Polisi Imbau Wisatawan Tidak Pakai Kendaraan Matic Saat Berlibur ke Bromo
Tim Redaksi
MALANG, KOMPAS.com
– Polres Malang mengimbau bagi wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan Gunung Bromo via Malang, Jawa Timur agar tidak menggunakan kendaraan bertransmisi matic.
Hal ini untuk menghindari potensi terjadinya kecelakaan karena jalur menuju
Gunung Bromo
banyak tanjakan dan turunan tajam.
“Kalaupun terpaksa menggunakan
kendaraan bertransmisi matic
, tolong pastikan menggunakan gigi rendah, untuk menghindari potensi terjadinya malfungsi saat berada di jalur menanjak atau menurun,” kata Kasatlantas
Polres Malang
, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska saat ditemui, Jumat (25/12/2025).
Sementara itu, bagi wisatawan yang menggunakan jasa transportasi jeep bromo, Chelvin menghimbau agar wisatawan menggunakan jeep yang sudah memiliki nomor punggung.
Sebab, jeep yang sudah memiliki nomor punggung dipastikan sudah lolos ramp check dan telah terdaftar asuransi.
“Saat ini sudah ada sekitar 400 jeep lebih yang sudah kami lakukan ramp check dan memiliki nomor punggung, yang artinya sudah terjamin asuransi,” ujarnya.
Sementara itu, mengantisipasi kepadatan kendaraan ke arah Gunung Bromo, selama momen libur natal dan Tahun Baru 2026 ini, terutama pada high season, kepolisian juga telah menyiapkan skema pengaman lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan.
Di antaranya, menurut Chelvin, pihaknya telah menyiapkan pemanfaatan rest area Gubukklakah sebagai tempat penampungan sementara kendaraan, apabila terjadi kemacetan.
“Di rest area Gubukklakah kami dirikan pos pelayanan. Apabila terjadi kepadatan, maka kendaraan akan kami istirahatkan di sana, dalam rangka mengurai kemacetan,” jelasnya.
Selain itu, kepolisian juga telah memasang sejumlah papan imbauan keselamatan di jalur rawan menuju Gunung Bromo.
Chelvin menyebut pemasangan papan imbauan itu bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, khususnya wisatawan yang hendak melintas ke Gunung Bromo.
“Seperti kita tahu, jalur kawasan Gunung Bromo via Malang ini memiliki karakteristik turunan panjang dan tikungan tajam. Dengan papan imbauan ini kami harap bisa menjadi peringatan dini agar pengendara lebih waspada dan mematuhi aturan keselamatan,” bebernya.
Adapun beberapa titik rawan yang dipasangi papan imbauan di antaranya, di kawasan Blok Peteteh, Blok Wedi Ireng, Tanjakan Sinoman, Tanjakan Lanjing, Tanjakan Ijo, dan Tanjakan Jarak Ijo.
“Kami mengimbau pengendara memastikan kondisi kendaraan prima, menggunakan gigi rendah saat turunan, serta tidak memaksakan kendaraan, terutama di jalur pegunungan,” pungkas Chelvin.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2025/12/25/694cc172189d4.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Polisi Imbau Wisatawan Tidak Pakai Kendaraan Matic Saat Berlibur ke Bromo Surabaya 25 Desember 2025
-
/data/photo/2025/12/25/694cab462f912.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
GPIB Immanuel Jakarta Tanpa Dekorasi Mewah, Wujud Empati bagi Korban Bencana Megapolitan 25 Desember 2025
GPIB Immanuel Jakarta Tanpa Dekorasi Mewah, Wujud Empati bagi Korban Bencana
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Jakarta memilih merayakan
Natal 2025
dengan nuansa sederhana.
Alih-alih menghadirkan dekorasi meriah dan mewah, gereja yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, ini justru menampilkan ornamen Natal yang minimalis sebagai bentuk refleksi atas kondisi bangsa yang tengah dilanda berbagai bencana.
Pantauan
Kompas.com
pada Kamis (25/12/2025), dari bagian luar gereja, dinding putih bangunan tampak polos seperti hari biasa. Tidak banyak hiasan yang dipasang, selain sebuah banner bertuliskan “Selamat Hari Natal” yang terpasang di balik pagar dekat gerbang masuk gereja.
Di pintu masuk gereja, tepat di pojok kanan, terdapat sebuah pohon Natal setinggi sekitar 1,8 meter. Sementara itu, di pojok kiri pintu masuk terpasang banner besar berwarna biru dengan tulisan “Selamat Natal 2025”.
Selain
banner
, terdapat pula sekitar delapan hiasan bintang berwarna emas yang digantung tepat di atas pintu masuk gereja. Di area dalam gereja, sebuah pohon Natal setinggi sekitar dua meter ditempatkan di sisi kiri mimbar pendeta.
Sementara itu, banner berwarna pink bertuliskan “Ibadah dan Perayaan Natal Jemaat” terlihat terpasang di balkon lantai dua gereja, tepat di atas area mimbar.
Ketua V Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ)
GPIB Immanuel Jakarta
, Steve Loupatty, mengatakan Natal 2025 menjadi tahun kedua gerejanya tidak memasang dekorasi Natal secara berlebihan.
“Dari tahun lalu juga seperti itu, apalagi di tahun ini dengan keadaan bangsa dan negara kita, rakyat lagi seperti itu, maka kami mengusung kesederhanaan, bahkan sederhana sekali,” ucap Steve saat diwawancarai di lokasi, Kamis.
Adapun tema Natal yang diusung GPIB Jakarta tahun ini adalah “Allah Memulihkan Kehidupan Seluruh Ciptaan”.
Steve menjelaskan, tema tersebut merupakan tema sentral GPIB dan dipilih karena selaras dengan kondisi bangsa yang dinilai sedang tidak baik-baik saja akibat berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah.
Tema itu diharapkan dapat menjadi refleksi positif bagi para korban bencana agar tidak putus asa serta tetap percaya bahwa Tuhan akan memulihkan keadaan.
“Ini bisa jadi refleksi kondisi bencana yang terjadi di Sumatera bukan Sumatera aja, di Jawa Timur juga ada,” tutur dia.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/12/25/694ca99e01e7a.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pemberian Remisi Natal di Rutan Cipinang, Keluarga Warga Binaan Antre Sejak Pagi Megapolitan 25 Desember 2025
Pemberian Remisi Natal di Rutan Cipinang, Keluarga Warga Binaan Antre Sejak Pagi
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang menggelar pemberian remisi khusus Natal 2025 bagi
warga binaan
pada Kamis (25/12/2025).
Kegiatan ini berlangsung di lapangan dalam
Rutan Cipinang
, Jatinegara, Jakarta Timur, dan dihadiri keluarga warga binaan sejak pagi hari.
Pantauan
Kompas.com
di lokasi, sejumlah keluarga warga binaan telah berdatangan sejak pagi dan menunggu giliran untuk diizinkan masuk oleh petugas rutan. Mereka tampak mengantre secara tertib sebelum memasuki area rutan.
Mayoritas keluarga warga binaan mengenakan pakaian putih dengan celana hitam. Sebelum masuk ke dalam rutan, petugas memeriksa seluruh pengunjung untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa masuk.
Selain pemeriksaan, para pengunjung juga diwajibkan mengenakan kartu pengunjung yang dikalungkan dan digunakan selama berada di dalam area rutan.
Di dalam rutan, panitia mendirikan tenda dengan dominasi warna putih dan biru muda yang menjadi lokasi utama pelaksanaan pemberian remisi bagi warga binaan.
Nuansa Natal terasa kental dengan kehadiran pohon Natal di sekitar lokasi acara serta ornamen Santa Claus dan rusa yang terpasang di salah satu gereja di dalam Rutan Cipinang.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi mengatakan, pemberian
remisi Natal
diharapkan menjadi momentum awal bagi warga binaan untuk menapaki kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.
“Kiranya momentum Natal tahun 2025 ini menjadikan awal baru untuk menapak perjalanan menuju hidup yang lebih baik, penuh kedamaian, dan bermakna bagi para narapidana dan anak binaan,” ucap Mashudi di Rutan Kelas 1 Cipinang, Kamis (25/12/2025).
Mashudi menjelaskan, secara nasional terdapat sekitar 15.000 warga binaan yang memperoleh remisi Natal pada tahun ini.
“Untuk remisi warga binaan kami, baik secara khusus dan umum, total semua itu ada 15.235 orang. Ini seluruh Indonesia. Untuk remisi ada 610 orang untuk warga binaan yang mendapatkan,” jelas Mashudi.
Setelah pembacaan surat keputusan remisi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan ibadah Natal bersama antara warga binaan dan petugas pemasyarakatan.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/12/25/694c9fa23877d.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Rayakan Natal, GPIB Immanuel Jakarta Siapkan Tenda Tambahan untuk Jemaat Megapolitan 25 Desember 2025
Rayakan Natal, GPIB Immanuel Jakarta Siapkan Tenda Tambahan untuk Jemaat
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Jakarta melakukan sejumlah persiapan untuk mengakomodasi lonjakan
jemaat
dalam
perayaan Natal
2025.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah kapasitas tempat duduk dengan mendirikan tenda di sekitar area gereja.
Gereja yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, ini pada hari biasa hanya mampu menampung sekitar 400 jemaat di dalam gedung utama.
Namun, pada perayaan Natal, jumlah jemaat yang hadir meningkat signifikan sehingga diperlukan perluasan area ibadah.
Ketua V Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ)
GPIB Immanuel Jakarta
, Steve Loupatty, mengatakan pihak gereja membangun
tenda tambahan
untuk mengakomodasi jumlah jemaat yang membludak saat ibadah Natal.
“Kouta kalau gereja kami 400, tapi kami bikin tenda seperti semalam Ibadah Natal banyak jemaatnya sekitar 1.300 – 1.400 makanya kita bangun tenda di kiri, kanan, dan depan gereja ini,” ucap Steve saat diwawancarai langsung di lokasi, Kamis (25/12/2025).
Untuk ibadah Natal pada Kamis ini, tenda yang dibangun hanya ditempatkan di sisi samping gereja. Steve memperkirakan jumlah jemaat yang hadir pada ibadah pagi mencapai sekitar 500 hingga 600 orang.
Sementara itu, pada sesi siang diperkirakan diikuti sekitar 300 hingga 400 jemaat, dan pada sesi terakhir pukul 18.00 WIB sekitar 400 hingga 500 jemaat.
Berdasarkan pengamatan
Kompas.com
di lokasi, ibadah sesi pertama telah berlangsung sejak pukul 09.00 WIB. Jumlah jemaat yang hadir terlihat melampaui kapasitas gereja, sehingga sebagian tidak tertampung di dalam ruangan utama.
Bagi jemaat yang tidak mendapatkan tempat di dalam gereja, panitia menyediakan bangku plastik di area depan pintu masuk, area parkir, hingga taman gereja agar tetap dapat mengikuti rangkaian ibadah.
Meski tidak seluruh jemaat dapat beribadah di dalam gedung utama, suasana ibadah tetap berlangsung khidmat. Para jemaat tampak mengikuti rangkaian perayaan Natal dengan penuh kekhusyukan.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/12/25/694c9fa23877d.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Tema Natal GPIB Immanuel Jakarta, Refleksi Positif bagi Korban Bencana Megapolitan 25 Desember 2025
Tema Natal GPIB Immanuel Jakarta, Refleksi Positif bagi Korban Bencana
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Jakarta mengangkat tema
Natal 2025
“Allah Memulihkan Kehidupan Seluruh Ciptaan” sebagai refleksi atas berbagai
bencana alam
yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
Gereja yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, ini menilai tema tersebut relevan dengan kondisi bangsa yang tengah menghadapi banyak cobaan, mulai dari bencana di Sumatera hingga Jawa Timur.
“Ini bisa jadi refleksi kondisi bencana yang terjadi di Sumatera, bukan Sumatera aja, di Jawa Timur juga ada,” tutur Ketua V Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ)
GPIB Immanuel
Jakarta,
Steve Loupatty
, saat ditemui di lokasi, Kamis (25/12/2025).
Steve menjelaskan, tema “Allah Memulihkan Kehidupan Seluruh Ciptaan” merupakan tema sentral yang ditetapkan oleh GPIB pusat dan digunakan secara nasional oleh seluruh jemaat GPIB.
Menurut dia, tema tersebut dipilih karena selaras dengan situasi dan perkembangan bangsa yang dinilai sedang tidak baik-baik saja akibat maraknya bencana alam dalam beberapa waktu terakhir.
Oleh karena itu, tema Natal 2025 diharapkan dapat menjadi refleksi sekaligus penguatan iman, terutama bagi para korban bencana agar tidak larut dalam keputusasaan.
“Tema yang diusung menggambarkan Tuhan atau Allah akan memulihkan kehidupan semua orang tidak memandang suku, agama, ras, jadi sangat nasionalis dan sangat humanis,” sambung Steve.
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama, Steve mengatakan bahwa GPIB telah menggalang donasi bagi korban bencana sejak sekitar satu bulan terakhir.
Tidak hanya mengumpulkan bantuan, GPIB juga telah turun langsung ke sejumlah lokasi terdampak bencana untuk menyalurkan bantuan yang berhasil dihimpun dari jemaat.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/12/25/694c9f71619fb.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Misa Pontifikal Natal di Katedral Jakarta Dihadiri Hingga 3.500 Jemaat Megapolitan 25 Desember 2025
Misa Pontifikal Natal di Katedral Jakarta Dihadiri Hingga 3.500 Jemaat
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Gereja Katedral Jakarta memperkirakan sekitar 3.000 hingga 3.500 jemaat akan mengikuti Misa Pontifikal Natal hari kedua yang digelar pada Kamis (25/12/2025).
Misa ini menjadi puncak perayaan Natal sekaligus satu-satunya misa yang dipimpin langsung oleh
Kardinal Ignatius Suharyo
.
Perkiraan jumlah jemaat tersebut disampaikan oleh Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, saat ditemui di area tenda luar Katedral, tepat sebelum pintu masuk gedung utama.
“Untuk Misa Pontifikal hari ini, kami memperkirakan umat yang hadir sekitar 3.000 sampai 3.500 orang,” ujar Susyana.
Pada hari kedua perayaan Natal, Gereja Katedral Jakarta menggelar empat kali misa. Misa pertama adalah Misa Pontifikal yang dilaksanakan pukul 08.30 WIB.
Misa ini dipimpin oleh Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Keuskupan Agung Jakarta, dengan konselebran para kuria Keuskupan Agung Jakarta.
“Misa Pontifikal ini memang secara khusus hanya dipimpin oleh Kardinal dan dilaksanakan setiap perayaan Natal dan Paskah. Di akhir misa, umat akan menerima indulgensi atau pelepasan dosa,” kata Susyana.
Misa kedua merupakan Misa Keluarga yang digelar pukul 11.00 WIB dan dipimpin oleh Romo Yohanes Deodatus, SJ.
Misa ini banyak dihadiri keluarga yang membawa anak-anak, dengan homili yang disampaikan menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami.
“Biasanya anak-anak juga menerima berkat khusus dan membawa tabungan mereka untuk dimasukkan ke dalam celengan ayam di depan altar,” ujar Susyana.
Selanjutnya, misa ketiga dilaksanakan pukul 16.00 WIB sebagai Misa Khusus Lansia. Misa ini menjadi yang pertama kali digelar di Gereja Katedral Jakarta dan dipersembahkan oleh Romo Macarius Maharsono Probho, SJ.
Adapun misa keempat sekaligus penutup rangkaian Misa Natal digelar pukul 18.00 WIB. Misa ini dipimpin oleh Romo Albertus Hani Rudi Hartoko, SJ, selaku Pastor Kepala Gereja Katedral Jakarta.
Terkait sistem pendaftaran, Susyana menjelaskan bahwa registrasi hanya diberlakukan untuk Misa Pontifikal. Pendaftaran dilakukan di dalam gereja serta di Graha Pemuda lantai 1 dan saat ini kuotanya telah penuh.
“Untuk Misa Keluarga dan misa-misa berikutnya, tidak lagi diberlakukan sistem registrasi,” ujar dia.
Sebagai perbandingan, pada Misa Malam Natal Rabu (24/12/2025), misa pukul 17.00 WIB dihadiri lebih dari 5.500 umat, sementara misa kedua pukul 20.30 WIB diikuti sekitar 5.000 umat.
Selain rangkaian misa, Gereja Katedral Jakarta juga menampilkan
dekorasi Natal ramah lingkungan
.
Tahun ini, dekorasi dibuat dari bahan daur ulang seperti karung beras yang diolah dan diberi warna, serta batok kelapa bekas yang dijadikan ornamen, dengan dominasi warna-warna natural.
“Ini sejalan dengan komitmen Katedral sejak beberapa tahun terakhir untuk menggunakan bahan daur ulang, memanfaatkan kembali patung-patung yang sudah ada, serta mengangkat wastra nusantara sebagai wujud cinta tanah air,” kata Susyana.
Di area Patung Kristus Raja, ditampilkan pula dekorasi berupa simbol dan ikon Tahun Suci Yubelium 2025, termasuk tokoh Luce dan kawan-kawannya yang merupakan maskot resmi yang dikeluarkan Vatikan.
“Tahun Yubelium 2025 akan ditutup pada 3 Januari, bersamaan dengan misa pembukaan Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta 2026, yang mengajak umat untuk melakukan pertobatan ekologis dan merawat bumi sebagai rumah bersama,” ujar Susyana.
Terkait pesan Natal, Susyana menyebutkan bahwa pesan utama akan disampaikan oleh Kardinal Ignatius Suharyo dalam Misa Pontifikal.
Pesan tersebut sejalan dengan tema Natal bersama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.
Tema tersebut menegaskan keluarga sebagai pusat kehidupan. Kardinal juga kerap menyampaikan keprihatinan atas bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah serta mengajak umat untuk membantu sesama.
Keuskupan Agung Jakarta, lanjut Susyana, telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana melalui kolekte kedua yang dilakukan pada 13 dan 14 Desember 2025.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/12/24/694b8f385d258.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
5 ICW Sindir Kejagung Pamer Uang Rp 6,6 Triliun: Pencitraan Belaka Nasional
ICW Sindir Kejagung Pamer Uang Rp 6,6 Triliun: Pencitraan Belaka
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritik Kejaksaan Agung (Kejagung) yang memamerkan tumpukan uang senilai Rp6,6 triliun, hasil dari penyelamatan keuangan negara.
Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, mengatakan hal tersebut tidak substansial dan hanya pencitraan semata.
“Upaya memamerkan uang hasil rampasan merupakan langkah yang tidak substansial dan hanya bersifat pencitraan belaka,” kata Wana dalam keterangan tertulis, Kamis (25/12/2025).
Wana mengatakan, laporan ICW pada Desember 204 mencatat nilai kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi sekitar Rp 300 triliun.
Namun, pengembalian kerugian keuangan negara hanya 4,8 persen.
“Artinya, kinerja penegak hukum untuk merampas aset dan mengembalikan kerugian keuangan negara tidak berhasil,” ujar dia.
Berdasarkan hal tersebut, ICW mendesak agar pemerintah berfokus pada hal yang substansial, yakni memaksimalkan pengembalian kerugian keuangan negara.
Sebelumnya, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang senilai Rp 6,6 triliun, tepatnya Rp6.625.294.190.469,74, hasil penyelamatan keuangan negara kepada pemerintah pada Rabu (24/12/2025) sore.
Pantauan Kompas.com di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung) pukul 13.00 WIB, tumpukan uang pecahan Rp100.000 disusun memenuhi lobi gedung.
Uang yang dikemas dalam plastik itu disusun membentuk lorong dari lobi hingga ke dalam Gedung Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejagung.
Tumpukan uang tersebut diturunkan dari mobil boks dan dipindahkan menggunakan troli oleh anggota TNI.
Presiden Prabowo Subianto pun menghadiri penyerahan uang triliunan tersebut.
Selain itu, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dalam acara tersebut.
Mereka adalah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPKM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, dan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.
Kemudian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BPKP Yusuf Ateh, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Sebagai informasi, penyerahan ini merupakan bagian dari hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap V dengan total luasan 896.969,143 hektar.
Tercatat dalam kurun waktu 10 bulan, Satgas PKH telah menguasai kembali lahan perkebunan seluas 4.081.560,58 hektar atau mencapai lebih dari 400 persen dari target yang ditetapkan, dengan nilai indikasi lahan yang telah dikuasai kembali mencapai lebih dari Rp 150 triliun.
Satgas juga telah menyerahkan lahan kawasan hutan hasil Penguasaan Kembali kepada kementerian terkait seluas 2.482.220,343 hektar, dengan rincian sebagai berikut:
Diserahkan pengelolaan kepada PT Agrinas Palma Nusantara, seluas 1.708.033,583 Ha, lahan perkebunan kelapa sawit;
Diserahkan kepada kementerian terkait untuk dilakukan pemulihan kembali, seluas 688.427 Ha yang merupakan lahan kawasan hutan konservasi;
Diserahkan kepada kementerian terkait untuk dihutankan 81.793,00 yang merupakan lahan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2025/12/25/694c7c272ee43.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2025/12/25/694cbe82a2aca.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2025/12/25/694cb97d5ec56.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)