Kronologi Polisi Disiram Air Keras di Cilincing
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Cilincing Aipda Ibrohim dan warga berinisial MY (28) menjadi korban penyiraman air keras di Cilincing, Jakarta Utara, Senin (2/12/2024) pukul 04.30 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, insiden ini tepatnya terjadi di pertigaan kolong tol Tanah Merdeka, Jalan Kalibaru Barat, RT 13/RW 12, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.
Peristiwa bermula saat Aipda Ibrohim bersama MY mengendarai sepeda motor berboncengan. Aipda Ibrohim hendak kembali ke wilayahnya, yakni Kelurahan Semper Barat, usai melaksanakan patroli.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), Aipda Ibrohim mendapati sekelompok remaja masih asyik berkumpul, meski waktu telah menunjukkan pukul 04.30 WIB.
Oleh karena itu, Aipda Ibrohim meminta mereka untuk kembali ke rumah masing-masing.
“Namun tidak dihiraukan dan melakukan perlawanan, sehingga korban memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali,” kata Ade Ary dalam keterangannya, Selasa (3/12/2024).
Setelah tembakan peringatan itu, mereka membubarkan diri. Tetapi, tak lama berselang, salah satu di antara sekelompok remaja itu justru menyiram air keras ke arah Aipda Ibrohim.
Pelaku menggunakan jaket berwarna abu-abu dan memakai masker.
“Menyiram air keras ke arah Aipda I dan rekannya dengan menggunakan gayung berwarna merah yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP),” kata Ade Ary.
Atas kejadian ini, Aipda Ibrohim mengalami luka bakar di bagian kepala dan kedua lengan. Sedangkan, MY menderita luka bakar di bagian punggung dan kaki kiri.
Keduanya kini tengah dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara.
Secara terpisah, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady menyampaikan, sebanyak enam orang ditangkap terkait penyiraman air keras Aipda Ibrohim dan MY.
Enam orang yang ditangkap ini ikut berkumpul dalam kelompok pelaku penyiraman air keras.
Hanya saja, dua orang yang merupakan pelaku utama dari aksi penyiraman air keras ini masih dalam proses pengejaran.
“Dua orang masih pengejaran. Pelaku penyiraman dan penyedia air keras,” ujar Fuady saat dikonfirmasi, Selasa (3/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/12/03/674e76aa4633a.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
3 Kisah Nurjanah Warga Purworejo Pengidap Kanker, Bangun Jalan Kampung Puluhan Juta Rupiah berkat TikTok Regional
Kisah Nurjanah Warga Purworejo Pengidap Kanker, Bangun Jalan Kampung Puluhan Juta Rupiah berkat TikTok
Tim Redaksi
PURWOREJO, KOMPAS.com
– Di tengah tantangan hidup yang luar biasa,
Nurjanah
, seorang warga
Purworejo
yang mengidap
kanker
, berhasil menginspirasi banyak orang melalui kisahnya yang viral di media sosial
TikTok
.
Dengan keberanian dan ketekunan, Nurjanah tidak hanya menghadapi kanker, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan jalan kampung yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitarnya.
Kisah Nurjanah, warga Desa Sokowaten, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, ini viral lantaran ia tengah membangun jalan kampungnya dengan dana pribadi.
Jalan sepanjang sekitar 100 meter tersebut dibangun tanpa menggunakan dana pemerintah sama sekali.
“Banyak sekali yang menghujat dengan konten-konten saya, tapi saya diam dan membuktikan. Bukan saya pamer, tapi inilah jalan yang saya bangun menuju rumah saya,” kata Nurjanah, dalam videonya yang dikutip pada Selasa (3/12/2024).
Video yang diunggah Nurjanah, dengan nama TikToknya @nurjannahchannel4, tentang pembangunan jalan kampung ini telah ditonton sebanyak 1,7 juta kali dan mendapat ribuan komentar.
Kisah perjuangan Nurjanah menarik perhatian banyak orang lantaran kontennya yang menghibur.
Nurjanah juga banyak mendapat perhatian karena merawat ibunya yang sudah tua, di tengah kondisinya yang mengidap kanker stadium 3.
Meski dengan kondisi seperti itu, tak membuat Nurjanah patah semangat.
Bahkan, Nurjanah berhasil mengumpulkan dana puluhan juta rupiah melalui
live streaming
di TikTok.
Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki dan memperluas jalan kampung yang sering terendam air selama musim hujan.
“Saya tuh sering jatuh, makanya jalan saya perbaiki agar lebih enak dilewati,” kata Nurjanah, saat diwawancarai.
Nurjanah mengatakan, pembangunan jalan kampung tersebut tidak dilakukan dalam sekali pengerjaan, tetapi dilakukan beberapa kali dengan cara mencicil sesuai dengan kondisi keuangan yang dimilikinya.
“Kalau habisnya saya kurang paham, karena misalkan ada uang, saya belikan semen. Ada uang lagi, saya beli pasir,” kata Nurjanah.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/30/674abf27c86b3.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Ketika Tidak Ada Kejanggalan pada Sikap Remaja Pembunuh Ayah dan Nenek di Cilandak… Megapolitan 3 Desember 2024
Ketika Tidak Ada Kejanggalan pada Sikap Remaja Pembunuh Ayah dan Nenek di Cilandak…
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Beberapa orang terdekat MAS (14), tersangka pembunuhan ayah dan neneknya di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, mengungkapkan bahwa tidak ada yang aneh pada sikap remaja laki-laki itu sebelum kejadian tersebut.
Bahkan, gurunya menggambarkan MAS sebagai anak yang ramah, baik, dan unggul dalam bidang akademik.
“Tadi (pihak) sekolah sudah juga kami mintai keterangan dari sekolah. Anaknya baik, ramah, kemudian cenderung memang pintar, dan itu yang kami dapat dari keterangan sekolah, karena memang keseharian dari anak berinteraksi dengan guru itu baik. Tidak ada gejala yang aneh kalau menurut keterangan dari guru,” ujar Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (2/12/2024).
Begitu juga dengan AR (37), kerabat keluarga MAS, yang menyebutkan bahwa meski MAS dikenal pendiam, dia tetap dapat berbaur dengan anggota keluarga lainnya dan berprestasi di bidang akademik.
“Kalau sosok anak ini sebenarnya pendiem ya, cuma dia berbaur dengan sepupunya, main bareng itu akrab. Terus akademisnya juga pinter. Kayak anak-anak pada umumnya lah,” kata AR saat ditemui di Cilandak, Senin (2/12/2024).
Keluarga MAS juga dikenal sebagai keluarga yang hangat. AR menyatakan bahwa tidak ada pola asuh yang keras dalam keluarga MAS, dengan APW (40) dan RM (69), orang tua MAS, dikenal dengan tutur kata lembut dan cara mendidik yang penuh kasih sayang.
“Kalau itu saya berani bilang enggak ada (pola asuh yang keras) sama sekali. Di sini keluarganya lembut semua, ramah, ceria, ya gimana keluarga yang hangat. Enggak ada konflik atau apa,” ujar AR.
AR pun terkejut dengan tindakan yang dilakukan MAS, mengingat keluarga tersebut dikenal sebagai keluarga yang sangat hangat dan tidak pernah ada perilaku negatif.
“Saya enggak percaya sih sebenarnya karena keluarga ini kan keluarga yang super hangat ya ibaratnya. Terus juga enggak ada perilaku yang negatif, sama sekali enggak ada. Di sini tuh rumah yang hangat gitu ibaratnya,” tambah AR.
Pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan juga telah memeriksa ponsel milik MAS. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal, mengatakan tidak ada hal mencurigakan yang ditemukan dalam ponsel MAS.
“Sudah diperiksa. Sementara hal-hal yang janggal dari HP yang bersangkutan belum ada,” kata Ade, Senin (2/12/2024).
Ade menambahkan bahwa temuan dalam ponsel MAS hanyalah hal-hal normal yang dilakukan oleh anak pada umumnya.
“Masih normal (seperti) pada anak umumnya seusia yang bersangkutan,” kata Ade.
MAS kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan ayah dan neneknya, dengan dijerat Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. MAS diancam dengan hukuman maksimal 7,5 tahun penjara.
“Iya tersangka. (Dijerat) pasal 338 subsider 351,” kata AKP Nurma Dewi, Senin (2/12/2024).
Sebagai anak yang masih di bawah umur, MAS tidak akan ditahan di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Selatan, melainkan diserahkan ke Balai Permasyarakatan (Bapas) sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.
“Nanti anak sebagai pelaku tidak ditahan di Polres, tetapi dititip di rumah aman/safehouse milik Bapas,” kata Kombes Pol Ade Rahmat Idnal, Senin (2/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/6747f6cfed337.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Real Count Pilkada Jakarta di Pesanggrahan: Pramono-Rano Ungguli 2 Paslon Lainnya Megapolitan 3 Desember 2024
Real Count Pilkada Jakarta di Pesanggrahan: Pramono-Rano Ungguli 2 Paslon Lainnya
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno meraup 67.347 suara di Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Dengan perolehan suara ini,
Pramono-Rano
mengungguli dua paslon lainnya pada
Pilkada Jakarta 2024
di Kecamatan Pesanggrahan berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang diunggah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta.
Berikut hasil
real count
Pilkada Jakarta 2024 di Kecamatan Pesanggarahan berdasarkan situs resmi KPU di pilkada2024.kpu.go.id:
1. Ridwan Kamil-Suswono: 45.138 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 10.498 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 52.337 suara
Adapun, jumlah suara sah sebanyak 107.973, sementara jumlah suara tidak sah 8.315. Dengan demikian, total terdapat 116.288 suara di Kecamatan Pesanggarahan.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Fahmi Zikrillah menyampaikan, hasil rekapitulasi suara cagub-cawagub dari TPS wilayah Jakarta telah masuk 100 persen ke data Sirekap.
Masyarakat bisa memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub melalui laman pilkada2024.kpu.go.id.
Laman pilkada2024.kpu.go.id akan menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah di Indonesia.
Sebagai informasi, Pramono Anung-Rano Karno meraih 49,46 persen dalam hitung cepat (quick count) Litbang Kompas dengan perolehan data masuk mencapai 100 persen, Rabu (27/11/2024).
Data akhir
quick count
Litbang Kompas itu dirilis pada pukul 18.18 WIB.
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 40,06 persen suara. Kemudian, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 persen suara.
Perolehan suara tersebut diperoleh dari penghitungan yang masuk dari total 400 TPS sampel di Jakarta.
Quick count
Litbang Kompas dalam Pilkada Jakarta 2024 menggunakan metode sistematik
random sampling
dan memiliki
sampling error
sebesar persen ± 1 persen.
Quick count
ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Hasil
quick count
ini bukanlah hasil resmi.
Hasil resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/6747f40817c94.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
"Real Count" Pilkada Jakarta di Kecamatan Tebet, Pramono-Rano Ungguli RK-Suswono Megapolitan 3 Desember 2024
“Real Count” Pilkada Jakarta di Kecamatan Tebet, Pramono-Rano Ungguli RK-Suswono
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta telah mengunggah hasil rekapitulasi suara pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Di Kecamatan Tebet, paslon cagub-cawagub nomor urut 3, Pramono-Rano mendapatkan suara 50.332. Perolehan ini mengalahkan paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono yang meraih 34.699 suara.
Berikut hasil
real count
di Kecamatan Tebet berdasarkan situs resmi KPU di
pilkada2024.kpu.go.id
:
1. Ridwan Kamil-Suswono: 34.699 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 9.255 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 50.332 suara
Adapun, jumlah suara sah sebanyak 94.286, sementara jumlah suara tidak sah 12.737. Dengan demikian, total terdapat 107.023 suara di Kecamatan Tebet.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Fahmi Zikrillah menyampaikan, hasil rekapitulasi suara cagub-cawagub dari TPS wilayah Jakarta telah masuk 100 persen ke data Sirekap.
Masyarakat bisa memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub melalui laman pilkada2024.kpu.go.id.
Laman pilkada2024.kpu.go.id akan menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah di Indonesia.
Sebagai informasi, Pramono Anung-Rano Karno meraih 49,46 persen dalam hitung cepat (
quick count
) Litbang Kompas dengan perolehan data masuk mencapai 100 persen, Rabu (27/11/2024).
Data akhir
quick count
Litbang Kompas dirilis pada pukul 18.18 WIB.
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 40,06 persen suara. Kemudian, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 persen suara.
Perolehan suara tersebut diperoleh dari penghitungan yang masuk dari total 400 TPS sampel di Jakarta.
Quick count
Litbang Kompas dalam
Pilkada Jakarta
2024 menggunakan metode sistematik
random sampling
dan memiliki
margin of error
sebesar kurang lebih 1 persen.
Quick count
ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Hasil
quick count
bukanlah hasil resmi.
Hasil resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/03/674e6ceee2f6d.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Atap Restoran Copot dan Terbang Tertiup Angin Kencang di Kemayoran Megapolitan 3 Desember 2024
Atap Restoran Copot dan Terbang Tertiup Angin Kencang di Kemayoran
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Atap bangunan restoran bakso di
Kemayoran
, Jakarta Pusat terbang dan tersangkut di pohon setelah tertiup
angin kencang
saat hujan lebat pada Senin (2/12/2024) siang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (3/12/2024) sekitar pukul 09.09 WIB, atap restoran yang terbuat dari seng tersebut masih tersangkut di depan bangunan yang kini tidak lagi beratap. Atap yang bengkok menutupi bagian muka restoran berlantai satu tersebut.
Salah satu pramusaji, Riski (20), menceritakan kejadian itu berlangsung tiba-tiba. Saat kejadian, dia sedang melayani tiga pelanggan yang sedang makan bakso.
“(Kejadian) kurang lebih jam 14.00 WIB. Tiba-tiba hujan gede, angin gede. Tiba-tiba wah terbang dia ke atas,” kata Riski saat ditemui di lokasi kejadian.
Riski mengungkapkan, saat atap terbang, semua orang yang berada di dalam restoran segera melarikan diri ke luar ruangan. Sebelum atap terbang, Riski sempat mendengar suara seperti sesuatu yang patah.
“Ada bunyi krek, langsung terbang. Kayak ada sesuatu yang patah,” tambahnya.
Saat ini, restoran tersebut belum dapat beroperasi karena atap yang masih menutupi pintu masuk. Riski menjelaskan, atap belum bisa diangkat karena tersangkut di kabel listrik yang ada di depan restoran.
“Untuk sementara (atap) belum bisa kita angkat karena nyangkut di kabel. Takutnya kegesek-gesek,” jelas Riski.
Riski mengatakan, pemilik restoran atau bosnya akan segera menghubungi pihak PLN untuk berkoordinasi lebih lanjut.
Atas kejadian ini, Riski memperkirakan bahwa restoran harus mengeluarkan biaya minimal untuk merenovasi dan mengganti atap yang terlepas.
Riski menambahkan, meski hujan deras disertai angin kencang, dia tidak melihat adanya pusaran angin seperti puting beliung di dekat lokasi restoran.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/674814916668e.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Real Count Pilkada Jakarta di Pasar Minggu: Pramono-Rano Menang Megapolitan 3 Desember 2024
Real Count Pilkada Jakarta di Pasar Minggu: Pramono-Rano Menang
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno meraup 67.347 suara di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dengan perolehan suara ini,
Pramono-Rano
mengungguli dua paslon lainnya pada
Pilkada Jakarta 2024
di Kecamatan Pasar Minggu berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang diunggah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta.
Berikut hasil
real count
Pilkada Jakarta 2024 di Kecamatan Pasar Minggu berdasarkan situs resmi KPU di pilkada2024.kpu.go.id:
1. Ridwan Kamil-Suswono: 52.187 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 12.624 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 67.347 suara
Adapun, jumlah suara sah sebanyak 132.158, sementara jumlah suara tidak sah 12.044. Dengan demikian, total terdapat 144.202 suara di Kecamatan Pasar Minggu.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Fahmi Zikrillah menyampaikan, hasil rekapitulasi suara cagub-cawagub dari TPS wilayah Jakarta telah masuk 100 persen ke data Sirekap.
Masyarakat bisa memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub melalui laman pilkada2024.kpu.go.id.
Laman pilkada2024.kpu.go.id akan menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah di Indonesia.
Sebagai informasi, Pramono Anung-Rano Karno meraih 49,46 persen dalam hitung cepat (
quick count
) Litbang Kompas dengan perolehan data masuk mencapai 100 persen, Rabu (27/11/2024).
Data akhir
quick count
Litbang Kompas itu dirilis pada pukul 18.18 WIB.
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 40,06 persen suara. Kemudian, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 persen suara.
Perolehan suara tersebut diperoleh dari penghitungan yang masuk dari total 400 TPS sampel di Jakarta.
Quick count
Litbang Kompas dalam Pilkada Jakarta 2024 menggunakan metode sistematik
random sampling
dan memiliki
sampling error
sebesar persen ± 1 persen.
Quick count
ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Hasil
quick count
ini bukanlah hasil resmi.
Hasil resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2019/06/11/1514101349.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
6 Orang Ditangkap Terkait Kasus Polisi Disiram Air Keras di Cilincing Megapolitan 3 Desember 2024
6 Orang Ditangkap Terkait Kasus Polisi Disiram Air Keras di Cilincing
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Polisi menangkap enam orang terkait Bhabinkamtibmas Polsek Cilincing Aipda Ibrohim dan warga berinisial MY (28) yang menjadi korban penyiraman air keras di Cilincing, Jakarta Utara, Senin (2/12/2024) dini hari.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady menyampaikan, enam orang yang ditangkap ini ikut berkumpul dalam kelompok pelaku penyiraman air keras.
“Iya, sudah diamankan enam orang yang turut serta di lokasi,” kata Fuady saat dikonfirmasi, Selasa (3/12/2024).
Dia tidak menjelaskan kapan penangkapan terhadap mereka berlangsung.
Namun, dua pelaku utama penyiraman air keras terhadap polisi ini masih dalam proses pengejaran.
“Dua orang masih pengejaran. Pelaku penyiraman dan penyedia air keras,” ujar Fuady.
Insiden penyiraman air keras ini bermula saat Aipda Ibrohim sedang berpatroli.
Di tengah perjalanan, dia mendapati kelompok remaja yang sedang berkumpul hendak melangsungkan tawuran.
Pada momen itu, Aipda Ibrohim meminta mereka untuk membubarkan diri. Namun, imbauan itu tak digubris.
Akhirnya, Aipda Ibrohim melepaskan tembakan peringatan karena mereka tak bersedia dibubarkan. Setelah mendengar tembakan peringatan, mereka akhirnya membubarkan diri.
“Namun, tidak lama kemudian datang salah satu remaja yang menyiramkan cairan dari gayung ke arah anggota sehingga anggota mengalami luka,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady saat dikonfirmasi, Senin.
Dalam kesempatan yang sama, MY yang tengah berada di dekat Aipda Ibrohim terkena cipratan air keras yang disiramkan.
“Posisi (MY) berada dekat bhabinkamtibmas,” ungkap dia.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/674814916668e.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
"Real Count" Pilkada Jakarta di Kecamatan Mampang Prapatan, Pramono-Rano Unggul 31.640 Suara Megapolitan 3 Desember 2024
“Real Count” Pilkada Jakarta di Kecamatan Mampang Prapatan, Pramono-Rano Unggul 31.640 Suara
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta telah mengunggah hasil rekapitulasi suara pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno raih 31.640 suara. Perolehan ini mengalahkan dua paslon lain, RK-Suswono dan Dharma-Kun.
Berikut hasil
real count
di Kecamatan Mampang Prapatan berdasarkan situs resmi KPU di pilkada2024.kpu.go.id:
1. Ridwan Kamil-Suswono: 25.840 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 5.208 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 31.640 suara
Adapun, jumlah suara sah sebanyak 62.688, sementara jumlah suara tidak sah 6.807. Dengan demikian, terdapat 69.495 suara di Kecamatan Mampang Prapatan.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Fahmi Zikrillah menyampaikan, hasil rekapitulasi suara cagub-cawagub dari TPS wilayah Jakarta telah masuk 100 persen ke data Sirekap.
Masyarakat bisa memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub melalui laman pilkada2024.kpu.go.id.
Laman pilkada2024.kpu.go.id akan menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah di Indonesia.
Sebagai informasi, Pramono Anung-Rano Karno meraih 49,46 persen dalam hitung cepat (quick count) Litbang Kompas dengan perolehan data masuk mencapai 100 persen, Rabu (27/11/2024).
Data akhir
quick count
Litbang Kompas itu dirilis pada pukul 18.18 WIB.
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 40,06 persen suara. Kemudian, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 persen suara.
Perolehan suara tersebut diperoleh dari penghitungan yang masuk dari total 400 TPS sampel di Jakarta.
Quick count
Litbang Kompas dalam
Pilkada Jakarta
2024 menggunakan metode sistematik
random sampling
dan memiliki
margin error
sebesar kurang lebih 1 persen.
Quick count
ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Hasil
quick count
bukanlah hasil resmi.
Hasil resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/11/28/67485ef8975f6.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)