Category: Kompas.com Metropolitan

  • Berangkat ke Musala, Marbot di Pekalongan Disiram Air Keras oleh OTK, Pelaku Sempat Ambil Batu
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Berangkat ke Musala, Marbot di Pekalongan Disiram Air Keras oleh OTK, Pelaku Sempat Ambil Batu Regional 9 November 2024

    Berangkat ke Mushala, Marbot di Pekalongan Disiram Air Keras oleh OTK, Pelaku Sempat Ambil Batu
    Editor
    KOMPAS.com
    – Hartoyo (56), seorang
    marbot
    Mushala Baiturohman, Desa Samborejo, Tirto, Kabupaten
    Pekalongan
    , Jawa Tengah, disiram orang tak dikenal.
    Peristiwa tersebut terjadi saat ia hendak ke mushala untuk adzan shubuh pada Jumat (8/11/2024) sekitar pukul 03.30 WIB.
    “Jadi setiap hari, saya bertugas mengumandangkan azan subuh di mushala dekat rumah. Saat itu, saya hendak mengumandangkan azan. Kemudian disiram secara tiba-tiba oleh orang tidak dikenal,” jelas dia, Jumat.
    Menurutnya, kejadian penyerangan berlangsung cepat dan teriakannya tidak terdengar oleh tetangga. Kejadian tersebut sekitar pukul 03.30 WIB sehingga susana masih sepi dan belum ada warga yang keluar.
    “Jadi saat saya baru saja keluar rumah menuju ke arah mushala, tiba-tiba ada orang menyiramkan sesuatu mengenai beberapa bagian tubuh yang rasanya seperti terbakar,” kata dia.
    Hartoyo mengaku sempat mau memberikan perlawanan. Namun, orang tak dikenal yang menggunakan penutup wajah tersebut justru mengambil batu, sehingga reflek dirinya lari sambil meminta pertolongan warga.
    Air keras
    yang disiramkan mengenai lengan kanan serta bagian perut, belakang paha serta percikan menyebar di kedua kaki bagian bawah.
    “Alhamdulillah, siraman
    air keras
    tidak mengenai wajah maupun alat vital.Dia menyiram saya dari arah belakang,” ujarnya.
    Hartoyo mengeklaim saat ini tidak memiliki musuh mau pun masalah dengan siapa pun. Karena kegiatan sehari-hari yang dilakukannya adalah menjahit orderan dari juragan di rumah dan ibadah di mushala dekat rumah
    “Saya mendapatkan perawatan jalan dari rumah sakit, atas luka bakar ini,” ucapnya.
    Ia juga mengaku tak mengenali orang yang menyerangnya. Namun, sekilas ia melihat pelakunya masih muda dan menggunakan jaket gelap serta tudung jaket menutup kepala. Selain itu pelaku menggunakan penutup wajah dan memakai jenal jenas.
    “Saya heran orang ini mengetahui persis kebiasaan saya datang lebih awal ke mushala, dan sepertinya dengan sabar menunggu di jam sepagi itu. Saya baru berjalan 10 meteran dari rumah langsung disiram, lalu motifnya apa juga tidak diketahui,” imbuhnya.
    Ia juga masih khawatir, trauma keluar rumah, dan saat ini fokus menyembuhkan luka bakar.
    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota Agus Waluyo saat dihubungi Tribunjateng.com, belum memberikan keterangan terkait penyiraman marbot dengan air keras oleh orang tidak dikenal.
    Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Keseharian Marbot di Pekalongan yang Disiram Air Keras Saat Mau Azan Subuh, Ini Ciri-ciri Pelaku
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Radius Bahaya Erupsi Gunung Lewotobi Kembali Diperluas Jadi 9 Km
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Radius Bahaya Erupsi Gunung Lewotobi Kembali Diperluas Jadi 9 Km Regional 9 November 2024

    Radius Bahaya Erupsi Gunung Lewotobi Kembali Diperluas Jadi 9 Km
    Tim Redaksi
    FLORES TIMUR, KOMPAS.com
    – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral kembali memperluas radius bahaya erupsi
    Gunung Lewotobi Laki-laki
    menyusul adanya peningkatan aktivitas vulkanik di gunung itu.
    Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid mengatakan, perluasan radius bahaya ini pada sektoral barat daya dan barat laut yang sebelumnya 8 kilometer menjadi 9 kilometer.
    “Perubahan zona rekomendasi, terhitung mulai tanggal 9 November 2024 pukul 06.00 Wita,” ujar Wafid dalam keterangannya, Sabtu (9/11/2024).
    Wafid mencatat, berdasarkan pengamatan visual pada periode 7-8 November 2024, teramati asap kawah utama berwarna putih, kelabu dan cokelat dengan intensitas tebal tinggi sekitar 100-8000 meter dari puncak.
    Rentetan erupsi pada 7 November 2024 tinggi kolom berkisar 500-8000 meter, kolom berwarna kelabu tebal dan condong ke arah barat daya, barat dan barat laut.
    “Erupsi eksplosif besar terjadi pada pukul 10:48 Wita dengan kolom erupsi mencapai 8.000 meter,” kata dia.
    Kolom berwarna cokelat kelabu tebal dan condong ke barat daya, barat dan barat laut.
    Erupsi ini diikuti juga dengan kejadian awan panas dengan jarak luncur sejauh 3.000 meter dari pusat erupsi ke arah utara dan timur laut.
    Kemudian, pada 8 November 2024 kembali terjadi rentetan erupsi. Diawali dengan erupsi pada pukul 01:25 Wita dengan tinggi kolom erupsi sekitar 5.000 meter dari atas kawah.
    Kolom berwarna kelabu tebal dan condong ke barat daya, dan diikuti dengan awan panas sejauh 3.000 meter ke arah timur laut.
    Erupsi berikutnya terjadi pada pukul 07.48 Wita,10.23 Wita, 10.44 Wita dan 13.14 Wita dengan tinggi kolom erupsi berkisar 1.000 – 2.500 meter.
    Pada pukul 13.55 Wita kembali terjadi erupsi eksplosif dengan tinggi kolom mencapai 8.000 meter, intensitas tebal condong ke arah barat daya, barat, dan barat laut.
    Selanjutnya, pada hari ini pukul 04.47 Wita terjadi erupsi dengan kolom erupsi mencapai 9.000 meter, kolom berwarna cokelat kelabu tebal dan condong ke barat daya, barat dan barat laut.
    “Erupsi ini diikuti juga dengan kejadian awan panas dengan jarak luncur 2.000 meter dari pusat erupsi ke arah barat laut,” bebernya.
    Wafid menambahkan, kegempaan selama periode 7-8 November 2024, terekam 20 kali gempa letusan, 19 kali gempa hembusan, 23 kali tremor harmonik.
    Kemudian, 3 kali gempa vulkanik dangkal (VB), 11 kali gempa vulkanik dalam (VA), dan tremor menerus dengan amplitudo berkisar 1,4- 17,7 mm.
    Terekam pula gempa yang berasosiasi dengan aktivitas tektonik, yaitu 4 kali gempa tektonik lokal.
    Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan.
    Sehingga tingkat aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki tetap pada level IV awas dengan perubahan zona rekomendasi.
    “Masyarakat di sekitar dan pengunjung diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 7 kilometer dari pusat
    erupsi Gunung Lewotobi
    dan 9 kilometer untuk sektoral barat daya, dan barat laut,” pintanya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polisi Minta Warga Kembalikan Jarahan dari Truk Tanah di Teluknaga
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Polisi Minta Warga Kembalikan Jarahan dari Truk Tanah di Teluknaga Regional 9 November 2024

    Polisi Minta Warga Kembalikan Jarahan dari Truk Tanah di Teluknaga
    Editor
    KOMPAS.com –
    Polisi meminta warga yang menjarah bagian-bagian truk tanah di Jalan Raya Salembaran, Kecamatan
    Teluknaga
    , Kabupaten Tangerang, Banten, untuk mengembalikan jarahan.
    Hal tersebut dituturkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho.
    “Kalau misalkan masih ada yang mengamankan barang-barang tersebut segera kembalikan kepada Polres, kita imbau untuk segera kembalikan, karena itu adalah milik orang lain,” ujarnya, Jumat (8/11/2024), dikutip dari
    Tribun Jabar.
    Ia mengatakan, jika warga tak mengembalikan jarahan tersebut, polisi terpaksa melakukan tindakan penegakan hukum.
    “Tapi kalau memang masyarakat tidak mau persuasif, ya terpaksa kita akan melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap orang-orang yang tadi mengambil sesuatu yang bukan miliknya orang tersebut. Jadi seperti itu,” ucapnya.

    Perusakan dan penjarahan truk pengangkut tanah terjadi pada Kamis (7/11/2024).
    Dalam video yang beredar di media sosial, tampak warga menjarah bagian-bagian truk, salah satunya pintu.
    Warga melakukan pengadangan dan perusakan karena dipicu adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tanah dan seorang bocah.
    Truk-truk itu merupakan truk dari pembangunan proyek Pantai Indah Kosambi (PIK) 2.
    “Aksi ini kami lakukan atas keresahan masyarakat terhadap aktivitas kendaraan tambang yang sudah banyak menimbulkan korban jiwa,” ungkap Maman (45), warga Tangerang, Kamis, dilansir dari
    Antara.
    Menurut Maman, aksi tersebut terjadi secara spontan. Warga geram melihat aktivitas kendaraan tambang yang banyak melanggar aturan jam operasional pada peraturan daerah.
    Maman menuturkan, lalu-lalang kendaraan berat juga merusak jalan dan mengakibatkan banyaknya debu yang mengganggu aktivitas masyarakat.
    “Selain itu dalam seminggu menimbulkan tiga kali peristiwa kecelakaan dengan korban dari masyarakat,” tuturnya.
    Saat ini, polisi telah menanangkap sopir truk yang terlibat kecelakaan. Adapun korban yang mengalami luka di kaki, dirawat di rumah sakit.
    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kasus Truk Tanah di Tangerang Dirusak usai Laka, Polisi Peringatkan Warga Kembalikan Barang Jarahan
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Buol, Tidak Berpotensi Tsunami
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Buol, Tidak Berpotensi Tsunami Regional 9 November 2024

    Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Buol, Tidak Berpotensi Tsunami
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com

    Gempa bumi
    berkekuatan 5.10 Skala Richter mengguncang wilayah Buol, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (9/11/2024) pukul 09.53 WIB.
    Menurut informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
    BMKG
    ), pusat gempa terletak di koordinat 1.24 derajat Lintang Utara dan 121.23 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 36 kilometer.
    Pusat gempa berada di laut, sekitar 33 kilometer Barat Laut Buol.
    Meski pusat gempa berada di laut, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
    Daerah yang merasakan dampak gempa ini, dengan tingkat guncangan III-IV MMI (dirasakan banyak orang), antara lain Toli-toli.
    Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini dari BMKG.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Eks Sekdis Lingkungan Hidup Cilegon Jadi Tersangka Dugaan Suap Proyek di TPSA Bagendung 
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Eks Sekdis Lingkungan Hidup Cilegon Jadi Tersangka Dugaan Suap Proyek di TPSA Bagendung Regional 9 November 2024

    Eks Sekdis Lingkungan Hidup Cilegon Jadi Tersangka Dugaan Suap Proyek di TPSA Bagendung
    Tim Redaksi
    SERANG, KOMPAS.com
    – Polda Banten telah menangkap dua tersangka terkait dugaan suap atau gratifikasi dalam proyek pembangunan tembok penahanan tanah (TPT) di tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Bagendung, Kota
    Cilegon
    , tahun 2023.
    Kedua tersangka tersebut adalah GG, mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, dan MF, selaku Direktur CV Arif Indah Permata.
    “Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan dua tersangka inisial GG selaku PPK atau mantan Sekretaris Dinas LH Kota Cilegon dan saudara MF dari pihak swasta,” ungkap Dirreskrimsus Polda Banten, Kombes Pol Yudhis Wibisana, melalui keterangan tertulisnya, pada Sabtu (9/11/2024).
    Yudhis mengatakan, dugaan suap ini bermula ketika MF bertemu dengan GG sebelum proses pengadaan dimulai.
    Pertemuan tersebut difasilitasi oleh saksi AF.
    Dalam pertemuan itu, terjadi kesepakatan bahwa MF harus memberikan fee sebesar 15 persen dari nilai proyek yang beranggaran Rp 1,4 miliar.
    “Kesepakatan itu terjadi mulai dari pemberian uang kepada GG selaku PPK, baik melalui transfer bank maupun tunai, sebelum pekerjaan dilaksanakan,” lanjut Yudhis.
    Selanjutnya, kedua tersangka sepakat untuk mengubah RUP (Rencana Umum Pengadaan) dari proses lelang umum menjadi E-Catalog tanpa sepengetahuan kepala dinas atau pengguna anggaran.
    Yudhis mengungkapkan, jika RUP tidak diubah terlebih dahulu, proses E-Catalog tidak dapat dilaksanakan, sehingga CV yang dipimpin MF tidak dapat mengerjakan proyek tersebut.
    “Jadi lebih mudah, PPK tinggal klik atau pesan pilih penyedia CV Arief Indah Permata tanpa melalui proses lelang,” kata Yudhis.
    Setelah komitmen fee dibayarkan sekitar Rp 400 juta, pekerjaan pembangunan TPT di
    TPSA Bagendung
    akhirnya dilaksanakan oleh CV Arief Indah Permata.
    Kedua tersangka kini dijerat dengan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b, Pasal 11, dan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo UU Nomor 20 Tahun 2002 tentang Pemberantasan
    Tindak Pidana Korupsi
    .
    “Berkas perkara sudah dilakukan tahap 1 ke Kejati Banten pada Rabu, 6 November 2024,” tutup Yudhis.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Bertambah Lagi, Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Capai 10.777 Orang
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Bertambah Lagi, Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Capai 10.777 Orang Regional 9 November 2024

    Bertambah Lagi, Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Capai 10.777 Orang
    Tim Redaksi
    FLORES TIMUR, KOMPAS.com
    – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
    Flores Timur
    , Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan jumlah pengungsi erupsi
    Gunung Lewotobi Laki-laki
    terus bertambah.
    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Flores Timur, Hironimus Lamawuran mencatat, per Jumat (8/11/2024), warga yang mengungsi sebanyak 10.777 orang.
    “Warga yang mengungsi terus mangalami penambahan. Sampai dengan tadi malam total sudah 10.777 orang,” ujar Hironimus saat dihubungi, Jumat (9/11/2024).
    Menurut Hironimus, penambahan jumlah pengungsi ini menyusul peningkatan aktivitas vulkanik serta perluasan radius bahaya erupsi. Sehingga, warga yang menetap di zona bahaya langsung dievakuasi.
    Ribuan pengungsi ini tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Flores Timur.
    Paling banyak di Kecamatan Titehena mencapai 5.552 jiwa yang tersebar di tiga pos pengungsian dan rumah warga enam desa.
    Disusul Kecamatan Wulanggitang 1.255 jiwa, Larantuka 215 jiwa, Demon Pagong 193 jiwa, dan beberapa kecamatan lain.
    “Sementara pengungsi di Kabupaten Sikka mencapai 3.512 jiwa,” kata dia.
    Hironimus menambahkan jumlah pengungsi diperkirakan akan terus bertambah setelah perluasan radius bahaya menjadi 9 kilometer.
    Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid menerangkan, berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental pada periode 7-8 November 2024, terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan.
    Sehingga tingkat aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki tetap pada level IV awas dengan perubahan zona rekomendasi.
    “Masyarakat di sekitar dan pengunjung diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 7 kilometer dari pusat
    erupsi Gunung Lewotobi
    dan 9 kilometer untuk sektoral barat daya, dan barat laut,” ujar Wafid.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kronologi Suradi Selamat Setelah 3 Hari Terapung di Perairan Sumenep, Gunakan Celana dan Botol untuk Mengapung
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Kronologi Suradi Selamat Setelah 3 Hari Terapung di Perairan Sumenep, Gunakan Celana dan Botol untuk Mengapung Regional 9 November 2024

    Kronologi Suradi Selamat Setelah 3 Hari Terapung di Perairan Sumenep, Gunakan Celana dan Botol untuk Mengapung
    Editor
    KOMPAS.com
    – Suradi (21) warga Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten
    Cirebon
    , Jawa Barat berhasil selamat setelah
    terapung
    tiga hari di perairan
    Sumenep
    , Jawa Timur.
    Pria 21 tahun itu ditemukan oleh seorang nelayan asal Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumeneo pada Senin (4/10/2024) siang.
    Sang nelayan kemudian mengevakuasi Suradi dan melapor ke perangkat desa setempat serta petugas polair.
    Belakang terungkap pemuda asal Cirebon tersebut bekerja sebagai pencari ikan dan cumi di perairan Maluku. Merasa tak betah, Suradi pun memutuskan pulang ke Cirebon.
    Atas izin atasan, Suradi berangkat dari Maluku ke Jakarta menggunakan Kapal Pelni KM 4 Enggapulu pada Rabu (30/10/2024) siang.
    Namun, pada Sabtu (2/11/2024) sekitar pukul 13.00 WIB, Suradi terpeleset dan tercebur ke laut. Suradi berusaha meminta tolong, tetapi tidak ada yang mendengarnya dan kapal terus melanjutkan perjalanan.
    Seorang diri, Suradi bertahan hidup dengan cara mengapung menggunakan celana yang diikat dan diisi udara serta botol air mineral.
    Hal tersebut disampaikan oleh Ade Faizal, Ketua Koordinator Penjemputan Suradi.
    “Ajaibnya, tiga hari di tengah laut, tanpa pelampung, tapi dia membuat pelampung sendiri pakai celana menjadi balon ditiup, dan ditambah botol air mineral, yang juga dipakai untuk mengapung,” ungkap Ade Faizal di Kantor PCNU Kabupaten Cirebon, Jumat (8/11/2024) petang.
    Setelah Suradi berhasil dievakuasi, warga menghubungi PCNU Sumenep yang kemudian berkoordinasi dengan PCNU Cirebon. Hingga akhirna keluarga Suradi berhasil ditemukan.
    Ade, yang juga menjabat Ketua Lazisnu Kabupaten Cirebon, memutuskan untuk membentuk tim penjemputan bersama keluarga, perangkat desa, petugas kepolisian, dan lainnya.
    Mereka kemudian menjemput Suradi di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang yang diantar oleh oleh tim dari Sumenep.
    “Jam 11 siang, kita sampai lokasi. Suradi langsung menangis sesenggukan. Laporan dari penyelamat, Suradi banyak tidur, diam, sulit diajak komunikasi,” tambah Ade menceritakan kondisi Suradi setelah dievakuasi.
    Sementara itu Arif Rahman, Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PCNU Kabupaten Cirebon mengatakan Suradi sudah kembali ke keluarganya.
    Menurutnya, Suradi berasal dari keluarga kurang mampu.
    Arif menambahkan, PCNU Kabupaten Cirebon telah mendapatkan kuasa resmi dari Suradi dan berencana untuk mengajukan surat kepada PT Pelni KM 4 untuk meminta klarifikasi mengenai kejadian tersebut.
    “Merujuk Undang Undang 17 Tahun 2008 tentang Pelayanan, diperbaharui Nomor 66 Tahun 2024, di dalam undang-undang tersebut nomor 40 hingga 41, keselamatan penumpang maupun barang menjadi tanggung jawab Pelni,” jelas Arif.
    Ia juga menyoroti bahwa tidak ada upaya penyelamatan ketika Suradi jatuh dari kapal, dan barang-barangnya masih tertinggal di kapal.
    Arif berharap surat pertama akan direspons PT Pelni. Jika tidak, ia akan mengambil langkah hukum untuk memastikan hak Suradi sebagai korban terpenuhi.
    SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Muhamad Syahri Romdhon | Editor: Reni Susanti)
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Keponakan Prabowo Kampanyekan Khofifah dan Fawait di Jember, Sampaikan Pesan Presiden soal ini
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Keponakan Prabowo Kampanyekan Khofifah dan Fawait di Jember, Sampaikan Pesan Presiden soal ini Regional 9 November 2024

    Keponakan Prabowo Kampanyekan Khofifah dan Fawait di Jember, Sampaikan Pesan Presiden soal ini
    Tim Redaksi
    JEMBER, KOMPAS.com
    – Keponakan
    Presiden Prabowo Subianto
    ,
    Rahayu Saraswati
    , mengunjungi Kabupaten
    Jember
    , Jawa Timur, pada Jumat (8/11/2024).
    Kunjungan ini dilakukan dalam rangka apel sholawat kebangsaan yang dihadiri oleh calon wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak dan calon bupati Jember
    Muhammad Fawait
    di Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang.
    Dalam kesempatan tersebut, Rahayu menyampaikan bahwa kedatangannya mewakili Presiden Prabowo untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat Jawa Timur dan Jember.
    “Beliau titip, kepada bapak ibu sekalian, untuk memberikan kesempatan kepada kader terbaik Partai Gerindra, yang akan maju menjadi Bupati Jember,” ujar Rahayu, di lokasi, Jumat.
    Rahayu juga menekankan pentingnya keselarasan antara program pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
    Ia mengajak warga untuk memilih calon gubernur dan bupati yang sejalan dengan visi pemerintah pusat.
    “Kemarin kita pilih presiden nomor 2, maka pada 27 November nanti, pilih nomor dua, gubernurnya nomor dua, bupatinya nomor dua,” terang dia.
    Ia menegaskan dukungan penuh terhadap pasangan calon
    Khofifah Indar Parawansa
    -Emil Dardak di Pilgub Jatim dan pasangan Fawait-Djoko di
    Pilkada Jember
    .
    “Kita berharap pilihan pak Prabowo ini bisa didukung, karena kita mau program-program, visinya pak Prabowo ini didukung dengan baik,” ujar Rahayu.
    Sementara itu, Calon Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan pentingnya dukungan pemerintah pada sektor pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
    Ia menyampaikan bahwa petani masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan pupuk subsidi.
    “Jika kami diberi kesempatan memimpin Jember, Insya Allah petani tidak akan kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi lagi,” ucap dia.
    Fawait juga memiliki rencana untuk membeli pupuk nonsubsidi dan menjualnya dengan harga subsidi, dengan tujuan agar masyarakat Jember, khususnya petani, tidak bingung dalam mencari pupuk untuk pertaniannya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Radius Bahaya Erupsi Gunung Lewotobi Kembali Diperluas Jadi 9 Km
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        9 November 2024

    Gunung Lewotobi Laki-laki Alami Erupsi, Sejumlah Desa di Sikka Dilanda Hujan Abu, Warga Butuh Masker Regional 9 November 2024

    Gunung Lewotobi Laki-laki Alami Erupsi, Sejumlah Desa di Sikka Dilanda Hujan Abu, Warga Butuh Masker
    Tim Redaksi
    FLORES TIMUR, KOMPAS.com
    – Sejumlah desa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilanda
    hujan abu
    dan pasir akibat
    erupsi Gunung
    Lewotobi Laki-laki, di Kabupaten
    Flores Timur
    .
    Desa-desa yang paling terdampak terletak di wilayah Kecamatan Talibura yaitu Hikong, Kringa, Lewomada, Henga, Nebe, Timutawa, Ojan, Wailamun, dan Talibura.
    “Dampaknya sangat parah. Beberapa hari terakhir hujan pasir yang paling sering,” ujar Kepala Desa Lewomada, Dominikus Pondeng, saat dihubungi, Sabtu (9/11/2024).
    Dominikus mengungkapkan, sampai saat ini belum ada laporan kerusakan atap rumah atau warga yang terkena dampak erupsi.
    Hanya saja, saat ini, warga mulai cemas karena erupsi yang terus meningkat.
    Mereka juga membutuhkan
    masker
    dan penutup kepala.
    “Kami butuh pelindung seperti masker. Berharap ada bantuan pemerintah kabupaten,” kata dia.
    Dominikus mengimbau warga sekitar tetap waspada, terlebih saat beraktivitas di luar rumah.
    Kepala Pos Pemantau Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro, mencatat, gunung itu kembali mengalami erupsi pada Sabtu pukul 08.50 Wita.
    Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini lebih kurang 6 menit 56 detik.
    Tinggi kolom abu teramati lebih kurang 6.000 meter di atas puncak sekitar 7.584 meter di atas permukaan laut.
    “Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut,” ujar dia.
    Dia menambahkan, sampai saat ini status
    Gunung Lewotobi Laki-laki
    berada di level IV Awas.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 6 Produk "Skincare" di Makassar Positif Merkuri, Ini Daftarnya
                
                    
                        
                            Makassar
                        
                        9 November 2024

    6 Produk "Skincare" di Makassar Positif Merkuri, Ini Daftarnya Makassar 9 November 2024

    6 Produk “Skincare” di Makassar Positif Merkuri, Ini Daftarnya
    Editor
    KOMPAS.com
    – Sejumlah
    skincare
    atau produk kosmetik berbahaya dirilis Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulsel, Jumat (8/11/2024) siang.
    Rilis dilakukan oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan didampingi Dirkrimsus Kombes Pol Dedi Supriyadi.
    Selain itu, juga hadir Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
    Makassar
    , Hariani dan perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi
    Sulawesi Selatan
    .
    Dalam konferensi pers itu, disebutkan ada enam produk mengandung bahan berbahaya.
    Enam produk tersebut adalah FF (Fenny Frans), Ratu Glow/Raja Glow (RG), MH (
    Mira Hayati
    ), Maxie Glow, Bestie Glow dan NRL.
    “Produk-produk ini mengandung
    merkuri
    yang sangat berbahaya bagi kesehatan kulit dan tubuh, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen,” ujar Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan.
    “Ini merupakan kasus yang menjadi sorotan dan meresahkan bagi masyarakat,” tambah dia.
    Kapolda Sulsel menambahkan, kesigapan Ditkrimsus bekerjasama dengan BPOM dan Dinas Kesehatan telah berhasil mengamankan produk kosmetik diduga mengandung bahan berbahaya (beracun) bagi kesehatan konsumen.
    “Hasil uji laboratorium oleh BPOM RI menyatakan bahwa enam produk kosmetik yang disita tersebut positif mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.
    “Setelah dilakukan penyelidikan, kami menemukan produk-produk tersebut beredar di Sulsel, seperti FF, RG, MH, MG, DG, dan NRL. Bahkan ada banyak varian lain dari produk-produk ini yang beredar,” lanjut Yudhiawan.
    Ia menjelaskan bahwa produk-produk ini diklaim dapat memberikan manfaat seperti mengencangkan kulit, membuat kulit tampak putih, dan memberikan efek
    glowing
    .
    Namun di balik itu, terkandung bahan yang dapat membahayakan kesehatan kulit. Kapolda Sulsel menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas para bos
    skincare berbahaya
    tersebut.
    “Dari kosmetik tersebut sudah dilakukan pengujian laboratorium oleh BPOM Makassar untuk mengetahui apakah betul mengandung bahan berbahaya dan untuk mengandung itu harus ada konsekuensi hukumnya,” tegasnya.
    Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar, Hariani saat menggelar konferensi pers menjelaskan, produk kosmetik diuji laboratorium itu merupakan
    skincare
    yang diamankan Ditreskrimsus Polda Sulsel.
    “Kita melakukan pengujian laboratorium pada 66 sampel produk dan 1 obat tradisional atau obat bahan alami,” kata Hariani.
    “Dengan hasil, ini dilakukan uji secara laboratorium jadi tidak ada kira-kira, data selalu berdasarkan uji lab,” jelasnya.
    Adapun produk yang mengandung bahan berbahaya, kata dia, adalah milik Fenny Frans.
    “Jadi yang positif mengandung bahan berbahaya dari 66 itu adalah FF
    Day Cream Glowing
    positif mengandung raksa atau merkuri. FF
    Night Cream
    , ini juga positif mengandung merkuri,” ujarnya.
    Produk kecantikan lain mengandung bahan kimia berbahaya adalah Raja Glow My Body Slim, yang merupakan obat bahan alam yang notabene seharusnya tidak boleh mengandung bahan kimia obat.
    “Hasil uji laboratorium dia (Raja Glow My Body Slim) mengandung bisakodil, zat aktif kimia obat untuk menurunkan berat badan, dan ini tidak boleh,” bebernya.
    Terus yang ketiga adalah produk kecantikan milik ‘Ratu Emas’ Mira Hayati yang mana salah satunya, kata dia, tidak memiliki izin edar BPOM.
    “Mira Hayati
    Lighting Skin
    mengandung raksa ataupun merkuri.
    Night cream
    dari MH Mira Hayati. Ini produk TIE tanpa izin edar jadi tanpa izin edar Badan POM dan positif mengandung raksa,” sebutnya.
    Selain produk dipaparkan Hariani, Polda Sulsel dalam rilisnya juga menyelidiki
    skincare
    NRL, Ratu Glow, Maxie Glow, dan Bestie Glow.
    Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Dedi Supriyadi, mengatakan pihaknya saat ini tengah fokus melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli.
    Setelah pemeriksaan saksi dan ahli selesai, akan dilakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka.
    “Baru satu minggu. Saat ini kami tengah memeriksa saksi dan ahli. Setelah itu, gelar perkara dan penetapan tersangka akan dilakukan,” sebutnya.
    Hal senada juga disampaikan oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiwan, di lokasi yang sama.
    Menurutnya, tersangka dalam kasus kosmetik berbahaya ini telah diatur dalam Undang-Undang Kesehatan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
    “Jadi, jika pidananya melanggar Undang-Undang Bidang Kesehatan, ancaman hukuman bisa mencapai 12 tahun penjara, dan denda maksimal 5 miliar,” jelas Yudhi.
    Selain itu, Yudhi juga berjanji akan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus ini.
    “Tentu saja, jika hukuman yang diterapkan cukup lama, kami juga akan menerapkan tindak pidana pencucian uang, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Pasal 2, yang mengancam dengan hukuman minimal 4 tahun,” tuturnya
    Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Skincare Fenny Frans Positif Merkuri dan Raksa, Kok Bisa Lolos BPOM?,
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.