Petugas PPSU Temukan Jasad Bayi Perempuan dalam Tas Merah di Kali Angke
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com —
Warga Kembangan, Jakarta Barat, digegerkan oleh penemuan mayat seorang bayi perempuan yang terbungkus plastik pada Jumat (28/11/2025) siang.
Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu Rahmat membenarkan adanya laporan tersebut.
“Iya, benar ada penemuan (mayat bayi). Ditemukannya sama itu, petugas kebersihan yang lagi bersih-bersih sampah,” ucap Rahmat saat dikonfirmasi
Kompas.com
, Jumat.
Bayi itu ditemukan petugas PPSU dalam posisi terbungkus sebuah tas kain berwarna merah di pinggir aliran Kali Angke, dekat Jalan Buana Biru Besar, Kompleks Pertmata Buana, Kembangan Utara.
Usai menemukan jasad bayi, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) langsung melapor ke Polsek Kembangan agar dilakukan evakuasi.
Saat dievakuasi, bayi tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
“Saat ditemukan sudah meninggal, langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto,” kata Rahmat.
Rahmat menambahkan, polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku pembuang bayi.
“Masih didalami, belum ada tersangka. Kami masih melihat rekaman CCTV dulu,” tuturnya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2025/11/28/69297030ce630.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Petugas PPSU Temukan Jasad Bayi Perempuan dalam Tas Merah di Kali Angke Megapolitan 28 November 2025
-
/data/photo/2025/11/28/6929645922350.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Bangunan Rans Nusantara Hebat Raffi Ahmad Sudah Dibongkar Sejak September Megapolitan 28 November 2025
Bangunan Rans Nusantara Hebat Raffi Ahmad Sudah Dibongkar Sejak September
Tim Redaksi
TANGERANG, KOMPAS.com —
Bangunan Pusat Kuliner Rans Nusantara Hebat di wilayah Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, diketahui telah dibongkar sejak awal September 2025.
“Sudah lama, dari awal September,” ujar Asep (bukan nama sebenarnya), warga setempat, saat ditemui
Kompas.com
, Jumat (28/11/2025).
Asep mengaku tidak mengetahui pasti rencana pemanfaatan lahan tersebut. Namun, ia sempat mendengar kabar bahwa area itu akan dikembangkan kembali menjadi pusat kuliner baru hingga arena olahraga.
“Saya kurang tahu sih, tapi katanya mau dijadiin restoran sama kafe. Ada juga lapangan padel,” katanya.
Warga lainnya, Jojon (bukan nama sebenarnya), menambahkan bahwa sebelum dibongkar, bangunan tersebut tampak tidak terurus. Penyewa tenant pun sudah meninggalkan lokasi sejak lama.
“Bangunannya sudah lama banget enggak dipakai. Yang dagang di sini juga sudah lama keluar,” ujar Jojon.
Hingga Jumat (28/11/2025), bangunan itu terlihat telah sepenuhnya ditutup bedeng besi dan berada dalam proses pembongkaran.
Pantauan
Kompas.com
, area seluas sekitar 2,1 hektar kini tertutup rapat. Dari luar, hanya terlihat bagian atap gedung dan sejumlah pekerja yang membongkar komponen bangunan. Suara mesin las terdengar dari balik pagar besi.
Di dalam area tertutup, pekerja tampak membongkar struktur bangunan hingga ke bagian dalam. Dua petugas keamanan berjaga di pintu masuk yang dikunci rantai besi dan ditopang balok kayu. Sementara, area parkir terlihat kumuh dan dipenuhi ilalang serta tanaman liar.
Proses pembongkaran masih berlangsung dan belum ada informasi resmi mengenai rencana pemanfaatan lahan tersebut.
Kompas.com
telah menghubungi pihak
Rans Nusantara Hebat
untuk meminta konfirmasi, namun hingga kini belum mendapat tanggapan.
Adapun Rans Nusantara Hebat merupakan pusat kuliner yang digagas Raffi Ahmad bersama Kaesang Pangarep melalui GK Hebat. Tempat itu resmi beroperasi sejak 30 Maret 2024.
Rans Nusantara Hebat didirikan sebagai pusat kuliner yang menampung 122 tenant dari pelaku UMKM.
Dalam peresmian pada 30 Maret 2024, Raffi Ahmad menegaskan bahwa keberadaan Rans Nusantara Hebat diharapkan dapat mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.
Namun, belum genap setahun berdiri, tempat ini mengumumkan akan berhenti beroperasi sementara pada 28 Februari 2025.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/11/27/6927c4fcad7e0.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pengemudi Mobil yang Lawan Arah dan Berucap Rasis ke Warga Diburu Polisi Megapolitan 28 November 2025
Pengemudi Mobil yang Lawan Arah dan Berucap Rasis ke Warga Diburu Polisi
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Polisi tengah memburu pengemudi mobil yang melawan arah dan melontarkan ucapan rasis kepada Rionaldy, warga Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Selasa (25/11/2025).
“Betul. Tim dari Polres Metro Jakarta Pusat sedang mencari keberadaan terlapor,” ujar Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Karyono saat dikonfirmasi
Kompas.com
, Jumat (28/11/2025).
Ketika ditanya lebih lanjut apakah pelaku merupakan warga Jakarta Pusat atau bukan, Karyono menyebut hal tersebut masih dalam penyelidikan.
“Penyidik sedang melakukan penyelidikan, yaitu alamat terlapor,” katanya.
Hingga hari ini, Polres Metro Jakarta Pusat telah menyelesaikan klarifikasi terhadap Rionaldy selaku pelapor. Selanjutnya, polisi akan memeriksa saksi-saksi pada saat kejadian berlangsung.
“Rencananya akan dilakukan pemeriksaan terhadap saksi warga yang mengetahui kejadian tersebut,” tutur Karyono
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Ruslan Basuki mengatakan, pengemudi mobil yang melawan arah dan mengucapkan kalimat bernada rasis tersebut telah dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan.
Laporan dibuat korban ke Polres Metro Jakarta Pusat pada 25 November 2025.
“Korbannya bernama Rionaldy telah melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan berat,” ujar Ruslan.
Berdasarkan laporan korban, peristiwa itu terjadi di Jalan Kebon Kosong, RT 011/RW 003, Kemayoran, Jakarta Pusat, sekitar pukul 10.30 WIB pada 25 November 2025.
Kejadian bermula ketika Rionaldy menegur pengemudi mobil karena melaju melawan arus di jalan satu arah.
“Dan terlapor tidak terima. Menyampaikan pernyataan ‘C**a d****k’. Pelapor Rionaldy kemudian memukul mobil terlapor,” tutur Ruslan.
Setelah itu, pengemudi mobil membalas dengan memukul bagian bibir Rionaldy.
Rionaldy kemudian meninggalkan lokasi karena harus mengantar anaknya ke sekolah.
Namun, tak lama setelah kejadian, terlapor justru mendatangi rumah korban.
Ia disebut menendang pagar dan memaksa masuk ke dalam rumah.
“Terlapor (pengemudi mobil) memukul pelapor (warga Jakarta Pusat) pada bagian bibir. Pelapor lalu meninggalkan terlapor karena hendak mengantarkan anaknya ke sekolah,” ungkap Ruslan.
“Akibatnya (pemukulan) pelapor mengalami luka memar/robek pada bibir,” ungkap Ruslan.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/11/28/69295e65a8873.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Berpura-pura Jadi Jemaah, Dua Pemuda Bobol Kotak Amal Masjid Megapolitan 28 November 2025
Berpura-pura Jadi Jemaah, Dua Pemuda Bobol Kotak Amal Masjid
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com —
Dua pria ditangkap polisi setelah aksinya membobol kotak amal di Masjid Jami Sa’adatusholihin, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dilaporkan oleh warga.
Pencurian tersebut terekam kamera CCTV masjid. Rekaman kemudian diserahkan warga kepada pihak kepolisian.
“Awalnya dapat kiriman video dari masyarakat, dua pemuda pelaku pencurian kotak amal di Masjid Jami Sa’adatusholihin,” kata Kapolsek Mampang Komisaris Wahid Key, kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).
Wahid menjelaskan, dua pelaku berinisial PI (20) dan CA (20) melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi jemaah masjid. Mereka mengambil uang kotak amal senilai hampir Rp 1 juta.
“Saat kejadian, dua pelaku tersebut dapat meloloskan diri tanpa ketahuan dengan menggondol uang dalam kotak amal senilai hampir Rp 1 juta,” ujar Wahid.
Polisi kemudian menangkap keduanya di kediaman masing-masing pada Rabu (26/11/2025) dini hari. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa keduanya diduga telah berulang kali melakukan pencurian dengan modus serupa.
“Pelaku diduga sudah sering melakukan aksi mencuri kotak amal dengan modus berpura-pura sebagai jemaah masjid,” katanya.
Atas perbuatannya, PI dan CA dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Keduanya terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun.
Berpura-pura Jadi Jemaah, Dua Pemuda Bobol Kotak Amal Masjid
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/11/28/69294c645ea75.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Gerakan Literasi MIN 18 Jaktim Dongkrak Nilai Rapor Siswa Nyaris 100 Megapolitan 28 November 2025
Gerakan Literasi MIN 18 Jaktim Dongkrak Nilai Rapor Siswa Nyaris 100
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 18 Jakarta Timur, Hairunisah, mengaku gerakan literasi yang digencarkan telah membawa perubahan signifikan pada kemampuan membaca siswa di sekolahnya.
Gerakan literasi di MIN 18 dilakukan dengan memberi kebebasan kepada siswa untuk
membaca buku
apa pun di luar jam pelajaran, guna menambah pengetahuan.
“Kita awal saya masuk itu kan literasi kisaran antara 5 atau 6 gitu nilainya ya, kecil lah minim banget. Ya saya sebagai pimpinan kan harus cari terobosan,” ungkap
Hairunisah
saat ditemui, Jumat (28/11/2025).
“Mendobrak ini bagaimana supaya terangkat dan seperti ini ya literasinya ini berjalan, nilai-nilai sekarang paling tidak 80, 90 nilainya itu di rapor pendidikan,” jelasnya.
Hairunisah bercerita, rendahnya kemampuan
literasi siswa
salah satunya dipengaruhi minimnya buku bacaan menarik di perpustakaan saat ia mulai menjabat pada tahun 2020.
Karena itu, ia berupaya menambah koleksi buku dengan memanfaatkan dana APBN maupun APBD.
“Makanya saya memaksimalkan dana APBN, APBD itu kita pergunakan untuk men-support kegiatan perpustakaan kita,” ucapnya.
Selain dukungan anggaran pemerintah,
MIN 18 Jakarta Timur
juga menerima
bantuan buku
dari Kompas.com melalui program
Jagat Literasi
.
“Saya bersyukur banget karena alhamdulillah itu bukunya itu kan ada kategori cerita ya, cerita anak, kemudian juga ada ensiklopedia dunia, itu jadi kata menambah wawasan anak lah,” jelasnya.
“Saya bersyukur kemarin dapat 137 buku ya, yang disampaikan ke kami. Sebelumnya di launching sehati jagat literasi kan tiga, ya total berarti sekitar 140 buku dari Gramedia, ya 140 buku,” tuturnya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/11/28/692964400c870.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Lama Tak Beroperasi, Rans Nusantara Hebat yang Digagas Raffi Ahmad Dibongkar Megapolitan 28 November 2025
Lama Tak Beroperasi, Rans Nusantara Hebat yang Digagas Raffi Ahmad Dibongkar
Tim Redaksi
TANGERANG, KOMPAS.com –
Pusat kuliner
Rans Nusantara Hebat
yang berlokasi di wilayah Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, resmi ditutup dan tengah dibongkar total.
Berdasarkan pantauan
Kompas.com
pada Jumat (28/11/2025), area seluas sekitar 2,1 hektar yang sebelumnya mengusung konsep ruang terbuka itu kini tertutup rapat oleh bedeng besi yang dipasang mengelilingi lokasi.
Dari luar, hanya terlihat atap bangunan serta beberapa pekerja yang sedang melepaskan komponen gedung.
Suara mesin las terdengar nyaring dari balik pagar. Para pekerja tampak merobohkan bagian-bagian bangunan secara bertahap. Dua petugas keamanan berjaga di pintu masuk yang telah dikunci dengan rantai besi dan balok kayu.
Area parkir yang dulu digunakan pengunjung kini tampak kumuh. Lahan tersebut dipenuhi ilalang dan tanaman liar. Kursi dan meja yang sebelumnya berada di area tengah bangunan sudah tidak terlihat, sementara seluruh
tenant
telah dibongkar.
Asep (bukan nama sebenarnya), warga setempat, mengungkapkan bahwa pembongkaran sudah berlangsung sejak awal September 2025.
“Sudah lama, dari awal September,” ujar Asep saat ditemui
Kompas.com
, Jumat.
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti rencana pembangunan selanjutnya. Namun, ia mendengar kabar bahwa lokasi tersebut akan dijadikan kawasan kuliner baru yang dilengkapi restoran, kafe, dan lapangan padel.
“Saya kurang tahu si tapi katanya mau dijadiin restoran sama kafe. Ada juga lapangan padel,” kata dia.
Warga lainnya, Jojon (bukan nama sebenarnya), mengatakan kondisi kumuh di area tersebut terjadi lantaran pusat kuliner sudah lama tidak beroperasi. Para penyewa
tenant
disebutnya telah meninggalkan lokasi sejak lama.
“Bangunannya sudah lama banget ini engga dipakai. Yang dagang di sini juga udah lama keluar,” ucap Jojon.
Hingga saat ini, proses pembongkaran bangunan masih berlangsung.
Kompas.com
telah mencoba meminta konfirmasi dari pihak Rans Nusantara Hebat, tetapi belum mendapat respons.
Sebelumnya, Rans Nusantara Hebat mengumumkan penghentian operasional sementara mulai 28 Februari 2025 melalui akun Instagram resminya, @ransnusantarahebat.
“Sahabat Rans Nusantara Hebat, kami ingin menginformasikan bahwa Rans Nusantara Hebat akan berhenti beroperasi sementara mulai 28 Februari 2025,” demikian pernyataan dalam unggahan tersebut, dikutip
Kompas.com
pada Selasa (25/2/2025).
Dalam pengumuman itu, pelanggan yang masih memiliki voucer makan diminta segera menukarkannya sebelum masa berlaku habis.
“Terima kasih atas dukungan dan kebersamaan yang luar biasa,” tutup pernyataan tersebut.
Adapun Rans Nusantara Hebat merupakan pusat kuliner yang digagas Raffi Ahmad bersama Kaesang Pangarep melalui GK Hebat. Tempat itu resmi beroperasi sejak 30 Maret 2024.
Rans Nusantara Hebat didirikan sebagai pusat kuliner yang menampung 122 tenant dari pelaku UMKM.
Dalam peresmian pada 30 Maret 2024, Raffi Ahmad menegaskan bahwa keberadaan Rans Nusantara Hebat diharapkan dapat mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.
Namun, belum genap setahun berdiri, tempat ini mengumumkan akan berhenti beroperasi sementara.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2025/11/28/692978b822c5e.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2025/11/28/69288465dfe30.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2025/11/28/6929609e5bd37.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2025/11/28/6929190e751bb.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)