Erwan Setiawan Gelar Syukuran Keunggulan Dedi-Erwan dalam Hasil Quick Count Pilgub Jabar 2024
Editor
KOMPAS.com
– Calon Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 4,
Erwan Setiawan
, menggelar acara syukuran atas keunggulannya bersama
Dedi Mulyadi
dalam hasil hitung cepat atau quick count
Pilkada Jabar 2024
.
Acara tersebut digelar di kediaman ayahnya yang juga bos Persib Bandung,
Umuh Muchtar
, di Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jabar, pada Minggu (1/12/2024).
Seperti diketahui, menurut hasil quick count Litbang Kompas, pasangan Dedi-Erwan unggul dengan perolehan 61,24 persen suara.
Disusul pasangan nomor urut 3, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie dengan 19,41 persen, Acep-Gita dengan 10,25 persen, kemudian Jeje-Ronal dengan 9,10 persen.
Dalam kesempatan itu, Erwan mengatakan, acara ini digelar sebagai bentuk syukur atas keunggulan pasangan Dedi-Erwan dalam hasil quick count
Pilgub Jabar 2024
menurut berbagai lembaga survei.
“Meski masih unggul berdasarkan hasil quick count, tapi hasilnya cukup jauh dengan paslon lain, jadi tidak salah kita menggelar tasyakuran,” kata Erwan, dikutip dari
TribunJabar.id
.
Dia mengaku, acara ini diselenggarakan juga karena permintaan warga Sumedang yang ingin bersilaturahmi dengan calon pemimpin Jabar.
“Saya telah menjelaskan agar menunggu pengumuman resmi dari KPU dulu tetapi karena hasil quick count sudah tinggi, mereka sudah menganggap kami (Dedi-Erwan) menang,” ujar Erwan.
Selain itu, Erwan menambahkan, acara ini juga sebagai bentuk ungkapan terima kasih karena perolehan suara Dedi-Erwan di Kabupaten Sumedang mencapai 73 persen.
“Alhamdulillah, suara di Sumedang di atas rata-rata perolehan suara di Jabar. Terima kasih warga Sumedang yang telah memilih saya dengan Kang Dedi untuk memimpin Jawa Barat,” tandasnya.
Sebelumnya, Erwan Setiawan beserta
Umuh Muchtar mengunjungi kediaman Dedi Mulyadi
, di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Jabar, pada Jumat (29/11/2024).
Dalam kunjungan tersebut, Umuh mengungkapkan, dia berharap agar Dedi-Erwan selalu kompak dalam membangun Jabar.
“Mudah-mudahan dengan doa semua, Jawa Barat selalu rapi, aman, dan tidak ada masalah, Insya Allah,” ucap Umuh.
Dia pun mengaku telah berpesan kepada Erwan Setiawan agar menjadi wakil yang taat kepada pemimpinnya, Dedi Mulyadi, bila dinyatakan menang Pilgub Jabar 2024 secara resmi.
“Saya sudah berpesan (kepada Erwan), semangat, apa pun tugasnya, ikuti, jangan menanyakan,” ungkapnya.
Menurut Umuh, dia dan Dedi Mulyadi telah lama saling mengenal dan memiliki hubungan yang baik.
“Memang memiliki ikatan emosional dari dulu dan tidak pernah ada masalah,” pungkasnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/12/01/674c28c07f6bf.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kronologi Kecelakaan Dua Mobil di Tol Serbaraja, BMW Ngebut lalu Hantam Pikap
Kronologi Kecelakaan Dua Mobil di Tol Serbaraja, BMW Ngebut lalu Hantam Pikap
Tim Redaksi
TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com
– Kanit Gakkum Satlantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) Ipda Marulloh mengungkap kronologi kecelakaan yang melibatkan mobil sedan BMW dan Suzuki Carry pikap di Serbaraja atau Jalan Tol Serpong-Balaraja Km 15 arah Balaraja, Sampora, Cisauk, Kabupaten Tangerang.
Marulloh menjelaskan, insiden tersebut terjadi pada Minggu (1/12/2024) pukul 09.40 WIB.
Peristiwa bermula ketika DRM (20), pengemudi mobil sedan BMW, berkendara bersama FHA. DRM mengendarai mobilnya dengan kecepatan maksimal di jalur tiga atau lajur paling kanan dari arah Serpong menuju Balaraja.
Saat sedang melaju kencang, DRM kehilangan kendali dan menabrak Suzuki Carry pikap yang dikendarai FB (37) dengan penumpang berinisial AS.
“Kendaraan yang dikemudikan oleh FB dengan penumpang AS melaju di jalur dua atau jalur tengah hingga terpental dan berputar di jalan,” ujar Marulloh kepada
Kompas.com,
Minggu (1/12/2024).
Akibat dari kecelakaan tersebut DRM, mengalami luka memar dan lecet di wajah, tangan kanan dan kiri.
Sementara, FHA mengalami patah kaki sebelah kiri dan tangan sebelah kanan, serta lecet bahu kiri, wajah, dan dada. Selain itu, ditemukan memar di bagian dada FHA.
Sementara, pengemudi mobil pikap FB mengalami sesak bagian dada.
“Semua korban yang mengalami luka dibawa ke Rumah Sakit Eka Hospital BSD untuk keperluan medis,” kata Marulloh.
Adapun kerusakan yang dialami mobil sedan BMW yaitu kaca depan pecah, kap dan bodi depan penyok, pelek depan sebelah kiri pecah, kaca spion kiri patah, lampu depan kiri pecah, dan bodi atas penyok.
Sedangkan mobil pikap mengalami penyok di bodi belakang, lampu belakang sebelah kanan pecah, serta pecah ban dan pelek belakang sebelah kanan.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan yang melibatkan dua mobil terjadi di Tol Serbaraja, tepatnya Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A KM 15 arah ICE BSD pada Minggu (1/12/2024) pagi. Insiden ini diduga melibatkan rombongan komunitas BMW.
Video peristiwa tersebut diunggah akun Instagram @ciputat24jam.id. Dalam video terlihat sebuah mobil BMW seri tiga warna gelap dalam keadaan remuk.
“Lokasi kecelakaan ini berada di kawasan BSD, tidak jauh dari lokasi pameran mobil yang saat ini sedang berlangsung di ICE BSD, Tangerang,” tulis unggahan video itu.
Masih dalam video yang sama, tampak sejumlah mobil mewah BMW dan Mercedes Benz yang diduga bagian dari komunitas mobil berhenti di bahu kiri jalan tol.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/01/674c48f4210be.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kericuhan Demo Free West Papua di Yogyakarta, Warga Tutup Portal Gang Yogyakarta 1 Desember 2024
Kericuhan Demo Free West Papua di Yogyakarta, Warga Tutup Portal Gang
Tim Redaksi
YOGYAKARTA, KOMPAS.com
–
Kericuhan
terjadi dalam aksi demonstrasi yang dilakukan massa pendukung
Free West Papua
di Jalan Kusumanegara,
Yogyakarta
, Minggu (1/12/2024).
Dalam insiden tersebut, warga Semaki Gede menutup portal gang sebagai langkah pencegahan.
Seorang warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, kerusuhan berlangsung sangat cepat.
“Warga tutup portal. Kursi tamu di luar rusak pas rusuh diuncalke (dilempar) atau gimana remuk,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, massa aksi yang awalnya berjalan dari barat Jalan Kusumanegara dipukul mundur ke arah timur.
“Dari barat didesak ke timur sampai asrama. Kejadian cepat banget, kursi rusak,” jelasnya.
Warga setempat juga mengungkapkan, imbauan untuk menutup portal gang datang dari aparat kepolisian.
“Tadi warga sini suruh masuk jangan sampai campur. Imbauan dari yang pakai baju bebas (polisi),” tuturnya.
Aksi demonstrasi yang awalnya damai tersebut dimulai di simpang tiga Jalan Kusumanegara, dekat Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, sejak sore hari.
Namun, setelah massa aksi sempat membubarkan diri dan bergerak menuju timur saat Adzan Maghrib, bentrokan dengan polisi tiba-tiba terjadi.
Hingga saat ini, sejumlah kendaraan pengurai massa seperti Water Canon, Rantis Brimob, dan truk dalmas masih terparkir di Jalan Kusumanegara.
Sementara itu, warga sekitar terlihat berjaga di gang-gang dan memperingatkan pengendara yang hendak menuju Jalan Kusumanegara untuk putar arah.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/01/30/65b8d8fd0dbbc.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Mabuk Miras, Pria di Kupang Bacok 2 Mahasiswa Regional 1 Desember 2024
Mabuk Miras, Pria di Kupang Bacok 2 Mahasiswa
Tim Redaksi
KUPANG, KOMPAS.com
– Seorang pemuda bernama
Kornelis Wongu Maga
, warga Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota
Kupang
, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditangkap polisi setelah membacok dua mahasiswa, Arifka Reng Lango dan Rasdiman, menggunakan sebilah parang.
Kepala Kepolisian Resor Kupang, Komisaris Besar Polisi Aldinan Manurung mengungkapkan, insiden penganiayaan tersebut terjadi pada malam hari di Jalan Kusambi III.
“Kasus penganiayaan menggunakan benda tajam ini terjadi kemarin malam,” ujarnya kepada Kompas.com di Kupang, Minggu (1/12/2024).
Aldinan menjelaskan, saat melakukan penganiayaan, Kornelis dalam keadaan mabuk akibat
minuman keras
.
Kejadian tersebut bermula ketika Arifka sedang duduk bersama temannya, Lusia Ladja Kodi, di kos-kosan mereka.
Tiba-tiba, Kornelis datang mengendarai sepeda motor dan merusak tempat kos mereka. Hal itu mengakibatkan keributan.
Rasdiman, yang tinggal tidak jauh dari lokasi, kemudian datang untuk menegur Kornelis.
“Korban berusaha menenangkan pelaku. Korban menyuruh pelaku untuk kembali ke rumahnya untuk tidur karena mabuk miras,” jelas Aldinan.
Namun, alih-alih tenang, Kornelis malah semakin marah dan mencabut parangnya, lalu membacok Rasdiman.
Usaha Arifka dan Lusia untuk melindungi Rasdiman berujung luka.
“Akibatnya, korban Arifka mengalami luka bacokan di telapak tangan, sedangkan Rasdiman mengalami luka bacok di kepala bagian kanannya,” ungkap Aldinan.
Setelah melakukan penganiayaan, Kornelis melarikan diri dari lokasi. Sedangkan kedua korban yang terluka melaporkan kejadian tersebut ke Markas Polsek Kota Lama.
Polisi segera mencari dan berhasil menangkap Kornelis di tempat tinggalnya. Kornelis kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan 20 hari ke depan.
“Para korban sudah divisum di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang. Sedangkan pelaku sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Aldinan.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/01/674c43572e94c.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Aksi Free West Papua Ricuh, Polisi dan Massa Bentrok di Jalan Kusumanegara Yogyakarta Yogyakarta 1 Desember 2024
Aksi Free West Papua Ricuh, Polisi dan Massa Bentrok di Jalan Kusumanegara Yogyakarta
Tim Redaksi
YOGYAKARTA, KOMPAS.com –
Massa aksi Free West
Papuabentrok
dengan polisi di Jalan Kusumanegara,
Yogyakarta
, Minggu (1/12/2024).
Awalnya, demo berlangsung damai di simpang tiga Jalan Kusumanegara, dekat Taman Makam Pahlawan Kusumanegara.
Pantauan Kompas.com, aksi ini dimulai sejak sore hari. Massa menyuarakan tuntutan mereka dalam suasana tertib.
Saat adzan Maghrib berkumandang, massa membubarkan diri dan berjalan ke arah timur Jalan Kusumanegara. Namun, tiba-tiba terjadi bentrokan antara massa aksi dan polisi.
Saat ini, kendaraan taktis seperti Water Canon, Rantis Brimob, dan truk Dalmas masih terparkir di Jalan Kusumanegara.
Warga sekitar tampak berjaga di gang-gang dan memberi peringatan kepada pengendara agar menghindari area tersebut dan mencari rute alternatif.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/30/674b11c572cd9.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Demi Tangkap Buronan Pencuri, Aipda Deni Rela Tunda Rayakan Ulang Tahun Bersama Keluarga Regional 1 Desember 2024
Demi Tangkap Buronan Pencuri, Aipda Deni Rela Tunda Rayakan Ulang Tahun Bersama Keluarga
Editor
KOMPAS.com
– Video detik-detik seorang polisi menangkap seorang buronan pencuri viral di media sosial.
Dia adalah Aipda Deni Oktarian, anggota kepolisian dari Polresta Bandar
Lampung
.
Aksi penangkapan buronan pencuri ini viral lantaran saat kejadian Aipda Deni diketahui sedang bersama keluarganya berenana merayakan ulang tahunnya.
Video kejadian itu diunggah oleh akun Instagram @rismafeni_ pada Sabtu (30/11/2024) siang dan berdurasi sekitar 57 detik.
Dalam video tersebut, terlihat Deni yang mengenakan kaus hijau berdiri di samping angkutan kota (angkot) sambil menggenggam pistol.
Aipda Deni menyuruh sopir angkot berwarna merah tua itu untuk turun, sambil mencengkram tangan sopir dengan tangan kirinya.
Beberapa detik setelahnya, seorang pria yang tampaknya menggunakan jasa layanan daring berhenti di samping angkot dan membantu Deni menangkap sopir tersebut.
Setelah kejadian, Deni membenarkan dalam video tersebut adlaah dirinya.
Lokasi kejadian tepatnya di depan Terminal Sukaraja, Kecamatan Teluk Betung Selatan.
“Saya itu sebenarnya lagi di jalan, mau makan-makan sama istri dan anak-anak ngerayain ultah,” ungkap Deni saat dihubungi pada Sabtu sore.
Ketika melintas di depan terminal, Deni melihat sopir angkot yang wajahnya terlihat familiar.
“Saya baru inget, itu DPO (buronan) pencurian kendaraan bermotor yang sedang kami cari,” jelasnya.
Setelah memastikan identitas sopir tersebut, Deni turun dari mobil dan mengeluarkan pistol untuk berjaga-jaga jika buronan tersebut melawan.
Penangkapan pun berhasil dilakukan, dan Deni segera menghubungi anggota Polsek Teluk Betung Selatan untuk meminta bantuan.
Deni mengungkapkan bahwa keluarganya sempat kaget karena rencana makan-makan mereka terpaksa ditunda.
“Ya sempat kaget mereka, kan rencananya mau makan-makan, tapi malah nangkap pencuri. Alhamdulillah, mereka mengerti kerjaan bapaknya ya begitu,” tuturnya sambil tertawa.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/01/674c3c55d4fe5.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Longsor Medan-Sibolangit: Jalur Ditutup, 10 Korban Tewas Teridentifikasi Medan 1 Desember 2024
Longsor Medan-Sibolangit: Jalur Ditutup, 10 Korban Tewas Teridentifikasi
Tim Redaksi
MEDAN, KOMPAS.com
– Jalur
Medan-Sibolangit
di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, masih ditutup hingga hari ini, Minggu (1/12/2024).
Penutupan jalur
tersebut telah berlangsung sejak terjadi
longsor
pada Selasa (26/11/2024).
Kepala Satlantas Polrestabes Medan, Kompol Andika Temanta Purba, mengonfirmasi bahwa jalur Medan-Berastagi masih dalam kondisi ditutup.
“Sampai saat ini jalur Medan-Berastagi masih ditutup,” ujarnya melalui telepon kepada Kompas.com.
Andika menambahkan, petugas dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, BPBD, dan pemerintah setempat, masih bekerja untuk membersihkan material longsor menggunakan alat berat.
“Selain itu, ada satu unit mobil pribadi yang dievakuasi. Lalu, berdasarkan keterangan ahli, memang jalur itu masih cukup berbahaya untuk ditempuh, mengingat kondisi cuaca yang sering hujan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Polrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan, menginformasikan bahwa sejauh ini total 10 orang telah ditemukan tewas akibat longsor tersebut.
“Sudah ada 10 orang yang dievakuasi dari lokasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing. Untuk total yang terluka, saat ini tercatat 23 orang,” jelas Gidion dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com.
Gidion menambahkan, saat ini tidak ada laporan mengenai orang hilang, sehingga pencarian korban telah dinyatakan berakhir.
“Sampai saat ini sudah tidak ada laporan orang hilang sehingga pencarian korban sudah berakhir,” tuturnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2023/12/04/656dd4c479430.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Istri yang Dibakar Suaminya Usai Nyoblos di Kupang Akhirnya Meninggal Regional 1 Desember 2024
Istri yang Dibakar Suaminya Usai Nyoblos di Kupang Akhirnya Meninggal
Tim Redaksi
KUPANG, KOMPAS.com
– Mbatti Mbana (44), seorang ibu rumah tangga di BTN Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota
Kupang
, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit WZ Johannes Kupang.
Ia mengalami luka serius akibat dibakar suaminya,
Gabriel Sengkoen
(34), setelah mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS), Jumat (27/11/2024).
“Meninggalnya tadi sekitar pukul 14.00 Wita,” ungkap Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota, Komisaris Besar Polisi Aldinan Manurung kepada Kompas.com, Minggu (1/12/2024).
Setelah dinyatakan meninggal, jenazah Mbatti dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ben Mboi Kupang untuk otopsi. Proses ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian lebih lanjut.
“Rencananya hari ini langsung diotopsi supaya memperjelas sebab kematiannya,” ujar Aldinan.
Ia menambahkan, kepolisian sedang mempersiapkan administrasi perkaranya agar proses otopsi dapat berlangsung baik.
Sebelumnya, Mbatti Mbana mengalami
luka bakar
parah setelah insiden tragis tersebut. Ia harus dirawat di Rumah Sakit Umum WZ Johannes Kupang karena luka bakar yang mencapai 90 persen di tubuhnya.
“Kejadiannya kemarin setelah coblos di TPS. Kondisi luka bakar korban mencapai 90 persen,” kata Aldinan pada Kamis, (28/11 /2024).
Kasus ini menjadi perhatian publik dan pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas peristiwa kekerasan dalam rumah tangga ini.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/11/29/67497ecce3387.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/01/674c46b65464a.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)