Bawaslu Jakarta Patroli ke Gang dan Kampung Cegah Politik Uang pada Masa Tenang
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Badan Pengawas Pemilihan Umum (
Bawaslu
) Jakarta patroli mengawasi dan mencegah politik uang pada masa tenang Pilkada 2024.
“Mulai malam ini kita menggelar patroli politik uang mulai masuk ke gang-gang, lorong-lorong dan semua perkampungan,” kata komisioner Bawaslu Jakarta Benny Sabdo saat ditemui di Kantornya, Minggu (24/11/2024).
Bawaslu sendiri akan menggandeng Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) ketika melakukan patroli politik uang.
“Kalau misalkan ada yang melakukan ya praktik-praktik politik uang membagikan sembako, amplop, voucher dan seterusnya. Kami tidak segan-segan untuk melakukan penindakan,” ucap Benny.
Menurut Benny, politik uang bisa berdampak buruk untuk demokrasi di Jakarta, sehingga ia meminta masyarakat harus bijak dalam menentukan pilihan.
Pemberi dan penerima bisa dikenakan sanksi pidana, oleh sebab itu masyarakat harus menjauhi politik uang.
“Kalau kita bicara politik uang ini kan sanksinya itu berat. Pertama, dia bisa dipenjara dihukum, Itu minimal 36 bulan, maksimal 72 bulan. Lalu masih dikenakan denda minimal Rp 200 juta maksimal Rp 1 miliar,” pungkasnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/11/24/674303a8465d8.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Bawaslu Jakarta Patroli ke Gang dan Kampung Cegah Politik Uang pada Masa Tenang Megapolitan 24 November 2024
-
/data/photo/2024/11/24/6742d8c927847.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
4 5 Fakta Gubernur Bengkulu Kena OTT KPK, Barang Bukti Uang Tunai dan Respons Simpatisan Medan
5 Fakta Gubernur Bengkulu Kena OTT KPK, Barang Bukti Uang Tunai dan Respons Simpatisan
Editor
KOMPAS.com
– Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menjadi sorotan.
Rohidin ditangkap bersama sejumlah pejabat pemerintahan pada Sabtu (23/11/2024) malam.
Berikut ini fakta yang diperoleh Kompas.com terkait
OTT Gubernur Bengkulu
tersebut:
Selain Gubernur Rohidin Mersyah, tujuh orang pejabat lainnya juga ikut diperiksa.
Kapolresta Bengkulu, Kombespol Deddy Nata, membenarkan bahwa Rohidin, yang juga merupakan calon gubernur nomor urut 2 pada Pilkada Bengkulu, tengah menjalani pemeriksaan.
“Ya benar, petahana Rohidin Mersyah ikut menjalani pemeriksaan KPK,” ujar Deddy.
Namun, Kapolresta tidak mengetahui detail terkait kasus yang sedang diperiksa oleh KPK.
Dalam operasi ini, KPK menemukan sejumlah uang tunai yang dicurigai berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi. Hingga saat ini, jumlah uang yang ditemukan masih dalam proses penghitungan oleh tim KPK.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengonfirmasi penangkapan ini dan menyatakan bahwa penyitaan uang menjadi salah satu bagian dari barang bukti.
“Benar KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu,” jelasnya.
Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bengkulu pada Sabtu malam, Rohidin Mersyah bersama beberapa pejabat lain dijadwalkan diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Fatmawati Bengkulu pada Minggu siang.
Di Jakarta, KPK akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap detail kasus ini.
Kabar pemeriksaan terhadap Rohidin menjelang masa tenang Pilkada memicu reaksi dari simpatisannya. Sejumlah massa mendatangi Mapolresta Bengkulu untuk meminta kejelasan terkait pemeriksaan tersebut.
Karena tingginya jumlah massa di sekitar lokasi, Rohidin akhirnya dikawal keluar gedung dengan mengenakan rompi polisi lalu lintas (Polantas) dan diangkut menggunakan mobil Inafis.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, menyatakan bahwa KPK akan segera merilis kasus ini secara resmi. Hal ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan kejelasan terkait uang yang disita serta dugaan tindak pidana yang terjadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, OTT dilakukan di tengah Pilkada, yang menambah dinamika politik di daerah tersebut.
Dengan barang bukti berupa uang tunai yang masih dihitung jumlahnya, KPK berkomitmen untuk membuka kasus ini secara terang benderang dalam waktu dekat.
Masyarakat Bengkulu kini menantikan hasil pemeriksaan KPK untuk mengetahui apakah kasus ini akan berdampak pada stabilitas pemerintahan dan dinamika politik di provinsi tersebut.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/24/6742f2660733d.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Bawaslu DKI Akan Patroli untuk Pastikan APK Ditertibkan Megapolitan 24 November 2024
Bawaslu DKI Akan Patroli untuk Pastikan APK Ditertibkan
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta akan melakukan patroli terkait alat peraga kampanye (
APK
) Pilkada 2024.
“Nah ini yang kita pastikan juga, bahwa hari ini kita juga memastikan patroli terkait penertiban alat peraga kampanye (APK),” kata komisioner
Bawaslu DKI
Jakarta Sakhroji di Jakarta, Minggu (24/11/2024).
Jika ditemukan masih ada APK terpasang maka pihaknya segera berkoordinasi dengan Satpol PP.
“Sehingga memang 24, 25, 26 November 2024 semua APK sudah diterbitkan, termasuk di posko-posko milik pasangan calon Itu juga harus diterbitkan,” ucap Sakhroji.
Mengenai jumlah APK yang ditertibkan, ia mengaku belum menerima laporannya.
“Belum. Kami (patroli) sampai jam 03.00 WIB. Tapi nanti akan kami
update
kira-kira berapa banyak APK yang sudah ditertibkan,” katanya.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi turun ke jalan untuk ikut mencopot APK di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Hal ini sebagai pertanda berakhirnya aktivitas kampanye sekaligus masuknya masa tenang selama tiga hari, yakni sejak Minggu (24/11/2024) hingga Selasa (26/11/2024).
Teguh memastikan, pencopotan alat peraga kampanye secara serentak ini diberlakukan di seluruh wilayah Jakarta.
“Begitu juga di kawasan lainnya, juga telah diinstruksikan kepada petugas kelurahan dan kecamatan untuk membersihkan seluruh atribut kampanye di Jakarta,” kata Teguh dalam keterangannya, Minggu (24/11/2024) dinihari.
Masa tenang di Jakarta resmi dilangsungkan setelah pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan dan Doa Bersama dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2024 di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Sabtu (23/11/2024) malam.
Di sana, Teguh juga menegaskan agar aparatur sipil negara (ASN) tetap netral dan menjaga kondusifitas di masa tenang jelang hari pencoblosan Pilkada.
“(Kepada) jajaran ASN Pemprov DKI Jakarta, serta jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, untuk terus menjaga netralitas selama rangkaian Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024,” ungkap Teguh.
Tak hanya itu, Teguh menyebutkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi bersama
stakeholder
dalam kelancaran pelaksanaan di tanggal 27 November 2024.
“Kami jajaran Pemprov DKI Jakarta, Forkopimda, dan penyelenggara pemilu (juga) akan terus meningkatkan sinergi, terutama dalam pendistribusian logistik, pemungutan suara, dan penghitungan suara,” ujar Teguh.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/24/6742e49553bb3.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kawasan Padat Penduduk di Jatinegara Kebakaran, Diduga karena Ledakan Tabung Gas Megapolitan 24 November 2024
Kawasan Padat Penduduk di Jatinegara Kebakaran, Diduga karena Ledakan Tabung Gas
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
–
Kebakaran
yang terjadi di Bendungan, Rawa Bunga,
Jatinegara
, Jakarta Timur, Minggu (24/11/2024) pagi menghanguskan 40 rumah semipermanen.
Diduga, penyebab
kebakaran
tersebut yakni ledakan kompor gas milik salah seorang warga.
“40 Rumah semipermanen, api diduga disebabkan oleh kompor gas dari salah satu rumah warga,” kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid, kepada wartawan di lokasi, Minggu (24/11/2024).
Wahid menyampaikan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Petugas pemadam kebakaran mulai melakukan pemadam pada pukul 10.00 WIB.
“Kami berhasil melokalisir dengan luncurkan sekitar totalnya 16 unit unit mobil pemadam kebakaran, pukul 11.13 WIB tadi, kita sudah mulai memasuki pendinginan,” ucap Wahid.
Wahid menceritakan bahwa pihaknya kesulitan mencapai lokasi kebakaran karena berada di dalam gang sempit sehingga mobil tidak bisa masuk.
“Dengan akses yang sama-sama kita ketahui, dengan kondisi yang sempit, maka unit saya harus berhenti sekitar kurang lebih 300 sampai 400 meter dari titik api yang paling awal,” ujar Wahid.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/24/6742e10e6116b.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Masa Tenang Pilkada, PJ Gubernur Jakarta Ikut Copot Spanduk Kampanye di Cempaka Putih Megapolitan 24 November 2024
Masa Tenang Pilkada, PJ Gubernur Jakarta Ikut Copot Spanduk Kampanye di Cempaka Putih
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi turun ke jalan untuk ikut mencopot Alat Peraga Kampanye (APK) di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Hal ini sebagai pertanda berakhirnya aktivitas kampanye sekaligus masuknya masa tenang selama tiga hari, yakni sejak Minggu (24/11/2024) hingga Selasa (26/11/2024).
Teguh memastikan, pencopotan alat peraga kampanye secara serentak ini diberlakukan di seluruh wilayah Jakarta.
“Begitu juga di kawasan lainnya, juga telah diinstruksikan kepada petugas kelurahan dan kecamatan untuk membersihkan seluruh atribut kampanye di Jakarta,” kata Teguh dalam keterangannya, Minggu (24/11/2024).
Masa tenang di Jakarta resmi dilangsungkan setelah pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan dan Doa Bersama dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2024 di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Sabtu (23/11/2024) malam.
Di sana, Teguh juga menegaskan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap netral dan menjaga kondusifitas di masa tenang jelang hari pencoblosan Pilkada.
“(Kepada) jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta, serta jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, untuk terus menjaga netralitas selama rangkaian Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024,” ungkap Teguh.
Tak hanya itu, Teguh juga menyebutkan pihaknya akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi bersama stakeholder dalam kelancaran pelaksaan di tanggal 27 November 2024 mendatang.
“Kami jajaran Pemprov DKI Jakarta, Forkopimda, dan penyelenggara Pemilu (juga) akan terus meningkatkan sinergi, terutama dalam pendistribusian logistik, pemungutan suara, dan penghitungan suara,” ujar Teguh.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/24/6742aa6c0a048.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Liburan Hemat ke Pantai Karang Anom Probolinggo, Cuma Rp 5 Ribu Surabaya 24 November 2024
Liburan Hemat ke Pantai Karang Anom Probolinggo, Cuma Rp 5 Ribu
Tim Redaksi
PROBOLINGGO, KOMPAS.com
– Ratusan warga desa berbondong-bondong mengunjungi
Pantai Karang Anom
, destinasi wisata baru yang baru saja dibuka untuk umum, Minggu (23/11/2024).
Pantai ini terletak di Desa Karanganyar Paiton, Kabupaten
Probolinggo
, dan telah menjadi salah satu tempat favorit baru bagi para pelancong.
Konsep wisata yang ditawarkan di Pantai Karang Anom adalah keindahan alam yang masih alami, dengan pasir bersih dan air laut yang jernih.
Warga desa setempat dan desa-desa sekitarnya memanfaatkan momen liburan akhir pekan untuk bersantai, berolahraga, dan menikmati kuliner lokal yang disajikan di sekitar area pantai.
“Pantai Karang Anom sangat menawan. Saya datang bersama keluarga dan kami sangat menikmati suasana di sini. Pantainya bersih dan pengelolaannya juga sangat baik,” ungkap Siraj (41), salah satu pengunjung.
Pantai Karang Anom juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti area parkir yang luas, gazebo, dan spot foto
Instagramable
, yang membuat pengunjung semakin betah berlama-lama di sana.
Banyaknya warung makan yang menawarkan hidangan laut segar dan minuman khas lokal turut menambah daya tarik bagi pengunjung.
Agus, warga Desa Randutatah, desa tetangga Karanganyar, juga memilih untuk berlibur ke Pantai Karang Anom, yang hanya berjarak ratusan meter dari rumahnya.
Dengan membayar parkir sebesar Rp 5 ribu, dia dan keluarganya bisa mandi dan bersantai di pantai, duduk di atas pasir beralas baliho bekas.
“Dari pada jauh-jauh liburan ke pantai luar kota, di sini saja. Kalau liburan ke laut tidak cukup Rp 250 ribu. Makanan dan minuman bisa bawa dari rumah. Yang penting liburan, meski murah,” tandas Agus.
Pihak pengelola pantai juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam, dengan mengimbau pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.
Beberapa aksi sosial, seperti penanaman pohon di sekitar area pantai, juga dilakukan untuk mendukung program pelestarian lingkungan.
Dengan keindahan yang ditawarkan, Pantai Karang Anom diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Probolinggo dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Pantai ini baru saja diresmikan, dan Kepala Desa Karanganyar, Mahfud, mengungkapkan bahwa pantai tersebut merupakan bagian dari program Desa Berdaya.
“Desa Karanganyar sedang membangun desa wisata berupa Pantai Karang Anom. Selain untuk memberdayakan masyarakat dusun Karang Anom, pantai ini juga bertujuan meningkatkan perekonomian warga.”
“Infrastruktur masih perlu banyak penyempurnaan. Mudah-mudahan bisa dibantu Pemkab Probolinggo dan Pemprov Jawa Timur.”
“Uang parkir Rp 5 ribu nanti digunakan untuk penambahan fasilitas pantai yang saat ini masih ala kadarnya,” kata Mahfud.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2018/02/24/1521343522.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kronologi Gubernur Bengkulu dan Sejumlah Pejabat Terjaring OTT KPK, Langsung Dibawa ke Jakarta Regional 24 November 2024
Kronologi Gubernur Bengkulu dan Sejumlah Pejabat Terjaring OTT KPK, Langsung Dibawa ke Jakarta
Editor
KOMPAS.com
–
Gubernur Bengkulu
Rohidin Mersyah dan sejumlah pejabat terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Sabtu (23/11/2024) malam.
Dilansir dari TribunBengkulu.com, dalam video yang diterima, terlihat Rohidin Mersyah mengenakan topi putih bersama sejumlah diperiksa di Mapolresta Bengkulu.
Kapolresta Bengkulu, Kombespol Deddy Nata membenarkan pemeriksaan terhadap Rohidin Mersyah yang juga menjadi calon Gubernur Bengkulu nomor urut 2.
“Ya benar, petahana Rohidin Mersyah ikut menjalani pemeriksaan KPK,” kata Deddy.
Namun Deddy tidak mengetahui terkait apa pemeriksaan Rohidin.
“Pak Rohidin sudah masuk dan saat ini sedang dalam pemeriksaan. Kami juga tidak tahu terkait apa, karena kami sifatnya hanya pengamanan kegiatan saja,” jelas Deddy Nata.
Dari informasi yang dihimput, ada 7 orang pejabat yang diperiksa KPK sejak Sabtu pagii sampai malam.
KPK juga disebut menemukan sejumlah uuang tunai dicurigai merupakan terkait tindak korupsi.
Setelah pemeriksaan tersebut, Rohidin Mersyah dibawa ke Bandara Fatmawati Bengkulu dan akan diterbangkan ke Jakarta, Minggu siang.
Mendapat kabar pemeriksaan oleh KPK, sejumlah massa simpatisan Rohidin mendatangi Polresta Bengkulu.
Mereka mempertanyakan pemeriksaan Rohidin tepat sebelum masa tenang Pilkada.
Para simpatisan ini meminta menunggu Rohidin keluar dari gedung Polresta Bengkulu.
Imbas banyaknya simpatisasn yang menunggu, Rohidin terpaksa mengenakan rompi Polantas dikawal menggunakan mobil Inafis.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika mengatakan, untuk jumlah uangnya saat ini masih dihitung.
Sementara para pelaku yang tertangkap OTT akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
KPK juga mengatakan akan segera merilis kasus ini agar terang benderang.
Saat ini masyarakat Bengkulu masih bertanya-tanya terkait uang apa yang disita KPK dan untuk keperluan apa.
“Benar KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu,” ujar Tessa Mahardhika.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Trik KPK dan Polisi Bawa Gubernur Rohidin Mersyah ke Bandara, Pakai Rompi Polantas dan Mobil Inafis
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/05/30/66585bd650f4a.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/11/23/674193f37ce39.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/11/23/6741a331e2571.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)