Keuangan Superstar Fitness Anjlok Usai Gagal Buka Cabang di CCM Cibinong
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
–
Superstar Fitness
mengalami masalah keuangan usai tempat kebugaran tersebut batal membuka cabang di Cibinong City Mall (CCM) Cibinong, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, lima bulan lalu.
Kuasa hukum Superstar Fitness Daniel Hutabarat mengatakan, manajemen tak jadi membuka cabang karena ada miskomunikasi antara kedua pihak.
“Kami ada gagal membangun di CCM Cibinong Mall. Ini awal cerita keuangan perusahaan hancur ya. Akhirnya tidak terlaksana buka
gym
di sana,” kata Daniel saat dihubungi
Kompas.com,
Jumat (15/11/2024).
Karena batal membuka cabang, sekitar 40 member yang terlanjur bergabung akhirnya protes.
Sebab, mereka telah membayar uang muka untuk beberapa tahun ke depan. Bahkan, ada yang mendaftar untuk keanggotaan seumur hidup. Masalah ini pun mereka viralkan di media sosial.
“Akhirnya karena viral, kepercayaan masyarakat turun (untuk bergabung dengan Superstar Fitness). Itu 90 persen pendapatan turun langsung,” ujar Daniel.
Lantaran pendapatan kian merosot akibat tidak adanya orang yang bergabung, Superstar Fitness kesulitan membayar uang sewa di sejumlah tempat.
“Superstar Fitness ini kan setiap bulan harus bayar sewa. Misalnya kontrak dua tahun, tapi bayarnya setiap bulan. Selain bayar sewa, harus bayar
maintenance,
listrik, karyawan dan sebagainya,” ujar Daniel.
“Nah, dari manajemen udah enggak kuat untuk membayar itu. Karena pemasukan mereka dari member-member itu udah enggak ada, minatnya sudah sedikit,” tambah dia.
Imbas lain tidak bisa membayar sewa, akhirnya Superstar Fitness di semua cabang akhirnya ditutup oleh pihak mal.
“Sepengetahuan saya, Superstar itu belum bayar juga ke kontraktor. Mereka (kontraktor) mengajukan kepailitan. Kami digugat kepailitan,” kata dia.
Gugatan itu teregistrasi dengan nomor perkara 45/Pdt.Sus.Pailit/2024/PN Niaga Jkt.Pst.
Bukan hanya itu, manajemen Superstar Fitness dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan, Rabu (13/11/2024).
Laporan yang dibuat oleh salah satu korban berinisial YMSM (41) itu teregistrasi dengan nomor LP/B/6911/XI/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/11/15/673709a6b544b.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Jadi Akses Napi Kabur, Begini Kondisi Gorong-gorong Rutan Salemba Megapolitan 15 November 2024
Jadi Akses Napi Kabur, Begini Kondisi Gorong-gorong Rutan Salemba
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Tujuh narapidana melarikan diri dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I
Salemba
, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2024) dini hari. Para napi kabur dengan menjebol ventilasi rutan dan melanjutkan pelarian melalui gorong-gorong yang teralinya rusak.
Endang (67), pedagang gado-gado di dekat lokasi kejadian, mengaku baru mengetahui kerusakan terali gorong-gorong tersebut pada pagi hari, saat warga mulai ramai berkumpul di sekitar tempat kejadian.
“Baru lihat Selasa jam 07.00 WIB, baru kelihatan bolongnya. Pas itu ramai orang. Di sekitar gorong-gorong tiba-tiba ribut, pas dilihat lah bolong,” ujar Endang di Jalan Percetakan Negara IX, Rawasari, Jakarta Timur, Jumat (15/11/2024).
Endang juga mengungkapkan bahwa terali yang rusak langsung diperbaiki pihak Rutan pada hari yang sama.
“Sorenya langsung
dibenerin
, seperti dobel gitu terali besinya karena yang lama enggak diangkat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa malam saat kejadian suasana di sekitar
Rutan Salemba
tidak terlalu ramai karena hujan.
“Kalau kemarin tuh kan malamnya hujan, jadi sepi enggak ada orang
nongkrong
,” ungkapnya.
Kendati demikian, Endang tidak melihat ada orang yang melintas dari arah gorong-gorong.
“Enggak
ngeliat
. Ini satpam pukul 5.30 WIB baru pulang. Di sini dijaga buka tutup gitu, dibuka kalau ada yang mau lewat terus tutup lagi,” jelasnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan gorong-gorong yang digunakan para napi untuk kabur memiliki ukuran sekitar 1 x 1,5 meter dengan aliran air yang tidak deras.
Aroma tidak sedap juga tercium dari gorong-gorong tersebut akibat beberapa sampah yang menyangkut.
Saat ini, pengamanan telah diperketat. Gorong-gorong itu kini dipasang terali baru tanpa mencopot terali lama, sehingga kini terdapat dua lapis terali untuk mencegah kejadian serupa.
Lokasi gorong-gorong ini berada di belakang Rutan Salemba, tidak jauh dari pos satpam, warung kopi, dan warung gado-gado.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/15/67370a1029695.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Debat Pilkada Bandar Lampung: Reihana Kritik Sekolah Gratis Eva Regional 15 November 2024
Debat Pilkada Bandar Lampung: Reihana Kritik Sekolah Gratis Eva
Tim Redaksi
LAMPUNG, KOMPAS.com
– Dalam
debat publik
kedua
Pilkada Bandar Lampung
2024, calon wali kota nomor urut 1,
Reihana
, menyindir program sekolah gratis yang diusung petahana
Eva Dwiana
.
Sindiran ini muncul saat segmen pendalaman visi-misi kedua pasangan calon (paslon).
Paslon nomor urut 2, Eva Dwiana-Deddy Amarullah, mendapatkan giliran pertama untuk menjawab pertanyaan dari tim panelis mengenai kebijakan yang akan dilakukan untuk mengurangi kemiskinan di Bandar Lampung.
Eva Dwiana menyatakan, pihaknya akan melanjutkan program yang sudah berjalan, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Pendidikan di Bandar Lampung sudah gratis,” ujar Eva, Jumat (15/11/2024).
Eva menambahkan, pengangguran di Bandar Lampung akan mendapatkan pelatihan gratis dan investor diwajibkan memberikan kuota lapangan pekerjaan sebanyak 25 persen kepada warga setempat.
Menanggapi pernyataan Eva mengenai pendidikan gratis, Reihana mengungkapkan, kenyataan di lapangan tidak seindah kebijakan pemerintah yang dicanangkan.
“Katanya gratis tapi masih banyak pungutan,” tegas Reihana.
Ia memberikan contoh. Untuk mengikuti ujian, siswa harus membayar pendaftaran, dan jika lulus, mereka diharuskan membayar uang komite untuk mendapatkan ijazah.
“Apa itu yang dikatakan sekolah gratis?” tambah Reihana.
Menanggapi kritik tersebut, Eva Dwiana menjelaskan, pungutan yang disebutkan Reihana berkaitan dengan SMA dan SMK, yang bukan merupakan kewenangan pemerintah daerah.
“Itu SMA dan SMK, bukan kewenangan kami. Tapi jika oleh pemerintah pusat diberitakan kepada kami, akan kami gratiskan seperti SD dan SMP,” jelas Eva.
Debat ini menjadi sorotan publik, mengingat isu pendidikan dan pengentasan kemiskinan menjadi perhatian utama masyarakat Bandar Lampung.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/15/6736fd58b6cc9.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Viral, Video Pria Mengapung di Saluran Air Semarang, Sempat Dikira Meninggal Ternyata Ketiduran Regional 15 November 2024
Viral, Video Pria Mengapung di Saluran Air Semarang, Sempat Dikira Meninggal Ternyata Ketiduran
Tim Redaksi
SEMARANG, KOMPAS.com
– Sesosok pria ditemukan terapung di saluran Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (15/11/2024) sekitar pukul 11.25 WIB.
Pria tanpa identitas tersebut sempat dikira
meninggal
karena tidak terlihat tanda-tanda pergerakan.
Dugaan bahwa pria itu sudah meninggal semakin kuat karena tubuhnya mengapung dalam kondisi terlentang dengan tangan memegang perut dan kedua kaki menekuk ke bawah.
Bahkan, sejumlah akun media sosial juga sudah menyebut bahwa pria yang mengenakan celana panjang sport warna hitam bergaris putih dan kaos warna merah maron meninggal dunia.
Adapun ciri-cirinya, mengenakan celana panjang sport warna hitam bergaris putih dan kaos warna merah maron.
Namun setelah ditelusuri, pria yang viral di media sosial tersebut merupakan orang dalam gangguan jiwa atau ODGJ yang sedang ketiduran.
Kapolsek
Semarang
Selatan, Kompol Sucipto menegaskan bahwa pria yang ditemukan mengambang di saluran Jalan Pahlawan merupakan ODGJ.
“Iya ODGJ bukan mayat,” kata Sucipto saat dikonfirmasi kompas.com via telepon, Jumat (15/11/2024).
Dia mengatakan, saat ditemukan pria tersebut dalam keadaan tidur. Hal itulah yang membuat ODGJ tersebut seperti meninggal.
“Kondisinya baik-baik saja. Itu tiduran di sungai,” ucap dia.
Namun, dia tidak mengatakan secara pasti apakah ODGJ tersebut sering berada di Jalan Pahlawan atau tidak karena tak ada Identitas yang ditemukan.
“Sekarang di dinsos (dinas sosial),” ujar Sucipto.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/15/6736f8a7158b7.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Perjuangan Orangtua di Lumajang, Gendong Anak Seberangi Lahar demi ke Sekolah Surabaya 15 November 2024
Perjuangan Orangtua di Lumajang, Gendong Anak Seberangi Lahar demi ke Sekolah
Tim Redaksi
LUMAJANG, KOMPAS.com
– Pemandangan pagi di Jembatan Limpas, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten
Lumajang
, Jawa Timur, tampak lebih ramai dari hari biasanya.
Banyak orangtua siswa yang bersiaga untuk mengantar anak-anak pergi sekolah ke seberang sungai melintasi aliran lahar Gunung Semeru.
Biasanya, anak-anak ini berangkat sendiri ke sekolah melewati jembatan limpas tanpa diantar orang tua.
Namun, lahar hujan Gunung Semeru yang terjadi pada Kamis (14/11/2024) malam membuat jembatan limpas tertutup material pasir dan batu yang dibawa banjir lahar.
Alhasil, para orangtua ini khawatir akan keselamatan sang buah hati dan terpaksa menggendongnya sampai seberang sungai.
Apalagi, usai diterjang banjir, aliran air Sungai Regoyo masih cukup deras, sehingga berbahaya untuk anak-anak.
“Kalau habis banjir ya selalu gini, digendong sampai seberang, takut kalau anak-anak berangkat sendiri airnya masih deras,” kata Sulaiman, salah satu orang tua siswa, Jumat (15/11/2024).
Tidak hanya saat berangkat sekolah, para orangtua siswa ini juga harus bersiaga di pinggir sungai saat jam pulang sekolah. Apalagi, jika cuaca sudah mulai mendung atau turun hujan.
Tidak jarang, siswa dan orangtuanya harus menunda pulang sampai banjir surut agar bisa menyeberang.
“Nanti jemput juga, kalau pas pulang itu banjir ya harus nunggu dulu sampai reda,” ujar Yanti, orangtua siswa.
Meski harus bersusah payah sampai ke sekolah, anak-anak ini tetap bersemangat untuk pergi belajar ke sekolah.
“Tetap sekolah, diantar bapak,” ucap Mega, salah satu siswa asal Dusun Sumberlangsep.
Sebagai informasi, anak-anak di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari harus bersekolah ke Dusun Sumberkajar yang berada di seberang sungai.
Satu-satunya akses jalan yang bisa ditempuh anak-anak ini hanya melalui jembatan limpas di atas Sungai Regoyo yang biasa dilewati lahar hujan Gunung Semeru.
Kepala Dusun Sumberlangsep, Murtopo, mengatakan bahwa aktivitas warga selalu terganggu apabila banjir lahar hujan menerjang.
Sebab, jembatan limpas yang jadi akses satu-satunya tertutup air dan material vulkanik. Seperti pasir dan batu yang terbawa dari puncak Gunung Semeru.
Bahkan, tidak jarang dusun yang dihuni 137 kepala keluarga yang terdiri dari 470 jiwa ini harus terisolir selama beberapa jam hingga beberapa hari.
“Kalau banjir lahar pasti aktivitas warga terganggu, tapi yang semalam tidak terlalu besar banjirnya, jadi pagi ini jembatan sudah bisa dilewati,” jelas Murtopo.
Saat ini, satu unit alat berat dikerahkan untuk membersihkan material pasir dan batu dari atas jembatan agar lalu lintas warga tidak terganggu.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/15/6737061fe69c6.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Mobil Kepala BNNK Nunukan Ditabrak Saat Hendak Keluar Gang, Pelaku Positif Narkoba Regional 15 November 2024
Mobil Kepala BNNK Nunukan Ditabrak Saat Hendak Keluar Gang, Pelaku Positif Narkoba
Tim Redaksi
NUNUKAN, KOMPAS.com
– Kepala Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)
Nunukan
,
Kalimantan Utara
, Anton Suriyadi Siagian, dikejutkan dengan pengemudi mobil yang ugal-ugalan dan menabrak mobilnya saat hendak keluar gang di depan Lapangan Futsal Champion, Jalan Angkasa RT 009, Nunukan Timur, Jumat (15/11/2024) sekitar pukul 07.20 Wita.
Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Adek Taufik mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua mobil yang terlibat dalam insiden laka lantas tersebut, yakni:
“NS mengalami bengkak di tangan sebelah kanan dan nyeri di bagian dada. Perkiraan kerugian materil sebesar Rp 8 juta,” ujar Adek, melalui sambungan telepon, Jumat.
Adek menceritakan, semula, mobil Toyota New Avansa warna putih yang dikemudikan oleh NS bergerak dari arah simpang tiga Antasari, menuju ke arah Jalan Pelabuhan.
Sesampainya di Jalan Angkasa, tepatnya di depan Lapangan Futsal Champion, mobil NS terlalu melambung ke kiri setelah melewati jalan menikung.
“NS tak mampu mengendalikan laju mobilnya, sehingga berakibat menabrak bagian depan samping kanan Mobil Toyota Kijang Inova warna putih yang dikemudikan oleh saudara Anton, yang saat itu masih di areal gang, hendak keluar menuju jalan utama,” jelasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, NS harus menjalani perawatan medis di RSUD Nunukan.
Sementara itu, Bagian Humas BNNK Nunukan, Zainal Arifin menuturkan, peristiwa kecelakaan itu terjadi saat Anton baru hendak keluar gang rumahnya, untuk menuju ke kantor BNNK Nunukan.
“Jadi Bapak (Anton) mau keluar gang, dia berhenti dulu untuk memastikan kanan kiri tidak ada kendaraan. Tapi pas menoleh ke kanan, beliau melihat mobil Avanza putih melaju di pinggir aspal dengan kencang,” tutur Zainal, saat dikonfirmasi melalui telepon.
Melihat kecepatan mobil tersebut, Anton sempat memundurkan mobilnya dengan reflek.
Namun, laju kendaraan Avanza putih, semakin tak terkendali, hingga akhirnya menabrak tiang rambu lalu lintas yang terbuat dari besi.
Tiang besi imbuhnya, bahkan sampai tercabut dari tanah, sementara mobil Avanza putih, terus melaju sampai menabrak bagian depan mobil Toyota Kijang Inova, yang dikendarai, Anton.Airbag
di mobil pengemudi mobil Avanza juga terbuka, dan terlihat si pengemudi kesakitan karena benturan.
“Bapak curiga dengan gelagat si pengemudi, lali beliau menelepon anggota BNNK dan meminta kami membawakan narkotest ke TKP,” katanya lagi.
Saat anggota BNNK Nunukan sampai TKP, mereka meminjam kamar mandi warga untuk mengambil sampel urine penabrak mobil Anton.
Kecurigaan Anton pun terbukti, karena dari hasil narkotest, pengemudi ugal ugalan tersebut, ternyata positif narkoba.
“Saat kami tanya, dia mengaku mengonsumsi sabu di malam Kamis. Mungkin zat adiktifnya masih aktif, sehingga apa yang dia lakukan dalam pengaruh obat,” jelas Zainal.
Pengemudi sakau itu pun dibawa ke Puskesmas untuk memeriksakan luka di tubuhnya, sebelum diserahkan ke Satlantas Polres Nunukan.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/15/6737066c9ebcb.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kelakuan Tak Bertambah Baik, 48 Napi Jatim Dikirim ke Lapas Nusakambangan Surabaya 15 November 2024
Kelakuan Tak Bertambah Baik, 48 Napi Jatim Dikirim ke Lapas Nusakambangan
Tim Redaksi
SURABAYA, KOMPAS.com
– Sebanyak 48 narapidana kategori
high risk
atau risiko tinggi dari 7 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di
Jatim
dipindah ke
Lapas Nusakambangan
, Jawa Tengah, Kamis (14/11/2024) dini hari.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim Heni Yuwono mengatakan bahwa narapidana yang dipindahkan memiliki rekam jejak yang berisiko mengganggu stabilitas di lapas asal.
“Saat berada di dalam lapas, kelakuan mereka dinilai tidak bertambah baik, sehingga mereka diputusan untuk dipindahkan,” katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (14/11/2024).
Petugas Lapas sebelumnya sudah melakukan asesmen terhadap warga binaan.
“Jadi mereka selama pembinaan menurut pengamatan kami tidak mengikuti program kerja yang sudah kami laksanakan dan pembinaan,” ujarnya.
Sehingga, pihaknya mengambil kebijakan memindahkan ke lapas yang levelnya lebih tinggi yaitu
super maximum security
.
“Para napi ini akan menempati kamar
one man one cell
. Artinya dalam satu kamar hanya diisi satu napi. Pengamanannya super ketat,” ucapnya.
Dari 48 narapidana yang dipindahkan, 43 narapidana kasus narkoba, tiga orang narapidana dengan kasus pencurian dan perampokan, satu narapidana kasus pembunuhan dan satu narapidana perlindungan anak.
Jika dikelompokkan berdasarkan lapas asal, Lapas Pemuda Madiun menyumbang paling banyak dengan 18 narapidana. Dilanjutkan dengan Lapas Kelas I Madiun dengan 14 orang. Sedangkan Lapas I Surabaya dan Lapas Pamekasan masing-masing menyumbangkan enam narapidana.
Dan masing-masing dua orang narapidana dipindahkan dari Lapas Sidoarjo dan Lapas Narkotika Pamekasan. Sedangkan Lapas I Malang menyumbangkan satu narapidana yang ikut dalam rombongan.
Pemindahan 48 orang narapidana dilakukan tengah malam, dengan transit terlebih dahulu di Lapas Pemuda kelas II A Madiun di Jalan Yos Sudarso Kota Madiun hingga menjelang pukul 03.00 WIB dini hari.
Pemberangkatan dipimpin langsung Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Jatim, Heri Azhari.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/15/67370198e59ac.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
9 Pramono Anung-Rano Karno Bertemu Anies, Bicarakan Masa Depan Jakarta Megapolitan
Pramono Anung-Rano Karno Bertemu Anies, Bicarakan Masa Depan Jakarta
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno menemui Anies Baswedan di kediaman Anies di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2024) pagi.
Dalam unggahan di akun Instagram resmi @aniesbaswedan, pertemuan tersebut untuk membicarakan masa depan Jakarta.
“Pagi ini, menyongsong terbitnya matahari, ngobrol soal kota Jakarta dan masa depannya dengan Mas @pramonoanungw dan Bang @si.rano di rumah. Ditemani lontong sayur dan kopi buatan @fery.farhati, bikin percakapan makin hangat dan menyenangkan,” bunyi keterangan di unggahan itu, dikutip Jumat (15/11/2024) siang.
Belum jelas hasil pertemuan
Pramono-Rano
dengan Anies Baswedan. Akun Instagram resmi Anies hanya menjelaskan pembicaraan mengenai kota Jakarta dan masa depannya.
Dalam pertemuan tersebut, Pramono Anung ditemani oleh Rano Karno. Sementara Anies Baswedan ditemani oleh sang istri, Fery Farhati.
Tidak lama setelah foto-foto pertemuan tersebut diposting oleh Anies Baswedan, Pramono Anung berkomentar. Dia mengucapkan terima kasih atas jamuan yang diberikan.
”
Matur suwun sanget
Mas Anies dan Bu Fery untuk obrolan dan suguhan yang menghangatkan pagi kami,” kata Pramono Anung dalam kolom komentar akun Instagram Anies.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/11/15/6736e320e42b2.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/11/15/67370c4e98737.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)