“Real Count” Pilkada Jakarta di Kecamatan Kebayoran Baru, Pramono-Rano Menyala dengan 33.121 Suara
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta telah mengunggah hasil rekapitulasi suara pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Di Kecamatan ini, pasangan cagub-cawagub nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno meraup 33.121 suara. Perolehan ini mengalahkan dua paslon lain, RK-Suswono dan Dharma-Kun.
Berikut hasil
real count
di Kecamatan Kebayoran Baru berdasarkan situs resmi KPU di pilkada2024.kpu.go.id:
1. Ridwan Kamil-Suswono: 22.776 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 5.885 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 33.121 suara
Adapun, jumlah suara sah sebanyak 61.782, sementara jumlah suara tidak sah 5.027. Dengan demikian, total terdapat 66.809 suara di Kecamatan Kebayoran Baru.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Fahmi Zikrillah menyampaikan, hasil rekapitulasi suara cagub-cawagub dari TPS wilayah Jakarta telah masuk 100 persen ke data Sirekap.
Masyarakat bisa memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub melalui laman
pilkada2024.kpu.go.id
.
Laman pilkada2024.kpu.go.id akan menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah di Indonesia.
Sebagai informasi, Pramono Anung-Rano Karno meraih 49,46 persen dalam hitung cepat (
quick count
) Litbang Kompas dengan perolehan data masuk mencapai 100 persen, Rabu (27/11/2024).
Data akhir
quick count
Litbang Kompas itu dirilis pada pukul 18.18 WIB.
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 40,06 persen suara. Kemudian, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 persen suara.
Perolehan suara tersebut diperoleh dari penghitungan yang masuk dari total 400 TPS sampel di Jakarta.
Quick count
Litbang Kompas dalam Pilkada Jakarta 2024 menggunakan metode sistematik
random sampling
dan memiliki
margin error
sebesar kurang lebih 1 persen.
Quick count
ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Hasil
quick count
bukanlah hasil resmi.
Hasil resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2015/02/17/10055881-02foto65780x390.JPG?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Partisipasi Pemilih Pilkada di Jakarta Timur Hanya 59,25 Persen, KPU Telusuri Penyebabnya Megapolitan 3 Desember 2024
Partisipasi Pemilih Pilkada di Jakarta Timur Hanya 59,25 Persen, KPU Telusuri Penyebabnya
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 di wilayahnya hanya mencapai 59,25 persen.
“Kami kemarin hitung dari angka yang hadir di TPS totalnya 59,25 persen kehadiran. Nah, alhamdulillah kemarin memang yang kita khawatirkan tidak hujan ya,” ujar Ketua KPU Jakarta Timur, Tedi Kurnia, di Best Western, Senin (2/12/2024).
Meski begitu, Tedi masih menelusuri penyebab rendahnya tingkat partisipasi pemilih tersebut. “Kalau penyebab kami masih telusuri ya, ini dari mana kelemahannya,” kata Tedi.
Tedi menjelaskan, KPU Jakarta Timur sudah melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, termasuk menjangkau sekolah-sekolah untuk menarik pemilih pemula.
“Kami juga dari segi lembaga KPU sudah terus-menerus mensosialisasikan ke seluruh masyarakat. Bahkan teman-teman SMA, milenial, hingga Gen Z, kami kemarin buat lomba basket,” ujar Tedi.
Berdasarkan data, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jakarta berjumlah 2.374.828 orang, dengan 1.166.266 pemilih laki-laki dan 1.208.562 pemilih perempuan.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencatat bahwa tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2024 secara nasional tidak mencapai 70 persen.
“Dari data-data yang tersedia memang di bawah 70 persen, tapi tentu kalau di-zoom-in masing-masing provinsi dan kabupaten/kota beda-beda,” kata anggota KPU RI, Augus Mellaz, dalam jumpa pers, Jumat (29/11/2024).
Menurut pemantauan melalui Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU RI pada Jumat sore, dari 98,5 persen data yang masuk, tingkat partisipasi pemilih secara nasional mencapai 68,16 persen.
Namun, partisipasi di beberapa daerah seperti Pilkada Sumatera Utara hanya 55,6 persen, sementara DKI Jakarta tercatat 57,6 persen, yang menjadi yang terendah sepanjang sejarah.
Secara keseluruhan, partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 jauh lebih rendah dibandingkan dengan Pilpres 2024 yang mencatatkan angka partisipasi lebih dari 80 persen.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/6747ef8ee9212.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
"Real Count" Pilkada Jakarta di Kecamatan Jagakarsa, Pramono-Rano Unggul 79.153 Suara Megapolitan 3 Desember 2024
“Real Count” Pilkada Jakarta di Kecamatan Jagakarsa, Pramono-Rano Unggul 79.153 Suara
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta telah mengunggah hasil rekapitulasi suara pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3,
Pramono Anung-Rano Karno
mengalahkan dua paslon cagub-cawagub lainnya, Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Berikut hasil
real count
di Kecamatan Jagakarsa berdasarkan situs resmi KPU di pilkada2024.kpu.go.id:
1. Ridwan Kamil-Suswono: 66.470 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 14.556 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 79.153 suara
Adapun, jumlah suara sah sebanyak 160.179, sementara jumlah suara tidak sah 14.041. Dengan demikian, terdapat total 174.220 suara di Kecamatan Jagakarsa.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Fahmi Zikrillah menyampaikan, hasil rekapitulasi suara cagub-cawagub dari TPS wilayah Jakarta telah masuk 100 persen ke data Sirekap.
Masyarakat bisa memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub melalui laman
pilkada2024.kpu.go.id
.
Laman pilkada2024.kpu.go.id akan menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah di Indonesia.
Sebagai informasi, Pramono Anung-Rano Karno meraih 49,46 persen dalam hitung cepat (quick count) Litbang Kompas dengan perolehan data masuk mencapai 100 persen, Rabu (27/11/2024).
Data akhir
quick count
Litbang Kompas dirilis pada pukul 18.18 WIB.
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 40,06 persen suara. Kemudian, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 persen suara.
Perolehan suara tersebut diperoleh dari penghitungan yang masuk dari total 400 TPS sampel di Jakarta.
Quick count
Litbang Kompas dalam Pilkada Jakarta 2024 menggunakan metode sistematik
random sampling
dan memiliki
margin error
sebesar kurang lebih 1 persen.
Quick count
ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Hasil
quick count
bukanlah hasil resmi.
Hasil resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/6747f5384734f.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
"Real Count" Pilkada Jakarta di Kecamatan Cilandak, Pramono-Rano Unggul 51.776 Suara Megapolitan 3 Desember 2024
“Real Count” Pilkada Jakarta di Kecamatan Cilandak, Pramono-Rano Unggul 51.776 Suara
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta telah mengunggah hasil rekapitulasi suara pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3,
Pramono Anung
-Rano Karno memperoleh 51.776 suara.
Paslon yang diusung PDI-Perjuangan tersebut mengungguli dua paslon cagub-cawagub lainnya, Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Berikut hasil
real count
di Kecamatan Cilandak berdasarkan situs resmi KPU di pilkada2024.kpu.go.id:
1. Ridwan Kamil-Suswono: 32.666 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 8.760 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 51.776 suara
Jumlah suara sah sebanyak 93.202, sementara jumlah suara tidak sah 7.405. Dengan demikian, total terdapat 100.607 suara di Kecamatan Cilandak.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Fahmi Zikrillah menyampaikan, hasil rekapitulasi suara cagub-cawagub dari TPS wilayah Jakarta telah masuk 100 persen ke data Sirekap.
Masyarakat bisa memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub melalui laman
pilkada2024.kpu.go.id
.
Laman pilkada2024.kpu.go.id akan menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah di Indonesia.
Sebagai informasi, Pramono Anung-Rano Karno meraih 49,46 persen dalam hitung cepat (
quick count
) Litbang Kompas dengan perolehan data masuk mencapai 100 persen, Rabu (27/11/2024).
Data akhir
quick count
Litbang Kompas dirilis pada pukul 18.18 WIB.
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 40,06 persen suara. Kemudian, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 persen suara.
Perolehan suara tersebut diperoleh dari penghitungan yang masuk dari total 400 TPS sampel di Jakarta.
Quick count Litbang Kompas dalam Pilkada Jakarta 2024 menggunakan metode sistematik
random sampling
dan memiliki
margin error
sebesar kurang lebih 1 persen.
Quick count
ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Hasil
quick count
bukanlah hasil resmi.
Hasil resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/19/673c47de0fad1.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
3 Gaji Guru Naik Rp 2 Juta atau Rp 500.000? Ini Penjelasan Istana Nasional
Gaji Guru Naik Rp 2 Juta atau Rp 500.000? Ini Penjelasan Istana
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan/PCO Hasan Nasbi memberi penjelasan soal langkah Presiden Prabowo menaikkan gaji guru, yang menimbulkan simpang siur informasi di media sosial.
Presiden Prabowo mengumumukan bahwa tunjangan guru yang telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) non-aparatur sipil negara (ASN) naik sebesar Rp 2 juta.
Namun, belakangan muncul juga klarifikasi bahwa angkanya hanya naik Rp 500.000.
Menurut Hasan, kenaikan tunjangan Rp 500.000 memang akan dirasakan oleh guru honorer yang sudah memiliki sertifikasi guru berupa Pendidikan Profesi Guru (PPG) di tahun-tahun sebelumnya.
Namun, kenaikan Rp 2 juta tetap akan dirasakan oleh guru yang baru mendapat sertifikasi pada tahun 2025, mengingat kenaikan ini bakal berlangsung mulai tahun depan.
“Kalau guru yang sudah punya sertifikat sebelum tahun 2024 dia kan memang sudah punya tunjangan. Guru non ASN yang punya sertifikasi kan memang sudah punya tunjangan Rp 1,5 juta. Nah, dia nanti 2025 jadi Rp 2 juta,” ucapnya di Kantor Presiden, Senin.
“Tapi guru non ASN yang baru mendapatkan sertifikat di tahun 2024. Nanti mereka langsung dapat tambahan tunjangan sebesar Rp 2 juta. Jadi dia enggak merintis dari Rp 1,5 (juta) dulu, dia langsung Rp 2 juta,” imbuhnya.
Hasan menjelaskan, setidaknya ada 600.000 guru baik ASN maupun non-ASN yang mendapat sertifikat pada tahun depan.
Mereka, kata dia, turut mendapat tunjangan Rp 2 juta mengingat kenaikan tunjangan diperoleh oleh guru honorer yang sudah tersertifikasi.
“Tahun 2024 ada sekitar 600.000 guru ASN maupun non ASN yang dapat sertifikat tahun 2025,” beber dia.
Hal yang sama, lanjut Hasan, juga terjadi untuk guru ASN tersertifikasi yang mendapat tunjangan 1 kali gaji. Hal ini akan dirasakan oleh para guru yang baru mendapat tunjangan tersebut pada tahun 2025.
“Guru ASN yang punya sertifikat 2024 memang mereka sudah punya tunjangan sebesar 1 kali gaji. Guru ASN ini kan banyak, yang baru dapat sertifikat tahun 2024 kan jumlahnya ratusan ribu. Nah mereka ini yang dapat tambahan tunjangan sebesar 1 kali gaji,” tutur dia.
Oleh karena itu Hasan mengingatkan, kenaikan nominal itu harus dilihat dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru.
Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto sudah meningkatkan anggaran untuk kesejahteraan guru ASN dan non ASN menjadi Rp 81,6 triliun pada tahun 2025, atau naik sekitar Rp 16,7 triliun.
“Jadi yang perlu diingat itu adalah komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan tambahan dana kesejahteraan guru itu kan Rp 16,7 T. Ratusan ribu guru yang dapat peningkatan kesejahteraan dari sana,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji di Puncak Peringatan Hari Guru, Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024). Pengumuman ini disampaikannya saat ia menyampaikan sambutan di hadapan ribuan para guru.
Kepala Negara menuturkan, pemerintah telah meningkatkan anggaran untuk kesejahteraan guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta guru non-ASN atau honorer.
Ia memerinci, kenaikan gaji sebesar satu kali gaji untuk guru ASN dan Rp 2 juta untuk guru non-ASN yang telah ikut sertifikasi/Pendidikan Profesi Guru (PPG).
“Guru ASN mendapatkan tambahan kesejahteraan sebesar 1 kali gaji pokok. Guru-guru non ASN nilai tunjangan profesinya ditingkatkan menjadi Rp 2 juta,” ungkap Prabowo disambut tepuk tangan meriah para guru.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/11/04/6728b703c39fc.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/01/15/65a5416763c77.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/02/674d796fb10f0.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/10/30/6721fae2cf8e4.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2013/04/03/1649527-kpk-geledah-pemkot-bandung-780x390.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/02/674d7a6913757.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)