Category: Kompas.com Metropolitan

  • Jadwal Perjalanan KRL Saat Malam Tahun Baru 2026
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Jadwal Perjalanan KRL Saat Malam Tahun Baru 2026 Megapolitan 31 Desember 2025

    Jadwal Perjalanan KRL Saat Malam Tahun Baru 2026
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
     KAI Commuter menambah sebanyak 26 perjalanan KRL Jabodetabek sebagai penambahan waktu operasional di malam tahun baru 2026.
    “Jadi, KAI Commuter menyiapkan 26 perjalanan Commuter Line Jabodetabek yang beroperasi hingga pukul 01.30 WIB di stasiun pemberangkatan awal akan ditambah di seluruh lintas,” ucap VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).
    Karina menyampaikan, langkah ini kemudian mencatat adanya total perjalanan Commuter Line menjadi 1.091 perjalanan untuk periode hari ini hingga Kamis (1/1/2026) dini hari.
    Rinciannya, total perjalanan Commuter Line relasi Bogor 398 perjalanan, Commuter Line relasi Cikarang 287 perjalanan, Commuter Line relasi Rangkasbitung 210 perjalanan, Commuter Line relasi Tangerang 124 perjalanan, dan Commuter Line relasi Tanjung Priok 72 perjalanan.
    Keputusan ini didasari dari potensi kepadatan KRL Commuter Line di malam nanti akibat lonjakan mobilisasi masyarakat yang mengunjungi pusat kegiatan malam tahun baru.
    “Di samping juga melihat tren di malam pergantian tahun, masyarakat dari berbagai kota sekitar Jakarta yang akan menuju pusat-pusat kegiatan acara malam tahun baru, dan pulang hingga dini hari,” ujar Karina.
    Atas hal ini, KAI mempunyai kapasitas mengangkut hingga 2 juta penumpang dengan prediksi 1,1 juta lebih hingga malam pergantian tahun.
    KAI mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tidak membawa petasan, kembang api, dan benda lainnya yang mudah terbakar selama perjalanan.
    Jika diketahui membawa, petugas keamanan akan menyita dan jika tidak bersedia, pengguna akan diturunkan di stasiun terdekat.
    “Pengguna dilarang membawa petasan, kembang api, dan benda lainnya yang mudah terbakar selama perjalanan. Bagi pengguna yang kedapatan membawa benda-benda tersebut, sesuai aturan akan disita oleh petugas, dan jika tidak bersedia, maka pengguna akan diturunkan di stasiun terdekat,” tegas Karina.
    Berikut rincian waktu perjalanan terakhir untuk seluruh relasi KRL Commuter Line pada malam tahun baru:
    – Commuter Line relasi Bogor pemberangkatan Stasiun Jakarta Kota pukul 01.30 WIB
    – Commuter Line relasi Jakarta Kota pemberangkatan Stasiun Bogor pukul 00.10 WIB
    – Commuter Line Cikarang relasi Angke – Tambun via Pasar Senen pukul 00.43 WIB
    – Commuter Line Cikarang relasi Manggarai – Cikarang pukul 00.51 WIB
    – Commuter Line relasi Rangkasbitung pemberangkatan dari Stasiun Tanah Abang pukul 01.25 WIB
    – Commuter Line relasi Tangerang pemberangkatan Stasiun Duri pukul 01.25 WIB dan pemberangkatan Stasiun Tangerang pukul 00.30 WIB
    – Commuter Line relasi Tanjung Priok pemberangkatan Stasiun Jakarta Kota pukul 00.40 WIB dan pemberangkatan Stasiun Tanjung Priok pukul 01.04 WIB
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Rayakan Tahun Baru 2026, Naik Transjakarta, MRT, LRT Jakarta Gratis Hari Ini
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Rayakan Tahun Baru 2026, Naik Transjakarta, MRT, LRT Jakarta Gratis Hari Ini Megapolitan 31 Desember 2025

    Rayakan Tahun Baru 2026, Naik Transjakarta, MRT, LRT Jakarta Gratis Hari Ini
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan layanan transportasi umum untuk mendukung mobilitas warga yang merayakan pergantian tahun baru, Rabu (31/12/2025) hingga Kamis (1/1/2026) dini hari.
    Transportasi umum yang digratiskan yakni
    Transjakarta
    ,
    MRT Jakarta
    , dan
    LRT Jakarta
    .
    “Pokoknya besok digratiskan, yang dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta,” ucap Gubernur Jakarta Pramono Anung dikutip Selasa (30/12/2025).
    Pramono menjelaskan, kebijakan tersebut diambil agar seluruh masyarakat dapat menikmati malam pergantian tahun dengan rasa bahagia.
    “Karena kami ingin bahwa semua menikmati dengan rasa bahagia. Tetapi yang paling penting adalah kita message-nya besok melewati tahun baru dengan kebahagiaan.” ungkap Pramono.
    DIa meminta warga ang hendak merayakan
    malam tahun baru
    di Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk menggunakan transportasi umum.
    Jam operasional transportasi umum juga diperpanjang guna memastikan masyarakat dapat pulang dengan aman setelah perayaan.
    “Untuk MRT dan TransJakarta, serta LRT juga, pada hari itu akan kami operasikan sampai dengan jam 02.00 pagi. Sehingga siapapun yang melalui pergantian tahun baru, mereka masih pulang bisa dengan aman dan baik,” kata Pramono
    Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menerapkan rekayasa lalu lintas di Sudirman–Thamrin saat perayaan malam
    Tahun Baru 2026
    , Rabu.
    Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB untuk mendukung kelancaran dan keamanan acara.
    Warga perlu mengantisipasi kemacetan di Jakarta seiring penutupan sejumlah ruas jalan pada malam Tahun Baru 2026.
    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, penutupan dilakukan secara situasional pada 33 ruas jalan di Jakarta Pusat dan sekitarnya.
    “Rekayasa lalu lintas berupa penutupan 33 ruas jalan akan diberlakukan secara situasional mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 01.00 WIB,” ujar Syafrin dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).
    Penutupan jalan difokuskan di sekitar lokasi panggung hiburan malam tahun baru.
    Pemprov DKI menyiapkan delapan titik panggung, antara lain di Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Sarinah, Lapangan Banteng, Dukuh Atas BNI 46, Semanggi, kawasan SCBD, dan FX Sudirman.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Awas Macet Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Ini Jalur Alternatifnya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Awas Macet Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Ini Jalur Alternatifnya Megapolitan 31 Desember 2025

    Awas Macet Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Ini Jalur Alternatifnya
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Sudirman–Thamrin saat perayaan malam Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025).
    Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB untuk mendukung kelancaran dan keamanan acara.
    Warga perlu mengantisipasi kemacetan di Jakarta seiring penutupan sejumlah ruas jalan pada
    malam Tahun Baru 2026
    .
    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, penutupan dilakukan secara situasional pada 33 ruas jalan di Jakarta Pusat dan sekitarnya.

    Rekayasa lalu lintas
    berupa penutupan 33 ruas jalan akan diberlakukan secara situasional mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 01.00 WIB,” ujar Syafrin dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).
    Penutupan jalan difokuskan di sekitar lokasi panggung hiburan malam tahun baru.
    Pemprov DKI menyiapkan delapan titik panggung, antara lain di Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Sarinah, Lapangan Banteng, Dukuh Atas BNI 46, Semanggi, kawasan SCBD, dan FX Sudirman.
    Sejumlah ruas utama yang ditutup antara lain:
    – Selatan (Blok M) ke Utara (Harmoni)
    Jalan Melawai – Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Pattimura – Jalan Hang Lekir I – Jalan Hang Tuah – Jalan Hang Lekir IV – Jalan Hang Lekir II – Jalan Hang Lekir I – Jalan Asia Afrika – Jalan Gerbang Pemuda – Jalan Gatot Subroto – Jalan KS Tubun – Jalan KH Mas Mansyur – Jalan Cideng, dan seterusnya.
    Alternatif: Jalan Kyai Maja – Jalan Pakubuwono VI – Jalan Hang Lekir II – Jalan Hang Lekir I – Jalan Asia Afrika – Jalan Gerbang Pemuda – Jalan Gatot Subroto – Jalan KS Tubun – Jalan KH Mas Mansyur – Jalan Cideng, dan seterusnya.
    – Timur (Pancoran) ke Barat (Slipi)
    Jalan Gatot Subroto – Jalan S. Parman.
    – Barat (Slipi) ke Timur (Pancoran)
    Jalan S. Parman – Jalan Gatot Subroto.
    – Timur (Kampung Melayu) ke Barat (Tanah Abang)
    Jalan HR Rasuna Said – Jalan Prof. Dr. Satrio – Jalan KH Mas Mansyur, dan seterusnya.
    – Barat (Tanah Abang) ke Timur (Kampung Melayu)
    Jalan KH Mas Mansyur – Jalan Prof. Dr. Satrio – Jalan HR Rasuna Said.
    -Timur (Manggarai) ke Barat (Karet)
    Jalan Sultan Agung – Jalan Galunggung – Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo – Jalan Pasar Baru Karet Timur 3 – Jalan Karet Pasar Baru Timur 2 – Jalan Karet Pasar Baru Timur 1, dan seterusnya.
    – Barat (Karet) ke Timur (Manggarai)
    Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo – Jalan Galunggung – Jalan Sultan Agung.
    – Selatan (Tanah Abang) ke Utara (Harmoni)
    Jalan Jati Baru Raya – Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit.
    – Utara (Harmoni/Gunung Sahari) ke Selatan (Rasuna Said/Pancoran)
    Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pos – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Pejambon – Jalan M.I Ridwan Rais menuju Rasuna Said.
    Alternatif: Jalan Gunung Sahari – Jalan Kramat Raya – Jalan Salemba – Jalan Proklamasi – Jalan Tambak – Jalan Prof. Dr. Sahardjo, dan seterusnya.
    – Timur (Pasar Senen) ke Barat (Harmoni)
    Jalan Senen Raya – Jalan Kwini I – Jalan Abdul Rahman Saleh – Jalan Kramat Kwitang – putar balik – Jalan Arief Rahman Hakim – Tugu Tani – Jalan M.I Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Katedral – Jalan Veteran, dan seterusnya.
    Alternatif: Jalan Gunung Sahari – Jalan Budi Utomo – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Katedral – Jalan Veteran, dan seterusnya.
    – Selatan (Cikini) ke Utara (Jalan Veteran)
    Jalan Menteng Raya – Jalan Arief Rahman Hakim – Tugu Tani – Jalan M.I Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Katedral, dan seterusnya.
    – Utara (Jalan Gunung Sahari) ke Selatan (Tugu Tani)
    Jalan Dr. Sutomo – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Lapangan Banteng Barat – Jalan Taman Pejambon – Jalan Pejambon – Jalan Medan Merdeka Timur, dan seterusnya.
    – Jalan Batu III ke Utara (Harmoni)
    Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan M.I Ridwan Rais – putar balik di Tugu Tani – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Katedral – Jalan Veteran, dan seterusnya.
    – Barat (Tomang) ke Timur (Pasar Senen)
    Jalan Tomang Raya – Jalan Kyai Caringin – Jalan Balikpapan – Jalan Suryopranoto – Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pos – Jalan Dr. Sutomo – Jalan Gunung Sahari, dan seterusnya.
    – Selatan (Fatmawati) ke Utara (Bundaran Senayan)
    Jalan Bulungan – Jalan Mahakam – Jalan Panglima Polim (sisi barat) – Jalan Sisingamangaraja, dan seterusnya.
    Alternatif: Jalan Melawai Raya – Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Sultan Hasanuddin – Jalan Pattimura, dan seterusnya.
    – Selatan (Antasari) ke Utara (Bundaran Senayan)
    Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Sultan Hasanuddin – Jalan Pattimura.
    Alternatif: Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Trunojoyo – Jalan Sisingamangaraja, dan seterusnya (beserta arah sebaliknya).
    – Utara (Bundaran Senayan) ke Selatan (Fatmawati)

    Jalan Sisingamangaraja – Jalan Kyai Maja – Jalan Bulungan – Jalan Panglima Polim, dan seterusnya.
    Alternatif: Jalan Sisingamangaraja – Jalan Kyai Maja – Jalan Barito I – Jalan Panglima Polim, dan seterusnya.
    – Timur ke Barat
    Jalan Trunojoyo – Jalan Kyai Maja, dan seterusnya.
    – Barat ke Timur
    Jalan Kyai Maja – Jalan Trunojoyo, dan seterusnya.
    – Blok M ke Selatan
    Jalan Sultan Hasanuddin Dalam – Jalan Panglima Polim, dan seterusnya.
    – Blok M ke Utara
    Jalan Sultan Hasanuddin Dalam – Jalan Melawai 6 – Jalan Melawai 8/Jalan Melawai 5/Jalan Melawai 4 – Jalan Melawai Raya – Jalan Iskandarsyah Raya – Jalan Sultan Hasanuddin – Jalan Pattimura, dan seterusnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Catat, Rekayasa Lalin di Tempat Wisata Jakarta Saat Malam Tahun Baru
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Catat, Rekayasa Lalin di Tempat Wisata Jakarta Saat Malam Tahun Baru Megapolitan 31 Desember 2025

    Catat, Rekayasa Lalin di Tempat Wisata Jakarta Saat Malam Tahun Baru
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempersiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) menuju sejumlah tempat wisata di Jakarta.
    Sejumlah tempat wisata yang akan diterapkan rekayasa lalu lintas antara lain kawasan wisata Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Margasatwa Ragunan hingga Kota Tua.
    Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, rekayasa lalin dipersiapkan dalam rangka menyambut malam pergantian tahun.
    “Diimbau kepada masyarakat yang akan menghadiri kegiatan Perayaan Malam
    Tahun Baru 2026
    , baik di Jalan M.H. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Lapangan Banteng, maupun di Jalan Panglima Polim, atau di destinasi wisata, agar menggunakan moda transportasi umum (Bus Transjakarta, LRT, MRT, dan Commuter Line) guna meminimalkan kepadatan lalu lintas di sekitar area kegiatan,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, melalui keterangan, Selasa (30/12/2025).
    – Arus lalu lintas dari Arah Pluit/Exit Tol Ancol Barat yang akan menuju Gerbang Barat Ancol dapat melalui Jalan Lodan Raya dan seterusnya.
    –  Arus lalu lintas dari Arah Jalan Gunung. Sahari yang akan menuju Gerbang Barat Ancol dapat melalui Jalan Gunung Sahari-Jalan Lodan Raya dan seterusnya.
    – Arus lalu lintas dari arah Jalan Benyamin Sueb yang akan menuju Gerbang Timur Ancol dapat melalui Jalan Benyamin Sueb-Kupingan Kemayoran-Jalan Lodan Raya-Jalan Pasir Putih Raya-Jalan Pasir Putih I dan seterusnya.
    – Arus lalu lintas dari arah Exit Tol PRJ/Mangga Dua yang akan menuju Gerbang Timur Ancol dapat melalui Jalan R.E Martadinata-Traffic Light Stasiun Ancol-Jalan Lodan Raya-Jalan Pasir Putih Raya-Jalan Pasir Putih I dan seterusnya.
    – Dari arah Tanjung Priok yang akan menuju Gerbang Carnaval Ancol dapat melalui Jalan RE Martadinata-Simpang Ketel-Jalan Ketel-Simpang Carnaval-Jalan Alwan Ancol Raya dan seterusnya.
    Rekayasa lalu lintas di kawasan Kota Tua untuk menunjang perayaan malam tahun baru, sehingga pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan:
    Jalan Pintu Besar Selatan
    Jalan Pintu Besar Utara
    Jalan Kali Besar Barat dan Timur
    Jalan Kunir sisi Selatan
    Jalan Kemukus
    Jalan Lada Dalam
    – Dari Pluit ke Harmoni: Jembatan Tiga Raya–Jembatan Dua Raya–Pangeran Tubagus Angke–Pasar Pagi
    Flyover
    –Jembatan Batu.
    – Dari Pluit ke Tanjung Priok: Gedong Panjang–Pakin–Krapu–Lodan Raya–TL Ancol Bintang Mas.
    – Dari Timur/Utara ke Asemka/Harmoni: Jalan Kunir–Jalan Kopi–Pejagalan Raya–Pasar Pagi Lama–Perniagaan Raya–Toko Tiga–Pintu Kecil–Asemka.
    – Dari Kalibesar Barat arah Utara: Jalan Teh–Jalan Cengkeh–Jalan Kunir sisi Utara–Kampung Bandan–R.E. Martadinata–Lodan Raya.
    – Dari arah Selatan: Pancoran–Pintu Kecil–Malaka–Kopi–Bandengan Selatan–Bandengan Utara–Gedong Panjang.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Utara PGC Cawang menuju Arah Selatan (Ceger, Cipayung, Bambu Apus) dapa melalui simpang TL PGC–Jalan Raya Bogor–simpang TL Hek–Jalan Raya Bogor–simpang TL Pasar Rebo–Jalan TB. Simatupang–Jalan Raya Mabes Hankam–Putar Balik depan Polsek Cipayung–Jalan Raya Mabes Hankam, atau simpang TL PGC–Jalan Raya Bogor–simpang TL Hek–Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Keramik–Jembatan Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Garuda–Jalan Raya Pondok Gede–simpang depan RS. Haji–Jalan Taman Mini II–Jalan Manunggal XVII–Jalan Albaidho–Jalan Rawa Binong–Jalan Pagelarang–Jalan Raya Hankam–Jalan Raya Setu–Jalan H. Karim–Jalan Raya Mabes Hankam.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Utara Halim Perdana Kusuma menuju Arah Selatan (Ceger, Cipayung, Bambu Apus) dapat melalui Jalan Raya Pondok Gede–simpang Jalan Lubang Buaya–Jalan Lubang Buaya–Jalan Rawa Binong–Jalan Pagelarang–Jalan Raya Hankam–Jalan Raya Setu–Jalan H. Karim–Jalan Raya Mabes Hankam, atau Jalan Raya Pondok Gede–simpang TL Garuda–Jembatan Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Keramik–Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Hek–Jalan Raya Bogor–simpang TL Pasar Rebo–Jalan TB. Simatupang–Jalan Raya Mabes Hankam–Putar Balik depan Polsek Cipayung–Jalan Raya Mabes Hankam.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Timur Pondok Gede menuju Arah Selatan (Ceger, Cipayung, dan Bambu Apus) dapat melalui Jalan Raya Pondok Gede–simpang TL Lubang Buaya–Jalan Lubang Buaya–Jalan Rawa Binong–Jalan Pagelarang–Jalan Raya Setu–Jalan Raya Mabes Hankam.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Selatan Ceger menuju Arah Utara Cawang PGC dan Arah Halim Perdana Kusuma dapat melalui simpang TL Ceger–Jalan Raya Mabes Hankam–Jalan Lingkar Luar Selatan–Jalan TB. Simatupang–simpang TL Pasar Rebo–Jalan Raya Bogor.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Selatan Cipayung menuju Arah Utara Cawang PGC dan Arah Halim Perdana Kusuma dapat melalui Jalan Raya Mabes Hankam–Jalan Lingkar Luar Selatan–Jalan TB. Simatupang–simpang TL Pasar Rebo–Jalan Raya Bogor.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Selatan Bambu Apus menuju Arah Timur Pondok Gede dapat melalui Jalan Raya Mabes Hankam–Jalan Raya Bambu Apus–Jalan Raya Setu–Jalan Raya Hankam–Jalan Pagelarang–Jalan Rawa Binong–Jalan Lubang Buaya–Jalan Raya Pondok Gede.
    – Pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan RM Harsono pada hari pukul 06.00–10.00 WIB (arah masuk). Sore hari pukul 16.00–18.00 WIB (arah keluar).
    – Akan dilakukan sterilisasi jalur dari hambatan samping (parkir liar) serta penempatan petugas.
    – Akan dilakukan penutupan (bersifat situasional) Simpang Jalan TB Simatupang– Jalan Warung Jati Barat–Jalan RM Harsono dengan water barrier Kecuali Transjakarta
    – Akan dilakukan pengalihan Pintu Masuk Taman Margasatwa Ragunan menggunakan ke Pintu Barat, apabila terjadi kepadatan lalu lintas di Jalan Harsono RM
    – Arus lalu lintas dari Arah Timur (Pasar Minggu) yang akan menuju Pintu Barat dapat melalui Jalan TB Simatupang-Jalan Kebagusan-Jalan Sagu-Jalan PasoJalan Moh. Kahfi 1-Jalan Magasatwa Barat dan seterusnya.
    – Arus lalu lintas dari Arah Utara (Jalan Warung Jati Barat) atau dari Arah Barat (Cilandak) yang akan menuju Pintu Barat Taman Margasatwa Ragunan dapat melalui Jalan Cilandak KKO-Jalan Margasatwa Barat dan seterusnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 6
                    
                        Rumput Liar di Ladang Jagung yang Diresmikan Wapres Gibran, Pengelola: Strategi Pertanian
                        Regional

    6 Rumput Liar di Ladang Jagung yang Diresmikan Wapres Gibran, Pengelola: Strategi Pertanian Regional

    Rumput Liar di Ladang Jagung yang Diresmikan Wapres Gibran, Pengelola: Strategi Pertanian
    Tim Redaksi

    TANGERANG, KOMPAS.com
    – Pihak kepolisian dan perusahaan pengelola ladang jagung di Desa Bantarpanjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten membantah gagal panen.
    Ladang ini merupakan bagian dari program
    ketahanan pangan
    nasional, yang diresmikan oleh Wakil Presiden (Wapres)
    Gibran Rakabuming Raka
    pada Oktober 2025 lalu.
    Penanaman jagung merupakan hasil kerja sama antara Polda Banten dan Polresta
    Tangerang
    dengan
    PT MSD Corpora Internasional

    Sebagian area nampak dipenuhi rumput liar. PT MDS menyebut hal itu sebagai
    strategi pertanian
    . Sementara,
    Polresta Tangerang
    memastikan jagung akan dipanen pada Januari mendatang.
    Direktur Utama PT MSD Corpora Internasional, Made, mengatakan, lahan tersebut sudah diolah sejak Agustus 2025.
    Kemudian, penanaman dilakukan sejak Oktober.
    Ia menjelaskan, selama tiga bulan terakhir, tanaman jagung dirawat secara bertahap melalui pemupukan dan perawatan lanjutan.
    Di sisi lain, ia menyebut ada sebagian kecil tanaman yang tidak tumbuh optimal.
    Menurutnya, hal tersebut wajar dalam pertanian.
    “Dari total lahan sekitar dua hektar, 1,5 hektar kami pastikan siap dipanen. Sisanya ada sebagian kecil yang tidak tumbuh optimal, dan itu wajar dalam pertanian,” kata Made di ladang jagung Bantarpanjang, Selasa (31/12/2025) malam.
    Terkait kondisi lahan yang tampak ditumbuhi rumput, ia menjelaskan, kondisi tersebut merupakan bagian dari strategi pertanian untuk menjaga struktur tanah.
    “Rumput sengaja kami biarkan di beberapa titik untuk menahan tanah agar tidak hanyut saat hujan. Setelah panen, rumput akan dibabat dan akarnya tetap dibiarkan,” ujarnya.
    Made menambahkan, sisa tanaman dan rumput nantinya juga akan diolah menggunakan dekomposer agar dapat kembali menjadi pupuk organik alami bagi lahan.
    Selain fungsi teknis, rumput yang tumbuh di lahan tersebut juga dimanfaatkan oleh warga sekitar.
    Sekitar 10 hingga 15 petani dan peternak diketahui rutin memotong rumput di area lahan setiap hari.
    Made menambahkan, sejak awal pengelolaan, pihaknya telah melakukan pembajakan lahan, penanaman bibit, pemupukan, hingga pemberian
    booster
    nutrisi.
    Pemberian
    booster
    tersebut mempercepat pertumbuhan tanaman, meski berdampak pada cepatnya pertumbuhan rumput.
    “Secara teknis, kondisi tanaman masih terkendali dan sesuai perencanaan,” katanya.
    Ia menegaskan, ladang jagung tersebut siap memasuki masa panen dan diharapkan memberikan hasil sesuai target.
    Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada membantah pemberitaan yang menyebut ladang jagung mengalami gagal panen.
    Ia menegaskan, tanaman jagung di lahan tersebut masih dalam proses dan dipastikan akan dipanen pada Januari mendatang.
    “Perlu kami sampaikan bahwa pemberitaan terkait adanya gagal panen itu tidak benar,” ujar Andi di lokasi ladang jagung Bantarpanjang, Selasa (30/12/2025) malam.
    Sebelumnya, pantauan
    Kompas.com
    di ladang jagung Desa Bantarpanjang, Selasa (30/12/2025) siang, menunjukkan kondisi tanaman jagung di lahan yang diresmikan
    Wapres Gibran
    itu nampak tumbuh tidak merata dan sebagian area dipenuhi rumput liar.
    Di bagian depan ladang, sejumlah tanaman jagung telah berbuah dengan tinggi sekitar satu meter dan sebagian mulai menguning.
    Sementara di bagian belakang, banyak tanaman tumbuh lebih pendek dan sebagian roboh, dengan rumput liar tumbuh lebih lebat dan menutupi tanaman jagung.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 10
                    
                        Sambil Menangis dan Memeluk Gubernur NTT, Istri Pelatih Valencia Minta Suami dan Anaknya Ditemukan
                        Regional

    10 Sambil Menangis dan Memeluk Gubernur NTT, Istri Pelatih Valencia Minta Suami dan Anaknya Ditemukan Regional

    Sambil Menangis dan Memeluk Gubernur NTT, Istri Pelatih Valencia Minta Suami dan Anaknya Ditemukan
    Tim Redaksi
    LABUAN BAJO KOMPAS.com
    – Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena berkesempatan menemui isteri dan keluarga pelatih Valencia yang hilang di perairan Pulau Padar Labuan Bajo, pada Selasa (30/12/2025).
    Ia menemui keluarga korban di ruangan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)
    Labuan Bajo
    . Selain menemui keluarga dan isteri
    pelatih Valencia
    itu,
    Gubernur NTT
    juga menemui Wakadubes Spanyol untuk Indonesia.
    Begitu tiba di ruangan KSOP Labuan Bajo, Budi Widjaya, Ketua DPC Gahawisri Labuan Bajo, yang juga adalah pendamping sekaligus penerjemah, mengenalkan Gubernur NTT kepada isteri dan keluarga pelatih Valencia.
    Isteri pelatih Valencia itu pun langsung berjabat tangan dengan Gubernur NTT. Ia memeluk Gubernur NTT sembari menangis dan meminta tolong agar mencari suami dan anaknya hingga ditemukan.
    “Please help. Plesase help,” ungkap isteri
    pelatih Valencia B
    Fernando Martin. Gubernur NTT pun berusaha menenangkanya.
    Kepadanya, Melki mengatakan tim penyelamat akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari sang suami dan anaknya yang masih hilang.
    “Kami akan terus mencari bapak dan anak yang belum ditemukan,” imbuh dia. Momen itu pun membuat semua yang ada dalam ruangan terdiam.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 7
                    
                        Imbas Kasus Rumah Nenek Elina, Eri Cahyadi: Arek-arek Surabaya Jangan Terprovokasi
                        Surabaya

    7 Imbas Kasus Rumah Nenek Elina, Eri Cahyadi: Arek-arek Surabaya Jangan Terprovokasi Surabaya

    Imbas Kasus Rumah Nenek Elina, Eri Cahyadi: Arek-arek Surabaya Jangan Terprovokasi
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengajak para pemuda dari berbagai suku untuk melawan praktik premanisme, yang berpotensi memecah kerukunan.
    Eri mengimbau, agar para pemuda tidak terprovokasi dengan isu yang mengaitkan dengan suku tertentu.
    Menurutnya, hal tersebut bisa memecah kerukunan di Surabaya.
    “Maka arek-arek Surabaya jangan pernah terprovokasi. Jangan pernah arek Surabaya diadu,” kata Eri, di Kota Lama Surabaya, Selasa (30/12/2025).
    Oleh karena itu, Eri bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Surabaya deklarasikan Sumpah 100 Persen Arek Suroboyo, untuk menolak diskriminasi suku, agama, ras dan golongan.
    “Maka saya minta anak-anak Surabaya, tolong jaga Kota Surabaya dengan keberanian, tapi dengan sifat yang beradab dan santun sesuai aturan,” ucapnya.
    “Surabaya ketika terjadi hal seperti itu (diskriminasi) tidak boleh diam. Surabaya harus tegas berani menentukan,” tambahnya.
    Eri menyebut, kasus yang menimpa
    Nenek Elina
    Widjajanti (80) bisa menjadi pelajaran ke depannya.
    Sebab, perkara itu merembet hingga memicu memicu diskriminasi salah satu suku.
    Menurutnya, perkara dugaan pengusiran Nenek Elina tersebut seharusnya mengikuti hukum yang sudah ditetapkan.
    Bukan menggunakan kekerasan ataupun keinginan individu.
    Oleh karena itu, Eri bakal membentuk Satgas Anti Premanisme untuk mengantisipasi kejadian serupa.
    Kelompok itu akan diisi oleh, TNI, Polri, kejaksaan dan pemimpin suku.
    “Maka, hari ini tidak ada lagi premanisme di Kota Surabaya. Kita harus berani melawan premanisme. Kita harus satu, tapi dengan sisi hukum yang berjalan,” jelasnya.
    Eri juga berencana, untuk mengumpulkan seluruh ormas di Balai Kota Surabaya, pada Rabu (31/12/2025) besok. Guna memperkenalkan Satgas Anti Premanisme tersebut.
    “Tanggal 31 Desember kita akan mengumpulkan semua ormas dan semua suku yang ada di Kota Surabaya untuk memastikan bahwa telah ada Satgas Anti-Premanisme,” tutupnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 9
                    
                        Pedagang Sate di Malioboro Ditertibkan Imbas Keluhan Wisatawan
                        Yogyakarta

    9 Pedagang Sate di Malioboro Ditertibkan Imbas Keluhan Wisatawan Yogyakarta

    Pedagang Sate di Malioboro Ditertibkan Imbas Keluhan Wisatawan
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com
    – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta menertibkan pedagang sate dan pedagang lainnya di kawasan Jalan Malioboro.
    Kasi Dalops Satpol PP Kota Yogyakarta, Yudho Bangun Pamungkas menyatakan, penertiban ini tidak hanya menyasar pedagang sate, meskipun aduan terbanyak diterima terkait pedagang sate.
    “Jadi, tadi penertibannya itu sebenarnya bukan hanya sate, walaupun yang memang banyak aduan ke kami memang masalah sate,” ujar Yudho saat dihubungi, Selasa (30/12/2025).
    Penertiban dilakukan mulai dari sekitar Pos Pengamanan Teteg, Jalan
    Malioboro
    , hingga Jalan Senopati.
    Sebanyak 24 Pedagang Kaki Lima (PKL) ditertibkan, dengan 14 di antaranya merupakan pedagang sate.
    “Dari 24 itu, 14 di antaranya memang sate (pedagang),” katanya.
    Menurut Yudho, para pedagang sate ini kerap berjualan di dekat persimpangan yang berdekatan dengan Malioboro, seperti di Simpang Dagen, Jalan Margomulyo, Simpang Suryatmajan, dan sekitar Ngejaman.
    “Nah, itu kan memang simpang-simpang yang mereka biasanya lari kalau ada petugas lari gitu,” kata dia.
    Yudho menjelaskan, pihaknya banyak menerima keluhan dari
    wisatawan
    terkait asap berlebih dari pedagang sate dan pembuangan bungkus jualan yang sembarangan.
    “Ada kalanya mereka itu membuangnya hanya ditaruh di tempat mereka jualan itu terus, kalau ada petugas mereka pergi, ditinggal,” beber dia.
    Satpol PP Kota Yogyakarta mengamankan barang-barang dagangan para pedagang. Khusus pedagang sate, tempat panggangan diamankan.
    “Ya sudah kita amankan, kita bawa ke Mako. Kalau yang lain mungkin yang diamankan kayak payung, payung besarnya untuk berjualan, terus, kursi-kursinya kita amankan juga,” ujar dia.
    Sebelumnya, keluhan wisatawan mengenai asap sate yang berlebih di
    Jalan Malioboro
    sempat viral di media sosial Instagram.
    “Permisi min mau curhat sedikit saya udah beberapa hari di daerah Malioboro dan tadi saya berbelanja di salah satu toko di Malioboro tepatnya di depan masjid depan Kantor DPRD DIY gang Sosrowijayan, saya berbelanja di toko tersebut panas banget ditambah asap tukang sate yang tak beraturan dan saya kasihan sama karyawan dan yang punya toko karna beberapa tak jadi berbelanja karna asap sate tersebut bahkan ada karyawan sampe sakit mata bahkan menangis karna asap sate tersebut,” tulis salah satu wisatawan di media sosialnya. 
    Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat, menyatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan patroli dan tindakan
    tipiring
    (tindak pidana ringan) kepada penjual sate yang melanggar.
    “Dulu pernah melakukan
    tipiring
    , berulang kali kita melakukan penyitaan,” ujar Octo saat dihubungi, Minggu (28/12/2025).
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 8
                    
                        Mantan Pj Gubernur Sulsel Dicekal ke Luar Negeri, terkait Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar
                        Makassar

    8 Mantan Pj Gubernur Sulsel Dicekal ke Luar Negeri, terkait Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar Makassar

    Mantan Pj Gubernur Sulsel Dicekal ke Luar Negeri, terkait Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar
    Tim Redaksi
    MAKASSAR, KOMPAS.com
    – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan mengajukan pencegahan bepergian ke luar negeri atau cekal terhadap enam orang saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan bibit nanas tahun anggaran 2024.
    Permohonan pencekalan tersebut diajukan Kejati Sulsel kepada Jaksa Agung karena para saksi dinilai tidak kooperatif dalam proses penyidikan.
    Kepala Kejati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan, keenam saksi memiliki keterkaitan erat dengan perkara pengadaan bibit nanas yang berpotensi merugikan keuangan negara.
    “Langkah pencekalan ini diambil untuk memastikan proses penyidikan berjalan lancar dan mencegah kemungkinan para pihak tersebut mempersulit atau melarikan diri ke luar negeri di tengah proses hukum yang sedang kami intensifkan,” kata Didik saat konferensi pers di Gedung Kejati Sulsel, Selasa (30/12/2025).
    Didik mengungkapkan, enam orang yang dicekal tersebut salah satunya adalah
    Bahtiar Baharuddin
    , mantan penjabat Gubernur Sulawesi Selatan.
    Selain itu, terdapat tiga aparatur sipil negara Pemerintah Provinsi Sulsel berinisial HS (51), RR (35), dan UN (49). Dua lainnya yakni RM (55) selaku Direktur PT AAN serta seorang karyawan swasta berinisial RE (40).
    Didik menyampaikan, perkara dugaan korupsi pengadaan bibit nanas ini telah naik ke tahap penyidikan. Sejumlah penggeledahan juga telah dilakukan di berbagai lokasi.
    “Diketahui bahwa kasus ini sudah tahap penyidikan dan kita sudah melakukan penggeledahan di beberapa tempat, di kantor Gubernur, Dinas Pertanian, kemudian di perusahaan swasta di Gowa, di Bogor,” ujarnya.
    Pengadaan bibit nanas tersebut, kata Didik, menggunakan anggaran sebesar Rp 60 miliar pada tahun 2024.
    “Ternyata ketika diperiksa itu kenyataannya pengadaan hanya Rp 4,5 miliar. Dari anggaran Rp 60 miliar. Hasil pemeriksaan sementara,” bebernya.
    Didik menegaskan, keenam orang yang dicekal masih berstatus saksi. Namun, indikasi keterlibatan mereka dalam tindak pidana korupsi dinilai cukup kuat.
    “Sementara masih saksi. Nanti kita cekal untuk mempermudah itu, ada indikasi memang (jadi tersangka) tapi nanti kita tunggu proses selanjutnya,” imbuh Didik.
    Dalam proses penyelidikan dan penyidikan, Kejati Sulsel telah memeriksa sekitar 20 orang saksi.
    “Kita sudah sampai ke Bogor, Gowa, dan mungkin kita juga sudah ke beberapa kabupaten ke Subang juga, tempat menanam itu sudah kita periksa. Petani-petaninya semua sudah,” jelasnya.
    Penetapan tersangka, lanjut Didik, masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara.
    “Tunggu perhitungan kerugian negara, selesai langsung (penetapan tersangka),” tutupnya.
    Sebelumnya diberitakan, mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin telah diperiksa Kejati Sulsel selama sekitar 10 jam terkait dugaan korupsi pengadaan bibit nanas. Program tersebut diresmikan Bahtiar saat menjabat sebagai
    Pj Gubernur Sulsel
    pada 2024.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 2
                    
                        Pedagang Pasar Asemka Sepi Pembeli, Kini Bertahan Lewat Jualan Online
                        Megapolitan

    2 Pedagang Pasar Asemka Sepi Pembeli, Kini Bertahan Lewat Jualan Online Megapolitan

    Pedagang Pasar Asemka Sepi Pembeli, Kini Bertahan Lewat Jualan Online
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Hiruk-pikuk suasana tawar-menawar yang biasanya menggema di lorong-lorong Pasar Asemka, Tamansari, Jakarta Barat, kini tak lagi terdengar.
    Menjelang pergantian tahun 2025, salah satu pusat grosir mainan, aksesori, dan suvenir yang legendaris ini justru terlihat sepi dan lesu.
    Pantauan
    Kompas.com
    di lokasi, kios-kios penjual aksesori maupun suvenir terlihat sepi pengunjung.
    Para pedagang terlihat bersandar di dalam kios sambil memainkan ponselnya, menunggu ada pelanggan yang datang untuk menawar dagangannya.
    Setiap ada orang yang melintas di lorong, wajah mereka terangkat dan sontak mengganti ekspresinya untuk menyapa dan menjajakan barang dagangannya.
    Pada beberapa kios, terlihat tumpukan kardus berdampingan dengan barang yang ditampilkan di etalase.
    Sementara, di kios lain, para pedagang sibuk melakukan pengemasan untuk dikirim ke kurir daring, meski mereka tak terlihat melayani satu pun pembeli di lapaknya.
    Para pedagang mengakui adanya penurunan drastis jumlah pengunjung yang datang berbelanja ke
    Pasar Asemka
    .
    Situasi ini memaksa mereka memutar otak, salah satunya dengan menggantungkan nasib pada penjualan daring (online) dan mengikuti tren viral media sosial agar tetap bisa mendapat pemasukan.
    Aida (33), seorang pedagang tas yang meneruskan usaha orangtuanya, merasakan betul perbedaan atmosfer perdagangan saat ini dibandingkan masa lalu.
    “Ngerasain banget sepi banget. Terutama kayaknya ya dua tahun inilah, dua tahun ini Asemka kayak ya bedalah gitu dari yang sebelum-sebelumnya,” ujar Aida saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (30/12/2025).
    Menurut Aida, jika dibandingkan dengan masa saat ibunya yang berjualan, kondisi saat ini sangat jauh berbeda.
    Pengunjung yang datang langsung ke toko fisiknya kini bisa dihitung jari.
    “Kalau dalam sehari yang beli ke toko langsung tuh ya paling 10 kali ya paling banyak gitu. Bahkan kadang enggak nyampe 10 lah, keitung jari. Sisanya ya dari online,” ungkap Aida.
    Sadar bahwa mengandalkan pengunjung pasar tak lagi menjanjikan, Aida mau tidak mau harus beradaptasi dengan teknologi.
    Sebagai pemilik toko, ia juga kini aktif menjadi host siaran langsung melalui marketplace seperti Shopee dan TikTok.
    “Tapi ya untungnya sih ada online. Jadi ya mau enggak mau, saya belajar online. Udah dua tahun ini juga pokoknya pas mulai sepi-sepi itu akhirnya ya saya belajar lagi,” tutur Aida.
    Bahkan, ia rela menambah jam kerjanya hingga malam hari untuk melakukan siaran langsung (live streaming) demi menarik pembeli.
    “Jadi kadang kalau malam ada yang nge-live, jualan aja, biasanya emang ramainya malam. Jadi mau enggak mau ngandelinnya ngandelin online aja udah full,” tambahnya.
    Menurutnya, saat masa kejayaan Pasar Asemka beberapa tahun silam, ia bisa mengantongi penghasilan setara dengan UMR Kota Jakarta dengan berjualan.
    Namun, saat ini ia bahkan kesulitan untuk bisa mendapat setengah dari nilai UMR yang menjadi standar penghasilan tersebut.
    “Kalau rame, dulu dulu mah setara sama UMR lah bisa. Apalagi saya ngegaji juga kan dulu mah, punya orang ada beberapa. Sekarang cuma sanggup satu yang bantuin,” ujarnya.
    “Kalau lagi sepi kayak gini ya susah mau dapet setengahnya juga. Kadang juga enggak ada yang beli sama sekali. Jadi ngelayanin online doang,” keluhnya.
    Kelesuan Pasar Asemka juga diakui oleh Sahidi (48), pedagang mainan grosir yang sudah berjualan di Asemka sejak 2018.
    “Wah, kalau ditanya rame apa enggak, boro-boro. Sepi, parah ini mah. Beda jauh sama zaman sebelum Corona,” kata Sahidi.
    Berbeda dengan Aida yang fokus ke platform digital, Sahidi bertahan berjualan di pasar dengan strategi mengandalkan tren viral.
    Ia hanya menyetok barang yang sedang ramai digandrungi anak-anak di media sosial agar bisa cepat laku.
    “Biasanya mah tergantung trennya, viralnya apa. Kemarin tuh sempat rame yang boneka-boneka Labubu tuh, kita kan jual versi murah itu kan, nah itu lumayan tuh. Tapi Labubunya abis, sebulan lah, ilang lagi (pelanggannya),” jelas Sahidi.
    Saat ini, ia mengandalkan penjualan gasing modern yang sedang juga tengah populer di kalangan anak-anak, serta pernak-pernik tahun baru.
    “Anak sekarang lagi pada doyan main gasing, tapi gasingnya beda enggak kayak kita dulu, lebih cakep dia. Ada yang ada arenanya. Lagi banyak sih, gasing,” tambahnya.
    “Sama ini lah tahun baru aja, petasan, trompet, tapi enggak berani banyak juga (stoknya), kan saingan banyak juga,” kata dia.
    Sahidi menduga salah satu alasan sepinya Pasar Asemka adalah akibat melemahnya daya beli masyarakat.
    Ia merasa pengunjung yang datang enggan mengeluarkan uang jika tidak benar-benar perlu.
    “Kalau ngarepin pembeli yang beli kado (ulang tahun) atau orang lewat mah, wah enggak bisa nutup sewa lapak. Orang juga sekarang pada enggak punya duit kali, apa-apa susah. Enggak pada jajan,” keluh Sahidi.
    Sementara itu, Dini (45) pedagang musiman yang tengah menjual kembang api di area luar pasar mengaku stok barang dagangannya masih sangat menumpuk jelang malam tahun baru.
    “Sepi, sepi banget. Sekarang, terutama tahun ini ya, berasa sepi banget lah ini akhir tahun. Masih banyak banget stoknya, belum pada habis,” ujar Dini.
    Padahal, Dini sudah memiliki trik tersendiri untuk menghadapi kantong pembeli yang kian menipis.
    Ia menghindari menyetok kembang api berukuran besar yang harganya mahal, meski kualitasnya lebih bagus.
    “Kalau saya sih triknya kalau emang lagi sepi gini, nyetoknya nyetok yang biasa-biasa aja. Jadi enggak beli banyak lah petasan yang bagus, yang gede-gede,” kata Dini.
    Ia memilih fokus menjual barang dengan kisaran harga ekonomis yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
    “Banyakinnya nyetoknya jualnya yang harga-harga Rp35.000, Rp50.000, mentok-mentok segitu. Karena kan orang banyak nyarinya yang segituan. Jadi saya jual yang gampang dibeli aja,” tutur dia.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.