Category: Kompas.com Metropolitan

  • 2
                    
                        Prabowo Tiba di Tapanuli Utara, Disambut AHY hingga Bobby Nasution
                        Nasional

    2 Prabowo Tiba di Tapanuli Utara, Disambut AHY hingga Bobby Nasution Nasional

    Prabowo Tiba di Tapanuli Utara, Disambut AHY hingga Bobby Nasution
    Tim Redaksi
    TAPANULI UTARA, KOMPAS.com –
    Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025) siang, untuk melaksanakan kunjungan kerja.
    Pantauan
    Kompas.com
    di lokasi, pesawat kepresidenan yang mengangkut Prabowo mendarat sekitar pukul 11.25 WIB.
    Prabowo mengenakan kemeja safari berwarna krem dan topi biru ketika turun dari pesawat.
    Sejumlah pejabat pun langsung menyambut kedatangan Prabowo.
    Mereka adalah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.
    Lalu, ada pula Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan, serta Pangdam Bukit Barisan Mayjen Hendy Antariksa yang ikut menyambut Prabowo.
    Prabowo menyalami mereka satu per satu lalu berjalan menuju helikopter dengan didampingi Menhan.
    Berdasarkan keterangan yang diterima, Prabowo akan lanjut terbang ke Tapanuli Selatan dengan menggunakan Helikopter TNI AU Caracal.
    Setibanya di sana, Prabowo akan meninjau jembatan bailey Sungai Garoga, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
    Dalam kunjungan ini, tampak Seskab Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka mendampingi Prabowo.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tahun Baru di Puncak, Wisatawan Wajib Waspada Kabut Tebal dan Jalan Licin
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        31 Desember 2025

    Tahun Baru di Puncak, Wisatawan Wajib Waspada Kabut Tebal dan Jalan Licin Bandung 31 Desember 2025

    Tahun Baru di Puncak, Wisatawan Wajib Waspada Kabut Tebal dan Jalan Licin
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com
    – Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Mabes Polri memastikan kesiapan pengamanan malam pergantian Tahun Baru 2025–2026 di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Hal ini dipastikan setelah tim meninjau langsung Pos Pengamanan (Pospam) Gadog, Rabu (31/12/2025).
    Tim auditor
    Itwasum
    yang dipimpin
    Irjen Pol Dwi Gunawan
    mengecek kesiapan personel Polri serta koordinasi lintas instansi dalam Operasi
    Pengamanan Tahun Baru
    2025. Pengawasan difokuskan pada kegiatan pengamanan yang akan berlangsung malam ini di sepanjang jalur wisata Puncak.
    “Kami dari Inspektorat Pengawasan Umum atas perintah Bapak Irwasum melaksanakan pengawasan Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025. Kami melihat kesiapan anggota Polri di lapangan serta koordinasi dan sinergi antar-instansi,” ujar Dwi di
    Pospam Gadog
    , Rabu.
    Berdasarkan hasil pemantauan sejak pukul 08.00 WIB pagi, seluruh personel pengamanan dilaporkan telah siap bertugas melayani masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun.
    Irjen Pol Dwi Gunawan mengapresiasi koordinasi yang solid antara Polri dan instansi terkait lainnya dalam mengawal arus wisata akhir tahun.
    Langkah teknis pengamanan, termasuk pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas di titik-titik krusial, telah disiapkan dengan matang.
    Detail mengenai teknis pengalihan arus akan disampaikan secara terpisah oleh penanggung jawab Pospam Gadog guna mengurai kepadatan.
    Pihak Itwasum
    Mabes Polri
    memastikan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk pengaturan lalu lintas, melainkan juga untuk menjamin rasa aman bagi para wisatawan yang berkunjung ke kawasan dataran tinggi tersebut.
    Selain mengecek kesiapan pasukan, Itwasum Mabes Polri juga menyoroti faktor keamanan berkendara mengingat kondisi geografis Puncak yang menantang. Masyarakat diminta mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri jika kondisi cuaca memburuk.
    “Di Puncak saat ini banyak kendaraan roda dua. Cuaca baru selesai hujan, jalanan licin, dan kabut cukup tebal,” kata Dwi memperingatkan.
    Ia mengimbau pengendara agar berhati-hati, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm dan jaket, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan.
    Pengendara diingatkan untuk waspada terhadap jarak pandang yang terbatas akibat kabut yang kerap turun di sore hingga malam hari.
    Pemerintah dan kepolisian berharap perayaan malam pergantian tahun di kawasan Puncak dapat berjalan kondusif tanpa adanya insiden kecelakaan yang menonjol akibat kelalaian pengendara.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Akses Jalan ke Alun-Alun Demak Ditutup Saat Malam Tahun Baru, Polisi Alihkan Arus Lalin
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

    Akses Jalan ke Alun-Alun Demak Ditutup Saat Malam Tahun Baru, Polisi Alihkan Arus Lalin Regional 31 Desember 2025

    Akses Jalan ke Alun-Alun Demak Ditutup Saat Malam Tahun Baru, Polisi Alihkan Arus Lalin
    Tim Redaksi

    DEMAK, KOMPAS.com
    – Sejumlah ruas jalan menuju Alun-Alun Demak, Jawa Tengah akan ditutup saat malam Tahun Baru 2026.
    Penutupan jalan
    tersebut akan berlangsung mulai Rabu (31/12/2025) pukul 18.00 WIB hingga Kamis (1/1/2026) pukul 02.00 WIB.
    Pengemudi tujuan Semarang – Kudus dan arah sebaliknya tidak bisa mengakses jalan tersebut.
    Polres Demak telah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas (lalin).
    KBO Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan
    rekayasa lalu lintas
    di sekitar
    Alun-Alun Demak
    .
    “Dari arah Semarang ke Kudus atau ke dalam kota, pengalihan arus dari
    traffic light
    SMP N 1 Demak dialihkan ke Jalan Lingkar Soeta. Dari
    traffic light
    Bogorame dialihkan ke Jalan Sultan Hadiwijaya,” kata Djoko, melalui pesan tertulis, Rabu.
    Adapun sebaliknya dari arah Kudus ke Semarang atau Demak kota juga dilakukan pengalihan arus lalu lintas.
    “Dari
    traffic light
    Jebor dialihkan ke arah Jalan Lingkar Soeta, dari arah pertigaan Kracaan dialihkan ke Betengan,” ujarnya.
    Sebelumnya Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugaraha, mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusifitas selama malam
    Tahun Baru 2026
    .
    Pihaknya juga telah menerjunkan anggota untuk melakukan pengamanan. Termasuk untuk mengatur jalur utama pantura maupun dalam kota.
    “Dari Polres Demak sudah menugaskan anggota saat nanti malam pergantian tahun, baik untuk pengaturan di jalur utama Pantura maupun yang ada di Kota Demak,” kata Ari, Selasa (30/12/2025).
    Ari tidak melarang apabila masyarakat Demak ingin merayakan malam tahun baru, namun ia menegaskan supaya masyarakat tetap mengikuti aturan yang berlaku.
    “Silakan merayakan pergantian tahun baru dengan keluarga tercinta, namun tetap memperhatikan sisi keamanan, jangan melanggar aturan yang sudah ditentukan,” tutup Ari.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kasus Pembongkaran Rumah Nenek Kushayatun di Tegal: Inspektorat Periksa Camat dan Lurah
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

    Kasus Pembongkaran Rumah Nenek Kushayatun di Tegal: Inspektorat Periksa Camat dan Lurah Regional 31 Desember 2025

    Kasus Pembongkaran Rumah Nenek Kushayatun di Tegal: Inspektorat Periksa Camat dan Lurah
    Tim Redaksi

    TEGAL, KOMPAS.com
    – Inspektorat Kota Tegal, Jawa Tengah, melakukan pemeriksaan terhadap camat dan lurah yang hadir dalam pembongkaran rumah Nenek Kushayatun (65).
    Rumah yang berada di Kelurahan Kraton, Kecamatan
    Tegal
    Barat tersebut memang sedang dalam
    sengketa
    , antara
    Nenek Kushayatun
    dan pihak lain yang juga mengklaim atas kepemilikan.
    Kuasa hukum Nenek Kushayatun menilai
    pembongkaran rumah
    tersebut tanpa dasar hukum berupa putusan pengadilan.
    Selain itu, juga menyoroti saat pembongkaran pada 1 Oktober 2025 lalu, dihadiri
    camat dan lurah
    .
    Keduanya kemudian diadukan kepada Wali Kota Tegal atas dugaan pelanggaran kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN).
    Inspektur Kota Tegal Budi Hartono mengatakan, pihaknya sudah memanggil Lurah Kraton dan Camat Tegal Barat untuk melakukan pemeriksaan dan klarifikasi.
    Inspektorat menyebut tidak menemukan pelanggaran disiplin terhadap keduanya.
    “Hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan pelanggaran disiplin, kode etik, maupun perilaku ASN,” kata Budi kepada
    Kompas.com
    , Rabu (31/12/2025).
    Disampaikan Budi, kehadiran camat dan lurah di lokasi pembongkaran hanya menjalankan tugas dan fungsi (Tupoksi) sebagai pemimpin wilayah.
    “Jadi, kehadiran mereka di lokasi memastikan hak dasar masyarakat terpenuhi. Jadi, mereka tidak terlibat dalam pembongkaran,” kata Budi.
    Terkait sengketa tanah antara Kushayatun dan orang yang mengeklaim pemilik sah, pihaknya mengaku tidak mengetahui lantaran di luar kewenangan inspektorat.
    “Kalau soal pembongkaran rumah ada putusan pengadilan atau tidak, itu di luar ranah kami. Bisa ditanyakan ke kuasa hukum masing-masing,” kata Budi.
    Budi menjelaskan, begitu Wali Kota mendapat aduan kode etik sejumlah ASN dari Kushayatun dan kuasa hukumnya, pihak inspektorat langsung bekerja melakukan pemeriksaan.
    “Pak Wali memerintahkan kami, dan kami langsung bekerja. Meski demikian, kami masih terus melakukan pendalaman pemeriksaan hingga mungkin nanti ke Satpol PP,” pungkas Budi.
    Kuasa hukum Kushayatun, Agus Slamet dari LBH FERARI Tegal, mengatakan bahwa pembongkaran dan pemagaran rumah kliennya dilakukan pada Rabu, 1 Oktober 2025.
    Tindakan itu dilakukan tanpa dasar hukum berupa putusan atau penetapan pengadilan.
    “Ini yang membuat kasus Kushayatun mirip dengan
    Nenek Elina
    di Surabaya. Sama-sama tidak ada proses eksekusi dari pengadilan, tetapi bangunan sudah dibongkar,” ujar Agus Slamet, Senin (29/12/2025).
    Pria yang akrab disapa Guslam itu menyebut rumah yang ditempati Kushayatun diketahui telah dihuni secara turun-temurun sejak tahun 1887.
    Namun pada tahun 2004, tiba-tiba muncul sertifikat tanah atas nama orang lain dan berpindah tangan lagi ke orang lain.
    “Tiba-tiba tahun 2004 ada orang yang mengaku memiliki sertifikat tanah. Oleh si orang tersebut, pada tahun 2020 dijual ke orang Banyumas. Di tahun 2024 orang Banyumas itu melayangkan beberapa somasi ke Nenek Kushayatun, akhirnya terjadi pembongkaran,” kata Guslam.
    Padahal, ungkap Guslam, Kushayatun maupun anggota keluarga lainnya merasa tidak pernah menjual tanah dan bangunan ke siapa pun.
    Pihak keluarga merasa heran bagaimana sertifikat bisa terbit tanpa adanya transaksi dari penghuni asli.
    “Klien kami tidak pernah menjual, menghibahkan, atau memindahtangankan tanah itu. Tapi tiba-tiba ada sertifikat dan langsung diikuti somasi hingga pembongkaran,” tegas Guslam.
    Menurutnya, meskipun ada klaim kepemilikan tanah melalui sertifikat, setiap pengosongan paksa wajib melalui mekanisme hukum, bukan dilakukan secara sepihak.
    Pihaknya juga telah mengadu ke DPRD Kota Tegal agar menggali keterangan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) soal sertifikat tanah tersebut.
    Selain itu, ia juga sudah melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian.
    “Tiga orang yang kita laporkan ke Polres Tegal Kota. Pertama, orang penerima perintah pembongkaran, kedua pemberi perintah, dan ketiga pembeli tanah yang baru,” kata Guslam.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Minum Alkohol di Bibir Jembatan, Mahasiswa Terjatuh Hantam Beton di Sungai
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

    Minum Alkohol di Bibir Jembatan, Mahasiswa Terjatuh Hantam Beton di Sungai Regional 31 Desember 2025

    Minum Alkohol di Bibir Jembatan, Mahasiswa Terjatuh Hantam Beton di Sungai
    Tim Redaksi
    JAMBI, KOMPAS.com
    – Seorang mahasiswa bernama Rudiono, warga Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Jambi, tewas mengenaskan setelah terjatuh dari bibir jembatan saat sedang nongkrong sambil mengonsumsi alkohol.
    Saat terjatuh ke sungai, kepala korban menghantam beton
    Jembatan Aurduri II
    hingga meninggal dunia di tempat. Peristiwa tragis ini terjadi ketika korban duduk di area yang sangat berisiko di luar pagar pengaman.
    “Korban terjatuh saat duduk di luar pembatas jembatan,” kata Kepala Dinas Damkar Kota Jambi, Mustari melalui pesan singkat, Selasa (30/12/2025).
    Begitu menerima laporan dari warga, sebanyak 17 personel Damkar diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Kondisi medan yang ekstrem membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena harus dilakukan secara vertikal.
    Ketika terjatuh dari ketinggian 25 meter, kepala korban menghantam beton penahan tiang jembatan. Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan lengan yang menyebabkan kematian seketika.
    Mustari menjelaskan, tim harus menggunakan tandu dan diderek ke atas jembatan menggunakan tali karmantel sesuai standar penyelamatan. Kondisi malam hari pada pukul 02.18 WIB dengan akses penerangan yang minim menjadi tantangan tambahan bagi tim di lapangan.
    “Sekitar 1 jam korban berhasil kita evakuasi,” kata Mustari. Setelah berhasil ditarik ke atas, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka.
    Insiden maut ini bermula ketika korban sedang nongkrong bersama teman-temannya di atas Jembatan Aurduri II sembari minum alkohol hingga dalam keadaan mabuk.
    Mustari mengungkapkan bahwa rekan-rekan korban sebenarnya sudah berupaya memperingatkan korban karena posisinya yang berbahaya di luar pembatas jalan.
    “Posisi korban duduk di luar pembatas jembatan, teman korban menyadarkan dan mengajak pulang,” kata Mustari.
    Namun, saat disadarkan oleh temannya, korban diduga tersentak kaget. Ia menepis tangan rekannya hingga pegangan tangan korban terlepas dari besi pembatas.
    “Korban jatuh ke bawah Jembatan Aurduri II lalu korban terhempas di lantai coran tiang jembatan dalam keadaan tidak bernyawa,” pungkas Mustari.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera, Puluhan Santri di Sumenep Main Drumband
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

    Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera, Puluhan Santri di Sumenep Main Drumband Regional 31 Desember 2025

    Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera, Puluhan Santri di Sumenep Main Drumband
    Tim Redaksi
    SUMENEP, KOMPAS.com
    — Suasana berbeda terasa di halaman utama Graha Nuansa, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (30/12/2025) malam.
    Sekitar 40 santri dari Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin, Desa Gapura Timur, tampil memainkan drumband untuk menggalang donasi bagi korban bencana banjir di Provinsi Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera.
    Dengan seragam khas berwarna hitam putih, para santri memainkan sejumlah aransemen lagu yang menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
    Di sela tabuhan drum dan tiupan alat musik, para santri juga memperagakan kombinasi gerakan akrobatik sederhana yang membuat pertunjukan semakin hidup.
    Sejumlah pengendara roda dua tampak memperlambat laju kendaraan, bahkan berhenti sejenak untuk menyaksikan penampilan tersebut.
    Warga yang berada di sekitar lokasi juga terlihat antusias dan mengabadikan momen konser amal itu menggunakan ponsel.
    Penanggung jawab drumband, Zainul Hasan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian santri terhadap saudara-saudara mereka yang terdampak bencana alam.
    Pesantren, menurut dia, ingin menanamkan nilai empati dan solidaritas sejak dini kepada para santri.
    “Kami ingin para santri tidak hanya belajar di dalam pesantren, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial di sekitar dan di daerah lain yang sedang tertimpa musibah,” kata Inul, sapaan akrabnya, kepada Kompas.com di
    Sumenep
    , Rabu (31/12/2025).
    Di tengah penampilan drumband, sejumlah anggota Banser turut membantu proses penggalangan dana.
    Mereka menyisir para penonton dan pengunjung dengan membawa kotak donasi dari botol air mineral.
    Zainul menyebut hasil donasi dari penampilan perdana tersebut cukup menggembirakan.
    “Alhamdulillah, dari penampilan pertama ini donasi yang terkumpul mencapai lebih dari Rp 2 juta,” tambahnya.
    Kegiatan bertajuk konser amal drumband ini tidak berhenti di satu lokasi.
    Zainul menjelaskan, penggalangan dana akan dilanjutkan di beberapa titik lain di Kecamatan Gapura dan wilayah sekitar.
    Rencananya, konser amal tersebut akan digelar dari desa ke desa, terutama di wilayah yang memiliki alumni Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin.
    “Kami akan berkeliling ke beberapa desa agar jangkauan donasinya lebih luas dan semakin banyak warga yang bisa ikut berbagi,” ungkap dia.
    Ia berharap donasi yang terkumpul nantinya dapat meringankan beban para korban banjir di Aceh dan Sumatera.
    “Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi ini bentuk kepedulian kami. Semoga bisa membantu dan membawa manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tutur Zainul.
    Konser amal drumband ini bekerja sama dengan Care NU Lazisnu PC NU Sumenep dan mendapat dukungan dari Banser MWC NU Gapura yang membantu pengamanan sekaligus penggalangan donasi selama kegiatan berlangsung.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemprov DKI Kirim 2 IPA Mobile dan 10 Mobil Tangki Air untuk Korban Bencana Sumatera
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Pemprov DKI Kirim 2 IPA Mobile dan 10 Mobil Tangki Air untuk Korban Bencana Sumatera Megapolitan 31 Desember 2025

    Pemprov DKI Kirim 2 IPA Mobile dan 10 Mobil Tangki Air untuk Korban Bencana Sumatera
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama PT PAM Jaya (Perseroda) secara resmi melepas bantuan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile dan mobil tangki air untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera, Rabu (31/12/2025).
    Pelepasan bantuan tersebut dilakukan di Halaman Pendopo Balai Kota Jakarta, disertai sambutan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasruddin.
    Sejak pagi, halaman Balai Kota tampak dipenuhi deretan kendaraan operasional berwarna biru cerah milik PAM Jaya yang berbaris rapi.
    Di barisan paling depan, terlihat satu unit ambulans PAM Jaya jenis Toyota HiAce dengan lampu sirene merah menyala.
    Di belakangnya, berjajar 10 unit truk tangki air serta dua unit
    IPA Mobile
    yang siap diberangkatkan menuju wilayah Sumatera.
    Seluruh kendaraan menampilkan logo PAM Jaya di bagian pintu dan badan mobil, lengkap dengan identitas unit masing-masing.
    Di samping setiap kendaraan, para petugas PAM Jaya berdiri tegak mengenakan seragam dinas lapangan berwarna biru gelap dan hitam.
    Mereka dilengkapi alat pelindung diri (APD) berupa helm keselamatan putih, rompi reflektif oranye bergaris perak, serta sarung tangan medis biru pada sebagian personel.
    Arief Nasruddin menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur DKI Jakarta kepada Gubernur Aceh terkait kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.
    “Hari ini kami sudah siap dengan dua mobil WTP atau IPA Mobile dengan kapasitas produksi sekitar 1 liter per detik, atau setara 42.000 liter air per 12 jam,” ujar Arief dalam sambutannya di Pendopo, Balai Kota Jakarta, Rabu.
    Selain itu, PAM Jaya juga mengirimkan 10 unit
    mobil tangki air
    yang akan dipinjamkan hingga kondisi di daerah terdampak memungkinkan sistem distribusi kembali berjalan normal.
    “Kami juga mengirimkan tim medis dan tim teknis air, karena berdasarkan informasi terakhir, kebutuhan air bersih masih menjadi salah satu pekerjaan rumah utama di sana,” kata Arief.
    Ia menambahkan, PAM Jaya turut menggalang donasi internal dari karyawan dan karyawati.
    Hingga hari pelepasan bantuan, dana yang terkumpul mencapai Rp250.720.683.
    “Dana ini akan kami salurkan melalui rekening Baznas Bank Jakarta yang sudah dikoordinasikan, dan dicatat sebagai bantuan PAM Jaya atas nama Pemprov DKI Jakarta di BPBD Aceh,” ujar dia.
    Usai pelepasan, Arief Nasruddin menjelaskan kepada awak media bahwa dua unit IPA Mobile tersebut akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah Aceh Tamiang sebagai salah satu titik pengiriman.
    “Mobil WTP ini dilengkapi sistem
    reverse osmosis
    (RO), sehingga air sungai yang diolah dapat langsung dikonsumsi sebagai air siap minum,” kata Arief.
    Pengiriman mobil tangki diperlukan karena jaringan pipa di lokasi masih terendam lumpur sehingga distribusi air belum bisa dilakukan secara normal.
    Tim teknis PAM Jaya akan bertugas secara bergantian setiap dua minggu untuk memastikan produksi dan distribusi air bersih berjalan optimal.
    “Produksi air mencapai sekitar 42.000 liter per 12 jam dan dapat diproses dengan cepat hingga siap diminum,” ujar dia.
    Arief menambahkan, saat ini PAM Jaya memiliki enam unit WTP sehingga tetap menjaga kesiapsiagaan untuk wilayah Jakarta di tengah kondisi iklim yang belum stabil.
    Untuk pengiriman bantuan, jalur laut diperkirakan memakan waktu sekitar empat hari melalui tol laut, sedangkan jalur darat membutuhkan waktu lima hingga enam hari.
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengapresiasi langkah cepat PAM Jaya dalam membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di Sumatera.
    “Hari ini Pemerintah DKI Jakarta bersama PAM Jaya melepas bantuan IPA Mobile dan mobil tangki air. Untuk IPA Mobile terdapat dua unit
    portable
    , sedangkan mobil tangki berjumlah 10 unit,” kata Pramono dalam sambutannya.
    Menurut dia, PAM Jaya juga mengerahkan 30 personel untuk terjun langsung ke lapangan guna mendukung layanan air bersih berkualitas di daerah terdampak, khususnya di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
    “Saya memberikan apresiasi kepada PAM Jaya dan seluruh jajaran yang telah berpartisipasi meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Pramono.
    Ia menyebutkan, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya juga telah mengirimkan berbagai bantuan lain, mulai dari obat-obatan, toilet, hingga bantuan keuangan kepada tiga daerah terdampak besar, yakni Lhokseumawe, Aceh Tamiang, dan Tapanuli Tengah, masing-masing sebesar Rp3 miliar.
    Pramono Anung juga menyampaikan bahwa menjelang pergantian tahun, Pemprov DKI Jakarta membuka donasi yang telah terkumpul lebih dari Rp700 juta, termasuk kontribusi dari PAM Jaya, dan akan disalurkan ke daerah terdampak.
    Dengan pelepasan bantuan IPA Mobile dan mobil tangki PAM Jaya ini, Pemprov DKI Jakarta berharap kebutuhan air bersih masyarakat di Sumatera dapat segera terpenuhi sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas antardaerah di pengujung tahun.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • SIM Mati di Libur Tahun Baru 2026, Ini Aturan Perpanjangannya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    SIM Mati di Libur Tahun Baru 2026, Ini Aturan Perpanjangannya Megapolitan 31 Desember 2025

    SIM Mati di Libur Tahun Baru 2026, Ini Aturan Perpanjangannya
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masa berlakunya habis saat libur Tahun Baru 2026 tak perlu langsung membuat SIM baru.
    Kepolisian masih memberikan kesempatan perpanjangan
    SIM
    setelah libur, dengan ketentuan tertentu.
    Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan, layanan SIM di Jakarta menyesuaikan libur nasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
    Informasi tersebut disampaikan melalui akun X resmi
    Ditlantas Polda Metro Jaya
    ,
    @TMCPoldaMetro
    .
    Pada Rabu (31/12/2025), layanan SIM tetap dibuka terbatas.
    Pelayanan berlangsung di Satpas Daan Mogot, seluruh Satpas DKI Jakarta, gerai SIM Jakarta, serta unit SIM keliling. Namun, layanan hanya dibuka hingga pukul 12.00 WIB.
    Sementara itu, pada Kamis (1/1/2026), seluruh layanan SIM diliburkan.
    Tidak ada pelayanan di Satpas, gerai SIM, maupun unit SIM keliling karena bertepatan dengan Hari Tahun Baru 2026.
    Bagi masyarakat yang masa berlaku SIM-nya habis pada 1 Januari 2026, kepolisian memberikan dispensasi.
    Pelayanan penerbitan dan
    perpanjangan SIM
    kembali dibuka pada Jumat (2/1/2026).
    Pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada 1 Januari 2026 tetap bisa melakukan perpanjangan pada 2 Januari 2026 dengan mekanisme perpanjangan, tanpa harus membuat SIM baru.
    Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk memperhatikan jadwal layanan tersebut agar tidak terlambat mengurus perpanjangan SIM, terutama menjelang dan sesudah
    libur Nataru
    .
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jadwal Layanan SIM di Jakarta Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Jadwal Layanan SIM di Jakarta Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Megapolitan 31 Desember 2025

    Jadwal Layanan SIM di Jakarta Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengumumkan penyesuaian layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Jakarta selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
    Informasi tersebut disampaikan melalui akun X resmi
    Ditlantas Polda Metro Jaya
    ,
    @TMCPoldaMetro
    .
    Dalam pengumuman tersebut, Ditlantas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa pelayanan SIM pada hari ini, Rabu (31/12/2025), tetap dibuka secara terbatas.
    Layanan berlangsung di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Daan Mogot, gerai SIM DKI Jakarta, serta unit SIM keliling.
    Namun, waktu operasional layanan pada 31 Desember 2025 hanya dibuka hingga pukul 12.00 WIB.
    Masyarakat yang hendak mengurus SIM diimbau datang lebih awal agar dapat terlayani.
    Sementara itu, pada Kamis (1/1/2026), seluruh layanan penerbitan SIM di wilayah DKI Jakarta diliburkan.
    Penutupan layanan tersebut mencakup Satpas Daan Mogot, seluruh gerai SIM, serta unit SIM keliling.
    Ditlantas Polda Metro Jaya menyatakan, pelayanan penerbitan SIM akan kembali dibuka pada Jumat (2/1/2026).
    Layanan tersebut diperuntukkan bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada 1 Januari 2026.
    Bagi pemilik SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal tersebut, perpanjangan SIM dapat dilakukan pada 2 Januari 2026 dengan mekanisme perpanjangan, bukan pembuatan baru.
    Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk memperhatikan jadwal layanan ini dan menyesuaikan waktu pengurusan SIM agar tidak melewati masa berlaku.
    Informasi resmi terkait pelayanan lalu lintas di Jakarta dapat terus dipantau melalui akun media sosial @TMCPoldaMetro.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hujan Deras, Jalan RE Martadinata Jakut Terendam Banjir
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Hujan Deras, Jalan RE Martadinata Jakut Terendam Banjir Megapolitan 31 Desember 2025

    Hujan Deras, Jalan RE Martadinata Jakut Terendam Banjir
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Selasa (30/12/2025) kemarin, membuat Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara banjir, Rabu (31/12/2025) pagi.
    Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan, genangan tersebut terjadi di Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS).
    “BPBD mencatat saat ini terdapat satu ruas jalan tergenang. Di Jakarta Utara, Jalan RE Martadinata (Depan JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok,” ujar Yohan dalam keterangan tertulisnya kepada
    Kompas.com
    , Rabu.
    Menurut Yohan, ketinggian air di lokasi tersebut mencapai 15 sentimeter (cm) dan saat ini situasi masih dalam penanganan petugas gabungan.
    Yohan menjelaskan, genangan ini tidak hanya disebabkan oleh faktor cuaca, tetapi juga adanya fenomena alam yang memicu
    banjir
    pesisir atau rob.
    Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, terdapat Peringatan Dini Banjir Pesisir yang berlaku mulai tanggal 30 Desember 2025 hingga 07 Januari 2026.
    “Adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Purnama dan
    Perigee
    yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta,” jelas Yohan.
    Kondisi ini berdampak langsung pada kenaikan debit air di pintu air vital Jakarta, termasuk Pintu Air Pasar Ikan yang statusnya telah naik menjadi Bahaya atau Siaga 1.
    “Hal tersebut menyebabkan kenaikan Pintu Air Pasar Ikan Bahaya/Siaga 1 pada Hari Rabu (31/12) pukul 07.00 WIB dan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” kata dia.
    Terkait kondisi di Jalan RE Martadinata, Yohan memastikan pihaknya telah menerjunkan tim ke lapangan untuk mempercepat penyurutan air agar lalu lintas dapat kembali normal.
    “BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat,” kata Yohan.
    Fokus penanganan di lapangan meliputi penyedotan air dan pengecekan infrastruktur drainase agar bisa mengalirkan genangan air.
    “Untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujarnya.
    Yohan pun mengimbau masyarakat Jakarta, khususnya yang beraktivitas di wilayah Utara, untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, mengingat periode peringatan dini masih berlangsung.
    “BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-setop,” tuturnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.