Category: Kompas.com Metropolitan

  • 10
                    
                        Momen Kocak Debat Pilgub Jabar: Syaikhu Salah Ajukan Pertanyaan, Ronal Beri Arah, Dedi Tertawa
                        Bandung

    10 Momen Kocak Debat Pilgub Jabar: Syaikhu Salah Ajukan Pertanyaan, Ronal Beri Arah, Dedi Tertawa Bandung

    Momen Kocak Debat Pilgub Jabar: Syaikhu Salah Ajukan Pertanyaan, Ronal Beri Arah, Dedi Tertawa
    Tim Redaksi
    BANDUNG, KOMPAS.com –
    Momen unik terjadi saat debat perdana Pilkada Jawa Barat 2024 yang berlangsung di Graha Sanusi Universitas Padjajaran (Unpad), Kota Bandung, Senin (11/11/2024) malam.
    Momen tersebut terjadi saat calon gubernur Jabar nomor urut 3,
    Ahmad Syaikhu
    , salah mengajukan pertanyaan yang seharusnya ditujukan kepada cagub nomor urut 4, Dedi Mulyadi.
     
    Syaikhu malah memberikan pertanyaan ke cagub nomor urut 2, Jeje Wiradinata.
    Adapun pertanyaan tersebut mengenai pengembangan talenta digital, yang sebelumnya dipilih secara acak oleh Ahmad Syaikhu di dalam
    fish bowl
    yang disediakan oleh panitia.
    Secara langsung, Ahmad Syaikhu menanyakan hal tersebut kepada Jeje Wiradinata.
    Kemudian, moderator mengingatkan bahwa pertanyaan tersebut untuk Dedi Mulyadi.
    “Nomor urut 4, Bapak, kepada nomor urut 4, Bapak,” ucap moderator debat, Frisca Clarissa.
    Saat kejadian itu berlangsung, tampak cawagub nomor 2, Ronal Surapradja, mendekati Ahmad Syaikhu dan mengarahkan tangannya ke arah Dedi Mulyadi.
    Kemudian, Dedi Mulyadi pun turut menghampiri Ahmad Syaikhu dan menyebut pertanyaan ditujukan ke dirinya sambil tertawa.
    “Ke sini? Oh, nomor empat,
    sorry
    ,
    sorry
    ,” kata Syaikhu sambil tersenyum.
    Kejadian ini memancing reaksi para pendukung yang hadir di dalam arena debat dengan menyoraki Ahmad Syaikhu karena salah mengajukan pertanyaan.
    Meski begitu, akhirnya Ahmad Syaikhu mengajukan pertanyaan kepada Dedi Mulyadi terkait tema yang dipilih, yaitu talenta digital.
    “Bagaimana strategi untuk memacu talenta digital di Jabar?” tanya dia.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 6
                    
                        Donald Trump Persilakan Prabowo Meneleponnya Kapan Saja: "My Great Honor To Talk To You"
                        Nasional

    6 Donald Trump Persilakan Prabowo Meneleponnya Kapan Saja: "My Great Honor To Talk To You" Nasional

    Donald Trump Persilakan Prabowo Meneleponnya Kapan Saja: “My Great Honor To Talk To You”
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden terpilih Amerika Serikat
    Donald Trump
    mempersilakan Presiden
    Prabowo
    Subianto untuk meneleponnya kapan saja jika membutuhkan.
    Hal ini terungkap dari unggahan video Presiden Prabowo saat menelepon Donald Trump melalui akun Instagram @
    prabowo
    , Senin (11/11/2024).
    Mulanya, Prabowo mengungkapkan ia akan menelepon Trump kapanpun jika memungkinkan. Hal itu pun disambut baik oleh Trump mengingat Prabowo sudah memiliki nomor telepon Presiden AS di masa depan tersebut.
    “Saya akan meneleponmu kapanpun Anda mau, jika memungkinkan,” kata Prabowo.
    “Ya, Anda (dapat) menelepon kapan saja Anda mau. Anda memiliki nomor saya. Ini nomor saya. (Silakan) Anda menelepon kapan pun Anda mau,” jawab Trump.
    Menurut Trump, berbicara dengan Prabowo adalah salah satu kehormatan besar.
    “Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk berbicara dengan Anda. Saya menantikannya, tolong kirimkan orang-orangmu kepada masyarakat Indonesia. Hormat saya, saya sangat menghormati mereka dan Anda,” tutur Trump.
    Lebih lanjut, Trump berjanji akan mengunjungi Indonesia kapan-kapan.
    Ia pun memuji Prabowo sebagai orang yang sangat dihormati oleh banyak orang.
    “Saya juga ingin pergi ke negara Anda suatu saat nanti. Sungguh luar biasa. Pekerjaan yang Anda lakukan sungguh luar biasa. Anda sangat dihormati, Anda adalah orang yang sangat dihormati,” sebut Trump.
    Sebagai informasi, setelah kampanye penuh kontroversi yang disebut semakin memperdalam polarisasi di Amerika Serikat, Donald Trump akhirnya kembali ke Gedung Putih.
    Trump mencapai kemenangan yang mengejutkan hanya empat tahun setelah ia didepak dari kursi kepresidenan.
    Trump berhasil mengumpulkan lebih dari 270 suara Electoral College yang diperlukan, dengan kemenangan di Negara Bagian Wisconsin yang menjadi penentu, seperti yang diproyeksikan oleh Edison Research.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 6
                    
                        Donald Trump Persilakan Prabowo Meneleponnya Kapan Saja: "My Great Honor To Talk To You"
                        Nasional

    9 Puji Prabowo, Trump: 'Your English Is So Good' dan 'You're a Very Respected Person' Nasional

    Puji Prabowo, Trump: Your English Is So Good dan Youre a Very Respected Person
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS)
    Donald Trump
    memberikan
    pujian
    kepada Presiden RI
    Prabowo Subianto
    dalam sebuah percakapan
    telepon
    baru-baru ini.
    Pujian
    tersebut disampaikan setelah Prabowo mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Trump sebagai Presiden AS.
    Momen telepon ini diunggah oleh Prabowo melalui akun Instagram-nya pada Senin (11/11/2024).
    A post shared by Prabowo Subianto (@prabowo)
    Dalam percakapan tersebut, Trump mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan berbahasa Inggris Prabowo.
    “Great job you’re doing in Indonesia. Great, great job. Proud of you, and your English is so good,”
    ujar Trump.
    “Yes, Sir. All my training is American, Sir,”
    jawab Prabowo.
    Trump juga menyatakan keinginannya untuk mengunjungi Indonesia di masa depan.
    Dia kembali memuji Prabowo sebagai orang yang sangat dihormati.
    “Whenever you’re around, you let me know. I’d like to also get to your country sometime. It’s incredible. The job that you’re doing is incredible. You’re such a respected, you’re a very respected person,”
    kata Trump.
    “Thank you, Sir. I’ll try to call on you at your convenience, if it’s possible,”
    balas Prabowo.
    Trump kemudian mempersilakan Prabowo untuk menghubunginya kapan saja.
    Dia merasa terhormat dapat berbicara dengan Prabowo dan tidak sabar untuk bertemu langsung.
    “Please send your people to the people of Indonesia. My regard, that I have great respect for them and for you,
    ” kata Trump.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sidang PK Jessica Wongso Dilanjutkan 14 November 2024
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 November 2024

    Sidang PK Jessica Wongso Dilanjutkan 14 November 2024 Megapolitan 11 November 2024

    Sidang PK Jessica Wongso Dilanjutkan 14 November 2024
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sidang peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Jessica Wongso akan kembali dilanjutkan, Kamis (14/11/2024) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Agenda sidang lanjutan itu adalah pemeriksaan ahli dari pemohon.
    “Sidang selanjutnya hari Kamis. Hari Kamis masih ahli dari pemohon,” ujar salah satu kuasa hukum Jessica Wongso, Sordame Purba saat memberikan keterangan usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (11/11/2024).
    Sordame enggan membocorkan siapa ahli yang akan mereka hadirkan. Dia mengatakan akan membocorkan identitas ahli di ruang sidang pada Kamis nanti.
    Dalam sidang hari ini sempat dijadwalkan untuk menampilkan novum atau barang bukti baru. Namun, agenda itu ditunda karena majelis hakim ingin sidang dilanjutkan terlebih dahulu dengan pemeriksaan ahli dari pihak pemohon.
    Sementara, novum berbentuk
    compact disk
    (CD) dalam amplop putih ini sempat diperlihatkan di persidangan dan diserahkan ke jaksa selaku termohon.
    Namun, CD ini dikembalikan jaksa kepada hakim untuk disimpan agar bisa diputar di persidangan selanjutnya.
    Sebelumnya diberitakan, Jessica Kumala Wongso, kembali mengajukan peninjauan kembali (PK) atas kasus yang dikenal sebagai kasus kopi sianida itu.
    Jessica bersama kuasa hukumnya, Otto Hasibuan, datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (9/10/2024) untuk mendaftarkan PK.
    “Jadi begini saya datang ke tempat ini, datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ini untuk mendaftarkan permohonan Peninjauan Kembali atas putusan Mahkamah Agung yang telah dijatuhkan kepada Jessica,” kata Otto saat ditemui wartawan di lokasi, Rabu.
    Otto mengatakan, PK merupakan upaya hukum yang menjadi hak setiap pihak berperkara ketika dia tidak merasa melakukan perbuatan yang dituduhkan.
    Berkas dengan nomor No.7/ Akta.Pid.B/2024/PN.Jkt.Pst tanggal 9 Oktober 2024 akan terlebih dahulu dilengkapi administrasinya dan diproses sesuai mekanisme hukum yang ada sebelum diteruskan ke Mahkamah Agung untuk diputus.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Seorang Perempuan Tewas Tertabrak Kereta di Pejaten Timur
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 November 2024

    Seorang Perempuan Tewas Tertabrak Kereta di Pejaten Timur Megapolitan 11 November 2024

    Seorang Perempuan Tewas Tertabrak Kereta di Pejaten Timur
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Seorang perempuan berinisial YW (42) tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2024) pagi.
    Saksi berinisial ER (56), mengatakan, YW sempat menyeberang rel dengan tatapan kosong tanpa melihat kondisi sekitar. Dia kemudian tertabrak oleh KRL yang melintas.
    “Tiba-tiba korban langsung tertabrak KRL dan terseret, mengakibatkan korban meninggal dunia dengan keadaan tubuh korban hancur menjadi beberapa bagian,” kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela saat dihubungi, Senin (11/11/2024).
    Melihat kejadian itu, ER segera menghubungi Polsek Pasar Minggu.
    Sesampainya di lokasi, polisi kemudian mengevakuasi jenazah YW.
    “Di sekitar TKP, sudah banyak warga yang berkumpul. Terlihat petugas laka mengevakuasi jenazah korban sambil mengambil bagian tubuh korban yang sudah hancur tertabrak kereta,” ujar Anggiat.
    Jenazah YW langsung dibawa ke RSUP Fatmawati untuk dilakukan visum. Sementara polisi juga berusaha menghubungi keluarga korban.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dua Pekerja Bangunan yang Tenggelam di Tandon Lengkong Wetan Ditemukan Tewas
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 November 2024

    Dua Pekerja Bangunan yang Tenggelam di Tandon Lengkong Wetan Ditemukan Tewas Megapolitan 11 November 2024

    Dua Pekerja Bangunan yang Tenggelam di Tandon Lengkong Wetan Ditemukan Tewas
    Tim Redaksi
    TANGERANG, KOMPAS.com
    – Tim SAR gabungan menemukan dua pekerja bangunan yang tenggelam di Tandon Lengkong Wetan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, dalam kondisi tewas, Senin (11/11/2024).
    Dua korban bernama Suhadi dan Aji ditemukan tewas setelah tenggelam di Tandon Lengkong Wetan, Minggu (10/11/2024).
    “Alhamdulillah korban pertama ditemukan pukul 13.45 WIB atas nama Suhadi dan kedua korban ditemukan 17.30 WIB atas nama Aji,” ujar Dantim Unit Siaga SAR Bekasi Kantor SAR Jakarta, Boby Yoenarta Putra di lokasi, Senin.
    Proses pencarian hari kedua dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak pukul 07.00 WIB, dengan melakukan penyelaman di area yang dicurigai menjadi lokasi tenggelamnya korban.
    Mereka melakukan tiga kali penyelaman hingga akhirnya menemukan keduanya dalam kondisi mengambang area pinggir tandon
    “Korban Suhadi ditemukan mengambang di area pinggir danau kurang lebih dari titik yang terekam di video 300 meter,” kata dia.
    “Korban kedua atas nama Aji terlihat mengambang kurang lebih dari titik terakhir video 700-800 meter,” sambung dia.
    Jasad keduanya langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang.
    “Kami langsung evakuasi korban, kemudian mengidentifikasi lewat keluarganya. Setelah itu, kami bawa ke RSUD Kabupaten Tangerang,” ucap dia.
    Sebelumnya, dua korban yang ber-KTP Pemalang tersebut tenggelam setelah berenang bersama dua orang lainnya untuk mengisi waktu libur.
    “Dari laporan yang kami terima, mereka lagi mengisi hari libur dengan berenang di tandon,” ujar Danton Satgas BPBD Kota Tangsel, Dian Wiriyawan saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (11/11/2024).
    Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak BPBD Kota Tangsel, empat pekerja bangunan di sekitar perbatasan BSD-Pagedangan tersebut awalnya berenang di area tandon dengan kedalaman 1,5 meter.
    Kemudian, mereka bergeser ke bagian tandon yang lebih dalam, tetapi justru dua temannya itu tenggelam, diduga karena kelelahan dan tidak mampu berenang di area yang mencapai kedalaman empat meter.
    “Awalnya mereka berenang di kedalaman 1,5 meter terus bergeser ke 4 meter. Jadi informasinya kecapekan dan yang di kedalaman 4 meter, dua orang itu enggak bisa berenang,” kata dia.
    Kondisi fisik yang kelelahan serta ketidakmampuan berenang membuat kedua korban tak mampu menyelamatkan diri. Bahkan, salah satu korban diketahui adalah mandor mereka.
    “Mereka berempat berenang, yang dua tenggelam, salah satunya adalah mandor,” imbuh dia.
    Adapun pencarian telah dilakukan sejak Minggu pukul 19.30 WIB, tepatnya setelah dua temannya yang selamat melaporkan kejadian itu ke BPBD Kota Tangsel pukul 17.00 WIB.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tergulingnya Mobil Dinas Camat Bojongsari di Tol Cigombong Akibat Terjeblos Lubang
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 November 2024

    Tergulingnya Mobil Dinas Camat Bojongsari di Tol Cigombong Akibat Terjeblos Lubang Megapolitan 11 November 2024

    Tergulingnya Mobil Dinas Camat Bojongsari di Tol Cigombong Akibat Terjeblos Lubang
    Editor
    DEPOK, KOMPAS.com

    Kecelakaan
    terjadi di Tol Cigombong KM 53, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (9/11/2024) sore, melibatkan mobil dinas Camat
    Bojongsari
    , Kota Depok.
    Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB ini menyebabkan empat orang staf camat terluka, sedangkan Camat Bojongsari, Rijal Farhan, selamat karena berada di mobil pribadi terpisah.
    Kecelakaan berawal saat rombongan Camat Bojongsari dalam perjalanan pulang ke Depok setelah melakukan kunjungan dinas ke Sukabumi sejak Jumat (8/11/2024).
    Rombongan yang terdiri dari empat kendaraan ini, termasuk mobil dinas dengan nomor polisi B 1098 ZQN.
    Insiden
    kecelakaan
    terjadi saat melintasi jalur Tol Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang licin usai diguyur hujan deras.
    “Sepengetahuan saya, mobil dinas itu tiba-tiba oleng karena melindas genangan berlubang,” ujar Rijal kepada
    Kompas.com
    , Senin (11/11/2024).
    Saat itu, Rijal berada di mobil pribadi, terpisah dari kendaraan dinas yang mengalami kecelakaan.
    “Saya tidak termasuk dalam daftar korban, saya berada di mobil pribadi yang terpisah dari mobil dinas yang kecelakaan,” kata Rijal.
    Di dalam mobil dinas, terdapat sopir bersama tiga bendahara dari wilayah Kecamatan Bojongsari.
    Mereka adalah Bendahara Pondok Petir, Bendahara Bojongsari Baru, dan Bendahara Duren Seribu.
    “Sopir (otomatis) buang setir ke arah kiri dan selanjutnya mobil terguling hingga menyebrang selokan tol dan terbalik,” jelas Rijal.
    Keempat staf Kecamatan Bojongsari mengalami luka-luka ringan yang memerlukan tindakan medis. Mereka kemudian ditangani di RSUD Ciawi.
    “Empat korban sudah diperbolehkan pulang semua ya, Alhamdulillah,” kata Rijal.
    (Reporter: Dinda Aulia Ramadhanty | Editor: Irfan Maullana)
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pakar IT Sebut Ada Bukti CCTV di Kasus Jessica Wongso yang Tak Dianalisis Polisi
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 November 2024

    Pakar IT Sebut Ada Bukti CCTV di Kasus Jessica Wongso yang Tak Dianalisis Polisi Megapolitan 11 November 2024

    Pakar IT Sebut Ada Bukti CCTV di Kasus Jessica Wongso yang Tak Dianalisis Polisi
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pakar Ilmu Informasi Teknologi (IT), Abimanyu Wahyu Hidayat mengatakan, ada rekaman CCTV di Kafe Olivier yang tidak diperiksa dan tidak dilaporkan oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri ketika kasus pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin bergulir di persidangan pada 2016.
    “Bisa jadi nih. Jangan kaget ya penasehat hukum. Ini yang saya bilang tadi, ini
    channel
    9. Bisa jadi lihat kejadian (momen penuangan sianida) dari sini kan. Dan, ini yang tidak pernah diperiksa dan dilaporkan oleh labfor,” ujar Abimanyu Wahyu Hidayat saat memberikan keterangan di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (11/11/2024).
    Wahyu mengatakan, hal ini diketahuinya setelah memeriksa dan membandingkan berita acara pemeriksaan (BAP) dari sejumlah saksi dan ahli yang diperiksa di sidang tahun 2016.
    Kamera
    channel
    9 disebutkan menyorot posisi meja tempat duduk Jessica Wongso dari belakang. Kamera
    channel
    9 ini diklaim lebih dekat jaraknya ke Jessica dibandingkan dengan kamera
    channel
    7 yang menyorot dari sisi depan.
    Wahyu menjelaskan, dalam BAP ahli lainnya, keberadaan rekaman
    channel
    9 memang disebutkan. Namun, tidak terdapat keterangan mendalam terkait dengan analisis isi rekaman.
    “Saya cek BAP (
    channel
    ) nomor 9 hanya ada soal itu (ada rekaman). Yang bahas soal gerakan enggak ada, apa (gerakan), enggak ada,” lanjut Wahyu.
    Ketika ditemui usai persidangan, Wahyu menjelaskan, dalam sorotan
    channel
    9 memang ada tumbuhan dan dedaunan yang menutupi Jessica.
    Namun, tumbuhan itu diklaim tidak menghalangi pandangan untuk menyaksikan gerakan Jessica.
    “Iya memang ada dedaunan, tapi dedaunan ini sedikit. Di balik dedaunan ini kita masih bisa melihat ada pergerakan di situ,” imbuh dia.
    Wahyu meyakini, jika rekaman CCTV 
    channel
    9 ini diperiksa lebih jauh ketika persidangan dulu, banyak hal yang bisa diungkap.
    Wahyu mengaku melihat langsung rekaman
    channel
    9 ini dari komputernya yang disediakan oleh pengacara Jessica. Rekaman ini berasal dari sebuah
    compact disk
    (CD) yang didapatkan pengacara dari salah satu stasiun televisi.
    “DVD langsung dari pengacaranya, kantor pengacaranya. Saya lihat di kantornya di situ. Oh, saya sudah tonton langsung,” kata dia.
    Sebelumnya diberitakan, Jessica Kumala Wongso, kembali mengajukan peninjauan kembali (PK) atas kasus yang dikenal sebagai kasus kopi sianida itu.
    Jessica bersama kuasa hukumnya, Otto Hasibuan, datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (9/10/2024) untuk mendaftarkan PK.
    “Jadi begini saya datang ke tempat ini, datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ini untuk mendaftarkan permohonan Peninjauan Kembali atas putusan Mahkamah Agung yang telah dijatuhkan kepada Jessica,” kata Otto saat ditemui wartawan di lokasi, Rabu.
    Otto mengatakan, PK merupakan upaya hukum yang menjadi hak setiap pihak berperkara ketika dia tidak merasa melakukan perbuatan yang dituduhkan.
    Berkas dengan nomor No.7/ Akta.Pid.B/2024/PN.Jkt.Pst tanggal 9 Oktober 2024 akan terlebih dahulu dilengkapi administrasinya dan diproses sesuai mekanisme hukum yang ada sebelum diteruskan ke Mahkamah Agung untuk diputus.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Misteri Mayat Wanita Terbungkus Kasur di Cikupa, Dianiaya hingga Tewas Lalu Dibuang
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 November 2024

    Misteri Mayat Wanita Terbungkus Kasur di Cikupa, Dianiaya hingga Tewas Lalu Dibuang Megapolitan 11 November 2024

    Misteri Mayat Wanita Terbungkus Kasur di Cikupa, Dianiaya hingga Tewas Lalu Dibuang
    Editor
    TANGERANG, KOMPAS.com –
    Warga Kampung Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, dihebohkan dengan penemuan mayat wanita yang terbungkus kasur di tepi Jalan Balai Desa Lama, Senin (11/11/2024) pukul 04.05 WIB.
    Jasad wanita tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh warga bernama Martono (54), yang pagi itu hendak ke masjid untuk shalat Subuh.
    “Saat saksi melintas, menemukan bungkusan kasur yang menghalangi jalan,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono dalam keterangannya, Senin.
    Martono panik. Ia segera pulang dan memberitahukan temuan kasur tergulung itu kepada istrinya.
    Keduanya lalu kembali ke lokasi untuk memastikan, karena sebelumnya Martono melihat sepasang kaki manusia di balik gulungan kasur tersebut.
    Setelah membuka kasur itu, Martono dan istrinya mendapati bahwa isinya adalah tubuh seorang wanita.
    “Mereka membuka bungkusan kasur tersebut dan ternyata seorang mayat diduga perempuan,” kata Baktiar.
    Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Cikupa.
    Baktiar mengatakan, setelah menerima laporan warga, anggota Polsek Cikupa menuju ke lokasi ditemukannya mayat perempuan yang diduga korban pembunuhan.
    “Unit Reskrim Polsek Cikupa dan Tim Identifikasi Polresta Tangerang segera melakukan olah TKP untuk pemeriksaan awal terhadap korban,” ujar Baktiar.
    Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja untuk proses identifikasi dan penentuan penyebab kematian.
    “Korban dibawa ke RSUD Balaraja bersama tim forensik dan Inafis untuk mengidentifikasi korban sekaligus menentukan penyebab kematian,” ucap Baktiar.
    Pada hari yang sama, polisi berhasil menangkap pria berinisial H (27), yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan.
    Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazarudin Yusuf, menyatakan, pelaku ditangkap di Desa Talagasari, tak jauh dari lokasi kejadian.
    “H sedang diperiksa intensif di Polsek Cikupa untuk mendalami motif di balik pembunuhan ini,” ujar Arief.
    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi penganiayaan yang diduga menjadi penyebab kematian korban.
    “Kemudian kami kembangkan, dan dari tempat kejadian awal, orang ini (korban) mengalami penganiayaan,” kata Arief.
    Setelah tewas, jasad korban dibuang. Hingga kini, identitas korban masih dalam proses identifikasi oleh tim forensik Polresta Tangerang.
    (Reporter: Intan Afrida Rafni | Editor: Akhdi Martin Pratama, Irfan Maullana)
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Cerita PPSU Kampung Rambutan, Rela Tinggalkan Liburan Saat Ada Kebakaran
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 November 2024

    Cerita PPSU Kampung Rambutan, Rela Tinggalkan Liburan Saat Ada Kebakaran Megapolitan 11 November 2024

    Cerita PPSU Kampung Rambutan, Rela Tinggalkan Liburan Saat Ada Kebakaran
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (
    PPSU
    ) Kampung Rambutan harus bersiaga penuh jika terjadi suatu bencana di wilayahnya.
    Hal ini diceritakan oleh anggota
    PPSU Kampung Rambutan
    bernama Danu. Pria berusia 33 tahun ini mengaku pernah terpaksa pulang ke Jakarta saat sedang berlibur bersama teman-temannya di Bogor, Jawa Barat.
    Sebab, saat sedang berlibur Danu mendapat informasi ada kebakaran yang terjadi di wilayahnya.
    “Pernah, mendapatkan informasi kebakaran pas lagi ada acara di Bogor, saya langsung turun, itu sebagai dedikasi dan loyalitas,” ucap Danu saat ditemui di dekat Pasar Induk Kramatjati, Senin (11/11/2024).
    Setibanya di wilayah kebakaran, Danu harus membantu masyarakat yang terdampak sebisanya. Misalnya dengan membantu korban kebakaran menyelamatkan barang-barang berharganya.
    Tak hanya saat kebakaran, Danu juga harus berjibaku saat terjadinya pohon tumbang di wilayah Kampung Rambutan.
    Dia dan anggota PPSU lainnya harus menjadi orang yang pertama kali mendatangi lokasi kejadian. Salah satunya untuk mengevakuasi pohon tumbang itu sebelum Dinas Pertamanan dan Pemakaman datang.
    “Karena biasanya ada kejadian, sebelum teman-teman Sumber Daya Air (SDA) dan Pertaman datang, kami yang menangani terlebih dahulu, Mungkin kami enggak menangani sepenuhnya, seenggaknya pertolongan pertama lah,” ucap Danu.
    Danu mengaku, selama musim hujan petugas PPSU harus lebih bersiaga, meski saat ini banjir di wilayah Kampung Rambutan lebih cepat surut.
    “Kalau sekarang lebih cepat surut, kami ada beberapa waduk baru, kayak Waduk Rambutan satu serta dua, lalu ada Waduk Dukuh yang sedang dibangun. Itu (banjir) alhamdulillah cepat (surut) enggak kaya dulu,” ungkap Danu.
    Bahkan, petugas PPSU harus tetap bersiaga meski hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada malam hari.
    “Misalkan hujan deras tengah malam, jam 11 malam, tetapi masuknya
    shift
    pagi nih, ya udah dateng semua
    stand by
    sendiri tanpa disuruh,” tambah Danu.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.