Category: Kompas.com Metropolitan

  • Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Kamis 21 November 2024, dan Besok: Sore Ini Hujan Ringan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        21 November 2024

    Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Kamis 21 November 2024, dan Besok: Sore Ini Hujan Ringan Megapolitan 21 November 2024

    Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Kamis 21 November 2024, dan Besok: Sore Ini Hujan Ringan
    Tim Redaksi
    Jakarta, KOMPAS.com
    – Halaman ini memuat informasi
    prakiraan cuaca
    Jakarta untuk hari ini Kamis 21 November 2024 dan besok Jumat 22 November 2024.
    Silakan simpan halaman ini untuk mengetahui prakiraan cuaca Jakarta. Jangan ke luar rumah sebelum Anda baca artikel ini. Data prakiraan cuaca diambil dari BMKG.go.id.
    Prakiraan cuaca
    Jakarta hari ini per jam:
    Kamis, 21 November 2024
    Prakiraan cuaca Jakarta besok:
    Jumat, 22 November 2024
    Di Indonesia, informasi prakiraan cuaca setiap daerah dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
    Setiap pagi, kita bisa melihat informasi perkiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG. Prakiraan cuaca dilakukan oleh seorang
    forecaster
    (prakirawan cuaca).
    Pembuatan prakiraan cuaca juga dibantu dengan teknologi pemodelan prediksi cuaca berbasis komputer yakni model
    Numerical Weather Prediction
    (NWP).
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ketum Jakmania Tantang Ridwan Kamil Pakai Baju Persija
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        20 November 2024

    Ketum Jakmania Tantang Ridwan Kamil Pakai Baju Persija Megapolitan 20 November 2024

    Ketum Jakmania Tantang Ridwan Kamil Pakai Baju Persija
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Ketua Umum (Ketum)
    Jakmania
    Diky Soemarno menantang calon gubernur Jakarta nomor urut 1,
    Ridwan Kamil
    mengenakan baju klub sepak bola
    Persija
    .
    “Kita namanya cowok butuh pembuktian saja. Sudah deh Kang Emil coba pakai baju Persija, terus lebih
    aware
    sama Persija,” ujar Diky saat ditemui usai diskusi dengan cawagub nomor urut 1, Suswono, di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).
    Diky mengaku pernah bertemu dengan Ridwan Kamil. Namun, saat itu dia belum resmi mencalonkan diri sebagai calon gubernur Jakarta.
    “Seingat saya ketemunya jauh sebelum pendaftaran (calon gubernur) di KPUD Jakarta ya,” kata Diky.
    Diky mengatakan, pada pertemuan itu hanya berkenalan dengan Ridwan Kamil yang mengatakan bakal mencalonkan diri sebagai cagub Jakarta.
    “Cuma kenalan saja, dia dicalonkan sebagai calon gubenur Jakarta,” ucap dia.
    Sampai saat ini, Diky mengaku belum pernah bertemu kembali dengan mantan wali kota Bandung itu setelah resmi mendaftar sebagai calon gubernur Jakarta.
    “Setelah mendaftar ke KPUD belum ketemu Pak Ridwan Kamil sama sekali, boleh ditanya ke beliau,” ujar dia.
    Sejauh ini, Diky belum ada rencana menggelar pertemuan dengan Ridwan Kamil.
    “Belum ada (rencana) pertemuan lebih lanjut,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 8
                    
                        Bawaslu: Video Prabowo Dukung Ahmad Luthfi-Taj Yasin Dibuat di Rumah Jokowi di Solo
                        Nasional

    8 Bawaslu: Video Prabowo Dukung Ahmad Luthfi-Taj Yasin Dibuat di Rumah Jokowi di Solo Nasional

    Bawaslu: Video Prabowo Dukung Ahmad Luthfi-Taj Yasin Dibuat di Rumah Jokowi di Solo
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Ketua
    Bawaslu

    Rahmat Bagja
    mengungkapkan, video Presiden
    Prabowo Subianto
    mendukung paslon
    Ahmad Luthfi-Taj Yasin
    untuk Pilkada Jawa Tengah 2024 dibuat di rumah Presiden ke-7
    Joko Widodo
    (Jokowi) di Solo.
    Bagja mengatakan, video tersebut dibuat oleh tim media Ahmad Luthfi-Taj Yasin pada 3 November 2024 lalu ketika Prabowo bertemu dengan Jokowi.
    “Video tersebut dibuat pada tanggal 3 November 2024 oleh Tim Media dari Pasangan Calon Gubenur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Nomor Urut 2 Ahmad Lutfhi dan Taj Yasin di rumah kediaman rumah Joko Widodo (Presiden RI ke-7) di Kelurahan Sumber, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,” ujar Bagja dalam keterangannya, Rabu (20/11/2024).
    “Video dibuat di sela-sela kunjungan Prabowo Subianto ke Kota Surakarta untuk bertemu dengan Joko Widodo,” ujar Bagja.
    Bagja menjelaskan, video yang dihasilkan berdurasi 5 menit 39 detik. Lalu, video dukungan diunggah di akun Instagram @ahmadluthfi_official pada tanggal 9 November 2024.
    Dalam video tersebut, Prabowo menyampaikan ajakan kepada masyarakat Jawa Tengah untuk memilih pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin pada Pilkada Jawa Tengah.
    “Dalam video tersebut Prabowo Subianto, yang mengenakan baju kemeja berwarna biru dan menggunakan peci hitam, menyatakan beberapa hal yang pada pokoknya menyatakan dirinya telah diberi amanah oleh rakyat Indonesia dan telah dilantik sebagai Presiden, kemudian juga memohon kepada rakyat jawa tengah untuk memberikan suaranya kepada Ahmad Luthfi dan Taj Yasin,” kata Bagja.
    Diberitakan sebelumnya, Bawaslu menyatakan video dukungan Prabowo kepada Ahmad Luthfi-Taj Yasin tersebut tidak melanggar aturan.
    “Tidak terdapat dugaan pelanggaran pemilihan, baik itu pelanggaran administrasi pemilihan maupun tindak pidana pemilihan,” ujar Bagja dalam jumpa pers di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).
     
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 7
                    
                        Viral, Video Adanya Air Terjun di Gunung Merapi, TNGM Berikan Penjelasan
                        Yogyakarta

    7 Viral, Video Adanya Air Terjun di Gunung Merapi, TNGM Berikan Penjelasan Yogyakarta

    Viral, Video Adanya Air Terjun di Gunung Merapi, TNGM Berikan Penjelasan
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebuah video yang diunggah di media sosial menunjukkan adanya
    air terjun
    di
    Gunung Merapi
    , yang menarik perhatian publik.
    Postingan tersebut muncul di akun Instagram @jogjaku dengan keterangan, ”
    driver jeep ini gak sengaja temukan air terjun di Gunung Merapi. Ada yang pernah lihat?
    “.
    Di bawahnya, terdapat catatan yang menyatakan bahwa lokasi tersebut bukan untuk dikunjungi karena sangat berbahaya.
    Video yang diunggah oleh akun @jeepmerapi menampilkan aliran air di Gunung Merapi yang menyerupai air terjun.
    Namun, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (
    TNGM
    ),
    Muhammad Wahyudi
    , menuturkan, bahwa fenomena tersebut bersifat sementara dan hanya muncul saat terjadi hujan deras di sekitar puncak Gunung Merapi.

    Air terjun
    yang muncul itu sifatnya hanya sementara, saat terjadi hujan dengan curah hujan yang tinggi di sekitar puncak Merapi,” ujar Wahyudi, saat dihubungi, pada Rabu (20/11/2024).
    Wahyudi menambahkan bahwa kemunculan aliran air yang disebut air terjun sudah sering terjadi di Gunung Merapi.
    Aliran tersebut merupakan limpahan dari air hujan yang turun di sekitar puncak gunung.
    “Kemunculan air terjun tersebut sebelumnya juga sudah sering terjadi, hanya saja yang memposting itu baru tahu kalau ada air terjun besar, padahal itu hanya limpasan air hujan saat hujan deras di Puncak Merapi,” ujar dia.
    Wahyudi mengungkapkan bahwa lokasi air terjun tersebut berada di hulu Kali Gendol, Kabupaten Sleman, yang termasuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, berjarak sekitar 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.
    “Tidak direkomendasikan untuk wisata karena masuk KRB III,” pungkas dia.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 1
                    
                        4 SPBU Yogyakarta Ditutup karena Curang, Semuanya Berkode 44
                        Yogyakarta

    1 4 SPBU Yogyakarta Ditutup karena Curang, Semuanya Berkode 44 Yogyakarta

    4 SPBU Yogyakarta Ditutup karena Curang, Semuanya Berkode 44
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com

    Pertamina
    Patra Niaga melakukan pembinaan terhadap empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
    Penutupan ini dilakukan setelah ditemukan praktik kecurangan yang merugikan konsumen.
    Keempat SPBU yang ditutup di Yogyakarta memiliki kode 44, yang mengindikasikan kepemilikan oleh pihak swasta dan ternyata merupakan milik satu orang yang sama.
    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari pelayanan Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru.
    “Dalam sidak yang dilakukan, baik bersama Metrologi maupun oleh Pertamina Patra Niaga sendiri, ada empat SPBU di Yogyakarta yang dilakukan pembinaan,” ungkapnya pada Rabu (20/11/2024).
    Keempat SPBU yang ditutup adalah SPBU 44.555.08 di Jalan Kaliurang Km 9, SPBU 44.552.10 di Janti, SPBU 44.552.15 di Tugu Pal Putih, dan SPBU 44.552.09 di Kentungan.
    “Konsumen yang ingin membeli BBM dapat membeli di SPBU terdekat,” tambah Brasto.
    Brasto juga menjelaskan mengenai arti kode di setiap SPBU.
    Kode angka 4 di awal menunjukkan nomor
    region
    , sedangkan angka setelahnya menunjukkan kepemilikan dan pengelolaannya.
    “Kalau di Jateng dan DIY dimiliki dan dikelola Pertamina Retail, kodenya 41. Kalau di Jateng & DIY dimiliki dan dikelola pengusaha swasta, kodenya 44,” jelasnya.
    Sebelumnya, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DIY, Aryanto Sukoco, mengungkapkan bahwa penutupan dilakukan karena keempat SPBU tersebut melakukan kecurangan dengan menambah alat tertentu untuk mencurangi takaran.
    “Menyalahgunakan dengan melakukan penambahan alat sehingga mengurangi takaran literan,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (20/11/2024).
    Aryanto menambahkan bahwa keempat lokasi yang ditutup tersebar di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta.
    “Yang sekarang ditutup adalah di Jalan Kaliurang (Kabupaten Sleman), Kentungan (Kabupaten Sleman), utara Tugu (Kota Yogyakarta), dan depan Amplaz (Kabupaten Sleman). Total ada empat, dan itu milik satu orang,” bebernya.
    Mengetahui adanya praktik kecurangan ini, Hiswana Migas telah melakukan beberapa langkah untuk antisipasi ke depannya.
    “Kami sudah koordinasi dengan Pertamina dan Petrologi. Semua SPBU sudah kami cek, alhamdulillah yang lain tidak ada yang memakai alat itu,” kata Aryanto.
    “Kami sudah koordinasi dengan Pertamina dan Petrologi. Semua SPBU sudah kami cek, alhamdulillah yang lain tidak ada yang memakai alat itu,” imbuhnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 1
                    
                        4 SPBU Yogyakarta Ditutup karena Curang, Semuanya Berkode 44
                        Yogyakarta

    6 4 SPBU di Yogyakarta Tutup, Ternyata Pakai Alat untuk Curangi Takaran Yogyakarta

    4 SPBU di Yogyakarta Tutup, Ternyata Pakai Alat untuk Curangi Takaran
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com
    – Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (
    Hiswana Migas
    ) DIY, Aryanto Sukoco, mengungkapkan bahwa terdapat empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang ditutup.
    Penutupan ini dilakukan karena keempat SPBU tersebut terbukti melakukan kecurangan dengan menambahkan alat tertentu untuk mengurangi takaran bahan bakar.
    Adapun keempat SPBU tersebut dimiliki oleh satu orang yang sama.
    “Menyalahgunakan dengan melakukan penambahan alat sehingga mengurangi takaran literan,” ujar Aryanto saat dihubungi pada Rabu (20/11/2024).
    Aryanto menjelaskan bahwa keempat SPBU yang ditutup tersebut tersebar di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta.
    Lokasi-lokasi yang dimaksud adalah:
    “Yang semuanya merupakan milik satu orang,” kata Aryanto.
    Aryanto juga menambahkan bahwa sanksi bagi keempat SPBU tersebut cukup berat, yaitu penutupan selama enam bulan.
    “Nanti selanjutnya sistemnya dengan KSO (Kerja Sama Operasional),” ujarnya.
    Menanggapi praktik kecurangan ini, Hiswana Migas telah mengambil langkah antisipatif.
    “Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan Petrologi. Semua SPBU sudah kami cek, alhamdulillah yang lain tidak ada yang memakai alat itu,” kata Aryanto.
    Secara keseluruhan, terdapat 125 SPBU di DIY, dan dari jumlah tersebut, semua telah dibekali dengan penyuluhan dan sosialisasi untuk mencegah kecurangan.
    Sebelumnya, beberapa hari terakhir, isu mengenai penutupan beberapa SPBU di DIY ramai dibahas di media sosial.
    Pertamina Patra Niaga juga memberikan sanksi pada salah satu SPBU di wilayah Yogyakarta yang terbukti melakukan kecurangan.
    Temuan ini diperoleh setelah inspeksi mendadak yang dilakukan Tim Pertamina Patra Niaga pada Selasa (12/11/2024), di mana setelah itu beberapa SPBU lainnya juga ikut ditutup.
    Salah satu SPBU yang ditutup adalah SPBU di Jalan Kaliurang Km 5,7.
    Dari pengamatan
    Kompas.com
    pada Senin (18/11/2024), SPBU tersebut tidak beroperasi, dengan jalan masuk dan keluar ditutup menggunakan rantai.
    Di pintu masuk, terdapat spanduk bertuliskan, ”
    Mohon Maaf SPBU Sedang Dalam Masa Perbaikan
    “, dan suasana di dalam SPBU tampak sepi tanpa aktivitas.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 4
                    
                        Gagal "Nyalip", Warga Jember Tewas Terlindas Truk Tronton
                        Surabaya

    4 Gagal "Nyalip", Warga Jember Tewas Terlindas Truk Tronton Surabaya

    Gagal “Nyalip”, Warga Jember Tewas Terlindas Truk Tronton
    Tim Redaksi
    JEMBER, KOMPAS.com

    Nafisatul Fitriah
    (24), warga Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Brawijaya, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates pada Rabu (20/11/2024).
    Kasatlantas Polres Jember AKP Achmad Fahmi Adiatma menjelaskan kecelakaan tersebut melibatkan
    sepeda motor
    Honda Scoopy bernomor polisi P 5088 HT dan
    truk tronton
    Hino bernomor polisi N 8976 UK.
    Menurut dia, kronologi kecelakaan berawal saat truk Hino yang dikendarai oleh Susilo (35), warga Kabupaten Malang, melaju dari arah barat ke timur.
    Sementara sepeda motor Scoopy yang dikendarai oleh Dwi Novita (20) dengan membonceng Nafisatul Fitriah melaju dari arah barat ke timur.
    “Sesampainya di tempat kejadian, di depan Mitra Tani, sepeda motor menyalip truk dari sisi kiri,” kata dia pada Kompas.com via telepon.
    Saat menyalip dari sisi kiri, lanjut dia, sepeda motor tersebut berpapasan dengan motor lain yang melaju dari arah berlawanan.
    Akhirnya, motor Honda Scoopy itu menghindar ke kanan dan membentur sisi kiri kendaraan truk Hino.
    Akibatnya, Nafisatul Fitriah yang dibonceng terjatuh hingga terlindas kendaraan tersebut.
    “Korban meninggal dunia di tempat kejadian dengan kondisi perut hancur,” jelas dia.
    Sedangkan Dwi Novita mengalami patah kaki sebelah kanan dan langsung dibawa ke RSU Kaliwates untuk mendapatkan perawatan.
    Fahmi menduga kecelakaan tersebut terjadi karena kelalaian pengendara motor Honda Scoopy yang mendahului kendaraan lain melewati sisi kiri.
    Sebab, sisi sebelah itu kurang cukup ruang gerak sehingga mengakibatkan kecelakaan.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tim Dharma-Kun Diduga Tempel Stiker Kampanye Tanpa Izin di Rumah Warga
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        20 November 2024

    Tim Dharma-Kun Diduga Tempel Stiker Kampanye Tanpa Izin di Rumah Warga Megapolitan 20 November 2024

    Tim Dharma-Kun Diduga Tempel Stiker Kampanye Tanpa Izin di Rumah Warga
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Tim pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, diduga melanggar karena menempel alat peraga kampanye (APK) berupa stiker di rumah warga tanpa izin.
    “Kemarin ada dari (paslon) 02, biasa (pelanggarannya) dari stiker ada di kaca rumah orang tempel,” ucap Muh Iqbal Absal, anggota Panwascam Pademangan Divisi Penanganan Pelanggaran, saat dijumpai di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa malam (19/11/2024).
    APK itu disebut melanggar karena orang yang punya rumah merasa keberatan dan melapor ke petugas Panwascam.
    Akhirnya,
    Bawaslu Jakarta Utara
    pun memanggil pihak paslon untuk mengklarifikasi masalah tersebut.
    “Padahal orangnya enggak mau, cuma dia takut buat mencabut, akhirnya dia lapor ke kita, kita yang cabut, tapi kita panggil paslonnya karena tidak ada izin sama yang punya rumah,” terang Iqbal.
    Iqbal juga menjelaskan, pelanggaran APK tersebut memang tidak ada sanksi hukumnya.
    Namun, petugas Panwascam diberikan wewenang oleh Bawaslu untuk mencabut APK-APK yang melanggar serta menyelesaikannya dengan cepat.
    Proses penyelesaian masalah tersebut dilakukan dengan mempertemukan antara pelapor dan yang dilaporkan.
    “Sanksi hukumnya enggak ada, tapi Panwascam diberikan wewenang untuk pendamaian dengan cara sengketa cepat. Saat melapor, dua-duanya kita panggil, dan kita selesaikan. Saat ini sudah selesai,” ucap Iqbal.
    Pelanggaran APK lain yang terjadi di kawasan Pademangan adalah saling timpa spanduk paslon.
    “Bahkan, juga ada beberapa paslon saling menyatakan bahwa sengketa cepat, bahwa spanduknya ditimpa oleh spanduk lain. Ini kita selesaikan secara damai dan tepat,” pungkas Iqbal.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Epyardi Kritik Mahyeldi, Anggaran Jalan Sumbar Cuma Rp 500 M, Harusnya Rp 32 Triliun
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        20 November 2024

    Epyardi Kritik Mahyeldi, Anggaran Jalan Sumbar Cuma Rp 500 M, Harusnya Rp 32 Triliun Regional 20 November 2024

    Epyardi Kritik Mahyeldi, Anggaran Jalan Sumbar Cuma Rp 500 M, Harusnya Rp 32 Triliun
    Tim Redaksi
    PADANG, KOMPAS.com –
    Calon gubernur Sumatera Barat nomor urut 2,
    Epyardi Asda
    , mempertanyakan anggaran perbaikan jalan yang didapatkan Provinsi Sumbar saat calon gubernur petahana Sumbar nomor urut 1
    Mahyeldi
    menjabar.
    Epyardi mengatakan, anggaran perbaikan yang diterima Pemprov Sumbar dari pemerintah pusat sangat kecil dibanding daerah lain.
    “Seharusnya Sumbar itu bisa dapat Rp 32 triliun, tapi cuma dapat Rp 500 miliar,” kata Epyardi saat
    debat Pilgub Sumbar
    , Selasa (19/11/2024).
    “Bapak tidak koordinasi dengan kabupaten/kota sehingga Sumbar mendapat anggaran paling jelek se-Indonesia,” kata Epyardi menambahkan.
    Sementara, Mahyeldi mengatakan, dengan anggaran yang diterima, capaian perbaikan jalan di Sumbar sudah mencapai 79 persen.
    “Artinya sudah jauh di atas rata-rata Provinsi Bengkulu, Jambi dan wilayah sekitar,” kata Mahyeldi.
    Dia menyebut jalan yang dibangun sudah banyak, di antaranya dari Aia Bangis menuju Ketapang, dan Alahan Panjang-Pesisir Selatan.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Debat Terakhir Pilkada Kabupaten Bogor, Rudy-Jaro Inginkan Pemekaran Daerah, Bayu-Kang Mus Janjikan "Kartu Bogor Hebat"
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        20 November 2024

    Debat Terakhir Pilkada Kabupaten Bogor, Rudy-Jaro Inginkan Pemekaran Daerah, Bayu-Kang Mus Janjikan "Kartu Bogor Hebat" Bandung 20 November 2024

    Debat Terakhir Pilkada Kabupaten Bogor, Rudy-Jaro Inginkan Pemekaran Daerah, Bayu-Kang Mus Janjikan “Kartu Bogor Hebat”
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com
    – Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto-Ade Ruhandi alias Jaro Ade dan Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman (Kang Mus), membuka debat kedua Pilkada Kabupaten Bogor pada Selasa malam (19/11/2024).
    Debat ini berlangsung di Jakarta dengan tema tata kelola pembangunan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.
    Pasangan nomor urut 01,
    Rudy-Jaro
    , mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan visi dan misi mereka.
    Dalam kesempatan tersebut, Rudy menekankan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang jujur dan berintegritas, serta menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
    Rudy juga bertekad untuk mengatasi masalah kemiskinan, pengangguran, dan stunting melalui kebijakan yang terintegrasi.
    “Kami akan menciptakan ribuan wirausaha baru sebagai wujud nyata pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Ekonomi harus tumbuh dan merata. Kami akan ciptakan pasar baru bagi pelaku UMKM,” kata Rudy, didampingi oleh Jaro Ade.
    Calon bupati yang mengusung tagline “Bogor Istimewa Menuju Gemilang” itu berjanji untuk mewujudkan pusat ekonomi di wilayah Bogor Barat dan Timur sebagai bagian dari keseriusan pembentukan
    Daerah Otonomi Baru
    (DOB) di Kabupaten Bogor.
    “Bogor Istimewa Menuju Gemilang” ujar Rudy, yang merupakan mantan ketua DPRD Kabupaten Bogor.
    Lebih lanjut, Rudy menyatakan bahwa visi dan misi yang mereka susun adalah representasi dari cita-cita luhur masyarakat Kabupaten Bogor.
    “Visi-misi yang kami susun terukur dan realistis akan kami capai dalam 5 tahun kedepan kepemimpinan kami. Bogor tidak bisa dipimpin dengan cara yang biasa-biasa saja,” ucapnya.
    Selanjutnya, pasangan
    Bayu-Kang Mus
    memaparkan visi dan misi mereka.
    Jika terpilih, Bayu dan Kang Mus berjanji untuk menyediakan pendidikan dan kesehatan gratis melalui program “Kartu Bogor Hebat (KBH)”.
    “Kartu Bogor Hebat (KBH)” kata Bayu.
    Kang Mus menambahkan, jika mereka memenangkan Pilkada, keduanya berkomitmen untuk menyediakan lowongan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
    “Kami akan membuat terobosan baru, di mana hari ini situasinya akan kita ubah jadi lebih baik. Jika saat ini orang harus membayar Rp 2-5 juta untuk mendapatkan pekerjaan, ke depannya lowongan pekerjaan akan disediakan sebanyak mungkin supaya rakyat tidak seperti ayam yang mati di lumbung padi,” ucap Kang Mus.
    “Mudah-mudahan pemerintahan bersih dan rakyat sejahtera yang kami canangkan bisa kita wujudkan dan 27 November nanti jadi tonggak perubahan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor ke depan,” imbuhnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.