Category: Kompas.com Metropolitan

  • 3
                    
                        Babak Baru Konflik PBNU, Kedua Belah Pihak Sepakat Mempercepat Muktamar
                        Surabaya

    3 Babak Baru Konflik PBNU, Kedua Belah Pihak Sepakat Mempercepat Muktamar Surabaya

    Babak Baru Konflik PBNU, Kedua Belah Pihak Sepakat Mempercepat Muktamar
    Tim Redaksi
    KEDIRI, KOMPAS.com
    – Konflik internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya menemui jalan keluar. Kedua belah pihak sepakat digelar Muktamar sebagai rapat tertinggi organisasi dalam menyelesaikan konflik yang tengah terjadi.
    Keputusan tersebut lahir dalam rapat konsultasi Syuriah kepada Mustasyar
    PBNU
    di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025). Rapat ini diinisiasi oleh pihak Syuriah PBNU.
    Ada pun para peserta rapat di antaranya adalah Rais Aam PBNU
    KH Miftachul Akhyar
    beserta jajaran Pengurus Syuriyah yaitu KH. Abdullah Kafabihi, KH. Mu’adz Thohir, KH. Imam Buchori, KH. Idris Hamid, H. Muhammad Nuh, Gus Muhib, Gus Yazid, Gus Afifuddin Dimyati, Gus Moqsith Ghozali, Gus Latif, Gus Sarmidi Husna, Gus Tajul Mafakhir, Gus Athoillah Anwar, serta Gus Nadzif.
    Hadir pula Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf beserta Pengurus Tanfidziyah PBNU di antaranya H. Amin Said Husni.
    Sementara itu, jajaran Mustasyar PBNU yang hadir antara lain KH. Ma’ruf Amin, KH. Anwar Manshur, KH. Nurul Huda Djazuli, KH. Abdullah Ubab Maimoen, serta KH. Machasin.
    Juru bicara rapat konsultasi, Haji Abdul Muid Shohib mengatakan, Muktamar ke-35 NU itu akan diselenggarakan dalam waktu secepatnya yang secara teknis akan diatur oleh Syuriah bersama Ketua Umum PBNU selaku pemegang mandataris Muktamar ke-34 di Lampung tahun 2021.
    “Hasil rapat menetapkan bahwa Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama diselenggarakan dalam waktu secepat-cepatnya oleh Rais ‘Aam PBNU (KH. Miftachul Akhyar) dan Ketua Umum PBNU (KH. Yahya Cholil Staquf), dengan melibatkan Mustasyar PBNU, para sesepuh, serta pengasuh pesantren dalam penentuan waktu, tempat, dan kepanitiaan Muktamar,” ujar Haji Abdul Muid Shohib, usai kegiatan, Kamis.
    Sedangkan Muktamar NU itu sendiri merupakan agenda rutin lima tahunan yang jika dihitung sejak Muktamar Ke-34 di Lampung pada Desember 2021, maka secara jadwal akan berlangsung di tahun 2026. Soal percepatan itu dimungkinkan berlangsung awal tahun.
    Salah satu pengurus Syuriah, KH. Muhibbul Aman Aly memastikan rapat konsultasi tersebut merupakan rapat resmi dari agenda PBNU karena diinisiasi oleh Syuriah atas mandat dari Rais Aam yakni KH.Miftachul Akhyar.
    “Jadi ini adalah keputusan resmi PBNU atas perintah Rais Aam. Bukan keputusan pribadi atau keputusan Lirboyo karena tempatnya kebetulan di Lirboyo,” ujar KH.Muhibbul Aman, seusai rapat.
    Pengurus Syuriah yang akrab dengan sapaan Gus Muhib tersebut juga memastikan kedua belah pihak, yakni Rais Aam maupun Ketua Umum PBNU yang hadir dalam rapat tersebut menyepakati hasil keputusan bersama itu.
    “Sepakat, semua sepakat. Itu adalah satu-satunya cara menyelesaikan konflik yang tidak menimbulkan konflik di kemudian hari,” pungkas Gus Muhib.
    Sebagaimana diketahui, konflik di tubuh PBNU dipicu oleh pemberhentian Ketua Umum oleh Rais Aam melalui forum yang disebut sebagai Rapat Syuriyah PBNU. Pihak ketua umum menolak hasil rapat tersebut. Sehingga terjadi konflik yang berkepanjangan dan semakin tajam.
    Atas konflik tersebut, para Mustasyar PBNU, sesepuh, dan alim ulama Nahdlatul Ulama telah mengambil berbagai inisiatif musyawarah sebagai wujud tanggung jawab moral serta keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi jam’iyyah Nahdlatul Ulama dan dengan niat tulus untuk para keutuhan serta kemaslahatan organisasi.
    Musyawarah tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri, Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, dan puncaknya Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada tanggal 1 Rajab 1447 H bertepatan dengan 21 Desember 2025.
    Musyawarah Kubro tersebut dihadiri oleh Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Indonesia yang meminta kedua belah pihak untuk islah dan mengultimatum adanya Muktamar Luar Biasa jika islah tersebut tak tercapai.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 10
                    
                        Wisatawan Datangi Malioboro Tembus 100.000 Orang per Hari, Puncak Kepadatan Diprediksi Besok
                        Yogyakarta

    10 Wisatawan Datangi Malioboro Tembus 100.000 Orang per Hari, Puncak Kepadatan Diprediksi Besok Yogyakarta

    Wisatawan Datangi Malioboro Tembus 100.000 Orang per Hari, Puncak Kepadatan Diprediksi Besok
    Editor
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com
    – Kawasan Malioboro diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan sangat signifikan pada momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini.
    Jumlah pelancong yang memadati jantung Kota Yogyakarta itu diperkirakan tembus hingga 1,5 juta orang selama dua pekan masa liburan.
    Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, mengungkapkan, proyeksi tersebut didasarkan pada perbandingan data kunjungan tahun lalu serta tren pergerakan wisatawan yang masuk ke DIY.
    Jika prediksi meleset ke arah atas, maka akan terjadi kenaikan kunjungan hingga tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
    “Kalau melihat data BPS tahun lalu, kunjungan dua minggu
    libur Nataru
    itu mencapai 500.000 orang. Nah, tahun ini dengan asumsi per hari di angka 60.000 sampai 100.000 pengunjung dikalikan 14 hari, kita bisa mencapai angka 1,4 juta hingga 1,5 juta pengunjung,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).
    Perempuan yang akrab disapa Anggi itu menjelaskan, pihaknya memiliki indikator kuat untuk menghitung rata-rata kunjungan harian, salah satunya melalui data masuk di Teras Malioboro (TM).
    Berdasarkan pantauan pada akhir pekan kemarin, sepanjang 20-22 Desember 2025, tercatat ada sekitar 64.000 pengunjung di titik relokasi pedagang kaki lima tersebut.
    “Asumsi kita, pengunjung Malioboro yang masuk ke Teras itu sekitar 20 sampai 30 persen dari keseluruhan total orang yang ada di kawasan Malioboro. Jadi, kalau di Teras saja ada 20.000 per hari, maka total di Malioboro bisa menyentuh 100.000 pengunjung per harinya,” jelasnya.
    Data tersebut, lanjut Anggi, selaras dengan pantauan Ditlantas Polda DIY dan Kemenpar terkait pergerakan 7 hingga 9 juta wisatawan yang masuk ke wilayah Yogyakarta pada akhir tahun ini.
    Mengenai asal wisatawan, walaupun tidak tersedia data secara detail, ia menyebut, mayoritas masih didominasi oleh pelancong domestik atau lokal.
    “Yang pasti wisatawan lokal yang bisa diakses dengan kendaraan pribadi maupun umum. Asumsinya dari Jawa Tengah, DIY sendiri, serta wilayah lain di Pulau Jawa. Itu yang paling maksimal,” imbuhnya.
    Meski sudah terlihat ramai dan mengalami kenaikan dibanding hari biasa, kondisi hari kerja tetap memberikan pengaruh, sehingga Malioboro cenderung lebih landai.
    Namun, warga masyarakat dan wisatawan harus bersiap, karena UPT memprediksi gelombang kunjungan akan meningkat tajam mulai 26 Desember 2025, atau setelah hari raya Natal.
    “Prediksi kami di weekend besok, mulai tanggal 26, 27 Desember sampai malam tahun baru nanti, kenaikannya akan cukup tajam. Angka harian bisa konsisten di atas 30.000 pengunjung, bahkan lebih,” pungkasnya.
    Sebelumnya, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (BPPD DIY), GKR Bendara, meminta warga untuk bersabar dalam menyikapi lonjakan kunjungan pelancong.
    Pihaknya mengajak masyarakat lokal untuk lebih bertoleransi terhadap situasi keramaian yang lazim terjadi selama musim libur panjang seperti Nataru.
    “Harus bersabar dengan kondisi Nataru, karena roda perekonomian kita ditopang banyak oleh pariwisata, sehingga akhir tahun itu selalu tinggi,” katanya.
    Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, katanya, menjadi salah satu indikator bahwa Yogyakarta masih menjadi destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.
    Kondisi terdebut, tentu membawa dampak positif, terutama bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menggantungkan pendapatan dari sektor pariwisata.
    Di sisi lain, GKR Bendara juga mengimbau wisatawan untuk menjaga etika selama berlibur di Yogyakarta, terutama dalam menghormati budaya lokal dan menjaga kebersihan lingkungan.
    “Untuk wisatawan tolong hargai kebudayaan kita yang ada. Jangan buang sampah sembarangan, jangan foto-foto di jalan, tapi gunakanlah trotoar. Tetap jaga kebersihan dan sopan santun. Selamat menikmati akhir tahun,” ungkapnya.
    Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul
    Kunjungan Malioboro Tembus 100 Ribu Orang per Hari, Puncak Kepadatan Diprediksi Mulai 26 Desember
    .
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 8
                    
                        Buka Perdana Setelah 13 Tahun Ditutup, Antrean Pengunjung Planetarium Mengular
                        Megapolitan

    8 Buka Perdana Setelah 13 Tahun Ditutup, Antrean Pengunjung Planetarium Mengular Megapolitan

    Buka Perdana Setelah 13 Tahun Ditutup, Antrean Pengunjung Planetarium Mengular
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Teater Bintang Planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, resmi dibuka kembali setelah 13 tahun “mati suri”, Kamis (25/12/2025).
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com
    , pengunjung mulai memadati gedung
    Planetarium
    sejak pukul 11.00 WIB.
    Sekitar pukul 11.15 WIB, pengunjung yang telah mencetak tiket diarahkan menuju lantai dua, lokasi teater berada.
    Sebelum memasuki gedung teater, pengunjung harus mengantre sekitar 50 meter untuk pemeriksaan tiket oleh petugas keamanan.
    Selain itu, para pengunjung harus menitipkan makanan dan minuman yang dibawa dari luar kepada sekuriti karena tidak boleh dibawa masuk ke dalam gedung teater.
    Manajer Teater Bintang Planetarium, Arnold Kindangen, mengatakan bahwa pada hari perdana dibuka terdapat tiga sesi pertunjukan, yakni pukul 11.30 WIB, 14.00 WIB, dan 16.30 WIB.
    Setiap sesi menyediakan 200 tiket yang dapat dipesan secara daring oleh penonton.
    “Total kursi 228, tapi yang dibuka 200 kursi aja, karena untuk
    angle
    nontonnya,” tutur Arnold saat diwawancarai di lokasi, Kamis.
    Namun, dari 200 kursi yang tersedia, hanya sekitar 185 yang dapat diisi oleh anak sekolah dan penonton umum, sisanya untuk tamu VIP yang memang sudah melakukan konfirmasi ke pihak pengelola terlebih dahulu.
    “Jadi, di hari pertama tiket yang berhasil dijual kali aja 185 (satu sesi) dikali tiga jadi 555 tiket,” ungkap Arnold.
    Arnold menambahkan, ke depan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) berencana menambah kuota tiket Planetarium seiring tingginya antusiasme masyarakat.
    Selain itu, selama tiga bulan ke depan, Planetarium akan digratiskan bagi siswa sekolah. Sementara itu, pendamping akan dikenakan tarif Rp 10.000 per orang.
    “Ini adalah kado dari gubernur kita untuk warga Jakarta, untuk anak-anak sekolah diberi gratis Desember ini, nanti kita mau buka planetarium ini gratis untuk semua pelajar dan untuk pendampingnya, orangtua ataupun umum, kita hanya mengenakan tarif Rp 10.000,” jelas Arnold.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 1
                    
                        Nenek 80 Tahun Diusir dan Rumahnya Dibongkar Paksa Ormas: Bibir dan Hidung sampai Berdarah
                        Surabaya

    1 Nenek 80 Tahun Diusir dan Rumahnya Dibongkar Paksa Ormas: Bibir dan Hidung sampai Berdarah Surabaya

    Nenek 80 Tahun Diusir dan Rumahnya Dibongkar Paksa Ormas: Bibir dan Hidung sampai Berdarah
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Kejadian memilukan menimpa seorang nenek asal Surabaya, Elina Wijayanti (80), yang rumahnya dirobohkan secara paksa oleh puluhan orang.
    Kuasa hukum korban, Wellem Mintarja, menyebut kliennya diusir secara paksa dari rumahnya yang berada di Dukuh Kuwukan, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.
    “Kurang lebih ada 20 sampai 30 orang yang datang dan melakukan pengusiran secara paksa. Ini jelas eksekusi tanpa adanya putusan pengadilan,” kata Wellem, Rabu (24/12/2025).
    Wellem menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi siang hari saat Elina menolak keluar rumah. Nenek lansia tersebut justru ditarik dan diangkat secara paksa oleh empat hingga lima orang demi mengosongkan bangunan. 
    Saat kejadian, di dalam rumah juga terdapat balita berusia 5 tahun, bayi 1,5 bulan, serta ibu dan lansia lainnya.
    “Korban ditarik, diangkat, lalu dikeluarkan dari rumah. Ada saksi dan videonya. Nenek ini sampai bibirnya berdarah,” ungkap Wellem.
    Setelah para penghuni dikeluarkan paksa, rumah tersebut dipalang dan tidak diperbolehkan dimasuki kembali. Beberapa hari kemudian, muncul alat berat yang meratakan bangunan tersebut dengan tanah setelah barang-barang di dalamnya diangkut menggunakan pikap tanpa izin penghuni.
    Elina Widjajanti mengungkapkan perlakuan kasar yang dialaminya saat pengusiran tersebut. Tubuhnya diseret dan diangkat keluar dari rumah yang telah ia huni sejak 2011.
    “Hidung dan bibir saya berdarah, wajah saya juga memar,” tutur Elina.
    Selain mengalami luka fisik, Elina mengaku kehilangan seluruh barang miliknya, termasuk sejumlah sertifikat penting yang diduga ikut raib saat
    pengosongan paksa
    .
    Ia pun menuntut adanya pertanggungjawaban atas hilangnya dokumen dan rusaknya bangunan miliknya.
    “Barang saya hilang semua, ada beberapa sertifikat juga. Ya minta ganti rugi,” kata Elina.
    Pihak kuasa hukum telah melaporkan kejadian ini ke Polda Jawa Timur dengan nomor laporan LP/B/1546/X/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR terkait dugaan pengeroyokan dan perusakan secara bersama-sama sesuai Pasal 170 KUHP.
    Wellem menegaskan akan melaporkan kasus ini secara bertahap, termasuk dugaan pencurian dokumen dan masuk pekarangan orang tanpa izin.
    Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kasus viral nenek Elina.
    Ketua RT setempat, Leo, menerangkan bahwa berdasarkan data di kelurahan hingga Agustus 2025, lahan tersebut masih tercatat atas nama Elisabeth, saudara kandung Elina.
    Di sisi lain, Samuel selaku pihak yang mengaku pembeli mengeklaim telah membeli rumah itu secara sah sejak 2014.
    “Saya sudah beberapa kali menyampaikan ke Bu Elina untuk keluar karena ini sudah rumah yang saya beli, tapi beliaunya tetap enggak percaya. Akhirnya ya mau enggak mau saya lakukan secara paksa,” kata Samuel.
    Samuel juga membantah telah menghilangkan barang-barang keluarga Elina. Ia mengeklaim telah mengirimkan satu mobil pikap berisi barang-barang tersebut kepada salah satu anggota keluarga sebelum pembongkaran dilakukan.
    Setelah mendengarkan keterangan kedua belah pihak, Armuji menyarankan agar perkara ini segera dituntaskan melalui jalur hukum di
    Polda Jatim
    .
    Ia menegaskan bahwa proses eksekusi lahan tidak boleh dilakukan secara sepihak, apalagi dengan melibatkan preman tanpa adanya putusan pengadilan.
    “Tindakan brutal ini kalau sampean pakai bawa-bawa preman, meskipun sampean punya surat sah tetap tindakan sampean bisa dikecam satu Indonesia,” tegas pria yang akrab disapa Cak Ji tersebut.
    Armuji juga meminta pihak kepolisian bertindak tegas terhadap oknum ormas yang terlibat dalam tindakan pengusiran brutal tersebut demi tegaknya keadilan di Kota Surabaya.
    “Oknum seperti ini, tolong organisasi Madas ditindak tegas, laporkan ke kepolisian orang-orang seperti ini biar nanti ada keadilan di sana. Kalau enggak, nanti orang seluruh Indonesia akan mengecam saudara semuanya ini,” kata Armuji.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 3
                    
                        KPK Dengar Info Aliran Duit Ridwan Kamil ke Aura Kasih: Nanti Kami Cek
                        Nasional

    3 KPK Dengar Info Aliran Duit Ridwan Kamil ke Aura Kasih: Nanti Kami Cek Nasional

    KPK Dengar Info Aliran Duit Ridwan Kamil ke Aura Kasih: Nanti Kami Cek
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengecek informasi soal aliran uang dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB dari eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) ke banyak pihak, termasuk informasi aliran uang ke selebritas Aura Kasih.
    “Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut. Dan jika masyarakat memiliki data ataupun informasi awal yang valid, silakan bisa disampaikan kepada kami,” kata Juru Bicara
    KPK
    Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (24/12/2025).
    Budi mengatakan, KPK akan mengkonfirmasi informasi tersebut kepada pihak-pihak yang mengetahui hal tersebut.
    “Dan tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait dengan informasi tersebut,” ujarnya.
    Kompas.com
    tengah berupaya menghubungi perwakilan pihak
    Aura Kasih
    untuk merespons hal ini.  
    Sebelumnya, gosip beredar ke publik soal kedekatan Aura Kasih dengan
    Ridwan Kamil
    . Isu ini mencuat di tengah proses perceraian Ridwan Kamil dengan Atalia Praratya.
    Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Aura Kasih, Yanti Nurdin, membantah keras segala tuduhan yang diarahkan kepada kliennya.
    “Jadi masalah gosip, saya tambahin ya. Itu semua enggak benar,” tegas Yanti Nurdin kepada awak media, Selasa (23/12/2025).
    Yanti meminta publik untuk tidak mempercayai spekulasi yang tidak berdasar.
    Ia menekankan bahwa fokus Aura Kasih saat ini adalah membesarkan anaknya sebagai orang tua tunggal dan mengurus legalitas perwalian anak.
    “Buat teman-teman wartawan atau netizen, kalau memang enggak benar, enggak usah digoreng-gorenglah itu beritanya. Itu aja sih,” imbau Yanti.
    Diketahui, KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus korupsi pengadaan iklan di Bank BJB, yakni Direktur Utama
    Bank BJB
    Yuddy Renaldi dan Pejabat Pembuat Komitmen sekaligus Kepala Divisi Corsec BJB Widi Hartoto.
    Kemudian, pengendali agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan, pengendali agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik, serta pengendali Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma.
    Adapun penyidik KPK memperkirakan kerugian negara akibat dugaan korupsi di Bank BJB tersebut mencapai Rp 222 miliar.
    Pada Selasa (2/12/2025) lalu, KPK memeriksa Ridwan Kamil atau RK di markas Kuningan Jakarta Selatan.
    KPK mencari tahu soal aset-aset yang dimiliki Ridwan Kamil berkaitan dengan perkara ini.
    “Termasuk penyidik mengonfirmasi terkait dengan aset-aset yang dimiliki oleh RK apakah terkait juga dengan anggaran
    non-budgeter
    ,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta.

    Budi mengatakan, penyidik juga mendalami keterangan RK terkait aset-aset yang belum dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
    Ridwan Kamil mengaku tidak mengetahui kasus dugaan korupsi pengadaan iklan yang terjadi di Bank BJB.
    “Jadi pada dasarnya yang paling utama adalah saya itu tidak mengetahui apa yang namanya menjadi perkara dana iklan ini karena dalam tupoksi gubernur, aksi korporasi dari BUMD itu adalah dilakukan oleh teknis mereka sendiri,” kata Ridwan Kamil.
    Pengakuan tersebut disampaikan Ridwan Kamil usai diperiksa selama 6 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
    KPK menggeledah rumah Ridwan Kamil di Bandung, Jawa Barat, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB pada Senin (10/3/2025).
    Dalam penggeledahan itu, KPK menyita barang bukti elektronik, mobil Mercedes Benz, dan motor Royal Enfield hitam tipe Classic 500 Limited Edition.
    Terbaru, lewat pernyataan Jubir Budi Prasetyo 17 Desember 2025 lalu, KPK mendalami dugaan dana
    nonbudgeter
    yang dikelola Divisi Corporate Secretary Bank BJB senilai Rp 200 miliar ke Ridwan Kamil.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sah! Dedi Mulyadi Setujui UMK Indramayu 2026 Naik Jadi Rp 2.910.254 
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        25 Desember 2025

    Sah! Dedi Mulyadi Setujui UMK Indramayu 2026 Naik Jadi Rp 2.910.254 Bandung 25 Desember 2025

    Sah! Dedi Mulyadi Setujui UMK Indramayu 2026 Naik Jadi Rp 2.910.254
    Tim Redaksi
    INDRAMAYU, KOMPAS.com
    – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyetujui kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Indramayu pada tahun 2026 menjadi Rp 2.910.254.
    Angka tersebut naik 4,15 persen atau sebesar Rp 116.016,72 dibandingkan UMK Indramayu tahun 2025 yang tercatat Rp 2.794.237.
    Selain UMK, Gubernur Jawa Barat juga menyetujui kenaikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Indramayu 2026 menjadi Rp 3.729.638.
    Nilai ini mengalami kenaikan 4,15 persen atau bertambah Rp 148.681,31 dari UMSK tahun sebelumnya sebesar Rp 3.580.956,50.
    Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnaker Indramayu, Lutfi Alharomain, mengatakan kenaikan UMK dan UMSK 2026 yang disetujui tersebut sesuai dengan usulan dari Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Indramayu.
    “Alhamdulillah baik UMK maupun UMSK Indramayu tahun 2026 sesuai usulan Depekab, keduanya disetujui Gubernur dan tidak ada perubahan,” kata Lutfi Alharomain, Kamis (25/12/2025).
    Lutfi menjelaskan, penetapan UMK 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
    “Nilai UMK kita masih lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi (UMP) Jabar yang hanya Rp 2.317.601, karena lebih tinggi yang disetujui Gubernur adalah UMK yang direkomendasikan oleh kami di Kabupaten,” jelas Lutfi.
    Ia mengaku lega atas disetujuinya rekomendasi tersebut.
    Menurut Lutfi, keputusan ini merupakan hasil terbaik bagi semua pihak.
    Pemerintah daerah sendiri sebelumnya telah berupaya maksimal agar para pekerja di Indramayu memperoleh upah yang lebih layak.
    Lutfi mengungkapkan, dalam rapat rekomendasi penyesuaian
    UMK Indramayu 2026
    sebelumnya sempat berlangsung alot, hal ini karena pertumbuhan ekonomi Indramayu yang dinilai sangat kecil oleh serikat pekerja, yakni hanya 2,18 persen saja.
    Dalam kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu mengambil keputusan dengan memaksimalkan nilai alpha sebesar 0,9 agar kenaikan upah tetap dapat mengakomodasi kepentingan pekerja.
    Upaya itu untungnya juga mendapat dukungan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Indramayu.
    “Dan hasilnya alhamdulillah semua aman, sesuai harapan kita bersama. Bahkan dari serikat pekerja malam itu langsung menghubungi kami dan mengucapkan terima kasih,” kata Lutfi.
    Pada kesempatan itu, Lutfi juga menyampaikan rasa syukurnya karena penyesuaian UMK Indramayu 2026 tahun ini dapat berjalan tertib, aman, dan kondusif, tanpa diwarnai aksi unjuk rasa dari serikat pekerja.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KSOP Investigasi Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu, Perusahaan Terkait Dipanggil
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        25 Desember 2025

    KSOP Investigasi Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu, Perusahaan Terkait Dipanggil Regional 25 Desember 2025

    KSOP Investigasi Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu, Perusahaan Terkait Dipanggil
    Tim Redaksi
    SAMARINDA, KOMPAS.com
    – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden tongkang bermuatan batu bara yang menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), Samarinda, Selasa (23/12/2025).
    Penyelidikan dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh unsur aktivitas pelayaran mulai dari petugas pandu, asis, hingga
    pellet station
    .
    “Dari KSOP, kami sedang melakukan investigasi menyeluruh. Mulai dari pandu, asis, termasuk juga pellet station. Komunikasi antara petugas, nahkoda, dan pellet station juga kami evaluasi,” ujar Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Mursidi, Kamis (25/12/2025).
    Selain aspek operasional, KSOP berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kalimantan Timur untuk mengecek tingkat kerusakan pada pilar P6 jembatan. Langkah ini krusial untuk memastikan keamanan infrastruktur penghubung tersebut sebelum kembali dibuka sepenuhnya.
    Mursidi menegaskan bahwa pihak perusahaan pemilik kapal serta Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang bertanggung jawab atas pemanduan akan dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban.
    “Setelah pemeriksaan selesai, nanti kami lakukan pemberkasan. Pasti ada pertemuan dengan pihak perusahaan. Itu sudah pasti,” katanya.
    Terkait ganti rugi atas kerusakan pilar jembatan, KSOP akan menunggu hasil audit teknis dari tim Dinas PUPR. Saat ini, nakhoda kapal juga tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud).
    Mursidi turut menyoroti dugaan bahwa tongkang M80-1302 yang ditarik
    tugboat
    KD2018 itu melintas di luar jadwal resmi. Berdasarkan aturan, jadwal pengolongan biasanya menyesuaikan pasang surut air, umumnya pada pukul 08.00 hingga 10.00 Wita.
    “Makanya kita investigasi, kita lihat dari jadwal pengolongan. Apakah kapal itu masuk jadwal atau tidak. Kalau memang di luar, ke depan jadwal pengolongan harus kita atur lagi supaya semua terkoordinasi dengan baik,” jelas Mursidi.
    KSOP dijadwalkan menggelar rapat koordinasi dengan PUPR Kaltim pada Senin mendatang untuk membahas hasil awal investigasi. Selama proses ini berlangsung, KSOP masih memberlakukan
    notice to marine
    yang melarang kapal melintas di bawah kolong
    Jembatan Mahulu
    .
    Insiden ini sebelumnya menjadi sorotan setelah pihak Pelindo menyebut tongkang milik
    PT Dharmalancar Sejahtera
    tersebut menabrak pilar jembatan pada pukul 05.00 Wita, atau dua jam sebelum jadwal pemanduan resmi dibuka.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Natal Sederhana di Tengah Luka: Kesaksian Korban Banjir Bandang di Tapanuli Utara
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        25 Desember 2025

    Natal Sederhana di Tengah Luka: Kesaksian Korban Banjir Bandang di Tapanuli Utara Regional 25 Desember 2025

    Natal Sederhana di Tengah Luka: Kesaksian Korban Banjir Bandang di Tapanuli Utara
    Tim Redaksi
    SALATIGA, KOMPAS.com
    – Bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera masih menyisakan kepedihan mendalam.
    Begitu juga dengan sanak keluarga yang hidup di perantauan dan mencari kabar kondisi keluarganya. Akhir tahun ini bagi Lasran Dryan (20) menjadi tahun terberat.
    Pada Rabu (26/11/2025) pagi tersiar kabar mengenai banjir bandang dan longsor yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
    Lasran yang sedang menempuh studi Teologi di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga cepat-cepat mencari informasi kondisi terkini kampung halamannya yang berada di Desa
    Sibalanga
    , Kecamatan Aden Koting, Kabupaten
    Tapanuli Utara
    , Provinsi Sumatra Utara, melalui media sosialnya.
    “Saya buka Facebook dan lihat tetangga memposting video banjir bandang di Sibalanga, desa saya. Saya langsung menghubungi keluarga, termasuk ayah ibu, tapi tidak bisa dihubungi. Saat banjir bandang, jaringan masih ada sedikit sehingga tetangga bisa posting, tapi setelah itu lumpuh total,” ujarnya saat dihubungi kompas.com pada Selasa (23/12/2025).
    Selama dua hari Lasran merasakan gusar karena tak kunjung mendapatkan kabar kondisi keluarganya, hingga pada hari Jumat (28/12/2025) sesaat masih menjalani perkuliahan, tiba-tiba bapaknya meneleponnya.
    “Di sini semua keluarga aman, tapi ada korban jiwa. Stok makanan mulai habis. Doakan Bapak, Mamak, dan keluarga supaya kuat,” ujar bapak Lasran yang menelepon kurang dari dua menit.
    Selanjutnya, pada Senin (5/12/2025) Lasran mendapatkan kabar bahwa di desanya mendapatkan bantuan internet Starlink sehingga mendapatkan kabar kondisi kampung halamannya secara bertahap.
    “Dua hari pertama saya lemas banget, Mas. Tidak nafsu makan, sempat sakit. Saat itu ada ujian, tapi kurang semangat. Setelah dapat jaringan lagi sekitar 5 Desember, saya telepon Mama tanya kondisi. Mama suruh tanya Bapak. Bapak bilang, ‘Pulang saja, bisa bantu-bantu di sini.’ Akhirnya, tanggal 14 Desember saya naik pesawat dari Salatiga ke Jakarta, lalu ke sini tanggal 15 sore,” ujarnya.
    Lasran menceritakan kondisi di Desa Sibalanga mendapatkan dampak yang lumayan parah dengan 21 korban dan lumpuhnya perekonomian masyarakat.
    “Perekonomian masyarakat lumpuh total, karena kebanyakan petani karet, cabai, dan padi. Saat banjir dan longsor semua habis, Mas. Akses jalan utama terputus dan harus memutar berjam-jam, terutama dua hari pertama saat jaringan dan listrik lumpuh total—tidak ada yang bisa dihubungi,” ujarnya.
    Lasran menyampaikan bahwa
    Natal
    tahun ini tidak dirayakan meriah seperti biasanya, sederhana dengan sisa-sisa harapan.
    “Masyarakat di sini tidak begitu antusias lagi menyambut Natal. Bagaimana bisa bahagia, sedangkan banyak saudara rumahnya hancur, kehilangan keluarga? Natal di sini terganggu total. Tanggal 24-25 Desember, semua digabung jadi satu,” ujarnya.
    Lasran berpesan kepada teman-temannya yang belum bisa pulang agar selalu yakin bahwa semua akan pulih.
    “Untuk teman-teman yang belum bisa pulang, yakinlah orang tua kita selalu mendukung kita di mana pun. Mereka tak ingin kita terus sedih. Kita harus kuat, berusaha memulihkan keadaan. Percayalah Tuhan yang mengatur dan menguatkan—ini waktu terbaik-Nya,” jelasnya penuh harap.
    Lasran mengonfirmasi bahwa pihak kampusnya juga memberikan bantuan berupa sejumlah uang dan penawaran beasiswa.
    “Mungkin ke depan perekonomian keluarga akan terganggu satu tahun ke depan. Bapak saya yang sehari-hari bertani lumpuh total. Saya berdiskusi dengan orang tua soal penawaran UKSW bantu uang kuliah. Mereka bilang sangat perlu, karena pemasukan terbatas meski makanan cukup. Kami tak minta lunas, cukup dipertimbangkan kondisi kami,” ujarnya.
    Dihubungi terpisah, Pdt Ferry Nahusona, Kepala Campus Ministry UKSW, menjelaskan semenjak tersiar kabar mengenai kabar bencana alam di Sumatra, kampus sudah melakukan berbagai tindakan untuk mendata mahasiswa yang terdampak.
    “Saat peristiwa terjadi, Rektor memberikan nota dinas penugasan kepada dua unit, yaitu Campus Ministry—yang saya pimpin, dirangkap dengan Kemahasiswaan. Kami langsung koordinasi membentuk tim kecil dari dua unsur ini. Langkah pertama adalah pendataan bersama bagian
    database
    kampus. Kami membuat
    flyer
    untuk disebarkan, agar mahasiswa yang terdampak bisa registrasi,” ujar Ferry.
    Dari informasi awal, tidak ada rumahnya yang hancur atau keluarga terdekat meninggal. Namun lahan kebun mereka hancur. Akibatnya orangtua kesulitan mata pencaharian, sehingga mahasiswa juga kesulitan membayar kuliah.
    Setelah data jelas, pihaknya memberikan uang Rp 500 ribu per mahasiswa selama dua minggu pertama masa darurat.
    “Awalnya mau memakai sistem kupon kantin khusus, tapi aspirasi mereka bilang kurang praktis karena harus datang dari kos. Jadi, kami setuju transfer langsung, biar mereka atur sendiri,” ujarnya.
    Ferry menegaskan, kampus mendata 11 mahasiswa yang terkena dampak banjir bisa mengajukan keringanan biaya kuliah dengan mengonfirmasikan ke pihak kemahasiswaan agar dapat mengukur kebutuhannya.
    “UKSW buka kebijakan khusus. Bentuknya beasiswa, sudah dibahas rektorat. Kami minta mereka daftar sendiri kebutuhannya. Semua bisa di-
    cover
    untuk semester berikutnya jika sampaikan,” tutupnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sidak Rumah Nenek yang Roboh Dibongkar Paksa, Armuji: Tindakan Ini Bisa Dikecam Satu Indonesia
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        25 Desember 2025

    Sidak Rumah Nenek yang Roboh Dibongkar Paksa, Armuji: Tindakan Ini Bisa Dikecam Satu Indonesia Surabaya 25 Desember 2025

    Sidak Rumah Nenek yang Roboh Dibongkar Paksa, Armuji: Tindakan Ini Bisa Dikecam Satu Indonesia
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kasus viral seorang nenek, Elina Wijayanti (80), yang rumahnya dirobohkan secara paksa oleh sekelompok orang.
    Dalam video yang beredar, tampak sejumlah orang yang diduga dari organisasi masyarakat (ormas) menyeret paksa Elina keluar dari kediamannya.
    “Ini rumahnya siapa? Ini rumahnya saya, mana suratnya? Saya kan sudah tunjukkan surat saya,” tegas Elina dengan nada marah sebelum dirinya diseret paksa untuk keluar dari rumahnya di Jalan Kuwukan, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.
    Cucu keponakan Elina, Iwan, menjelaskan bahwa pada 4 Agustus 2025 tiba-tiba sekelompok orang datang mengklaim rumah tersebut telah dijual kepada seseorang bernama Samuel. Karena keluarga merasa tidak pernah menjual rumah tersebut, mereka menolak untuk pergi.
    “Terus tanggal 6 Agustus, orang-orang tadi datang lagi, masuk ke rumah secara paksa dan mengusir Bu Elina dan kami semua,” jelas Iwan kepada
    Armuji
    , Rabu (24/12/2025).
    Puncaknya pada 9 Agustus 2025, rumah tersebut dibongkar paksa menggunakan
    excavator
    . Seluruh barang-barang mulai dari pakaian, peralatan dapur, kendaraan, hingga surat berharga dilaporkan hilang dan tidak diketahui keberadaannya pasca-pembongkaran.
    Ketua RT setempat, Leo, menerangkan bahwa berdasarkan data di kelurahan hingga Agustus 2025, lahan tersebut masih tercatat atas nama Elisabeth, saudara kandung Elina. Di sisi lain, Samuel selaku pihak yang mengaku pembeli mengeklaim telah membeli rumah itu secara sah sejak 2014.
    “Saya sudah beberapa kali menyampaikan ke Bu Elina untuk keluar karena ini sudah rumah yang saya beli, tapi beliaunya tetap enggak percaya. Akhirnya ya mau enggak mau saya lakukan secara paksa,” kata Samuel.
    Samuel juga membantah telah menghilangkan barang-barang keluarga Elina. Ia mengeklaim telah mengirimkan satu mobil pikap berisi barang-barang tersebut kepada salah satu anggota keluarga sebelum pembongkaran dilakukan.
    Setelah mendengarkan keterangan kedua belah pihak, Armuji menyarankan agar perkara ini segera dituntaskan melalui jalur hukum di Polda Jatim.
    Ia menegaskan bahwa proses eksekusi lahan tidak boleh dilakukan secara sepihak, apalagi dengan melibatkan preman tanpa adanya putusan pengadilan.
    “Tindakan brutal ini kalau sampean pakai bawa-bawa preman, meskipun sampean punya surat sah tetap tindakan sampean bisa dikecam satu Indonesia,” tegas pria yang akrab disapa Cak Ji tersebut.
    Armuji juga meminta pihak kepolisian bertindak tegas terhadap oknum ormas yang terlibat dalam tindakan pengusiran brutal tersebut demi tegaknya keadilan di Kota Surabaya.
    “Oknum seperti ini, tolong organisasi Madas ditindak tegas, laporkan ke kepolisian orang-orang seperti ini biar nanti ada keadilan di sana. Kalau enggak, nanti orang seluruh Indonesia akan mengecam saudara semuanya ini,” kata Armuji.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu Pukul 05.00, Melintas di Luar Jadwal Resmi
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        25 Desember 2025

    Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu Pukul 05.00, Melintas di Luar Jadwal Resmi Regional 25 Desember 2025

    Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu Pukul 05.00, Melintas di Luar Jadwal Resmi
    Tim Redaksi
    SAMARINDA, KOMPAS.com
    – Insiden tabrakan tongkang bermuatan batu bara yang menghantam pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), Samarinda, pada Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 05.00 Wita, terungkap terjadi di luar jadwal resmi pemanduan kapal.
    “Untuk tanggal 23 Desember, jadwal pemanduan dibuka pertama kali di
    Sungai Mahakam
    pada pukul 06.00 Wita. Setelah satu jam di Mahakam, baru dibuka untuk wilayah Mahulu,” ujar Humas Pelindo Regional 4 Samarinda, Ali Akbar, Kamis (25/12/2025).
    Dengan skema tersebut, pemanduan di kawasan Mahulu seharusnya baru dimulai sekitar pukul 07.00 Wita. Namun, tongkang M80-1302 yang ditarik
    tugboat
    KD2018 sudah melintas dan menabrak pilar jembatan dua jam sebelum jam operasional dimulai.
    “Pada pukul 05.00 Wita itu, kegiatan pemanduan di Mahulu memang belum berjalan. Itu masih di luar jam operasional,” tegas Ali.
    Ali menjelaskan bahwa jadwal pemanduan kapal memang bersifat dinamis karena menyesuaikan pasang surut air sungai. Meski demikian, seluruh aktivitas harus tercatat secara sistematis dalam aplikasi resmi Pelindo sesuai SOP yang berlaku.
    Hingga saat ini, pihak Pelindo belum menerima permintaan keterangan resmi terkait petugas pandu. Namun, informasi yang diterima menyebutkan bahwa nakhoda kapal telah dimintai keterangan oleh pihak berwenang pada hari kejadian.
    Dampak dari benturan keras tersebut, Pemerintah Provinsi
    Kalimantan Timur
    langsung melakukan pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap struktur
    Jembatan Mahulu
    . Tim gabungan dari Dinas PUPR Kaltim, KSOP, dan Kepolisian menyisir pilar P6 yang terdampak.
    “Pemeriksaan difokuskan pada pilar yang terdampak benturan, untuk memastikan apakah ada pergeseran struktur atau potensi bahaya bagi pengguna jembatan,” ujar Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rachim.
    Sebagai langkah antisipasi, KSOP telah menerbitkan
    notice to marine
    yang melarang seluruh kapal melintas di bawah kolong Jembatan Mahulu selama proses audit struktur berlangsung.
    Penyelidikan lebih lanjut mengenai dugaan pelanggaran prosedur pelayaran dan alasan kapal nekat melintas di luar jadwal pemanduan saat arus deras kini sedang ditangani oleh Polairud.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.