Category: Kompas.com Metropolitan

  • Ini Lokasi TPS Tiap Cagub dan Cawagub Sumut pada Pilkada 2024
                
                    
                        
                            Medan
                        
                        26 November 2024

    Ini Lokasi TPS Tiap Cagub dan Cawagub Sumut pada Pilkada 2024 Medan 26 November 2024

    Ini Lokasi TPS Tiap Cagub dan Cawagub Sumut pada Pilkada 2024
    Editor
    KOMPAS.com –
    Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang diselenggarakan serentak pada Rabu, 27 November 2024 esok akan menentukan siapa pemimpin Sumatera Utara lima tahun kedepan.
    Seluruh warga yang telah terdaftar sebagai pemilih dapat memanfaatkan haknya dengan mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat.
    Tidak terkecuali pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cagub-cawagub) Sumatera Utara pada
    Pilkada 2024
    .
    Seperti diketahui, pada
    Pilkada Sumut
    2024 terdapat dua pasangan calon (paslon) yang berkompetisi untuk mendapat suara terbanyak.
    Pada nomor urut satu di surat suara ada pasangan Bobby Nasution-Surya yang diusung Partai Gerindra, Golkar, Nasdem, PAN, Demokrat, PKB, dan PKS.
    Sementara pada nomor urut dua di surat suara ada pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala yang diusung oleh PDIP, Hanura, Partai Buruh, partai nonparlemen PKN, Partai Ummat dan Partai Gelora.
    Dikutip dari Tribun-Medan.com, Cagub Bobby Nasution akan menggunakan hak pilihnya di TPS 015 Komplek Tasbih Blok VV, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
    Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 015 Zulfikar mengatakan, Bobby Nasution akan mencoblos bersama istrinya Kahiyang Ayu, Ibunda Bobby serta satu saudaranya pada pukul 09.00-10.00 WIB.
    Cagub Edy Rahmayadi diketahui terdaftar untuk mencoblos di Kota Medan, tepatnya di TPS 044 Jalan Karya Bakti (Depan Masjid Baitusshalihin), Kecamatan Medan Johor.
    TPS ini juga menjadi lokasi tempat Edy mencoblos pada Pemilu 2024 karena lokasinya memangg dekat dengan kediaman pribadinya.
    Cawagub Surya akan menggunakan hak pilihnya di TPS 003 di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.
    Sosok cawagub yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Asahan ini akan menggunakan hak pilih di dekat kediamannya.
    Cawagub Hasan Basri Sagala diketahui memiliki KTP DKI Jakarta, sehingga tidak akan mengikuti pencoblosan Pilgub Sumut.
    Hasan Basri Sagala akan menggunakan hak pilihnya di TPS 059 di Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan.
    Sumber:

    medan.tribunnews.com


    medan.tribunnews.com
     

    kompas.com
     
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sebelum Distribusi Logistik Pilkada, KPU Ambon Musnahkan Surat Suara Rusak
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 November 2024

    Sebelum Distribusi Logistik Pilkada, KPU Ambon Musnahkan Surat Suara Rusak Regional 26 November 2024

    Sebelum Distribusi Logistik Pilkada, KPU Ambon Musnahkan Surat Suara Rusak
    Tim Redaksi
    AMBON, KOMPAS.com

    KPU Kota Ambon
    memusnahkan 24 lembar surat suara pemilihan kepala daerah yang rusak sebelum disalurkan ke lima kecamatan di Kota Ambon, Selasa (26/11/2024).
    Terdapat sejumlah kerusakan pada surat suara Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku serta Walikota dan Wakil Walikota Ambon. Jumlahnya ada 24 kertas suara rusak.
    “Hari ini kami musnahkan kertas suara yang rusak. Ada 24 surat suara,” kata Ketua KPU Kota Ambon Kaharudin Muhamad, usai pemusnahan surat suara di depan gedung Sport Hall Karang Panjang Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
    Kerusakan itu terdiri dari 11 lembar surat suara Pilkada Maluku dan 13 lembar surat suara Pilkada Kota Ambon.
    Jenis kerusakannya antara lain, kertas sobek, bergaris, dan terkena tinta cetak. Menurutnya, kerusakan ini tidak sebanyak pada pemilihan Presiden dan Legislatif Februari 2024 lalu.
    “Kali ini memang sedikit. Ya itu karena jumlah TPS juga sedikit dan hanya ada dua kategori: Pemilihan Gubernur dan Walikota/Bupati. Kami juga melakukan pengecekan pada tahap sortir sebanyak lima kali,” terangnya.
    Jumlah TPS di Kota Ambon pada pilkada kali ini sebanyak 514. Sementara, daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 250.194 pemilih. Sedangkan jumlah kotak suara ada 1.012 buah.
    Sebelumnya, logistik berupa kotak suara yang diterima sebanyak 1.002 dan cadangan 10 buah, atau total 1.012 kotak.
    Jumlah tersebut sesuai dengan jumlah TPS di Kota Ambon sebanyak 501 TPS sebelum adanya penetapan DPT. Usai itu, ada penambahan 13 TPS menjadi 514 TPS.
    DPT Kota Ambon untuk
    Pilkada 2024
    terdiri atas laki-laki sebanyak 118.524 pemilih dan perempuan sebanyak 131.670 pemilih.
    Selain pemusnahan, pagi tadi juga dilakukan pendistribusian logistik pemilihan pada lima kecamatan di Kota Ambon.
    Deputi Executive General Manager Kantor Pos Cabang Utama Ambon Muhamad Ahwan menyatakan pendistribusian logistik untuk Kota Ambon diselesaikan hari ini.
    “Hari ini kami selesaikan di Kota Ambon. Ada 124 petugas kami untuk proses distribusi di lima kecamatan di Kota Ambon,” jelas Ahwan saat memantau jalannya
    distribusi logistik
    .
    Menurut Ahwan, dalam penyaluran logistik tidak terdapat kesulitan yang berarti di Kota Ambon.
    Logistik seperti kotak suara akan disalurkan langsung ke TPS. Selain di Kota Ambon, PT. Pos juga bertanggung jawab dalam distribusi ke dua kabupaten lain, yakni Kabupaten Maluku Tengah dan Maluku Tenggara.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jokowi dan Iriana "Nyoblos" di TPS 12 Sumber Solo, Tak Ada Perlakuan Khusus
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 November 2024

    Jokowi dan Iriana "Nyoblos" di TPS 12 Sumber Solo, Tak Ada Perlakuan Khusus Regional 26 November 2024

    Jokowi dan Iriana “Nyoblos” di TPS 12 Sumber Solo, Tak Ada Perlakuan Khusus
    Tim Redaksi
    SOLO, KOMPAS.com –
    Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama istri,
    Iriana
    , akan menggunakan hak pilih mereka dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di TPS 12 Kelurahan Sumber, Banjarsari,
    Solo
    , Jawa Tengah, pada Rabu (27/11/2024).
    Berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) di
    TPS 12 Sumber
    ,
    Jokowi
    akan mendapatkan nomor urut 217, sementara Iriana akan mendapatkan nomor urut 199.
    Kendati demikian, tak ada perlakuan spesial di TPS 12 Sumber.
    Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 12 Sumber, Wisnu Tri Wiyanto, menyatakan bahwa semua persiapan untuk TPS 12 Sumber telah rampung.
    “Persiapan sudah cukup siap. DPT-nya di TPS 12 ada 515,” kata Wisnu saat ditemui di sela-sela persiapan TPS, Selasa (26/11/2024).
    Wisnu menambahkan bahwa tidak ada perlakuan khusus saat Jokowi dan Iriana menggunakan hak pilihnya.
    “Sama untuk perlakuannya semuanya sama. Tapi untuk perlakuan keamanan tetap sama dengan keamanan Bapak (Jokowi). Bapak membaur dengan warga saat mencoblos,” ungkapnya.
    Terkait waktu kedatangan Jokowi dan Iriana ke TPS 12 Sumber, Wisnu mengaku tidak mengetahui pasti.
    “Belum tahu (Jokowi mencoblos). Karena kita tidak bisa menentukan jadwal jamnya karena beliau sendiri punya kesibukan sendiri. Untuk datang ke TPS-nya nanti beliau jam berapa kami ngikut saja,” jelasnya.
    Wisnu juga menjelaskan bahwa dalam surat undangan telah dicantumkan waktu kedatangan masyarakat ke TPS untuk mencoblos.
    Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi antrean panjang saat pencoblosan berlangsung.
    “Untuk warga kita petakan per jam. Misal dari RT 001 kita bagi jam 7-8, RT 002 jam 8-9 seperti itu. Undangan sudah kita cantumkan waktunya,” ungkap Wisnu.
    Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan di Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat (22/11/2024), Jokowi mengonfirmasi bahwa ia akan menggunakan hak pilihnya di Solo.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ratusan Simpatisan Geruduk Bawaslu Banyumas, Minta Kegiatan Tebus Murah Sembako Ditindak
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 November 2024

    Ratusan Simpatisan Geruduk Bawaslu Banyumas, Minta Kegiatan Tebus Murah Sembako Ditindak Regional 26 November 2024

    Ratusan Simpatisan Geruduk Bawaslu Banyumas, Minta Kegiatan Tebus Murah Sembako Ditindak
    Tim Redaksi
    BANYUMAS, KOMPAS.com –
    Ratusan simpatisan
    PDI-P
    dan Rumah Juang Andika-Hendi menggeruduk Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyumas, Jawa Tengah, pada Selasa (26/11/2024).
    Mereka mendesak Bawaslu untuk mengambil tindakan tegas terkait maraknya kegiatan tebus
    sembako murah
    menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng.
    “Kami ingin menuntut ketegasan dari Bawaslu atas laporan yang sudah kami lakukan,” ujar Kepala Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat DPC PDI-P Banyumas, Obi Suharjono, kepada wartawan.
    Sebelumnya, pada Jumat (22/11/2024) sore, tim hukum PDI-P dan Rumah Juang Andika-Hendi telah melaporkan temuan distribusi sembako yang diduga akan digunakan untuk kegiatan tebus murah.
    Obi mendesak Bawaslu untuk segera memproses laporan tersebut dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai klarifikasi.
    Ia menegaskan bahwa jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, massa akan tetap bertahan di Kantor Bawaslu.
    Ketua Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Yon Daryono menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat memanggil pihak-pihak terkait karena laporan yang diterima dianggap belum lengkap.
    “Syarat formal sudah lengkap, hanya syarat materilnya memang belum cukup terpenuhi. Oleh karena itu, kami memberikan kesempatan kepada pelapor untuk memperbaiki laporan dalam waktu 2×24 jam sejak hasil pleno disampaikan ini,” kata Yon.
    Ia menambahkan bahwa syarat yang perlu dilengkapi antara lain keterangan saksi dan bukti.
    Pihak pelapor menyanggupi untuk melengkapi persyaratan tersebut pada hari yang sama.
    “Kami selalu mengacu pada regulasi dan peraturan. Tidak serta merta kemudian permintaan atau usulan yang disampaikan oleh kuasa hukum maupun tim relawan 01 bisa dipenuhi, karena kami juga harus memenuhi asas proseduralnya dulu,” ujar Yon.
    Hingga pukul 16.30 WIB, pantauan Kompas.com menunjukkan bahwa sebagian massa masih bertahan di Kantor Bawaslu.
    Tim hukum PDI-P dan Rumah Juang Andika-Hendi juga menghadirkan beberapa orang penerima paket sembako murah ke Bawaslu untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Mayat Perempuan Ditemukan Tersangkut di Sungai Telaga Waja Karangasem
                
                    
                        
                            Denpasar
                        
                        26 November 2024

    Mayat Perempuan Ditemukan Tersangkut di Sungai Telaga Waja Karangasem Denpasar 26 November 2024

    Mayat Perempuan Ditemukan Tersangkut di Sungai Telaga Waja Karangasem
    Tim Redaksi
    KARANGASEM, KOMPAS.com
    – Mayat seorang perempuan ditemukan tersangkut di aliran
    Sungai Telaga Waja
    di Banjar Dinas Tangkup Anyar, Desa Tangkup, Kecamatan Sidemen, Kabupaten
    Karangasem
    , Provinsi Bali.
    Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana, menyampaikan bahwa peristiwa penemuan mayat itu terjadi pada Selasa (26/11/2024) sekitar pukul 12.20 Wita.
    Mayat tersebut kali pertama ditemukan oleh operator rafting yang kemudian dilaporkan oleh seorang warga bernama I Komang Karnata kepada pihak kepolisian.
    Saat itu, Karnata menerima informasi dari operator rafting yang melaporkan adanya mayat yang tersangkut di bebatuan di tengah aliran sungai.
    Ia bersama Kepala Dusun dan Bhabinkamtibmas Desa Tangkup segera menuju ke lokasi untuk memastikan informasi tersebut.
    “Mayat tersebut ditemukan dalam keadaan tengkurap dan tersangkut di bebatuan sungai. Saat itu, identitas korban belum diketahui,” ujar Sukadana dikonfirmasi Selasa melalui pesan singkat.
    Bhabinkamtibmas Desa Tangkup segera menghubungi Polsek Sidemen. Kemudian Polsek Sidemen menerjunkan petugas bersama anggota Polsek Klungkung dan warga setempat untuk melakukan evakuasi.
    Setelah dilakukan evakuasi, seorang warga mengidentifikasi mayat tersebut sebagai Handayani, seorang wanita berusia 36 tahun, yang juga merupakan warga Desa Tangkup Anyar.
    “Jenazah korban ditemukan mengeluarkan darah dari hidung,” lanjutnya.
    Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Klungkung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
    Tim medis dari rumah sakit melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
    “Penyebab kematiannya diduga akibat
    tenggelam
    . Tanda-tanda lain yang ditemukan mengindikasikan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam,” lanjut dia.
    Ia menjelaskan bahwa diduga korban terjatuh dan terbawa arus sungai yang deras, yang mengakibatkan korban tenggelam.
    Mayatnya kemudian tersangkut di bebatuan.
    “Proses penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti korban tenggelam,” ujar Sukadana.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Siswa SMKN 4 Semarang Polisi Tewas Ditembak, 2 Siswa Lain Terluka
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 November 2024

    Siswa SMKN 4 Semarang Polisi Tewas Ditembak, 2 Siswa Lain Terluka Regional 26 November 2024

    Siswa SMKN 4 Semarang Tewas Ditembak Polisi, 2 Siswa Lain Terluka
    Tim Redaksi
     
    SEMARANG, KOMPAS.com –
    Insiden penembakan polisi di Semarang menewaskan seorang siswa SMKN 4 Semarang. Tak hanya itu, dua pelajar yang juga anggota paskibra lainnya dikabarkan terluka akibat terkena tembakan peluru.
    Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 4 Semarang, Agus Riswantini mengatakan, tiga siswanya terkena tembakan. Di antaranya GR (17), A (17), dan S (16).
    GR yang meninggal telah dimakamkan di Sragen, dan dua siswa lainnya sempat mendapat perawatan medis.
    A mengalami luka di bagian dada dan telah mengikuti pra rekontruksi yang digelar Polrestabes Semarang di lokasi penembakan di Semarang Barat.
    “A itu infonya pelurunya di dada, entah nyerempet atau bagaimana, tapi ada luka. Sudah dijahit, kurang tahu dibawa ke RS mana,” kata Agus saat diwawancarai di kantornya, Selasa (26/11/2024).
    Sementara itu, S mengalami luka tembakan di bagian tangan.
    Menurut informasi dari keluarga, S telah dipulangkan dari rumah sakit. Namun masih mengalami trauma.
    “S pelurunya di tangan, infonya kalau dari keluarga sudah dikeluarkan dari RS Tugu, tapi keluarga masih nggak berkenan untuk didatangi,” lanjut dia.
    Pihak sekolah masih belum mengetahui duduk permasalahan secara detail lantaran keluarga ketiga korban belum bersedia memberikan keterangan.
    “Karena pihak keluarga belum berkenan ya sudah, kita bisanya menunggu info, setelah semua klir, tahu permasalahannya,” tutur Agus.
     
    Kemudian, teman sekelas S, berinisial ZA (16) hanya mendengar kabar bahwa korban A dirawat di rumah sakit karena terkena tembak. Dia juga membantah saat temannya itu disebut tergabung dalam gangster.
    Pasalnya, ketiga korban itu merupakan sosok yang baik dan tidak pernah melanggar aturan. Bahkan S dikenal teman sekolah sebagai anak soleh yang rajin mengaji. Sehingga dia meyakini S tidak mungkin terlibat tawuran, apalagi menjadi anggota gangster.
    “Dia anak rumahan, jarang ke mana-mana. Nggak pernah ngajak ke hal megatif, emang positif banget. Tahunya dia suka pengajian, biasanya di Instagram suka ngaji suka hadroh,” tandas dia.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • SMKN 4 Semarang Ungkap Siswa Korban Penembakan Polisi adalah Paskibra, Tak Pernah Terlibat Tawuran
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 November 2024

    SMKN 4 Semarang Ungkap Siswa Korban Penembakan Polisi adalah Paskibra, Tak Pernah Terlibat Tawuran Regional 26 November 2024

    SMKN 4 Semarang Ungkap Siswa Korban Penembakan Polisi adalah Paskibra, Tak Pernah Terlibat Tawuran
    Tim Redaksi
    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Pelajar SMK Negeri 4 Semarang, GR (17) tewas usai pinggulnya ditembak polisi di sekitar jalan Perumahan Paramount, di Semarang Barat pada Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.
    Polisi menyebut melakukan penembakan karena korban terlibat tawuran dan hendak dilerai.
    Pihak SMKN 4 Semarang mengungkapkan, GR dan dua siswa lain korban penembakan, A dan S, belum pernah terlibat tawuran sebelum peristiwa Minggu malam itu.
    Koordinator Bimbingan Konseling (BK) SMKN 4 Semarang Rizky Agung menegaskan, bila selama ini ketiga siswanya itu tidak pernah melanggar aturan sekolah.
    “Sejauh ini nggak ada masalah sama sekali. Mereka nggak pernah ikut tawuran sama sekali,” kata Rizky saat ditemui di kantornya, Selasa (25/11/2024).
    Dalam catatan BK, mereka bertiga disebut memiliki perilaku baik dan tidak pernah membuat onar.
    Baik di dalam kelas maupun saat mengikuti ekstrakurikuler Paskibra Bela Negara.
    “Keseharian mereka bertiga, kesehariannya baik, nggak ada masalah sama sekali, di luar sekolah pun setahu kami dari BK itu
    ndak
    ada masalah, karena di dalam catatan BK mereka belum ada sama sekali,” imbuh dia.
    Bahkan anggota Paskibraka SMKN 4 Semarang itu kerap mengikuti perlombaan dan berhasil membawa pulang sederet prestasi yang membanggakan.
    Terakhir, mereka membawa pulang piala juara 3 baris berbaris tingkat SMA/SMK se-Jawa Tengah di Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa, Pelajar, dan Taruna Akademi Kepolisian (Porsimaptar) 2024.
    “Prestasi untuk nilai mata pelajarannya, itu kalau dari BK kurang begitu tahu. Tapi setahu saya mereka ikut Paskibra dan sering juara,” beber dia.
    Rizky mengaku terkejut saat mendapat kabar peserta didiknya meninggal usai terlibat tawuran pada Minggu.
    “Kita dapat informasi itu terus terang saja kita juga kaget. Kita masih bertanya-tanya, kita belum mendapatkan berita lengkapnya seperti apa, jadi kita juga kaget pas disebut sampai bisa ketembak itu karena apa juga kita enggak tahu,” ungkap dia.
     

    “GR Dianggap sebagai kreak (gangster) ya saya kaget. Dari sekolah belum punya banyak informasi, kejadian itu juga hari libur dan sudah ditangani pihak berwajib,” tutur Agus.
    Lebih lanjut, Ketua Paskibraka SMKN 4 Semarang, Rasya (17) turut mengakui GR dikenal sebagai sosok yang teladan, dan disiplin.
    Dengan kesibukan latihan Paskibraka yang padat, menurutnya tidak mungkin GR sempat tawuran.
    “Selama saya menjabat sebagai ketua enggak ada yang terlibat kreak (gengster). Enggak ada waktu buat anak Paskibraka ikut kreak, pulangnya juga malam terus,” tegas Rasya.
    Dia juga menyebut GR tidak pernah membolos selama bergabung di tim paskibra kecuali saat sakit.
    “Kaget banget disebut kreak, nggak mungkin kreak. Orangnya baik, disiplin, nilainya bagus, orangnya asik, suka diajak ngobrol, kalau latihan benar-benar serius, giat banget ikut latihan,” tandas dia.
    Sebelumnya diberitakan, GR meninggal usai mendapat luka tembakan di tubuhnya.
    Kerabat GR, yang bernama Umi S menyebut keluarga korban baru mendapat kabar mengejutkan dari Polrestabes Semarang saat dia hendak mengikuti kegiatan pengajian pada pukul 12.30 WIB, Minggu (24/11/2024).
    Umi dan keluarga diminta menjemput jasad korban di RSUP Kariadi Semarang. Dia membenarkan bila GR meninggal akibat luka tembakan. Namun dia belum mengetahui pasti pelaku penembakan terhadap korban dan kronologinya.
    “Betul (karena luka tembak). Tahu tahu meninggal, saya bingung sendiri. Dari Polrestabes beritanya, kurang jelas itu (kronologinya), tolong dibantu. Ini masih berduka. Dari keluarga belum tahu pastinya seperti apa. (Jasad) dibawa ke rumah oleh keluarga, kita jemput dari Rumah Sakit Kariadi,” ujar Umi melalui sambungan telepon, Senin (25/11/2024).
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Terlibat Kasus Pencurian dan Prostitusi, 7 WNA di Bali Ditangkap
                
                    
                        
                            Denpasar
                        
                        26 November 2024

    Terlibat Kasus Pencurian dan Prostitusi, 7 WNA di Bali Ditangkap Denpasar 26 November 2024

    Terlibat Kasus Pencurian dan Prostitusi, 7 WNA di Bali Ditangkap
    Tim Redaksi
    DENPASAR, KOMPAS.com
    – Sebanyak tujuh warga negara asing (WNA) ditangkap pihak Imigrasi karena menyalahgunakan izin tinggalnya di
    Bali
    .
    Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Ridha Sah Putra, mengatakan para WNA ini ditangkap dalam
    operasi Jagratara
    yang digelar pada 13-14 November 2024.
    “Operasi ini menyasar sejumlah lokasi di Bali, mengungkap berbagai pelanggaran serius seperti penyalahgunaan izin tinggal, dugaan overstay, dan aktivitas ilegal,” kata dia pada Selasa (26/11/2024).
    Ia mengatakan para WNA yang ditangkap ini terlibat dalam berbagai kasus. Di antaranya dua WNA asal Tanzania, berinisial APY (33) dan MMS (22), tidak memiliki dokumen perjalanan atau izin tinggal yang sah.
    Keduanya ditangkap di sebuah rumah kos di Gang Bucu Telu II, Kota Denpasar, Bali, pada 14 November 2024.
    Pada hari yang sama, petugas juga menangkap WNA asal Filipina, berinisial CAI, karena diduga bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK) di wilayah Sanur, Kota Denpasar.
    Selanjutnya, petugas juga menangkap seorang WNA asal Jerman, berinisial AUH (36), karena menjalankan bisnis ilegal pengurusan visa di Ubud, Gianyar.
    Di wilayah yang sama, dua orang WNA, berinisial LO, asal Rusia, dan PC, asal Belarus, juga kedapatan bekerja sebagai terapis tanpa izin.
    Ridha mengatakan pihaknya juga tengah memeriksa seorang WNA asal Amerika Serikat, berinisial DQS (32), yang ditangkap pihak Polsek Denpasar Barat atas dugaan kasus pencurian.
    “DQS ditangkap setelah mencuri dua toples selai kacang di sebuah mal. Ia hanya dapat menunjukkan foto paspor dan diketahui memiliki izin tinggal hingga Juli 2025,” kata dia.
    Ridha berharap adanya operasi Jagratara ini bisa menjadi peringatan bagi WNA lainnya agar tidak mencoba melanggar hukum di Indonesia.
    “Kami ingin memastikan Bali tetap menjadi tempat yang aman dan tertib. Seluruh WNA yang ditangkap kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi Denpasar,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pantai Tikus Emas di Bangka: Daya Tarik, Aktivitas, dan Cara Menuju
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 November 2024

    Pantai Tikus Emas di Bangka: Daya Tarik, Aktivitas, dan Cara Menuju Regional 26 November 2024

    Pantai Tikus Emas di Bangka: Daya Tarik, Aktivitas, dan Cara Menuju
    Editor
    KOMPAS.com

    Pantai Tikus Emas
    terletak di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
    Pantai Tikus Emas merupakan
    tempat wisata
    yang memiliki berbagai wahana permainan.
    Tempat wisata
    ini cocok untuk mengisi liburan bersama keluarga maupun teman.
    Pantai Tikus Emas memiliki garis pantai yang diampit oleh Pantai Tanjung Pesona di sebelah utara dan Pantai Tikus di sebelah selatan.
    Air lautnya berwarna biru dengan pasir putih yang membentang sepanjang pantai.
    Banyak pohon cemara laut yang tumbuh di tepi pantai yang membuat suasana terasa asri dan teduh.
    Berbeda dari pantai di Bangka lainnya, Pantai Tikus Emas tidak terdapat batu granit.
    Berdasarkan pendapat masyarakat setempat, asal usul nama Pantai Tikus Emas berasal dari nama sesepuh setempat yang berjuluk Sang Lo Chu, artinya tikus hutan.
    Julukan tersebut karena beliau terkenal cepat saat melewati semak belukar di dalam hutan. Letak makamnya tidak jauh dari pantai.
    Kawasan pantai tersedia berbagai wahana permainan yang dapat dinikmati oleh pengunjung.
    Ada berbagai aktivitas Pantai Tikus Emas, yaitu:
    Wahana ini menggunakan sepeda yang menggantung menggunakan
    sling
    kawat saja.
    Anda akan merasakan sensasi bersepeda di atas ketinggian dengan lintasan sepanjang 50 meter.
    Permainan sepeda gantung sangat
    instagramable
    dengan pemandangan berupa pepohonan pinus dan lautan lepas.
    Pemandangan lain yang dapat dilihat berupa aktivitas kapal isap produksi timah.
    Paint ball merupakan permainan bernuansa militer dengan biaya sekitar Rp 150.000 per orang untuk 10 orang.
    Anda dapat menikmati sensasi pertempuran menggunakan senjata laras panjang bagaikan pasukan khusus.
    Permaianan yang dilakukan di atas lahan seluas 70 meter persegi akan dibagi menjadi dua regu.
    Pengunjung dapat berkeliling Pantai Tikus Emas menggunakan kuda sewaan. Tarifnya sekitar

    Rp 15.000 untuk anak-anak dan Rp 20.000 untuk dewasa.
    Pilihan lainnya berupa andong atau delman yang dapat ditumpangi keliling sambil menikmati suasana pantai.
    Tersedia banana boat dan jet ski untuk menikmati Pantai Tikus Emas.
    Wahana air tersebut dapat digunakan menikmati permainan lebih menantang di Laut Bangka.
    Kendaraan mobil offroad yang menggunakan tenaga baterai dapat dinikmati anak-anak maupun dewasa.
    Pengelola menyediakan lintasan yang cukup menantang sehingga dapat digunakan sebagai area uji ketangkasan dalam mengemudi.
    Tersedia area
    outbound
    untuk mengisi liburan, terutama untuk wisatawan yang datang secara berkelompok.
    Pengunjung dapat melakukan pemesanan terlebih dahulu supaya jadwal tidak bentrok dengan pengunjung lain.
    Ada beberapa spot foto yang dapat digunakan oleh pengunjung, seperti patung Tikus Mas setinggi lima meter yang juga menjadi ikon pantai.
    Patung Tikus Emas ini menjadi
    ciri khas Pantai Tikus Emas
    , yang akan menyambut setiap kedatangan pengunjung.
    Tulisan
    Pantai Tikus emas
    yang berada di tebing pantai juga menjadi favorit pengunjung.
    Terdapat area berkemah yang dapat digunakan untuk menikmati suasana pantai lebih lama.
    Tersedia makanan dan minuman yang dijajakan oleh pedagang setempat.
    Anda juga dapat membuka bakal usai menikmati pantai dan wahana yang tersedia.
    Bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata Pantai Tikus Emas akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5.000.
    Tarif parkir kendaraan sebesar Rp 2.000 sepeda motor dan Rp 5.000 mobil.
    Jarak tempah Sungai Liat, ibu kota Kabupaten Bangka, menuju Pantai Tikus Emas sekitar 9,4 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.
    Perjalanan dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Tj Pesona, dan Jalan Ir H Eko Maulana Ali.
    Sumber:
    travel.kompas.com
     (Penulis: Heru Dahnur | Editor: Nabilla Tashandra)
    www.rri.co.id
    www.google.com
     
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Cekcok di Jalan, Guru Madrasah di Jepara ditembak Pengemudi Mobil
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        26 November 2024

    Cekcok di Jalan, Guru Madrasah di Jepara ditembak Pengemudi Mobil Regional 26 November 2024

    Cekcok di Jalan, Guru Madrasah di Jepara ditembak Pengemudi Mobil
    Tim Redaksi
     
    JEPARA, KOMPAS.com
    – EHS (42), seorang Guru Madrasah ditembak pengendara mobil di jalan raya tak jauh dari rumahnya di Desa Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (25/11/2024).
    Satreskrim Polres Jepara yang menerima laporan kemudian meringkus tersangka di rumahnya tanpa perlawanan.
    Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Yorisa Prabowo, mengatakan, tersangka berinisial MMR (30) tak lain merupakan tetangga korban di Desa Buaran. Kedua pria ini diketahui sudah saling mengenal.
    “Tersangka berhasil kami amankan pukul 20.00 WIB dan kooperatif digelandang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Yorisa saat dihubungi melalui ponsel, Selasa (26/11/2024).
    Menurut Yorisa, insiden penembakan itu berlangsung pada pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu korban yang mengendarai motor Honda Vario berpelat K 3009 EQ terlibat cekcok dengan pelaku yang mengemudikan mobil Toyota Camry bernopol K 41 AH.
    Korban yang tengah dalam perjalanan menjemput anaknya balik sekolah, nyaris tertabrak sedan berkelir hitam yang disupiri tersangka.
    Ketika itu mobil tersangka oleng ke kanan hingga berpapasan dengan motor korban yang melaju dari arah berlawanan.

    “Sehingga korban sempat berhenti dan menoleh ke arah pelaku, namun pelaku merasa tidak terima dan marah-marah kepada korban. Korban hanya diam kemudian melanjutkan perjalanan,” ujar Yorisa.
    Tak diduga, seketika itu tersangka justru memutar arah mengejar dan menyeruduk motor korban hingga terjatuh.
    Kurang puas, pelaku kemudian turun dari mobil dan memaki-maki korban hingga berujung menembak korban menggunakan pistol jenis airgun.
    “Setelah itu pelaku pergi begitu saja,” kata Yorisa.
    Korban yang menderita luka luar pada perutnya selanjutnya melakukan pemeriksaan medis sekaligus visum et repertum ke RS PKU Muhammadiyah Mayong.
    Merujuk pemeriksaan Satreskrim Polres Jepara, korban terkena dua tembakan dari jarak dekat pada perut bagian atas dan bawah.
    Peluru sejenis gotri dari pistol Airgun merek “colt defender series 90” itu tak sampai bersarang di tubuh korban. Senjata yang digunakan tersangka tak berizin resmi dan dibelinya secara online tiga tahun lalu.
    “Korban mengalami luka terbuka dan sudah diberikan pengobatan. Saat ini rawat jalan,” ungkap Yorisa.
    Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal berlapis yakni Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang penggunaan senjata api secara ilegal dan Pasal 351 ayat 2 KUHPidana tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
    “Untuk sementara motif penembakan dipicu cekcok di jalan. Pengakuan tersangka airgun buat jaga-jaga di jalan. Kami masih mendalami kasus ini,” pungkas Yorisa.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.