Mengaku Jadi Pemenang Tender Pemkot Jaktim, Wanita Ini Tipu Lima Korban hingga Rp 5,8 Miliar
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Seorang perempuan warga Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur berinisial FD (49) menjadi pelaku penipuan dan penggelapan proyek pengadaan sejumlah barang.
Dengan mengaku sebagai salah satu pemenang tender dari proyek pengadaan barang di kantor Wali Kota Jakarta Timur, FD menawarkan kerja sama dengan para korban.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, setidaknya ada lima korban FD yang telah membuat laporan ke polisi dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp 5,8 miliar.
“Di antaranya pengadaan
life jacket
dan rakit, proyek pengadaan tanah, proyek 10 tiang rambu, proyek cermin, proyek tiang cermin 300, seragam kerja, pengadaan dan pembuatan masker,” kata Ade Ary saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (13/11/2024).
Selain itu, proyek pengadaan barang tersebut juga meliputi pembuatan wastafel, kantong plastik, dan pekerjaan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19.
Untuk meyakinkan korban, FD membuat rancangan anggaran dan biaya (RAB) yang dibutuhkan dalam pengadaan barang.
“Setelah dilakukan penyidikan, fakta bahwa proyek itu benar ada, tapi tidak dimenangkan oleh tersangka,” kata Ade Ary.
Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa semua pemenang tender pengadaan barang tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, sosok FD bukan merupakan pemenang tender. Bahkan, FD tak pernah ikut lelang tender di Pemerintahan Kota Jakarta Timur.
“Seolah-olah dia menjadi pemenang tender A, B, C, D, kemudian membuat rincian perencanaan biaya untuk meyakinkan korban,” ujar Ade Ary.
Setelah menjalani pemeriksaan, FD ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan
penggelapan uang
.
Kepada polisi, FD mengaku, sebagian uang hasil kejahatan tersebut ia gunakan untuk membayar utang.
“Saudari FD ini merupakan seorang residivis yang baru keluar di tahun 2019 pada kasus yang sama, diduga melakukan penipuan,” pungkas Ade Ary.
FD kini ditahan di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/11/12/67331a7a0ff3e.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Mengaku Jadi Pemenang Tender Pemkot Jaktim, Wanita Ini Tipu Lima Korban hingga Rp 5,8 Miliar Megapolitan 13 November 2024
-
/data/photo/2024/11/13/6734a2ec81fcb.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Banjir di Perumahan Taman Mangu Indah Tangsel Surut, Sisakan Endapan Lumpur Megapolitan 13 November 2024
Banjir di Perumahan Taman Mangu Indah Tangsel Surut, Sisakan Endapan Lumpur
Tim Redaksi
TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com
– Banjir yang sempat merendam Perumahan Taman Mangu Indah, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), telah surut.
Pada Senin (11/11/2024) sore, air setinggi 150 sentimeter merendam kawasan tersebut. Sementara, pada Rabu (13/11/2024), air telah sepenuhnya surut dan menyisakan endapan lumpur di ruas jalan dan rumah warga.
Sumarni (49), salah satu warga yang terdampak banjir mengatakan, garasi rumahnya dipenuhi lumpur dan sampah akibat banjir.
“Alhamdulillah banjir sudah surut tadi siang. Tinggal lumpurnya saja. Ada sampah juga kayak
pempers
bayi, plastik,” ujar Sumarni kepada
Kompas.com
di lokasi, Rabu.
Sumarni bilang, banjir yang terjadi pada Senin hingga Selasa sore itu merupakan yang keempat kalinya selama dua minggu terakhir.
Namun, banjir kali ini menjadi yang terparah lantaran sebelumnya air tidak pernah masuk ke garasi rumah Sumarni.
Akibat banjir tersebut, pompa air dan mesin cuci di rumah Sumarni rusak karena terendam air.
“Karena tempat mesin air dan mesin cucinya ada di garasi. Mesin cucinya sudah sempat kami pindahkan ke tempat lebih tinggi, tapi tadi pas dicoba nyalain, malah enggak bisa,” kata dia.
Warga lain bernama Reza (28) juga mengatakan, banjir sempat menggenangi rumahnya.
“Rumah saya terendam setinggi pinggang orang dewasa,” kata Reza.
Reza mengatakan, air mulai menggenang ketika turun hujan deras pada Senin sore. Jebolnya tanggul air di kawasan perumahan tersebut memperparah ketinggian banjir.
“Awalnya kita masih pantau ada pekerja yang memperkuat tanggul saat hujan deras kemarin. Namun, mungkin volume air makin tinggi dan kurangnya tenaga kerja, akhirnya mereka tinggalkan dan berakhir jebol,” jelas Reza.
Sebelum tanggul air jebol, Reza sempat melihat instalasi tersebut ditutup triplek dan beberapa karung pasir. Namun, triplek dan tumpukan karung pasir itu tak mampu membendung luapan air.
“Tanggul cuma ditutup sama triplek dan beberapa karung pasir yang hitungannya enggak tinggi-tinggi banget,” imbuhnya.
Akibat banjir tersebut, sejumlah barang elektronik di kediaman Reza rusak.
“Kalau ditotalkan nominalnya lumayanlah, tapi enggak bisa saya sebutkan karena ada yang lebih dari saya. Cuma beberapa perabotan di rumah rusak, kayak lemari, sofa, mesin cuci, kulkas, banyak deh,” jelas dia.
Reza mengatakan, saat itu keluarganya masih sempat menyelamatkan sebagian perabotan rumah ke lantai dua.
Dia pun berharap pemerintah setempat bisa melakukan langkah antisipasi agar banjir tidak terulang kembali. Salah satunya dengan mempercepat proses perbaikan tanggul.
“Berkaca dari kejadian banjir kemarin, harapan saya cuma satu, perbaikan tanggul ini segera diselesaikan karena ini sudah merugikan warga,” ucap dia.
Diketahui,
banjir di Perumahan Taman Mangu Indah
ini terjadi akibat tanggul yang sedang direvitalisasi jebol setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin sore.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Tangsel telah melakukan berbagai upaya penanganan darurat, termasuk kembali memasangkan karung pasir di area tanggul dan mengirimkan mesin penyedot air.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas SDA. Sementara ini, kami sudah meminta untuk karung pasir untuk penanganan darurat,” ucap Danton Satgas BPBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Dian Wiriyawan.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/13/67348e1276153.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kabel Pompa Air "Underpass" Kemayoran Dicuri, Polisi Dalami Dugaan Sabotase Penanganan Banjir Megapolitan 13 November 2024
Kabel Pompa Air “Underpass” Kemayoran Dicuri, Polisi Dalami Dugaan Sabotase Penanganan Banjir
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Polisi masih mendalami dugaan kesengajaan atau sabotase penanganan banjir di Jakarta buntut
pencurian kabel pompa air
di
underpass
Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024).
“Kita masih dalami ya (dugaan sabotase). Tentunya, kita masih dalami semua dalam proses penyidikan, nanti perkembangan lanjut,” ujar Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiyansyah saat memberikan keterangan di
underpass
Angkasa, Rabu sore.
Saat ini, polisi masih memeriksa kedua pelaku pencurian berinisial SL (34) dan SK (30). Keduanya ditangkap oleh anggota Polsek Kemayoran pada Rabu pukul 03.15 WIB.
Saat dilakukan pemeriksaan TKP, ditemukan bekas pintu pompa air yang dijebol. Polisi juga menemukan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk memotong kabel pompa air, yaitu satu buah tang potong, satu buah obeng, satu buah gergaji besi, satu buah alat pahat, dan satu buah alat kikir.
Kepada polisi, SL dan SK mengaku memotong kabel pompa berukuran 2 meter sebanyak empat buah dan empat buah kabel lain berukuran 5,5 meter. Total, kabel yang dipotong panjangnya mencapai 30 meter.
Dalam aksi pencurian itu, SK bertugas memotong kabel. Sementara, SL bertugas mengupas kabel yang sudah terpotong.
Saat ini, polisi masih mendalami keterkaitan pencurian kabel di Kemayoran dengan yang sebelumnya terjadi di
underpass
Senen, Jakarta Pusat.
“Dalam proses penyelidikan ya dan ini mungkin bisa dinaikkan ke tingkat penyidikan,” kata Agung.
SL dan SK pun sudah dibawa ke Polsek Kemayoran untuk diperiksa lebih lanjut. Jika terbukti bersalah, kedua tersangka diancam dengan Pasal 363 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan yang ancaman pidananya maksimal penjara selama tujuh tahun.
Sebelumnya diberitakan, pompa air yang menjadi alat bantu penanganan banjir di Jakarta diduga disabotase oknum tak dikenal karena hilang dalam waktu bersamaan. Hal itu disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setuabudi.
Selain mencuri, para pelaku juga melakukan pengerusakan kabel pompa.
“Ternyata ada sabotase kabel pompa atau pencurian. Ini telah terjadi di beberapa tempat, pencurian atau perusakan pompa air dan kejadiannya hampir bersamaan,” ujar Teguh dikutip daei keterangannya, Rabu (13/11/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/13/6734a23d491c0.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Respons Survei SMRC, Golkar Yakin Ridwan Kamil-Suswono Menang Pilkada Satu Putaran Megapolitan 13 November 2024
Respons Survei SMRC, Golkar Yakin Ridwan Kamil-Suswono Menang Pilkada Satu Putaran
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jakarta Ahmed Zaki Iskandar yakin pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, menang Pilkada Jakarta 2024 dalam satu putaran.
Zaki mengatakan, Golkar optimistis pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus itu menang, meski hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) memperlihatkan
elektabilitas Ridwan Kamil
-Suswono tak lebih unggul dari paslon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno.
“Tetap optimistis satu putaran, karena ada beberapa lembaga survei juga masih menghasilkan hasil yang cukup signifikan kemenangannya,” ucap Zaki saat ditemui di DPD Golkar, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024).
Ketua Dewan Pengarah Tim Sukses Ridwan Kamil-Suswono itu mengaku tak terlalu khawatir dengan hasil survei elektabilitas sejumlah lembaga. Menurutnya, survei elektabilitas bersifat dinamis.
“Survei itu dinamis ya, memang setiap lembaga survei punya metode yang hampir sama, tapi hasilnya pasti berbeda karena ada
margin error
juga,” katanya.
Namun, Zaki menginstruksikan seluruh kader Partai Golkar untuk menggencarkan sosialisasi guna memenangkan Ridwan Kamil-Suswono pada Pilkada Jakarta.
“Bahwa seluruh kader Golkar harus bekerja ekstra keras di dua minggu terakhir dalam rangka memenangkan pasangan Ridwan Kamil dan Suswono,” tuturnya.
Zaki juga meminta kader Golkar Jakarta fokus berkampanye dan merebut suara pemilih di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.
Ia mengakui, wilayah tersebut memiliki populasi yang besar dan persaingan Ridwan Kamil-Suswono dengan paslon lain cukup ketat.
“Sangat ketat persaingannya, juga populasinya juga sangat padat. Jadi dua wilayah ini mendapatkan perhatian penuh untuk seluruh kader kita nanti bergerak bersama-sama,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, survei terbaru SMRC memperlihatkan, elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno unggul dari dua paslon lain pada Pilkada Jakarta 2024. Menurut survei tersebut, elektabilitas Pramono-Rano mencapai 46 persen.
Angka itu terpaut nyaris 7 persen dari paslon nomor urut 1 Ridwan Kami (RK)-Suswono yang mencatatkan elektabilitas 39,1 persen. Sementara, tingkat keterpilihan paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebesar 5,1 persen.
Dalam survei tersebut, sebanyak 9,8 persen menyatakan belum menentukan pilihan.
“Perbedaan elektabilitas Pramono-Rano dan RK-Suswono berubah menjadi signifikan dari tidak signifikan secara statistik dalam rentang sekitar tiga minggu,” kata Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, dalam keterangan pers, Rabu (13/11/2024).
Adapun survei SMRC ini digelar pada 31 Oktober-9 November 2024. Survei dilakukan dengan melibatkan 1.210 warga Jakarta yang sudah berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah.
Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Margin of error
survei diperkirakan sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/13/67349f0412af1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Elektabilitasnya Unggul dalam Survei SMRC, Rano Karno Yakin Menang Pilkada Satu Putaran Megapolitan 13 November 2024
Elektabilitasnya Unggul dalam Survei SMRC, Rano Karno Yakin Menang Pilkada Satu Putaran
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Calon wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 3, Rano Karno yakin dirinya dan calon gubernur pasangannya, Pramono Anung, mampu memenangi Pilkada Jakarta 2024 dalam satu putaran.
Hal ini disampaikan Rano merespons hasil survei Saiful Mujani Reasearch and Consulting (SMRC) yang memperlihatkan elektabilitasnya dan Pramono unggul dari dua pasangan calon lain pada Pilkada Jakarta 2024.
“Kira-kira bisa enggak satu putaran? Bisa kan,” ucap Rano saat ditemui di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2024).
Rano menyebut, hasil survei itu menjadi penyemangat dirinya dan Pramono untuk semakin giat berkampanye.
“Kegiatan hari ini makin semangat. Karena jujur, kita baru dengar hasil surveinya meningkat lagi kan 46 persen,” ucap Rano.
Rano mengatakan, di sisa masa kampanye yang hanya 10 hari lagi, dirinya dan Pramono akan terus menggencarkan sosialisasi terkait program-program yang mereka usung pada Pilkada Jakarta.
Untuk diketahui, survei terbaru SMRC memperlihatkan
elektabilitas Pramono-Rano
mencapai 46 persen. Angka itu terpaut nyaris 7 persen dari paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK)-Suswono yang mencatatkan elektabilitas 39,1 persen.
Sementara, tingkat keterpilihan paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebesar 5,1 persen Pada survei yang sama, sebanyak 9,8 persen menyatakan belum menentukan pilihan.
Adapun survei SMRC ini digelar pada 31 Oktober-9 November 2024. Survei dilakukan dengan melibatkan 1.210 warga Jakarta yang sudah berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah.
Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Margin of error
survei diperkirakan sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/13/673489682b3e5.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pemkot Jakpus Rogoh Rp 48 Juta untuk Ganti Kabel Pompa Air yang Dicuri Megapolitan 13 November 2024
Pemkot Jakpus Rogoh Rp 48 Juta untuk Ganti Kabel Pompa Air yang Dicuri
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Pusat harus mengeluarkan biaya Rp 48 juta untuk mengganti kabel pompa air di
underpass
Senen dan Angkasa, Kemayoran yang dicuri maling.
Berdasarkan penghitungan dari Koordinator Pompa Sudin Bina Marga Jakarta Pusat, Teguh Iwan, total kabel yang dipotong maling di
underpass
Angkasa, Kemayoran sepanjang 60 meter.
“Kabel itu per meter Rp 400.000,” ujar Teguh Iwan saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (13/11/2024).
Selain di
underpass
Angkasa, kasus
pencurian kabel pompa air
juga terjadi di underpass Senen, Sabu (9/11/2024). Total kabel yabg dicuri sepanjang 60 meter.
Artinya, dari dua peristiwa pencurian dan pemotongan kabel di dua underpass ini, totalnya ada 120 meter kabel yang harus diganti.
Untuk saat ini, belum semua kabel pompa air diganti karena menunggu pompanya bisa dipasang dan dioperasikan kembali.
“Itu baru biaya kabel belum biaya servis pompanya,” imbuh Teguh.
Akibat peristiwa ini, tiga pompa air di
underpass
Senen harus diperbaiki karena rusak setelah kabelnya dipotong.
Hal yang sama juga terjadi di
underpass
Angkasa, Kemayoran. Tiga pompa yang terpasang juga harus diperbaiki.
Sebelumnya, terjadi pencurian kabel di
underpass
Senen, Jakarta Pusat.
Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Pusat telah melaporkan pencurian kabel ini ke Polres Metro Jakarta Pusat.
Setelah diselidiki, polisi akhirnya menangkap dua tersangka pencuri kabel pompa air itu. Mereka ditangkap saat beraksi di underpass Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024).
“Telah terjadi pencurian dengan pemberatan di Jalan Angkasa, pompa air underpass Angkasa, Kelurahan Kemayoran,” ujar Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiyansyah saat memberikan keterangan pada Rabu.
SL (34) dan SK (30) ditangkap setelah mereka memotong kabel pompa air di underpass Angkasa. Kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.15 WIB.
Saat ini, kedua tersangka sudah dibawa ke Polsek Kemayoran untuk diperiksa lebih lanjut.
Kedua tersangka terancam dijerat Pasal 363 KUHP terkait dengan pencurian dengan pemberatan yang ancaman pidananya maksimal penjara selama tujuh tahun.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/10/673032be16342.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Elektabilitasnya Unggul dalam Survei SMRC, Pramono Anung: Saya Tetap "Fight" Megapolitan 13 November 2024
Elektabilitasnya Unggul dalam Survei SMRC, Pramono Anung: Saya Tetap “Fight”
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung mengaku akan tetap bekerja keras di sisa masa kampanye Pilkada Jakarta 2024, kendati elektabilitasnya unggul menurut survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Pramono menekankan, dirinya akan tetap rajin turun ke masyarakat Jakarta.
“Yang pertama, tentunya seperti biasa saya bilang Alhamdulillah. Saya tetap
fight
, enggak akan mengubah
style
saya dalam bersosialisasi,” kata Pramono di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2024).
Mantan Sekretaris Kabinet Indonesia Maju itu meyakini, dirinya mampu memenangi Pilkada Jakarta 2024 dalam satu putaran.
Pramono mengaku percaya diri lantaran menurut hasil survei, elektabilitasnya dan calon wakil gubernur pasangannya, Rano Karno, terus menanjak.
“Ya kan kalau orang
fight
kan harus optimis, 0,1 (persen) aja
fight
, optimis. Apalagi sekarang, beda banget,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, survei terbaru SMRC memperlihatkan, elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno unggul dari dua paslon lain pada Pilkada Jakarta 2024. Menurut survei tersebut,
elektabilitas Pramono-Rano
mencapai 46 persen.
Angka itu terpaut nyaris 7 persen dari paslon nomor urut 1 Ridwan Kami (RK)-Suswono yang mencatatkan elektabilitas 39,1 persen. Sementara, tingkat keterpilihan paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebesar 5,1 persen.
Dalam survei tersebut, sebanyak 9,8 persen menyatakan belum menentukan pilihan.
“Perbedaan elektabilitas Pramono-Rano dan RK-Suswono berubah menjadi signifikan dari tidak signifikan secara statistik dalam rentang sekitar tiga minggu,” kata Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, dalam keterangan pers, Rabu (13/11/2024).
Adapun survei SMRC ini digelar pada 31 Oktober-9 November 2024. Survei dilakukan dengan melibatkan 1.210 warga Jakarta yang sudah berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah.
Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Margin of error
survei diperkirakan sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/13/67345f0d7d419.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Ridwan Kamil: Untuk Bangun Jakarta, Setengahnya Ide Pemimpin, Sisanya Masukan Warga Megapolitan 13 November 2024
Ridwan Kamil: Untuk Bangun Jakarta, Setengahnya Ide Pemimpin, Sisanya Masukan Warga
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Calon gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil mengatakan, membangun Jakarta bukan hanya membutuhkan ide dari pemimpin, tetapi juga masukan dari warga.
Hal itu dikatakan Ridwan usai blusukan ke sejumlah wilayah di Jakarta Utara, mulai dari Muara Angke, Kampung Tanah Merah, hingga Cilincing.
“Dalam membangun, setengahnya ide pemimpin dan setengahnya lagi masukan dari warga,” ujar Ridwan di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (13/11/2024).
Ridwan menuturkan, dirinya blusukan ke sejumlah wilayah Jakarta Utara untuk menggali berbagai masalah warga. Berangkat dari bekal tersebut, harapannya, program-program yang Ridwan gagas bersama calon wakil gubernur pasangannya, Suswono, tepat sasaran.
“Kami punya pengalaman mengurus masyarakat, tapi kami bukan lantas merasa paling tahu. Justru kebalikannya, pengalaman panjang membuat kami terbuka menerima masukan,” kata dia.
Di Muara Angke, Ridwan menyebut bahwa nelayan meminta kemudahan akses bahan bakar minyak (BBM) dan bantuan peralatan pancing.
“Ini menjadi perhatian khusus bagi kami karena banyak orang lupa bahwa di metropolis seperti Jakarta ini, tidak sedikit warga yang bekerja melaut,” tuturnya.
Selain itu, sejumlah aspek yang menjadi perhatian Ridwan yakni, perumahan layak huni, akses air bersih, pendidikan serta kesehatan untuk warga, terutama di Jakarta Utara.
“Warga Jakarta yang tinggal di wilayah pesisir dan sekitarnya menjadi paling terpengaruh,” katanya.
Sebab itu, RK menilai, penting untuk memilih pemimpin yang didukung Presiden Prabowo Subianto dan memiliki gagasan sejalan dengan program pemerintah pusat.
“Presiden Prabowo merencanakan membangun
giant sea wall
(tanggul laut raksasa) sehingga penting Jakarta dipimpin oleh gubernur yang satu frekuensi,” tuturnya.
Seperti diketahui, ada tiga calon gubernur dan wakil gubernur yang akan berkompetisi pada Pilkada Jakarta 2024.
Ketiganya yakni, pasangan nomor urut 1 yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Ridwan Kamil-Suswono. Nomor urut 2, calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Sementara, nomor urut 3 ada pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan, Pramono Anung dan Rano Karno.
Adapun masa kampanye Pilkada 2024 resmi dimulai pada 25 September 2024. Kampanye akan berlangsung hingga 23 November 2024.
Sementara, hari pemungutan suara akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada 27 November 2024.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/13/673499d92e802.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Gercep Tinjau Rumah Pompa, Pj. Gubernur Teguh Tingkatkan Efektivitas Penanganan Banjir Megapolitan 13 November 2024
Gercep Tinjau Rumah Pompa, Pj. Gubernur Teguh Tingkatkan Efektivitas Penanganan Banjir
Editor
JAKARTA, KOMPAS.COM
– Menghadapi musim hujan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan infrastruktur untuk mengatasi banjir. Salah satunya dengan memastikan kesiapan rumah pintu pompa yang berfungsi meminimalkan genangan yang kerap terjadi di sejumlah wilayah.
Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mendatangi Rumah Pompa di Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (6/11/2024). Dalam tinjauan ini, ia ingin memastikan, infrastruktur yang ada sudah siap untuk mengatasi banjir akibat curah hujan yang tinggi.
“Kami betul-betul mengantisipasi musim hujan yang sudah mulai tiba, khususnya untuk mitigasi terkait masalah banjir. Kali ini, Pompa Polder Green Garden. Kami melihat sudah berfungsi dengan baik,” kata Teguh, seperti dikutip dari Beritajakarta.id, Rabu.
Teguh melanjutkan, berdasarkan laporan yang ia terima dari warga dan Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, kawasan Green Garden mengalami pengurangan wilayah yang terkena banjir setelah ada rumah pompa. Karena itu, Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi DKI Jakarta akan merawat, mengecek, serta menjaga rumah pompa agar tetap berfungsi dengan baik menjelang musim hujan.
“Rumah pompa ini sudah bagus, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengoperasikannya. Pastinya juga ada peran masyarakat, seperti tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Teguh.
Selain ke Rumah Pompa Kedoya,
Pj. Gubernur Teguh
juga meninjau Rumah Pompa Waduk Pluit. Dari peninjauan ini, ia akan berkoordinasi dengan DSDA, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), serta jajaran wali kota di setiap wilayah untuk bersiap mengantisipasi banjir.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memprediksi cuaca di Jakarta secara
day-to-day
dan
real time
, di mana saja titiknya, dan sebagainya. Oleh karena itu, kami terus melakukan mitigasi untuk mencari jalan keluarnya. Kalau ada yang belum tuntas, kita cari solusinya,” tutur Teguh.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DSDA Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menyampaikan bahwa, menurut informasi BMKG, puncak intensitas hujan diprediksi akan terjadi pada Januari dan Februari. Ia pun menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi musim hujan.
“Upaya ini akan terus dilakukan bersamaan dengan seluruh persiapan yang telah dilakukan oleh DSDA Jakarta. Warga jangan khawatir, karena kami telah siapkan pompa mobile di lima wilayah Jakarta yang berpotensi terjadi genangan. Jika ada daerah yang memang belum tertangani oleh DSDA Jakarta, warga bisa menghubungi kami melalui 112, lewat kanal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), atau aplikasi JAKI,” papar Ika.
Mendekati musim hujan, Jakarta harus kembali bersiap menghadapi banjir. Rumah-rumah pompa yang ada di berbagai lokasi pun mulai diinspeksi, agar siap menerima air hujan yang diprediksi akan datang selama satu bulan ke depan.
Pakar manajemen air dari Universitas Gadjah Mada Agus Maryono mengapresiasi mitigasi banjir Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, mempersiapkan rumah pompa merupakan langkah emergency yang dapat dilakukan jika wilayah Jakarta terdampak banjir.
“Peninjauan rumah pompa untuk memastikan agar mesin berfungsi dengan baik merupakan langkah yang baik. Sebab mesin-mesin dari sistem
polder
yang dinyalakan saat musim hujan perlu dicek kembali untuk melihat apakah masih berfungsi dengan baik. Perlu ada overhaul,” urai Agus kepada Kompas.com, Selasa (12/11/2024).
Dalam mengoperasikan rumah pompa, tambahnya, harus diketahui dahulu ke mana air yang disedot akan dibuang. Apakah ke hulu, sungai, atau ke embung terdekat? Karena itu, evaluasi dan uji coba juga perlu dilakukan. Bahkan, sebelum musim hujan datang, untuk melihat jalur buangan air yang tersedia.
“Setiap pompa yang dipasang, harus memiliki jalur pembuangan air yang jelas. Jangan dibuang di tempat yang lebih rendah, karena malah akan membanjiri daerah sekitarnya. Tidak bisa juga dibuang ke laut, jika permukaannya sudah naik,” beber Agus.
Ia menilai, rumah pompa hanya dapat mengatasi banjir lokal atau lokasi yang berada di sekitarnya. Dengan isu perubahan iklim yang semakin serius, Agus menyarankan Pemprov DKI Jakarta agar lebih berupaya menanggulangi banjir.
Misalnya, dengan mencegat aliran air langsung ke hulu dan mengarahkannya ke embung yang dibangun di atas sungai. Jika sudah surut, air yang ditampung baru dialirkan secara bertahap.
Menurut Agus, cara ini sama efektif dengan menangkap air hujan dalam skema tampung, resapkan, alirkan, dan pelihara. Air hujan yang disimpan dapat dijadikan sumber air tanah atau air cadangan ketika musim kemarau.
“Mengatasi banjir di Jakarta seharusnya tidak hanya dari sisi infrastruktur saja, tetapi juga penanganan dari berbagai sisi. Perlu ada perbaikan saluran air supaya tidak ada yang menghambat air, edukasi ke masyarakat, hingga
early warning system
agar pemerintah tahu titik mana yang akan banjir, sehingga penanganannya pun lebih tepat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan bagi masyarakat,” ujar Agus.
(Rindu Pradipta Hestya)
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2021/11/22/619ae7d4eb900.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)