Category: Kompas.com Metropolitan

  • Scan Barcode hingga Klik Calon, 9 Desa di Karawang Gelar Pilkades Digital Serentak
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

    Scan Barcode hingga Klik Calon, 9 Desa di Karawang Gelar Pilkades Digital Serentak Regional 28 Desember 2025

    Scan Barcode hingga Klik Calon, 9 Desa di Karawang Gelar Pilkades Digital Serentak
    Tim Redaksi

    KARAWANG, KOMPAS.com
    – Sebanyak 9 desa di Karawang, Jawa Barat, melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) digital serentak pada Minggu (28/12/2025).
    Pelaksanaan pemilihan melalui beberapa tahapan, mulai dari
    scan barcode
    hingga
    klik calon
    .
    Hal ini terlihat dalam pelaksanaan
    pilkades digital
    yang dilaksanakan di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru.
    Proses pemilihan dilaksanakan di halaman parkir belakang SMK IT Muhammadiyah Cikampek.
    Di tempat itu tampak ada 16 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ribuan warga pun antusias menyalurkan hak pilihnya.
    Tahapan pertama, pemilih yang datang harus menunjukkan surat undangan hak pilih dan KTP. Lalu, setelah itu memindai identitasnya hingga keluar
    barcode
    .
    Setelah keluar
    barcode
    langsung dipindai ke layar
    tab
    dan keluarlah nama-nama calon kepala desa.
    Kemudian diklik dan akan keluar kertas bukti telah memilih dan dimasukkan ke dalam kotak suara.
    Enok (51), salah seorang pemilih, menyebut ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti pilkades digital.
    Menurutnya, pilkades digital ini sangat mudah meski terbilang baru diterapkan.
    “Alhamdulillah lancar tadi, iya sempat dikasih tahu dulu cara-caranya, tapi mudah lancar tadi,” ujar Enok.
    Enok berharap hasil Pilkades digital ini lebih transparan dan jujur.
    Sehingga, hasil pilkades menghasilkan kepala desa yang amanah dan membawa kebaikan untuk warga.
    “Semoga dapat pemimpin yang baik, yang aman, dan bisa memajukan desa,” kata Enok.
    Bupati
    Karawang
    Aep Syaepuloh memantau langsung pelaksanaan pilkades digital serentak.
    Monitoring dilakukan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Wakil Ketua I beserta Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jabar, dan perwakilan Kementerian Dalam Negeri.
    “Ada dua yang kami pantau langsung, yakni Desa Jatisari dan Desa Cikampek Utara. Karawang menjadi daerah pertama yang melakukan Pilkades dengan penerapan sistem pemilihan berbasis elektronik atau digital,” kata Aep.
    Aep mengatakan, mulai dari pemungutan dan penghitungan suara dilakukan secara elektronik atau digital.
    Cara ini diharapkan bisa lebih efisien, cepat, dan juga jujur.
    “Dari pantauan di lapangan, alhamdulillah berjalan lancar. Proses pemilihan berjalan sesuai harapan kita semua,” kata Aep.
    Aep pun berharap proses pilkades di Karawang sukses dan berjalan kondusif.
    Harapannya, siapapun yang menang adalah pilihan warga untuk memimpin desa agar semakin maju dan semakin baik lagi.
    “Dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat Kepala OPD yang tersebar di 9 desa untuk ikut monitoring pelaksanaan pemilihan,” kata dia.
    Sembilan desa yang melaksanakan Pilkades Digital adalah Desa Jatisari, Kecamatan Jatisari, Sarimulya, serta Cikampek Utara Kecamatan Kotabaru.
    Kemudian Desa Wanakerta Kecamatan Telukjambe Barat, Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya, Balongsari Kecamatan Rawamerta, Payungsari Kecamatan Pedes, Cikampek Selatan Kecamatan Cikampek, dan Cadaskertajaya Kecamatan Telagasari.
    Dari sisi pengamanan, Polres Karawang mengerahkan 300 personel gabungan.
    Selain itu, juga disiagakan personel bantuan Sat Brimob Polda Jabar sebanyak 400 personel.
    Pengamanan dilakukan mulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan pemungutan suara, hingga penetapan hasil pilkades.
    Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menyebut pilkades merupakan pesta demokrasi di tingkat desa yang harus dijaga bersama.
    “Untuk seluruh personel untuk melaksanakan tugas secara profesional, humanis, serta menjunjung tinggi netralitas aparat keamanan,” kata Fiki.
    Fiki berharap pilkades serentak ini berjalan aman, tertib, dan kondusif.
    Selain itu, ia menegaskan pengamanan pilkades harus dilakukan secara maksimal guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Slamet Riyadi Ditutup Malam Tahun Baru, Simak Jadwal dan Aturan Car Free Night Solo
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

    Slamet Riyadi Ditutup Malam Tahun Baru, Simak Jadwal dan Aturan Car Free Night Solo Regional 28 Desember 2025

    Slamet Riyadi Ditutup Malam Tahun Baru, Simak Jadwal dan Aturan Car Free Night Solo
    Tim Redaksi
    SOLO, KOMPAS.com
    – Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Jawa Tengah menyediakan 11 titik lokasi parkir car free night (CFN) pesta malam pergantian tahun pada Rabu (31/12/2025) malam.
    Lokasi parkir tersebut antara lain Jalan Hasanudin, Jalan Dr Sutomo, Jalan Dr Soepomo, Jalan Dr Cipto, Jalan Bhayangkara, Jalan Museum, Jalan Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, Jalan Imam Bonjol dan Benteng Vastenburg.
    Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub
    Solo
    , Ari Wibowo, menjelaskan
    CFN
    2025 mengambil tema Refleksi Akhir Tahun, Doa Bersama untuk Negeri.
    Adapun pelaksanaan CFN dimulai dari Jalan Slamet Riyadi (Simpang Gendengan sampai dengan Bundaran Gladag) hingga Jalan Jenderal Sudirman (Gladag-Balaikota, sisi barat median).
    Kemudian Jalan Diponegoro mulai dari Simpang Ngarsopuro sampai Simpang Mangkunegaran yang difungsikan untuk nigh market.
    Menurutnya, sterilisasi kawasan CFN akan dimulai pukul 20.00 WIB. Adapun CFN dimulai Rabu (31/12/2025) pukul 21.00 WIB hingga Kamis (1/1/2026) pukul 00.30 WIB.
    “Mulai pukul 20.00 akan dilaksanakan pensterilan jalan Slamet Riyadi,” kata Ari, Minggu (28/12/2025).
    Selama pelaksaan CFN, akses kendaraan dari utara ke selatan atau sebaliknya tersedia di Simpang Gendengan, Simpang Ngapeman dan Simpang Nonongan. Sepanjang area CFN akan dimeriahkan sebanyak 10 titik lokasi hiburan.
    Berikut 10 titik lokasi hiburan:
    1. Depan Dinsos: Musik Perkusi YPAC
    2. Depan Loji Gandrung: Musik Keroncong
    3. Simpang Sriwesari: Modern Dance Fashion Show
    4. Simpang Pengadilan : Classic Rock
    5. Simpang Wisma Batari : Reog & Gajah Krumpyung
    6. Simpang Ngarsopuro: Solo Is Solo, Musik Ska
    7. Halte Nonongan: Rock In Halte
    8. Depan Bank Jateng: Dynamite Band Bank Jateng
    9. Bundaran Gladag: Barongsai
    10. Balaikota : Band Satpol PP Wayang Orang Punakawan Krida.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tepis Isu Perpecahan, Ketua PDIP Jateng Dolfie OFP Diwanti-wanti Ketum Soal Kekompakan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

    Tepis Isu Perpecahan, Ketua PDIP Jateng Dolfie OFP Diwanti-wanti Ketum Soal Kekompakan Regional 28 Desember 2025

    Tepis Isu Perpecahan, Ketua PDIP Jateng Dolfie OFP Diwanti-wanti Ketum Soal Kekompakan
    Tim Redaksi
    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah terpilih, Dolfie Othniel Frederic Palit, mengungkap pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk memperkuat mesin partai dengan menjaga kekompakan bersama seluruh jajaran pengurus, khususnya struktur kepengurusan periode 2025-2030 yang baru saja dilantik.
    “Pesan-pesan Bu Ketum adalah pertama, satu solid, kedua dekat dengan rakyat,” tutur Dolfie di sela Konferensi Daerah (Konferda) PDI-P Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang, Sabtu (27/12/2025).
    Sebagai penerus Bambang Wuryanto ’Pacul’ untuk memimpin DPD PDI-P Jateng, dia mengungkap target kemenangan di seluruh agenda pemilu, baik legislatif maupun pilkada.
    “Targetnya semua pemilu menang dan unggul dari posisi tahun 2019. Mengembalikan Jawa Tengah sebagai kandang banteng dan benteng banteng,” tegasnya.
    Untuk mencapai target tersebut, Dolfie menegaskan langkah awal yang akan dilakukan adalah evaluasi menyeluruh terhadap kondisi dan strategi partai pada pemilu sebelumnya.
    “Kita akan evaluasi dulu. Kita ingin tahu situasi kita kemarin seperti apa, dari evaluasi itu nanti kitab isa berangkat (menentukan langkah) apa yang harus kita lakukan,” ujarnya.
    Disinggung mengenai status kader
    FX Hadi Rudyatmo
    yang belum lama mengundurkan diri sebagai Plt Ketua DPD PDI-P, Dolfie menepis adanya isu perpecahan kubu di internal partai.
    Dia mengaku akan merangkul seluruh potensi kader tanpa sekat dan faksi untuk mengembalikan Jawa Tengah yang sebelumnya identic sebagai ‘kandang banteng’.
    Absennya Rudy di konferda Jateng disebut sudah diketahui Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang turut hadir melantik jajaran pengurus baru di DPD PDI-P Jateng.
    “Masih, (Rudi) masih kader. Pada hari ini kita undang kok. Kebetulan Pak Rudi ada acara lain sehingga berhalangan tadi sudah dimaturkan kepada Ibu. Kita ingin mempersatukan seluruh potensi kader yang terbaik di Jawa Tengah. Ke depan kita bertekad untuk bersatu padu,” imbuhnya. 
    Lebih lanjut, dia juga mengurai tantangan eksternal dan internal yang menjadi pekerjaan ruymah bagi kepengurusan baru untuk kembali meraup dukungan di Jateng.
    “Situasi politik berubah, peta politik sosial masyarakat berubah, cara berkomunikasi masyarakat juga berubah. Itu tantangan dari luar. Tantangan internalnya bagaimana kaderisasi bisa berjalan dan menyesuaikan dengan perkembangan di luar,” bebernya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tepis Isu Perpecahan, Ketua PDIP Jateng Dolfie OFP Diwanti-wanti Ketum Soal Kekompakan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

    Tepis Isu Perpecahan, Ketua PDIP Jateng Dolfie OFP Diwanti-wanti Ketum Soal Kekompakan Regional 28 Desember 2025

    Tepis Isu Perpecahan, Ketua PDIP Jateng Dolfie OFP Diwanti-wanti Ketum Soal Kekompakan
    Tim Redaksi
    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah terpilih, Dolfie Othniel Frederic Palit, mengungkap pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk memperkuat mesin partai dengan menjaga kekompakan bersama seluruh jajaran pengurus, khususnya struktur kepengurusan periode 2025-2030 yang baru saja dilantik.
    “Pesan-pesan Bu Ketum adalah pertama, satu solid, kedua dekat dengan rakyat,” tutur Dolfie di sela Konferensi Daerah (Konferda) PDI-P Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang, Sabtu (27/12/2025).
    Sebagai penerus Bambang Wuryanto ’Pacul’ untuk memimpin DPD PDI-P Jateng, dia mengungkap target kemenangan di seluruh agenda pemilu, baik legislatif maupun pilkada.
    “Targetnya semua pemilu menang dan unggul dari posisi tahun 2019. Mengembalikan Jawa Tengah sebagai kandang banteng dan benteng banteng,” tegasnya.
    Untuk mencapai target tersebut, Dolfie menegaskan langkah awal yang akan dilakukan adalah evaluasi menyeluruh terhadap kondisi dan strategi partai pada pemilu sebelumnya.
    “Kita akan evaluasi dulu. Kita ingin tahu situasi kita kemarin seperti apa, dari evaluasi itu nanti kitab isa berangkat (menentukan langkah) apa yang harus kita lakukan,” ujarnya.
    Disinggung mengenai status kader
    FX Hadi Rudyatmo
    yang belum lama mengundurkan diri sebagai Plt Ketua DPD PDI-P, Dolfie menepis adanya isu perpecahan kubu di internal partai.
    Dia mengaku akan merangkul seluruh potensi kader tanpa sekat dan faksi untuk mengembalikan Jawa Tengah yang sebelumnya identic sebagai ‘kandang banteng’.
    Absennya Rudy di konferda Jateng disebut sudah diketahui Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang turut hadir melantik jajaran pengurus baru di DPD PDI-P Jateng.
    “Masih, (Rudi) masih kader. Pada hari ini kita undang kok. Kebetulan Pak Rudi ada acara lain sehingga berhalangan tadi sudah dimaturkan kepada Ibu. Kita ingin mempersatukan seluruh potensi kader yang terbaik di Jawa Tengah. Ke depan kita bertekad untuk bersatu padu,” imbuhnya. 
    Lebih lanjut, dia juga mengurai tantangan eksternal dan internal yang menjadi pekerjaan ruymah bagi kepengurusan baru untuk kembali meraup dukungan di Jateng.
    “Situasi politik berubah, peta politik sosial masyarakat berubah, cara berkomunikasi masyarakat juga berubah. Itu tantangan dari luar. Tantangan internalnya bagaimana kaderisasi bisa berjalan dan menyesuaikan dengan perkembangan di luar,” bebernya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Megawati Lantik Pengurus PDIP Jateng: Dolfie Nakhodai DPD, Anak Puan Jadi Wakil Ketua
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

    Megawati Lantik Pengurus PDIP Jateng: Dolfie Nakhodai DPD, Anak Puan Jadi Wakil Ketua Regional 28 Desember 2025

    Megawati Lantik Pengurus PDIP Jateng: Dolfie Nakhodai DPD, Anak Puan Jadi Wakil Ketua
    Tim Redaksi

    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri melantik 25 kader sebagai pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah (Jateng) periode 2025–2030.
    Salah satu yang menjadi pengurus adalah
    Diah Pikatan
    Orrisa Haprani, yang merupakan putri dari
    Puan Maharani
    dan cucu dari
    Megawati
    .
    Pelantikan tersebut dilakukan dalam Konferensi Daerah (
    Konferda
    ) PDI Perjuangan
    Jawa Tengah
    di Hotel Patra Semarang, Sabtu (27/12/2025).
    Struktur
    kepengurusan
    baru dipimpin oleh Dolfie Othniel Frederic Palit, sebagai Ketua DPD
    PDIP
    Jawa Tengah.
    Sementara, Diah Pikatan Orrisa Haprani atau yang akrab disapa
    Pinka
    , menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemerintahan.
    Pelantikan yang menjadi tindak lanjut Kongres PDIP ke-6 itu juga dihadiri Puan Maharani, Hendrar Prihadi, dan Andika Perkasa.
    Ketua
    DPD PDIP
    Jateng terpilih, Dolfie Palit, mengatakan Konferda diawali dengan laporan pertanggungjawaban pengurus lama sekaligus pelantikan dan penetapan kepengurusan baru.
    “Laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya sudah disampaikan dan diterima. Selanjutnya dibentuk kepengurusan ke depan, dan saya ditugaskan oleh Ibu Ketua Umum sebagai Ketua DPD Jawa Tengah,” tutur Dolfie di sela Konferda.
    Dia menyebut penunjukan dirinya untuk menakhodai partai berlogo banteng ini mengacu pada hasil psikotes dan keputusan rapat pleno DPP PDI-P.
    “Kalau kita membaca SK, penunjukan ini berdasarkan psikotes dan rapat pleno DPP,” bebernya.
    Di samping itu, dia memastikan pengurus baru berjumlah 25 orang telah memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan dengan total delapan anggota perempuan.
    “Kepengurusan ini sudah memenuhi persyaratan keterwakilan perempuan. Ini menjadi komitmen partai,” tegasnya.
    Dolfie menyampaikan komitmennya untuk menjalankan pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk memperkuat mesin partai bersama seluruh jajaran pengurus.
    “Pesan-pesan Bu Ketum adalah pertama, satu solid, kedua dekat dengan rakyat,” lanjutnya.
    Lebih lanjut, Dolfie menyoroti tantangan eksternal dan internal yang menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan baru untuk kembali meraup dukungan di Jateng.
    “Situasi politik berubah, peta politik sosial masyarakat berubah, cara berkomunikasi masyarakat juga berubah. Itu tantangan dari luar. Tantangan internalnya bagaimana kaderisasi bisa berjalan dan menyesuaikan dengan perkembangan di luar,” bebernya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Penyebab KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo: Mati Mesin dan Anomali Cuaca Ekstrem
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

    Penyebab KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo: Mati Mesin dan Anomali Cuaca Ekstrem Regional 28 Desember 2025

    Penyebab KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo: Mati Mesin dan Anomali Cuaca Ekstrem
    Tim Redaksi
    LABUAN BAJO KOMPAS.com
    – Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan Labuan Bajo, menyebut Kapal Wisata KM Putri Sakinah yang mengangkut pelatih Valencia dan keluarga tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, dipicu karena anomali cuaca.
    Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menjelaskan kapal wisata tersebut tenggelam karena di sekitar perairan Padar dilanda
    cuaca buruk
    dan gelombang dengan ketinggian kurang lebih dua meter yang mengakibatkan kapal tersebut terbalik dan akhirnya tenggelam.
    “Dugaan sementara cuaca buruk disertai gelombang tinggi menjadi penyebab utama tenggelamnya kapal tersebut,” ungkap Christian saat dihubungi Kompas.com, Minggu (28/12/2025). 
    Ia menerangkan kondisi
    cuaca ekstrem
    dan kegelapan malam hari secara signifikan menghambat tim SAR gabungan untuk melakukan operasi penyelamatan penumpang
    KM Putri Sakinah
    itu.
    “Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena cuaca buruk dan jarak pandang yang terbatas. Namun di tengah keterbatasan, tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 7 orang penumpang,” terang dia.
    Sebelumnya, Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto juga menyampaikan hal senada. Ia mengatakan pihaknya mengeluarkan surat persetujuan berlayar bagi kapal tersebut pada Kamis (25/12/2025).
    “Karena anomali cuaca, padahal prakiraan cuaca gelombang kurang dari 0,5 meter,” kata Stephanus saat dikonfirmasi Sabtu.
    Ia menyebut, dirinya turun langsung ke lokasi tempat kapal itu tenggelam dan gelombang tinggi.
    “Saya buat
    notice to marineers
    terkait cuaca ekstrem salah satunya SPB ke Pulau Padar ditutup sementara. Saat berada di lokasi kejadian, kita kena gelombang tinggi,” ujar dia.
    Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere, menjelaskan peristiwa itu bermula pada saat KM Putri Sakinah yang membawa 11 person on board (POB) berangkat dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar untuk melanjutkan perjalanan wisata pada Pukul 20.00 WITA.
    “Nahas pukul 20.30 Wita kapal mengalami mati mesin dan tenggelam,” ungkap Fathur Sabtu siang.
    Ia mengatakan, korban selamat sebanyak 7 orang telah dievakuasi ke Labuan Bajo oleh tim SAR gabungan.
    “Penumpang yang selamat antara lain 2 orang WNA asal Spanyol dan 4 kru kapal serta 1 orang guide,” katanya.
    Sementara korban lainnya saat ini masih dalam pencarian. Salah satunya yakni Pelatih Tim B Putri salah satu klub di Liga Spanyol, Valencia, Fenando Martin Carerras bersama tiga orang anaknya. 
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pelatih Valencia dan 3 Anaknya Hilang di Labuan Bajo, Keluarga Minta Pencarian Terus Dilanjutkan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

    Pelatih Valencia dan 3 Anaknya Hilang di Labuan Bajo, Keluarga Minta Pencarian Terus Dilanjutkan Regional 28 Desember 2025

    Pelatih Valencia dan 3 Anaknya Hilang di Labuan Bajo, Keluarga Minta Pencarian Terus Dilanjutkan
    Tim Redaksi
    LABUAN BAJO KOMPAS.com
    – Pencarian terhadap pelatih Valencia dan 3 anaknya yang hilang tenggelam di perairan Pulau Padar, TN Komodo, Labuan Bajo, hingga hari ketiga, pada Minggu (28/11/2025) belum membuahkan hasil.
    Pihak keluarga pun memberi dukungan dan meminta petugas gabungan untuk melanjutkan pencarian terhadap korban.
    “Keluarga sangat berterima kasih atas banyaknya ungkapan dukungan yang kami terima selama masa-masa sulit ini dalam pencarian empat anggota keluarga kami yang hilang. Satu-satunya informasi resmi yang dapat kami bagikan saat ini adalah bahwa operasi untuk mencoba menemukan orang-orang terkasih kami akan berlanjut pada hari Minggu ini,” tulis keluarga
    pelatih Valencia
    dalam pernyataan resmi yang diterima, Minggu (28/12/2025). 
    Sejak awal, pihak berwenang dan pasukan keamanan Indonesia telah sepenuhnya berkomitmen pada pencarian ini, yang membuat semua tegang, tidak hanya keluarga, tetapi seluruh Spanyol.
    “Kami sangat berterima kasih atas hal ini,” ungkap keluarga.
    Keluarga juga menghargai dukungan yang diberikan oleh pihak berwenang setempat di Indonesia dan khususnya korps diplomatik Spanyol.
    “Kami meminta anda untuk melanjutkan upaya dalam pencarian anggota keluarga kami. Kami percaya bahwa anda akan terus bekerja sampai menemukan mereka,” ujar keluarga.
    Keluarga juga berterima kasih kepada media atas minat dan rasa hormat yang telah ditunjukkan sejauh ini.
    Saat ini anggota keluarga sedang melakukan perjalanan ke Indonesia untuk bergabung dalam upaya pencarian.
    “Kami akan meneruskan informasi resmi apa pun yang dapat kami berikan sesegera mungkin, ” imbuh keluarga.
    Sebelumnya, tim
    SAR
    gabungan menemukan pelampung (life jacket) milik kapal
    KM Putri Sakinah
    , pada pencarian hari ketiga pada Minggu (28/12/2025).

    Tim SAR
    gabungan yang melaksanakan penyisiran yang dimulai dari 06.30 Wita menemukan barang pelampung (
    life jacket
    ) milik KM Putri Sakinah sekitar pukul 09.30 WITA,” ungkap Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu sore.
    Penemuan ini berlokasi pada koordinat 8° 38.423’S – 119° 37.843’E dengan jarak 1,61 mil laut dari lokasi kejadian.
    Pencarian terhadap pelatih sepak bola klub Valencia B Putri Spanyol Fernando Martin Carerras dan anak 3 orang anaknya masih belum membuahkan hasil hingga pukul 17.00 WITA.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polisi Ungkap Luka di Leher Ibu dan Anak dalam Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

    Polisi Ungkap Luka di Leher Ibu dan Anak dalam Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo Regional 28 Desember 2025

    Polisi Ungkap Luka di Leher Ibu dan Anak dalam Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo
    Tim Redaksi

    SITUBONDO, KOMPAS.com
    – Polisi mengungkap adanya luka di leher korban dugaan pembunuhan di Situbondo, Jawa Timur.
    Diketahui, ada
    tiga korban tewas
    dalam kejadian ini.
    Mereka adalah ayah, ibu, dan anak yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah yang berada di Dusun Wateketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki,
    Situbondo
    .
    Satreskrim Polres Situbondo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban pada Minggu (28/12/2025).
    Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, menyatakan identitas ketiga korban tewas, yakni Muhammad Hasim (58), asal Pamekasan.
    Korban kedua adalah Suningsih (38) yang merupakan istri dan ibu dari korban ketiga, Umi Rahmania (18).
    Ibu dan anak itu merupakan warga Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Mereka ditemukan meninggal di kamar tidur.
    “Tiga korban meninggal dunia di dalam rumah, satu di kamar mandi dan dua di kamar tidur,” katanya Minggu (28/12/2025).
    Berdasarkan hasil penyelidikan, dua korban, yakni ibu dan anak tersebut mengalami
    luka sayatan
    bekas senjata tajam di bagian leher.
    Namun, sementara ini pihaknya masih menunggu hasil otopsi.
    “Kami masih menunggu hasil otopsi, ada luka sayatan,” katanya.
    Dia juga menegaskan, dalam peristiwa ini tidak ada barang berharga yang hilang.
    Sementara ini, sejumlah saksi sedang dipanggil dan dimintai keterangan.
    Mereka adalah orang tua dari Suningsih yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian dan sekaligus orang yang pertama kali menemukan korban.
    “Kami memohon waktu untuk menyelesaikan proses penyelidikan. Nanti setelah selesai akan diberitahukan,” pungkasnya.
    Diberitakan sebelumnya, satu keluarga ditemukan meninggal di dalam rumah dan diduga terjadi peristiwa
    pembunuhan
    . Mereka adalah ayah, ibu, dan anak.
    Sementara ini, belum diketahui kronologi maupun motif dari peristiwa tersebut. Polres Situbondo masih melakukan penyelidikan.
    Kepala Desa Demung Aguk Prayogi membenarkan peristiwa pembunuhan di wilayahnya. Pihaknya juga mendampingi petugas kepolisian saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 
    Ia mengatakan, ada tiga jenazah yang ditemukan. “Maaf, tadi masih ikut olah tempat kejadian perkara. Tiga jenazah itu ada Hasyim, bapak tiri, Nia, anak dari Suning,” katanya kepada
    Kompas.com
    , Minggu (28/12/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pasutri Ditemukan Tewas di Humbahas Sumut, Hasil Visum Keracunan Gas Arang saat Libur Nataru
                
                    
                        
                            Medan
                        
                        28 Desember 2025

    Pasutri Ditemukan Tewas di Humbahas Sumut, Hasil Visum Keracunan Gas Arang saat Libur Nataru Medan 28 Desember 2025

    Pasutri Ditemukan Tewas di Humbahas Sumut, Hasil Visum Keracunan Gas Arang saat Libur Nataru
    Tim Redaksi
    MEDAN, KOMPAS.com
    – Warga digegerkan dengan penemuan mayat pria inisial DTS (55) dan istrinya ENS (53) di rumah mereka di Desa Aek Lung,
    Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten
    Humbang Hasundutan
    (
    Humbahas
    ), Sumatera Utara, Minggu (28/12/2025).
    Kasat Reskrim Polres Humbahas, Iptu Jhon F. M. Siahaan mengatakan keduanya merupakan warga Provinsi, Riau.
    Mulanya keduanya mendatangi rumahnya di Humbahas dalam rangka menghadiri pesta keluarga dan juga merayakan natal dan tahun baru.
    Jhon tidak merinci kapan keduanya tiba di lokasi kejadian, namun sejak Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB salah satu kerabatnya, DP sempat mendatangi rumahnya dan mengetuk pintu, tetapi tidak ada yang merespons.
    Kondisi pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.
    “Sekitar pukul 20.00 WIB, saksi MS (keluarga) juga menghubungi korban melalui telepon untuk memastikan keberangkatan ke pesta keesokan harinya, namun juga tidak mendapatkan jawaban,” ujar Jhon dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/12/2025).
    Selanjutnya, sekitar pukul 20.30 WIB, keluarga korban FS dan DP mendatangi rumah korban, namun tetap tidak ada respons.
    Kemudian pada Minggu (28/12/2025) keluarga korban menghubungi kepala dusun untuk mengecek rumah korban.
    Karena korban dipanggil tidak menyahut, akhirnya pintu rumah korban didobrak.
    “Setelah masuk, mereka (para saksi) mendapati pintu kamar korban tertutup. Saat pintu kamar dibuka, kedua korban terlihat dalam kondisi tidak sadar dengan posisi telungkup,” ujar Jhon
    Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Humbahas, polisi selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah kedua korban lalu dievakuasi ke RSUD Dolok Sanggul untuk dilakukan
    visum
    .
    “Bahwa berdasarkan hasil visum dari dokter ahli forensik RSUD Dolok Sanggul, kedua korban dinyatakan meninggal dunia akibat
    asfiksia
    atau
    keracunan
    gas karbon monoksida (CO) yang berasal dari asap arang,” ujar John
    Ia juga menambahkan, pada tubuh kedua korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Barang-barang milik korban juga tidak ada yang hilang.
    “(Disana polisi) menemukan 1 tempat pembakaran arang, 2 unit telepon genggam, 1 buah bantal berlumur darah, 1 tas hitam berisi sejumlah uang, satu tas coklat berisi sejumlah uang, 1 dompet warna merah berisi emas, 1 dompet warna biru berisi sejumlah uang,” ujarnya
    “Lalu 1 tas berisi pakaian korban, satu dompet warna hitam berisi sejumlah uang, serta satu tas bermerek matahari yang berisi pakaian dalam korban,” tambah Jhon.
    “Pihak keluarga telah menerima dan mengikhlaskan meninggalnya kedua korban,” ungkap Jhon.
    Lebih lanjut, setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, polisi menyerahkan jenazah kedua korban ke keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.

    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kapendam Cenderawasih Klarifikasi Kasus Viral Ibu Hamil Meninggal di RS Marthen Indey Jayapura
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        28 Desember 2025

    Kapendam Cenderawasih Klarifikasi Kasus Viral Ibu Hamil Meninggal di RS Marthen Indey Jayapura Regional 28 Desember 2025

    Kapendam Cenderawasih Klarifikasi Kasus Viral Ibu Hamil Meninggal di RS Marthen Indey Jayapura
    Tim Redaksi
    JAYAPURA, KOMPAS.com
    – Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P mengklarifikasi terkait kasus kematian seorang ibu hamil saat proses persalinan yang viral di media sosial yang terjadi di Rumah Sakit (Rumkit) Tk.II Marthen Indey (RSMI), Sabtu (27/12/2025).
    “Saya sampaikan duka cita yang mendalam kepada pihak Keluarga atas meninggalnya Ny. Martha (43) saat melakukan persalin di RS,” ungkap Kapendam.
    Dalam keterangannya Kapendam menjelaskan saat ini Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Marthen Indey Kolonel Ckm dr. Rudi Dwi Laksono bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua telah mengadakan pertemuan bersama. 
    Pertemuan ini untuk membedah sisi teknis medis guna memastikan apakah penanganan sudah sesuai prosedur (SOP) atau tidak. 
    “Kami melibatkan Dinas Kesehatan untuk memantau dari sisi teknis medis. Kami ingin memastikan secara transparan apakah ada kekurangan atau memang semua sudah sesuai prosedur. Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap transparansi kasus kematian ibu dan anak,” ungkap Kapendam dan keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (28/12/2025).
    Ia juga menerangkan, dokter spesialis yang menangani pasien, dr. David Randel Christanto mengungkapkan bahwa penyebab kematian pasien diduga kuat akibat
    cardiac arrest
    (henti jantung) mendadak yang dipicu oleh Emboli Air Ketuban.
    Kondisi ini merupakan komplikasi persalinan yang langka namun sangat fatal, di mana air ketuban masuk ke dalam aliran darah ibu.
    “Kami telah memberikan edukasi kepada pihak suami mengenai kondisi ini. Kejadiannya sangat cepat, pasien tiba-tiba mengalami
    apneu
    (henti napas) dan seluruh wajah membiru saat proses pembukaan hampir lengkap,” jelas dr. David.
    Dalam pertemuan tersebut Kapendam menjelaskan, berdasarkan data rumah sakit, penanganan medis yang diberikan kepada pasien (37-38 minggu) pada tanggal 26-27 Desember 2025, sudah sesuai prosedur.
    “Penanganan pasien selama di rawat di RS sudah sesuai prosedur,” imbuh Kapendam.
    Berikutnya, pihak RS Marthen Indey akan melaksanakan pertemuan resmi dengan keluarga yang direncanakan akan dilakukan pada Senin pagi (29/12/2025).
    “Saya berharap masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan berita sepihak, tanpa melihat sumber resminya,” tutup Kapendam.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.