Category: Kompas.com Metropolitan

  • 6
                    
                        Prabowo: Satgas PKH Pendekar Sejati Tanpa Kamera, Influencer, dan Vlogger 
                        Nasional

    6 Prabowo: Satgas PKH Pendekar Sejati Tanpa Kamera, Influencer, dan Vlogger Nasional

    Prabowo: Satgas PKH Pendekar Sejati Tanpa Kamera, Influencer, dan Vlogger
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden Prabowo Subianto memuji Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang menghadapi bahaya di pelosok hutan, meski kerja keras itu dilakukan tanpa sorot kamera.
    “Upaya-upaya perlawanan yang kita mengerti dan kita paham, rakyat yang dihasut, preman-preman yang dibayar untuk menantang dan melawan petugas, ini di tempat yang jauh tidak terlihat oleh media, tidak terlihat oleh kamera, tidak terlihat oleh
    influencer-influencer
    ,
    vlogger-vlogger
    dan sebagainya,” kata Prabowo, Rabu (24/12/2025).
    Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya saat menghadiri penyerahan hasil
    penyelamatan keuangan negara
    di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta Selatan.
    “Terima kasih
    Satgas PKH
    , terima kasih keberanian Saudara. Saudara, menurut saya adalah pendekar-pendekar sejati. Kalian adalah patriot-patriot sejati. Kinerja kita, persatuan kita,
    teamwork
    kita, semua, kejaksaan, polisi, tentara, kementerian-kementerian yang bekerja,” ucap Prabowo, Rabu.
    Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan Satgas PKH menguasai kembali lebih dari 4 juta hektar
    kawasan hutan
    merupakan hasil kerja keras di medan yang tidak mudah.
    Prabowo memahami ada upaya perlawanan yang dilancarkan berbagai pihak.
    Menurut Prabowo, perjuangan tersebut dilandasi oleh kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kecintaan kepada bangsa dan rakyat.
    Oleh karenanya, ia meminta Satgas untuk tetap mempertahankan capaian.
    Prabowo meminta Satgas jangan ragu-ragu dalam bekerja.
    Ia mengibaratkan kondisi itu sebagai pertarungan antara kebenaran dan kejahatan.
    “Pasti ada yang pihak menegakkan kebenaran dan pihak yang berada di jalan yang jahat. Mereka yang zalim, mereka yang batil, mereka yang lurus. Kurawa Pandawa, silakan.
    Evil and the good against evil
    ,” tuturnya.
    Meskipun demikian, ia menegaskan pemerintah tidak akan gentar menghadapi tekanan, fitnah, maupun upaya pelemahan.
    Prabowo optimistis bahwa langkah-langkah yang lebih berani akan dilakukan ke depan.
    “Walaupun pekerjaan, perjalanan masih berat, tapi saya punya insting bahwa tahun 2026, kita akan melakukan langkah-langkah yang lebih berani lagi,” tandasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 5
                    
                        Pengakuan Mata Elang: Ambil Motor di Jalan Itu Bukan SOP
                        Megapolitan

    5 Pengakuan Mata Elang: Ambil Motor di Jalan Itu Bukan SOP Megapolitan

    Pengakuan Mata Elang: Ambil Motor di Jalan Itu Bukan SOP
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Seorang penagih lapangan atau mata elang (matel) mengakui bahwa pengambilan kendaraan secara paksa di jalan bukan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) penagihan pembiayaan kendaraan bermotor.
    Putra (bukan nama sebenarnya),
    mata elang
    berusia 47 tahun yang telah bekerja lebih dari lima tahun, mengatakan praktik tersebut kerap dilakukan oleh oknum dan tidak mencerminkan prosedur resmi yang seharusnya dijalankan di lapangan.
    “Kalau langsung ambil unit di jalan, itu oknum. SOP tidak membenarkan,” kata Putra saat dihubungi
    Kompas.com
    , Senin (22/12/2025).
    Menurut dia, mayoritas kendaraan bermasalah yang mereka temui di lapangan bukan lagi berada di tangan debitur awal, melainkan sudah berpindah ke pihak ketiga.
    Kondisi itu membuat proses penagihan menjadi lebih rumit karena pemegang kendaraan merasa tidak memiliki kewajiban terhadap cicilan.
    Sebelum melakukan penindakan, penagih lapangan seharusnya terlebih dahulu melakukan konfirmasi ke kantor perusahaan pembiayaan untuk memastikan status kendaraan dan langkah yang boleh ditempuh.
    “Prosesnya selalu diawali konfirmasi ke kantor. Tidak bisa sembarangan,” ujar dia.
    Putra menambahkan, dalam praktiknya, penagihan tidak selalu berujung pada pengambilan unit.
    Jika pemegang kendaraan bersikap kooperatif dan tunggakan masih memungkinkan diselesaikan, penagihan dapat dilakukan tanpa eksekusi di lapangan.
    “Kalau orangnya kooperatif dan tunggakannya kecil, masih bisa diselesaikan. Tidak langsung diambil,” kata Putra.
    Pengakuan Putra sejalan dengan penjelasan pelaku industri pembiayaan yang menegaskan penagihan harus mengikuti ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan aturan hukum yang berlaku, termasuk larangan melakukan intimidasi atau tindakan yang mengganggu ketertiban umum.
    Direktur salah satu perusahaan leasing, Ronald (bukan nama sebenarnya), sebelumnya menyatakan bahwa penagih resmi wajib memiliki surat kuasa, sertifikat fidusia, serta Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI), dan menjalankan tugas sesuai SOP.
    Ia juga membedakan penagih resmi dengan
    oknum debt collector
    gadungan yang kerap melakukan eksekusi sepihak tanpa dasar hukum yang jelas.
    “Debt collectorresmi itu harus punya surat kuasa, sertifikat fidusia, SPPI (Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia), dan bertindak sopan. Kalau tidak ada dasar hukum dan melakukan intimidasi, itu jelas salah,” kata Ronald.
    Sementara itu, dari sisi penegakan hukum, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar menegaskan bahwa perampasan kendaraan di jalan tidak dibenarkan.
    “Kalau bermasalah, seharusnya dibawa ke kantor leasing. Kalau ada unsur pidana, laporkan ke polisi. Kalau perdata, ajukan gugatan,” ujar Onkoseno.
    Ia menambahkan, oknum yang melakukan perampasan kendaraan di jalan dapat dijerat dengan pasal pidana, termasuk Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, serta pasal lain sesuai dengan perbuatan yang dilakukan.
    “Kalau mengalami perampasan, jangan langsung menyerahkan kendaraan. Datangi polsek terdekat atau hubungi leasing,” kata dia.
    (Reporter: Lidia Pratama Febrian | Editor: Abdul Haris Maulana)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Peduli Lingkungan, Gereja di Surabaya Buat Pohon Natal dari Botol Plastik Bekas
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        24 Desember 2025

    Peduli Lingkungan, Gereja di Surabaya Buat Pohon Natal dari Botol Plastik Bekas Surabaya 24 Desember 2025

    Peduli Lingkungan, Gereja di Surabaya Buat Pohon Natal dari Botol Plastik Bekas
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya memanfaatkan botol plastik bekas untuk dijadikan pohon Natal yang dipajang di halaman gereja.
    Pohon dengan tinggi kurang lebih 12 meter tersebut terlihat menjulang dari Jalan Kepanjen, Krembangan,
    Surabaya
    . Warna putihnya membuat orang yang melintas pun menoleh.
    “Baru semingguan ini pohon Natalnya berdiri,” kata salah seorang petugas keamanan Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya, Adam, Rabu (24/12/2025).
    Dari dekat, terlihat jelas pohon Natal tersebut disusun dari ratusan botol plastik berbagai kemasan. Ditambah hiasan kotak kado yang dibuat dari beberapa barang bekas.
    Beberapa jemaat gereja yang berniat untuk berkunjung pun, mengabadikan
    pohon Natal dari botol bekas
    itu dengan kamera ponselnya, sebelum pergi meninggalkan gereja.
    Ketua Panitia Natal Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya, Baby Margaretha mengatakan, proses pembuatan pohon Natal tersebut membutuhkan waktu sekitar satu bulan.
    “Kita di gereja itu ada bank sampah jadi kita memilahnya di situ. Pembuatannya maksimal sebulan, karena sudah terkumpul tinggal memilahnya,” kata Baby saat dikonfirmasi.
    “Yang membuat umat gereja dari berbagai komponen yang turut mengerjakan pohon Natal raksasa ini. Kalau kado itu daur ulang spanduk yang sudah enggak dipakai,” tambahnya.
    Baby menyebut, pihaknya ingin menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan. Hal itu sesuai dengan ajaran Paus Fransiskus tentang Laudato Si atau merawat bumi.
    “Jadi Laudato Si itu upaya bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dan kita juga diberi kesempatan oleh gereja untuk terlibat menjaga lingkungan bersama-sama,” tutupnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ruben Onsu Cerita Perjalanan Iman dan Belajar Berprasangka Baik kepada Allah
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        24 Desember 2025

    Ruben Onsu Cerita Perjalanan Iman dan Belajar Berprasangka Baik kepada Allah Surabaya 24 Desember 2025

    Ruben Onsu Cerita Perjalanan Iman dan Belajar Berprasangka Baik kepada Allah
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Di hadapan ribuan jemaah Amazing Quran 2025 yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, Ruben Onsu membagikan kisah perjalanan spiritualnya. Bersama Ivan Gunawan, Ruben hadir sebagai muslim yang mengaku masih dalam tahap awal belajar menapaki perjalanan iman.
    “Pastinya saya bangga dan bahagia sekali sebagai seorang muslim. Ustadz selalu memberi masukan dan selalu bantu menjawab semua pertanyaan-pertanyaan saya tentang Islam,” ujar
    Ruben Onsu
    kepada jurnalis termasuk Kompas.com, Minggu (21/12/2025) siang.
    Ruben membagikan satu pelajaran penting yang kini menjadi pegangan hidupnya, yaitu berprasangka baik kepada Allah. Baginya, dukungan dari lingkungan yang baik menjadi penguat dalam menjalani fase baru kehidupan spiritualnya.
    Ruben menegaskan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut bukan untuk menggurui, melainkan sekadar berbagi pengalaman hidup. Ia merasa masih berada di tahap awal pembelajaran sejak memutuskan memeluk Islam hingga menjalani ibadah di
    Tanah Suci
    .
    “Di sini saya lebih berbagi cerita karena masih jauh sekali pembelajarannya,” kata Ruben Onsu.
    Dari pengalaman tersebut, Ruben belajar menyerahkan segala urusan dengan penuh kepercayaan. Ia menceritakan bagaimana keraguan dalam hatinya terjawab tuntas saat ia pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk menjalani ibadah umrah.
    “Bagaimana perjalanan saya menjadi seorang muslim dari awal hingga ke tanah suci. Umroh pertama itu semua hal yang saya pikirkan dan ragukan dijawab Allah semuanya,” sambungnya.
    Kini perjalanan spiritual itu juga mengubah cara Ruben Onsu memaknai doa. Jika dahulu ia hanya datang kepada Tuhan saat berada dalam kesedihan, kini ia belajar berbagi kepada Allah bahkan saat merasakan kebahagiaan.
    “Saya tidak menggunakan keraguan lagi ketika saya mengadu. Hal bahagia pun kalau saya alami juga saya sampaikan, jadi bukan hanya pas minta saja,” kata pria yang juga berprofesi sebagai pemeran, penyanyi, pengusaha, komedian, kreator digital, dan presenter tersebut.
    Sejak resmi menjadi
    mualaf
    , Ruben merasa hidupnya dipenuhi oleh pertemuan dengan orang-orang baik yang terus mendukung proses belajarnya.
    “Alhamdulillah semenjak saya mualaf, saya terus dikumpulkan dengan orang-orang baik. Sehingga saya semakin semangat untuk menambah ilmu serta memperbaiki diri,” ucap Ruben.
    Semangat belajar Ruben Onsu ini sejalan dengan misi Amazing Quran 2025. Berdasarkan data Kementerian Agama tahun 2024, sebanyak 72,25 persen umat Islam di Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an.
    Fakta ini mendorong Cinta Quran Foundation menjalankan program Indonesia Bisa Baca Quran (IBBQ). Dewan Pembina Cinta Quran Foundation, Ustaz Fatih Karim, menegaskan bahwa Amazing Quran adalah gerakan nyata untuk mengembalikan umat kepada Al-Qur’an.
    “Banyak orang mencari ketenangan ke mana-mana, padahal semua jawaban sudah ada di Al-Qur’an. Namun, bagaimana bisa tenang jika membacanya saja belum bisa. Karena itu, Amazing Quran kami dedikasikan untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an,” ujar Ustaz Fatih Karim.
    Selain itu, ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan sujud pertama di Masjid As-Sholihin Yokohama, Jepang, yang dibangun dari wakaf masyarakat Indonesia.
    “Insyaallah Januari nanti kami akan melakukan sujud pertama di Masjid As-Sholihin Yokohama. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bukti bahwa dakwah Al-Qur’an dari Indonesia bisa menembus dunia,” pungkas Ustaz Fatih Karim.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 9
                    
                        Menteri P2MI Bicara Penyaluran Pekerja Migran yang Pulang ke Tanah Air
                        Nasional

    9 Menteri P2MI Bicara Penyaluran Pekerja Migran yang Pulang ke Tanah Air Nasional

    Kementerian P2MI Bicara Penyaluran Pekerja Migran yang Pulang ke Tanah Air
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)  mengatakan bahwa pekerja migran Indonesia (PMI) yang disalurkan pemerintah dapat kembali ke tanah air dan menggunakan ilmunya di dalam negeri.
    “Mereka kan bekerja kan tidak selamanya, jadi dua tahun, bisa tiga tahun kemudian mereka harus kembali lagi ke tanah air,” ujar
    Menteri P2MI Mukhtarudin
    di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025).
    Kementerian P2MI menjanjikan akan memfasilitasi para mantan pekerja migran agar dapat melanjutkan pekerjaan di dalam negeri.
    “Di sini mereka juga menyiapkan lagi punya pengalaman bekerja lagi di situasi strategis yang ada di Indonesia makanya kita ada Dirjen P3KLN (Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri), ada Dirjen Pemeraan, ada Dirjen Penempatan, ada Dirjen Perlindungan, dan ada Dirjen Pemberdayaan,” jelasnya.
    Nantinya, kata Mukhtarudin, eks PMI yang sudah purnatugas dari luar negeri akan diberdayakan ke industri-industri yang membutuhkan.
    Menurutnya, PMI memiliki segudang pengalaman karena pernah bekerja ke sejumlah negara, termasuk ke Jepang, Korea, dan bahkan ke Eropa.
    “Kami salurkan lagi karena mereka sudah punya pengalaman, punya bahasa. Sudah tahu etos kerjanya bekerja di perusahaan Jepang, misalnya Korea, Eropa, ini yang kita jembatani lagi,” ucapnya.
    Mukhtarudin menyebut kesempatan kerja di luar negeri terbuka lebar dengan tersedianya 350.000 lowongan dari sektor profesional.
    Namun, baru 20 persen PMI yang mengisi lowongan tersebut.
    “Semuanya sektor profesional. Dari 350.000 itu yang sudah didapat, baru kita bisa penuhi baru 20 persen. Masih ada 80 persen yang dari sisi
    supply
    kita tidak siap,” ucapnya.
    Saat ini, KP2MI berencana menciptakan SDM unggul untuk didistribusikan ke industri luar negeri melalui kerja sama dengan Kementerian Dikti Saintek.
    Melalui pendidikan, pemerintah akan menyiapkan kebutuhan pekerja di dalam negeri maupun kebutuhan luar negeri yang saat ini baru terisi 20 persen.
    “Jadi ini tergantung pilihan kepada masyarakatnya atau dari lulusan-lulusannya yang mau bekerja di luar negeri, ini kita kasih peluangnya, ini kompetensinya, bahasanya seperti ini,” ucapnya.
    Kementerian P2MI memberikan penjelasan lebih lanjut pada Kamis (25/12/2025) bahwa Menteri Mukhtarudin tidak bermaksud menyampaikan keharusan bahwa pekerja migran harus pulang dari luar negeri setelah usia kerjanya tiga tahun, melainkan jangka waktu tiga tahun merupakan durasi perjanjian kerja yang umum dan bisa diperpanjang.
    “Frasa ‘pulang setelah tiga tahun’ merujuk pada praktik umum durasi perjanjian kerja pada berbagai proses penempatan
    pekerja migran Indonesia
    , sekaligus sebagai penekanan bahwa kepulangan pekerja migran Indonesia dilaksanakan secara terencana sebagai bagian linear dalam proses pelindungan,” kata pihak Kementerian P2MI.
    Menteri Mukhtarudin ingin ada nya pemanfaatan pengetahuan dan keterampilan dari pekerja migran yang telah pulang dari luar negeri ke pekerja di dalam negeri.
    “Dengan klarifikasi ini dapat kami tegaskan kembali bahwa tidak ada pernyataan bahwa jangka waktu kerja harus selama tiga tahun dan kemudian harus kembali ke Indonesia. Perjanjian Kerja merupakan hasil kesepakatan para pihak termasuk lama waktu bekerja serta dapat dilakukan perpanjangan sepanjang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, kesepakatan para pihak, dan prosedur perpanjangan yang ditetapkan,” kata pihak Kementerian P2MI.
    Keterangan:

    Kompas.com telah mengubah judul dan isi berita ini pada 25 Desember 2025 pukul 14.00 WIB setelah mendapat penjelasan lebih lanjut dari Kementerian P2MI.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Rumah dan Jalan Nasional Terendam Banjir di Siak, Warga Mengungsi
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        24 Desember 2025

    Rumah dan Jalan Nasional Terendam Banjir di Siak, Warga Mengungsi Regional 24 Desember 2025

    Rumah dan Jalan Nasional Terendam Banjir di Siak, Warga Mengungsi
    Tim Redaksi
    PEKANBARU, KOMPAS.com
    – Banjir merendam permukiman warga Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (24/12/2025).
    Selain rumah warga, banjir merendam ruas jalan nasional di Simpang Obor.
    Tingginya genangan air mengakibatkan
    warga mengungsi
    ke tenda darurat.
    Bupati Siak, Afni Zulkifli menyebut, saat ini warga yang mengungsi sebanyak 25 kepala keluarga (KK).
    “Saat ini, 25 KK mengungsi di tenda darurat yang disiapkan BPBD Siak. Kami juga menurunkan Dinas Kesehatan untuk memantau kondisi pengungsi, terutama anak-anak dan bayi. Kasihan, masih bayi sudah ikut mengungsi,” ujar Afni saat diwawancarai wartawan di Siak, Rabu.
    Afni mengatakan, lokasi banjir berada di jalan nasional, sehingga penanganannya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah
    Riau
    .
    “Mudah-mudahan efisiensi anggaran tidak menyasar ke perbaikan jalan nasional ini,” ucap Afni.
    Menurut Afni, Simpang Obor merupakan kawasan ceruk air yang setiap tahun menjadi langganan banjir, terutama saat curah hujan tinggi dan air pasang.
    Kondisi tersebut menyebabkan genangan tidak hanya menutup badan jalan, tetapi juga masuk ke halaman hingga permukiman warga.
    Meskipun kanal atau parit di sekitar lokasi telah dibersihkan, air tidak bisa langsung surut karena volume air yang masih tinggi, termasuk luapan dari Danau Naga Sakti.
    “Simpang Obor ini memang ceruk air. Meski kanal dibersihkan, bukan berarti air seketika surut karena debitnya sedang tinggi,” kata Afni.
    Bupati perempuan pertama di Siak itu meminta warga yang tinggal di kawasan rawan banjir untuk menyesuaikan diri dengan kondisi alam.
    Menurutnya, bencana banjir tidak bisa sepenuhnya dihindari jika faktor alam sedang ekstrem.
    “Kita tidak bisa melawan alam. Hujan deras menyebabkan air dari Danau Naga Sakti melimpah ke sini,” tutur Afni.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • BKPSDM Cianjur Buka Suara soal Kabar 6 Pejabat Mengundurkan Diri: Tidak Bersamaan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        24 Desember 2025

    BKPSDM Cianjur Buka Suara soal Kabar 6 Pejabat Mengundurkan Diri: Tidak Bersamaan Regional 24 Desember 2025

    BKPSDM Cianjur Buka Suara soal Kabar 6 Pejabat Mengundurkan Diri: Tidak Bersamaan
    Tim Redaksi

    CIANJUR, KOMPAS.com
    – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur dikabarkan mengundurkan diri.
    Total ada enam pejabat, mulai dari Kepala Dinas, Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), hingga Sekretaris Daerah.
    Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (
    BKPSDM
    ) Kabupaten
    Cianjur
    menegaskan mundurnya para pejabat tersebut tidak dalam waktu bersamaan.
    Diantara pejabat yang dikabarkan mundur itu, adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).
    Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan,
    Dirut RSUD
    Pagelaran, Dirut RSUD Cimacan, Dirut Perumdam Tirta Mukti, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur juga disebut telah mengambil langkah serupa.
    Kepala BKPSDM Kabupaten Cianjur, Akos Koswara, membenarkan perihal kabar tersebut, ia menegaskan mundurnya para pejabat itu tidak dalam waktu yang bersamaan.
    “Jadi, tidak dalam waktu bersamaan, ya, sebagaimana informasi yang beredar yang dikesankan seperti itu,” ujar Akos saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Rabu (24/12/2025).
    Akos mencontohkan,
    pengunduran diri
    dua Direktur Utama RSUD sudah dilakukan sejak awal tahun dan lainnya di pertengahan tahun.
    Sementara terkait kepala Disbudpar, ia menjelaskan, yang bersangkutan melepas posisinya sebagai pejabat eselon karena lebih memilih jabatan fungsional sebagai penata kelola ahli madya, yang telah diajukan sejak bulan lalu.
    “Jadi, untuk Pak Robi (Kepala Disbudpar) ini sebenarnya bukan mengundurkan diri, tapi lebih memilih jabatan fungsional,” kata dia.
    “Kalau untuk yang sebelumnya, ya, di arsip keterangannya begitu (mengundurkan diri). Untuk alasannya silakan ditanyakan ke masing-masing yang bersangkutan. Tapi misalnya Pak Sekda, itu karena beliau mau MPP atau masa persiapan pensiun,” imbuhnya.
    Menurut dia, mendapatkan jabatan dan melepas jabatan termasuk mengundurkan diri merupakan hak setiap pegawai selama memenuhi persyaratan.
    Pihaknya akan tetap memproses selama ada pengajuan dan persyaratan yang memenuhi.
    “Kita berada di ranah administratif, selama ada pengajuan dan persyaratannya lengkap kita proses. Selanjutnya berkas kita ajukan ke BKN, kalau sudah keluar Pertek baru naik ke SK bupati selaku PPK,” terang dia.
    Akos menjelaskan, secara normatif kepegawaian, setiap pegawai harus memiliki etos kerja agar organisasi berjalan dengan baik.
    Namun demikian, setiap pegawai juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan tentunya memiliki alasan kuat ketika mengambil keputusan mengundurkan diri dari jabatan.
    Ia memastikan, kondisi ini tidak akan mengganggu kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
    “Kondisi ini tentunya tidak mengganggu kinerja dinas dan tidak berpengaruh terhadap ritme kerja organisasi atau OPD,” katanya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • BMKG Juanda Beri Peringatan Dini: Jawa Timur Waspada Cuaca Ekstrem 21–31 Desember 2025
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        24 Desember 2025

    BMKG Juanda Beri Peringatan Dini: Jawa Timur Waspada Cuaca Ekstrem 21–31 Desember 2025 Surabaya 24 Desember 2025

    BMKG Juanda Beri Peringatan Dini: Jawa Timur Waspada Cuaca Ekstrem 21–31 Desember 2025
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi pada 21–31 Desember 2025.
    Cuaca ekstrem
    ini meliputi hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta
    hujan es
    .
    Kasi Datin
    BMKG
    Kelas I Juanda, Andre Wijaya menjelaskan fenomena tersebut dipicu oleh aktifnya monsun Asia dan bibit
    siklon tropis 93S
    di Samudra Hindia selatan Jawa Barat.
    Kondisi ini berdampak pada hujan sedang hingga lebat dan peningkatan tinggi gelombang di perairan
    Jawa Timur
    .
    Selain itu, suhu muka laut di Selat Madura yang signifikan dan atmosfer lokal yang labil memicu pertumbuhan awan konvektif, berpotensi menimbulkan petir dan angin kencang.
    “BMKG Juanda menghimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama sebelas hari ke depan,” jelasnya, Rabu (24/12/2025).
    Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.
    Antara lain Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang.
    Ada juga, wilayah Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep,
    Surabaya
    , Malang, Batu, Blitar, Kediri, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, dan Madiun.
    “Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang,” terangnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ada Aksi Tak Senonoh, Teras Cihampelas Dijaga Ketat 24 Jam Selama Nataru
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        24 Desember 2025

    Ada Aksi Tak Senonoh, Teras Cihampelas Dijaga Ketat 24 Jam Selama Nataru Bandung 24 Desember 2025

    Ada Aksi Tak Senonoh, Teras Cihampelas Dijaga Ketat 24 Jam Selama Nataru
    Editor
    BANDUNG, KOMPAS.com
    – Teras Cihampelas di Kota Bandung bakal dijaga ketat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
    Hal ini buntut adanya sejoli yang melakukan tindak asusila alias mesum beberapa waktu lalu.
    Seperti diketahui, perbuatan sejoli tersebut direkam warga hingga videonya pun tersebar.
    Dalam rekaman video yang telah beredar, terlihat mereka berdua tengah melakukan aksi yang tidak senonoh.
    Pada rekaman video yang viral itu terdengar perekam video menegur pasangan tersebut, hingga akhirnya mereka melarikan diri turun ke bawah meninggalkan
    Teras Cihampelas
    .
    Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi mengatakan bahwa Teras cihampelas sudah jadi kebijakan pimpinan dan dijaga 24 jam.
    “Tetap kita plotting, mudah-mudahan semuanya kondusif, tidak ada hal yang tidak kita inginkan,” ujar Bambang Sukardi, Rabu (24/12/2025).
    Pengamanan dengan mem-plotting petugas dilakukan karena Teras Cihampelas itu memiliki panjang area kurang lebih 500 meter dan terdapat 9 pintu masuk.
    Sehingga orang yang melakukan perbuatan tidak terpuji sulit terpantau.
    Plotting adalah proses memetakan lokasi suatu objek (terutama bidang tanah) secara akurat ke dalam peta digital atau sistem pemetaan berdasarkan data ukur atau koordinat, untuk mengetahui posisi, batas, dan bentuknya secara spasial, yang penting untuk kepastian hukum dan administrasi pertanahan.
    “Yang kemarin juga terus terang saja, saya belum melacak si pelakunya, karena kemarin itu kan dia sudah pergi duluan. Tapi, itu bisa jadi contoh mudah-mudahan tidak terulang,” katanya.
    Atas hal tersebut, pihaknya mewanti-wanti masyarakat yang akan merayakan malam Tahun Baru di Teras Cihampelas tidak melakukan kegiatan yang negatif dan Satpol PP memastikan akan menindak tegas pelakunya.
    “Karena tempat itu bukan untuk tempat hal yang seperti itu. Kurang bagus menjadikan perbuatan yang (tak senonoh) kita prihatin lah, jangan sampai itu terulang lagi,” ucap Bambang.
    Di sisi lain, pihaknya juga meminta masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan kenyamanan di Teras Cihampelas agar keberadaan
    sky walk
    tersebut tidak tercoreng dengan perbuatan-perbuatan yang tidak baik.
    “Pada prinsipnya kenyamanan itu adalah kebutuhan kita, makannya untuk itu kita mengimbau kepada masyarakat mari kita sama-sama untuk menjaga Bandung ini harus tetap kondusif, bisa mentaati apa yang menjadi aturan,” katanya.
    Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul
    Buntut Dipakai Mesum Sejoli, Teras Cihampelas Bakal Dijaga Ketat 24 Jam Saat Nataru
    .
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • UMK Banyuwangi 2026 Diusulkan Naik Jadi Rp 2,9 Juta
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        24 Desember 2025

    UMK Banyuwangi 2026 Diusulkan Naik Jadi Rp 2,9 Juta Surabaya 24 Desember 2025

    UMK Banyuwangi 2026 Diusulkan Naik Jadi Rp 2,9 Juta
    Tim Redaksi
    BANYUWANGI, KOMPAS.com
    – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Banyuwangi, Jawa Timur, pada tahun 2026 diusulkan naik menjadi Rp 2.986.447,12.
    Nominal tersebut bertambah Rp 176.308,12 atau sekitar 6,27 persen dari UMK 2025 yaitu Rp 2.810.139,00.
    Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian (Disnakertrans) Kabupaten
    Banyuwangi
    , Abdul Latif mengatakan bahwa kabupaten telah mengusulkan kenaikan UMK untuk ditetapkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

    Deadline
    Kementerian Ketenagakerjaan, penetapan UMK oleh gubernur hari ini (24/12/2025), untuk sosialisasinya di hari Senin (29/12/2025),” terang Latif.
    Setelah disetujui, Disnaker Banyuwangi akan mensosialisasikan besaran UMK yang baru kepada pihak-pihak terkait, termasuk para pelaku usaha yang ada di Banyuwangi untuk dilakukan penyesuaian.
    Sementara itu, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur (Jatim) tahun 2026 resmi mengalami kenaikan Rp 140.895 dari tahun 2025 sebesar Rp 2.305.985.
    Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah menetapkan UMP Jatim 2026 melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/934/013/2025 pada Selasa (23/12/2025).
    Penetapan besaran UMP Jatim 2026 mengacu dan berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.
    UMP ditetapkan untuk melindungi upah pekerja agar tidak merosot pada tingkat yang paling rendah sebagai akibat ketidakseimbangan pasar kerja.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.