Xpander Tabrak Motor dan Pejalan Kaki di Medan, Pelaku Dihakimi Massa
Tim Redaksi
MEDAN, KOMPAS.com
– Sebuah kecelakaan terjadi di dekat pintu Tol Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan
Medan Deli
, Kota Medan, Rabu (4/12/204) sekitar pukul 19.00 WIB.
Seorang pengendara
mobil Xpander
, yang diketahui bernama Aili (51), menabrak sejumlah kendaraan, termasuk dua sepeda motor dan seorang pejalan kaki.
Kepala Polres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, menjelaskan kronologi kejadian.
”
Mobil Xpander
ini menabrak dua pengendara sepeda motor dan satu orang pejalan kaki di jalan keluar dari pintu Tol Tanjung Mulia Hilir,” ungkap Janton kepada Kompas.com melalui saluran telepon.
Setelah insiden tersebut, Aili dan penumpangnya, Alu (60), sempat dihajar massa yang menduga mereka hendak melarikan diri. Akibatnya, kedua orang tersebut mengalami luka ringan.
Sementara itu, mobil Xpander yang mereka kendarai rusak parah. Kaca depan pecah dan pintunya penyok akibat tindakan massa.
Dalam insiden tersebut, pengendara sepeda motor Vario, Ambri (29), mengalami luka lecet pada kaki kanan, sedangkan pengendara sepeda motor Beat, Dimas (27), mengalami luka di kaki kiri.
Pejalan kaki, Luhut (30), juga mengalami luka pada tangan kanan, kedua kaki, serta dada yang terasa sesak. Ketiganya telah mendapatkan perawatan medis.
“Pengendara Xpander ini masih diinterogasi untuk mendalami terkait peristiwa apa yang terjadi. Selain itu, saksi lainnya juga akan diperiksa, serta CCTV,” kata Janton.
Ia menambahkan, informasi lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan akan disampaikan setelah proses penyelidikan selesai.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/12/04/675083423ed96.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
7 Xpander Tabrak Motor dan Pejalan Kaki di Medan, Pelaku Dihakimi Massa Medan
-
/data/photo/2024/11/25/674435dc54cb8.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
9 PDI-P Siap Pecat 27 Kader, Termasuk Jokowi? Nasional
PDI-P Siap Pecat 27 Kader, Termasuk Jokowi?
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com
– Petinggi hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (
PDI-P
) tidak pernah ada yang secara tegas menyatakan bahwa Joko Widodo (
Jokowi
) keluar atau dipecat dari keanggotaan partai.
Padahal, sejak pergelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI-P Komarudin Watubun menyebut bahwa Jokowi bukan lagi bagian dari PDI-P.
“Ah, orang (Jokowi) sudah di sebelah sana, bagaimana mau dibilang bagian masih dari PDI Perjuangan? Yang benar saja,” kata Komarudin saat ditemui di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, pada 22 April 2024.
Namun, tidak pernah ada surat keputusan resmi dari DPP PDI-P yang menyatakan pemecatan terhadap Jokowi.
Setali tiga uang dengan PDI-P, sikap yang sama juga diperlihatkan Jokowi. Presiden ke-7 RI tersebut juga tidak pernah menjawab tegas saat ditanya mengenai statusnya di PDI-P.
Terbaru, Jokowi hanya tertawa saat disinggung mengenai Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI-P yang dimilikinya.
Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan bahwa dia masih menyimpan KTA PDI-P.
“Ya masih (KTA PDI-P),” kata Jokowi saat ditemui di Kediamannya Sumber, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 3 Desember 2024.
Hingga pada Rabu, 4 Desember 2024, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa akan mengumumkan 27 kader yang dipecat dari keanggotaan partai pada 17 Desember yang akan datang.
“Nanti akan diumumkan tanggal 17 Desember bersama-sama. Sekaligus nanti dalam upacara partai kita akan umumkan, juga dalam protokol partai,” kata Hasto dalam konferensi pers di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu.
Hasto berharap momentum tersebut membuat para kader PDI-P sadar dalam komitmen berpartai politik. Menurut dia, setiap orang yang ingin berpartai politik semestinya mementingkan hal yang lebih besar, yaitu kepentingan rakyat, bangsa dan negara.
“Sehingga mereka yang menjadi anggota partai harus digerakkan dan punya komitmen di dalam membangun disiplin ideologi, disiplin terhadap komitmen untuk
wong cilik
, disiplin dalam melakukan pergerakan untuk menghasilkan keputusan-keputusan yang membebaskan bagi penderitaan rakyat,” ujar Hasto.
Kemudian, hasto menyebutkan kategori pelanggaran yang dilakukan 27 kader itu dipecat. Salah satunya, melanggar ketentuan partai karena mendukung calon kepala daerah atau calon presiden dan wakil presiden lain pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Termasuk, kemudian, kaki dua. Tidak menjalankan perintah partai. Karena kedisiplinan itu harus ditegakkan,” kata Hasto.
Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa pemecatan tersebut sudah melalui prosedur. Di antaranya, sudah ada proses berupa pemanggilan surat kepada kader-kader yang akan dipecat. Salah satunya surat yang dikeluarkan oleh Ketua Bidang Kehormatan PDI-P Komarudin Watubun.
“Bahkan, Pak Komarudin Watubun itu pada tanggal 11 Oktober itu sudah mengeluarkan berbagai rekomendasi-rekomendasi itu terkait dengan Pilpres. Dan kemudian terkait dengan Pilkada itu sudah diusulkan dari daerah-daerah di beberapa wilayah. Seperti di Nias, itu kalau tidak salah ada tiga (yang akan dipecat). Di Jawa Timur juga ada, di Jawa Tengah itu juga ada,” ujarnya.
Namun, Hasto tidak menjawab secara gamblang apakah salah satu dari 27 kader itu termasuk Jokowi.
Dia hanya menegaskan bahwa Jokowi beserta sang putra Gibran Rakabuming Raka hingga menantunya Bobby Nasution, bukan lagi menjadi bagian dari PDI-P.
“Saya tegaskan kembali bahwa Pak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan,” kata Hasto.
Hasto menyampaikan bahwa partai telah menilai jika praktik-praktik politik yang dijalankan Jokowi dan keluarganya sudah tidak lagi sejalan dengan cita-cita Partai yang telah diperjuangkan sejak masa Bung Karno.
“Sehingga itulah yang terjadi, dan kemudian kita melihat bagaimana ambisi kekuasaan ternyata juga tidak pernah berhenti,” ujarnya.
Menurut dia, praktik-praktik politik yang dilakukan Jokowi dan keluarga harus bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi semua pihak, terutama bagaimana menjalankan disiplin partai.
“Dan kemudian bagaimana rapat Kerja Nasional yang ke V, kami juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat Indonesia tentang seorang pemimpin yang karena kekuasaannya kemudian bisa berubah dan merubahkan cita-cita yang membentuknya,” katanya
Namun, Hasto mengatakan bahwa keanggotaan PDI-P bukanlah semata-mata pada ada atau tidaknya KTA, tetapi pada komitmennya di dalam membangun peradaban kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.
“PDI Perjuangan percaya pada nilai-nilai Satyam Eva Jayate. Sehingga mereka yang menahan angin akan menuai badai. Itulah yang kita yakini sebagai suatu bangsa. Karena di dalam sejarah peradaban keempat manusia, tidak ada kekuasaan otoriter sekuat apa pun mampu bertahan, kecuali mereka akhirnya menjadi sisi-sisi gelap dalam sejarah,” ujarnya.
Diketahui, hubungan Jokowi dan PDI-P mulai tercium merenggang pada Pilpres 2024. Terutama, setelah putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo Subianto.
Pengusungan Gibran diumumkan Ketua Umum Partai Golkar ketika itu, Airlangga Hartarto dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar pada 21 Oktober 2023.
Berselang satu hari, Prabowo Subianto selaku calon presiden (capres) pun mengumumkan Gibran sebagai cawapres yang akan mendampinginya maju pada Pilpres 2024.
Padahal, PDI-P pada Pilpres 2024 diketahui mengusung kader mereka Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres).
Kemudian, pada 17 Oktober 2023, PDI-P mengumumkan Mahfud MD sebagai cawapres yang akan mendampingi Ganjar pada Pilpres 2024.
Hingga akhirnya, pasangan Ganjar-Mahfud yang diusung PDI-P bersama Hanura dan Perindo kalah dari pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Puncaknya, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI-P Komarudin Watubun menyebut bahwa Jokowi bukan lagi bagian dari PDI-P.
Hal itu disampaikan Komarudin saat ditanya status Jokowi sebagai kader PDI-P setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan sengketa hasil Pilpres 2024 pasangan calon (paslon) nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Selain itu, Komarudin mengatakan, Gibran juga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI-P.
Menurut Komarudin, keputusan partai mencoret Gibran sebagai kader sudah berlaku sejak resmi menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/04/675058e82508e.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Robinsar-Fajar Menang Lawan Calon Petahana di Pilkada Kota Cilegon Regional 4 Desember 2024
Robinsar-Fajar Menang Lawan Calon Petahana di Pilkada Kota Cilegon
Tim Redaksi
CILEGON, KOMPAS.com
– Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Cilegon nomor urut 1,
Robinsar-Fajar
Hadi Prabowo, ditetapkan sebagai pemenang di Pilkada tahun 2024.
Penetapan itu setelah KPU Kota Cilegon menggelar rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di Hotel The Royal Krakatau, Cilegon, Rabu (4/12/2024).
Hasilnya, Robinsar-Fajar memperoleh suara lebih banyak dari dua pasangan lainnya, yakni sebanyak 123.196.
Sedangkan pasangan nomor urut 2, Helldy Agustian-Alawi Mahmud, memperoleh suara sebanyak 68.371.
Kemudian, untuk pasangan nomor urut 3, Isro Mi’raj-Nurrotul Uyun, meraup suara 52.086.
Ketua KPU Kota Cilegon, Patchurrohman, mengatakan bahwa proses rekapitulasi suara tingkat kota berjalan dengan lancar dan para saksi dari ketiga pasangan calon menerima hasilnya.
“Semua saksi Pilwalkot semuanya hadir, semuanya menandatangani berita acara rekapitulasi, dan tidak ada satupun keberatan,” kata Patchurrohman kepada wartawan usai rapat pleno, Rabu.
Dia menyebut jumlah suara sah pada Pilkada Cilegon sebanyak 243.653, dan suara tidak sah sebanyak 10.351.
Sehingga, total pemilih yang datang ke TPS sebanyak 254.004 dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 330.413 pemilih.
Patchurrohman menambahkan bahwa hasil pleno pun dituangkan dalam surat keputusan
KPU Cilegon
nomor 406 tahun 2024 tentang penetapan hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon 2024.
“Menetapkan Hasil Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Tahun 2024 berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang tertuang dalam formulir MODEL D.HASIL KABKO-KWK-BUPATI/WALIKOTA,” dikutip dari SK yang diperoleh dari halaman pilkada2024.kpu.go.id.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/04/6750712045324.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Komentar Bupati saat Reog Ponorogo Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO Surabaya 4 Desember 2024
Komentar Bupati saat Reog Ponorogo Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO
Tim Redaksi
KOMPAS.com
–
Reog Ponorogo
, seni tradisional yang berasal dari Kabupaten
Ponorogo
, resmi ditetapkan sebagai
warisan budaya takbenda
(WBTb) oleh
UNESCO
.
Penetapan ini dilakukan melalui sidang Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage yang berlangsung di Paraguay pada Selasa (3/12/2024) sekitar pukul 17.00 waktu Paraguay atau Rabu (4/12) pukul 02.00 WIB.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengungkapkan bahwa sebelum sidang berlangsung, para seniman reog dan warga setempat menggelar doa bersama.
“Dua hari ini kami menyelenggarakan doa bersama. Kami terus mengikuti perkembangan meskipun tidak ikut ke Paraguay dan ini adalah prestasi bersama, kebanggaan kita bersama,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (4/12/2024).
Sugiri juga menambahkan bahwa pihaknya menyerahkan proses sidang inagurasi ICH UNESCO kepada Kementerian Kebudayaan.
“Mudah-mudahan dengan penetapan ini mampu membuat banyak hal di Ponorogo,” imbuhnya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menjelaskan bahwa perjuangan untuk mendapatkan pengakuan WBTb dari UNESCO dimulai pada tahun 2021, di tengah pandemi Covid-19.
Menurutnya, Reog Ponorogo harus segera mendapatkan perlindungan dari dunia.
“Reog Ponorogo merupakan satu-satunya yang diusung Pemerintah Indonesia dengan kategori Urgent Safeguarding List (USL),” katanya.
Judha menegaskan bahwa penetapan Reog Ponorogo sebagai WBTb UNESCO bukan hanya hasil perjuangan Pemkab, tetapi juga merupakan usaha bersama dari seniman dan masyarakat Indonesia.
Ia menambahkan bahwa upaya pengusulan Reog Ponorogo sempat mengalami kegagalan.
“Semua elemen masyarakat ikut berjuang agar Reog Ponorogo diakui sebagai warisan budaya tak benda dunia asli Indonesia dari Ponorogo.”
“Selama ini kami tidak pernah kendur, semua elemen berjuang bersama, termasuk seniman reog, pemerintah, media massa, semua elemen mendukung Reog Ponorogo,” ujarnya.
Judha juga menjelaskan bahwa Reog Ponorogo dimasukkan dalam kategori Urgent Safeguarding List (USL) karena dampak pandemi Covid-19 yang mengganggu latihan dan pertunjukan seniman.
“Sedangkan saat itu, tidak ada yang tahu pandemi Covid-19 kapan akan berakhir. Pandemi Covid-19 kurang lebih 3 tahun meluluhlantakkan transmisi hidup Reog Ponorogo.”
“Seniman beralih profesi ke sektor swasta, alat peraga tidak terawat dan ditinggalkan,” ujarnya.
Dengan ditetapkannya Reog Ponorogo sebagai warisan budaya takbenda WBTb, Judha berharap kegiatan seni Reog Ponorogo akan semakin menggeliat dan mendapatkan perlindungan dari semua pihak.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/03/22/65fd8a56d8aec.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Bayi Korban TPPO di Kulon Progo Akhirnya Kembali ke Pelukan Orangtua Yogyakarta 4 Desember 2024
Bayi Korban TPPO di Kulon Progo Akhirnya Kembali ke Pelukan Orangtua
Tim Redaksi
KULON PROGO, KOMPAS.com
–
Bayi
laki-laki korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali ke orangtua kandung asal Wonogiri, Jawa Tengah.
Orangtua dan keluarganya menjemput
bayi
di RSUD Wates, kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Alhamdulillah, bayi ini sudah kembali ke orang tuanya dalam kondisi sehat,” kata Kasi Humas Polres Kulon Progo AKP Triatmi Noviartuti dalam keterangan pers tertulis, Rabu (4/12/2024).
Perwakilan dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinsos PPPA) Kulon Progo dan dinas sosial dari Wonogiri dan dari kepolisian resor Kulon Progo juga hadir dalam serah terima ini.
Terungkap dari pertemuan itu, Dinas Sosial Wonogiri akan mendampingi bayi dan orangtuanya untuk memastikan tumbuh kembang anak dalam pengasuhan keluarga.
Dinsos juga akan mendukung pengajuan pernikahan secara resmi bagi orang tua bayi, guna memperkuat aspek hukum dan sosial dalam pengasuhan.
Bayi ini selamat dari perdagangan orang setelah polisi menangkap empat tersangka penjual bayi asal Jawa Tengah pada November 2024 lalu.
Para pelaku, yaitu AH (41) dan A (39) asal Sukoharjo, MM (52) perempuan asal Karanganyar, serta NNR (20), perempuan asal Grobogan.
Para pelaku mendapatkan bayi melalui media sosial Facebook. Mereka mengincar perempuan yang tidak menginginkan bayi akibat melahirkan di luar pernikahan resmi.
Polisi mendapati pengakuan dari pelaku, mereka sudah belasan kali beraksi dalam kasus serupa.
Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, Iptu Andriana Yusuf memastikan keempatnya menjalani proses hukum.
“Proses hukum terhadap para tersangka berjalan sesuai dengan ketentuan undang-undang,” kata Andriana dalam keterangan tertulis Humas Polres.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/04/67506f2bedfc7.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
KPU Rekap Pilkada Kabupaten Madiun, Harmonis Unggul dengan Raihan 241.652 Suara Surabaya 4 Desember 2024
KPU Rekap Pilkada Kabupaten Madiun, Harmonis Unggul dengan Raihan 241.652 Suara
Tim Redaksi
KOMPAS.com
– Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara untuk pemilihan kepala daerah serentak di Kabupaten Madiun telah selesai.
Ketua KPU Kabupaten Madiun, Nur Anwar, mengumumkan bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut dua, Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi (Harmonis), meraih suara tertinggi.
Mereka mengalahkan paslon nomor urut satu, Ahmad Dawami-Sandhika Ferryantiko (Madiun Menyala).
Dalam keterangan yang diberikan kepada Kompas.com pada Rabu (4/12/2024), Anwar menyampaikan bahwa rapat pleno rekapitulasi pilkada Kabupaten Madiun berlangsung pada Selasa (3/12/2024).
Dari
hasil rekapitulasi
tersebut,
paslon Harmonis
memperoleh 241.652 suara, sedangkan paslon Madiun Menyala mendapatkan 194.421 suara.
“Untuk perolehan suara, Harmonis unggul dengan jumlah sebanyak 241.652 suara. Sementara untuk perolehan paslon nomor urut satu, Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Sandhika Ratna Ferryantiko (Madiun Menyala) sebanyak 194.421 suara,” ujar Anwar.
Dari total 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Madiun, paslon Harmonis unggul di 11 kecamatan, yaitu Kebonsari, Dolopo, Geger, Dagangan, Kare, Gemarang, Wungu, Madiun, Jiwan, Balerejo, dan Sawahan.
Sementara itu, paslon Madiun Menyala meraih kemenangan di empat kecamatan, yaitu Mejayan, Saradan, Pilangkenceng, dan Wonoasri.
Anwar juga menambahkan bahwa tidak ada keberatan dari saksi kedua paslon terkait hasil rekapitulasi.
“Semua saksi paslon menerima baik hasil rekapitulasi kemarin,” ujarnya.
KPU Kabupaten Madiun dijadwalkan akan menetapkan pasangan calon terpilih pada Kamis (12/12/2024).
Nur Anwar juga mengungkapkan bahwa jumlah warga yang menggunakan hak pilih dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Madiun mencapai 447.474 orang dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 568.252 pemilih.
Meskipun demikian, tingkat partisipasi masyarakat tidak mencapai 80 persen karena menyentuh 78,78 persen.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/10/16/670f234a3f4c3.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Angka Partisipasi Pemilih Pilkada Temanggung 2024 Turun, KPU Ungkap Penyebabnya Regional 4 Desember 2024
Angka Partisipasi Pemilih Pilkada Temanggung 2024 Turun, KPU Ungkap Penyebabnya
Tim Redaksi
TEMANGGUNG, KOMPAS.com
– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten
Temanggung
, Jawa Tengah, mencatat angka partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah 2024 menurun menjadi 84,80 persen.
Ketua KPU Kabupaten Temanggung Henry Sofyan Rois mengatakan, pada pilkada 2018 tingkat partisipasi pemilih mencapai 85 persen.
Dia tidak mengetahui secara persis penyebab angka partisipasi tersebut turun menjadi 84,80 persen pada pilkada tahun ini.
“Tidak hanya di Temanggung, tapi juga di kabupaten lain, bahkan secara nasional mengalami penurunan,” ucapnya kepada
Kompas.com
usai rapat pleno terbuka penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara di Graha Bhumi Phala, kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung, Rabu (4/12/2024).
Henry memaparkan, secara umum penurunan angka partisipasi kemungkinan akibat jadwal pelaksanaan pilkada dan pemilihan umum 2024 lalu terlalu berdekatan.
“(Sehingga) ada semacam kejenuhan dari pemilih,” ujarnya.
Kendati demikian, dia menyampaikan, pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui jalan santai, KPU goes to school serta ragam bentuk sosialisasi lainnya yang menggandeng berbagai kelompok dan organisasi.
“Kami sudah melakukan sosialisasi secara masif,” sebutnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/04/67506c8b74eac.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Petahana Khofifah-Emil Unggul Tipis atas Risma-Gus Hans di Kota Blitar Surabaya 4 Desember 2024
Petahana Khofifah-Emil Unggul Tipis atas Risma-Gus Hans di Kota Blitar
Tim Redaksi
KOMPAS.com
– Pasangan calon kepala daerah petahana,
Khofifah Indar Parawansa
–
Emil Elestianto Dardak
(Khofifah-Emil), meraih suara terbanyak dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Provinsi Jawa Timur di Kota Blitar.
Kemenangan ini didapatkan setelah mengungguli pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans) dengan selisih suara yang sangat tipis.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, mengungkapkan bahwa hasil pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 telah ditetapkan.
“Untuk Pilgub, suara terbanyak diperoleh paslon nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dengan 45.130 suara,” ujar Rangga kepada wartawan, Rabu (4/12/2024).
Rangga menambahkan, pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, mendapatkan 42.550 suara, sedangkan pasangan nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, meraih 4.974 suara.
Total suara sah dalam pemungutan suara
Pilkada Jawa Timur
di Kota Blitar mencapai 92.654 suara. Suara tidak sah sebanyak 4.302.
Dari total suara sah tersebut, Khofifah-Emil memperoleh 48,71 persen, sementara Risma-Gus Hans mendapatkan 45,92 persen dan Luluk-Lukman meraih 5,37 persen.
Dengan demikian, Khofifah-Emil unggul tipis atas Risma-Gus Hans dengan selisih 2.580 suara atau 2,79 persen.
Kota dan Kabupaten Blitar dikenal sebagai salah satu basis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Jawa Timur, meskipun partai tersebut mengalami penurunan suara yang signifikan pada Pemilu 2024.
Paslon nomor urut 1, Luluk-Lukman, diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sementara itu Khofifah-Emil didukung koalisi 15 partai politik yakni PSI, Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Perindo, PPP, dan PKS, serta PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Kebangkitan Nusantara dan Partai Prima.
Di sisi lain, pasangan Risma-Gus Hans didukung oleh PDI-P dan Partai Hanura.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/12/04/674fedf43ede3.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/04/67506f90bfdc3.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)