Tunawisma Ditemukan Tewas di Trotoar Bogor, Jasadnya Dikerubungi Semut
Tim Redaksi
BOGOR, KOMPAS.com
– Seorang tunawisma perempuan tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di trotoar Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (28/11/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kapolsek Bogor Tengah Agustinus Manurung mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh Ahmad Saepulloh (29) saat hendak membuka tokonya.
“Saksi saat itu hendak membuka
rolling door
toko, namun terhalang seseorang yang sedang tidur di depan pintu. Ketika mencoba membangunkan, korban tidak bergerak,” ucap Agustinus saat dikonfirmasi.
Ahmad kemudian memperhatikan wajah korban yang tampak kaku dengan mulut terbuka dan dikerubungi semut.
Melihat kejadian itu, Ahmad segera melaporkannya ke Polsek Bogor Tengah.
“Wajah pelaku sudah kaku dengan mulut terbuka dan di kerubungi semut, lalu saksi melaporkan ke polsek Bogor Tengah selanjutnya piket Reskrim Bogor Tengah bersama Pawas Kanit Binmas Bogor Tengah Iptu Deni dan Tim Inafis Polresta Bogor Kota mendatangi TKP,” kata dia.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Pada tubuh almarhum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik, sehingga diduga almarhum meninggal dikarenakan sakit serta tidak ditemukan identitas korban,” tambah Agustinus.
Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Jasad sudah dibawa ke RSUD Kota Bogor,” ujar Agustinus.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/11/28/6747fe04d9d09.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
9 3 Skenario Kemenag Jika Tanazul Diberlakukan Musim Haji 2025 Nasional
3 Skenario Kemenag Jika Tanazul Diberlakukan Musim Haji 2025
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan tiga skenario jika skema tanazul diberlakukan di musim
haji 1446 Hijriah
/ 2025 Masehi.
Skenario pertama yakni terkait hotel atau penginapan jemaah yang menjalani skema tanazul harus lebih dekat dengan Mina.
“Jadi hotel harus lebih dekat dengan Mina. Kalau jauh juga repot,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag RI, Saiful Mujab dalam Media Gathering Kemenag Kanwil DKI Jakarta, Kamis (28/11/2024).
Skenario kedua adalah pemetaan jemaah yang disarankan menjalani skema Tanazul.
Hal ini penting dilakukan untuk memberikan kepastian perwakilan untuk lontar jumroh di Mina.
“Yang ketiga masalah catering, ini catering kan juga harus dibicarakan,” imbuh Saiful.
Dia menginginkan agar jemaah yang menjalani skema tanazul tetap mendapat jatah makan dari catering yang sudah dibayar secara paket.
“Ini kan juga harus dibicarakan. Jadi sekarang masih tahapan-tahapan pembicaraan, bagaimana nanti akomodasi di sekitar itu, apakah kita dapat akomodasi hotel-hotel di sekitar Mina, yang memungkinkan,” katanya.
Untuk diketahui, tanazul adalah skema yang diwacanakan Kementerian Agama RI untuk mengurangi kepadatan jemaah haji saat berada di Mina.
Tanazul memungkinkan para jemaah menjalani ritual bermalam di Mina dengan cara menempati hotel-hotel sekitarnya dan tidak perlu berada di tenda atau tempat yang berdesakan.
Skema serupa, yakni murur di Muzdalifah juga sempat diterapkan jemaah haji Indonesia pada musim haji 2024.
Perbedaannya, skema murur memindahkan tempat tidur dari tenda ke kendaraan. Jemaah hanya perlu bermalam di kendaraan saat berada di Muzdalifah dan kembali melanjutkan perjalanan.
Skema ini disebut terbukti mengurangi kepadatan jemaah saat berada di Muzdalifah.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/26/6745ede1301a2.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Duel Gangster Seroja dan Tanggul Pojok di Balik Kasus Polisi Tembak Pelajar di Semarang Versi Polisi Regional 28 November 2024
Duel Gangster Seroja dan Tanggul Pojok di Balik Kasus Polisi Tembak Pelajar di Semarang Versi Polisi
Editor
KOMPAS.com
– Kepolisan kembali menggelar konferensi pers terkait kasus tewasnya pelajar
Semarang
GRO (17) yang ditembak Aipda Robig Zaenudin (38) anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang.
Saat konferensi pers, polisi kembali menjabarkan soal duel antar dua kelompok gangster yang bertikai yakni antara gangster Seroja dengan Tanggul Pojok.
Dual antar gangster ini yang menjadi dalih Aipda Robig menembak mati GRO yang disebut menyerang anggota polisi tersebut.
Dalam rilis kasus ini, polisi menghadirkan empat tersangka meliputi Michael Pesach Lukmana (20), DP (15) , AD (15) dan HRA (15).
Dari empat tersangka, tiga orang dari kelompok Seroja dan 1 orang dari Tanggul Pojok.
Polisi juga menyertakan sejumlah barang bukti antara lain celurit panjang hampir satu meter warna merah yang diklaim polisi milik GRO.
Namun saat rilis, anggota gangster dari Seroja yakni DP mengaku tak mengenali korban tewas GRO. Kedua remaja ini, menurut keterangan polisi berasal dari kelompok berbeda.
Walau tak saling mengenal, GRO disebut menyerahkan senjatanya pada DP.
“Iya senjata paling panjang itu milik almarhum tapi disita dari saya,” ujar DP di Mapolrestabes Semarang, Rabu (27/11/2024).
Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar kemudian menanyakan apakah senjata ini (celurit merah) dari kamu?. “Iya,” jawab DP.
DP mengaku, berasal dari kelompok Seroja. Namun saat terjadi tawuran, ia ikut bergabung ke kelompok korban yakni Tanggul Pojok.
“Saya nyasar (ke kelompok tanggul pojok). Makanya, saya tidak kenal sama GRO,” katanya.
Dalam peristiwa ini, Kapolrestabes Semarang sempat kebingungan menjelaskan peran dari DP.
“Jadi, di TKP (lokasi) pertama, mereka tawuran. Mereka itu tidak tahu kawan, tidak tahu lawan. Saya agak bingung juga menjelaskannya. Makanya dengarkan sendiri (keterangan DP),” beber Irwan.
Saat rilis, polisi tersebut juga menayangkan empat video. Tiga video merekam adegan kejar-kejaran yang diambil dari handphone tersangka Michael Pesach Lukmana dari kelompok Seroja.
Satu video lainnya, berupa aktivitas polisi melakukan penggeledahan senjata tajam milik kelompok Seroja. Selain empat video, polisi juga menyodorkan dua rekaman video CCTV.
Kombes Irwan mengatakan, mengambil beberapa rekaman CCTV di depan masjid Al-Amin Bambankerep Ngaliyan dan depan minimarket seberang masjid.
“(rekaman) Menunjukkan kejar-kejaran. Semua alat bukti ini kemudian akan kami rangkai untuk mengkonstruksikan alat bukti,” kata dia.
Menurut dia, ketika tawuran antar dua gangster ini berpapasan dengan anggota Satnarkoba Polrestabes Semarang atas nama Aipda Robig Zaenudin.
“Terkait dengan tindakan Robig ketika berpapasan dengan grup gangster yang bertikai ini, penyidikannya dilaksanakan oleh Polda Jateng,” terangnya.
Penembakan ini, kata Irwan, ada rekaman video yang terekam CCTV. “Ada bukti videonya,” katanya. Akan tetapi, dia enggan menunjukannya.
Dia hanya menjelaskan anggotanya melakukan dua kalo tembakan.
Tembakan pertama mengenai almarhum GRO di bagian pinggul kanan. Kemudian tembakan kedua mengenai SA dan AD.
“SA dan AD itu satu peluru. Jadi tembakan menyerempet badan korban pertama dan kedua. Jadi dari samping,” tuturnya Irwan sembari memperagakan posisi tangan SA yang merangkul tubuh DA dari arah belakang.
Saksi-saksi yang dihadirkan polisi antara lain AI dan FE. AI mengaku, tidak mengenal korban GRO. Namun, sudah diajak tawuran.
“Saya diajak tawuran GRO, Saya bilang tidak mau. Diajak secara langsung di rumahnya FB,” katanya.
Setelah menolak diajak tawuran, AI sudah disuruh GRO mengambil corbek atau celurit panjang.
“GRO bilang tolong ambilkan corbek di lantai 2 lalu saya kasihkan ke GRO lalu saya pulang,” jelasnya.
AD mengaku sebagai warga Jrakah jadi tidak mengenal korban GRO secara detail. Sebab, baru bertemu dua kali dengan korban.
“Saya kenalnya SA (teman GRO),” ungkapnya.
Sementara saksi FB mengatakan, GRO mendatangi rumahnya pada pada Sabtu (23/11/2024) pukul 23.00 WIB. Dia mengklaim diajak pula tawuran oleh GRO, tapi dia menolak.
“Saya kenal GRO dari SA. Kenal SA dari kecil,” katanya.
FB menuturkan, celurit yang menjadi barang bukti polisi adalah milik GRO dan SA. Dia menuding mereka membelinya lewat pasar online.
“Simpan senjatanya tidak tahu. SA dan GRO yang membawa ke rumah ku (lalu ajak tawuran) karena saya tidak mau ikut mereka lalu langsung berangkat,” jelasnya.
Keterangan FB bertolak belakang dengan AI. Padahal keterangan dari AI, dia disuruh mengambil senjata setelah menolak tawuran ketika di rumah FB.
SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Titis Anis Fauziyah| Editor: Sari Hardiyanto), Tribun Jateng
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/02/02/65bc92698487c.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Firli Bahuri Mangkir Pemeriksaan Terkait Kasus Pemerasan SYL Megapolitan 28 November 2024
Firli Bahuri Mangkir Pemeriksaan Terkait Kasus Pemerasan SYL
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Firli Bahuri
mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
“Tersangka FB (Firli Bahuri) tidak hadir memenuhi panggilan penyidik pada hari ini,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat dikonfirmasi, Kamis (28/11/2024).
Namun, Ade Safri tidak menjelaskan lebih lanjut alasan Firli tidak memenuhi panggilan tersebut.
“Selanjutnya tim penyidik akan melakukan konsolidasi terkait hal ini untuk menentukan langkah-langkah tindak lanjut dalam rangka penyidikan,” pungkas dia.
Adapun Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap SYL pada 22 November 2023. Sejak itu, data per 1 Oktober 2024, sebanyak 160 saksi telah diperiksa penyidik.
Namun, hingga satu tahun lamanya, Firli belum juga ditahan.
Bukan hanya pemerasan, polisi juga tengah menangani perkara pertemuan Firli dengan SYL di sebuah lapangan badminton di Jakarta.
Dalam kasus ini, Firli masih berstatus sebagai saksi meskipun status perkara telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Data 1 Oktober 2024, penyidik telah memeriksa 37 orang dalam konteks dugaan pertemuan Firli dengan SYL. Penyidik juga telah memeriksa dua ahli, yaitu ahli hukum pidana dan hukum acara pidana, terkait dugaan pertemuan Firli dengan SYL.
“Polri tujuh orang, KPK 16 orang, Kementan 10 orang, sipil empat orang,” ungkap Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat dikonfirmasi, Selasa (1/10/2024).
Dalam kedua kasus tersebut, polisi menerapkan Pasal 12 e dan/atau Pasal 12 B atau Pasal 11 UU Tipikor juncto Pasal 65 KUHP, serta Pasal 36 juncto Pasal 65 Undang-undang KPK RI.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/6748078e0017c.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Agar Akses Kesehatan Merata, Pemkab Wonogiri Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer Posyandu Regional 28 November 2024
Agar Akses Kesehatan Merata, Pemkab Wonogiri Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer Posyandu
Tim Redaksi
KOMPAS.com
– Bupati
WonogiriJoko Sutopo
atau Jekek menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri perlu menyelesaikan persoalan krusial di bidang kesehatan melalui peningkatan integrasi layanan kesehatan primer di Pos Pelayanan Terpadu (
Posyandu
).
“Lewat tema ini maka
Pemkab Wonogiri
mendorong dan mengajak warga untuk bersama menumbuhkan kesadaran kolektif untuk berperilaku hidup sehat,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/11/2024).
Hal tersebut disampaikan dalam apel peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 bertemakan “Gerak Bersama, Sehat Bersama” di Lapangan Parkir Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Selasa (12/11/2024).
Jekek mengungkapkan, seluruh Posyandu ditargetkan untuk dapat memberikan pelayanan dan pemantauan kesehatan kepada seluruh masyarakat, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia.
Dengan peningkatan pelayanan tersebut, warga diharapkan dapat disiplin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
”Penyakit yang ada sekarang itu karena gaya hidup kurang sehat, tidak disiplin dalam memeriksakan kesehatan. Untuk itu pencegahan perlu dilakukan. Dan saat ini
universal health coverage
(UHC) Wonogiri sudah terpenuhi, tetapi itu saja belum cukup,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri Setyarini mengatakan bahwa kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN) di Kabupaten Wonogiri sudah mencapai 87 persen. Cakupan ini telah memenuhi UHC tingkat pratama.
“Kendati demikian, Pemkab Wonogiri masih memiliki tantangan besar untuk memberikan layanan kesehatan masyarakat. Terlebih, kesadaran warga untuk memeriksa kesehatan diri secara rutin masih rendah,” ungkapnya.
Setyarini menilai, penyakit tidak menular seperti jantung,
stroke
, kanker, dan diabetes dapat dicegah jika masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
Berdasarkan data 2023, jumlah penderita hipertensi di Wonogiri sebanyak 406.612 orang dan penderita diabetes sebanyak 17.590 orang.
“Untuk mendeteksi dini penyakit tersebut maka kami meningkatkan layanan primer melalui Posyandu integrasi. Dengan demikian semua Posyandu bisa melayani semua siklus kehidupan dan kesehatan warga dapat dipantau setiap bulan di Posyandu,” paparnya.
Selain itu, Setyarini juga menyampaikan bahwa jumlah Posyandu di Kabupaten Wonogiri adalah 2.154 unit. Dari jumlah itu, hanya 40 persen Posyandu yang telah terintegrasi layanan primer, sehingga dapat melayani pemantauan kesehatan.
“Pemantauan kesehatan di Posyandu dapat berupa pengecekan kondisi ibu hamil, penimbangan bayi, pengecekan gula darah, tekanan darah. Kami juga memberikan edukasi kesehatan kepada warga,” ujarnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/21/673eb1ebc6cac.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Usai Deklarasi Menang Pilkada, Pramono-Rano Ucapkan Selamat Ulang Tahun buat Persija Megapolitan 28 November 2024
Usai Deklarasi Menang Pilkada, Pramono-Rano Ucapkan Selamat Ulang Tahun buat Persija
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 3
Pramono Anung-Rano Karno
menyampaikan ucapan selamat ke klub sepak bola Jakarta, Persija, yang berulang tahun ke-96 pada hari ini, Kamis (28/11/2024).
Ucapan itu disampaikan Pramono-Rano usai mendeklarasikan kemenangan di kediaman Pramono di Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Kamis.
“Secara khusus, tepat hari ini, tanggal 28 November, saya dan Bang Doel ingin mengucapkan selamat HUT Persija ke-96,” ujar Pramono.
Menjelang usia Persija yang hampir satu abad, Pramono berharap agar klub sepak bola tersebut bisa menjadi kebanggaan warga Jakarta.
Bagi Pramono pribadi, Persija merupakan bagian dari keluarga besar dirinya dan Rano.
“Untuk itu, secara khusus, sebagai bagian dari keluarga besar Jakarta Menyala, kami ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk Persija,” ungkap Pramono.
Diberitakan sebelumnya, Pramono-Rano mendeklarasikan kemenangannya pada Pilkada Jakarta 2024.
Pramono mengaku telah memperoleh hasil
real count
Pilkada Jakarta 2024 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta. Berdasarkan data tersebut, Pramono-Rano meraih 50,7 persen atau 2.183.577 suara.
Perolehan suara itu berasal dari seluruh TPS yang ada di Jakarta.
“Hasil
real,
Alhamdulillah, bersih hasil C1 KWK per saat ini, pagi ini, yang kami punya 28 November 2024 telah mencapai 100 persen TPS di seluruh daerah pemilihan Jakarta,” kata Pramono.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/6747d9114571e.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Banjir di Tujuh RT di Cawang, Warga: Sudah Keempat Kalinya dalam Tahun Ini Megapolitan 28 November 2024
Banjir di Tujuh RT di Cawang, Warga: Sudah Keempat Kalinya dalam Tahun Ini
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Banjir akibat luapan
Kali Ciliwung
di Jalan Tanjung Sanyang, Cawang, Kramatjati Jakarta Timur sudah empat kali terjadi pada tahun ini.
Kasus terbaru terjadi pada Rabu (27/11/2024) sore. Banjir diakibatkan hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Rabu sore dan meluapnya Kali Ciliwung.
Ketujuh RT tersebut meliputi RT 8, RT 6, RT 1, RT 2, RT 7, RT 5, dan RT 4 yang seluruhnya terletak di Jalan Tanjung Sanyang.
Ketinggian air di tujuh RT tersebut berbeda-beda. Pada Rabu malam, ketinggian air mencapai 50-100 sentimeter.
“Hampir setiap tahun bisa dua kali, tiga kali, Ini sudah keempat (kalinya),” kata Abidin, ketua RT 06/08 Cawang, Kramatjati, di Lokasi, Kamis (28/11/2024).
Abidin menjelaskan, terkadang banjir tidak selalu tinggi, karena tergantung dari debit air yang dari hulu.
Untuk banjir kali ini, Abidin menduga luapan Kali Ciliwung disebabkan tidak adanya pengerukan dasar kali dan belum beroperasi sodetan.
“Dulu kan ada program normalisasi, tapi sampai sekarang belum ada, sebenarnya kalau yang di sodetan ke BKT kalau itu sudah difungsikan, mungkin tidak akan terjadi, karena air langsung kesedot,” pungkasnya.
Selain itu, Abdi menjelaskan, sebagian warga yang rumahnya tergenang mengungsi ke masjid yang tak jauh dari titik banjir.
“Ada sebagian di masjid, Jadi dia mengungsi, bukannya evakuasi, karena sudah terlalu tinggi,” ucapnya.
Dari pantau Kompas.com, sebagian warga masih bertahan di dalam rumah menunggu air suruh, lalu ada juga warga yang mulai membersihkan sisa lumpur karena sudah mulai surut.
Warga membersihkan lumpur dibantu oleh pasukan biru atau Sudin Sumber Daya Air, Jakarta Timur.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2023/12/04/656dd4c479430.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/11/28/674804eadc161.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/07/10/668dc9e358962.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/11/28/6747e7bce4e4c.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)