Rekap Suara Kecamatan Rampung, KPU Jakarta Lanjut ke Tingkat Kota
Editor
JAKARTA, KOMPAS.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta memastikan
rekapitulasi suara
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di tingkat kecamatan telah selesai.
Proses kini berlanjut ke rekapitulasi surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta di tingkat kota, yang sudah berjalan sejak Selasa (3/12/2024).
“Teman-teman (KPU) di tingkat kabupaten/kota sudah selesai melaksanakan rekapitulasi ini, sehingga bisa segera melanjutkan rekapitulasi di tingkat kota,” ujar Komisioner
KPU Jakarta
, Astri Megatari, dikutip dari
Kompas TV
, Selasa.
Beberapa wilayah telah menyelesaikan rekapitulasi lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.
Astri menyampaikan bahwa semula rekapitulasi di tingkat kecamatan dijadwalkan pada 4 Desember 2024.
“Jadwal awalnya dimulai 4 Desember, tetapi di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur sudah selesai lebih awal,” ujar Astri.
Kecepatan proses rekapitulasi ini diharapkan dapat mempercepat tahapan berikutnya dalam
Pilkada Jakarta
2024.
KPU Jakarta terus mengupayakan ketepatan dan transparansi dalam penghitungan suara, guna memastikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan rampungnya rekapitulasi di tingkat kecamatan, KPU Jakarta bersiap memasuki tahapan krusial berikutnya, yakni rekapitulasi di tingkat kota, yang akan menentukan hasil akhir.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/11/25/67443a2754d2c.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Rekap Suara Kecamatan Rampung, KPU Jakarta Lanjut ke Tingkat Kota Megapolitan 3 Desember 2024
-
/data/photo/2024/12/02/674dd93797614.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
KPU Jakarta Mulai Rekapitulasi Suara Cagub-Cawagub di Tingkat Kota Megapolitan 3 Desember 2024
KPU Jakarta Mulai Rekapitulasi Suara Cagub-Cawagub di Tingkat Kota
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Ketua Divisi Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta, Fahmi Zikrillah mengatakan, proses rekapitulasi suara calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta sudah memasuki tingkat kabupaten/kota.
Fahmi menuturkan, proses rekapitulasi suara tiga cagub-cawagub di tingkat kecamatan se-Jakarta, termasuk di Kepulauan Seribu telah selesai.
“Proses rekapitulasi di semua kecamatan se-Jakarta sudah selesai 100 persen. Yang sudah selesai Kabupaten Kepulauan Seribu. Hari ini sedang berlangsung Kota Jakarta Timur dan Jakarta Utara,” ujar Fahmi saat dikonfirmasi, Selasa (3/12/2024).
Fahmi menuturkan, proses rekapitulasi suara di tingkat kota akan dilakukan secara bertahap atau berjenjang.
“Besok baru rencana akan dimulai proses rekapitulasi di tingkat Kota Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan,” ucapnya.
Sebagai informasi, hasil resmi Pilkada Jakarta akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang.
Rekapitulasi akan dilakukan dari tingkat kecamatan, lalu dilanjutkan ke tingkat kota. Perhitungan dimulai sejak Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Masyarakat dapat memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub Jakarta melalui laman pilkada2024.kpu.go.id, kemudian pilih provinsi DKI Jakarta.
Laman tersebut juga menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah Indonesia.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/03/674ed09e7cf62.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
4 KPK Periksa Cawagub Jateng Hendrar Prihadi Terkait Kasus Korupsi di Semarang Nasional
KPK Periksa Cawagub Jateng Hendrar Prihadi Terkait Kasus Korupsi di Semarang
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Komisi Pemberantasan Korupsi (
KPK
) memeriksa calon wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus mantan Wali Kota Semarang,
Hendrar Prihadi
di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (3/12/2024).
Hendrar mengatakan, selama pemeriksaan, penyidik meminta keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di Semarang.
“Ada undangan, harus memberikan kesaksian terhadap beberapa hal-hal di Pemkot Semarang,” kata Hendrar di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa.
Hendrar mengatakan, kasus dugaan korupsi tersebut terkait Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita.
“Kurang lebih begitu, iya (terkait Mbak Ita),” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi penerimaan gratifikasi, pengadaan barang dan jasa, dan pemotongan insentif pegawai atas capaian pemungutan retribusi daerah.
Menurut informasi dari penegak hukum di internal KPK, keempat tersangka itu adalah Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita; suami Mbak Ita yakni Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Alwin Basri.
Kemudian Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Semarang bernama Martono, dan pihak swasta bernama Rahmat U Djangkar.
KPK juga mencegah Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mba Ita dan suaminya serta dua tersangka lainnya bepergian ke luar negeri.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/27/674708d579a56.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
1 Real Count Pilkada Jakarta: Ridwan Kamil-Suswono Hanya Menang di Satu Kecamatan di Jakut Megapolitan
Real Count Pilkada Jakarta: Ridwan Kamil-Suswono Hanya Menang di Satu Kecamatan di Jakut
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 1,
Ridwan Kamil-Suswono
hanya unggul di satu kecamatan di wilayah administrasi Jakarta Utara.
Menurut hasil real count
Pilkada Jakarta 2024
dari laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) di pilkada2024.kpu.go.id, pasangan yang diusung gabungan Partai Koalisi Indonesia (KIM) Plus tersebut menang di Kecamatan Cilincing.
Sementara, lima kecamatan lainnya dimenangkan oleh paslon nomor urut 3 yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Pramono Anung-Rano Karno.
Berikut
hasil rekapitulasi Pilkada Jakarta 2024
di wilayah Jakarta Utara mengutip dari laman pilkada2024.kpu.go.id, Selasa (3/12/2024):
Kecamatan Cilincing
1. Ridwan Kamil-Suswono: 71.793 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 17.623 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 70.208 suara
Kecamatan Kelapa Gading
1. Ridwan Kamil-Suswono: 16.853 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 7.302 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 33.668 suara
Kecamatan Koja
1. Ridwan Kamil-Suswono: 52.842 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 13.375 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 57.419 suara
Kecamatan Pademangan
1. Ridwan Kamil-Suswono: 20.877 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 6.659 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 32.540 suara
Kecamatan Penjaringan
1. Ridwan Kamil-Suswono: 41.420 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 13.909 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 56.773 suara
Kecamatan Tanjung Priok
1. Ridwan Kamil-Suswono: 57.678 suara
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 18.158 suara
3. Pramono Anung-Rano Karno: 77.787 suara
Sebagai informasi, hasil resmi Pilkada Jakarta akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang.
Rekapitulasi akan dilakukan dari tingkat kecamatan, lalu dilanjutkan ke tingkat kota. Perhitungan dimulai sejak Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Masyarakat dapat memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub Jakarta melalui laman pilkada2024.kpu.go.id, kemudian pilih provinsi DKI Jakarta.
Laman tersebut juga menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah Indonesia.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/27/6746d47516f3f.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
10 Ditanya Status Jokowi di PDI-P, Puan Maharani: Apa Ya? Nasional
Ditanya Status Jokowi di PDI-P, Puan Maharani: Apa Ya?
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Puan Maharani bingung menjelaskan status keanggotaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (
Jokowi
) saat ini dalam struktur keanggotaan partai.
Hal itu ditunjukkan Puan saat ditanya awak media mengenai
status Jokowi di PDI
-P apakah masih berstatus kader atau tidak.
Sebab, status keanggotaan itu kembali dipertanyakan setelah PDI-P memecat kadernya, Effendi Simbolon karena dianggap bersekongkol dengan Jokowi mendukung Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta 2024.
“Apa ya (statusnya),” kata Puan sambil tersenyum ketika menanggapi pernyataan awak media di Gedung DPR RI, Selasa (3/12/2024).
Saat kembali diminta penjelasan soal kepastian status keanggotaan Jokowi di PDI-P, Puan pun tak menjawab dan hanya tersenyum sambil berjalan menuju ruangannya.
Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara
PDI Perjuangan
Aryo Seno Bagaskoro menegaskan, Effendi Simbolon dipecat dari keanggotaan partai banteng bukan hanya karena mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Ridwan Kamil-Suswono, pada Pilkada Jakarta 2024.
Alasan lain pemecatan tersebut adalah karena Effendi berkomunikasi dengan Jokowi terkait Pilkada serentak 2024.
“Pak Effendi Simbolon ini bertemu dan berkomunikasi dengan Pak Jokowi. Ini beda persoalan kalau dengan yang lain-lain, tokoh politik yang lain. Tapi ini bertemu dengan Pak Jokowi, sebelum kemudian mengambil suatu langkah politik yang berbeda dengan rekomendasi partai,” ujar Seno saat konferensi pers di kantor DPP PDI-P, Minggu (1/12/2024).
Seno menerangkan, PDI-P menganggap Effendi sudah berkongkalikong dengan Jokowi, sampai akhirnya tak lagi tegak lurus dengan keputusan partai. Atas dasar itu, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut langsung mengambil sikap tegas dengan melakukan pemecatan.
“Maka, pada saat Pak Effendi Simbolon melakukan suatu langkah politik yang berkongkalikong, komunikasi dengan Pak Jokowi, ini suatu hal yang tentu saja tidak bisa dikompromi, tidak bisa ditoleransi oleh partai,” kata Seno.
Menurut Seno, jajaran PDI-P sangat mungkin mengambil upaya klarifikasi terlebih dahulu, apabila Effendi hanya bertemu dan berkomunikasi dengan tokoh politik selain Jokowi.
“Jadi kalau dengan yang lain-lain, tentu partai masih kemudian akan melakukan suatu proses mediasi. Tetapi kalau bicaranya ini hari ini dengan Pak Jokowi, maka prinsipnya tegas, ini yang diambil oleh partai,” tutur Seno.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto menegaskan pernyataan Seno. Menurut dia, Effendi tidak akan langsung dipecat apabila bertemu tokoh politik lain, misalnya Presiden Prabowo Subianto.
“Jadi maksudnya Bung Seno kalau ketemu Pak Prabowo enggak apa-apa, kira-kira seperti itu,” kata Hasto sambil tertawa.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/674814916668e.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
6 Real Count Pilkada Jakarta: Pramono-Rano Kuasai Jakarta Barat Megapolitan
Real Count Pilkada Jakarta: Pramono-Rano Kuasai Jakarta Barat
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno unggul dalam hasil rekapitulasi suara di seluruh kecamatan di wilayah administrasi
Jakarta Barat
.
Menurut hasil
real count
dari laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) di pilkada2024.kpu.go.id, pasangan yang diusung PDI Perjuangan itu mengalahkan dua pesaingnya, paslon Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma-Kun, di Jakarta Barat.
Berikut hasil
rekapitulasi Pilkada Jakarta
di wilayah Jakarta Barat mengutip dari pilkada2024.kpu.go.id, Selasa (3/12/2024):
Kecamatan Cengkareng
Kecamatan Grogol
Kecamatan Kalideres
Kecamatan Kebon Jeruk
Kecamatan Kembangan
Kecamatan Palmerah
Kecamatan Taman Sari
Kecamatan Tambora
Sebagai informasi, hasil resmi Pilkada Jakarta akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang.
Rekapitulasi akan dilakukan dari tingkat kecamatan, lalu dilanjutkan ke tingkat kota. Perhitungan dimulai sejak Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Masyarakat dapat memantau sendiri hasil perhitungan suara tiga paslon cagub-cawagub Jakarta melalui laman pilkada2024.kpu.go.id, kemudian pilih provinsi DKI Jakarta.
Laman tersebut juga menampilkan hasil hitung suara dan rekapitulasi pemilihan calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 di seluruh wilayah Indonesia.
Adapun, Pramono Anung-Rano Karno meraih 49,46 persen berdasarkan hitung cepat (quick count) Litbang Kompas dengan perolehan data masuk mencapai 100 persen, Rabu (27/11/2024).
Data akhir
quick count
Litbang Kompas itu dirilis pada pukul 18.18 WIB.
Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 40,06 persen suara. Kemudian, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 10,48 persen suara.
Perolehan suara tersebut diperoleh dari penghitungan yang masuk dari total 400 TPS sampel di Jakarta.Quick count
Litbang Kompas dalam Pilkada Jakarta 2024 menggunakan metode sistematik random sampling dan memiliki sampling error sebesar persen ± 1 persen.Quick count
ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). Hasil
quick count
ini bukanlah hasil resmi.
Hasil resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari tingkat kecamatan dari Kamis (28/11/ 2024) hingga Senin (16/12/2024).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/28/6747eac922e2a.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
4 Aipda Robig Tembak Gamma karena Kendaraan Terpepet, Bukan untuk Bubarkan Tawuran Nasional
Aipda Robig Tembak Gamma karena Kendaraan Terpepet, Bukan untuk Bubarkan Tawuran
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam)
Polda Jawa Tengah
(Jateng) Kombes Aris Supriyono mengungkapkan, anggota Polres Semarang
Aipda Robig
melepaskan tembakan bukan untuk membubarkan taawuran.
Hal itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan internal Propam Polda Jateng terhadap Aipda Robig atas tindakannya yang menewaskan siswa SMK Negeri 4 Semarang GR alias
Gamma
(17).
“Penembakan yang dilakukan terduga pelanggar tidak terkait dengan pembubaran tawuran yang sebelumnya terjadi,” ujar Aris dalam rapat dengar pendapat umum bersama Komisi III DPR RI, Selasa (3/12/2024).
Menurut Aris, pada saat kejadian, Aipda Robig memang melihat tiga pengendara motor mengejar seorang pengendara lain.
Namun, Aris tak memberikan penjelasan soal klaim Aipda Robig yang menyebut para pengendara motor diduga membawa senjata tajam.
“Dan memang anggota ini memang pulang dari kantor kemudian bertemu dengan satu kendaraan yang dikejar oleh tiga kendaraan yang diterangkan oleh pak Kapolres,” kata Aris.
Aris justru menekankan bahwa Aipda Robig berhenti dan meletuskan tembakan karena kendaraannya terpepet oleh pengendara yang disebut saling kejar-kejaran.
“Kemudian motif yang dilakukan oleh terduga pelanggar dikarenakan pada saat perjalanan pulang, mendapat satu kendaraan yang memakan jalannya, terduga pelanggar jadi kena pepet,” kata Aris.
“Akhirnya terduga pelanggar menunggu tiga orang ini putar balik, kurang lebih seperti itu dan terjadilah penembakan,” ujar dia.
Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengungkapkan, Aipda Robig Zaenudin sempat melihat aksi kejar-kejaran rombongan pengendara motor yang diduga pelaku tawuran pada Minggu (24/11/2024) dini hari.
Aksi kejar-kejaran itu berlangsung sebelum Aipda Robig terekam kamera pengawas berhenti dan menembak Siswa SMK Negeri 4 Semarang berinisial GR alias Gamma (17).
“Di peristiwa ini ada kendaraan yang dikejar kendaraan lain, di mana si pengejar ini membawa senjata tajam. Ini yang disaksikan anggota (Robig), kemudian berniat mengejar,” ujar Irwan dalam rapat dengan Komisi III DPR.
Melihat kejadian itu, Robig berusaha untuk membuntuti rombongan pemotor yang mengejar pengendara lain tersebut.
Namun, pengejar tersebut berbalik arah dan masuk ke dalam gang di sekitar lokasi kejadian ketika melihat Aipda Robig berhenti.
“Namun yang dikejar masuk gang, ada kira-kira 100 meter dari peristiwa. (Robig) bermaksud mengejar, mengikuti rombongan yang tadi membawa sajam. Belum sempat (mengejar), yang ngejar balik kanan lagi. Kemudian dia mengejar lagi pak motor yang bawa sajam ke arah kanan,” kata Irwan.
Sayangnya, Irwan tidak menjelaskan secara rinci soal tindakan Aipda Robig yang langsung mengarahkan tembakan ke pengendara motor, sebelum melanjutkan pengejaran.
Untuk diketahui, GR tewas ditembak Aipda Robig Zaenudin pada Minggu (24/11/2024) dini hari. Polisi menyebut, GR adalah pelaku tawuran.
Namun, hal itu dibantah keluarga dan pihak sekolah. Mereka menyampaikan, GR adalah siswa berprestasi dan tak pernah berbuat onar.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/12/03/674edcdb45019.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/03/674e7862675b4.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/03/674e89dac75e6.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)