Category: Kompas.com Metropolitan

  • Tak Digaji Majikan, PMI Asal Bandung Barat Meninggal di Arab Saudi Usai Nekat Lompat dari Lantai 2
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        29 Desember 2025

    Tak Digaji Majikan, PMI Asal Bandung Barat Meninggal di Arab Saudi Usai Nekat Lompat dari Lantai 2 Bandung 29 Desember 2025

    Tak Digaji Majikan, PMI Asal Bandung Barat Meninggal di Arab Saudi Usai Nekat Lompat dari Lantai 2
    Tim Redaksi
    BANDUNG BARAT, KOMPAS.com
    – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, bernama Pupung (29), meninggal dunia di Arab Saudi. 
    Ia diduga meninggal setelah nekat melompat dari lantai dua gedung tempatnya bekerja karena tak kunjung menerima upah dari majikannya.
    Aksi lompatnya pemuda Bandung Barat di perantauan itu diduga karena mengalami tekanan berat sebelum akhirnya terjatuh dan mengalami luka serius hingga meninggal dunia.
    Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P3TKT) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (
    Disnakertrans
    ) KBB, Dewi Andani, membenarkan kejadian tersebut.
    Ia menyebut kondisi korban sebelum peristiwa itu memang memprihatinkan.
    “Korban diduga mengalami tekanan cukup berat karena selama bekerja tidak digaji oleh majikannya. Dalam upaya melarikan diri dari lokasi kerja, yang bersangkutan nekat melompat dari lantai dua gedung dan mengalami luka serius,” ungkap Dewi saat dikonfirmasi, Senin (29/12/2025).
    Dewi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pda Minggu (18/12/2025), setelah kejadian Pupung sempat mendapat pertolongan dari sesama Warga Negara Indonesia (WNI) dan dilarikan ke rumah sakit.
    Namun, kondisinya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Arab Saudi.
    Sebelum meninggal, korban sempat dipindahkan ke Madinah untuk proses pemulangan ke Indonesia.
    Namun, rencana tersebut tertunda lantaran kondisi kesehatan korban yang semakin memburuk.
    “Korban sempat dibawa ke Madinah untuk proses pemulangan, tetapi harus kembali dirawat di rumah sakit. Hingga akhirnya meninggal dunia sebelum sempat dipulangkan ke tanah air,” kata Dewi.
    Berdasarkan penelusuran Disnakertrans Bandung Barat, Pupung diketahui berangkat ke Arab Saudi sejak 2022. 
    Ia bekerja sebagai pekerja migran nonprosedural atau tidak mengikuti aturan resmi penempatan tenaga kerja.
    Meski demikian, Pemerintah
    Kabupaten Bandung Barat
    telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, Balai Pelayanan Pelindungan
    Pekerja Migran Indonesia
    (BP3MI), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi untuk mengurus pemulangan jenazah dan pemenuhan hak-hak korban.
    “Kami mendampingi keluarga korban dan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk proses pemulangan jenazah serta pemenuhan hak-hak almarhum sebagai
    PMI
    ,” tutur Dewi.
    Dewi menambahkan, pemerintah daerah juga mendorong agar hak korban yang belum terpenuhi, termasuk gaji dan santunan, dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
    “Kami berharap kasus ini menjadi perhatian bersama agar perlindungan PMI semakin diperkuat, terutama terkait pengawasan penempatan dan pemenuhan hak tenaga kerja di luar negeri,” tandasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tak Digaji Majikan, PMI Asal Bandung Barat Meninggal di Arab Saudi Usai Nekat Lompat dari Lantai 2
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        29 Desember 2025

    Tak Digaji Majikan, PMI Asal Bandung Barat Meninggal di Arab Saudi Usai Nekat Lompat dari Lantai 2 Bandung 29 Desember 2025

    Tak Digaji Majikan, PMI Asal Bandung Barat Meninggal di Arab Saudi Usai Nekat Lompat dari Lantai 2
    Tim Redaksi
    BANDUNG BARAT, KOMPAS.com
    – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, bernama Pupung (29), meninggal dunia di Arab Saudi. 
    Ia diduga meninggal setelah nekat melompat dari lantai dua gedung tempatnya bekerja karena tak kunjung menerima upah dari majikannya.
    Aksi lompatnya pemuda Bandung Barat di perantauan itu diduga karena mengalami tekanan berat sebelum akhirnya terjatuh dan mengalami luka serius hingga meninggal dunia.
    Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P3TKT) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (
    Disnakertrans
    ) KBB, Dewi Andani, membenarkan kejadian tersebut.
    Ia menyebut kondisi korban sebelum peristiwa itu memang memprihatinkan.
    “Korban diduga mengalami tekanan cukup berat karena selama bekerja tidak digaji oleh majikannya. Dalam upaya melarikan diri dari lokasi kerja, yang bersangkutan nekat melompat dari lantai dua gedung dan mengalami luka serius,” ungkap Dewi saat dikonfirmasi, Senin (29/12/2025).
    Dewi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pda Minggu (18/12/2025), setelah kejadian Pupung sempat mendapat pertolongan dari sesama Warga Negara Indonesia (WNI) dan dilarikan ke rumah sakit.
    Namun, kondisinya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Arab Saudi.
    Sebelum meninggal, korban sempat dipindahkan ke Madinah untuk proses pemulangan ke Indonesia.
    Namun, rencana tersebut tertunda lantaran kondisi kesehatan korban yang semakin memburuk.
    “Korban sempat dibawa ke Madinah untuk proses pemulangan, tetapi harus kembali dirawat di rumah sakit. Hingga akhirnya meninggal dunia sebelum sempat dipulangkan ke tanah air,” kata Dewi.
    Berdasarkan penelusuran Disnakertrans Bandung Barat, Pupung diketahui berangkat ke Arab Saudi sejak 2022. 
    Ia bekerja sebagai pekerja migran nonprosedural atau tidak mengikuti aturan resmi penempatan tenaga kerja.
    Meski demikian, Pemerintah
    Kabupaten Bandung Barat
    telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, Balai Pelayanan Pelindungan
    Pekerja Migran Indonesia
    (BP3MI), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi untuk mengurus pemulangan jenazah dan pemenuhan hak-hak korban.
    “Kami mendampingi keluarga korban dan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk proses pemulangan jenazah serta pemenuhan hak-hak almarhum sebagai
    PMI
    ,” tutur Dewi.
    Dewi menambahkan, pemerintah daerah juga mendorong agar hak korban yang belum terpenuhi, termasuk gaji dan santunan, dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
    “Kami berharap kasus ini menjadi perhatian bersama agar perlindungan PMI semakin diperkuat, terutama terkait pengawasan penempatan dan pemenuhan hak tenaga kerja di luar negeri,” tandasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Usung Tema Frozen, Pos Nataru di Jombang Viral Jadi Spot Swafoto Masyarakat
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        29 Desember 2025

    Usung Tema Frozen, Pos Nataru di Jombang Viral Jadi Spot Swafoto Masyarakat Surabaya 29 Desember 2025

    Usung Tema Frozen, Pos Nataru di Jombang Viral Jadi Spot Swafoto Masyarakat
    Tim Redaksi
    JOMBANG, KOMPAS.com
    – Menjelma bak kastil megah di tengah kota, Pos Pantau dan Pos Pelayanan (Posyan) Natal dan Tahun Baru (Nataru) di simpang empat Jalan Wahid Hasyim, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menarik perhatian masyarakat.
    Posyan
    Nataru
    Simpang Kereta Api
    Jombang
    tersebut mengusung tema film
    Frozen
    .
    Pos pelayanan
    Natal dan Tahun Baru
    2026 itu berada di lokasi yang cukup strategis, yakni berada di jalan utama masuk kawasan kota Jombang, dekat alun-alun Jombang dan Stasiun Kereta Api.
    Sejak resmi dioperasikan pada 22 Desember 2025, keberadaan Posyan Nataru ala Disney ini viral dan menarik minat masyarakat untuk singgah dan melakukan swafoto.
    Pantauan
    Kompas.com
    , Senin (29/12/2025) petang, suasana Posyan Nataru Simpang Empat Wahid Hasyim Jombang memang cukup ramai.
    Puluhan warga secara bergiliran datang untuk melihat-lihat kemudian berfoto ria. Ada yang datang berkelompok, bersama keluarga dan anak-anaknya, ada pula yang datang sendiri.
    Selain jadi spot untuk berswafoto, Posyan Nataru Simpang Empat Wahid Hasyim ini juga diramaikan dengan kehadiran anak-anak untuk bermain di area
    playground
    .
    “Suasana seperti ini ya sampai malam, biasanya sampai jam 9 malam masih ada yang datang,” ujar Perwira Pengawas Pengamanan dan Pelayanan Natarus
    Polres Jombang
    , Iptu Anang Setyanto, Senin.
    Dibangun dengan mengusung Film
    Frozen
    , Posyan Nataru ini berhiaskan ornamen salju, pohon Natal, rusa, dan putri salju.
    Beberapa tokoh karakter ditampilkan di bagian depan. Masing-masing karakter memuat tulisan imbauan agar tertib lalu lintas, antara lain “Jangan Melawan Arus Lalu Lintas”, “Jangan Berboncengan Lebih dari Satu Orang”, serta beberapa pesan lainnya.
    Tak hanya itu, pos pelayanan ini menyediakan berbagai fasilitas untuk pemudik mulai dari area
    playground
    , toilet, mushala, serta ruang laktasi.
    Selain itu, terdapat kursi pijat, WiFi gratis, kopi gratis untuk pemudik maupun pengunjung, spot foto tematik, hingga ruang pemantauan CCTV.
    Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, keberadaan pos ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Natal dan libur Tahun Baru.
    Dia menjelaskan, Posyan ala Disneyland ini merupakan satu dari enam pos yang disiapkan Polres Jombang untuk Operasi Lilin Semeru 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026.
    Selama Nataru, Ardi menyebut, pihaknya membangun lima pos pengamanan (Pospam) dan satu pos pelayanan (Posyan), yakni di simpang empat Jalan Wahid Hasyim, Kabupaten Jombang.
    Adapun lima pos pengamanan berlokasi di exit tol Tembelang, exit tol Bandar, dekat perlintasan KA Bandar Kedungmulyo, RTH Mojoagung, serta GKJW Mojowarno.
    “Kita mendirikan lima Pos Pengamanan dan satu pos pelayanan, baik untuk masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal maupun masyarakat yang bepergian ataupun liburan,” ujar Ardi.
    Selain itu, selama 14 hari Operasi Lilin Semeru, 741 personel gabungan disiagakan. Mereka terdiri dari 500 personel gabungan dari TNI, Satpol PP, Dishub dan unsur relawan, serta 240 personel dari Polres Jombang.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hujan Deras Picu Banjir di Gunung Putri Bogor, Jalan Utama Terendam
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        29 Desember 2025

    Hujan Deras Picu Banjir di Gunung Putri Bogor, Jalan Utama Terendam Bandung 29 Desember 2025

    Hujan Deras Picu Banjir di Gunung Putri Bogor, Jalan Utama Terendam
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com
    – Banjir merendam ruas jalan utama di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/12/2025) sore. Peristiwa ini pun terekam dan viral di media sosial.
    Genangan air menutup Jalan Letda Natsir Wanaherang-Cikeas hingga Jalan Raya Transyogi akibat hujan yang berlangsung lama.
    Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten
    Bogor
    , Jalaluddin mengatakan, banjir terjadi pada Senin sore dan terpusat di Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri.
    “Betul, kejadiannya hari ini. Tepatnya di Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri,” kata Jalaluddin sewaktu dihubungi
    Kompas.com
    , Senin.
    Dalam video yang beredar, air tampak menutup hampir seluruh badan jalan. Ketinggian air mencapai 35 sentimeter.
    Setengah roda sepeda motor dan mobil terendam. Warga juga terlihat berjalan kaki menembus genangan.
    Selain merendam Jalan Letda Natsir Wanaherang–Cikeas, banjir juga menggenangi Jalan Raya Transyogi hingga sempat menghambat arus lalu lintas. 
    Tak sedikit pengendara yang memilih berhenti untuk menghindari genangan tersebut.
    Jalaluddin menyebut, banjir tidak hanya terjadi di satu titik. Selain Desa Cikeas Udik, genangan juga melanda Perumahan Griya Jaya Cikeas di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri.
    “Tim Pos Pam Jonggol sudah berada di lokasi dan sedang melakukan penanganan,” ujarnya.
    Banjir juga dilaporkan terjadi di Desa Puspanegara, Kecamatan Citeureup. Menurut tim reaksi cepat atau TRC BPBD, banjir dilaporkan tersebar di wilayah bagian timur Kabupaten Bogor akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama.
    Hingga kini, petugas BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah lokasi terdampak. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama di wilayah yang berada dekat aliran air.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Paman di Bangka Barat Cabuli Ponakan Bertahun-tahun
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        29 Desember 2025

    Paman di Bangka Barat Cabuli Ponakan Bertahun-tahun Regional 29 Desember 2025

    Paman di Bangka Barat Cabuli Ponakan Bertahun-tahun
    Tim Redaksi
    BANGKA, KOMPAS.com
    – Remaja perempuan di Parittiga, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung menjadi korban asusila selama bertahun-tahun saat tinggal di rumah bibinya.
    Di hadapan polisi, korban mengaku dicabuli sejak duduk di bangku sekolah dasar dan berlanjut hingga SMA.
    Kepala Seksi Informasi Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pelaku EH alias TL (38) telah diamankan terkait kasus
    pencabulan
    anak di bawah umur. Pelaku adalah suami dari bibi korban.
    “Mengumpulkan alat bukti, serta memeriksa saksi-saksi. Dari hasil gelar perkara, penyidik menetapkan seorang laki-laki berinisial EH alias TL sebagai tersangka,” kata Iptu Yos di Mentok, Minggu (28/12/2025).
    Yos menyampaikan, korban tinggal di rumah pelaku karena istri pelaku merupakan adik kandung dari ibu korban.
    Saat ini, ibu korban berada di Jakarta, sedangkan sang ayah sejak lama berpisah.
    “Mereka tinggal serumah karena ibu korban merantau di Jakarta,” ujar Yos.
    Dia memastikan bahwa dalam penanganan perkara ini, penyidik mengedepankan prinsip perlindungan terhadap korban anak.
    KBO Satreskrim Polres Bangka Barat, Iptu Muhammad Harits Arlianto mengatakan, korban dicabuli selama hampir enam tahun, bermula sejak SD dan disetubuhi ketika SMP.
    “Korban sempat diiming-iming uang dan kemudian ada pemaksaan. Korban karena tinggal serumah dipaksa,” ujar Harits.
    Aksi tidak senonoh tersebut akhirnya terungkap setelah korban bercerita pada temannya.
    Kemudian, teman tersebut melaporkan kejadian itu pada kakak korban dan meneruskannya ke kantor polisi.
    Selanjutnya, polisi menangkap pelaku EH alias TL yang mengaku nekat mencabuli keponakan istrinya karena terdorong nafsu.
    Pelaku dijerat Pasal 76D juncto Pasal 81 Ayat (1), (2), dan (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.

    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 2,34 Juta Wisatawan Kunjungi Jateng Selama Libur Natal, Diprediksi Meningkat Hingga 4,5 Juta
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        29 Desember 2025

    2,34 Juta Wisatawan Kunjungi Jateng Selama Libur Natal, Diprediksi Meningkat Hingga 4,5 Juta Regional 29 Desember 2025

    2,34 Juta Wisatawan Kunjungi Jateng Selama Libur Natal, Diprediksi Meningkat Hingga 4,5 Juta
    Tim Redaksi
    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Sebanyak 2.349.575 wisatawan mengunjungi destinasi wisata di Jawa Tengah selama periode 20–28 Desember 2025, bertepatan dengan libur Natal hingga menjelang Tahun Baru 2026.
    Angka ini menunjukkan peningkatan 4,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024, yang mencatat sekitar 2,30 juta kunjungan.
    Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Muhammad Masrofi, memprediksi jumlah kunjungan wisata akan terus meningkat pada libur Tahun Baru.
    “Puncak keramaian terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025, dan diprediksi akan terjadi lonjakan kedua saat libur Tahun Baru,” kata Masrofi.
    Masrofi menyebutkan bahwa wisata religi dan budaya tetap menjadi pilihan utama wisatawan di Semarang.
    Destinasi dengan kunjungan tertinggi meliputi
    Kota Lama Semarang
    , Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, Candi Prambanan, Candi Borobudur, Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta, dan kawasan Dieng.
    Disporapar Jawa Tengah mencatat Kota Lama Semarang sebagai destinasi paling diminati dengan total 310.224 kunjungan selama libur Natal.
    Menyusul di belakangnya adalah Masjid Agung Demak (203.512 kunjungan), Makam Sunan Kalijaga (173.190 kunjungan), Taman Wisata Candi Prambanan (152.817 kunjungan), dan Masjid Raya Syekh Zayed Surakarta (108.021 kunjungan).
    Destinasi lain yang juga mencatat angka kunjungan signifikan adalah Candi Borobudur (93.170 kunjungan), Kawasan Dieng Banjarnegara (91.089 kunjungan), OWABONG Purbalingga (73.001 kunjungan), Pantai Karang Jahe Rembang (71.387 kunjungan), dan Gedung Lawang Sewu Semarang (67.071 kunjungan).
    Kabupaten Demak menyusul dengan 412.453 kunjungan, diikuti Kabupaten Klaten (390.373 kunjungan), Kabupaten Rembang (227.912 kunjungan), dan Kota Surakarta (214.773 kunjungan).
    Masrofi memprediksi total kunjungan wisatawan selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat mencapai 4,3 hingga 4,5 juta kunjungan hingga awal Januari 2026.
    Menurut Masrofi, revitalisasi yang dilakukan beberapa tahun terakhir membuat Kota Lama Semarang semakin menarik bagi wisatawan.
    Peningkatan fasilitas, penataan kawasan, serta munculnya kafe, restoran, dan ruang publik baru berkontribusi pada daya tarik tersebut.
    “Kota Lama memiliki keunggulan sebagai kawasan wisata sejarah yang terbuka dan tidak dipungut tiket masuk. Wisatawan bisa menikmati suasana, berfoto, dan kuliner, sehingga kunjungannya terus meningkat setiap tahun,” lanjutnya.
    Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan, Disporapar Jawa Tengah berkoordinasi lintas sektor dalam pemantauan destinasi wisata.
    Posko Terpadu Nataru telah dibuka sejak 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Banjir di Sejumlah Wilayah Karawang, Sebagian Surut
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        29 Desember 2025

    Banjir di Sejumlah Wilayah Karawang, Sebagian Surut Bandung 29 Desember 2025

    Banjir di Sejumlah Wilayah Karawang, Sebagian Surut
    Tim Redaksi
    KARAWANG, KOMPAS.com
    – Banjir merendam sejumlah wilayah Karawang, Jawa Barat, Senin (29/12/2025). Meski begitu, sebagian telah surut, misalnya di Dawuan.
    Isem, warga Desa Karangligar, Kecamatan
    Telukjambe Barat
    menyebut banjir datang merendam rumahnya sekitar pukul 05.00 WIB.
    Adapun wilayah lainnya banjir lebih dulu datang.
    “Barang-barang memang sudah tidak ada di bawah, di atas semua. Ini ngungsi di ponakan, bawa baju saja,” kata Isem.
    Isem menyebut, dalam sebulan ini, banjir datang lebih dari lima kali.
    Adapun dalam setahun, menurutnya, sudah tak terhitung.
    Kaming, petugas Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
    Karawang
    menyebut air mulai masuk ke perkampungan warga di Karangligar sejak pukul 01.00 WIB. “Paling tinggi 1,5 meter,” kata Kaming.
    Sebanyak 188 rumah warga di 5 rukun tetangga (RT) kini terendam banjir.
    Adapun warga terdampak ada 790 orang.
    Sebagian warga mengungsi di masjid, mushala, rumah bidan desa, dan rumah warga yang lebih aman.
    Sebagai langkah antisipasi, tim gabungan telah bersiaga lengkap dengan dua perahu untuk mengevakuasi warga apabila ketinggian air banjir meningkat.
    Sementara itu, banjir di Dawuan, Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, telah surut.
    Sebelumnya, banjir yang menggenangi wilayah Dawuan hingga ke Jalan Ahmad Yani, Pantura, membuat kendaraan mogok dan menyebabkan kemacetan.
    “Sudah surut, jadi itu banjir karena hujan yang deras semalam. Namun, banjir hanya selewat,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik
    BPBD Karawang
    , Ferry Muharram, Senin (29/12/2025).
    BPBD Karawang mencatat, sebanyak 1.230 jiwa dari 386 kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Karawang hingga Senin (29/12/2025).
    Berdasarkan data BPBD Karawang dengan
    cut off
    pukul 11.00 WIB, bencana tersebut tersebar di enam kecamatan dan sembilan desa.
    Dampak terparah berupa banjir yang merendam 275 rumah warga.
    Ferry menyebut banjir masih menjadi bencana dominan akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
    “Untuk banjir tercatat terjadi di enam kecamatan dengan sembilan desa terdampak. Saat ini petugas masih melakukan pemantauan dan pendataan lanjutan di lapangan,” ujar Ferry.
    Adapun wilayah dengan dampak banjir terbesar berada di Kecamatan Telukjambe Barat, tepatnya di Desa Karangligar, dengan jumlah terdampak mencapai 270 KK atau 846 jiwa, serta 188 rumah terendam dengan tinggi muka air (TMA) antara 20 hingga 110 sentimeter.
    Banjir juga melanda Kecamatan Karawang Barat di Desa Tanjungmekar dan Desa Karawang Kulon, dengan total terdampak 96 KK dan puluhan rumah terendam.
    Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar antara 10 hingga 70 sentimeter.
    Di Kecamatan Karawang Timur, banjir terjadi di Desa Adiarsa Timur dengan enam KK terdampak, sedangkan di Kecamatan Telukjambe Timur, banjir melanda Desa Sukaharja, serta Desa Wadas dan Desa Purwadana yang hingga kini masih dalam proses pendataan.
    Selain banjir, BPBD Karawang mencatat tanah longsor di Kecamatan Tegalwaru, tepatnya di Desa Cintawargi, dengan longsoran setinggi 15 meter dan lebar 5 meter, yang berdampak pada satu KK atau satu jiwa.
    Cuaca ekstrem juga terjadi di Kecamatan Tirtamulya, tepatnya Desa Tirtamulya, yang menyebabkan satu rumah mengalami kerusakan ringan dan berdampak pada dua jiwa.
    BPBD Karawang, kata Ferry, telah menyiagakan personel serta logistik untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
    “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama yang berada di daerah rawan banjir dan longsor. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada petugas setempat atau BPBD,” kata Ferry.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Puting Beliung Terbangkan Bangkai Sayap Pesawat Menimpa Rumah Warga di Bogor,  Tak Ada Korban Jiwa
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        29 Desember 2025

    Puting Beliung Terbangkan Bangkai Sayap Pesawat Menimpa Rumah Warga di Bogor, Tak Ada Korban Jiwa Regional 29 Desember 2025

    Puting Beliung Terbangkan Bangkai Sayap Pesawat Menimpa Rumah Warga di Bogor, Tak Ada Korban Jiwa
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com
    – Angin puting beliung menerjang wilayah Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (29/12/2025).
    Kencangnya angin juga membuat bagian sayap dari
    bangkai pesawat
    terbang menimpa rumah warga.
    Pantauan Kompas.com di lokasi, sayap dari bangkai pesawat yang menimpa rumah warga itu berada di tengah pemukiman padat penduduk.
    Adapun posisi sayap menggantung dengan bertumpu pada bagian atap tiga bangunan rumah warga.
    Belum diketahui secara pasti panjang maupun bobot dari salah satu bagian pesawat tersebut.
    Sementara, untuk lokasi lapak tempat bangkat pesawat berada di pinggir Jalan Raya Parung-Bogor. Jaraknya dari lapak ke rumah warga terdampak kurang lebih 300 meter dan menyebrangi jalan raya.
    Sebelumnya diberitakan, angin
    puting beliung
    menghantap wilayah Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor sekitar pukul 14.30 WIB.
    Beberapa rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap karena tersapu angin.
    Tidak hanya itu, bagian sayap dari bangkai pesawat juga tersapu angin dan mendarat di rumah warga.
    “Gak ada (korban), Alhamdulillah. Rusak yang di atas aja gudang, sama di atas sedikit kepentok sayap pesawat,” kata salah satu warga terdampak Yani (43), saat ditemui Kompas.com di lokasi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polda NTT Gunakan Drone Bawah Laut Cari Pelatih Valencia dan 2 Anaknya
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        29 Desember 2025

    Polda NTT Gunakan Drone Bawah Laut Cari Pelatih Valencia dan 2 Anaknya Regional 29 Desember 2025

    Polda NTT Gunakan Drone Bawah Laut Cari Pelatih Valencia dan 2 Anaknya
    Tim Redaksi
    LABUAN BAJO, KOMPAS.com
    – Puluhan anggota Polri diberangkatkan untuk membantu upaya pencarian pelatih Valencia dan 2 anaknya yang jadi korban tenggelamnya kapal pinisi KM Putri Sakinah di Selat Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
    Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menjelaskan berbagai alat material khusus (Almatus) milik Ditpolairud Polda NTT juga dikerahkan membantu proses pencarian korban.
    “Berbagai peralatan canggih seperti drone bawah laut, sonar sistem, seabob, scooter bonex dan beberapa alat tambahan lain. Sonar ini bisa mendeteksi logam sampai radius 200 meter,” ungkap Kristian, Senin (29/12/2025).
    Selain itu, pihaknya juga menerjunkan tiga unit kapal patroli kepolisian guna membantu proses pencarian tersebut.
    “Kami menggerakkan dua unit kapal patroli yakni Kapal Patroli Cepat (KPC) XXII 2007 dan 2 unit Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Ditpolairud Polda NTT. Kapal-kapal ini akan membantu proses pencarian visual diatas permukaan laut,” paparnya.
    Ia mengatakan 35 personil kepolisian dilibatkan dalam membantu proses pencarian korban KM Putri Sakinah yang tenggelam pada Jumat (26/12/2025) lalu di lintasan Pulau Kambing – Pulau Komodo.
    “Ada 8 personil Satpolairud
    Polres Manggarai Barat
    , 21 personil Ditpolairud Polda NTT dan 6 personil Korpolairud Baharkam Polri saat ini masih terus membantu Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian,” katanya.
    Ia menambahkan, pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
    “Kami berkomitmen untuk hadir dalam setiap peristiwa yang menyangkut keselamatan masyarakat termasuk wisatawan asing. Kami terus bersinergi dengan potensi SAR yang ada dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar,” tegas dia.
    Pihaknya juga turut prihatin dan menyampaikan duka cita atas tenggelamnya KM. Putri Sakinah tersebut.
    “Saya atas nama pribadi dan Polres Manggarai Barat turut prihatin dan duka cita, semoga para korban segera ditemukan,” ungkapnya.
    Terkait kondisi di lapangan, kata dia, bedasarkan informasi dari BMKG dan hasil pengamatan visual, bahwa gelombang laut di lokasi kejadian mencapai 1 meter serta angin kencang dan arus laut yang kuat.
    Mengingat kondisi cuaca dan arus laut yang cukup menantang, pihak Kepolisian bersama Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian 3 orang korban KM Putri Sakinah, dan memperluas area penyisiran ke arah timur dari lokasi kejadian.
    “Hingga saat ini, upaya pencarian terus dilaksanakan secara intensif, dengan mengerahkan peralatan dan kekuatan maksimal demi menemukan para korban dan memberikan kejelasan bagi keluarga yang menunggu dengan penuh harap,” ungkap dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Mensos Gus Ipul Siapkan BLT hingga Rp 8 Juta per Keluarga bagi Korban Bencana di Sumatera
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        29 Desember 2025

    Mensos Gus Ipul Siapkan BLT hingga Rp 8 Juta per Keluarga bagi Korban Bencana di Sumatera Surabaya 29 Desember 2025

    Mensos Gus Ipul Siapkan BLT hingga Rp 8 Juta per Keluarga bagi Korban Bencana di Sumatera
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menyebut akan memberikan dua jenis bantuan langsung tunai (BLT) dalam membantu pemulihan korban bencana di Sumatera.
    Gus Ipul, sapaan akrabnya, menjelaskan
    BLT
    yang pertama akan diberikan selama masa tanggap darurat berupa bantuan logistic dan pengadaan dapur umum.
    “Yang mana ini terus berlangsung sampai hari ini. Yang nilainya terus bertambah sampai nanti masa kedaruratan selesai,” kata Gus Ipul saat ditemui di Graha Unesa, Senin (29/12/2025).
    Untuk masa pasca-kedaruratan atau rehabilitasi, Kemensos nantinya akan memberikan hunian tinggal sementara maupun hunian tetap bagi korban terdampak bencana.
    “Nah, bagi yang mereka nanti tinggal di hunian sementara atau hunian tetap akan mendapatkan bantuan berupa membeli isian rumah atau perabot rumah tangga sebesar Rp 3 juta per keluarga,” jelasnya.
    Selain itu, ada juga program pemberdayaan pemulihan ekonomi sebesar Rp 5 juta per keluarga.
    “Yang nanti semuanya tentu disalurkan setelah melalui proses asesmen sebesar Rp 5 juta per keluarga,” tuturnya.
    Sedangkan, untuk jumlah total penerima BLT korban bencana di Sumatera masih dalam proses pendataan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah.
    Ia menambahkan, para korban juga akan menerima jaminan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sebesar Rp 15.000 setiap orang per harinya, terhitung sejak menempati hunian tersebut selama 3 bulan.
    “Jadi kalau sebulan berarti per orang itu sekitar Rp 450.000. Kalau misalnya anggota keluarganya empat orang, maka Rp 450.000 dikalikan empat,” sebutnya.
    Berbagai program BLT tersebut targetnya akan diserahkan ketika penerima penyalur sudah terdata dengan lengkap.
    Sementa itu, kini pihaknya tengah menyalurkan santunan bagi ahli waris keluarga yang meninggal dunia atau korban meninggal dunia sebesar Rp 15 juta.
    Tercatat, sudah ada 86 ahli waris yang sudah menerima santunan yang tersebar di Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Pidie di Aceh, dan Kota Sibolga di Sumatera Utara.
    “Mungkin juga kita akan memulai penyaluran juga di Sumatera Barat, yang semuanya kita salurkan setelah datanya kami peroleh dari BNPB dan Kabupaten Kota. Ya, ini yang lagi berproses sekarang,” pungkasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.