fadlil Faudi (28 tahun)
    • Firman Nur Arifin (29 tahun)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polrestabes Medan Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Motor Polisi Saat Gerebek Narkoba
                
                    
                        
                            Medan
                        
                        20 Desember 2025

    Polrestabes Medan Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Motor Polisi Saat Gerebek Narkoba Medan 20 Desember 2025

    Polrestabes Medan Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Motor Polisi Saat Gerebek Narkoba
    Tim Redaksi
    MEDAN, KOMPAS.com 
    – Polrestabes Medan menangkap empat pelaku melawan hingga membakar sepeda motor polisi yang sedang melakukan penggerebekan narkoba.
    Mulanya, petugas dari Satresnarkoba melakukan operasi di Jalan Beringin, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada Selasa (16/12/2025).
    “Saat itu para pelaku melakukan penyerangan dengan melempari batu dan membakar sepeda motor petugas,” kata Kasat Polrestabes
    Medan
    AKBP Bayu Putra Wijayanto saat gelar konferensi pers di
    Polrestabes Medan
    pada Sabtu (20/12/2025).
    Berangkat dari situ, pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap tiga pria, inisial AH, BG, dan A, serta seorang wanita, inisial LS.
    “Telah kita cek urine positif
    narkoba
    ,” ucap Bayu.
    Bayu menuturkan, AH berperan melakukan pembakaran. LS disuruh membeli botol berisi pertalite untuk melakukan pembakaran.
    Sedangkan, BG dan A melakukan provokasi ke warga setempat untuk menyerang petugas dengan membawa sajam dan melempari batu.
    “Masih ada dua pelaku yang DPO. Satu pelaku utama, inisial T, yang melakukan pembakaran dan BK yang memberi uang ke LS untuk membeli pertalite,” tambahnya.
    Sebelumnya diberitakan, Polrestabes Medan menggerebek 24 lokasi peredaran narkoba dalam kurun waktu 72 hari, dari 9 Oktober sampai 19 Desember 2025.
    Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak mengatakan, dari operasi itu ada 34 pelaku yang ditangkap.
    Ada tiga tipe lokasi yang disasar, yakni
    barak narkoba
    , rumah yang dijadikan loket narkoba, dan tempat hiburan malam.
    “Untuk loket ada 7 TKP, tempat huburan 2 TKP, dan barak narkoba 15 TKP,” kata Calvijn saat diwawancarai du Polrestabes Medan pada Sabtu (20/12/2025).
    Calvijn menjelaskan, di beberapa lokasi barkoba, pihaknya mendapati pola para pelaku untuk menghindari operasi atau pun melawan petugas.
    Misalnya saja, para pelaku menggunakan Handy Talky (HT) untuk berkomunikasi saat petugas masuk ke lokasi barak.
    “Ironisnya, yang memegang HT ada yang tergolongan anak di bawah umur. Ada juga yang pakai alat drone untuk memantau. Lalu, ada juga yang memasang pagar kawat berlistrik di areal sekitar barak untuk mengancam jiwa petugas,” tambahnya.
    Selain itu, lanjut Calvijn, para pelaku melakukan perlawanan dengan melempari batu, merusak kendaraan petugas, hingga memaksa pelaku yang ditangkap untuk dilepas.
    “Ada 4 tersangka yang sudah kita tangkap karena menyerang petugas. Mereka memiliki senjata tajam. Berupa gunting yang diruncingkan, memiliki airsoft gun, dan memiliki sisa botol bensin untuk membakar petugas. Ini ironi sekali,” sambungnya.
    Oleh karena itu, Calvijn menegaskan kepada Kasat Reskrim maupun Kasat Narkoba untuk menangkap para pelaku yang berani menyerang petugas.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.