Prabowo Tiba di Tapanuli Utara, Disambut AHY hingga Bobby Nasution
Tim Redaksi
TAPANULI UTARA, KOMPAS.com –
Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025) siang, untuk melaksanakan kunjungan kerja.
Pantauan
Kompas.com
di lokasi, pesawat kepresidenan yang mengangkut Prabowo mendarat sekitar pukul 11.25 WIB.
Prabowo mengenakan kemeja safari berwarna krem dan topi biru ketika turun dari pesawat.
Sejumlah pejabat pun langsung menyambut kedatangan Prabowo.
Mereka adalah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.
Lalu, ada pula Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan, serta Pangdam Bukit Barisan Mayjen Hendy Antariksa yang ikut menyambut Prabowo.
Prabowo menyalami mereka satu per satu lalu berjalan menuju helikopter dengan didampingi Menhan.
Berdasarkan keterangan yang diterima, Prabowo akan lanjut terbang ke Tapanuli Selatan dengan menggunakan Helikopter TNI AU Caracal.
Setibanya di sana, Prabowo akan meninjau jembatan bailey Sungai Garoga, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Dalam kunjungan ini, tampak Seskab Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka mendampingi Prabowo.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2025/12/31/6954aa183988b.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
2 Prabowo Tiba di Tapanuli Utara, Disambut AHY hingga Bobby Nasution Nasional
-
/data/photo/2025/12/31/69549d5bcd378.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Akses Jalan ke Alun-Alun Demak Ditutup Saat Malam Tahun Baru, Polisi Alihkan Arus Lalin Regional 31 Desember 2025
Akses Jalan ke Alun-Alun Demak Ditutup Saat Malam Tahun Baru, Polisi Alihkan Arus Lalin
Tim Redaksi
DEMAK, KOMPAS.com
– Sejumlah ruas jalan menuju Alun-Alun Demak, Jawa Tengah akan ditutup saat malam Tahun Baru 2026.
Penutupan jalan
tersebut akan berlangsung mulai Rabu (31/12/2025) pukul 18.00 WIB hingga Kamis (1/1/2026) pukul 02.00 WIB.
Pengemudi tujuan Semarang – Kudus dan arah sebaliknya tidak bisa mengakses jalan tersebut.
Polres Demak telah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas (lalin).
KBO Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan
rekayasa lalu lintas
di sekitar
Alun-Alun Demak
.
“Dari arah Semarang ke Kudus atau ke dalam kota, pengalihan arus dari
traffic light
SMP N 1 Demak dialihkan ke Jalan Lingkar Soeta. Dari
traffic light
Bogorame dialihkan ke Jalan Sultan Hadiwijaya,” kata Djoko, melalui pesan tertulis, Rabu.
Adapun sebaliknya dari arah Kudus ke Semarang atau Demak kota juga dilakukan pengalihan arus lalu lintas.
“Dari
traffic light
Jebor dialihkan ke arah Jalan Lingkar Soeta, dari arah pertigaan Kracaan dialihkan ke Betengan,” ujarnya.
Sebelumnya Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugaraha, mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusifitas selama malam
Tahun Baru 2026
.
Pihaknya juga telah menerjunkan anggota untuk melakukan pengamanan. Termasuk untuk mengatur jalur utama pantura maupun dalam kota.
“Dari Polres Demak sudah menugaskan anggota saat nanti malam pergantian tahun, baik untuk pengaturan di jalur utama Pantura maupun yang ada di Kota Demak,” kata Ari, Selasa (30/12/2025).
Ari tidak melarang apabila masyarakat Demak ingin merayakan malam tahun baru, namun ia menegaskan supaya masyarakat tetap mengikuti aturan yang berlaku.
“Silakan merayakan pergantian tahun baru dengan keluarga tercinta, namun tetap memperhatikan sisi keamanan, jangan melanggar aturan yang sudah ditentukan,” tutup Ari.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/12/30/6952b4ab841f0.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kasus Pembongkaran Rumah Nenek Kushayatun di Tegal: Inspektorat Periksa Camat dan Lurah Regional 31 Desember 2025
Kasus Pembongkaran Rumah Nenek Kushayatun di Tegal: Inspektorat Periksa Camat dan Lurah
Tim Redaksi
TEGAL, KOMPAS.com
– Inspektorat Kota Tegal, Jawa Tengah, melakukan pemeriksaan terhadap camat dan lurah yang hadir dalam pembongkaran rumah Nenek Kushayatun (65).
Rumah yang berada di Kelurahan Kraton, Kecamatan
Tegal
Barat tersebut memang sedang dalam
sengketa
, antara
Nenek Kushayatun
dan pihak lain yang juga mengklaim atas kepemilikan.
Kuasa hukum Nenek Kushayatun menilai
pembongkaran rumah
tersebut tanpa dasar hukum berupa putusan pengadilan.
Selain itu, juga menyoroti saat pembongkaran pada 1 Oktober 2025 lalu, dihadiri
camat dan lurah
.
Keduanya kemudian diadukan kepada Wali Kota Tegal atas dugaan pelanggaran kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN).
Inspektur Kota Tegal Budi Hartono mengatakan, pihaknya sudah memanggil Lurah Kraton dan Camat Tegal Barat untuk melakukan pemeriksaan dan klarifikasi.
Inspektorat menyebut tidak menemukan pelanggaran disiplin terhadap keduanya.
“Hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan pelanggaran disiplin, kode etik, maupun perilaku ASN,” kata Budi kepada
Kompas.com
, Rabu (31/12/2025).
Disampaikan Budi, kehadiran camat dan lurah di lokasi pembongkaran hanya menjalankan tugas dan fungsi (Tupoksi) sebagai pemimpin wilayah.
“Jadi, kehadiran mereka di lokasi memastikan hak dasar masyarakat terpenuhi. Jadi, mereka tidak terlibat dalam pembongkaran,” kata Budi.
Terkait sengketa tanah antara Kushayatun dan orang yang mengeklaim pemilik sah, pihaknya mengaku tidak mengetahui lantaran di luar kewenangan inspektorat.
“Kalau soal pembongkaran rumah ada putusan pengadilan atau tidak, itu di luar ranah kami. Bisa ditanyakan ke kuasa hukum masing-masing,” kata Budi.
Budi menjelaskan, begitu Wali Kota mendapat aduan kode etik sejumlah ASN dari Kushayatun dan kuasa hukumnya, pihak inspektorat langsung bekerja melakukan pemeriksaan.
“Pak Wali memerintahkan kami, dan kami langsung bekerja. Meski demikian, kami masih terus melakukan pendalaman pemeriksaan hingga mungkin nanti ke Satpol PP,” pungkas Budi.
Kuasa hukum Kushayatun, Agus Slamet dari LBH FERARI Tegal, mengatakan bahwa pembongkaran dan pemagaran rumah kliennya dilakukan pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Tindakan itu dilakukan tanpa dasar hukum berupa putusan atau penetapan pengadilan.
“Ini yang membuat kasus Kushayatun mirip dengan
Nenek Elina
di Surabaya. Sama-sama tidak ada proses eksekusi dari pengadilan, tetapi bangunan sudah dibongkar,” ujar Agus Slamet, Senin (29/12/2025).
Pria yang akrab disapa Guslam itu menyebut rumah yang ditempati Kushayatun diketahui telah dihuni secara turun-temurun sejak tahun 1887.
Namun pada tahun 2004, tiba-tiba muncul sertifikat tanah atas nama orang lain dan berpindah tangan lagi ke orang lain.
“Tiba-tiba tahun 2004 ada orang yang mengaku memiliki sertifikat tanah. Oleh si orang tersebut, pada tahun 2020 dijual ke orang Banyumas. Di tahun 2024 orang Banyumas itu melayangkan beberapa somasi ke Nenek Kushayatun, akhirnya terjadi pembongkaran,” kata Guslam.
Padahal, ungkap Guslam, Kushayatun maupun anggota keluarga lainnya merasa tidak pernah menjual tanah dan bangunan ke siapa pun.
Pihak keluarga merasa heran bagaimana sertifikat bisa terbit tanpa adanya transaksi dari penghuni asli.
“Klien kami tidak pernah menjual, menghibahkan, atau memindahtangankan tanah itu. Tapi tiba-tiba ada sertifikat dan langsung diikuti somasi hingga pembongkaran,” tegas Guslam.
Menurutnya, meskipun ada klaim kepemilikan tanah melalui sertifikat, setiap pengosongan paksa wajib melalui mekanisme hukum, bukan dilakukan secara sepihak.
Pihaknya juga telah mengadu ke DPRD Kota Tegal agar menggali keterangan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) soal sertifikat tanah tersebut.
Selain itu, ia juga sudah melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian.
“Tiga orang yang kita laporkan ke Polres Tegal Kota. Pertama, orang penerima perintah pembongkaran, kedua pemberi perintah, dan ketiga pembeli tanah yang baru,” kata Guslam.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/28/676fa1b86f8b3.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Minum Alkohol di Bibir Jembatan, Mahasiswa Terjatuh Hantam Beton di Sungai Regional 31 Desember 2025
Minum Alkohol di Bibir Jembatan, Mahasiswa Terjatuh Hantam Beton di Sungai
Tim Redaksi
JAMBI, KOMPAS.com
– Seorang mahasiswa bernama Rudiono, warga Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Jambi, tewas mengenaskan setelah terjatuh dari bibir jembatan saat sedang nongkrong sambil mengonsumsi alkohol.
Saat terjatuh ke sungai, kepala korban menghantam beton
Jembatan Aurduri II
hingga meninggal dunia di tempat. Peristiwa tragis ini terjadi ketika korban duduk di area yang sangat berisiko di luar pagar pengaman.
“Korban terjatuh saat duduk di luar pembatas jembatan,” kata Kepala Dinas Damkar Kota Jambi, Mustari melalui pesan singkat, Selasa (30/12/2025).
Begitu menerima laporan dari warga, sebanyak 17 personel Damkar diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Kondisi medan yang ekstrem membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena harus dilakukan secara vertikal.
Ketika terjatuh dari ketinggian 25 meter, kepala korban menghantam beton penahan tiang jembatan. Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan lengan yang menyebabkan kematian seketika.
Mustari menjelaskan, tim harus menggunakan tandu dan diderek ke atas jembatan menggunakan tali karmantel sesuai standar penyelamatan. Kondisi malam hari pada pukul 02.18 WIB dengan akses penerangan yang minim menjadi tantangan tambahan bagi tim di lapangan.
“Sekitar 1 jam korban berhasil kita evakuasi,” kata Mustari. Setelah berhasil ditarik ke atas, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka.
Insiden maut ini bermula ketika korban sedang nongkrong bersama teman-temannya di atas Jembatan Aurduri II sembari minum alkohol hingga dalam keadaan mabuk.
Mustari mengungkapkan bahwa rekan-rekan korban sebenarnya sudah berupaya memperingatkan korban karena posisinya yang berbahaya di luar pembatas jalan.
“Posisi korban duduk di luar pembatas jembatan, teman korban menyadarkan dan mengajak pulang,” kata Mustari.
Namun, saat disadarkan oleh temannya, korban diduga tersentak kaget. Ia menepis tangan rekannya hingga pegangan tangan korban terlepas dari besi pembatas.
“Korban jatuh ke bawah Jembatan Aurduri II lalu korban terhempas di lantai coran tiang jembatan dalam keadaan tidak bernyawa,” pungkas Mustari.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/12/31/6954a28792c91.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera, Puluhan Santri di Sumenep Main Drumband Regional 31 Desember 2025
Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera, Puluhan Santri di Sumenep Main Drumband
Tim Redaksi
SUMENEP, KOMPAS.com
— Suasana berbeda terasa di halaman utama Graha Nuansa, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (30/12/2025) malam.
Sekitar 40 santri dari Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin, Desa Gapura Timur, tampil memainkan drumband untuk menggalang donasi bagi korban bencana banjir di Provinsi Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera.
Dengan seragam khas berwarna hitam putih, para santri memainkan sejumlah aransemen lagu yang menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
Di sela tabuhan drum dan tiupan alat musik, para santri juga memperagakan kombinasi gerakan akrobatik sederhana yang membuat pertunjukan semakin hidup.
Sejumlah pengendara roda dua tampak memperlambat laju kendaraan, bahkan berhenti sejenak untuk menyaksikan penampilan tersebut.
Warga yang berada di sekitar lokasi juga terlihat antusias dan mengabadikan momen konser amal itu menggunakan ponsel.
Penanggung jawab drumband, Zainul Hasan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian santri terhadap saudara-saudara mereka yang terdampak bencana alam.
Pesantren, menurut dia, ingin menanamkan nilai empati dan solidaritas sejak dini kepada para santri.
“Kami ingin para santri tidak hanya belajar di dalam pesantren, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial di sekitar dan di daerah lain yang sedang tertimpa musibah,” kata Inul, sapaan akrabnya, kepada Kompas.com di
Sumenep
, Rabu (31/12/2025).
Di tengah penampilan drumband, sejumlah anggota Banser turut membantu proses penggalangan dana.
Mereka menyisir para penonton dan pengunjung dengan membawa kotak donasi dari botol air mineral.
Zainul menyebut hasil donasi dari penampilan perdana tersebut cukup menggembirakan.
“Alhamdulillah, dari penampilan pertama ini donasi yang terkumpul mencapai lebih dari Rp 2 juta,” tambahnya.
Kegiatan bertajuk konser amal drumband ini tidak berhenti di satu lokasi.
Zainul menjelaskan, penggalangan dana akan dilanjutkan di beberapa titik lain di Kecamatan Gapura dan wilayah sekitar.
Rencananya, konser amal tersebut akan digelar dari desa ke desa, terutama di wilayah yang memiliki alumni Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin.
“Kami akan berkeliling ke beberapa desa agar jangkauan donasinya lebih luas dan semakin banyak warga yang bisa ikut berbagi,” ungkap dia.
Ia berharap donasi yang terkumpul nantinya dapat meringankan beban para korban banjir di Aceh dan Sumatera.
“Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi ini bentuk kepedulian kami. Semoga bisa membantu dan membawa manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tutur Zainul.
Konser amal drumband ini bekerja sama dengan Care NU Lazisnu PC NU Sumenep dan mendapat dukungan dari Banser MWC NU Gapura yang membantu pengamanan sekaligus penggalangan donasi selama kegiatan berlangsung.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/02/03/679ff5ca7d2e6.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
SIM Mati di Libur Tahun Baru 2026, Ini Aturan Perpanjangannya Megapolitan 31 Desember 2025
SIM Mati di Libur Tahun Baru 2026, Ini Aturan Perpanjangannya
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com
– Pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masa berlakunya habis saat libur Tahun Baru 2026 tak perlu langsung membuat SIM baru.
Kepolisian masih memberikan kesempatan perpanjangan
SIM
setelah libur, dengan ketentuan tertentu.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan, layanan SIM di Jakarta menyesuaikan libur nasional Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun X resmi
Ditlantas Polda Metro Jaya
,
@TMCPoldaMetro
.
Pada Rabu (31/12/2025), layanan SIM tetap dibuka terbatas.
Pelayanan berlangsung di Satpas Daan Mogot, seluruh Satpas DKI Jakarta, gerai SIM Jakarta, serta unit SIM keliling. Namun, layanan hanya dibuka hingga pukul 12.00 WIB.
Sementara itu, pada Kamis (1/1/2026), seluruh layanan SIM diliburkan.
Tidak ada pelayanan di Satpas, gerai SIM, maupun unit SIM keliling karena bertepatan dengan Hari Tahun Baru 2026.
Bagi masyarakat yang masa berlaku SIM-nya habis pada 1 Januari 2026, kepolisian memberikan dispensasi.
Pelayanan penerbitan dan
perpanjangan SIM
kembali dibuka pada Jumat (2/1/2026).
Pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada 1 Januari 2026 tetap bisa melakukan perpanjangan pada 2 Januari 2026 dengan mekanisme perpanjangan, tanpa harus membuat SIM baru.
Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk memperhatikan jadwal layanan tersebut agar tidak terlambat mengurus perpanjangan SIM, terutama menjelang dan sesudah
libur Nataru
.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/11/21/6920236aadff8.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Jadwal Layanan SIM di Jakarta Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Megapolitan 31 Desember 2025
Jadwal Layanan SIM di Jakarta Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com
– Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengumumkan penyesuaian layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Jakarta selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun X resmi
Ditlantas Polda Metro Jaya
,
@TMCPoldaMetro
.
Dalam pengumuman tersebut, Ditlantas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa pelayanan SIM pada hari ini, Rabu (31/12/2025), tetap dibuka secara terbatas.
Layanan berlangsung di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Daan Mogot, gerai SIM DKI Jakarta, serta unit SIM keliling.
Namun, waktu operasional layanan pada 31 Desember 2025 hanya dibuka hingga pukul 12.00 WIB.
Masyarakat yang hendak mengurus SIM diimbau datang lebih awal agar dapat terlayani.
Sementara itu, pada Kamis (1/1/2026), seluruh layanan penerbitan SIM di wilayah DKI Jakarta diliburkan.
Penutupan layanan tersebut mencakup Satpas Daan Mogot, seluruh gerai SIM, serta unit SIM keliling.
Ditlantas Polda Metro Jaya menyatakan, pelayanan penerbitan SIM akan kembali dibuka pada Jumat (2/1/2026).
Layanan tersebut diperuntukkan bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada 1 Januari 2026.
Bagi pemilik SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal tersebut, perpanjangan SIM dapat dilakukan pada 2 Januari 2026 dengan mekanisme perpanjangan, bukan pembuatan baru.
Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk memperhatikan jadwal layanan ini dan menyesuaikan waktu pengurusan SIM agar tidak melewati masa berlaku.
Informasi resmi terkait pelayanan lalu lintas di Jakarta dapat terus dipantau melalui akun media sosial @TMCPoldaMetro.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/12/31/69549c7888ff6.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Hujan Deras, Jalan RE Martadinata Jakut Terendam Banjir Megapolitan 31 Desember 2025
Hujan Deras, Jalan RE Martadinata Jakut Terendam Banjir
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Selasa (30/12/2025) kemarin, membuat Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara banjir, Rabu (31/12/2025) pagi.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan, genangan tersebut terjadi di Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS).
“BPBD mencatat saat ini terdapat satu ruas jalan tergenang. Di Jakarta Utara, Jalan RE Martadinata (Depan JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok,” ujar Yohan dalam keterangan tertulisnya kepada
Kompas.com
, Rabu.
Menurut Yohan, ketinggian air di lokasi tersebut mencapai 15 sentimeter (cm) dan saat ini situasi masih dalam penanganan petugas gabungan.
Yohan menjelaskan, genangan ini tidak hanya disebabkan oleh faktor cuaca, tetapi juga adanya fenomena alam yang memicu
banjir
pesisir atau rob.
Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, terdapat Peringatan Dini Banjir Pesisir yang berlaku mulai tanggal 30 Desember 2025 hingga 07 Januari 2026.
“Adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Purnama dan
Perigee
yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta,” jelas Yohan.
Kondisi ini berdampak langsung pada kenaikan debit air di pintu air vital Jakarta, termasuk Pintu Air Pasar Ikan yang statusnya telah naik menjadi Bahaya atau Siaga 1.
“Hal tersebut menyebabkan kenaikan Pintu Air Pasar Ikan Bahaya/Siaga 1 pada Hari Rabu (31/12) pukul 07.00 WIB dan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” kata dia.
Terkait kondisi di Jalan RE Martadinata, Yohan memastikan pihaknya telah menerjunkan tim ke lapangan untuk mempercepat penyurutan air agar lalu lintas dapat kembali normal.
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat,” kata Yohan.
Fokus penanganan di lapangan meliputi penyedotan air dan pengecekan infrastruktur drainase agar bisa mengalirkan genangan air.
“Untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujarnya.
Yohan pun mengimbau masyarakat Jakarta, khususnya yang beraktivitas di wilayah Utara, untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, mengingat periode peringatan dini masih berlangsung.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-setop,” tuturnya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2025/12/30/69539ad97fe56.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2025/12/31/6954a4cd24b7b.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)